Anda di halaman 1dari 8

Rangkuman Materi Kelas 3 SD

Tema :6

Subtema : 1 dan 2

 PPKN
Menghemat Air sebagai Sumber Energi

Air sangat bermanfaat bagi kehidupan kita. Air kita manfaatkan untuk keperluan sehari hari
misalnya untuk minum, memasak, mandi, atau mencuci. Oleh karena pentingnya air itulah, kita
wajib menghemat air. Jangan sampai kita boros dalam penggunaan air.

Kewajiban menghemat air itu harus dilakukan oleh siapa saja.

Cara menghemat air diantaranya adalah sebagai berikut:


1. Menutup kran air setelah tidak digunakan, atau ketika kita keluar dari kamar mandi
2. Menggunakan air seperlunya
3. Menyiram tanaman dengan air bekas mencuci beras atau sayuran

Melestarikan lingkungan dan menjaga kebersihan lingkungan

Selain menghemat air, kita juga harus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar
kita. Kelestarian lingkungan bisa kita lakukan dengan cara merawat tanaman, tidak membuang
limbah dan sampah plastik di tanah, dan lain-lain.

Menjaga kebersihan lingkungan bisa kita lakukan dengan cara membuang sampah di tempatnya,
menyapu halaman setiap hari, dan sebagainya.

Kewajiban Menghemat BBM

BBM (Bahan Bakar Minyak) merupakan sumber energi yang tidak bisa diperbarui. Untuk
menghasilkan BBM diperlukan waktu yang sangaat lama hingga jutaan tahun, sehingga dianggap
tidak bisa diperbarui. Maka dari itu, kita perlu menghemat penggunaan BBM. Upaya menghemat
BBM ini harus menjadi kesadaran dan kewajiban bersama, tidak bisa dilakukan oleh orang per
orang saja.

Adapun usaha-usaha untuk menghemat BBM antara lain adalah:


1. Mengurangi pemakaian kendaraan bermotor. Misalnya ketika bepergian jarak dekat saja,
seperti ke masjid dekat rumah, kita tidak perlu menggunakan sepeda motor. Namun, lebih baik
berjalan kaki atau bersepeda.

2. Menggunakan angkutan transportasi umum (massal) seperti angkot, atau Bus Rapid Transit
(BRT). Angkutan umum memang menggunakan BBM, tapi dalam sekali jalan angkutan ini
menampung lebih banyak orang daripada menggunakan kendaraan pribadi.

 Bahasa Indonesia
Sumber Energi

Ada berbagai macam sumber energi di sekitar kita. Di antaranya adalah Matahari (sebagai
sumber energi yang terbesar), listrik, air, angin, kimia, maupun sumber energi fosil.
Sumber-sumber energi tersebut dapat dimanfaatkan secara langsung, maupun harus melalui
beberapa proses menggunakan alat tertentu untuk pemanfaatannya.

Pemanfaatan Energi

Pemanfaatan secara langsung misalnya terjadi pada matahari. Sinar matahari secara langsung
dapat dimanfaatkan untuk mengeringkan ikan, membuat garam, atau menjemur pakaian agar
lekas kering.

Pada masa sekarang ini, energi matahari telah dimanfaatkan secara lebih besar/luas, misalnya
untuk menghasilkan energi listrik. Namun, untuk menghasilkan energi listrik, cahaya matahari
harus ditangkap/ditampung terlebih dahulu menggunakan sebuah alat yang dinamakan panel
surya.

Beberapa macam alat pembangkit listrik

Energi listrik bisa dihasilkan dari berbagai macam alat pembangkit listrik, dengan memanfaatkan
berbagai sumber energi seperti air, angin, matahari, dan lain-lain.

Berikut ini adalah beberapa alat pembangkit listrik:

1. Pembangkit Listrik Tenaga Air : PLTA


2. Pembangkit Listrik Tenaga Mahatari/Surya : PLTS
3. Pembangkit Listrik Tenaga Angin/Bayu : PLTB
4. Pembangkit Listrik Tenaga Uap : PLTU
5. Pembangkit Listrik Tenaga Gas : PLTG
6. Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap : PLTGU
7. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi : PLTP
8. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir : PLTN
9. Pembangkit Listrik Tenaga Ombak : PLTO
10. Pembangkit Listrik Tenaga Sampah : PLTSa

Menghemat Energi Listrik

Energi listrik sangat banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, agar tidak cepat
habis, kita harus menghemat penggunaannya. Adapun cara menghemat energi listrik adalah
sebagai berikut:
1. Mematikan lampu di siang hari ketika ruangan sudah cukup terang
2. Mematikan televisi, kipas angin, dan benda-benda elektronik lainnya bila tak digunakan
3. Menggunakan listrik seperlunya.

 Matematika
1 minggu = 7 hari
1 hari = 24 jam
1 jam = 60 menit
1 menit = 60 detik
2 minggu = (2 x 7) hari = 14 hari
30 jam = 6 + 24 jam = 1 hari 6 jam

Jumlah hari dalam satu bulan

Januari = 31 hari
Februari = 28 hari, atau 29 hari pada tahun kabisat
Maret = 31 hari
April = 30 hari
Mei = 31 hari
Juni = 30 hari
Juli = 31 hari
Agustus = 31 hari
September = 30 hari
Oktober = 31 hari
November = 30 hari
Desember = 31 hari
 SBDP

Lagu dan Gerak Tari

Salah satu lagu yang bertema menjaga keletarian lingkungan adalah lagu “Membuang Sampah”.

Lagu “Membuang Sampah” diciptakan oleh A.T. Mahmud, berisi tentang ajakan untuk
membuang sampah di tempatnya.

Lagu ini memiliki tempo yang sedang ketika dinyanyikan.

Untuk menyanyikannya kita bisa mengiringi lagu tersebut dengan alat musik sederhana, yaitu
alat musik ritmis.

Alat musik ritmis adalah alat musik yang tidak memiliki nada. Contoh alat musik ritmis adalah
drum, kendang, drum, tamborin, rebana, dan lain-lain.
Rangkuman Materi Kelas 3 SD
Tema :6

Subtema : 3 dan 4

Berikut ini adalah Rangkuman Materi Kelas 3 SD Tema 6 Subtema 3 dan Subtema 4 Kurikulum
2013 untuk Penilaian Tengah Semester 2 (Genap).

 PPKN
Setiap orang memiliki hak dan kewajiban yang sama di dalam kehidupan sehari-hari. Tak
terkecuali di dalam penggunaan energi, semua memiliki hak dan kewajiban yang sama.

Kewajiban menghemat energi meliputi menghemat listrik, hemat air, hemat BBM (Bahan-bakar
minyak), dan sebagainya.

Menghemat Listrik, dilakukan dengan cara sebagai berikut ini:


1. Mematikan AC ketika sudah selesai digunakan, atau ketika hendak bepergian.
2. Menyalakan lampu ketika diperlukan, tidak perlu menyalakan lampu pada siang hari atau
ketika ruangan sudah cukup terang.
3. Mematikan kipas angin bila tak digunakan.
4. Menggunakan setrika, pompa air, mesin cuci, dan alat-alat elektronik lainnya dengan penuh
tanggung jawab.

Menghemat air dan melestarikan sumber air dilakukan dengan cara:

1. Menutup kran air bila tidak digunakan, tutuplah kran air bila hendak keluar dari kamar mandi
2. Mencuci kendaraan bermotor tidak harus setiap hari. Cukup dengan misalnya 2 kali dalam
seminggu atau ketika kendaraan benar-benar kotor.
3. Hindari menggunakan bath-tub karena sangat boros air
4. Menyiram tanaman bisa dilakukan dengan menggunakan air bekas mencuci beras, mencuci
sayur-sayuran, atau mencuci buah-buahan.
5. Melestarikan sungai agar tetap bersih dengan cara tidak membuang sampah ke sungai
6. Menanam pohon atau melakukan penghijauan, dan lain-lain

Upaya-upaya menghemat energi serta usaha melestarikan lingkungan tersebut tidak hanya kita
lakukan di lingkungan rumah saja, tetapi juga di lingkungan sekolah, hingga di lingkungan
bermasyarakat.
 Bahasa Indonesia
Sumber Energi Alternatif

Energi fosil berupa bahan bakar minyak, lama-kelamaan akan habis juga karena setiap hari dan
setiap saat digunakan. Coba bayangkan, berapa juta kendaraan yang setiap hari mengisi bahan
bakar minyak agar kendaraan itu bisa berjalan?

Karena itulah sambil terus berupaya menghemat bahan bakar minyak, kita membutuhkan energi
alternatif untuk menggantikan BBM tersebut bisa suatu saat betul-betul habis. Jadi, energi
alternatif adalah energi yang kita gunakan untuk menggantikan BBM (sumber energi fosil).

Beberapa energi alternatif adalah: matahari, angin, air, gas, dan sebagainya.

Ciri-ciri energi alternatif antara lain:

1. Jumlahnya sangat banyak (tidak terbatas)


2. Bisa digunakan berulang-ulang
3. Pengolahannya tidak merusak lingkungan
4. Tidak berbahaya (aman)
5. Ramah lingkungan
6. Murah, tidak terlalu menghabiskan biaya yang mahal, dan lain-lain

 Matematika
Menghitung Lama Aktivitas yang dilakukan

Setiap hari kita melakukan aktivitas, baik di rumah maupun di luar rumah.

Setiap aktivitas yang kita lakukan membutuhkan waktu yang lama maupun sebentar.

Berapa lamanya waktu yang kita gunakan untuk beraktivitas, biasanya diukur dengan hitungan
jam dan menit.

Contoh 1:
Dona membaca buku mulai pukul 08.50 WIB dan selesai membaca pada pukul 09.30. Dengan
demikian, Dona membaca buku selama 40 menit.
Contoh 2:
Sore itu Didi bermain sepakbola bersama teman-temannya. Mereka bermain sepakbola selama
75 menit. Bila mereka mulai bermain pukul 15.30 WIB, maka mereka selesai bermain pada bukul
16.45 WIB.

Mengamati Tanggal Kadaluarsa Suatu Produk

Kita sering membeli makanan atau minuman di dalam kemasan. Setiap makanan dan minuman
tersebut memiliki tanggal kadaluarsa, atau batas waktu makanan/minuman tersebut baik untuk
dikonsumsi.

Tanggal kadaluarsa produk tersebut biasanya tertulis di bawah atau di belakang kemasan.

Contoh penulisan tanggal kadaluarsa:

1. Ditulis dalam bahasa Indonesia

Penulisan tanggal kadaluarsa untuk produksi dalam negeri (Indonesia) ditulis dengan
urutan Hari/tanggal - bulan - tahun.

Contoh: 10Mei2020, maka produk makanan/minuman tersebut sebaiknya dikonsumsi sebelum


tanggal 10 Mei 2020

2. Kode ditulis dalam bahasa Inggris

Penulisan tanggal kadaluarsa dalam bahasa Inggris ditulis dengan urutan bulan - hari - tahun.

Contoh: EXP 080519, berarti tanggal kadalursa (expired) produk tersebut adalah bulan Agustus
tanggal 5 tahun 2019. Atau tanggal 5 Agustus 2019.

3. Produksi Jepang

Berbeda dengan Indonesia dan Inggris, untuk produk makanan dari Jepang, tanggal kadaluarsa
ditulis dengan urutan tahun - bulan - hari.

Contoh: 2021.09.28,
berarti tanggal kadaluarsa produk makanan tersebut adalah tanggal 28 September 2021.
 SBDP
1. Teknik usap abur
2. Pewarna dalam lukisan usap abur
1. Kegunaan jangka pada pembuatan kincir angin
2. Benda penahan kipas padas edotan
3. Kegunaan kardus tebal dalam pembuatan kipas kertas
4. Pola lipatan kipas kertas
5. Alat dan bahan pembuatan kipas kertas