Anda di halaman 1dari 4

GD4002 TUGAS AKHIR Nama : Fiandi Prasetyo

UJIAN KOMPREHENSIF
Selasa, 20 Mei 2014, 09:00-16:00 NIM : 15110093

Bagian Pertama : 11 Soal | 180’ | 09:00-12:00


Bagian Kedua : 9 Soal | 120’ | 14:00-16:00

Sebuah sistem kewilayahan untuk mendukung pertumbuhan industri melalui peningkatan prasarana
perhubungan sedang dirancang di suatu kawasan pesisir di pantai selatan Pulau Kalimantan. Sistem
prasarana tersebut mencakup wilayah sepanjang 12 km sejajar garis pantai dengan koridor di wilayah
perairan dan di wilayah daratan masing-masing selebar 3 km dan 2 km. Saat ini sebagian besar
wilayah daratan merupakan hutan tanaman industri (pada bagian Utara) serta permukiman petani,
peladang dan nelayan (sepanjang garis pantai). Pada wilayah tersebut telah dilakukan kajian dampak
lingkungan, sosial, dan budaya, serta sosialisasi program-program pembangunan kepada masyarakat
setempat. Sketsa wilayah ditunjukkan dengan garis putus-putus di Gambar 1.

Gambar 1. Sketsa cakupan wilayah pembangunan sistem prasarana perhubungan.

Salah satu sub-sistem prasarana yang menjadi pokok bahasan adalah perencanaan pelabuhan laut
yang mencakup:
1. Bagian daratan:
a. Simpul perhubungan (jalan raya dan jalan kereta api),
b. Bangunan permukiman dan perkantoran, dan
c. Terminal peti kemas, sarana bongkar muat, dan dermaga sandar.
2. Bagian perairan (laut):
a. Jalur navigasi, dan
b. Area penjangkaran.

Untuk itu, diperlukan informasi geospasial dalam bentuk peta foto dan peta garis (pada system
proyeksi Universal Transverse Mercator - UTM). Selain itu, akan dibangun pula sebuah Sistem
Informasi Geografis untuk kepentingan analisis informasi yang terintegrasi. Peta-peta dan sistem
informasi tersebut merupakan teknologi pendukung utama yang dapat memastikan ketepatan
pengambilan keputusan dalam perencanaan, pembangunan, dan pemantauan perkembangan wilayah
di daerah tersebut. Berkaitan dengan itu, diperlukan seorang sarjana teknik geodesi dan geomatika
yang dapat menyelesaikan persoalan-persoalan sebagai berikut.
GD4002 TUGAS AKHIR Nama : Fiandi Prasetyo
UJIAN KOMPREHENSIF
Selasa, 20 Mei 2014, 09:00-16:00 NIM : 15110093

SOAL BAGIAN PERTAMA


180 MENIT

A. Sistem Referensi dan Penentuan Posisi

1. Berapakan skala peta yang Anda rekomendasikan untuk keperluan tersebut sedemikian rupa
sehingga, misalnya, dermaga sandar selebar 200 m dapat tergambarkan pada skala peta
dengan lebar 4 cm?

Sesuai dengan Standar Nasional Indonesia, diketahui bahwa posisi horisontal harus mengacu pada
Sistem Referensi Geospasial Indonesia (SRGI) 2013 dan posisi vertikal harus mengacu pada Mean
Sea Level lokal.

2. Bagaimana Anda dapat mendesain kerangka dasar horisontal yang mengacu pada SRGI 2013?
Jelaskan di mana Anda menempatkan titik-titik kerangka dasar horisontal dan bagaimana cara
mengikatkan titik-titik kerangka dasar horisontal tersebut ke SRGI 2013! Pastikan bahwa
penempatan titik-titik kerangka dasar horisontal tersebut juga akan sesuai dengan kebutuhan
untuk pelaksanaan pemetaan fotogrametri!

3. Bagaimanakah Anda dapat mendesai kerangka dasar vertikal yang mengacu pada MSL lokal?
Jelaskan cara penentuan MSL lokal dan pengikatan MSL lokal tersebut ke titik-titik kerangka
dasar horisontal, sedemikian rupa sehingga titik-titik kerangka dasar di kawasan tersebut
mempunyai koordinat tiga dimensi (N, E, H)!

4. Dengan metoda penentuan posisi berbasis teknologi GNSS/GPS, bagaimanakah tinggi


geodetik (tinggi di atas elipsoid) pada penentuan posisi di wilayah daratan dapat dikonversi
ke tinggi di atas MSL?

5. Bagaimanakah kedalaman bagian perairan yang ditentukan dari pengukuran pada permukaan
laut sesaat (yang selalu berubah karena pasut) dapat dikonversi ke kedalaman terhadap MSL?
Untuk kepentingan navigasi, diperlukan pula informasi kedalaman yang mengacu pada Muka
Surutan (Chart Datum - CD). Bagaimana CD dapat ditentukan sesuai dengan baku IHO
sebagai Lowest Astronomical Tide (LAT)?
GD4002 TUGAS AKHIR Nama : Fiandi Prasetyo
UJIAN KOMPREHENSIF
Selasa, 20 Mei 2014, 09:00-16:00 NIM : 15110093

B. Pemetaan dan Teknologi Akuisisi Data Geospasial

6. Sejauh manakah teknologi penginderaan jauh dengan teknologi satelit dapat membantu
sebagai informasi tambahan dalam perancangan kawasan ini, serta aspek kendali mutu apa
saja yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil pemetaan dengan metode penginderaan
jauh tersebut?

7. Pada zona UTM berapakah kawasan pembangunan tersebut terletak?

8. Untuk keperluan pemetaan pada skala yang Anda rekomendasikan dan dalam memetakan
wilayah daratan, tentukan aspek-aspek desain pemetaan fotogrametri sebagai berikut: skala
foto, tinggi terbang, panjang dan interval jalur terbang, jumlah model efektif, jika diketahui
kendala teknologi dan penjaminan mutu sebagai berikut: kamera metrik analog dengan
panjang fokus 152mm, perbesaran lensa 5×, ukuran film 23cm × 23cm, 60% overlap, dan
30% side lap.

9. Buatlah diagram alir proses pemetaan secara fotogrametri untuk menghasilkan peta foto dan
peta garis (objek planimetris dan kontur tinggi), kemudian tentukan objek-objek (unsur-unsur
geografi) pada peta garis tersebut!

10. Untuk keperluan pemetaan pada skala yang Anda rekomendasikan dan dalam memetakan
wilayah perairan, tentukan aspek-aspek desain pemetaan batimetri (dengan spesifikasi:
penentuan posisi horizontal menggunakan RTK-GNSS/GPS. pengukuran kedalaman
menggunakan Single-beam Echosounder) sebagai berikut: lajur-lajur perum (lajur utama dan
lajur silang), koreksi-koreksi pengukuran kedalaman yang harus diberikan, dan prosedur
kalibrasi perum gema! Kemudian tentukan objek-objek (unsur-unsur geografi) pada peta
batimetri tersebut!

11. Jelaskan cara penentuan garis pantai untuk kepentingan perancangan kawasan tersebut dan
jelaskan pula cara mengidentifikasi dan memetakan garis pantai fisik di lapangan!
GD4002 TUGAS AKHIR Nama : Fiandi Prasetyo
UJIAN KOMPREHENSIF
Selasa, 20 Mei 2014, 09:00-16:00 NIM : 15110093

SOAL BAGIAN KEDUA


120 MENIT

C. Pengolahan Data Geospasial dan Pengelolaan Mutu

Dalam rangka penjaminan mutu hasil pemetaan, diterapkanlah prosedur penjaminan dan
pengendalian mutu

12. Sebutkan salah satu cara untuk melihat kualitas hasil penentuan posisi dengan GNSS/GPS!

13. Jelaskan salah satu cara menguji kualitas hasil pengolahan data fotogrametri!

14. Jelaskan cara menguji kualitas data dalam penyajian informasi batimetri!

D. Pengelolaan Data dan Penyajian Informasi Geospasial

Dalam upaya pemanfaatan data geospasial, secara optimal untuk melakukan analisis yang
terintegrasi, disusunlah sistem informasi geografis yang akan digunakan untuk berbagai macam
aplikasi, termasuk pencetakan peta. Oleh karenanya, Anda juga diminta untuk menyusun desain
geodatabase serta desain peta cetak yang akan dihasilkan.

15. Tentukan entitas dan model data untuk seluruh unsur geografis yang anda peroleh berdasarkan
metode pemetaan yang diterapkan!

16. Pilihlah 5 (lima) entitas dari seluruh entitas yang telah Anda identifikasi di soal nomor 15 dan
susun rancangan basis data dalam bentuk ER diagram!

17. Sebutkan elemen-elemen peta yang harus ada pada peta cetak dan gambarkan sketsa desain
peta cetak yang tampil sebagai peta garis!

18. Jika ukuran setiap lembar peta cetak adalah 50 cm × 50 cm dan ukuran wilayah yang dipetakan
adalah 12 km sepanjang pantai dan 5 km tegak lurus pantai, dengan koridor wilayah daratan
di bagian utara selebar 2 km dan koridor wilayah perairan di bagian selatan selebar 3 km,
berapakah jumlah peta yang akan dihasilkan dan bagaimanakah cara membuat penomoran
lembar-lembar petta tersebut?

E. Aspek Legal

19. Jelaskan cara batas-batas sub-sistem prasaranadi atas ditetapkan (stake-out atau pematokan)
di lapangan!

20. Buatlah desain sebuah algoritma untuk memperoleh informasi jumlah persil yang harus
dibebaskan (termasuk cara estimasi biaya kompensasinya) sebagai dampak atas pengalihan
penguasaan lahan untuk pembangunan sistem prasarana ini!