Anda di halaman 1dari 18

Paket Pekerjaan : Rehabilitasi Jln. Jurusan Sp.

Jalan Negara - Patane II


Kec. Porsea, Kec. Porsea. Toba Samosir
Program : Rehabilitasi/ Pemeliharaan Jalan dan Jembatan
Sumber Dana : APBD TA. 2019
Kontraktor : CV. JUVENTUSDAY

A. Tahapan Pekerjaan
Secara garis besar tahapan pelaksanaan Rehabilitasi Jln. Jurusan Sp.
Jalan Negara - Patane II Kec. Porsea Kec. Porsea adalah sebagai
berikut:
1. Umum meliputi pekerjaan: Mobilisasi, dan Keslamatan dan Kesehatan Kerja
(SMK3).
2. Pekerjaan Tanah, meliputi pekerjaan : Galian Biasa (Mekanis), dan
Penyiapan Badan Jalan.
3. Pelebaran Perkerasan dan Bahu Jalan, meliputi pekerjaan: Sirtu untuk bahu
jalan
4. Perkerasan Berbutir, meliputi pekerjaan: Lapis Pondasi Agregat Kelas A
dan Lapis Pondasi Agregat Kelas B
5. Perkerasan Aspal, meliputi pekerjaan : Lapis Resap Pengikat - Aspal
Emulsi, dan Laston Lapis Aus (AC-WC).
6. Pekerjaan Struktur meliputi pekerjaan : Beton mutu sedang fc’20 MPa
(untuk bahu jalan), Baja Tulangan U 24 Polos, dan Pasangan Batu.
Semua item pekerjaan tersebut di atas akan dilaksanakan sesuai dengan
Spesifikasi Umum Bina Marga 2010 dan menurut volume yang tersedia
dalam daftar kuantitas dan harga sesuai dengan Output Pekerjaan.

Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday


B. Metode Kerja
Dalam hal paket Rehabilitasi Jln. Jurusan Sp. Jalan Negara - Patane II
Kec. Porsea::Kec. Porsea, maka kami menguraiakan metode pekerjaan
sebagai berikut:

i. Mobilisasi
Cakupan kegiatan mobilisasi didalam pelaksanaan proyek menurut jenis
dan volume yang sesuai dengan yang diusulkan di dalam penawaran.
Dalam waktu 14 (empat belas) hari Penyedia Jasa harus menyerahkan
Program Mobilisasi dan Jadwal Kemajuan Pelaksanaan kepada Pejabat
Pembuat Komitmen (PPK) untuk dimintakan persetujuannya.
Periode mobilisasi harus dimulai sejak terbitnya SPMK. Sebelum pekerjaan
dimulai, beberapa pekerjaan persiapan akan dilaksanakan terlebih dahulu
guna mendukung pekerjaan inti. Adapun pekerjaan persiapan atau
pekerjaan pendahuluan adalah sebagai berikut :

1) Mobilisasi
Pekerjaan Mobilisasi dilakukan pada awal pekerjaan, dan Pekerjaan
Demobilisasi dilakukan pada akhir pekerjaan.

a. Pekerjaan Mobilisasi terdiri dari :


– Pekerjaan Mobilisasi Alat;
– Pekerjaan Pengukuran/ Pematokan;
– Papan Nama Proyek;
– Pekerjaan Foto Dokumentasi;
– Sewa Pemondokan dan Gudang;
– Manajemen dan Keselamatan Lalu Lintas; dan
– Demobilisasi
Semua bangunan dan fasilitas tersebut diatas sepenuhnya digunakan dalam
rangka mendukung pelaksanaan pekerjaan dalam segi administrasi dari awal
sampai selesainya Masa Pekerjaan.

Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday


b. Mobilisasi Peralatan dan Pekerja
Peralatan minimal yang dimobilisasi terdiri dari :
– ASPHALT FINISHER
– COMPRESSOR 4000-6500 L\M
– CONCRETE MIXER 0.3-0.6 M3
– EXCAVATOR 80-140 HP
– GENERATOR SET
– MOTOR GRADER >100 HP
– TANDEM ROLLER 6-8 T
– TIRE ROLLER 8-10 T
– VIBRATORY ROLLER 5-8 T
– WATER TANKER 3000-4500 L..
– ASPHALT DISTRIBUTOR/ ASPHALT SPRAYER.

Tenaga kerja yang akan dimobilisasi terdiri dari :


– Personil inti proyek :
 General Superintendent
 Juru Hitung
 Pelaksana K3 Konstruksi
 Tenaga Administrasi
– Personil non skill :
 Pekerja tetap dan harian lepas.
 Mandor.
 Tukang.
 Operator.
 Supir.

c. Pembuatan Papan Nama Proyek


Pembuatan papan nama proyek dimaksudkan untuk memberi informasi
yang jelas kepada publik tentang Proyek yang akan dilaksanakan sehingga
masyarakat dapat mengetahui dengan jelas tentang proyek yang sedang
berjalan.
Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday
d. Pekerjaan Pengukuran/ Pematokan.
Pengukuran dilaksanakan oleh General Superintendent (GS) dan Juru
Hitung yang berpengalaman dibantu oleh beberapa staf dan pekerja untuk
menentukan titik-titik pekerjaan dengan menggunakan referensi yang sudah
ada.
Alat - alat yang digunakan dalam pelaksanaan pengukuran adalah :
– Roll meter 1 unit
– Unting – unting 1 unit
– Alat Bantu lainnya.
Pada tahap awal dilakukan pengukuran area dan leveling kondisi existing.
Menetapkan kondisi fisik dan struktur perkerasan lama dan fasilitas lain
yang ada disepanjang jalan dengan membuat patok – patok sesuai
kebutuhan. Pemasangan patok – patok dimaksudkan untuk mendapatkan
data kondisi jalan yang sebenarnya sehingga memungkinkan untuk
dilakukan peninjauan ulang terhadap design yang telah ada disesuaikan
dengan kondisi pada saat pelaksanaan. Patok dibuat sedemikian rupa
sehingga tidak berubah posisinya sampai pekerjaan selesai. Semua
penentuan lokasi, batas – batas areal kerja dan leveling harus mendapat
persetujuan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) / Pengawas Lapangan.

e. Manajemen dan Keselamatan Lalu Lintas


Dalam melaksanakan pekerjaan Pembangunan Jalan setiap tahapan
pekerjaan yang akan dilaksanakan mulai dari awal. Pelaksanaan Pekerjaan
sampai dengan akhir kegiatan di lapangan diusahakan tidak mengganggu
arus lalu lintas. Aktifitas arus lalu lintas yang terhambat akibat adanya
kegiatan proyek akan merugikan pengguna jalan raya.
Agar dalam pelaksanaan pekerjaan tidak terjadi kerugian dipihak pengguna
jalan, maka manajemen lalu lintas diperlukan agar dapat dilaksanakan
dengan cara sebagai berikut :
 Menyiapkan perlengkapan keselamatan jalan selama periode kontruksi
sesuai ketentuan.
 Membuat rencana kerja manajemen lalu lintas.
Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday
 Mengatur secara tepat jadwal pelaksanaan setiap jenis pekerjaan di
lapangan.
 Memasang rambu-rambu di sekitar lokasi pekerjaan, dan menempatkannya
secara tepat dan benar.
Menempatkan petugas pengatur lalu lintas untuk mengatur dan
mengarahkan arus lalu lintas, sepanjang zona kerja.

f. Sewa Pemondokan dan Gudang


Sewa Pemondokan dan Gudang bertujuan untuk menunjang dan efisiensi
pekerja, harus ada Direksi Ket / Gudang sebagai tempat tinggal para
pekerja dan sebagai kantor pelaksana lapangan dan juga sebagai tempat
penyimpanan alat-alat kerja dan bahan-bahan

2) Keselamatan dan Kesehatan Kerja


Dalam setiap pekerjaan tentu selalu akan ada resiko yang dihadapi
dilapangan. Namun untuk memperlancar kegiatan pekerjaan beberapa hal
berikut akan dilakukan dilapangan guna mengurangi resiko kerja
Pengendalian dan pengawasan terhadap resiko K3 , Perusahaan akan
menyediakan Personil K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), yang
bertugas untuk
a. Pemberian pengarahan tentang pelaksanan K3.
b. Memberikan pengarahan penggunaan peralatan K3 / Alat Pelindung Diri
(APD).
c. Memberikan pengarahan pemakaian alat – alat kerja di lapangan.
d. Mengawasi , mencegah dan menghindari bahaya di proyek.
e. Melakukan pengawasan terhadap pemakaian alat keselamatan kerja
seperti : helm , rompi , sepatu boot , dan lain – lain.
f. Memeriksa masing- masing perlengkapan APD apakah masih layak dipakai
dan apabila sudah tidak layak segera menggantinya dengan yang baru.
g. Melakukan pengawasan dan menyiapkan rambu - rambu pengaman di
lokasi pekerjaan dan ditempat – tempat tertentu sebelum pekerjaan
ditangani seperti : rambu peringatan : ada longsoran , dan lain – lain.
Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday
h. Mengawasi pemakaian peralatan untuk mencegah terjadinya kecelakaan
kerja.
i. Menyediakan penerangan kerja / genset apabila pekerjaan dilaksanakan
pada malam hari.
j. Menjaga keamanan para petugas proyek terhadap gangguan/ancaman dari
pihak luar dan mencegah kemungkinan terjadinya keributan dilingkungan
proyek.
Untuk menjaga keselamatan kerja seluruh staf dan pekerja yang terlibat dalam
kegiatan proyek akan dibentuk unit K-3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)
yang akan membuat program seperti hal tersebut di atas dan akan diawasi .
Dalam menanggulangi hal-hal yang mungkin terjadi, maka unit K-3
(Kesehatan dan Keselamatan Kerja) akan menyiapkan peralatan P3K dan
bekerja sama dengan Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat.

3) Galian Biasa (Mekanis)


Volume Pekerjaan 3,10 M3, dengan peralatan yang digunakan Excavator
80 – 140 Hp, Dump Truck 3.5 Ton dan Alat Bantu.

 Pelaksanaan
Sebelum pekerjaan dimulai request diajukan untuk sisetujui pengawas dan
direksi.
Pekerjaan dilaksanakan berdasarkan Shop Drawing yang telah diajukan
dengan terlebih dahulu dengan penetapan lokasi galian, selanjutnya tanah
di gali sesuai dengan kedalaman yang ditunjukkan dalam gambar dengan
alat Exavator dengan acuan patok dan benang yang telah dipasang sesuai
yang ditunjukkan dalam gambar atau perintah pengawas. Dan selanjutnya
Exavator memuat langsung hasil galian ke dalam Damp Truck dan
membuang ke luar lokasi pekerjaan yang disetujui atau dibuang pada area
yang telah ditentukan dan tidak mengganggu pelaksanaan pekerjaan untuk
mencegah dampak lingkungan yang mungkin terjadi. Dan sekelompok
pekerja menggunakan alat manual merapikan hasil galian dan membentuk

Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday


penampang susuai yang ditunjukkan dalam gambar sampai diterima oleh
pengawas.
Dalam pelaksanaan pekerjaan ini seluruh pekerja akan dilengkapi Alat
Pelindung Diri dan memasang rambu rambu untuk mendukung pekerjaan
berjalan tanpa gangguan terhadap pekerja maupun pengguna jalan

4) Penyiapan Badan Jalan


Volume pekerjaan 1.293,00 M2, dengan peralatan yang digunakan Motor
Greder >100 H, Vibro Roller dan Alat Bantu

 Pelaksanaan
Pelaksanaan penyiapan badan jalan ini dimaksudkan untuk menyiapkan
lahan yang akan dikerjakan.
Sebelum pelaksanaan penyiapan badan jalan dilaksanakan setelah
mendapatkan persetujuan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atau
Pengawas Lapangan dan setelahnya dilakukan perataan permukaan
bidang kerja dengan menggunakan Motor Greder.
Untuk bagian permukaan yang kurang maksimal pemadatan atau kondisi
gembur, untuk itu dilakukan penggilasan permukaan dengan menggunakan
Vibro Roller.
Dalam pelaksanaan pekerjaan ini seluruh pekerja akan dilengkapi Alat
Pelindung Diri dan memasang rambu rambu untuk mendukung pekerjaan
berjalan tanpa gangguan terhadap pekerja maupun pengguna jalan

5) Sirtu Untuk Bahu Jalan


Volume Pekerjaan 6,00 M3, dengan peralatan yang digunakan Wheel
Loader 1.0-1.6 M3, Dump Truck 10 TON, Motor Greder >100 H, Tandem
Roller 6-8 T dan Water Tanker 3000-4500 L dan Alat Bantu Lainnya

 Pelaksanaan
Pelaksanaan Sirtu untuk bahu jalan pada pekerjaan ini sebagai bahu jalan
sesuai dengan yang ditunjukkan dalam gambar. Penggunahan bahan

Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday


dalam pekerjaan ini sesuai dengan JMF yang telah disetujui spesifikasi
teknis dan persetujuan direksi dan pengawas dan seluruh pekerja akan
menggunakan alat pelindung diri.
Pekerjaan Sirtu untuk bahu jalan dengan prosedur sebagai berikut :
a. Produksi Sirtu
Material diproduksi di lokasi stone cruser atau dari Quarry sesuai yang
dibuat dan disepakati.
b. Pengangkutan material
Material dimuat dengan Wheel Loader ke Dump Truck. Pengangkutan
material Sirtu ke lokasi pekerjaan dengan menggunakan Dump Truck.
Pengecekan dan pencatatan volume material dilakukan pada saat tiba
dilokasi pekerjaan sebelum penghamparan. Material diturunkan dengan
jarak dan volume tertentu untuk memudahkan pada saat penghamparan
agar tidak terjadi kelebihan material disatu tempat dan kekurangan material
di tempat lain. Sebelum penghamparan akan dipasang rambu pengaman
lalu lintas.
c. Penghamparan material
Penghamparan material dilakukan dengan menggunakan motor greder,
pada saat pengamparan akan memperhatikan keadaan cuaca, panjang
hamparan pada setiap section yang dipadatkan sesuai dengan kondisi
lapangan dan tebal pengahamparan sesuai dengan yang ditunjukkan dalam
gambar dan spesifikasi teknis dan persetujuan pengawas. Material yang
tidak dapat dipakai akan segera dipisahkan dan ditempatkan pada lokasi
yang ditetapkan.
d. Pemadatan Material
Sebelum pemadatan, hamparan disiram air dengan Water Tank Truk
selanjutnya pemadatan dilakukan dengan Tandem Roller atau yang
disetujui pengawas lapangan/direksi pekerjaan.Karena pekerjaan ini
adalah pekerjaan bahu jalan maka dalam pelaksanaannya pemadat yang
digunakan Tandem Roller 6-8 T yang terlebih dahulu diminta persetujuan
oleh pengawas Operasi penggilasan harus dilanjutkan sampai bekas roda
mesin gilas hilang dan lapisan tersebut terpadatkan secara merata.

Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday


Selama pemadatan, sekelompok pekerja akan merapikan tepi hamparan
dan level permukaan dengan menggunakan alat bantu.
Dalam pelaksanaan pekerjaan ini seluruh pekerja akan dilengkapi Alat
Pelindung Diri dan memasang rambu rambu untuk mendukung pekerjaan
berjalan tanpa gangguan terhadap pekerja maupun pengguna jalan.

e. Lapis Pondasi Agregat Kelas A


Volume pekerjaan 142,23 M3, dengan peralatan yang digunaan Wheel
Loader 1.0-1.6 M3, Dump Truck 10 TON, Motor Greder >100 H, Tandem
Roller 6-8 T dan Water Tanker 3000-4500 L dan Alat Bantu Lainnya

 Pelaksanaan
Pelaksanaan lapis pondasi agregat kelas A pada pekerjaan ini sebagai lapis
pondasi untuk badan jalan sesuai dengan yang ditunjukkan dalam gambar.
Penggunahan bahan dalam pekerjaan ini sesuai dengan JMF yang telah
disetujui spesifikasi teknis dan persetujuan direksi dan pengawas dan
seluruh pekerja akan menggunakan alat pelindung diri.
Pekerjaan lapis pondasi Agregat Kelas A dengan prosedur sebagai berikut :
a. Produksi Agregat Kelas A
Material diproduksi di lokasi stone cruser sesuai dengan Job Mix Formula
yang dibuat dan disepakati.
b. Pengangkutan material
Material dimuat dengan Wheel Loader ke Dump Truck. Pengangkutan
material Agregat Kelas A ke lokasi pekerjaan dengan menggunakan Dump
Truck. Pengecekan dan pencatatan volume material dilakukan pada saat
tiba dilokasi pekerjaan sebelum penghamparan. Material diturunkan dengan
jarak dan volume tertentu untuk memudahkan pada saat penghamparan
agar tidak terjadi kelebihan material disatu tempat dan kekurangan material
di tempat lain. Sebelum penghamparan akan dipasang rambu pengaman
lalu lintas.

Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday


c. Penghamparan material
Penghamparan material dilakukan dengan menggunakan motor greder,
pada saat pengamparan akan memperhatikan keadaan cuaca, panjang
hamparan pada setiap section yang dipadatkan sesuai dengan kondisi
lapangan dan tebal pengahamparan sesuai dengan yang ditunjukkan dalam
gambar dan spesifikasi teknis dan persetujuan pengawas. Material yang
tidak dapat dipakai akan segera dipisahkan dan ditempatkan pada lokasi
yang ditetapkan.
d. Pemadatan Material
Sebelum pemadatan, hamparan disiram air dengan Water Tank Truk
selanjutnya pemadatan dilakukan dengan Tandem Roller atau yang
disetujui pengawas lapangan/direksi pekerjaan.Karena pekerjaan ini
adalah pekerjaan Lapis Pondasi maka dalam pelaksanaannya pemadat
yang digunakan Tandem Roller 6-8 T yang terlebih dahulu diminta
persetujuan oleh pengawas Operasi penggilasan harus dilanjutkan sampai
bekas roda mesin gilas hilang dan lapisan tersebut terpadatkan secara
merata. Selama pemadatan, sekelompok pekerja akan merapikan tepi
hamparan dan level permukaan dengan menggunakan alat bantu. Lokasi
hamparan dengan tebal atau kerataan permukaan yang tidak memenuhi
ketentuan toleransi harus diperbaiki dengan membongkar lapis permukaan
tersebut dan membuang atau menambahkan bahan sebagaimana
diperlukan, kemudian dilanjutkan dengan pembentukan dan pemadatan
kembali.

Pengujian kepadatan diuji dengan alat Sand Cone sampai hasilnya diterima
oleh pengawas dan direksi
Dalam pelaksanaan pekerjaan ini seluruh pekerja akan dilengkapi Alat
Pelindung Diri dan memasang rambu rambu untuk mendukung pekerjaan
berjalan tanpa gangguan terhadap pekerja maupun pengguna jalan.

Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday


e. Lapis Pondasi Agregat Kelas B

Volume Pekerjaan 3,80 M3, dengan peralatan yang digunakan: Wheel


Loader 1.0-1.6 M3, Dump Truck 10 TON, Motor Greder >100 H, Tandem
Roller 6-8 T dan Water Tank 3000-4500 L.

Pelaksanaan
Pelaksanaan lapis pondasi agregat kelas B pada pekerjaan ini sebagai lapis
pondasi untuk badan jalan sesuai dengan yang ditunjukkan dalam gambar.
Penggunahan bahan dalam pekerjaan ini sesuai dengan JMF yang telah
disetujui spsifikasi teknis dan persetujuan direksi dan pengawas dan
seluruh pekerja akan menggunakan alat pelindung diri.

Pekerjaan lapis pondasi Agregat Kelas B dengan prosedur sebagai berikut :

a. Produksi Agregat Kelas B

Material diproduksi di lokasi stone cruser sesuai dengan Job Mix Formula
yang dibuat dan disepakati.

b. Pengangkutan material

Material dimuat dengan Wheel Loader ke Dump Truck. Pengangkutan


material Agregat Kelas B ke lokasi pekerjaan dengan menggunakan Dump
Truck. Pengecekan dan pencatatan volume material dilakukan pada saat
tiba dilokasi pekerjaan sebelum penghamparan. Material diturunkan dengan
jarak dan volume tertentu untuk memudahkan pada saat penghamparan
agar tidak terjadi kelebihan material disatu tempat dan kekurangan material
di tempat lain. Sebelum penghamparan akan dipasang rambu pengaman
lalu lintas.

c. Penghamparan material

Penghamparan material dilakukan dengan menggunakan motor greder,


pada saat pengamparan akan memperhatikan keadaan cuaca, panjang
hamparan pada setiap section yang dipadatkan sesuai dengan kondisi
lapangan dan tebal pengahamparan sesuai dengan yang ditunjukkan dalam
Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday
gambar dan spesifikasi teknis dan persetujuan pengawas. Material yang
tidak dapat dipakai akan segera dipisahkan dan ditempatkan pada lokasi
yang ditetapkan.

d. Pemadatan Material
Sebelum pemadatan, hamparan disiram air dengan Water Tank Truk
selanjutnya pemadatan dilakukan dengan Tandem Roller atau yang
disetujui pengawas lapangan/direksi pekerjaan.Karena pekerjaan ini
adalah pekerjaan sisip badan jalan maka dalam pelaksanaannya pemadat
yang digunakan pemadat ringan atau beby roller yang terlebih dahulu
diminta persetujuan oleh pengawas Operasi penggilasan harus dilanjutkan
sampai bekas roda mesin gilas hilang dan lapisan tersebut terpadatkan
secara merata. Selama pemadatan, sekelompok pekerja akan merapikan
tepi hamparan dan level permukaan dengan menggunakan alat bantu.
Lokasi hamparan dengan tebal atau kerataan permukaan yang tidak
memenuhi ketentuan toleransi harus diperbaiki dengan membongkar lapis
permukaan tersebut dan membuang atau menambahkan bahan
sebagaimana diperlukan, kemudian dilanjutkan dengan pembentukan dan
pemadatan kembali.

f. Lapis Resap Pengikat - Aspal Emulsi


Volume pekerjaan 1.293,00 Ltr, dengan peralatan yang digunakan Asphalt
Distributor 5000 Liter, Compressor 4000-6500 L\M

 Pelaksanaan
Pengajuan request and approval kepada Pejabat Pembuat Komitmen
(PPK) atau Pengawas.
Pekerjaan dilakukan secara mekanik (memakai alat) dengan urutan
pekerjaan sebagai berikut :
Menyiapkan permukaan yang akan dihampar dengan menggunakan mesin
Compresor . Menyiapkan material yang digunakan dengan mencampur
Aspal dan Korosene/ air sesuai komposisi yang ditentukan. Penghamparan
dilakukan dengan menggunakan Aspal Distributor secara seksama, dengan
Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday
mengacu pada rentang suhu yang disyaratkan dalam Spesifikasi.
Perapihan dilakukan setelah penyemprotan selesai dilakukan.
Dalam pelaksanaan pekerjaan ini seluruh pekerja akan dilengkapi Alat
Pelindung Diri dan memasang rambu rambu untuk mendukung pekerjaan
berjalan tanpa gangguan terhadap pekerja maupun pengguna jalan.

g. Laston Lapis Aus (AC-WC)


Volume pekerjaan 119,99 Ton, dengan peralatan yang digunakan Wheel
loader 1.0-1.6 M3, AMP 50 Ton/Jam, Generator Set 135 KVA, Dump Truck
10 TON, Asphalt Finisher, Tandem Roller 6-8 T, Pneumatic Tire Roller 8-
10 T, dan Alat Bantu.

 Pelaksanaan
Pekerjaan ini harus terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Pejabat
Pembuat Komitmen (PPK) dan Pengawas Lapangan sperti material,
keadaan lapangan dan mengajukan request for work.
Sebelum melakukan pekerjaan, terlebih dahulu menunjukkan semua usulan
agregat dan campuran yang memadai berdasarkan hasil pengujuan
material dan campuran di Laboratorium dan Job Mix Formula dibuat dan
disetujui selanjutnya dilakukan percobaan penghamparan dan pemadatan
campuran (Trial Mix) AC-WC) di lokasi yang ditentukan oleh PPK, yang
tertuang secara berurutan sesuai dalam Spesifikasi Teknik, mulai dari
pengusulan DMF hingga persetujuan JMF.
Pengendalian lalu lintas agar tetap terjaga dengan sistim bergantian untuk
setiap jalur lalu lintas dengan menempatkan rambu – rambu jalan dan
personil pengatur lalu lintas .
Wheel Loader memuat agregat dari Stock File ke Hot Bin, kemudian
pencampuran asphalt dengan komposisi yang telah disetujui, Diinstlasi
pencampur aspalt sudah disediakan tempat khusus untuk menyimpan
limbah plastik untuk menjaga kadar airnya. Fasilitas/lubang untuk
memasukkan limbah plastik kedalam unit pencampur campuran beraspal
(pugmill) telah disiapkan, sewaktu proses pencampuran kering sedang

Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday


berlangsung dengan jumlah takaran sesuai denga spesifikasi/JMF.
Penambahan limbah plastic dilakukan pada saat pencampuran kering
dengan waktu pencampuran 10 detik. Selanjutnya aspal disemprotkan
sesuai dengan takaran JMF ke dalam unit pengaduk dan diaduk sesingkat
mungkin untuk menghasilkan campuran yang homogen dan semua agregat
terselimuti oleh aspal. Lamanya waktu pencampuran selama 45 detik atau
sesuai dengan perintah PPK atau pengawas.

Hasil campuran tersebut dikeluarkan melalui batching gate ke aras Dump


Truck dan diperiksa temperaturnya sebelum diangkut ke lapangan
Alat pengangkutan hotmix dengan Dump Truck dilengkapi dengan penutup
bak yang terbuat dari tenda terpal yang tahan terhadap panas dan untuk
menjaga temperatur campuran aspal panas tersebut dari penurunan yang
drastis dan juga kotoran dan debu pada saat pengangkutan. Sebelum
dihampar screet alat penghampar dipanaskan terlebih dahulu

Peralatan pendukung penghamparan dilapangan harus telah siap untuk


menghampar campuran aspal yang diangkut oleh dump truck. Apabila
dalam kondisi hujan penghamparn akan dihentikan dan dilanjutkan setelah
kondisi kering dan persetujuan pengawas pekerjaan.
Temperatur dari hotmix tersebut pada saat penghamparan harus diperiksa
sebelum dituang kedalam Hoper Asphalt Finisher ,setelah disetujui AC-WC
dituang ke Finisher untuk dihampar.
Penghamparan harus dengan ketebalan gembur untuk mendapatkan tebal
padat yang dipersyaratkan dan diperiksa kerataan permukaan, jika terlihat
adanya kekurangan beberapa pekerja segera memperbaiki sebelum
dilaksanakan pemadatan awal.
Pemadatan awal pada saat setelah selesai penghamparan dilaksanakan
dengan Tandem Roller dengan roda penggerak berada dekat dengan alat
penghampar. Kecepatan tandem tidak melebihi 4 km/jam.
Pemadatan ini dimulai dari tepi dan berangsur-angsur bergeser ketengah
sejajar dengan as jalan dan harus saling menutup. Untuk mencegah butiran

Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday


aspal melekat pada roda tandem, maka roda tersebut harus terus dialiri
dengan air.

Setelah pemadatan awal dilaksanakan, maka pemadatan selanjutnya


dilakukan dengan Pneumatic Tire Roller. Pemadatan dengan PTR
dilaksnakan sesuai dengan jumlah passing yang telah disepakati pada
waktu trial mix atau sesuai petunjuk pengawas.
Setelah pekerjaan AC - WC telah selesai , dilaksanakan Test Core Drill
pada lapisan AC - WC dan dilanjutkan dengan pengujian laboratorium,
terhadap pekerjaan yang tidak memenuhi syarat dilaksanakan perbaikan .
Dalam pelaksanaan pekerjaan ini seluruh pekerja akan dilengkapi Alat
Pelindung Diri dan memasang rambu rambu untuk mendukung pekerjaan
berjalan tanpa gangguan terhadap pekerja maupun pengguna jalan.

h. Beton mutu rendah fc’ = 20 Mpa


Volume pekerjaan 0,80 M3, dengan peralatan yang digunakan Concrete
Mixer 0.3 – 0.6 M3 dan Alat Bantu

 Pelaksanaan
Beton mutu rendah fc’ = 20 MPa merupakan beton mutu rendah yang
bersifat struktural yang digunakan untuk pekerjaan struktur dipergunakan
untuk bangunan struktur yang diperlukan sesuai arahan dari Direksi
Pekerjaan. Sebelum dilakukan dilapangan terlebih dahulu agar dibuat Job
Mix Design maupun Job Mix Formulanya. Agar komposisi yang dikerjakan
dilapangan bisa sesuai dengan apa yang diharapkan. Material Semen,
pasir dan agregat kasar dicampurkan dengan menggunakan Concrete
Mixer dan kemudian dituangkan kedalam bekisting yang telah dibuat
sebelumnya.
Adapaun peralatan yang dipergunakan adalah sebagai berikut :
a. Concrete Mixer, berfungsi untuk mengaduk beton.
b. Water Tank, berfungsi untuk memenuhi kebutuhan air.
c. Water Pump, berfungsi untuk mesin penyedot air.

Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday


d. Alat bantu, berfungsi untuk membantu pengerjaan beton.
e. Dalam pelaksanaan pekerjaan ini seluruh pekerja akan dilengkapi Alat
Pelindung Diri dan memasang rambu rambu untuk mendukung
pekerjaan berjalan tanpa gangguan terhadap pekerja maupun pengguna
jalan.

i. Baja Tulangan U24 Polos


Volume pekerjaan 80,00 Ton, dengan peralatan yang digunakan Alat
Bantu

 Pelaksanaan
Pekerjaan ini mencakup pengadaan, memotong, merakit dan memasang
tulangan. Terkecuali ditentukan lain oleh PPK atau Pengawas Lapangan,
seluruh baja tulangan dibengkokkan secara dingin dan sesuai dengan
prosedur, menggunakan batang yang pada awalnya lurus dan bebas dari
lekukan-lekukan, bengkokan-bengkokan atau kerusakan. Bila
pembengkokan secara panas di lapangan disetujui oleh Direksi Pekerjaan,
tindakan pengamanan harus diambil untuk menjamin bahwa sifat-sifat fisik
baja tidak terlalu berubah banyak. Tulangan dibersihkan sesaat sebelum
pemasangan untuk menghilangkan kotoran, lumpur, oli, cat, karat dan
kerak, percikan adukan atau lapisan lain yang dapat mengurangi atau
merusak pelekatan dengan beton. Batang tulangan harus diikat kencang
dengan menggunakan kawat pengikat sehingga tidak tergeser pada saat
pengecoran.

Pekerjaan Baja Tulangan U24 Polos dikerjakan dengan alat pemotong besi
dan pada pelaksanaan dan dirakit sesuai dengan bentuk dan ukuran dalam
gambar dan diikat dengan kawat beton, potongan-potangan besi harus
sesuai yang ditunjukkan dalam gambar yang telah ada.
Dalam pelaksanaan pekerjaan ini seluruh pekerja akan dilengkapi Alat
Pelindung Diri dan memasang rambu rambu untuk mendukung pekerjaan
berjalan tanpa gangguan terhadap pekerja maupun pengguna jalan.

Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday


j. Pasangan Batu
Volume Pekerjaan 2,10 Kg, dengan peralatan yang digunakan Concrete
Mixer, Water Tanker,dan Alat Bantu

 Pelaksanaan
Pekerjaan ini merupakan pekerjaan Pasangan Batu dengan Bahan material
yang digunakan batu kali, pasir dan semen. Lokasi pekerjaan di lokasi-
lokasi tertentu di sepanjang jalan penanganan Bahan material yang
digunakan adalah batu kali, pasir dan semen.Lokasi pekerjaan Pasangan
Batu akan dilaksanakan di lokasi – lokasi tertentu di sepanjang jalan
penanganan. Adapun urutan tahapan pelaksanaan pekerjaan ini adalah
sebagai berikut :
a. Pekerjaan ini dilaksanakan secara mekanis dan manual.
b. Sehari sebelum memulai pekerjaan ini terlebih dahulu diajukan Request For
Work kepada PPK atau Pengawas lapangan.
c. Pengajuan bahan yang akan digunakan : batu belah dengan ukuran
maksimal 10 CM dan berat tidak melebihi 50 KG, pasir pasang dan semen
yang akan digunakan.
d. Menyerahkan hasil pengujian material (Job Mix Design) yang akan
digunakan harus sesuai Spesifikasi Teknik yang disyaratkan.
e. Penyediaan bahan antara lain Batu Belah, Pasir, Air Cor dan Semen.
f. Penyediaan Peralatan : Concrete Mixer, Pompa Air dan alat pertukangan.
g. Penyediaan tenga kerja sesuai target yang akan dicapai setiap minggu.
h. Pembuatan bowplank untuk Pasangan Batu sebagai acuan pekerjaan
pasangan sesuai typical design Shop Drawing.
i. Pelaksanaan pekerjaan Pasangan batu sesuai target yang telah ditetapkan
didalam jadwal pelaksanaan pekerjaan.
j. Pengajuan Request for Cheking untuk pemeriksaan volume pasangan
batu.Melakukan peninjauan lapangan bersama-sama PPK atau Pengawas
Lapangan apakah lokasi pekerjaan sudah memenuhi syarat untuk
dilaksanakan pekerjaan tersebut
k. Periksalah dimensi Pasangan Batu yang telah selesai.

Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday


l. Perhitungan Volume Pekerjaan dengan metode luas bidang ujung dengan
menggunakan penampang melintang pekerjaan tidak lebih dari 25 M,
sebagai dasar untuk membuat Laporan Harian, Mingguan dan Bulanan.
m. Pembuatan Dokumentasi sebelum, sedang dan setelah pelaksanaan
pekerjaan dengan posisi pengambilan gambar searah.
n. Pengajuan Pembayaran Pekerjaan Pasangan Batu untuk Tembok Penahan
Dalam pelaksanaan pekerjaan ini seluruh pekerja akan dilengkapi Alat
Pelindung Diri dan memasang rambu rambu untuk mendukung pekerjaan
berjalan tanpa gangguan terhadap pekerja maupun pengguna jalan

C. SERAH TERIMA PEKERJAAN


Setelah pekerjaan Fisik telah selesai 100% secara keseluruhan maka akan
dilaksanakan pemeriksaan akhir bersama untuk mengecek hasil
keseluruhan pekerjaan apakah sesuai dengan Volume yang tertuang di
dalam dokumen kontrak. Jika hasil pekerjaan sudah dapat diterima oleh
PPK, maka akan dilakukan serah terima pekerjaan yang pertama.
Balige, 20 September 2019
CV. JUVENTUSDAY

GUSNADI SIMANJUNTAK
Direktur

Metode Pelaksanaan Pekerjaan CV.Juventusday