Anda di halaman 1dari 4

RISET OPERASI

DISUSUN OLEH
Ariansyah

KELAS : INFORMATIKA A 2017

PROGRAM STUDI INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA
2019

Penerapan Riset Operasi


Sejalan dengan pekembangan dunia industri dan didukung dengan kemajuan dibidang
komputer, Riset Operasi semakin diterapkan di berbagai bidang untuk menangani masalah
yang cukup kompleks. Berikut ini adalah contoh-contoh penggunaan Riset Operasi
dibeberapa bidang:

Akuntansi dan Keuangan:


 Penentuan jumlah kelayakan kredit

 Alokasi modal investasi dari berbagai alternatif

 Peningkatan efektivitas akuntansi biaya

 Penugasan tim audit secara efektif

Pemasaran :
 Penentuan kombinasi produk terbaik berdasarkan permintaan pasar

 Alokasi iklan diberbagai media

 Penugasan tenaga penjual kewilayah pemasaran secra efektif

 Penempatan lokasi gudang untuk meminimumkan biaya distribusi

 Evaluasi kekuatan pasar dari strategi pemasaran pesaing

Operasi Produksi :
1. Penentuan bahan baku yang paling ekonomis untuk kebutuhan pelanggan

2. Meminimumkan persediaan atau inventori

3. Penyeimbangan jalur perakitan dengan berbagai jenis operasi

4. Peningkatan kualitas operasi manufaktur


Model-Model Dalam Riset Operasi
Model adalah abstraksi atau penyederhanan realitas sistem yang kompleks dimana hanya
komponen-komponen yang relevan atau faktor-faktor yang dominan dari masalah yang
dianalisis diikutsertakan. Ia menunjukkan hubungan-hubungan (langsung dan tidak langsung)
dari aksi dan reaksi dalam pengertian sebab dan akibat. Karena sebuah model adalah suatu
abstraksi realitas, ia akan tampak kurang kompleks dibandingkan realitas itu sendiri. Model
itu, agar menjadi lengkap, perlu mencerminkan semua realitas yang sedang diteliti. Salah satu
alasan pembentukan model adalah untuk menemukan variabel-variabel yang penting atau
menonjol. Penemuan variabel-variabel yang penting itu berkaitan erat dengan penyelidikan
hubungan yang ada diantara variabel-variabel itu. Teknik-teknik kuantitatif seperti statistik
dan simulasi digunakan untuk menyelidiki hubungan yang ada diantara banyak variabel
dalam suatu model.

Dalam Riset Operasi dikenal beberapa bentuk model yang menggambarkan karakteristik dan
bentuk sistem suatu permasalahan. Macam-macam model tersebut diantaranya :

1. Model Ikonik
Merupakan penyajian tiruan fisik seperti tampak aslinya dengan skalayang lebih kecil. Model
ikonik mudah untuk diamati, dibentuk dandijelaskan, tetapi sulit untuk memanipulasi dan
tidak berguna untuk tujuanperamalan. Biasanya model ini menunjukkan peristiwa statistik.
Model initidak mengikutsertakan segi-segi sistem nyata yang tidak relevan untukanalisa.
Masih dimungkinkan membangun model ikonik sampai tigadimensi, tetapi untuk persoalan
dengan dimensi yang lebih tinggi adalahdiluar jangkauan model ini, sebagai gantinya
diperlukan model matematik.Contoh :Maket Gedung, Model Automotif, dan Model Pesawat.

2. Model Analog
Merupakan model fisik tetapi tidak memiliki bentuk yang mirip dengan yang dimodelkan
atau lebih abstrak. Model analog lebih mudah untuk memanipulasi dan dapat menunjukkan
situasi dinamis. Model ini pada umumnya lebih berguna dari pada model ikonik karena
kapasitasnya yang besar untuk menunjukkan ciri-ciri sistem yang dipelajari. Contoh: alat
ukur termometer yang menunjukan model tinggi rendahnya temperatur

3. Model simbolik
Merupakan model yang menggunakan simbol-simbol (huruf, angka, bentuk, gambar, dan
lain-lain) yang menyajikan karakteristik dan properti dari suatu sistem. Contoh : jaringan
kerja (network diagram), diagram alif, flow char, dan lain-lain.
4. Model matematik
Mencakup model-model yang mewakili situasi real sebuah sistem yangberupa fungsi
matematik. Diantara jenis model yang lain, modelmatematik sifatnya paling abstrak. Model
ini menggunakan seperangkatsimbol matematik untuk menunjukkan komponen-komponen
dari sistemnyata. Contoh : Pn = an. Po menyatakan model populasi mahluk hidup.Model ini
dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu, deterministikdan probabilistik. Model
deterministik dibentuk dalam situasi kepastian.model ini memerlukan penyederhanaan-
penyederhanaan dari realitaskarena kepastian jarang terjadi. Namun, keuntungan model ini
adalahbahwa ia dapat manipulasi dan diselesaikan lebih mudah. Jadi, sistemyang rumit dapat
dimodelkan dan dianalisa jika dapat diasumsikan bahwasemua komponen sistem itu dapat
diketahui dengan pasti.Model probabilistik meliputi kasus-kasus dimana
diasumsikanketidakpastian. Meskipun penggabungan ketidakpastian dalam modeldapat
menghasilkan suatu penyajian sistem nyata yang lebih realistis,model ini umumnya lebih sulit
untuk dianalisa.