Anda di halaman 1dari 17

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA INTERNASIONAL DI

NEGARA AMERIKA SERIKAT

KELOMPOK 4

RUSTANDI YANDRI : 1711107

YOTAM :
BAB 1

PENDAHULUAN

1 . Latar belakang

Manajemen SDM adalah pencapaian tujuan (organisasi) yang sudah ditentukan


sebelumnya dengan menggunakan bantuan orang lain. Globalisasi manajemen adalah
fakta kehidupan. Globalisasi mengacu pada sikap baru, terbuka mengenai
mempraktekan manajemen secara internasional. Sikap ini menggabungkan
keingintahuan mengenai dunia diluar batas nasional dengan kemauan untuk
mengembangkan kemampuan guna beradaptasi dalam ekonomi global. Demikian J.A.F
Stoner Ohmae (1991) yang mengatakan dengan globalisasi berarti: tak ada luar negeri
lagi. Dunia sekarang telah barubah menjadi “Desa yang besar (big village) dan tanpa
batas (bordeless)”. Setiap orang diakui menjadi warga penduduk dunia, konsekuensinya
baik sebagai individu, pemimpin atau manajer dituntut untuk mempunyai wawasan
tentang aktivitas-aktivitas yang terjadi didunia internasional. Baik yang menyangkut
kegiatan kegiatan ekonomi, sosial, politik, budaya, perkembangan ilmu, teknologi dan
informasi yang melewati batas-batas negara. oleh karena itu para usahawan ataupun
negarawan harus memiliki penegtahuan, keterampilan, kemampuan professional yang
handal, dan tangguh serta mandiri, agar mampu bekerja sama dan bersaing dalam dunia
persaingan bebas. Transformasi arus uang/modal, teknologi, tenaga ahli, barang dan
jasa dalam kegiatan ekonomi antar negara sedang dan telah terjadi secara otomatis
dengan mempergunakan jalur informasi digital bebas hambatan (the digital information
superhighway-disk)

Semua kegiatan itu hanya akan berjalan dan mencapai keberhasilan apabila
dikelola oleh tenaga ahli dan sistem yang bernuansa internasional. Terutama dalam segi
kebudayaannya yang sangat berbeda dalam tiap-tiap negara. hofstede
mengidentifikasikan budaya sebagai pemrograman kolektif atas pikiran
yangmembedakan anggota-anggota suatu kategori lainnya. Acapkali membandingkan
budaya nasional dimulai dari memperhatikan prilaku sosial. Orang jepang tidak menyukai
jabatan tangan, tapi lebih menyukai membungkuk ketika menghormat orang lain dan
tidah membersihkan hidungnya dimuka umum. Orang inggris meletakkan piring sup jauh
darinya, menyantap kacang polong dengan menusuknya beberapa biji sekaligus dengan
sebuah garpu, dan bermain golf pada saat hujan. Mn maka dari itu dalam makalah ini
akan dibahas hubungannya dengan manajemen.

BAB II

PEMBAHASAN

A. Definisi Manajemen Sumber Daya Manusia Internasional

Manajemen Sumber Daya Manusia Internasional adalah penggunaan sumber


daya Internasional untuk mencapai tujuan organisasi tanpa memandang batasan
geografis. Secara umum, Dowling dalam Schuler (1994) membatasi ruang lingkup
ManajemenSumber Daya Manusia Internasional meliputi fungsi MSDM, tipe pekerja dan
negara yang terlibat. Ruang lingkup yang dimaksud secara lebih terperinci dapat
dijelaskan sebagai berikut: Fungsi MSDM meliputi empat aktifitas yaitu:

a. fungsi akuisisi, meliputi: perencanaan, penarikan dan sosialisasi.

b. fungsi pengembangan, meliputi: pelatihan, pengembangan dan pembinaan

c. fungsi pemeliharaan, meliputi: kesehatan dan keselamatan kerja sertahubungan


kerja.

d. fungsi motivasi, meliputi: evaluasi, penghargaan, kompensasi dan disiplin.

Morgan (1986 : 44) mendefinisikan Manajemen SDM Global sebagai pengaruh yang
mempengaruhi (interplay) diantara ketiga dimensi aktivitasakivitas SDM, tipe-tipe
karyawan, dan negara-negara operasi. Dalam terminology luas Manajemen SDM Global
melibatkan aktifitas-aktifitas yang sama seperti MSDM domestic. Morgan
menggambarkan MSDM Global damal 3 dimensi yang meliputi :
1. Aktivitas-aktivitas SDM yang luas meliputi pengadaan tenaga kerja, alokasi dan
pemanfaatan (ketiga aktifitas luas ini dapat dengan mudah diperluas kedalam enam
aktifitas SDM)

2. Kategori negara atau bangsa yang terlibat dalam aktivitas-aktivitas MSDM


Internasional:

a. Negara tuan rumah (host-country) dimana sebuah cabang dapat ditempatkan.

b. Negara asal (home-country) dimana perusahaan itu memiliki kantor pusat.

c. Negara-negara lain yang mungkin menjadi sumber tenaga kerja modal dan
input-input lainnya.

3. Tiga kategori karyawan dalam perusahaan multinasional :

a. Karyawan Negara tuan rumah (host-country nationals/HCNs)

b. Karyawan Negara asal (parent-country nationals/PCNs)

c. Karyawan Negara ketiga (third-country nationals/TCNs)

B. Konsep Manajemen Sumber Daya Manusia

Konsep manajemen sumber daya manusia (MSDM) telah memikat banyak


perhatian akademisi dan praktisi sejak konsep ini pertama kali diperkenalkan pada
pertengahan tahun 1980 - an. konsep MSDM yang eksplisit, dilakukan oleh kelompok
Michigan (Fombrun et al., 1984 dalam Michael Armstrong; 2003: 11) menyatakan bahwa
sistem SDM dan struktur organisasi harus dikelola dalam cara yang kongruen dengan
strategi organisasi. Empat proses dasar atau fungsi yang dilakukan di semua organisasi
adalah:

1. Seleksi, mencocokkan sumber daya manusia yang ada dengan jabatan.

2. Penilaian (manajemen kinerja)

3. Imbalan
4. Pengembangan, mengembangkan karyawan berkualitas bagus.

Fambrun et al. menyatakan bahwa fungsi SDM harus dikaitkan dengan prosedur
organisasi dengan memberikan data dasar SDM bagi bisnis, dengan memastikan bahwa
manajer senior memberikan perhatian mengenai permasalahan SDM sebagaimana
memberikan perhatian untuk fungsi yang lain dan dengan mengukur kontribusi fungsi
SDM pada tingkat stratejik, manajerial dan operasional.

C. Perbedaan Antara MSDM Domestik dan MSDM Internasional

Kompleksitas operasi di negara-negara berbeda dan dalam memperkerjakan


karyawan yang berbeda merupakan variabel kunci yang membedakan MSDM domestik
dan MSDM Global . Dowling (1998) berpendapat bahwa kompleksitas MSDM Global
dapat dihubungkan dengan 6 faktor :

1. Lebih banyak aktivitas SDM Untuk beroperasi di suatu lingkungan, departemen SDM
harus memasukkan sejumlah aktivitas yang tidak perlu dilingkungan domestic, seperti
perpajakan internasional, relokasi dan orientasi internasional dan membangun hubungan
dengan pemerintah tuan rumah.

2. Kebutuhan untuk perspektif yang lebih luas Para manajer SDM Global harus
mengembangkan bidang-bidang keahlian mereka meliputi pengetahuan dalam beberapa
budaya asing, praktik SDM dan kerangka hukum demikian pula isu-isu bisnis global,
ekonomi dan politik yang akan mempengaruhi keputusan dan praktik-praktik SDM. Para
praktisi SDM harus memiliki perspektif yang jauh lebih luas untuk dapat membuat
keputusan-keputusan yang efektif dilingkungan internasional.

3. Keterlibatan yang lebih banyak dalam kehidupan pribadi karyawan dalam MSDM
domestik, keterlibatan departemen SDM dengan keluarga sangat terbatas. Sedangkan
dalam SDM Global departemen SDM harus banyak terlibat menyediakan dukungan dan
mengetahui lebih banyak tentang kehidupan karyawan, misalnya dibeberapa negara
mewajibkan penyertaan surat pernikahan sebelum memberikan visa untuk pasangan
yang menjadi karyawan pada sebuah perusahaan multinasional.
4. Pengungkapan resiko Seringkali kegagalan SDM dan keuangan dalam area
internasional lebih hebat daripada bisnis domestik. Misalnya kegagalan ekspatriat dan
rendahnya kinerja dalam penugasan internasional adalah masalah-masalah potensial
yang berbiaya sangat tinggi, aspek lainnya resiko keamanan, banyak perusahaan
multinasional harus mempertimbangkan resiko politik dalam keamanan penugasan
internasional.

5. Pengaruh-pengaruh eksternal yang lebih luas Faktor-faktor eksternal yang yang utama
yang mempengaruhi MSDM Global adalah, tipe pemerintah, keadaan ekonomi dan
praktik-praktik ketenagakerjaan di tiap Negara berbeda-beda.

6. Perubahan-perubahan dalam penekanan seperti campuran gugus kerja antara


ekspatriat dan karyawan lokal.

Pada awal perkembangannya, perusahaan cenderung untuk lebih mengandalkan


penggunaan PCNs dalam posisi kunci material, teknikal dan pemasaran. Ketika aktivitas
luar negara meningkat, perusahaan cenderung untuk lebih mengandalkan HCNs dan
TCNs. Jadi penekanan akan berubah dari mengelola proses ekspatriatisasi ke suatu
lokasi atau pelatihan karyawan untuk mengambil alih posisi kunci tersebut.

D. Manajemen Sumber Daya Manusia Di Amerika

Amerika Serikat, disingkat dengan AS (bahasa Inggris: United States of


America/U.S.A. disingkat United States/US), atau secara umum dikenal dengan Amerika
saja adalah sebuah negara republik konstitusional federal yang terdiri dari lima puluh
negara bagian dan sebuah distrik federal. Negara ini terletak di bagian tengah Amerika
Utara, yang menjadi lokasi dari empat puluh delapan negara bagian yang saling
bersebelahan, beserta distrik ibu kota Washington, D.C.. Amerika Serikat diapit oleh
Samudra Pasifik dan Atlantik di sebelah barat dan timur, berbatasan dengan Kanada di
sebelah utara, dan Meksiko di sebelah selatan. Dua negara bagian lainnya, yaitu Alaska
dan Hawaii, terletak terpisah dari dataran utama Amerika Serikat. Negara bagian Alaska
terletak di sebelah ujung barat laut Amerika Utara, berbatasan dengan Kanada di sebelah
timur dan Rusia di sebelah barat, yang dipisahkan oleh Selat Bering. Sedangkan negara
bagian Hawaii adalah sebuah kepulauan yang berlokasi di Samudra Pasifik. Amerika
Serikat juga memiliki beberapa teritori di Pasifik dan Karibia. Dengan luas wilayah 3,79
juta mil persegi (9,83 juta km2) dan jumlah penduduk sebanyak 315 juta jiwa.

Amerika Serikat merupakan negara terluas ketiga atau keempat di dunia, dan
terbesar ketiga menurut jumlah penduduk. Amerika Serikat adalah salah satu negara
multietnik dan multikultural di dunia. Hal tersebut muncul akibat adanya imigrasi besar-
besaran dari berbagai penjuru dunia. Iklim dan geografi Amerika Serikat juga sangat
beragam dan negara ini menjadi tempat tinggal bagi beragam spesies.

Bangsa Indian mulai bermigrasi dari Asia ke dataran yang saat ini menjadi Amerika
Serikat sekitar 15.000 tahun yang lalu. Setelah tahun 1500 M, kedatangan bangsa Eropa
dan wabah penyakit secara perlahan-lahan mulai mengurangi jumlah populasi mereka.
Migrasi dan Kolonisasi Eropa dimulai sekitar tahun 1600, terutama dari Inggris. Amerika
Serikat terbentuk dari Tiga Belas Koloni Inggris yang membentang di sepanjang pesisir
Atlantik, yang mengembangkan sistem ekonomi dan sistem politik demokratis tersendiri
yang terpisah dari Inggris. Perselisihan antara Inggris dan para kolonis Amerika
menyebabkan pecahnya Revolusi Amerika. Pada tanggal 4 Juli 1776, dengan suara
bulat, delegasi dari 13 koloni Inggris memproklamirkan kemerdekaan, yang menjadi awal
berdirinya Amerika Serikat. Negara baru ini berhasil mengalahkan Inggris dalam Perang
Revolusi. Perang ini merupakan perang kemerdekaan pertama yang berhasil
mengalahkan imperium Eropa. Konstitusi yang berlaku saat ini pertama kali dirumuskan
pada 17 September 1787; beberapa amendemen dilakukan di kemudian hari,
memodifikasi pasal-pasalnya, namun tetap tidak mengubah isi teks aslinya. Sepuluh
amendemen pertama yang secara kolektif dikenal dengan Bill of Rights, disahkan pada
tahun 1791 dan mengatur mengenai jaminan hak-hak sipil dasar dan kebebasan.

Didorong oleh doktrin "Manifest Destiny", di sepanjang abad ke-19, Amerika


Serikat memulai ekspansi besar-besaran ke wilayah Amerika Utara lainnya,
menyingkirkan penduduk asli, menduduki serta membeli teritori-teritori baru, dan secara
bertahap menjadikannya sebagai negara bagian yang baru. Perang Saudara yang
meletus pada 1861 – 1865 mengakhiri perbudakan di Amerika Serikat.
Pada akhir abad ke-19, perekonomian nasional Amerika Serikat merupakan
perekonomian termaju di dunia. Kemenangannya dalam Perang Spanyol-Amerika dan
Perang Dunia I semakin mempertegas status Amerika Serikat sebagai kekuatan militer
dunia. Setelah Perang Dunia II, Amerika Serikat muncul sebagai negara adidaya baru di
dunia, menjadi negara pertama yang mengembangkan senjata nuklir, dan menjadi salah
satu anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Berakhirnya Perang Dingin dan runtuhnya
Uni Soviet menjadikan Amerika Serikat sebagai satu-satunya negara adidaya di dunia.

Amerika Serikat tergolong ke dalam negara maju pascaindustri, dan merupakan


negara dengan perekonomian termaju di dunia, dengan perkiraan PDB 2012 sekitar
$15,6 triliun – 19% dari PDB global menurut kemampuan berbelanja pada tahun 2011.
PDB perkapita AS adalah yang terbesar keenam di dunia pada 2010. Majunya
perekonomian Amerika Serikat didorong oleh ketersediaan sumber daya alam yang
melimpah, infrastruktur yang dikembangkan dengan baik, dan produktivitas yang tinggi.
Meskipun negara ini tergolong ke dalam negara pascaindustri, Amerika Serikat tetap
menjadi produsen terbesar di dunia. Amerika Serikat juga menjadi negara dengan
pengeluaran militer tertinggi di dunia, dan menjadi yang terdepan dalam bidang ekonomi,
budaya, dan politik, serta pemimpin dalam riset ilmiah dan inovasi teknologi.

E. Budaya di Amerika Serikat

1. Highly individualistic
Individualisme berarti mengedepankan kepentingan pribadi yang sejalan
dengan kepentingan umum. Individualisme yang demikian disebut oleh Alexis
deToqueville "individualism properly understood" (individualisme yang tepat)
Penelitian juga membuktikan bahwa bangsa Amerika amat menghayati
individualisme yang erpuji tersebut. Bahkan, individualisme merupakan sebagian
dari jatidiri bangsa tersebut di samping nilai-nilai budaya lainnya seperti
materialisme dan sekulerisme. Individualisme juga berkembang menjadi "self-
reliant individualism" dalam budaya bangsa Amerika atau disebut juga
individualisme yang menekankan kemandirian.
2. Small Power Distance

Power Distance dalam bahasa Indonesia artinya (kekuatan jarak) Dalam


pembahasan di awal dijelaskan bahwa power distance menjadi dimensi penting
dalam membandingkan kebudayaan. Geeert Hofstede (dalam: Em. Griffin,
2004:442) mengidentifikasikan power distance sebagai tingkatan dimana anggota
masyarakat yang memiliki kekuatan atau kekuasaan lebih sedikit akan menerima
kekuatan yang didistribusikan dengan tidak sama atau tidak merata. orang
Amerika boleh mengatakan ide atau gagasan yang dimilikinya dalam proses
pembuatan keputusan.

3. Time Is Money

Kebanyakan orang Amerika sangat menghargai waktu. Time is money di


Amerika benar-benar sangat terasa. Kalau kebetulan Anda lagi berjalan di pusat
kota Manhattan, New York, umpamanya di jalan teramai di depan Madison Square
Garden, atau di 42nd street, akan terasa banget bagaimana lalulintas pejalan kaki
yang sibuk dan seakan tanpa peduli keadaan sekitar mereka. Kebanyakan mereka
selalu tiba tepat waktu, bahkan beberapa menit sebelumnya mereka sudah tiba
bilamana ada appointment. Seandainya ada keterlembatan, entah dari pihak yang
membuat appointment atau sebaliknya, maka mereka akan langsung
memberitahukan terlebih dahulu. Saya pernah terlambat 10 menit dari perjanjian
tanpa memberitahu, ketika datang ke klinik dokter gigi, akibatnya saya harus
membuat appointment lagi. Waktu pantang disia-siakan, dalam hal apapun.

4. Going For A Walk


Going for a walk ternyata sangat popular di Amerika. Biasanya mereka
melakukan jalan-jalan santai (JJS) di waktu subuh, sebelum pergi kerja atau
sekolah, dan malam hari setelah makan malam (dinner). Bila kita mungkin terlalu
sibuk dan capek untuk sekedar jalan-jalan santai, maka jogging pagi dan sore
sepertinya sudah mendarah daging bagi kebanyakan orang Amerika.

Amerika terkenal akan banyak hal, tetapi olahraga, musik dan seni
memegang peranan penting dalam kebudayaan disana. Olahraga yang paling
populer di amerika adalah American Football, baseball, bola basket dan ice
hockey. Amerika Serikat telah banyak memenangkan medali emas dan meraih
berbagai penghargaan di pertandingan Olimpiade. Olahraga college juga
berperan penting dalam kebudayaan olahraga di Amerika. Unsur multikultuur di
Amerika memberikan sumbangan yang besar dalam industri musiknya, dari pop,
rock, jazz, hingga blues. Industri musik di Amerika merupakan industri musik
kedua terbesar di dunia.

Selain musik, seni juga memainkan peranan besar dalam kebudayaan


Amerika. Anda bisa menemukan berbagai teater musik, tarian, pertunjukan seni,
fesyen hingga fotografi di Amerika. Terutama Kota New York, yang terkenal
sebagai pusat mode di dunia. Di New York Juga terdapat Broadway, yang terkenal
akan produksi teaternya, yang selalu mengadakan tur keliling kota. Jadi , dimana
pun Anda kuliah di Amerika, Anda bisa saja menikmati seni teater Broadway.
Mengalami culture shock (kejutan budaya) merupakan hal yang normal bagi setiap
mahasiswa internasional. apalagi yang berasal dari budaya Asia.

F. Manajemen Kerja Amerika Serikat

1. Human Development Index(HDI) Amerika memang dikenal sebagai negara


dengan standar hidup warga yang tinggi. Negara adidaya ini menduduki peringkat
ke-5 negara termaju di dunia dengan HDI sebesar 0,914. Indeks Pembangunan
Manusia Amerika memberikan ukuran tunggal kesejahteraan bagi semua orang
Amerika, dipisahkan oleh negara dan distrik kongres, serta oleh jenis kelamin, ras,
dan etnis.

2. Basic HRM di Amerika • Rekrutmen: – Wawancara extensive(extensive


interview) – Lebih memilih pengalaman(prefer experience) Pelatihan dan
pengembangan: – diberikan sesuai dengan kebutuhan karyawan dan kebutuhan
pos tertentu. – Pengeluaran pelatihan dialokasikan per karyawan adalah $ 724.
(biaya yang keluar seminimal mungkin) ASTD MOTTO: “ through exceptional
learning and performance of individual and give compensation and promotion
according to performance”.

3. Seleksi • CV • Form lamaran • Tes psikologi/kejiwaan • Tes bakat • emotional


quotient/kecerdas an emosi.

4. Gaji dan jam kerja • Amerika menempati urutan ke 7 dengan posisi teratas yakni
meksiko ,menyusul chile diposisi ke 2 dan korea selatan diposisi ke 3. • Rata-rata
jam kerja per tahun: 1.798 Rata-rata gaji per tahun: US$ 54.450 (Rp.
745,965,000). (kurs rupiah 27 okt 15=> 13,669) • Upah minimum => Empat dari
lima pekerja Amerika bekerja setidaknya . Negara Paman Sam ini menjadi .
Berbeda dengan sejumlah negara Eropa lainnya.

5. Perbandingan jam kerja amerika VS meksiko Meksiko(1) Rata-rata jam kerja


per tahun: 2.317 Rata-rata upah per tahun: US$ 9.885 (Rp. 135,424,500) Di
Meksiko, para pekerja rata-rata bekerja 45 jam per minggu. AMERIKA(7) • Rata-
rata jam kerja per tahun: 1.798 Rata-rata gaji per tahun: US$ 54.450

(Rp. 745,965,000). (kurs rupiah 27 okt 15=> 13,669) Empat dari lima pekerja
Amerika bekerja setidaknya 35 jam per minggu.

6. Kompensasi dan promosi

a. Sistem penghargaan berorientasi kinerja.

b. Status didasarkan pada seberapa baik orang melakukan fungsi mereka

c. Kualifikasi adalah penentu utama promosi.

d. Tidak ada pembatasan resmi untuk promosi antar kelas hirarkis.

7. UU yang mengatur Buruh/Pekerja di Amerika Serikat

a. Railway Labor Act (UU Perburuhan Perkeretaapian)

b. Labor Relations Act (UU Hubungan Perburuhan)

c. Fair Labor Standard Act (UU Standar-Standar Perburuhan yang Adil)

d. Social Security Act (UU Jaminan Sosial)


e. Labor Reporting Management and Disclosure Act (UU Pengungkapan
dan Pelaporan Manajemen Perburuhan)

f. Taft – Hartley Act (UU Taft – Hartley ttg Perselisihan Buruh)

g. Vocational Rehabilitation Act (UU Rehabilitasi Kejuruan ttg Kesempatan


Bekerja Bagi rang- Orang Cacat dan Korban Kecelekaan Kerja)

h. Age Discrimination In Employment Act 1967 (UU Diskriminasi Usia


Dalam Ketenagakerjaan)

i. Equal Pay Act 1963 (UU Persamaan Upah)

j. Civil Right Act 1964 (UU Hak-Hak Sipil)

k. The Civil Rights Act Of 1991 (UU Hak-Hak Sipil)

8. MSDM dalam praktek karyawan:

a. Lebih memilih gaya kepemimpinan partisipatif.

b. Nilai ketepatan waktu dan percaya pada prinsip "Waktu adalah uang".

c. Penekanan pada inovasi

d. Terdidik dan terlatih secara profesional.

e. Ketekunan dan berdasarkan hasil

9. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja

Amerika Terakhir Sebelum Tertinggi Paling Satuan


Serikat Buruh Ini Rendah

Tingkat 3.60 3.50 10.80 2.50 Persen [+]


Pengangguran

Upah non 225.00 147.00 1118.00 -1959.00 Ribu [+]


Pertanian
Daftar Upah 206.00 142.00 1092.00 -1766.00 Ribu [+]
Swasta Non-
Pertanian

Daftar 19.00 5.00 427.00 -260.00 Ribu [+]


Penggajian
Pemerintah

Daftar -12.00 -5.00 655.00 -1715.00 Ribu [+]


Pengupahan
Manufaktur

Klaim 205.00 203.00 695.00 162.00 Ribu [+]


Pengangguran
Awal

Klaim 1698.00 1759.00 6635.00 988.00 Ribu [+]


Pengangguran
Berkelanjutan

Perubahan 291.00 199.00 360.00 -706.00 Ribu [+]


Tenaga Kerja
Adp

Pekerja 158714.00 158803.00 158803.00 57172.00 Ribu [+]

Pengangguran 5892.00 5753.00 15352.00 1596.00 Ribu [+]

Penghasilan 0.20 0.10 0.60 -0.20 Persen [+]


Rata-rata Per
Jam

Jam Per 34.30 34.30 34.60 33.70 Jam [+]


Minggu Rata-
rata
Tingkat 63.40 63.20 67.30 58.10 Persen [+]
Partisipasi
Angkatan Kerja

Tingkat 0.71 0.72 4.40 0.08 Persen [+]


Pengangguran
Jangka
Panjang

Tingkat 8.20 8.10 19.50 4.80 Persen [+]


Pengangguran
Usia Muda

Produktivitas 107.91 107.54 107.91 25.99 Poin [+]

Pengeluaran 112.38 111.98 112.38 17.00 Poin [+]


yang
dialokasikan
untuk Buruh

Lowongan 5892.00 6465.00 7884.00 2157.00 Ribu [+]


Kerja

Penawaran 6423.00 6787.00 7626.00 2264.00 Ribu [+]


Pekerjaan

Pemutusan 67735.00 32843.00 248475.00 15100.00 Orang [+]


Hubungan
Kerja
Challenger

Upah 23.87 23.84 23.87 2.50 Usd / [+]


Jam
Upah Sektor 22.47 22.57 22.57 1.27 Usd / [+]
Manufaktur Jam

Pertumbuhan 5.20 5.30 13.78 -5.88 Persen [+]


Upah

Upah Minimum 7.25 7.25 7.25 0.25 Usd / [+]


Jam

Indeks Biaya 0.70 0.70 2.00 0.20 Persen [+]


Kerja

Populasi 327.17 325.15 327.17 76.09 Juta [+]

Usia Pensiun - 66.00 66.00 66.00 66.00 [+]


Wanita

Usia Pensiun - 66.00 66.00 66.00 66.00 [+]


Pria

Tingkat Kerja 61.20 61.00 64.70 54.90 Persen [+]

Pekerjaan 131099.00 131755.00 131755.00 64640.00 Ribu [+]


Purna Waktu

Upah Tenaga 1960.00 1760.00 2340.00 1760.00 Usd / [+]


Kurang Trampil Bulan

Upah Tenaga 4520.00 4330.00 4950.00 4330.00 Usd / [+]


Trampil Bulan

Paruh Waktu 27529.00 26992.00 28134.00 10086.00 Ribu [+]


Kerja

Biaya Hidup 2380.00 2270.00 2380.00 2160.00 Usd / [+]


Keluarga Bulan
Biaya Hidup 1660.00 1560.00 1660.00 1450.00 Usd / [+]
Perorangan Bulan

*Sumber : https://id.tradingeconomics.com/united-states/labor-force-participation-rate
BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Amerika Serikat adalah negara yang memiliki sumber daya manusia yang
memiliki kualitas yang baik dan juga memiliki budaya yang sangat menghargai
waktu (Time Is Money), Basic HRM di Amerika yaitu Rekrutmen: – Wawancara
extensive(extensive interview) – Lebih memilih pengalaman(prefer experience)
Pelatihan dan pengembangan: – diberikan sesuai dengan kebutuhan karyawan
dan kebutuhan pos tertentu. dan proses lamarannya tidak terlalu berbeda dengan
proses di Indonesia yaitu dari Seleksi ,CV , Form lamaran , Tes psikologi/kejiwaan,
Tes bakat, emotional quotient/kecerdasan emosi.