Anda di halaman 1dari 7

No Hal DP Penulisan mhs Keterangan

1. 5 Fadhil M. 2016. Faktor-faktor yang


memengaruhi conception rate Conception rate dipengaruhi oleh kualitas
sapi perah pada peternakan rakyat semen, cara penanganan semen, fertilitas
di Provinsi Lampung. [skripsi]. betina, waktu inseminasi, deteksi estrus,
Lampung (ID): Universitas dan teknik inseminasi
Lampung.
2. 6 Frastantie D. 2017. Deteksi
kebuntingan dini pada sapi perah
dengan pemeriksaan Kebuntingan dini dapat terdeteksi pada hari
ultrasonografi (USG) dan analisis ke-60 dengan teknik palpasi per rektal
hormone steroid. [skripsi]. Bogor
(ID): Institut Pertanian Bogor.
3. 6 Balhara AK, Gupta M, Singh S,
Mohanty AK, Singh I. 2013. Early Deteksi kebuntingan dini diperlukan untuk
pregnancy diagnosis in bovines: manajemen reproduksi ternak yang lebih
current status and future baik, efisiensi reproduksi, dan memperpen-
directions. The Sci World J. 1–38. dek calving interval

4. 9 Jeengar K, Chaudhary V, Kumar A, Folikel yang tidak berovulasi dipengaruhi


Raiya S, Gaur M, Purohit GN. oleh ketidakseimbangan produksi antara
2014. Ovarian cyst in dairy cows, hormon Folicel Stimulating Hormone
old and new concept for (FSH) dengan hormon LH. Produksi
definition, diagnosis and therapy. hormon LH yang sedikit membuat proses
Anim Reprod. 11(2):63-67. ovulasi menjadi terganggu sedangkan disisi
lain hormon FSH terus diproduksi sehingga
menyebabkan pembentukan folikel
semakin besar.
5. 9 Whitfield L. 2018. Ovarian Ultrasound Gambaran yang dihasilkan dari
for Fertility Management in Dairy pemeriksaan USG yaitu terdapat akumulasi
Cattle. CPD article: Livestock. cairan didalam folikel dengan dinding tipis
Vol: 23 No. 4. yang berukuan ≤ 3 mm serta tidak
ditemukan adanya corpus luteum (CL)
6. 10 Nakao T, Sugihashi A, Saga N, Tsunoda
N, Kawata K. 1983. Use of milk
progesterone enzyme Pemeriksaan ELISA ini dilakukan untuk
immunoassay for differential menghitung konsentrasi dari estrogen
diagnosis of follicular cyst, luteal maupun progesteron, dimana pada kasus
cyst, and cystic corpus luteum in sistik folikel konsentrasi progesteron dalam
cow. American Journal of serum adalah < 0,5 ng/ml
Veterinary Research. 44(5) : 888-
890.
7. 10 Vanholder T, Geert Opsomer, Kruif AD. Sistik folikel dapat juga terjadi dikarenakan
2006. Aetiology and Pathogenesis jumlah reseptor terhadap LH yang terdapat
of Cystic Ovarian Follicles in di sel granulosa menurun. Sehingga LH
Dairy Cattle: a Review. Reprod yang sudah diproduksi oleh pitutiari tidak
Nurt Dev. Vol 46. 105-119. dapat masuk ke dalam ovarium yang
mengakibatkan terjadinya sistik folikel
8. 10 Menon KMJ, Bindu M. 2014.
Penurunan jumlah reseptor terhadap LH
Regulation of luteinizing hormone
dapat dipengaruhi oleh peningkatan
receptor expression by an RNA
produksi LH preovulasi atau karena
binding protein: Role of ERK
pengaruh pemberian GnRH dosis tinggi.
signaling. Indian J Med Res. Vol 1
(140); 112-119
9 11 Craig MA, Beppler GA, Santos C, Raffa Estrogen merupakan hormon steroid
RB. 2005. A second (non- dimana proses pembentukannya diawali
genomic) steroid mechanism of dari konversi kolesterol menjadi
action: possible opportunity for pregnenolon di dalam korteks adrenal.
novel pharmacotherapy. Journal Kemudian dengan bantuan dari komplek
of Clinical Pharmacy and enzim P-450, terjadi reaksi hidroksilasi dan
Therapeutics. Vol. 30 oksigenasi yang mengarah pada
pembentukan produk steroid seperti
kortikosteron, testosteron dan kortisol.
Kemudian testosteron diubah menjadi
estradiol oleh protein kinase. Estradiol
kemudian di sekresikan ke hipotalamus
melalui pembuluh darah oleh albumin
sebagai protein pembawa.
10. 11 Bartolome JA, Thatcher WW, Melendez Terapi yang diberikan pada kasus sistik
P, Risco CA, Archhald LF. 2005. folikel ini adalah pemberian Ova-Lease V
Strategies for the diagnosis and Inj® (GnRH Analog 4 mcg) sebanyak 5 ml
treatment of ovarian cyst in dairy secara intramuskuler. GnRH dapat
cattle. JAVMA. 227(9): 1409- meningkatkan sekresi LH dan merangsang
1414. luteinisasi kista dan ovulasi folikel dewasa
11. 12 Rossenberg LM. 2010. Cystic Ovaries Berdasarkan laporan dari peternak bahwa
in Dairy Cattle. San luis Obispo sapi miliknya sudah tidak birahi sejak 12
(US): Dairy Science Department, bulan terakhir. Sapi tersebut sudah
California Polytechnic State melewati 5 kali masa laktasi dengan usia 8
University. tahun. Menurut Rossenberg (2010), sistik
luteal sering terjadi pada sapi tua.
12. 12 Kahn CM. 2010. Cystic Ovary Disease;
The Merck Veterinary Manual. Dinding sistik luteal lebih tebal dari pada
Ed-ke 10. New Jersey (US): dinding sistik folikel karena terdapat
Merck. lapisan jaringan luteal, selain itu sistik
Rossenberg LM. 2010. Cystic Ovaries luteal dapat menghasilkan tingkat
in Dairy Cattle. San luis Obispo progesteron yang tinggi. Umumnya sistik
(US): Dairy Science Department, luteal berbentuk bulat dan halus serta
California Polytechnic State dilapisi oleh jaringan fibrosa.
University.

13. 12 Whitfield L. 2018. Ovarian Ultrasound Gambaran USG dari kasus sistik luteal
for Fertility Management in Dairy yaitu terlihat ketebalan dari dinding sistik ≥
Cattle. CPD article: Livestock. 3 mm serta bagian dalam sistik terdapat
Vol: 23 No. 4. jaringan fibrosa yang terlihat echogenic
disertai dengan sruktur bintik-bintik
14. 12 Giles R. 2013. Bovine ultrasound: Perbedaan utama sistik luteal dengan sistik
Follicular vs Luteal cyst folikel berdasarkan gambaran USG adalah
[Internet]. [diunduh 10 oktober pada kasus sistik luteal terdapat jaringan
2019]. Tersedia pada: luteal di dalam lumen folikel yang terlihat
https://www.eimedical.com/blog/bi seperti jaring laba-laba, sedangkan pada
d/87745 kasus sistik folikel terdapat akumulasi
cairan didalam folikelnya
15. 12 Nakao T, Sugihashi A, Saga N, Tsunoda
N, Kawata K. 1983. Use of milk
progesterone enzyme
Apabila dilakukan pemeriksaan serologis
immunoassay for differential
menggunakan ELISA, maka konsentrasi
diagnosis of follicular cyst, luteal
progesteron pada kasus sistik luteal yaitu
cyst, and cystic corpus luteum in
> 0,5 ng/ml
cow. American Journal of
Veterinary Research. 44(5) : 888-
890.
16. 13 Batilesov EU, Nasobov NF, Khilkevich Kejadian patogenesa dari sistik luteal dapat
SN, Titova VA, Tyapugin EA. terjadi dikarenakan adanya folikel yang
2007. Etiology and pathogenesis tidak mengalami ovulasi namun
of ovarian cysts in cows and mengalami luteinisasi karena pengaruh LH.
possibility of normalizing ovarian Sekresi LH cukup untuk memulai
function: Russian Agricultural luteinisasi namun tidak cukup untuk proses
Science. 33(4):260-263 ovulasi. Luteinizing hormone (LH) yang
disekresikan oleh hipofise anterior mampu
menggertak sel luteal untuk melakukan
luteinisasi, akan tetapi dikarenakan tidak
terjadinya ovulasi maka folikel tersebut
terus bertahan hingga menjadi sistik.
Proses luteinisasi yang terjadi
mengakibatkan peningkatan kadar
progesteron sehingga membuat kadar
estrogen rendah. Estrogen yang rendah
mengakibatkan tidak diproduksinya FSH
dan prostaglandin (PGF2α). Prostaglandin
dapat mengakibatkan sel-sel luteal menjadi
lisis sehingga siklus estrus dapat berjalan
kembali. Apabila proses pembentukan
PGF2α ini terganggu maka sapi tersebut
dapat mengalami anestrus
17. 13 Statham J. 2019. Luteal cystic ovary
disease in cattle. [internet].
[diakses pada 22 Februari 2020]. Prostaglandin mampu menglisis sel-sel
Tersedia pada : luteal sehingga diharapkan dalam 3-5 hari
www.msdvetmanual.com/reprodu kemudian siklus estrus dapat berjalan
ctive-system/cystic-ovary- normal kembali.
disease/luteal-cystic-ovary-
disease-in-cattle
18. 13 Fauzi MR, Suyadi, Susilawati T. 2017. PGF2-α merupakan hormon yang berfungsi
Pengaruh Pemberian sebagai pengontrol siklus birahi dan
Prostaglandin F2 Alpha Terhadap kelahiran. Selain itu, PGF2-α akan
Waktu Kemunculan Birahi dan meregresi korpus luteum (CL) yang
Keberhasilan Inseminasi Buatan ditandai dengan berhentinya produksi
Sapi Brahman Cross (Bx) Hefers. progesteron sehingga siklus birahi dapat
J. Ilmu-ilmu peternakan.27(3):39- berjalan kembali.
43.
19. 14 Hemayatul et al. 2012. Retained terdapat 75-80% sapi yang mengalami
plasenta of dairy cows associated retensio sekundinae tidak menunjukkan
with managemental factors in gejala sakit, hanya sekitar 20-25% sapi
Rajshahi, Bangladesh. Vet world; menunjukkan gejala sakit seperti
Department of Animal Husbandry peningkatan pulsus, respirasi meningkat,
and Veterinary Science. Vol 6(4): peningkatan suhu tubuh, vulva bengkak
180-184. dan merah, anoreksia, diare, depresi,
produksi susu dan berat badan menurun.
20. 14 Amin RU, Bhat GR, Ahmad A, Swain Vili-vili rumen membutuhkan proses untuk
PS, Arunakumari G. 2013. memanjang dan microflora normal juga
Understanding patho-physiology membutuhkan adaptasi dalam mencerna
of retained plasenta and its hijuan. Sehingga apabila pemberian
management in cattle-a review. kensentrat dan hijauan kurang mencukupi
Vet Clin Sci. Vol 1. 1-09. selama masa kebuntingan, energi yang
dihasilkan hanya cukup untuk memenuhi
proses partus saja, sedangkan untuk
produksi susu serta kebutuhan energi untuk
induk sapi itu sendiri kurang terpenuhi.
21. 15 Balls P dan Peters A. 2004. Retensi secundinae juga dapat dipengaruhi
Reproduction in Cattle; Ed ke-III. oleh gangguan hormonal, saat menjelang
Oxford (UK): Blackwell partus, fetus memproduksi kortisol yang
Publishing. mengakibatkan plasenta memproduksi
Kaczmarowski M, Malinowski E, enzim 17-hydroxylase dan aromatase.
Markiewicz H. 2006. Some Enzim ini dapat menyebabkan estrogen
hormonal and biochemical blood dalam darah meningkat sedangkan
indices in cows with retained progesteron menurun. Estrogen yang tinggi
placenta and puerperal metritis. dapat menghasilkan feedback positif
Bull Vet Inst Pulawy. Vol. 50. 89- terhadap posterior pituitary untuk
92. menghasilkan prolactin dan oxytosin.
Oxytosin dapat mempengaruhi uterus untuk
menghasilkan prostaglandin sehingga
membuat uterus berkontraksi sehingga
plasenta dapat terlepas. Sapi yang
mengalami gangguan endokrin dapat
dilihat dari tingginya kadar progesteron
serta tidak diproduksinya enzim 17-
hydroxylase dan aromatase oleh plasenta
sebagai respon dari hormon kortisol
sehingga dapat mengakibatkan terjadinya
retensi plasenta
22. 15 Youngquist RS dan Threlfall WR. 2007. Pemberian antiinflamasi golongan steroid
Curent Therapy in Large Animal seperti dexamethasone dapat meningkatkan
Theriogenology. Missouri (USA): progesteron yang dihasilkan oleh
Sanders Elsevier. kotiledon. Sehingga penggunaan
dexamethasone dihindari pada kasus
retensi plasenta