Anda di halaman 1dari 7

Nama : Moh.

Gofaldi
Nim : A031191138
Tugas : Akuntansi Keuangan 1 (kelas D)

1. What is happening to world markets, and what are the implication for financial reporting?
Jawaban:
Semakin banyak persaingan antar negara biasanya bekerja sama sehingga laporan
keuangan meningkat.

2. Differentiate broadly between financial accounting and managerial accounting?


Jawaban:
 Akuntansi keuangan merupakan akuntansi yang berfokus pada pembuatan laporan
keuangan yang ditujukan kepada pihak eksternal pengguna laporan keuangan seperti
pemegang saham, pemberi pinjaman, otoritas pajak, dan lain-lain. Akuntansi keuangan
lebih bersifat agregat dan disusun berdasarkan generally accepted accounting principles
atau prinsip akuntansi yang berlaku umum.
 Sedangkan, akuntansi manajemen atau akuntansi manajerial adalah auntansi yang
berfokus pada penyediaan informasi seputar operasional perusahaan kepada pihak
manajemen dengan tujuan meningkatkan efisiensi dan efektifitas operasional
perusahaan. Dibandingkan dengan akuntansi keuangan , akuntansi manjemen lebih
bersifat detail dan tidak terikat dengan standar tertentu sebagaimana akuntansi
keuangan.

3. What the major financial statements, and what is the difference between financial
statements and financial reporting?
Jawaban:
Laporan keuangan adalah sumber informasi keungan yang penting dan dapat digunakan
untuk membuat keputusan bisnis yang sehat. Hal ini berarti bahwa setiap komponen
dalam laporan keuangan bersifat krusial. Ada 4 kompenen utama dari laopran keuangan
biasanya meliputi:
-Neraca
-Laporan laba rugi
-Laporan perubahan ekuitas
-Laporan arus kas
 Laporan keuangan merupakan salah satu media untuk menyampaikan informasi
keuangan dan menggambarkan kinerja suatu perusahaan dalam suatu periode akuntansi.
Laporan keuangan merupakan bagian dari pelaporan keuangan.
 Sementara itu, pelaporan keuangan merupakan proses penyampaian informasi
keuangan yang meliputi segala aspek didalamnya yakni misalnya lembaga-lembaga
terkait ataupun prinsip dan peraturan yang berlaku. Pelaporan keuangan juga dapat
didefiniskan sebagai informasi keuangan yang disediakan perusahaan untuk membantu
para pengguna dengan keputusan alokasi modal perusahaan.
4. How does accounting help in the capital allocation process?
Jawaban:
Proses alokasi modal yang efektif sangat penting bagi kesehatan sebuah perekonomian,
merangsang produktivitas, mendorong inovasi, dan menyediakan pasar securitas serta
pasar kredit yang efesien dan liquid untuk membeli serta menjual sekuritas dan
memperoleh serta menjamin pinjaman. Informasi yang tidak dapat di andalkan dan tidak
relevan akan menimbulkan alokasi modal yang buruk, yang selanjutnya akan berdampak
negative terhadap pasar.

5. What is the benefit of a single set of high-quality accounting standards?


Jawaban:
Ada beberapa manfaat dengan adanya suatu standar akuntansi yang bersifat global, yaitu:
 Akses ke pasar modal asing menjadi lebih muda
 Meningkatkan kredibilitas pasar modal domestik di investor asing dan calon rekan
merger asing
 Peningkatan kredibilitas untuk calon pemberi pinjaman laporan keuangan dari
perusahaan di negara kurang berkembang
 Biaya modal yang lebih rendah bagi perusahaan
 Data keuangan yang dapat dibandingkan melintas batas negara
 Transparansi yang lebih besar
 Kerentanan yang lebih rendah atas tekanan politik daripada standar nasional
 Kemudahan akses ilmu pengetahuan dan pendidikan yang melintasi batas negara
 Konsisten dengan konsep kepercayaan atas satu profesi global.

6. What is the objective of financial reporting?


Jawaban:
Tujuan dari pelaporan keuangan adalah menyediakan informasi yang berkaitan dengan
para pengguna laporan tersebut. Seperti informasi tentang alokasi sumber daya ekonomi,
keputusan kredit dan investasi, dan informasi mengenai prakiraan manajemen.

7. What is meant by general-purpose financial statements?


Jawaban:
Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi
keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam
pengambilan keputusan.

8. Who is the primary user group for general-purpose financial statements?


Jawaban:
Ada dua jenis pemakai laporan keuangan secara umu yaitu:
 Pengguna internal yaitu termasuk pemilik (owner) dan manajer saja yang hanya
membutuhkannya.
 Dari pengunaan ekstenal, biasanya hanya hanya menggunakan informasi akuntansi
eksternal dan kebutuhan mereka atas dasar informasi tersebut seperti investor,
kreditur, pemasok (suplier), intansi pemerintah, masyarakat umum, pelanggan, dan
karyawan.

9. Comment on the following statement: A perspective that financial reporting should be


focused only on the needs of the shareholders-often referred to as the proprietary
perspective-is considered appropriate?
Jawaban:
Konsep ini kurang tepat, dalam hal ini ketidaktepatan terdapat pada fokus perusahaan
yang hanya ditujukan pada kepentingan pemegang saham, padahal, pemegang saham
hanyalah salah satu dari beberapa pihak yang berkepentingan (stakholder) di perusahaan.
Pihak lain yang berkepentingan disini dapat berupa:
 Pemegang saham
 Kreditur
 Pemasok barang
 Pemerintah
 Rekan usaha
 Lembaga publik, dll
Jika hanya berfokus pada pemegang saham, kepentingan lain yang ada di perusahaan
akan dirugikan karena adanya ketimpangan informasi yang disedakan dan membuat
perusahaan tidak dapat dipastikan keandalan informasi dan proses akuntansinya.

10. Comment on the following statement: The objective of financial reporting is primarily to
provide decision-useful information for assessing the performance of management?
Jawaban:
Pelaporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan,
kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi
sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.

11. What are the two key organization in the development of international accounting
standards? Explain their role.
Jawaban:
 IASB berperan dalam penerbitan standar akuntansi yang baru dengan memperhatikan
masukan dari SAC. Langkah IASB selain penerbitan standar baru adalah merevisi
dan mengganti standar-standar yang telah ada sebelumnya. Standar-standar yang
dikeluarkan oleh IASB adalah IFRS (international financial reporting standard).
 IOSCO telah bekerja secara ekstensif dalam pengungkapan internasional dan standar
akuntansi memfasilitasi kemampuan perusahaan memperoleh modal secara efisien
melalui pasar global surat berharga. Tujuan utamanya adalah untuk memfasilitasi
proses yang dapat digunakan para penerbit saham kelas dunia untuk memperoleh
modal dengan cara yang paling efektif dan efesien pada seluruh pasar modal yang
terdapat permintaan investror. Komite ini bekerja sama dengan IASB.
12. What is IOSCO?
Jawaban:
IOSCO adalah asosiasi organisasi yang mengatur pasar sekuritas dan pasar berjangka
dunia. Anggota biasanya sekuritas utama dan/atau regulator berjangka di yurisdiksi
nasionalatau regulator keuangan utama darimasing-masing negara. Mandatnya adalah
untuk:
 Mengembangkan, menerapkan, dan mempromosikan standar regulasi yang tinggi
untuk meningkatkan perlindungan investor danmengurangi resiko sistematik.
 Bagikan informasi dengan pertukaran dan bantu mereka dengan masalah taknis dan
operasional
 Menetapkan standar untuk memantau transaksi investasi global lintas batas
dan pasar.

13. What is the mission of the IASB?


Jawaban:
IASB berkomitmen untuk mengembangkan, untuk kepentingan umum, satu set standar
akuntansi berkualitas tinggi global yang memberikan kulitas tinggi informasi yang
transparan dan dapat dibandingkan dalam laporan keuangan bertujuan umum.

14. What is the purpose of the monitoring board?


Jawaban:
Melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada dewan pengurus asosiasi dalam
menjalankan kegiatan kepengurusan.

15. How are IASB preliminary views and IASB exposure drafts related to IASB?
Jawaban:
Sejumlah standar yang dibentuk sebagai bagian dari IFRS dikenal dengan nama terdahulu
Internasional Accoaunting standards (IAS). IAS dkeluarkan tahun 1973 dan 2001 oleh
badan komite standar akuntansi internasional (IASC). Pada tanggal 1 April 2001, IASB
baru mengambil alih tanggung jawab guna menyusun standar akuntansi internasional dari
IASC. Selama pertemuan pertamanya, badan baru ini mengadaptasi IAS dan SIC yang
telah ada. IASB terus mengembangkan standar dan menamai standar-standar barunya
dengan nama IFRS.

16. Distinguish between IASB standards and the conceptual framework for financial
reporting?
Jawaban:
Kerangka konseptual pelaporan keuangan yang kita kenal selama ini sebagaimana yang
diadobsi dalam buku ajar kampus-kampus adalah kerangka konseptual berdasarkan
USGAAP. Sejalan dengan konvergensi internatioanal financial reporting standarads
(IFRS) kedalam pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK), mau tidak mau kita
harus membedakan mindset kita mengikuti kerangka konseptual IFRS tersebut.
Ada beberapa perbedaan dasar antara kedua standar tersebut yaitu:
 Tujuan laporan keuangan
 Karakteristik kualitatif dan element laporan keuangan
 Asumsi dasar prinsip dan kendala

17. Rank from most authoritative to least authoritative the following three items: conceptual
framework for financial reporting, international financial reporting standrads, and
international financial reporting standards interpretations.
Jawaban:
Kerangka kerja konseptual adalah konsep yang mendasari pelaporan keuangan.
Kerangfka tersebut merupakan sistem yang saling menghubungkan kaonsep yang
mengalir dari sebuah dari sebuah tujuan laporan keuangan seperti mengidentifikasi batas-
batas pelaporan keuangan, memilih transaksi, peristiwa, bagaiman itu seharusnya diakui
dan disimpulakn di laporkan.

18. Explain the role of the IFRS interpretations committee.


Jawaban:
 Peraturan-peraturan standar laporan keuangan internasional
 Peraturan-peraturan standar akuntansi internasioanl
 Interpretasi yang berasal dari komite interpretasi laporan keuangan internasional
 Standing interpretations committee
 Kerangka kerja untuk persiapan dan presentasi laporan keuangan

19. What are some of the major challenges facing the accounting profession?
Jawaban:
Profesi akuntansi saat ini banyak menarik minat masyarakat dikarenakan semua bidang
pekerjaan pasti membutuhkan keahlian dibidang akuntansi. Akuntan menujukkan gelar
profesional yang dapat diperoleh melalui pendidikan profesi akuntansi. Seorang akuntan
berperan penting diseluruh bidang kerja, meliputi: akuntan publik, serta akuntan
manajemen, akuntan sektor publik, serta akuntan pendidik. Belakangan ini banyak tenaga
asing yang bekerja di bidang jasa yakni akuntan, menyebabkan para akuntan indonesia
harus sadar akan pentingnya pengakuan profesinya. Semakin meningkatnya kebutuhan
profesionalisme menyeabkan tuntutan bagi para akuntan yang semakin kompleks. Para
akuntan diharapkan memiliki kompetensi keahlian yang didukung dengan sertifikasi
profesional akuntan. Sertifikasi profesional akan memberikan nilai tambah bagi
pemegangya. Untuk memperoleh sertifikasi profesional tentunya melalui ujian yang
dilaksanakan oleh masing-masing organisasi atau badan penyelenggara. Dengan
memeiliki sertifikasi profesional ini diharapkan akan meningkatkan daya saing.

20. What are the sources of pressure thet change and influence the development of IFRS?
Jawaban:
Pada hakekatnya satandar akuntansi fokus perhatiannya hanya kepada pasar modal.
Kecanggihan teknologi informasi yang berkembang pesat yang telah mengubah
lingkungan pelaporan keuangan, mengurangi batasan jarak fisik danmampumembuat
informasi menjadi tersedia diseluruh dunia. IFRS memang merupakan kesepakatan global
satandar akuntansi yang didukung oleh banyak negara dan badan-badan internasional di
dunia. Popularitas IFRS di tingkat global semakin meningkat dari waktu kewaktu.
Kesepakatan G-20 di Pittsburg pada tanggal 24-25 September 2009.
Melalui partisispasi global, IFRS meamng diharapkan menjadi standar akuntansi berbasis
teori dan prinsip yang memiliki kualitas tinggi. Penerapan standar akuntansi yang sama di
seluruh dunia juga akan mengurangi masalah-masalah terkait daya banding dalam
pelaporan keuangan. Yang paling diuntungkan sudah jelas, investor dan kreditor trans-
nasional serta badan-badan internasional.

21. Some individuals have indicated that the IASB must be cognizant of the economic
consequences of its pronauncements. What is meant by “economic consequences”? what
dangers exist if politics play too much of a role in the development of IFRS?
Jawaban:
Konsekuensi ekonomi adalah konsep yang menegaskan, meskipun implikasi dan teori
pasar sekuritas efisien, bahwa pilihan kebijakan akuntansi dapat mempengaruhi/memberi
dampak pada nilai perubahan.
Dampak politik yang timbul tentunya sangat banyak pada IFRS ini yang paling menonjol
adalah kondisi peraturan perundang-undangan yang belu tentu sinkron dengan IFRS
tersebut.

22. If you were given complete athority in the matter, how would you propose that IFRS
should be developed and enforced?
Jawaban:
Saya akan mengusulkan agar IFRS tetap dikembangkan dan ditegakkan karena IFRS
sudah jelas baik karena hampir seluruh negara-negara menggunakan IFRS dalam
akauntansi.

23. One writer recently noted that a high percentage of all companies prepare statements that
are in accordance with IFRS. Why then is there such concern about fraudulent financial
reporting?
Jawaban:
Kekhawatiran itu muncul karena mungkin bagi beberapa orang belum mengetahui pasti
IFRS, tapi jika seseorang tersebut jujur dalam melakukan pelaporan keuangan sesuai
dengan pedoman IFRS laporan keuangan tersebut bisa di jamin benar dan tidak perlu di
kawatirkan. Akan tetapi jika pelaporan tersebut di buat oleh orang yang tidak jujur maka
pasti akan merugikan pihak yang membutuhkan laporan tersebut karena suda di rekayasa,
jadi wajar jika seseorang khawatir terhadap laporan keuangan.

24. What is the “expections gap”? what is the proffesion doing to try to close this gap?
Jawaban:
Banyak yang akan mereka lakukan jika mendapatkan kesenjangan, dan cara menutup
kesalahan mereka misalnya dengan bantuan hukum, atau merahasiakan yang mereka
lakukan tersebut terhadap instansi yang terkait.

25. How are financial accountants challenged in their work to make ethical decisisons? Is
technical mastery of IFRS not sufficient to the practice of financial accounting?
Jawaban:
Seorang akuntan akan bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan mereka secara
mereka yang menentukan fakta-fakta bagi mereka yang sangat penting.
Untuk penguasaan tehnik IFRS cukup untuk praktek akuntansi keuangan karena sudah
banyak bukti di negara-negara lain yang menggunakan tehnik IFRS dalam praktek
akuntansi.