Anda di halaman 1dari 2

TUGAS RUMAH

MANAJEMEN KEUANGAN
DIKUMPUL SAAT KULIAH TERAKHIR

SOAL SATU
PT. RUMINGKANG merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengadaan alat-alat
kesehatan. Pada tahun ini perusahaan bekerja dengan modal sendiri sebesar Rp 300.000.000,- yang
terdiri dari 60.000 lembar saham dan hutang Rp 100.000.000,- dengan bunga 14% setahun. Pada
tahun ini perusahaan mampu membukukan keuntungan operasi (EBIT) sebesar Rp 60.000.000,-.
Pada tahun yang akan dating, perusahaan akan melebarkan sayapnya hingga keluar wilayah
pemasaran terdahulu. Untuk itu perusahaan akan menambah permodalannya sebesar Rp 300.000.000,-
. Pimpinan optimis bahwa dengan perluasan ini akan bisa meningkatkan EBIT hingga mencapai Rp
135.000.000,- Tingkat pajak 30%
Pimpinan sedang mempertimbangkan alternatif pemenuhan dana sebesar Rp 300 juta tersebut.
Ada dua laternatif yang bisa diambil oleh perusahaan yakni:
 Menambah modal saham sebesar 60.000 lembar
 Menambah hutang dengan bunga 15%
Bantulah perusahaan dalam memilih alternatif tersebut, beserta pembuktiannya, gunakan:
a. Pendekatan ROA
b. Pendekatan Indifferent Point

SOAL DUA
PT. BERINGIN ASRI merupakan perusahaan manufaktur yang masih tradisional, sehingga dana
yang dimiliki berasal dari modal sendiri sebesar Rp 500.000.000,- yang terdiri dari 250.000 lembar.
Pada tahun 2019 ini perusahaan hanya mampu membukukan keuntungan operasi (EBIT) sebesar Rp
80.000.000,-.
Pada tahun 2020 perusahaan akan memperbesar kapasitasnya dalam rangka mengembangkan
usahanya. Untuk itu perusahaan akan menambah permodalannya sebesar Rp 250.000.000,-. Pimpinan
optimis bahwa dengan perluasan ini akan bisa meningkatkan EBIT hingga mencapai Rp
135.000.000,- Tingkat pajak 20%
Pimpinan sedang mempertimbangkan alternatif pemenuhan dana sebesar Rp 250 juta tersebut.
Ada dua laternatif yang bisa diambil oleh perusahaan yakni:
a. Menambah modal saham sebesar 125.000 lembar
b. Menambah hutang dengan bunga 16%
Pilih modal sendiri atau modal asing (Gunakan pendekatan Rentabilitas dan Indifferent Point, dan
buktikan masing-masing)

SOAL TIGA
Perusahaan BURGUNDI sebelum tahun bekerja dengan sistem konvensional yakni penjualan
selalu dilakukan secara tunai. Setelah diadakan regenerasi dan dikelola oleh para manajer muda ada
semangat untuk merubah cara penjualannya, yakni dari penjualan secara tunai menjadi penjualan
secara kredit. Untuk itu pimpinan perusahaan menugaskan kepada tim yang terdiri dari manajer
keuangan dan manajer pemasaran untuk merancang kebijakan penjualan agar terjadi peningkatan
yang signifikan dan lebih menguntungkan.
Setelah dikaji, tim mengusulkan untuk merubah kebijakan penjualannya menjadi penjualan
secara kredit dengan jangka waktu pengembalian 45 hari. Proyeksi penjualan setelah dilakukan secara
kredit adalah sebesar 75.000 unit, sementara jika penjualan secara tunai perusahaan hanya mampu
menjual sebesar 60%nya saja. Profit margin yang diperoleh oleh perusahaan cukup besar yakni 15%
dan harga jual per unit Rp 40.000,-. Jika perusahaan menjual secara kredit, diperlukan dana untuk
investasi yang bisa dipinjam dari bank dengan bunga 17% per tahun.
Tim juga mengkaji kemungkinan memberikan diskon kepada pembeli yang membayar lebih
awal. Syarat pemayarannya adalah 2/10 – n/45. Dari hasil kajiannya dengan diskon yang diberikan
kemungkinan pembayarannya adalah 60% memanfaatkan masa diskon dan 40% membayar pada jatuh
temponya.
Pertanyaan:
a. Apakah kebijakan penjualan dari tunai ke penjualan kredit dapat dibenarkan?
b. Sebaiknya penjualan kreditnya dengan diskon atau tidak?

SOAL EMPAT
PT. BRATAYUDHA pada saat ini mempunyai eqtuity yang terdiri dari modal saham, agio saham dan
laba ditahan sebagai berikut:
Modal saham (1.000.000 lembar) Rp 6.000.000.000
Agio Saham Rp 1.500.000.000
Laba Ditahan Rp 6.500.000.000
Dalam RUPS diputuskan untuk memberikan dividen dalam bentuk saham (stock dividend)
sebesar 25% atau 250.000 lembar saham. Harga saham di pasar saat ini sebesar Rp 8.000,- per
lembar.
Bagaimana struktur equity setelah dilakukan stock dividen (sertakan perhitungannya)

SOAL LIMA
Perusahaan RETNO DUMILAH akan menyusun laporan keuangan proforma yang mengacu
pada ratio-ratio keuangan industri sebagai berikut:
Asset turnover 1,5 x
Total Debt to Equity 75%
Quick Ratio 1,25
Gross Profit Margin 35%
Average Collection Period 30 hari
Profit Margin 15%
Inventory turnover 9x
Manajemen perusahaan sepakat untuk menetapkan besarnya modal sendiri yang
dipertahankan yakni sebesar Rp 1.200.000.000,-. Informasi lain adalah hutang terdiri dari hutang
lancar 40% sisanya hutang jangka panjang dengan bunga 18%, pajak 20%.
Diminta:
Bantulah perusahaan RETNO DUMILAH dalam menyusun laporan keuangan proformanya (Neraca
dan Laporan Rugi-Laba). Asumsi 1 tahun = 360 hari