Anda di halaman 1dari 7

OKSIGEN

Oksigen merupakan gas yang tak berwarna dan tak berbau pada suhu dan
tekanan biasa serta unsuR yang diperlukan tubuh untuk respirasi.

Kegunaan gas oksigen secara komersil:


1. Untuk proses pembakaran.
2. Untuk pengolahan baja dari besi tuang.
3. Bersama gas karbit digunakan untuk pengelasan logam.
4. Untuk aerasi pada proses pengolahan limba.
5. Untuk pembuatan gas ozon.
6. Oksigen cair bersama-sama dengan hidrogen cair digunakan sebagai bahan-
bahan roket.
7. Pengisi tabung pernapasan untuk penyelam dan astronot.
8. Di rumah sakit, untuk membantu pasien yang kekurangan oksigen.
9. Nyala api dari campuran gas oksigen dan gas asetilen (C6H2) akan
menimbulkan temperatur yang sangat tinggi, dapat digunakan untuk
memotong dan mengelas logam. Pada saat memotong logam digunakan lebih
banyak oksigen, sedangkan pada saat mengelas digunakan gas asetilen lebih
banyak.
10. Oksigen cair (Liquid oksigen atau LOX) berwarna biru muda dan digunakan
sebagai bahan bakar pesawat ruang angkasa.

Pembuatan oksigen
Oksigen dapat dibuat dalam skala kecil di laboratorium dan dapat juga dibuat
dalam skala besar di industri.

Di laboratorium
· Pemanasan garam Kalium klorat dengan katalisator MnO2
2KClO3 (S) MnO2 2 KCl (S) + 3O2 (g)
· Pemanasan Barium peroksida
2 BaO2 (S) → 2 BaO (S) + O2 (g)
· Pemanasan garam Nitrat
2 Cu (NO3)2 (S) → 2 CuO (S) + 4 NO2 (g) + O2 (g)
2 KNO3 (S) → 2 NO2 (S) + O2 (g)

Secara teknik dalam industri


· Elektrolisi air dengan bantuan elektrolit , menghasilkan hidrogen di katode
dan oksigen di anode.
2H2O (l) elektrolisis 2 H2 (g) + O2 (g)
· Distilasi bertingkat udara cair

OZON
Bentuk lain dari unsur oksigen. Ozon tidak berwarna tetapi berbau sangat
tajam. Gas ini terbantuk dalam udara di atmosfer, karena pengaruh sinar
ultraviolet matahari atau petir.
3 O2 (g) UV 2 O3 (g) ΔH0 = +285 KJ/mol

AIR
Air adalah senyawa oksigen yang paling penting.
Hidrogen Peroksida
Walaupun tidak sepenting air, hydrogen peroksida juga mempunyai fungsi
penting dalam berbagai reaksi oksidasi dan reduksi.

H2O2 + 2 I- + 2 H+ → 2 H2O + I2
Dalam reaksi diatas H2O2 bereaksi sebagai bahan pengoksidasi ( mereduksi
H2O )

5 H2O2 + 2 MnO4- + 6H+ → 2 Mn 2+ + 8 H2O + 5 O2


Dalam reaksi diatas H2O2 memegang peranan sebagai bahan pereduksi
( dioksidasi menjadi O2 ).

Pembuatan H2O2
Pembuatan di laboratorium dalam jumlah kecil dilakukan dengan penambahan
Barium peroksida kepada larutan asam sulfay encer dan dingin.

BaO2 (P) + H2SO4 (aq) → BaSO4 (P) + H2O (aq)

H2O2 murni merupakan cairan biru pucat dengan titik beku - 0,46 0C.
Cairannya lebih kental daripada air ( 1,47 g/cm3 ). Penguraian eksoterm
( perpindahan elektron dari sistem ke lingkungan).

Digunakan dalam bidang industri, pemutih, sebagai antiseptik ringan.

BELERANG

Belerang adalah zat padat pada temperatur kamar, melekat pada temperatur
1190C berwarna kuning dan rapuh. Belerang mempunyai 2 bentuk yaitu
belerang rombik dan belerang monoklin. Belerang rombik stabil dibawah suhu
95,5 0C. Diatas suhu tsb, belerang belerang rombik berubah menjadi monoklin.
Belerang rombik memiliki rumus S8.

Penambangan Belerang
Belerang yang terdapat dalam batuan dapat diperoleh melalui proses Frasch.

Penggunaan Belerang
1. Untuk membuat asam sulfat
2. Untuk membuat gas SO2 yang biasa dipakai untuk mencuci bahan yang
terbuat dari wool dan sutera.
3. Pada industri ban , belerang untuk vulkanisasi karet yang berkaitan agar ban
bertambah ketegangannya serta kekuatannya.
4. Belerang juga digunakan pada industri obat-obatan, bahan peledak, dan
industri korek api yang menggunakan Sb2S3

Bentuk fisik belerang yang dapat diamati :

· Belerang Rombik ( Sα ) :yang mempunyai 16 cincin S8 dalam 1 init sel dan


berubah pada 98,5 derajat Celcius menjadi
· Belerang Monoklinik ( Sβ ) :yang dibayangkan mempunyai 6 cincin S dalam
unit selnya. Mencair pada 119 derajat Celcius menghasilkan
· Belerang Cair ( Sλ ) :yang terdiri dari molekul –molekul S8. Suatu cairan
kuning, tembus sinar dan bergerak. Tetapi pada 160 derajat Celcius , cincin S8
terbuka dan bergabung membentuk molekul rantai spiral yang panjang , dan
menghasilkan
· Belerang cair ( Sµ ) :yang gelap warnanya, sangat kental. Cairan ini mendidih
pada 445 derajat Celcius dan menghasilkan
· Uap belerang ( S8 ) :yang terurai menjadi spesies yang semakin kecil dengan
meningkatnya suhu.
· Belerang plastik :terbentuk bila cairan Sµ dituangkan ke dalam air dingin.
Terdiri dari molekul seperti rantai dan mempunyai kualitas seperti karet ketika
mula-mula terbentuk . Tapi, selanjutnya menjadi gampang rusak dan mungkin
berubah menjadi belerang Rombik.

Ada 2 macam proses untuk membuat Asam Sulfat :

· Pembuatan H2SO4 dengan proses timbal


Proses tersebut menggunakan ruang reaktor yang dindingnya dilapisi timbal
( Pb ) oleh sebab itu dinamakan proses kamar timbal / bilik timbal.

Reaksi yang terjadi:


2S + 2 O2 → 2 SO2
2 SO2 + 2 NO2 → 2 SO3 + 2 NO
Gas NO dialirkan ke suatu tempat reaksi ( reactor ) dan dioksidasi kembali
menjadi NO2
2 NO + O2 → 2NO2
Gas SO3 di kamar timbal direaksikan dengan air yang disemprotkan
SO3 + H2O → H2SO4
Kepekatan H2SO4 yang dihasilkan kira-kira 62,5 % dan dipekatkan lagi hingga
77,6 %

· Pembuatan H2SO4 dengan proses kontak


Pada tahun 1831 seorang ahli kimia berkebangsaan Inggris,Philips telah
berhasil mensintesis belerang menjadi H2SO4 sebagai katalis digunakan V2O5
Reaksi yang terjadi :
S + O2 → SO2
2 SO2 + O2 → 2SO3 ΔH = - 98,3 Kj
SO3 dilarutkan dalam H2SO4 pekat (90 – 99 ) %
SO3 + H2SO4 → H2S2O7 (asam pirosulfat )
H2S2O7 diencerkan dengan air akan diperoleh H2SO4 ( 90 – 99 ) %
H2S2O7 + H2O → 2H2SO4
Asam Sulfat yang dihasilkan dari proses tersebut , mempunyai massa jenis 1,84
dan bersifat higroskopis. Apabila H2SO4 pekat dicampur dengan air , akan
bersifat eksoterm dan berbahaya. H2SO4 25 % banyak dijual di pasaran
dengan nama accu zuur untuk mengisi aki.

SELENIUM

· Selenium yang dipanaskan keatas titik didih lelehnya dan didinginkan kembali
, akan berbentuk massa mirip kaca berwarna merah sebagai campuran
beberapa bentuk alotropi.

· Bentuk amorf merah diperoleh dari reaksi belerang dioksida dengan larutan
asam selenit.

· Massa mirip kaca bila dipanasi diatas 150 derajat Celcius akan berubah bentuk
jadi heksagonal abu-abu yakni bentuk stabil pada temperature kamar. Bentuk
ini mempunyai sifat logam yaitu menghantar listrik bila disinari.

· Selenium digunakan dalam pembuatan kaca (penghilang rona hijau dan ion
fero:pemerah ) , pembuatan email merah pada keramik dan baja dalam
vulkanisasi karet ( meningkatkan ketahanan amplas).

· Dapat ditemukan dalam bijih sulfida, terutama dari tembaga, perak,


timbal,dan besi.

TELLERIUM

· Telerium hanya mempunyai 2 bentuk alotropi yaitu bentuk kristalin abu-abu


stabil dengan struktur rombohedral heksagonal dan bentuk amorf hitam yang
diperoleh dari reduksi H2TeO4 oleh belerang dioksida.
· Bila dipanasi di udara, terbakar dengan nyala kehijauan membentuk TeO2
· Tak larut dalam asam klorida namun larut dalam asam nitrat dan aqua regia
sehingga membentuk asam telurat serta larut pada Natrium Hidroksida.
· Tellurium terdapat dalam alam terutama sebagai telurida dalam bijih emas,
perak, tembaga, timbal,dan nikel.
· Tellerium diperoleh dengan memanaskan TeO2 bersama karbon.
POLONIUM

· Dalam alam dijumpai hanya sebagai hasil pelurtuhan torium dan uranium.
· Polonium lebih bersifat logam, sehingga unsur ini lebih mirip timbal daripada
tellurium.
· Digunakan dalam percobaan nuklir dengan elemen seperti Berilium yang
melepas neutron saat ditembak partikel alpha.
· Dalam percetakan dan alat fotografi, polonium digunakan dalam alat yang
mengionisasi udara untuk menghilangkan kumpulan arus elektrostatis
· Radioaktifitas yang besar dari unsur ini menyebabkan radiasi yang berbahaya
bahkan pada sekumpulan kecil unsur polonium.

Beri Rating:

Sebarkan:



Oksigen
Ditulis oleh Soetrisno pada 26-01-2008

Sejarah

Selama beberapa abad, para ahli kadang-kadang menyadari bahwa udara terdiri lebih dari
satu komponen. Sifat oksigen dan nitrogen sebagai komponen udara mengarah pada
pengembangan teori flogiston pada proses pembakaran, yang sering terpikir oleh para ahli
kimia selama satu abad. Oksigen telah dibuat oleh beberapa ahli, termasuk Bayen dan Borch,
tetapi mereka tidak tahu cara mengumpulkannya. Mereka juga tidak mempelajari sifat-
sifatnya dan tidak mengenali  oksigen sebagai unsur dasar.

Seorang ahli bernama Priestley dipuji karena penemuannya, meski Scheele juga menemukan
oksigen secara bebas.

Dulu, bobot atom oksigen  digunakan sebagai standar pembanding untuk unsur yang lain,
hingga pada tahun 1961, ketika IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry)
menggunakan atom karbon 12 sebagai standar pembanding yang baru.

Sumber
Oksigen adalah unsur ketiga terbanyak yang ditemukan berlimpah di matahari, dan
memainkan peranan dalam siklus karbon-nitrogen, yahkni proses yang diduga menjadi
sumber energi di matahari dan bintang-bintang. Oksigen dalam kondisi tereksitasi
memberikan warna merah terang dan kuning-hijau pada Aurora Borealis.

Oksigen merupakan unsur gas, menyusun 21% volume atmosfer dan diperoleh dengan
pencairan dan penyulingan bertingkat. Atmosfer Mars mengandung oksigen sekitar 0.15%.
dalam bentuk unsur dan senyawa, oksigen mencapai kandungan 49.2% berat pada lapisan
kerak bumi. Sekitar dua pertiga tubuh manusia dan sembilan persepuluh air adalah oksigen.

Di laboratorium, oksigen bisa dibuat dengan elektrolisis air atau dengan memanaskan KClO3
dengan MnO2 sebagai katalis.

Sifat-sifat

Oksigen tidak berbau, tidak berasa dan tidak berwarna. Dalam bentuk cair dan padat, oksigen
berwarna biru pucat dan merupakan paramagnetik yang kuat.

Bentuk lain

Ozon (O3). Merupakan senyawa yang sangat aktif, dihasilkan dari pelepasan muatan elektris
(kilat) atau penyinaran sinar Ultraviolet  terhadap oksigen.

Keberadaan ozon di atmosfer (dengan jumlah yang sebanding dengan ketebalan lapisan 3 mm
dengan kondisi tekanan dan suhu yang luar biasa) mencegah sinar Ultraviolet yang berbahaya
dari matahari sebelum mencapai permukaan. Pencemaran udara di atmosfer dapat merusak
lapisan ozon ini. Ozon bersifat racun dan tidak boleh terpapar dengan ozon melebihi kadar
0.2 mg/m# (8 jam kerja rata-rata-40 jam per minggu). Ozon yang masih pekat memiliki
warna hitam kebiru-biruan dan ozon padat berwarna hitam ungu.

Senyawa

Oksigen, yang sangat reaktif, adalah komponen ratusan ribu senyawa organik dan dapat
bergabung dengan kebanyakan unsur.

Kegunaan

Tanaman dan hewan sangat tergantung pada oksigen untuk bernafas. Rumah sakit sering
menulis resep oksigen untuk pasien dengan penyakit pernafasan ringan.

Isotop

Oksigen memiliki 9 isotop. Oksigen alami adalah campuran dari 3 isotop

Oksigen berbobot aatom 18 yang terdapat di alam bersifat stabil dan tersedia untuk keperluan
komersial, seperti dalam air (H2O dengan  kandungan isotop 18 sebanyak 15%). Konsumsi
oksigen komersial di Amerika Serikat diperkirakan mencapai 20 juta ton  per tahun dan
diperkirakan akan terus meningkat.
Penggunaan oksigen pada tungku peleburan baja merupakan penggunaan tertinggi. Jumlah
yang banyak juga diperlukan pada proses pembuatan gas ammonia, metanol, etilen oksida
dan pengelasan oksi-asetilen.

Pemisahan udara (destilasi) menghasilkan gas dengan kemurnian 99%, sedangkan elektrolisis
hanya 1%