Anda di halaman 1dari 17

Pengertian, Komponen dan Prinsip Penyusunan RPP

A. Pengertian RPP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan
pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar
Isi dan dijabarkan dalam silabus. Lingkup Rencana Pelaksanaan Pembelajaran paling luas mencakup 1
(satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) indikator atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali
pertemuan atau lebih. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sekurang-kurangnya memuat tujuan
pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar.

Berdasarkan PP 19 Tahun 2005 Pasal 20 dinyatakan bahwa: ”Perencanaan proses pembelajaran meliputi
silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran,
materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar”.

Sesuai dengan Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses dijelaskan bahwa RPP
dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD.
Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar
pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta
didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan
kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

B. Komponen RPP

RPP disusun untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih. Guru
merancang penggalan RPP untuk setiap pertemuan yang disesuaikan dengan penjadwalan di satuan
pendidikan.

Komponen RPP adalah:

1. Identitas mata pelajaran, meliputi:


a. Satuan pendidikan,

b. Mata Pelajaran

c. Kelas,

d. Semester,

e. Jumlah pertemuan.

f. Alokasi waktu

2. Standar kompetensi merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan
penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap kelas dan/atau
semester pada suatu mata pelajaran.

3. Kompetensi dasar,adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam mata
pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indikator kompetensi dalam suatu pelajaran.

4. Indikator pencapaian kompetensi, adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk
menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran.
Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat
diamati dan diukur, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan.

5. Tujuan pembelajaran,

menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan
kompetensi dasar.
6. Materi ajar,

memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai
dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi.

7. Sumber belajar

Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta materi ajar,
kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.

8. Alokasi waktu,

ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar.

9. Model/pendekatan/metode pembelajaran,

digunakan oleh guru untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik
mencapai kompetensi dasar atau seperangkat indikator yang telah ditetapkan. Pemilihan
model/pendekatan/metode pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik, serta
karakteristik dari setiap indikator dan kompetensi yang hendak dicapai pada setiap mata pelajaran.

10. Kegiatan pembelajaran :

a. Pendahuluan
Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditujukan untuk
membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam
proses pembelajaran.

b. Inti

Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. Kegiatan pembelajaran dilakukan
secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi
aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan
bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara
sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.

c. Penutup

Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat
dilakukan dalam bentuk rangkuman atau simpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindaklanjut.

11. Penilaian hasil belajar

Prosedur dan instrumen penilaian proses dan hasil belajar disesuaikan dengan indikator pencapaian
kompetensi dan mengacu kepada Standar Penilaian.

C. Prinsip-Prinsip Penyusunan RPP

Ada beberapa prinsip penyusunan RPP yang perlu diperhatikan dalam proses penyusunan/perancangan
RPP, diantaranya:

1. Memperhatikan perbedaan individu peserta didik


RPP disusun dengan memperhatikan perbedaan jenis kelamin, kemampuan awal, tingkat intelektual,
minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus,
kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.

2. Mendorong partisipasi aktif peserta didik

Proses pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik untuk mendorong motivasi, minat,
kreativitas, inisiatif, inspirasi, kemandirian, dan semangat belajar.

3. Mengembangkan budaya membaca dan menulis Proses pembelajaran dirancang untuk


mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai
bentuk tulisan.

4. Memberikan umpan balik dan tindak lanjut

RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.

5. Keterkaitan dan keterpaduan

RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara SK, KD, materi pembelajaran,
kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu
keutuhan pengalaman belajar. RPP disusun dengan mengakomodasikan pembelajaran tematik,
keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.

6. Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi

RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara
terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.
Pembelajaran

RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) merupakan pegangan seorang guru dalam menajar di dalam
kelas. RPP dibuat oleh seorang guru untuk membantu dalam mengajar supaya selesai dengan
Kompetensi Dasar Standar Kompetensi pada hari itu.

Hakikat RPP Menurut Ahli

Menurut Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses, Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP) merupakan suatu rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu
pertemuan ataupun lebih. RPP brekembang dari silabus untuk lebih mengarahkan kegiatan
pembelajaran sperta didik untuk mencapai Kompetensi Dasar.

Dan selanjutnya menurut Permandikbud 81A Tahun 2013 lampiran IV tentang Implementasi Kurikulum
Pedoman Umum Pembelajaran, yang pertama dalam pembelajaran menurut standar proses merupakan
perencanaan pembelajaran yang diwujudkan dengan kegiatan dalam penyusunan suatu Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran. RPP merupakan sebuah rencana pembelajaran yang dikembangkan dengan
rinci dari materi pokok atau tema tertentu mengacu pada silabus.

Meurut Panduan Teknis Penyusunan RPP di Sekolahan Dasar, RPP merupakan sebuah rencana kegiatan
pembelajaran tatap muka untuk satu pertemua atau lebih. RPP dikembangkan dengan rinci dari materi
pokok ataupun tema tertentu yang mengacu pada silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran
siswa dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD).

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Setiap pendidik pada suatu pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar
pembelajaran berlangsung secara interaktif,memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif, serta
memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat,
dan perkembangan fisik serta psikologis siswa. RPP disusun berdasarkan KD atau subtema dan
dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih.

Setiap pedidik pada pendidikan berkewajiban menyusun RPP dengan lengkap dan sistematis agar
pembelajaran berlangsung secara interaktif, efisien, menyenangkan, menantang, inspiratif, motivasi
siswa untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup untuk prakarsa, kreativitas, serta
kemandirian yang sesuai bakat, minat, serta perkembangan fisik serta psikologis siswa.

Pengembangan RPP dapat dilakukan oleh guru secara individu maupun berkelompok dalam Kelompok
Kerja Guru (KKG) di gugus sekolah, di bawah koordinasi dan supervisi oleh pengawas atau dinas
pendidikan. Kurikulum 2013 untuk Sekolah Dasar merupakan pendekatan pembelajaran Tematik
Terpadu dari kelas I sampai kelas VI.

Prinsip-pirinsip Pengembangan RPP

Pengembangan RPP mengikuti prinsip-prinsip berikut:

RPP adalah arti dari ide kurikulum bedasarkan siklus yang dikembangkan pada tingkat nasional ke dalam
rencangan proses pembelajaran untuk direalisasikan dalam pembelajaran.

RPP berkembang sesuai dengan yang telah dinyatakan oleh silabus konsidi pada pendidikan baik
kemampuan awal persertaa didik, motivasi belajar,potensi, minat, bakat, gaya belajar, serta
kemampuan emosi.

RPP harus mendorong dan berpartisipaso secara aktif dalam peserta didik.

RPP sesuai dengan tujuan Kurikulum 2013 agar dapat menghasilkan peserta didik yang tak berhenti
belajar dan mandiri.

RPP harus dapat mengembangkan budaya baca dan menulis terhadap peserta didik.

Kegiatan belajar dalam RPP dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman
beragam bacaan, serta berekspresi dalam bentuk tulisan.

RPP memiliki ranacangan program pemberian umpan balik positif, remedi, penguatan, umpan balik,
serta pengayaan.

RPP dibuat dengan memperhatikan keterpaduan dan keterkaitan antara KD dan KI, materi pembelajaran,
penilaian, sumber belajar, serta kegiatan belajar dalam keutuhan pengalaman belajar.

RPP dibuat dengan pertimbangan pernerapan teknologi komunikasi dan informasi dengan terintegarasi,
sistematis, serta efektif sesuai dengan kondisi dan situasi.

Komponen dan sistematika RPP

Menurut Permendikbud Nomor 81 A Tahun 2013 Lampiran IV tentang Implemenatasi Kurikulum


Pedoman Pembelajaran, RPP paling sedikit memuat:
Tujuan pembelajaranMateri pembelajaran

Metode pembelajaran

Sumber belajar

Penilaian

Langkah-langkah mengembangkan RPP

Pengembangan RPP disusun dengan mengakomondasikan pembelajaran tematik atau RPP tematik. RPP
tematik meripakan suatu rencana pembelajaran tematik terpadu yang telah dikembangkan dengan
terinci dari subuah tema. Langkah-langkah pengembangan RPP tematik yaitu:

Mengkaji silabus tematik

Mengidentifikasi materi pembelajaran

Menentukan tujuan

Mengembangkan kegiatan Pembelajaran

Penjabaran jenis penilaian

Menentukan alokasi waktu

Menentukan sumber belajar.

Demikian Penjelasan Diatas Tentang Pengertian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Menurut Ahli
Beserta Prinsipnya Semoga Bermanfaat Untuk Semua Pembaca GuruPendidikan.Com 😀

Sudut Baca

Menu
HOMESAINS DAN TEKNOLOGI KESEHATANRUANG PENDIDIKAN SERBA-SERBI

HomeKurikulum 2013Model Pengembangan RPP Tahun 2017 Kurikulum 2013 SMA

MODEL PENGEMBANGAN RPP TAHUN 2017 KURIKULUM 2013 SMA admin 20/06/2017 Kurikulum 2013,
Ruang Pendidikan, Silabus dan RPP Tidak ada Komentar

Model Pengembangan RPP Tahun 2017 Kurikulum 2013 SMA – Dalam Peraturan Menteri Pendidikan
dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses disebutkan bahwa Standar Proses
merupakan kriteria mengenai pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan untuk mencapai
standar kompetensi lulusan. Pembelajaran yang baik apabila penerapannya dilaksanakan secara
interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif, serta
memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat,
dan perkembangan fisik serta psikologis siswa. Untuk itu setiap satuan pendidikan perlu melakukan
perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran serta penilaian proses pembelajaran
dengan strategi yang benar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas ketercapaian kompetensi
lulusan.

Selanjutnya, pelaksanaan pembelajaran dapat berjalan dengan baik apabila guru merencanakannya
dengan baik. Perencanaan pembelajaran ini dikenal dengan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran).
Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP. Apabila guru menyusun RPP lengkap
dan sistematis, maka pembelajaran dapat berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan,
menantang, efisien, memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup
bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta
psikologis siswa sebagaimana diharapkan pada Standar Proses. Oleh karena itu, setiap guru wajib
menyusun RPP lengkap dan sistematis.

KOMPONEN RPP

Dalam Permendikbud Nomor 103 tahun 2014 tentang Pembelajaran dinyatakan bahwa RPP merupakan
rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci mengacu pada silabus, buku teks pelajaran, dan
buku panduan guru. Adapun komponen RPP sesuai dengan Permendikbud tersebut paling sedikit
memuat:

Identitas sekolah, mata pelajaran, dan kelas/semester;

Alokasi waktu;

KI, KD, indikator pencapaian kompetensi;


Materi pembelajaran;

Kegiatan Pembelajaran (*);

Penilaian; dan

Media/alat, bahan, dan sumber belajar.

Selanjutnya, dalam Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses, bahwa komponen RPP
terdiri atas identitas sekolah, identitas mata pelajaran, kelas/semester, materi pokok, alokasi waktu,
tujuan pembelajaran, KD dan IPK, materi pembelajaran, metode, media, sumber belajar, langkah-
langkah pembelajaran (*) dan penilaian hasil pembelajaran. Kedua Permendikbud tersebut sama-sama
membahas komponen RPP. Berdasarkan dua Permendikbud tersebut RPP dapat dikembangkan
menggunakan tiga alternatif (1) mengacu pada komponen Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014, (2)
mengacu pada komponen Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016, dan (3) memadukan komponen dari
dua Permendikbud (saling melengkapi).

PRINSIP PENYUSUNAN RPP

Prinsip-prinsip penyusunan RPP sebagai berikut :

Perbedaan individual siswa antara lain kemampuan awal, tingkat intelektual, bakat, potensi, minat,
motivasi belajar, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar
belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan siswa.

Partisipasi aktif siswa.

Berpusat pada siswa untuk mendorong semangat belajar, motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi,
inovasi dan kemandirian.

Pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk mengembangkan kegemaran
membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.

Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik
positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.

Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran,
indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman
belajar.

Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar,
dan keragaman budaya.
Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan
situasi dan kondisi

LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN RPP

Langkah-langkah penyusunan RPP adalah sebagai berikut :

Mengkaji silabus (dengan adanya Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016, maka silabus dikembangkan
oleh guru mengacu pada komponen yang tercantum pada Permendikbud tersebut) (lihat Panduan
Pengembangan Silabus).

Melakukan analisis keterkaitan SKL, KI, KD dalam rangka merumuskan IPK, materi pembelajaran,
kegiatan pembelajaran, dan rencana penilaian sesuai dengan muatan KD. Untuk mata pelajaran Agama
dan PPKn merumuskan IPK dari pasangan KD pada KI-1, KD pada KI-2, KD pada KI 3, dan KD pada KI 4,
sedangkan mata pelajaran lain IPK dari pasangan KD pada KI 3 dan KD pada KI 4 (lihat Panduan Analisis
Keterkaitan SKL, KI, dan KD)

Menentukan alokasi waktu untuk setiap pertemuan. Penentuan ini berdasarkan hasil analisis waktu
yang dibutuhkan untuk pencapaian tiap IPK dan disesuaikan dengan karakteristik siswa di satuan
pendidikan.

Merumuskan tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran dirumuskan berdasarkan KD dengan


menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur yang mencakup sikap, pengetahuan,
dan keterampilan.

Menyusun materi pembelajaran. Materi pembelajaran dapat berasal dari buku teks pelajaran, buku
panduan guru, sumber belajar lain berupa muatan lokal, materi kekinian, atau konteks pembelajaran
dari lingkungan sekitar. Materi pembelajaran ini kemudian dikelompokkan menjadi materi untuk
pembelajaran reguler, pengayaan, dan remedial.

Menentukan Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran yang sesuai.

Menentukan media, alat, bahan yang digunakan dalam proses pembelajaran.

Memastikan sumber belajar yang dijadikan referensi yang akan digunakan dalam langkah penjabaran
proses pembelajaran.

Menjabarkan langkah-langkah pembelajaran ke dalam bentuk yang lebih operasional (mengutamakan


pembelajaran aktif/active leaning).

Mengembangkan penilaian proses dan hasil belajar meliputi lingkup, teknik, dan instrumen penilaian,
serta pedoman penskoran (lihat Panduan Penilaian).

ATERNATIF PENYAJIAN RPP


RPP yang memuat komponen sesuai dengan Permendikbud No. 103 tahun 2014

RPP yang memuat komponen sesuai dengan Permendikbud No. 22 Tahun 2016

Perpadauan Permendikbud No. 103 Thaun 2014 dan No. 22 Tahun 2016

Berikut ini adalah Contoh Penyajian RPP tahun 2017 Kurikulum 2013 SMA, silahkan Anda download
melalui link berikut ini :

Download Contoh Penyajian RPP tahun 2017 Kurikulum 2013 SMA

Untuk Naskah lengkap Model Pengembangan RPP Tahun 2017 Kurikulum 2013 SMA yang diterbitkan
oleh Direktorat Pembinaan SMA silahkan Anda download melalui link berikut ini :

Download Model Pengembangan RPP Tahun 2017

Baca Juga tulisan lainnya :

MODEL-MODEL PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013

Demikian uraian singkat tentang Model Pengembangan RPP Tahun 2017 Kurikulum 2013 SMA, semoga
bermanfaat.

BAGIKAN INI:

Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di
Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru)Klik
untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di
jendela yang baru)

Pin It

RELATED POSTS
INILAH LAGU INDONESIA RAYA 3 (TIGA) STANZA

admin 10/09/2017

MODUL PELATIHAN K13 SMA TAHUN 2018 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

admin 24/01/2018

RPP PJOK SMA KURIKULUM 2013 REVISI

admin 18/06/2018

MODEL-MODEL PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013

admin 17/06/2017

NO RESPONSES

ADD A COMMENT

Comment Text*

Name*

Email*

Website
POST COMMENT

Search the site

POPULAR POSTS

Cara Install Moodle di Debian 10 Menggunakan …

09/12/2019 13 Comments

Download Kumpulan Soal Ujian Nasional (UN) SMA …

04/09/2019 2 Comments

Download Kumpulan Soal Ujian Nasional (UN) SMP …

29/08/2019 1 Comment

Download Soal UN Bahasa Indonesia SMP 2018/2019

29/08/2019 3 Comments

Download Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun …

29/08/2019 1 Comment

Download Soal UN IPA SMP Tahun 2018/2019

29/08/2019 1 Comment
Download Soal UN Ekonomi SMA Tahun 2019

04/09/2019 1 Comment

Download Soal UN Fisika SMA Tahun 2019

03/09/2019 0 Comments

Download Soal UN Geografi SMA Tahun 2019

04/09/2019 0 Comments

RECENT POSTS

Download Buku Model Penilaian Karakter …

18/02/2020 0 Comments

Panduan Mengikuti Sensus Penduduk Online Tahun 2020 …

17/02/2020 0 Comments

Download Buku Panduan Penilaian Kinerja …

15/02/2020 0 Comments

Download Buku Panduan Penulisan Soal HOTS …

15/02/2020 0 Comments

Download Aplikasi Penilaian Kinerja Guru (PKG) Terbaru 2020 …

01/02/2020 0 Comments
Cara Install WordPress di Debian 10 Menggunakan Nginx MariadB PHP7.4-FPM …

04/01/2020 1 Comment

Cara Install Moodle di Debian 10 Menggunakan Nginx, Postgresql, PHP7.4-FPM …

01/01/2020 0 Comments

Cara Install Moodle di Debian 10 Menggunakan Nginx, MariadB, PHP7.4-FPM …

09/12/2019 13 Comments

Download POS Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2019/2020 …

27/11/2019 0 Comments

Download Soal UN Bahasa Indonesia SMA Tahun 2019 …

07/11/2019 0 Comments

KATEGORI

Android

Aplikasi Pembelajaran

Aplikasi Sekolah

Berita

Berita dan Informasi

Dapodik

Erapor SMA

Google Classroom
Guru

Ilmu Sosial

Kesehatan

Komputer dan Gadget

Kurikulum 2013

Linux

Lowongan Kerja dan CPNS

Model Pembelajaran

Moodle

Ruang Pendidikan

Sains

Sains dan Teknologi

Serba-serbi

Silabus dan RPP

SIM PKB

Teknologi

Tips dan Trik Android

UN dan USBN

Uncategorized

Wordpress

SUDUT BACA COPYRIGHT © 2020. THEME BY MYTHEMESHOP

CONTACT DISCLAIMER PRIVACY POLICY ABOUT