Anda di halaman 1dari 12

A.

TRANSISI GRAFIK I

Subyek sedang merasa tidak nyaman, gelisah. Hal ini bisa terjadi karena Subyek tidak tahu harus
bertindak bagaimana agar bisa berhasil di tempat kerjanya.

Bila D-I (internal person): Subyek sedang merasa tidak aman

Bila S-C (external person) : Subyek seakan berkata “saya tidak melihat prospek masa depan dari
pekerjaan / jabatan saat ini.”

Terjadi pada subyek yang menduduki jabatan baru atau memiliki pimpinan baru.

B.

TRANSISI GRAFIK II

Subyek benar-benar berada dibawah tekanan besar, hal ini bisa karena ada alasan pribadi

C.

TRANSISI GRAFIK III

Subyek dalam keadaan frustasi, merasa tidak mampu mengekspresikan dirinya , dan bisa dikarenakan
Subyek diberi tanggung jawab tetapi tidak diberi otoritas atau Subyek memiliki teralu banyak Bos, dan
atau Subyek berada di bawah seorang pemimpin otokrat.

D.

DOMINANT

Subyek cenderung tegas, keras, ambisi besar, ekspansi, bisa mengandalkan otot, punya keinginan untuk
berhasil, misal melihat tugas, kapan deadline?

Subyek cenderung senang mengatur, kurang sabar, mencari otoritas, takut dimanfaatkan, selalu ingin
berubah, bisa berubah tiba-tiba, banyak keinginan, ingin semua pekerjaan beres pasa satu saat, tidak
suka muter-muter-muter (cenderung praktis, singkat dan padat).

Agresif (antusias). Orangnya sangat hati-hati, penuh dengan perhatian, bila akan mengambil keputusan
harus berdasarkan pengumpulan data yang nyata. Subyek cenderung bisa marah baik secara aktif (secara
fisik, oral, dan vocal)atau pasif (cenderung ke diri sendiri, dipendam).

MENGHADAPI TIPE KUASA

Ciri Khas
Ingin menjadi nomor satu, berpikir logis & factual, ingin dipuji keberhasilannya, menyukai pilihan pribadi,
orientasi hasil, menyukai perubahan

Maka Sebaiknya

Memperlihatkan kepada mereka kesempatan baru dan bagaimana cara menang, memperlihatkan
pertimbangan akal & fakta yang ringkas, memuji mereka terhadap apa yang sudah mereka lakukan,
membiarkan mereka bertindak sendiri dalam batas-batasnya, membuat rutinitas bervariasi

INFLUENCING

Subyek senang melayani, senang menjadi pusat perhatian, Entertainer, menghibur, banyak bicara, emosi
cepat naik turun, senang sekali bertemu dengan teman-temannya, sulit bekerja sendiri, orientasinya
adalah orang.

Subyek cenderung emosional, ketakutannya adalah ditolak, berantakan mejanya, kurang bisa menyusun
secara rapih.

Subyek cenderung optimis, mampu bernegosiasi dengan baik, mudah terpengaruh, cenderung ingin
mendapatkan informasi yang detail, senang dipuji dan dipahami.

MENGHADAPI TIPE GAUL

Ciri Khas

Menyukai persetujuan dan penampilan, Mencari orang dan situasi yang antusias serta optimis, Ingin
dipuji dan diperhatikan serta diberi umpan balik mereka “kelihatan bagus’, Menyukai keterlibatan dan
kontak social, Berpikir secara emosional, Menyukai perubahan dan inovasi, Tidak menyukai konflik dan
debat, Perlu bantuan untuk bisa mengorganisir.

Maka Sebaiknya

Memperlihatkan bahwa Anda mengagumi dan menyukainya, Berperilaku optimis dan menyediakan
suasana bergairah serta menunjukkan sisi positif Anda, Memuji mereka secara pribadi dan tulus, sesering
mungkin menyebutkan keberhasilan dan kemajuan mereka, Berinteraksi dan berperan serta bersama
mereka, Mendukung perasaan mereka kalau keadaan memungkinkan, Membuat variasi rutinitas,
menghindari tuntutan pengulangan, Bertindak tidag agresif dan menghindari pertengkaran langsung
dalam persoalan pribadi, Melakukan apa saja bersama-sama, Menjaga langkah yang tetap cepat dan
hidup

STEADY

Subyek cenderung tenang, menyukai kumpul-kumpul (reuni), suka kestabilan (senang sutu yang tetap),
tidak mau konflik, merenung, Subyek mempunyai kepercayaan kepada o.l sangat tinggi Subyek
cenderung posesif, kurang bisa berubah dan mempertahankan.
Subyek cenderung loyal, lebih memperhatikan yang mendasar. Ketakutannya adalah kehilangan rasa
aman pada dirinya (bila lingkungannya penuh konflik, maka dengan sendirinya Subyek menjadi tidak
produktif dan berakibat bisa memutuskan untuk keluar).

Untuk bisa berkomunikasi dengan tipe ini, jangan teralu agresif, sabar.

MENGHADAPI TIPE HARMONI

Ciri Khas

Menyukai stabilitas dan menghindari resiko atau perubahan, Berpikir logis, faktual dan dokumentasi,
Menyukai keterlibatan pribadi, Menginginkan umpan balik tulus, Menyukai kerjasama Tim, Tidak
menyukai konflik dan debat, mencari ketenangan dan kedamaian, Memperhatikan orang lain.

Maka Sebaiknya

Menunjukkan bagaimana gagasan Anda meminimalkan resiko, memberi keyakinan pribadi,


Memperlihatkan pertimbangan akal sehat, memberi data dan bukti, Memperlihatkan perhatian Anda
kepada mereka sebagai manusia, Mengakui sikap mereka yang mudah diajak bergaul dan upaya mereka
yang memberikan bantuan, Memfasilitasi kelompok yang mau berkerjasama, Bertindak tidak agresif,
berfokus pada kepentingan bersama atau dukungan yang diperlukan, suasana santai dan ramah,
Membiarkan mereka memberikan pelayanan atau dukungan kepada orang lain

COMPLIANT

Subyek cenderung menekankan pada akurasi dan aturan yang diatur, perfectionist, sensitive,
ketakutannya adalah kritik, akurat. Membutuhkan banyak penjelasan dan menanyakan banyak
pertanyaan, hati-hati, teliti, pasif, tidak mau banyak hal Karena takut salah

Bila C tinggi : Subyek mau mengikuti aturan

Bila C rendah : Subyek cenderung menyukai kebebasan

MENGHADAPI TIPE PEMIKIR

Ciri Khas

Tidak menyukai pendekatan agresif, Suka memikirkan, berpikir logis, mencari data, Menghindari
pertikaian, Lebih suka melakukan sendiri banyak hal, Perlu mengetahui prosesnya, hati-hati,
Menginginkan orang lain melihat ketepatan dan kebenaran mereka, Lebih berat ke pengendalian mutu,

Maka Sebaiknya

Mendekati mereka dengan cara yang tidak langsung dan tidak mengancam, Memberi tahu mereka
“mengapa” dan “bagaimana”, memperlihatkan pertimbangan akal sehat, memberi data tertulis, Secara
taktis meminta penjelasan dan bantuan yang mungkin Anda perlukan, Membiarkan mereka memeriksa
kemajuan dan unjuk kerja orang lain ketika mereka mendelegasikan, Memberi penjelasan dan alasan
yang masuk akal, memberi kesempatan berpkir, bertanya, dan memeriksa sebelum ambil keputusan,
Memuji tentang ketepatan dan kecermatan mereka, memberi waktu menemukan jawaban terbaik atau
“benar”, dalam batas yang ada, Membiarkan mereka menaksir dan terlibat dalam proses kalau mungkin

E.

POLA PERILAKU KHUSUS – PROCRASTINATION

C & D sejajar, dibawah nol

Subyek cenderung suka menunda pekerjaan, pasif, patuh pada aturan, lebih banyak berpikir hal logis tapi
tidak dapat mengambil keputusan, cenderung kompromi.

F.

POLA PERILAKU KHUSUS - PERFECTIONIST PENUH KERAGUAN

D & C sejara, di atas nol – profile ini cocok : pembuat iklan

Subyek sedang dalam kebimbangan antara kemampuan dan perfeksionismenya (ingin melakukan
sesuatu tapi sekaligus ingin sempurna, yang berdampak pada kebimbangan), sulit diatur, kurang bisa
berperasaan dengan o.l, tapi kreatif dalam memecahkan masalah, subyek cenderung cuek, kurang
memiliki rasa empati, cenderung kurang mau bersosialisasi.

Bila I & S rendah, maka subyek menjadi pribadi yang sulit (diam, kurang empati) namun sangat kreatif
memecahkan masalah

G.

DISC DI ATAS GARIS – OVER PROMOTED

Subyek sedang bingung, mencoba melakukan hal positif. Subyek seperti teralu mempromosikan dirinya,
mencoba menjawab semua tuntutan, mencoba tampil mampu dan serba positif dalam semua aspek,
seolah-olah menjadi segala-galanya untuk semua orang. Bisa saja subyek sedang mengalami overloaded
dalam pekerjaan yang diberikan kepadanya.

Bila di grafik I indikasi inscicure feeling

Bila di grafik II indikasi lagi bingung

Bila di Grafik III, perlu interview

H.

DISC DI BAWAH GARIS – FEELING DOWN


Subyek sedang feeling down, kecewa

Bila di grafik III, sangat serius, subyek tidak dapat diajak bicara, sudah menjadi individu yang sulit.

Biasannya terjadi bila dipromosikan untuk tugas-tugas tertentu dan Ybs setelah menjalani merasa
kurang mampu memenuhi tanggung jawab tsb. Atau bisa juga terjadi terhadap individu yang diturunkan
jabatannya

I.

POLA KHUSUS : PERGERAKAN SC

FLICK DOWN C - C lebih rendah daripada S (berada di bawah garis normal)

Subyek cenderung berperilaku independen, ingin tampil beda tanpa kompromi, keras kepala, suka
menantang atau sulit diatur sehingga sulit dipengaruhi. Lebih sulit diatur dibanding FLICK UP C.

J.

POLA KHUSUS : PERGERAKAN SC

FLICK UP C – C lebih tinggi atau sejajar dengan S 9berada di bawah garis normal)

Subyek cenderung mempunyai keinginan yang kuat dan tampil sebagai individu yang tampil beda.
Namun subyek masih mampu menyesuaikan diri dengan aturan yang berlaku.

K.

POLA KHUSUS : PERGERAKAN SC

ELONGATED C – C di bawah garis normal sementara S berada di atas garis normal

Subyek berperilaku sangat gigih, keras hati (persistent), keras kepala, tidak mudah dipengaruhi, namun
subyek mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan baik dan masih bisa mengikuti prosedur atau
aturan yang berlaku

L.

POTENSI SUMBER STRES (pergerakan S paling rendah dan S paling tinggi dikur pada skala grafik)

Tipe D atau I : S > 4 point, indikasi potensi stress

Tipe S atau C : S > 2 point, indikasi potensi stress

Bila grafik III, factor D atau I yang paling tinggi, pergerakan S > 3, maka potensi stress lebih besar

Bila pergerakan S sangat besar, sedang terjadi perubahan dalam diri Ybs.

M.
POTENSI SUMBER STRES (I – MOVEMENT)

Bila I (0-2) – stress dalam diri

Bila I > 2- stress karena factor luar (kerjaan)

Bila I- tinggi- berarti perubahan riang ke pendiam – penyebab factor luar. Bila tidak banyak perubahan,
stress cenderung dari dalam.

Bila S & I ada dalam hasil test untuk sumber stress, Ybs sedang mengalami gangguan di tempat kerja atau
factor pribadi, maka perlu diperjelas sumber gangguannya

Bagi yang tipe D atau I, pergerakan S ini boleh tinggi karena tipe D & I biasanya lebih aktif di bawah
tekanan, jadi pergerakan S bukan karena stress tapi karena teralu aktif

N.

QUADRANT I (4 – 8)

PROFILE D

Subyek cepat mengambil keputusan, berorientasi pada hasil, memiliki sikap menuntut, bersaing, reaksi
yang cepat

PROFILE I

Subyek memiliki pendekatan persuasive dengan menjual diri dan gagasan, sangat terbuka terhadap
gagasan o.l, verbalisasi yang inspiratif, sikap optimis, interaksi social.

PROFILE S

Subyek sangat sabar, pendekatan secara sistematis, Konsentrasi dan biasa menyelesaikan tugas secara
sendiri, sengaja dalam mendekati pemecahan masalah, tetap terus menggapai hasil, pembuat fakta.

PROFILE C

Subyek memiliki upaya yang sungguh-sungguh, akurasi pendekatan, kritis dalam penyelesaian masalah,
analisa logis

QUADRANT III (0-4)

PROFILE D

Subyek cukup tegas dalam mengambil keputusan, berprestasi langsung, detail, menggunakan kekuasaan
dan wewenang, mengambil suatu gagasan dan menjalankannya.

PROFILE I

Subyek memiliki hubungan demokratis, bijak, senang melakukan pendekatan melalalui konseling
PROFILE S

Subyek berusaha berupaya sendiri, penguasaan diri untuk bekerja, teratur demi selesainya tugas,
mengikuti prosedur yang baku

PROFILE C

Subyek cukup detail dalam menjelaskan sesuatu tugas, mengikuti kualitas, Segala hal dilakukan dengan
benar, patuh pada prosedur, mengumpulkan informasi rinci dan contoh.

QUADRANT II ( -4 – 0 )

PROFILE D

Subyek cenderung bijaksana, kurang bisa menjadi pemimpin, berhati-hati dalam mendelegasi pekerjaan,
kalkulasi, berhati-hati sebelum mengambil keputusan.

PROFILE I

Subyek cenderung tulus dalam membantu o.l, logis dalam pendekatan tapi masih mempertimbangkan
o.l, wajib melakukan sendiri tugas yang penting, wajib memenuhi deadline.

PROFILE S

Subyek cenderung waspada, cepat berubah, gelisah bila sejumlah proyek berlangsung pada saat yang
sama, bergerak cepat jika ada hal yang salah.

PROFILE C

Subyek cukup tegas dan percaya diri, harus gigih, individual dalam pemecahan masalah, pendekatan
praktis, bebas dalam menjalani tugas.

QUADRANT I ( -8 s.d -4)

PROFILE D

Subyek menyukai tugas yang terspesialisasi, bekerja dalam lingkungan yang dapat diprediksi,
membakukan control dan kebijakan

PROFILE I

Subyek tidak perlu menampilkan emosi yang besar, mengumpulkan fakta dan contoh, mahir dalam
bekerja sendiri.

PROFILE S
Subyek bebas bertindak sendiri, aktif, lincah, mengembangkan kesempatan untuk didengar dalam
memeprsentasikan konsep baru, mengembangkan kegiatan yang baru dan berbeda.

PROFILE C

Subyek memiliki beragam kegiatan, jika ada pekerjaan yang sedikit rutin, bebas dari pengawasan
langsung termotivasi untuk mencoba ide baru