Anda di halaman 1dari 16

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP 1)

Sekolah : SMP Al Ishlah Cilegon


Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Kelas/Semester : VIII/Satu
Materi Pokok : Memperkuat Komitmen Kebangsaan
Alokasi Waktu : 1 X Pertemuan (3JP)

A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.


2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleran, gotong
royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis,
membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
ompetensar (KD

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

No. Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


1. 1.6 Mensyukuri semangat dan 1.6.1 Bersyukur atas keberadaan
komitmen kolektif kebangsaan untuk semangat dan komitmen kebangsaan
memperkuat kolektif untuk memperkuat Negara
NKRI yang berketuhanan Yang Kesatuan Republik Indonesia.
Maha Esa.
1.6.2 Menyadari semangat dan komitmen
kebangsaan kolektif untuk memperkuat
Negara Kesatuan Republik Indonesia
sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha
Esa.
2. 2.6 Menunjukkan sikap gotong 2.6.1 Berperilaku Jujur sebagai wujud sikap
royong sebagai wujud nyata semangat dan komitmen kebangsaan
semangat dan kolektif untuk memperkuat Negara
komitmen kolektif kebangsaan untuk Kesatuan Republik Indonesia.
memperkuat Negara Kesatuan
2.6.2 Berperilaku menghargai martabat
manusia sebagai wujud sikap semangat
dan komitmen kebangsaan kolektif untuk
memperkuat Negara Kesatuan
Republik Indonesia.

2.6.3 Berperilaku patriotik sebagai wujud


sikap semangat dan komitmen kebangsaan
kolektif untuk memperkuat Negara
. Kesatuan Republik Indonesia.

1
No. Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
2.6.4 Berperilaku demokratis sebagai wujud
sikap semangat dan komitmen kebangsaan
kolektif untuk memperkuat Negara
Kesatuan Republik Indonesia.

2.6.5 Berperilaku menghargai hasil karya


orang lain sebagai wujud sikap semangat
dan komitmen kebangsaan kolektif untuk
memperkuat Negara Kesatuan
Republik Indonesia.

3. 3.6 Menginterpretasikan semangat 3.6.1 Semangat dan komitmen Kebangsaan


dan komitmen kebangsaan kolektif yang ditunjukan Pendiri Negara.
untuk
memperkuat Negara Kesatuan 3.6.2 Bentuk-bentuk semangat dan
komitmen kebangsaan yang ditunjukan
Republik Indonesia dalam kontek
pendiri negara.
kehidupan
siswa. 3.6.3 Mewujudkan Perilaku Semangat dan
Komitmen Kebangsaan dalam Kehidupan

4 4.6 Mengorganisasikan kegiatan 4.6.1 Mengorganisasikan kegiatan


lingkungan yang mencerminkan lingkungan yang mencerminkan
semangat semangatdan komitmen kebangsaan
dan komitmen kebangsaan untuk dilingkungan sekolah.
memperkuat Negara Kesatuan
Republik 4.6.2 Menyajikan hasil laporan
Indonesia. menelaah sikap teladan tokoh
masyarakat akan
pentingnya semangat dan komitmen
kebangsaan untuk memperkuat
Negara Kesatuan Republik Indonesia.

4.6.3 Melakukan gagasan nilai tokoh


masyarakat akan pentingnya semangat
dan komitmen kebangsaan untuk
memperkuat Negara Kesatuan Republik
Indonesia..

Nilai Karakter yang muncul : Religius, Nasionalisme, gotong royong

2
C. Tujuan Pembelajaran
Kompetensi Sikap Spritual dan Sikap Sosial
1.6.1.1 Bersyukur atas keberadaan semangat dan komitmen kebangsaan kolektif
untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia.
1.6.1.2 Menyadari semangat dan komitmen kebangsaan kolektif untuk memperkuat
Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha
Esa.
1.6.2.1 Berperilaku Jujur sebagai wujud sikap semangat dan komitmen kebangsaan
kolektif untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia.
1.6.2.2 Berperilaku menghargai martabat manusia sebagai wujud sikap semangat
dan komitmen kebangsaan kolektif untuk memperkuat Negara Kesatuan
Republik Indonesia.
1.6.2.3 Berperilaku patriotik sebagai wujud sikap semangat dan komitmen kebangsaan
kolektif untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia.
1.6.2.4 Berperilaku demokratis sebagai wujud sikap semangat dan komitmen kebangsaan
kolektif untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia.
1.6.2.5 Berperilaku menghargai hasil karya orang lain sebagai wujud sikap semangat
dan komitmen kebangsaan kolektif untuk memperkuat Negara Kesatuan
Republik Indonesia.

Kompetensi Pengetahuan dan Keterampilan


Pertemuan 1
3.6.1.1 Semangat dan komitmen Kebangsaan yang ditunjukan Pendiri Negara.
3.6.2.1 Bentuk-bentuk semangat dan komitmen kebangsaan yang ditunjukan
pendiri negara.
3.6.3.1 Mewujudkan Perilaku Semangat dan Komitmen Kebangsaan dalam Kehidupan
4.6.1.1 Mengorganisasikan kegiatan lingkungan yang mencerminkan semangatdan
komitmen kebangsaan dilingkungan sekolah.
4.6.2. 1 Menyajikan hasil laporan menelaah sikap teladan tokoh masyarakat akan
pentingnya semangat dan komitmen kebangsaan untuk memperkuat
Negara Kesatuan Republik Indonesia.
4.6.3.1 Melakukan gagasan nilai tokoh masyarakat akan pentingnya semangat
dan komitmen kebangsaan untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik
Indonesia..
D. Materi Pembelajaran
Materi Pembelajaran Reguler
1. Memperkuat komitmen berkebangsaan
a. Semangat dan Komitmen Kebangsaan Pendiri Negara
b. Bentuk-Bentuk Semangat dan Komitmen Kebangsaan yang ditunjukkan oleh
pendiri negara
c. Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Satu Kesatuan
d. Mewujudkan Perilaku Semangat dan Komitmen Kebangsaan
dalam Kehidupan

Materi Pembelajaran Pengayaan


Bentuk semangat dan komitmen kebangsaan yang dapat dilaksanakan di masa kini

Materi Pembelajaran Remidial


a. Bentuk-Bentuk Semangat dan Komitmen Kebangsaan yang ditunjukkan oleh pendiri
negara
b. Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Satu Kesatu
E. Metode Pembelajaran
Pembelajaran menggunakan pendekatan dengan model discovery learning.

3
F. Media dan Bahan
1. Media
a. gambar tokoh pendiri negara
b. gambar contoh semangat dan komitmen kebangsaan

Alat/Bahan
a. Proyektor dan Laptop

G. Sumber Belajar
a. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2017.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas VIII. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Halaman 128-147
b. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2017. Buku
Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas VIII. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Halaman 222-230
c. Pimpinan MPR dan Tim Kerja Sosialisasi MPR Periode 2009-2014, 2012. Empat
Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Jakarta: Sekretariat Jenderal MPR RI .
Halaman 117–146.

4
H. Langkah-langkah Pembelajaran
Lembar Kerja 3.2
PRAKTIK MENGEMBANGKAN MODEL PEMBELAJARAN
(30 menit)

Kegiatan
Pembelajara Langkah-langkah Pembelajaran Waktu
n

Pendahuluan a. Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta


didik untuk mengikuti pembelajaran dengan 10 menit
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa,
kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan buku tulis
dan sumber belajar.
b. Guru memberi motivasi dengan membimbing
peserta didik menyanyikan lagu nasional yang
membangkitkan rasa kecintaan terhadap tanah air.
c. Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab atau
problem solving mengenai Semangat dan Komitmen
Kebangsaan Pendiri Negara, juga melalui
pengamatan gambar.
d. Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai.

Inti 1. Stimulation (stimulasi/ pemberian rangsangan 100 menit


a. Guru membagi peserta didik dalam menjadi
beberapa kelompok beranggotakan 4 orang.
b. Guru meminta tiap kelompok untuk mengamati
sebuah wacana pidato para pendiri negara dari buku
teks kelas VIII (hal 128).
c. Guru meminta siswa untuk mencatatkan situasi pada
wacana dengan mengasumsikan apa yang menjadi
isi dari wacana.
d. Guru menanamkan nilai keterampilan gagasan siswa
dengan mengarahkan pada suasana pembentukan
UUD oleh para pendiri negara

5
2. Problem statement (pertanyaan/ identifikasi
masalah)
a. Guru dapat membimbing peserta didik merumuskan
beberapa pertanyaan yang berkenaan Semangat dan
Komitmen Kebangsaan Pendiri Negara.
b. Pertanyaan dapat diarahkan pada
persoalanpersoalan, seperti:
• Isi Pidato para Pendiri negara,
• Nilai dan moral dalam pidato
tersebut,
• Ketokohan para penyampai
gagasan Indonesia merdeka.
c. Guru meminta peserta didik secara kelompok
mencatat pertanyaan yang ingin diketahui, dan
mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa
ingin tahu dengan pertanyaan secara mendalam
tentang sesuatu.

3. Data Collection (pengumpulan data) Dengan


menggunakan model Kajian Dokumen Historis
a. Guru dapat membimbing peserta didik merumuskan
beberapa pertanyaan yang berkenaan Semangat dan
Komitmen Kebangsaan Pendiri Negara.
b. Pertanyaan dapat diarahkan pada
persoalanpersoalan, seperti:
• Isi Pidato para Pendiri negara,
• Nilai dan moral dalam pidato
tersebut,
• Ketokohan para penyampai
gagasan Indonesia merdeka.
c. Guru meminta peserta didik secara kelompok
mencatat pertanyaan yang ingin diketahui, dan
mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa
ingin tahu dengan pertanyaan secara mendalam
tentang sesuatu.

6
4. Data Collection (pengumpulan data) Dengan
menggunakan model Kajian Dokumen Historis
a. Guru membimbing peserta didik untuk mencari
informasi dan mendiskusikan jawaban atas
pertanyaan yang sudah disusun dengan membaca
uraian materi di Buku PPKn Kelas VIII Bab 6
bagian A, mencari melalui sumber belajar lain
seperti buku referensi lain dan internet tentang
sejarah perumusan UUD tahun 1945.
b. Peran guru dalam langkah tahap ini adalah: 1)
Menyediakan berbagai sumber belajar seperti Buku
PPKn Kelas VIII dan buku referensi lain. 2) Guru
menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik,
atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok. 3)
Guru dapat juga menunjukkan buku atau sumber
belajar lain yang dapat dijadikan referensi untuk
menjawab pertanyaan.
c. Guru membimbing Peserta didik dan memfasilitasi
pengetahuan, untuk mencari/ menggunakan
dokumen historis ke-indonesiaan sebagai wahana
pemahaman konteks lahirnya suatu
gagasan/ketentuan/peristiwa sejarah, dan sebagainya
menumbuhkan kesadaran akan masa lalu terkait
masa kini

5. Data processing (Pengolahan data)


a. Guru membimbing peserta didik untuk
mendiskusikan hubungan atas berbagai informasi
yang sudah diperoleh sebelumnya dengan
berkelompok mengisi tabel 6.2 (hal 136).
b. Guru membimbing peserta didik secara kelompok
untuk menyimpulkan tentang Semangat dan
Komitmen Kebangsaan Pendiri Negara

6. Verification (Pembuktian) melalui model penyajian/


presentasi Gagasan
a. Guru menjelaskan dan membimbing tugas kelompok
untuk menyusun laporan hasil telaah Semangat dan
Komitmen Kebangsaan Pendiri Negara. Laporan
dapat berupa displai, bahan tayang, maupun dalam
bentuk kertas lembaran.
b. Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok
dengan tata aturan penyajian yang baik, bagi
penyaji. Begitu pula pada seluruh peserta diskusi
menanamkan nilai demokratis dan saling
menghargai dalam mengungkapkan argumen

Penutup a. Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi


pembelajaran melalui tanya jawab secara klasikal. b. 10 menit
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas

7
manfaat proses pembelajaran yang telah dilakukan dan
menentukan tindakan yang akan dilakukan berkaitan
dengan Semangat dan Komitmen Kebangsaan Pendiri
Negara, dengan meminta peserta didik menjawab
pertanyaan berikut:
1. Apa manfaat yang diperoleh dari
mempelajari Semangat dan Komitmen
Kebangsaan Pendiri Negara bagi kalian?
2. Apa sikap yang kalian peroleh dari
proses pembelajaran yang telah
dilakukan?
3. Apa manfaat yang diperoleh melalui
proses pembelajaran yang telah dilakukan?
4. Apa rencana tindak lanjut yang akan
kalian lakukan?
5. Apa sikap yang perlu dilakukan
selanjutnya?

I. Penilaian
1. Teknik Penilaian
a. Kompetensi Sikap Spiritual
 Observasi/Jurnal Perkembangan Sikap

Contoh
Bentuk Waktu
No. Teknik Butir Keterangan
Instrumen Pelaksanaan
Instrumen
1 Observasi Jurnal Terlampir Saat Penilaian
pembelajaran untuk dan
berlangsung pencapaian
pembelajaran
(assessment
for and of
learning)

b. Kompetensi Sikap Sosial


1) Observasi/Jurnal Perkembangan Sikap
2) Penilaian Diri

Bentuk Contoh Butir Waktu


No Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
1 Observasi Jurnal Terlampir Saat Penilaian
pembelajaran untuk dan
berlangsung pencapaian
pembelajaran
(assessment for
and of learning)
2 Penilaian Skala Sikap Terlampir Saat Penilaian
Diri pembelajaran sebagai
usai pembelajaran

8
Bentuk Contoh Butir Waktu
No Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
(assessment as
learning)

c. Kompetensi Pengetahuan
1) Tes tertulis
2) Penugasan

Bentuk Contoh Butir Waktu


No. Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
Tertulis Pertanyaan Terlampir Setelah selesai Penilaian
dan/atau kegiatan pencapaian
tugas pembelajaran pembelajaran
tertulis (assessment of
berbentuk learning)
esei
Penugasan Pertanyaan Terlampir Saat Penilaian
dan/atau pembelajaran untuk
tugas berlangsung pembelajaran
tertulis (assessment
berbentuk for learning)
uraian dan sebagai
pembelajaran
(assessment as
learning)

d. Kompetensi Keterampilan
1) Praktik
2) Produk

No. Teknik Bentuk Contoh Waktu Keterangan


Instrumen Butir Pelaksanaan
Instrumen
Praktik Menyajikan Terlampir Saat Penilaian
laporan hasil pembelajaran untuk,
analisis Proses berlangsung sebagai,
perumusan dan/atau
Pancasila pencapaian
sebagai dasar pembelajaran
negara (assessment for,
as, and of
learning)
Produk Tugas Terlampir Saat dan Penilaian
Membuat setelah untuk,
laporan pembelajaran sebagai,
analissis berlangsung dan/atau
proses pencapaian
perumusan pembelajaran
Pancasila (assessment for,
sebagai dasar as, and of
Negara learning)

9
2. Pembelajaran Remedial
Berdasarkan hasil analisis ulangan harian, siswa yang belum mencapai ketuntasan
belajar diberi kegiatan pembelajaran remedial dalam bentuk; 1) bimbingan
perorangan jika siswa yang belum mencapai ketuntasan, maksimal 20%; 2) belajar
kelompok jika lebih dari 20% tetapi kurang dari 50%; dan 3) pembelajaran ulang
diakhiri dengan penilaian jika siswa yang belum tuntas 50% atau lebih.

3. Pembelajaran Pengayaan
Berdasarkan hasil analisis penilaian, siswa yang sudah mencapai ketuntasan
belajar diberi kegiatan pengayaan dalam bentuk penugasan untuk membuat
ringkasan salah satu tokoh perumus dasar negara.

Cilegon, 15 Juli 2019

Mengetahui
Kepala Sekolah SMP Al Ishlah Cilegon Guru Mata Pelajaran

Hari Susanto, M.Pd Dra. Solehati


NIP. NIP.

10
Lampiran 1

Instrumen Penilaian (Pertemuan 1)


a. Kompetensi Sikap : Observasi/Jurnal
Petunjuk:
a. Amati perkembangan sikap siswa menggunakan instrumen jurnal pada setiap
pertemuan.
b. Isi jurnal dengan menuliskan sikap atau perilaku siswa yang menonjol, baik
yang positif maupun yang negatif. Untuk siswa yang pernah memiliki catatan
perilaku kurang baik dalam jurnal, apabila telah menunjukkan perilaku
(menuju) yang diharapkan, perilaku tersebut dituliskan dalam jurnal
(meskipun belum menonjol).

Nama Butir Tindak


No. Waktu Catatan Perilaku
Siswa Sikap lanjut
1

2 
Dst.

b. Kompetensi Pengetahuan : Tes Tertulis


Pada pertemuan pertama ini penilaian kompetensi pengetahuan dilakukan
menggunakan tes tertulis.
Instrumen yang digunakan adalah serangkat soal sebagai berikut :

Instrumen: Daftar Soal


1. Apakah tugas BPUPKI ?
2. Bagaimanakah rumusan dasar Negara yang diusulkan oleh Ir. Soekarno ?
3. Bagaimana komposisi keanggotaan PPKI ?
4. Apa perbedaan Sila pertama yang terdapat dalam Piagam Jakarta dengan yang
terdapat dalam Pembukaan UUD 1945.
5. Mengapa Sila pertama dalam Piagam Jakarta dirubah ?

Rubrik Penilaian
No.
Kunci Jawaban Skor
Soal
1 a. Menyiapkan rancangan dasar negara Indonesia merdeka 2
b. Menyiapkan rancangan Hukum dasar negara Indonesia
merdeka

2 Usulan Ir. Soekarno 5


1. Kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan
3. Mufakat atau demokrasi
4. Kesejahteraan sosial
5. Ketuhanan yang berkebudayaan
3 Anggota seluruhnya 27 (dua puluh tujuh) orang. Semua 2
anggota PPKI berasal dari bangsa Indonesia. Keanggotaan PPKI
mencerminkan keterwakilan rakyat Indonesia

11
No.
Kunci Jawaban Skor
Soal
4  Piagam Jakarta : Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan 4
syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknyanya
 Pembukaan UUD 1945 : Ketuhanan Yang Maha Esa

5  Adanya keberatan dari wakil-wakil protestan dan katolik 2


terhadap rumusan sila pertama
 Untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
Indonesia
Total Skor 15

Skor Perolehan
Nilai = --------------------- X 100
Total Skor

c. Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan pada pertemuan pertama ini (merupakan
assesment for learning) menggunakan teknik penilian praktik dan penilaian produk.

12
Instrumen:
LEMBAR KERJA 1
( Penilaian Produk )
Kelas :...
Hari/Tgl :...
Kelompok :...
1. ...
Petunjuk:
Setelah kalian mengamati proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara dan proses
penetapan Pancasila sebagai dasar negara yang telah disajikan, selanjutnya kerjakan tugas
berikut ini..
1. Bentuklah kelompok dengan anggota 4-5 orang.
2. Bacalah proses perumusan Pancasila sebagai dasar Negara dan proses penetapan
Pancasila sebagai dasar Negara
3. Tuliskan 3 tokoh perumus dasar Negara , tuliskan usulannya serta tuliskan 3 sila
yang juga diusulkan oleh tokoh lain, dengan mengisi tabel berikut ini

NO Nama Tokoh Perumus Dasar Usulan rumusan 3 sila yang juga


Negara dasar dasar Negara diusulkan oleh
tokoh lain

Lembar Penilaian

Aspek yang dinilai


Ketepatan Ketepatan
rumusan membuat
No Nama Siswa Ketepatan dasar persamaan Nilai
nama Tokoh Negara antar
yang pendapat
diusulkan tokoh
1
2
3

Rubrik Penilaian

13
No Rambu-rambu Jawaban Skor
1 Ketepatan menyebutkan nama Tokoh yang
mengusulkan rancangan dasar Negara
-
Ir. Soekarno 1
Muh. Yamin 1
Soepomo 1
Skor Maksimum 3
2 Usulan Muh. Yamin
1. Ketuhanan Yang Maha Esa 1
2. Kebangsaan persatuan Indonesia 1
3. Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab 1
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan 1
dalam permusyawaratan/perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 1
Usulan Mr. Soepomo
1. Persatuan 1
2. Kekeluargaan 1
3. Keseimbangan lahir dan batin 1
4. Musyawarah 1
5. Keadilan rakyat 1
Usulan Ir. Soekarno 1
1. Kebangsaan Indonesia 1
2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan 1
3. Mufakat atau demokrasi 1
4. Kesejahteraan sosial 1
5. Ketuhanan yang berkebudayaan
Skor Maksimum 15

3 1. Ketuhanan 1
2. Kebangsaan 1
3. Kemanusiaan 1
4. Keadilan 1
Skor Maksimum 3

NA = Jumlah skor perolehan : 21

14
Penilaian Keterampilan
Lembar kerja 2

Rubrik Penilaian
Penilaian Presentasi (Praktik)

Kelas : ...
Hari, Tanggal : ...
Pertemuan Ke- : ...
Materi Pokok : ...

Aspek yang dinilai


No Nama Siswa Nilai
Pemahaman Argumentasi Kerjasama
4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Skor Penilaian
Nilai = --------------------- X 100
16

Rubrik Penilaian
No Aspek yang dinilai
1 Pemahaman terhadap isi dan ruang lingkup permasalahan yang disajikan.
- Skor 4 jika sangat memahami isi dan ruang lingkup permasalahan yang
disajikan.
- Skor 3 jika memahami isi dan ruang lingkup permasalahan yang disajikan.
- Skor 2 jika cukup memahami isi dan ruang lingkup permasalahan yang
disajikan.
- Skor 1 jika kurang memahami isi dan ruang lingkup permasalahan yang
disajikan

2 Ketepatan alasan/argumentasi dalam menjawab pertanyaan, dan


mempertahankan pendapat yang dipilih kelompok.
- Skor 4 jika argumen dalam menjawab dan mempertahankan pendapat
sangat baik.
- Skor 3 jika argumen dalam menjawab dan mempertahankan pendapat baik.
- Skor 2 jika argumen dalam menjawab dan mempertahankan pendapat cukup
baik.
- Skor 1 jika argumen dalam menjawab dan mempertahankan pendapat
kurang baik.

15
No Aspek yang dinilai

3 Kerjasama (kontribusi anggota-anggota kelompok) dalam menyelesaikan


tanggungjawab bersama baik dalam penyusunan laporan, maupun presentasi.
- Skor 4 jika kerjasama/kontribusi dalam menyelesaikan tanggungjawab
bersama, sangat baik.
- Skor 3 jika kerjasama/kontribusi dalam menyelesaikan tanggungjawab
bersama, baik.
- Skor 2 jika kerjasama/kontribusi dalam menyelesaikan tanggungjawab
bersama, cukup baik.
- Skor 1 jika kerjasama/kontribusi dalam menyelesaikan tanggungjawab
bersama, kurang baik.

16