Anda di halaman 1dari 8

PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE

IMAM SHODIQIL HAFILI

PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE


KOMISARIAT IAIN TULUNGAGUNG
TAHUN 2018
PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE

MARS PSHT

Setia Hati Terate pembina Persaudaraan

Semboyan kami bersama bersatu teguh jaya

Mengabdi Nusa dan Bangsa dengan tulus ikhlas

Menjunjung tinggi Pancasila demi Indonesia Raya

Jayalah Setia Hati Terate sepanjanglah masa

Jayalah Setia Hati Terate sepanjanglah masa

Janji siswa :

1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa


2. Berbakti kepada Kedua Orang Tua
3. Berbakti kepada Guru atau Pelatih

Semboyan siswa :

Sepira gedhining sengsara Yen tinampa Amung Dadi coba.

Falsafah PSHT :

Manusia dapat dihancurkan, manusia dapat dimatikan, tapi manusia tidak dapat dikalahkan
selama manusia itu setia pada hatinya sendiri ber-SH pada diri sendiri.

Semboyan PSHT :

Selama matahari bersinar, selama bumi masih dihuni oleh manusia, selama itu pula Persaudaraan
Setia Hati Terate akan tetap jaya, kekal, abadi selamanya.

Panca dasar :

1. Arti persaudaraan
Ikatan batin yang sangat kuat antara warga PSHT sehingga seperti saudara
kandung hal ini pengertiannya bahwa dalam PSHT tidak peduli kaya miskin,
 pangkat/tidak pangkat, besar kecil kalau dalam psht sudah seperti saudara kandung
dengan tujuan guyub rukun, agar kekal dan abadi guyub rukunnya harus didasari saling
 pengertian, saling menyayangi dan saling tanggung jawab.
2. Arti Olah Raga
Gerakan badan yang teratur dan berencana untuk menguatkan otot dan
menyehatkan tubuh. Sehingga diperoleh tubuh yang sehat terdapat iwa yang kuat pula.
3. Arti bela diri
Usaha untuk melepaskan, menghindari/mempertahankan diri dari keadaan ang
mengancam dirinya. Disini jelas karna sh diajarkan pencak silat selain sebagai sarana
olah raga kesenian dan juga sebagai sarana bela diri inilah yang perlu diingat oleh
anggota sh yaitu pencak silat yang dimiliki buksn untuk mencari lawan tetapi hanya
untuk membela diri kita bila menghadapi bahaya yang menyerang dirinya seperti pepatah
sh mengatakan “kami tidak mencari pedang bermerah darah tapi bila ada kami tidak  lari
meninggalkannya/musuh tidak dicari tetapi jika bertemu tidak lari”.
4. Arti kesenian
Gerakan badan yang indah, teratur, berirama, yang diiringi gamelan dan
sebagainya. Sehingga menimbulkan kenikmatan tertentu bagi yang melihatnya disitu
anggota sh senam jurus yang sudah dipelajari sebagai sarana olah raga, juga dapat
memainkan sebagai seni tari yang indah. Hal ini sesuai dengan pengertian pencak yaitu
gerakan. Serang bela berupa tari yang berirama dengan peraturan adat, kesopanan
tertentu yang biasanya untuk ditunjukkan umum.
5. Arti kerohanian
Pendidikan budi pekerti/akhlak yang mengarah pada tujuan sh benar dan salah
 pendidikan budi pekerti di sh penting sekali sehingga pad ash ada istilah “lebih baik
menjadi warga sh yang mateng ke-sh-annya tapi mentah pencaknya dari pada mateng
 pencaknya mentah ke-sh-annya. Diibaratkan sarana ke-sh-an ini sarana untuk
mempelajari warga sh mengenai apa yang boleh di kerjakan dan tidak. Jadi ke-sh-an
sebagai pengontrol perilaku dalam berbuat di masyarakat. Di sh di ajarkan pencak silat
karena pencak ini merupakan senjata-senjata tersembunyi bagi seseorang yang bila tidak
di gunakan pada tempatnya dapat mencelakai orang lain. Oleh karena itu agar tidak
terjadi hal-hal yang tidak di inginkan sh mengikat warganya dengan ke-sh-an tersebut. Di
ibratkan sebuah pistol yang di miliki penjahat maka akan menjadi alat pembunuh yang
membahayakan. Sebaliknya jika pistol di miliki oleh polisi maka akan di gunakan
sebagai pembasmi kejahatan. Begitu juga manusia yang di ciptakan dari tanah yang
tubuhnya terdiri dari tulang,darah,dan daging bila di pukul akan merasakan sakit. Bila di
tusuk akan berdarah karena itu dalah kodrat manusia jadi psht tidak mengajarkan ilmu
karang atau ora tedas papak palu ning pande yaitu tidak mempan di tembak, di pukul, di
tusuk, atau di bacok.

Dasar dan asas PSHT :

1. PSHT berdasarkan pancasila dan berlandaskan UUD 1945


2. PSHT berdasarkan kekeluargaan
3. PSHT tidak memihak pada aliran mana pun

Tujuan PSHT :

1. Mempertebal rasa keyakina pada Tuhan YME


2. Mempertinggi seni budaya pencak silat dengan berpedoman pada ajaran dan wasiat
3. Mempertebal rasa cinta kasih pada sesama ( asih sapada pada ning tumitah)
4. Menanaman jiwa cinta tanah air pada bangsa
5. Mempertinggi mental spiritual dan fisik bagi Indonesia pada umumnya dan warga PSHT pada
khususnya
6. Mempertebal rasa kepercayaan pada diri sendiri atas dasar keyakinan
7. Ikut serta dalam mendidik manusia menjadi baik yang berbudi luhur tahu benar dan salah

Arti manusia berbudi pekerti luhur :

1. Mengenal Tuhannya
2. Bisa mementingkan kepentingan umum
3. Mengalah dalam hal sepele dan berjuang sampai titik darah penghabisan dalam hal prinsip
4. Empan papan
5. Memayu hayuning bawana

Sejarah singkat sh :

Di dirikan ki ngabei suro diwiryo di awali berdirinya sedulur tunggal kecer. Pada tahun
1903 di kampong tambak gringsing. Ki suro diwiryo nama kecilnya masdan atau R.M Muh
masdan lahir sabtu pahing 1869 beliau keturunan bupati gresik ayahnya bernama ki ngabei suro
miharjo. Mantri cacar di daerah ngimbang, Lamongan. Mempunyai 5 putra yaitu Mandan,
noto/gunadi tinggal di Surabaya Masdan tinggal di Aceh, wongso Harjo tinggal di madiun, karto
diwiryo tinggal di jombang. Saudara laki-laki ayahnya bernama Ki ngabei suro amiprojo sebagai
wedono di wonokromo, Surabaya. Saudara sepupunya bernama R.M Kusumo dinoto sebagai
 bupati Kediri. Seluruh warga ini keturunan Bethoro katong di ponorogo. Sebagai putra raja
Brawijaya di majapahit

Tahun 1881 beliau berumur 15 tahun magang jadi juru tulis kontralir di jombang. Sambil
 belajar dan mengajar ngaji beliau belajar pencak silat untuk memperdalam pencak silat di masa
mendatang. Tahun 1885 beliau pindah ke bandung dan belajar pencak silat dari pendekar-
 pendekar periangan sehingga dapat menghimpun jurus-jurus:

1. Cimande
2. Cikalong
3. Cipete
4. Cibaduyut
5. Cimalaya
6. Ciampas
7. Sumedangan

Tahun 1886 beliau pindah ke betawi dan memperdalam pencak sehingga mendapat jurus-jurus:

1. Betawen
2. Kwintang
3. Monyetan
4. Permainan toyak
Saat itu beliau bekerja di kantor kontralir di Jakarta tahun 1887 beliau bekerja di kantor
kontralir di padang, beliau berguru pada datuk raja baduwo di Ampe ngalih kec.pauh, kota
 padang. Datuk raja baduwo merupakan guru beliau di daerah sumbar setelah datuk meninggal di
gantikan adiknya datuk baduwo, pada merka berdua ki ngabei belajar 10 tahun dan mendapat
 jurus-jurus:

1. Bumus
2. Sportdekock
3. Alang lawas
4. Linto
5. Alang lipe
6. Sterlak

Sebagai tanda lulus beliau mempersembahkan pakaian hitam-hitam komplit pada


gurunya di padang beliau juga berjumpa dengan Nyoman ida gempol seorang dari bali yang di
 buang ke padang beliau berguru kebatinan yang ilmunya menjiwai ki ngabei dalam SH. Tahun
1887 beliau menikah dengan gadis daerah padang. Tahun 1993 beliau beserta istrinya pindah ke
aceh juga brsama adiknya suradi belajar pencak silat pada tengku Ahmad Ibrahim dan mendapat
 jurus-jurus:

1. Langsa
2. Simpangan
3. Kucingan
4. Binja
5. Taruntung

Tahun 1899 guru beliau yaitu Nyoman ida gempol di kenal dengan raja kenangan tengah
 pulang ke bali dan ilmunya dapat di miliki saudara-saudara SH dengan motto gerak lahir luhur
dengan gerak batin, gerak batin tercermin dengan gerak lahir. Tahun 1900 beliau pindah ke
 jakara dan menjadi masinis stumbals lalu pindah ke bandung dan menceraikan istrinya yang
 berasal dari padang. Tahun 1902 beliau pulang ke Surabaya sebagai polisi dinnar sehingga
mencapai pangkat sersan mayor di Surabaya. Beliau terkenal keberaiannya karena sering
 berkelahi dengan pelaut asing penjajah.

Tahun 1903 beliau mendirikan pencak silat dengan permainan silat bernama joyo
gendolo cipto mulyo di kampung tambak gringsing dengan 8 siswa di dahului 2 saudaranya noto
dan karefil.

Tahun 1905 pernikahan ke 2 denagn ibu sanjati dan punya 5 orang anak tapi semuanya
meninggal waktu kecil. Tahun 1912 beliau berhenti mejadi polisi. Thun 1914 beliau bekerja di
DKA. Di pindahkan ke madiun dan tinggal menetap di wilayah madiun dan beliau tetap aktif
melatih pencak silat.

Tahun 1917 di madiun ada pasar malam siswa joyo gendolo cipto mulyo berdemonstrasi
 pencak silat di madiun dan banyak yang kagum. N amanya popular dan siswanya jadi banyak atas
usul dari saudara Osvia dan Mulo nama joyo gendolo cipto mulyo di ubah menjadi setia hati.
Beliau menyetujui dan memang lebih sesuai dengan tujuan kekeluargaan, keluhuran budi, dan
keutamaan

Tahun 1933 beliau pensiun. Tahun 1944, beliau wafat di Winongo, Madiun tepatnya hari
 jum’at legi 10 november 1944 denagn usia 75 tahun beliau meninggalkan wasiat rumah dan
 pekarangannya di wakafkan kepada SH dan selama ibu sanjatinmasih hidup tetap menetap di
sana dengan menikmati pensiunan almarhum.

Nama jurus SH :

1. Betawen 1
2. Betawen 3
3. Cimande 1
4. Cimande 2
5. Cikalong
6. Ciampas
7. Ciampas 2
8. Tanah baru 1
9. Tanah baru 2
10. Tionghoo minangkabau
11. Cimande 3
12. Cimande 4
13. Cimande 5
14. Cibaduyut/toyak
15. Padang panjang 1
16. Padang panjang 2
17. Cipete
18. Padang siranti
19. Sumedangan 1
20. Sumedangan 2
21. Klinto
22. Cimande 6
23. Alang lawas 1
24. Alang lawas 2
25. Minangkabau 1 kucingan
26. Selak minangkabau
27. Cipesut
28. Cimande 7
29. Sterlak
30. Padang ale 1
31. Padang ale 2
32. Sportdekock/bukit tinggi
33. Padang ale 3
34. Padang ale 4
kesempurnaan, kita dihadapkan pada misteri azali berupa tujuan akhir laku kehidupan ini. Yakni,
hendak menuju ke keabadian kembali kepada causa prima. Yang awal dan yang akhir.

Jika di tarik dengan pendekatan religious, Dzat ini lebih di kenal sebagai Allah. Tuhan
sang yang wenang, atau kng murbeng dumadi. Melihat dari konteks tersebut jelas apa yang ingin
dicapai oleh ilmu setia hati, adalah kesadaran luhur, melalui sebuah penyikapan perilaku
hidupatau lebih dikenal sebagai budi. Makanya dalam penjabaran keilmuan kata luhur dan budi
ini dijadikan sebagai sebuah tujuan di SH Terate. Yaitu, membentuk manusia berbudi luhur tau
 benar dan salah, beriman, bertaqwa kepada Tuhan yang maha Esa dalam jalinan persaudaraan
kekal abadi.

Kita diajak mengenal diri sendiri dengan sebaik-baiknya. Kalau sudah mengenal diri
sendiri, maka dengan mudahnya kita mengenal Tuhan. Melalui perenungan, apa yang ditangkap
dengan mata, telinga, hati, direnungankan, difikirkan, untuk mendapatkan pemahaman dan
kesadaran didalamnya.

Manusia, dengan melihat pada diri sendiri baik fisik atau segala yang ada pada dirinya.
Misalnya, kita bisa bergerak, melihat, mendengar, berfikir, menganalisa dan merasakan, terus
timbul suatu keyakinan. Ini aneh bin unik. Satu sosok makhluk yang bisa berbuat seperti.

Jika kita mau merenunginya, akan muncul sebuah pertanyaan, siapa sebenarnya yang
mampu menciptakan makhluk seperti itu. Pertanyaan itu, akan sampai pada sebuah jawaban,
 pasti sebuah yang menciptakan sebuah Dzat yang maha luar biasa. Kemudian, kita bisa
menyebutnya sebagai Tuhan yang maha Esa, melalui orang tua kita masing-masing maka
terjadilah penciptaan dirikita.

Sesungguhnya titik tolak apa yang menjadi semua aktifitas manusia berasal dari hati.
Karena kita dipengaruhi suasana, situasi dan kondisi lingkungan, maka kita jadi bingung.
Sebenarnya apa yang hendak kita capai didunia ini. Dalam hal ini SH Terate mengajarkan
kepada kita jika berhadapan pada kebingungan esensi seperti ini, hendaknya kembali pada diri
sendiri yak ni menyingkap tabir atau tirai selubung hati nurani dimana “Sang Mutiara Hidup
 Bertahta”.

Target pembentukan kepribadian ini dicapai dengan sistem pembelajaran melalui tingkat
demi tingkat atau grade. Misalnya, kebersamaan atau penekanan persaudaraan atau rasa
kekeluargaan yang diberikan pada tiap-tiap tingkatan tersebut.

Dari panjang lebar seklumit kata-kata yang kami tuangkan dalam kertas ini bahwasannya
kita diharuskan cermat dalam bertindak, sebab pencak silat didalamnya terdapat seni olahraga
yang mengandung unsure pembelaan diri. Selain berunsur pembelaan diri pencak silat juga
memiliki daya serang yang cukup untuk melumpuhkan lawan. Karena itu SH Terate perlu
mengendalikan dirinya dalam keadaan apapun, bahwa pencak silat yang diajarkan itu hanya
mengembalikan serangan lawan pada diri kita. Bukan untuk menyerang orang lain.

KISMITA 19 AGUSTUS 2018

(UKM PSHT)

Anda mungkin juga menyukai