Anda di halaman 1dari 50

Draf Final 8 September 2014

AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI

BUKU VIA
MATRIKS PENILAIAN INSTRUMEN AKREDITASI

BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI


JAKARTA 2014
Cara Penilaian
1. Setiap standar dan atau elemen dalam instrumen akreditasi dinilai secara kualitatif, kuantitatif, maupun semi kuantitatif
dengan menggunakan quality grade descriptor sebagai berikut: Sangat Baik, Baik, Cukup, Kurang dan Sangat Kurang.
Untuk menetapkan peringkat akreditasi, hasil penilaian kualitatif tersebut dikuantifikasikan sebagai berikut.
 Skor 4 (Sangat Baik), jika semua kinerja mutu setiap standar atau elemen yang diukur sangat baik.
 Skor 3 (Baik), jika semua kinerja mutu setiap standar atau elemen yang diukur baik dan tidak ada kekurangan yang
berarti.
 Skor 2 (Cukup), jika semua kinerja mutu setiap standar atau elemen yang diukur cukup, namun tidak ada yang menonjol.
 Skor 1 (Kurang), jika semua kinerja mutu setiap standar atau elemen yang diukur kurang.
 Skor 0 (Sangat Kurang), jika semua kinerja mutu setiap standar atau elemen yang diukur sangat kurang atau tidak ada.

2. Penilaian yang bersifat kuantitatif hasilnya seharusnya benar dan sama untuk semua asesor yang menilai elemen penilaian
tersebut, sepanjang data yang digunakan valid.
3. Untuk penilaian kualitatif, asesor diharapkan menggunakan expert judgment.
Harkat deskriptor untuk suatu peringkat ada kalanya tidak mencakup semua kemungkinan yang ada. Harkat deskriptor
disusun secara berjenjang sehingga peringkat suatu harkat deskriptor yang tidak dicakup dalam matriks penilaian tidak
dapat melebihi peringkat untuk harkat deskriptor yang lebih baik yang ada dalam matriks penilaian.

Sebagai contoh:
Dalam penilaian borang IIIA, elemen penilaian 2.5 tentang umpan balik.
Suatu program studi memperoleh: (1) umpan balik dari dosen, mahasiswa dan alumni, (2) dilakukan secara berkala (setiap
tahun), namun (3) tanpa ada tindak lanjut/tindak lanjut tidak sesuai.
Penilaian untuk elemen penilaian ini:

Jika ada tindak lanjut, harkat dan peringkat seharusnya baik (= 3). Namun karena tidak ada tindak lanjut/tindak lanjut tidak
sesuai maka untuk deskriptor ini diberi skor 2, sehingga skornya menjadi (3+3+2)/3 = 2.67.

Untuk kasus ini, penilaian tidak boleh sebagai berikut:


Skor untuk dilakukan secara berkala = 4, sehingga skornya = (3 + 4 +2)/3 = 3.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 i
4. Untuk penilaian semi kuantitatif/semi kualitatif, digunakan gabungan penilaian yang bersifat kuantitatif dan kualitatif.

Sebagai contoh:
Dalam penilaian borang IIIA, elemen penilaian 6.3.1 tentang ruang kerja dosen.
Dari perhitungan diperoleh skor luas ruang dosen (SL RDT = A/B = 3.2). Namun penilaian akhir tergantung dari kesesuaian
data dan kondisi di lapangan. Jika dalam asesmen lapangan ditemukan luasnya benar seperti yang dilaporkan, namun
kondisi, fasilitas, privasi dan kenyamanan kurang baik, maka asesor dapat memberikan pengurangan maksimum sebesar
1.5 dengan catatan skor minimum = 0. Namun jika luasnya benar dan kondisi, fasilitas, privasi dan kenyamanan sangat
baik, maka asesor dapat memberikan tambahan maksimum 1.5 dengan catatan skor maksimum = 4.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 ii
DAFTAR ISI

Halaman

STANDAR 1 VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN 2

STANDAR 2 TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN DAN PENJAMINAN MUTU 3

STANDAR 3 MAHASISWA DAN LULUSAN 7

STANDAR 4 SUMBER DAYA MANUSIA 12

STANDAR 5 KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK 21

STANDAR 6 PEMBIAYAAN, SARANA DAN PRASARANA, SERTA SISTEM INFORMASI 30

STANDAR 7 PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN KERJASAMA 36

MATRIKS PENILAIAN LAPORAN EVALUASI DIRI PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI 40

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 iii
STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
1.1 Kejelasan dan 1.1.1 Kejelasan, Memiliki visi, misi, Memiliki visi, misi, Memiliki visi, misi, Memiliki visi, misi, Tidak ada
kerealistikan visi, misi, kerealistikan dan keterkaitantujuan dan sasaran tujuan dan sasaran tujuan dan sasaran tujuan dan sasaran skor 0.
tujuan dan sasaran, serta antar visi, misi, tujuan, yang: yang: yang: yang:
strategi pencapaian sasaran program studi dan (1) Sangat jelas. (1) Jelas. (1) Cukup jelas. (1) Kurang jelas.
sasaran program studi pemangku kepentingan yang (2) Sangat realistik. (2) Realistik. (2) Cukup realistik. (2) Kurang
terlibat. (3) Sangat terkait (3) Terkait satu (3) Cukup terkait realistik.
satu sama lain. sama lain. satu sama lain. (3) Kurang terkait
(4) Melibatkan (4) Melibatkan (4) Melibatkan satu sama lain.
dosen, dosen, dosen, (4) Hanya
mahasiswa, mahasiswa, mahasiswa dan melibatkan
tenaga tenaga tenaga unsur pimpinan
kependidikan, kependidikan kependidikan. atau yayasan.
alumni dan dan alumni.
masyarakat.
1.1.2 Strategi pencapaian 1.1.2 Strategi Strategi pencapaian Strategi pencapaian Strategi pencapaian Tidak ada
sasaran dengan rentang pencapaian sasaran: sasaran: sasaran: sasaran: skor 0.
waktu yang jelas dan (1) dengan tahapan (1) dengan tahapan (1) dengan tahapan (1) tanpa adanya
didukung oleh dokumen. waktu yang jelas waktu yang jelas waktu yang jelas tahapan waktu
dan sangat dan realistik dan cukup realistik yang jelas,
realistik
(2) didukung (2) didukung (2) didukung dokumen (2) didukung
dokumen yang dokumen yang yang cukup dokumen yang
sangat lengkap. lengkap. lengkap. kurang lengkap.
1.2 Pemahaman visi, 1.2 Tingkat pemahaman Dipahami dengan Dipahami dengan Dipahami dengan Kurang dipahami Tidak ada
misi, tujuan dan sivitas akademika (dosen dan baik oleh seluruh baik oleh sebagian baik oleh sebagian oleh sivitas skor 0.
sasaran program mahasiswa) dan tenaga sivitas akademika besar sivitas sivitas akademika akademika dan
studi oleh seluruh kependidikan terhadap visi, dan tenaga akademika dan dan tenaga tenaga
pemangku misi, tujuan dan sasaran kependidikan. tenaga kependidikan. kependidikan.
kepentingan internal program studi. kependidikan.
(internal
stakeholders): sivitas
akademika (dosen
BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 2
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
dan mahasiswa) dan
tenaga kependidikan.

STANDAR 2. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN DAN PENJAMINAN MUTU

HARKAT DAN PERINGKAT


ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
2.1 Tata pamong 2.1 Tata pamong menjamin Adanya dokumen, Adanya dokumen, Adanya dokumen, Adanya dokumen, Tidak ada
terwujudnya visi, data dan informasi data dan informasi data dan informasi data dan informasi dokumen,
terlaksananya misi, yang sahih dan yang sahih dan yang sahih dan yang sahih dan data atau
tercapainya tujuan, andal bahwa andal bahwa andal bahwa seluruh andal bahwa informasi
berhasilnya strategi yang seluruh unsur tata seluruh unsur tata unsur tata pamong seluruh unsur tata yang sahih
digunakan secara kredibel, pamong menjamin pamong menjamin menjamin pamong menjamin dan andal
transparan, akuntabel, penyelenggaraan penyelenggaraan penyelenggaraan penyelenggaraan bahwa
bertanggung jawab dan adil. perguruan tinggi perguruan tinggi perguruan tinggi perguruan tinggi seluruh
yang memenuhi 5 yang memenuhi 4 yang memenuhi 3 yang memenuhi 1-2 unsur tata
aspek berikut: aspek berikut: aspek berikut : aspek berikut: pamong
(1) kredibel (1) kredibel (1) kredibel (1) kredibel menjamin
(2) transparan (2) transparan (2) transparan (2) transparan penyeleng-
(3) akuntabel (3) akuntabel (3) akuntabel (3) akuntabel garaan
(4) bertanggung (4) bertanggung (4) bertanggung (4) bertanggung perguruan
jawab jawab jawab jawab tinggi.
(5) adil (5) adil (5) adil (5) adil

2.2 Kepemimpinan 2.2.1 Riwayat pendidikan Berpendidikan S-3 Berpendidikan S-2 Berpendidikan S-3 Berpendidikan S-2 Tidak ada
program studi dan kompetensi profesi ketua kefarmasian yang kefarmasian yang yang tidak sesuai yang tidak sesuai skor 0.
program studi. sesuai dengan sesuai dengan dengan bidang dengan bidang
program studi. program studi. kefarmasian. kefarmasian.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 3
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
2.2.2 Pengalaman publikasi Memiliki publikasi di Memiliki publikasi di Memiliki publikasi di Memiliki publikasi Tidak ada
ketua program studi di jurnal jurnal internasional jurnal internasional jurnal nasional di jurnal nasional publikasi
bidang kefarmasian. sebagai penulis sebagai anggota terakreditasi sebagai tidak terakreditasi
pertama. atau di jurnal anggota atau di jurnal sebagai anggota
nasional nasional tidak
terakreditasi terakreditasi sebagai
sebagai penulis penulis pertama
pertama.
2.2.3 Keikutsertaan ketua
program studi dalam
pertemuan ilmiah/profesional
tingkat nasional dan
internasional bidang
kefarmasian.

N1 = banyaknya Jika N1 = 0 dan NA ≥ 9, maka skor = 3.5.


Jika N1 ≥ 1 dan NA
keikutsertaan dalam Jika N1 = 0 dan NA < 9, maka skor = (7 x NA)/18.
 9, maka skor = 4.
pertemuan ilmial/professional Jika N1 ≥ 1 dan NA < 9, maka skor = (4 x NA)/9.
tingkat internasional
N2 = banyaknya
keikutsertaan dalam
pertemuan ilmial/professional
tingkat nasional

NA = (2 x N1) + N2
2.2.4 Karakteristik Kepemimpinan Kepemimpinan program studi Kepemim Kepemimpinan Tidak ada
kepemimpinan yang efektif, program studi memiliki karakter pinan program studi skor 0.
mencakup kepemimpinan memiliki kepemimpinan yang kuat program lemah dalam
operasional, kepemimpinan karakteristik yang dalam dua dari karakteristik studi karakteristik
organisasi dan kuat dalam: berikut: memiliki berikut:
kepemimpinan publik. (1) kepemimpinan (1) kepemimpinan karakter (1) kepemim-pinan
operasional, operasional, kepemim operasional,
(2) kepemimpinan (2) kepemimpinan organisasi, pinan (2) kepemim-pinan
organisasi, (3) kepemimpinan publik yang kuat organisasi,

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 4
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
(3) kepemimpinan dalam (3) kepemim-pinan
publik salah satu publik
dari
karakteris
tik berikut:
(1)
kepe
mimpi
nan
opera
sional,
(2)
kepe
mimpi
nan
organi
sasi,
(3)
kepe
mimpi
nan
publik
2.3 Sistem pengelolaan 2.3 Sistem pengelolaan Sistem pengelolaan Sistem pengelolaan fungsional Sistem Sistem pengelolaan Tidak ada
fungsional dan operasional fungsional dan dan operasional program studi pengelola fungsional dan sistem
program studi mencakup operasional dilakukan dengan cukup baik, an operasional pengelolaan.
perencanaan, program studi sesuai dengan SOP, dokumen fungsional program studi
pengorganisasian, berjalan sesuai sebagian besar lengkap. dan dilakukan tidak
penstafan, pengarahan dan dengan SOP, yang operasion sesuai dengan
pengendalian yang efektif didukung dokumen al SOP.
dilaksanakan. yang lengkap. program
studi
dilakukan
hanya
sebagian

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 5
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
sesuai
dengan
SOP dan
dokumen
sebagian
lengkap.

2.4 Penjaminan Mutu. 2.4 Pelaksanaan Sistem penjaminan Sistem penjaminan mutu Sistem Ada sistem Tidak ada
penjaminan mutu tridharma mutu berjalan berjalan sesuai dengan penjamin penjaminan mutu, skor 0.
PT di program studi. sesuai dengan standar penjaminan mutu yang an mutu tetapi tidak berjalan
standar penjaminan hanya mencakup 2 dharma. berjalan sesuai dengan
mutu yang PT. sesuai standar.
mencakup dengan
tridharma PT. standar
penjamin
an mutu
yang
hanya
mencaku
p1
dharma
PT.

2.5 Umpan balik 2.5 Penjaringan umpan balik Umpan balik Umpan balik diperoleh dari Umpan Umpan balik hanya Tidak ada
dan tindak lanjutnya. diperoleh dari dosen, mahasiswa, alumni, balik diperoleh dari umpan balik.
Sumber umpan balik antara dosen, mahasiswa, pengguna dan pemangku hanya sebagian sumber
lain dari: (1) dosen, (2) alumni, pengguna kepentingan serta diperoleh dan tidak ada
mahasiswa, (3) alumni, (4) dan pemangku ditindaklanjuti secara dari tindak lanjut.
pengguna lulusan, (5) kepentingan serta insidental. sebagian
pemangku kepentingan lain ditindaklanjuti sumber
(antara lain PSA). secara dan ada
berkelanjutan. tindak
Umpan balik digunakan lanjut
untuk perbaikan kurikulum, secara

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 6
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
pelaksanaan proses insidental.
pembelajaran dan
peningkatan kegiatan
program studi.
2.6 Upaya untuk 2.6 Upaya-upaya yang telah Ada bukti semua Ada bukti 4 upaya yang Ada bukti Ada bukti hanya 1 Tidak ada
menjamin keberlanjutan dilakukan penyelenggara upaya yang dilakukan berikut hasilnya. hanya 2- upaya yang upaya.
(sustainability) program program studi untuk dilakukan berikut 3 upaya dilakukan.
studi menjamin keberlanjutan hasilnya. yang
(sustainability) program studi dilakukan
ini antara lain mencakup: .
a. Upaya untuk peningkatan
animo calon mahasiswa
b. Upaya peningkatan mutu
manajemen
c. Upaya untuk peningkatan
mutu lulusan
d. Upaya untuk pelaksanaan
dan hasil kerjasama
kemitraan
e. Upaya dan prestasi dalam
memperoleh dana hibah
kompetitif.

3.1 Kebijakan sistem 3.1 Kebijakan sistem Kebijakan telah Kebijakan telah mencakup Kebijakan Kebijakan telah Kebijakan
rekrutmen dan seleksi rekrutmen dan seleksi calon mencakup semua sebagian besar mutu prestasi telah mencakup tidak
calon mahasiswa. mahasiswa mencakup mutu aspek mutu dan reputasi akademik serta mencaku sebagian aspek terumuskan
prestasi dan reputasi prestasi dan bakat pada jenjang pendidikan p mutu prestasi dan dengan baik.
akademik serta bakat pada reputasi akademik sebelumnya, equitas wilayah, sebagian reputasi akademik
jenjang pendidikan serta bakat pada kemampuan ekonomi dan aspek serta bakat pada
sebelumnya, equitas wilayah, jenjang pendidikan jender, terdokumentasi dengan mutu jenjang pendidikan
kemampuan ekonomi dan sebelumnya, baik dan dilaksanakan secara prestasi sebelumnya,
jender. equitas wilayah, konsisten. dan equitas wilayah,
kemampuan reputasi kemampuan
ekonomi dan akademik ekonomi dan

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 7
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
jender, serta jender, tidak
terdokumentasi bakat terdokumentasi
dengan baik dan pada dengan baik dan
dilaksanakan jenjang dilaksanakan
secara konsisten. pendidika secara tidak
n konsisten.
sebelumn
ya,
equitas
wilayah,
kemampu
an
ekonomi
dan
jender,
terdokum
entasi
dengan
baik dan
dilaksana
kan
secara
konsisten.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 8
STANDAR 3. MAHASISWA DAN LULUSAN
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
3.2.1 Efektivitas implementasi 3. 2.1.1 Rasio calon
sistem rekrutmen dan seleksi mahasiswa yang ikut seleksi :
calon mahasiswa untuk daya tampung
menghasilkan calon mahasiswa Jika rasio ≥ 5, Jika 1 < rasio < 5, maka Jika rasio ≤ 1, maka
maka skor = 4. skor = (3 + Rasio)/2 skor = 2 x rasio
yang bermutu yang diukur dari Jumlah kolom  3 
jumlah peminat, proporsi rasio =
pendaftar terhadap daya Jumlah kolom  2 
tampung dan proporsi yang 3. 2.1.2 Rasio mahasiswa
diterima dan yang registrasi baru reguler yang melakukan
registrasi : calon mahasiswa Jika rasio ≥ 95%, Jika
Jika 25% < rasio < 95%,
baru reguler yang lulus seleksi maka skor = 4. rasio ≤ 25%,
maka skor = [(40 x rasio)-10]/7
Jumlah kolom  5  maka skor = 0.
rasio =
Jumlah kolom  4 
3. 2.1.3 Rasio mahasiswa
baru transfer terhadap
mahasiswa baru bukan
transfer.

Penilaian butir ini dihitung


dengan cara berikut:
TMBT = total mahasiswa baru Jika RM ≤ 0.25, Jika RM ≥ 1.25,
transfer untuk program Jika 0.25 < RM < 1.25, maka skor = 5 – (4 x RM).
maka skor = 4. maka skor = 0
S-1 reguler
TMB = total mahasiswa baru
bukan transfer untuk
program S-1 reguler
TMBT
RM =
TMB

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 9
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
3. 2.1.4 Rata-rata Indeks
Prestasi Kumulatif (IPK)
selama lima tahun terakhir.

a = banyaknya lulusan dengan


IPK < 2.75.
b = banyaknya lulusan dengan Jika NIPK ≥ 3, maka Jika NIPK < 3, maka
Tidak ada skor < 2
IPK 2.75 – 3.50. skor = 4. skor = 2 x NIPK - 2
c = banyaknya lulusan dengan
IPK > 3.50.

NIPK = [(a x 2) + (b x 3) +
(c x 4)] /(a + b + c)
3. 2.2 Profil mahasiswa: 3. 2.2 Penghargaan atas Ada bukti Ada bukti Ada bukti Tidak ada Tidak ada skor 0.
prestasi dan reputasi akademik, prestasi mahasiswa di bidang penghargaan juara penghargaan juara penghargaan bukti
bakat dan minat. nalar, bakat dan minat. lomba ilmiah, olah lomba ilmiah, olah juara lomba penghargaan.
raga, maupun seni raga, maupun seni ilmiah, olah raga,
tingkat nasional atau tingkat wilayah. maupun seni
internasional. tingkat lokal PT.
3. 2.3 Profil lulusan: ketepatan 3. 2.3.1 Persentase kelulusan
waktu penyelesaian studi, tepat waktu (KTW ).
proporsi mahasiswa yang
menyelesaikan studi dalam Rumus perhitungan:
batas masa studi
(f)
KTW =  100% Jika KTW ≥ 50%, Jika KTW = 0,
(d) Jika 0% < KTW < 50%, maka skor = 1 + (6 x KTW ).
maka skor = 4. maka skor = 0.

Catatan:
Huruf-huruf (d) dan (f) pada
rumus dapat dilihat pada tabel
butir 3.2.3

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 10
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
3. 2.3.2 Persentase
mahasiswa yang DO atau
mengundurkan diri (MDO).

Rumus perhitungan:
(a)-(b)-(c) Jika MDO ≤ 6%, Jika 6% < MDO < 45%, maka skor = [180 – (400 x MDO)] / Jika MDO ≥ 45%,
MDO=  100% maka skor = 4. 39. maka skor = 0.
(a)
Catatan:
Huruf-huruf (a), (b), (c) pada
rumus dapat dilihat pada tabel
butir 3.2.3.
3.3 Layanan dan kegiatan 3.3.1 Mahasiswa memiliki Ada semua (5 jenis) Ada 4 jenis Ada 2-3 jenis Ada 1 jenis Tidak ada
kemahasiswaan: ragam, jenis, akses untuk mendapatkan pelayanan pelayanan pelayanan pelayanan pelayanan
wadah, mutu, harga dan pelayanan mahasiswa yang mahasiswa yang mahasiswa yang mahasiswa yang mahasiswa mahasiswa yang
intensitas. dapat dimanfaatkan untuk dapat diakses. dapat diakses. dapat diakses. yang dapat dapat diakses.
membina dan diakses.
mengembangkan penalaran,
minat, bakat, seni dan
kesejahteraan.

Jenis pelayanan kepada


mahasiswa antara lain:
1. Bimbingan dan konseling
2. Minat dan bakat (ekstra
kurikuler)
3. Pembinaan soft skill
4. Beasiswa
5. Kesehatan

3.3.2 Mutu layanan kepada


mahasiswa
Skor = SL
Untuk setiap jenis pelayanan,
BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 11
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
pemberian skor sebagai
berikut:
4 : sangat baik
3 : baik
2: cukup
1: kurang
0: sangat kurang

SL =
Jml skor untuk semua layanan
5

3.4 Pelacakan dan perekaman 3. 4.1.1 Upaya pelacakan Ada upaya yang Ada upaya yang Upaya pelacakan Upaya pela- Tidak ada upaya
data lulusan: dan perekaman data lulusan. intensif untuk intensif untuk dilakukan cakan lulusan pelacakan lulusan.
kekomprehensifan, melacak lulusan dan melacak lulusan, sekedarnya dan dilakukan
pemutakhiran, profil masa datanya terekam tetapi hasilnya belum hasilnya terekam. sekedarnya
tunggu kerja pertama, secara terekam secara dan hasilnya
kesesuaian bidang kerja komprehensif. komprehensif. tidak terekam.
dengan bidang studi dan posisi 3. 4.1.2 Pendapat pengguna
kerja pertama. (employer) lulusan terhadap
mutu alumni.
Ada 7 jenis kompetensi. Skor = Skor akhir
Skor akhir = [4 x (a) + 3 x (b) +
2 x (c) + (d)] / [(a) + (b) + (c) +
(d)]
3. 4.2 Profil masa tunggu
kerja pertama
Jika RMT ≤ 3 bulan, RMT ≥ 18 bulan,
Jika 3 < RMT < 18, maka skor = (72 – 4 x RMT ) / 15.
RMT = rata-rata masa tunggu maka skor = 4. maka skor = 0.
lulusan memperoleh
pekerjaan yang pertama

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 12
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
3. 4.3 Profil kesesuaian
bidang kerja dengan bidang
studi
Jika PBS ≥ 80%,
Jika PBS < 80%, maka skor = 5 x PBS.
PBS = persentase kesesuaian maka skor = 4.
bidang kerja dengan
bidang studi (keahlian)
lulusan
3. 4.4 Bentuk partisipasi Semua bentuk 3-4 bentuk Hanya 2 bentuk Hanya 1 bentuk Tidak ada
lulusan/alumni untuk kegiatan partisipasi dilakukan partisipasi partisipasi yang partisipasi saja partisipasi
akademik dan non-akademik oleh alumni. dilakukan oleh dilakukan oleh yang dilakukan alumni.
program studi seperti: alumni. alumni. oleh alumni.
1) sumbangan dana,
2) sumbangan fasilitas,
3) keterlibatan dalam
kegiatan akademik,
4) pengembangan jejaring
dan
5) penyediaan fasilitas untuk
kegiatan akademik dan
non-akademik

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 13
STANDAR 4. SUMBER DAYA MANUSIA
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
4.1 Efektivitas sistem 4.1 Pedoman tertulis tentang Tersedia pedoman Tersedia pedoman Tersedia pedoman Pedoman tertulis Tidak ada
seleksi, perekrutan, sistem seleksi, perekrutan, tertulis yang lengkap; tertulis yang lengkap tertulis yang lengkap kurang lengkap. pedoman
penempatan, penempatan, pengembangan, dan ada bukti dan ada bukti namun hanya tertulis.
pengembangan, retensi retensi dan pemberhentian dosen dilaksanakan secara sebagian besar sebagian yang
dan pemberhentian dan tenaga kependidikan, serta konsisten. dilaksanakan secara dilaksanakan secara
dosen dan tenaga konsistensi pelaksanaannya. konsisten. konsisten.
kependidikan untuk
menjamin mutu
penyelenggaraan
program akademik

4.2.1 Pedoman tertulis tentang Tersedia pedoman Tersedia pedoman Tersedia pedoman Pedoman tertulis Tidak ada
4.2 Sistem monitoring
sistem monitoring dan evaluasi, tertulis yang lengkap; tertulis yang lengkap tertulis yang lengkap kurang lengkap. pedoman
dan evaluasi, serta
serta rekam jejak kinerja dosen dan ada bukti dan ada bukti namun hanya tertulis.
rekam jejak kinerja dosen
dan tenaga kependidikan, serta dilaksanakan secara sebagian besar sebagian kecil yang
dan tenaga kependidikan
konsistensi pelaksanaannya. konsisten. dilaksanakan secara dilaksanakan secara
konsisten. konsisten.

4.2.2 Pelaksanaan monitoring dan Ada bukti tentang Ada bukti tentang Ada bukti tentang Ada bukti Tidak ada bukti
evaluasi kinerja dosen di bidang kinerja dosen di kinerja dosen di kinerja dosen di tentang kinerja tentang kinerja
pendidikan, penelitian, bidang bidang bidang dosen di bidang dosen yang
pelayanan/pengabdian kepada (1) pendidikan (1) pendidikan pendidikan yang pendidikan tetapi terdokumen-
masyarakat. (2) penelitian (2) penelitian terdokumentasikan tidak tasikan.
(3) pelayanan/ (3) pelayanan/ dengan baik terdokumenta-
pengabdian pengabdian tetapi tidak ada di sikan dengan
kepada kepada bidang penelitian baik serta tidak
masyarakat masyarakat atau pelayanan/ ada di bidang
yang terdokumentasi tetapi tidak pengabdian kepada penelitian atau
dengan baik. terdokumentasi masyarakat. pelayanan/
dengan baik. pengabdian
kepada
masyarakat.
BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 14
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
4.3.1.1 Dosen tetap
4.3 Kualifikasi akademik,
berpendidikan minimal S-2 dan
kompetensi (pedagogik,
apoteker. Jika KD1 ≥ 60%,
kepribadian, sosial dan Jika KD1 < 60%, maka skor = 2 + (KD1 x 10)/3
KD1 = Persentase dosen tetap maka skor = 4.
profesional) dan jumlah
berpendidikan minimal S-2 dan
(rasio dosen mahasiswa,
apoteker.
jabatan akademik) dosen
4.3.1.2 Dosen tetap yang
tetap dan tidak tetap
berpendidikan S-3 yang bidang
(dosen mata kuliah,
keahliannya sesuai dengan
dosen tamu, dosen luar
program studi. Jika KD2 ≥ 40%,
biasa dan/atau pakar, Jika KD2 < 40%, maka skor = 2 + (5 x KD2).
KD2 = Persentase dosen tetap maka skor = 4.
sesuai dengan
yang berpendidikan S-3 yang
kebutuhan) untuk
bidang keahliannya sesuai
menjamin mutu program
dengan program studi.
akademik.
4.3.1.3 Dosen tetap yang memiliki
Pelaksanaan tugas jabatan lektor kepala dan guru
dosen tetap selama tiga besar yang bidang keahliannya
sesuai dengan program studi.
tahun terakhir. Jika KD3 ≥ 40%, Jika KD3 < 40%, maka skor = 1 + (7.5 x KD3).
KD3 = Persentase dosen tetap
maka skor = 4.
yang memiliki jabatan lektor
kepala dan guru besar yang
bidang keahliannya sesuai
Catatan: dengan program studi.
Butir ini memerlukan 4.3.1.4 Dosen yang memiliki
syarat minimum (6 Sertifikat Pendidik . Jika KD4 ≥ 40%,
Jika KD4 < 40%, maka skor = 1+7.5 x KD4.
orang). KD4 = Persentase dosen yang maka skor = 4.
 Bila pada saat memiliki Sertifikat Pendidik.
asesmen kecukupan 4.3.2 Rasio mahasiswa terhadap
syarat minimum dosen tetap yang bidang
tersebut tidak keahliannya sesuai dengan bidang
Jika 17 ≤ RMD ≤ 23, Jika 23 < RMD < 60, maka skor = 4 x (60 - RMD) / 37. Jika RMD ≥ 60,
terpenuhi maka hal ini program studi (RMD).
maka skor = 4. Jika RMD < 17, maka skor = 4 x RMD / 17. maka skor = 0.
perlu divalidasi
terlebih dahulu pada Catatan:
saat asesmen - Jumlah mahasiswa reguler

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 15
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
lapangan. diambil dari tabel 3.2.1, yaitu
 Bila ternyata hasil jumlah dari kolom (7) dan kolom
validasi pada saat (8) pada baris TS.
asesmen lapangan - Jumlah dosen tetap diambil dari
program studi tidak tabel 4.3.1.
memenuhi syarat
minimum ini, maka
asesor melaporkan
secara khusus ke
BAN-PT mengenai hal
ini.
4.3.3 Rata-rata beban dosen per
Jika 5 < RFTE < 11 sks, maka
semester, atau rata-rata FTE Jika 11 ≤ RFTE ≤ 13
skor = (RFTE – 3) / 2. Jika RFTE ≤ 5 sks, atau RFTE ≥ 21
(Fulltime Teaching Equivalent) sks, maka skor = 4.
Jika 13 < RFTE < 21 sks, maka maka skor = 1.
skor = (71 – 3 x RFTE) / 8.
RFTE = rata-rata FTE
(4.3.4 & 4.3.5).1 Kesesuaian
keahlian dosen tetap dengan mata
kuliah/blok yang diampu (KKD)
Jika KKD = 0, maka Jika 0 < KKD < 7, maka Jika KKD ≥ 7,
KKD = Jumlah mata kuliah yang skor = 4 skor = 4 – (4 x KKD) / 7. maka skor = 0.
tidak sesuai pengampuannya oleh
dosen tetap dengan mata
kuliah/blok yang diampu.
(4.3.4 & 4.3.5).2 Tingkat
kehadiran dosen tetap dalam
mengajar Jika
Jika PKDT ≥ 95%,
PKDT = Persentase kehadiran Jika 60% < PKDT < 95%, maka skor = [(80 x PKDT) – 48]/7. PKDT ≤ 60%,
maka skor = 4.
dosen tetap dalam maka skor = 0.
perkuliahan (terhadap
jumlah kehadiran yang
direncanakan)
4.4 Jumlah, kualifikasi 4.4.1 Persentase jumlah dosen Jika PDTT ≤ 10%, Jika 10% < PDTT < 50%, maka skor = 10 x (50% - PDTT). Jika PDTT ≥ 50%,
dan pelaksanaan tugas tidak tetap, terhadap jumlah maka skor = 4. maka skor = 0.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 16
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
dosen tidak tetap. seluruh dosen (= PDTT)

4.4.2.1 Kesesuaian keahlian


dosen tidak tetap (yang bidang
keahliannya di luar program studi)
dengan mata kuliah/blok yang
diampu (KKDT)
Jika KKDT = 0, maka Jika 0 < KKDT < 7, maka Jika KKDT ≥ 7,
KKDT = Jumlah mata kuliah yang skor = 4 skor = 4 – (4 x KKDT) / 7. maka skor = 0.
tidak sesuai pengampuannya
oleh dosen tidak tetap yang
bidang keahliannya di luar
program studi dengan mata
kuliah/blok yang diampu.
4.4.2.2 Pelaksanaan tugas/ tingkat
kehadiran dosen tidak tetap dalam
mengajar Jika PKDTT ≤
Jika PKDTT ≥ 95%,
Jika 60% < PKDTT < 95%, maka skor = [80 x PKDTT – 48]/7. 60% , maka
maka skor = 4.
PKDTT = Persentase kehadiran skor = 0.
dosen tidak tetap dalam
perkuliahan (terhadap jumlah
kehadiran yang direncanakan)
4.5.1 Kegiatan tenaga ahli/pakar
4.5 Upaya peningkatan
sebagai pembicara dalam
sumber daya manusia
seminar/pelatihan, pembicara
(SDM) dalam tiga tahun
tamu, dsb, dari luar PT sendiri
terakhir.
(tidak termasuk dosen tidak tetap).
JTAP = Jumlah tenaga ahli/pakar. Jika JTAP  12 orang,
Jika JTAP < 12 orang, maka skor = 1 + (JTAP / 4).
Catatan: Tenaga ahli dari luar maka skor = 4.
perguruan tinggi dengan tujuan
untuk pengayaan pengetahuan
dan bukan untuk mengisi
kekurangan tenaga pengajar,
tidak bekerja secara rutin.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 17
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0

4.5.2 Peningkatan kemampuan


dosen tetap melalui program tugas
belajar dalam bidang yang sesuai
dengan bidang program studi

Perhitungan skor sebagai berikut:


Apabila dosen tetap yang
berpendidikan S-3 yang bidang
keahliannya sesuai dengan
kompetensi program studi  40%,
maka skor pada butir ini = 4.

Jika tidak, gunakan aturan di


bawah:
N2 = Jumlah dosen yang Jika SD ≥ 4, maka Jika 0 ≤ SD < 4, maka skor = SD.
mengikuti tugas belajar skor = 4.
jenjang S-2 pada bidang
keahlian yang sesuai dengan
program studi dalam kurun
waktu tiga tahun terakhir.
N3 = Jumlah dosen yang
mengikuti tugas belajar
jenjang S-3 pada bidang
keahlian yang sesuai dengan
program studi dalam kurun
waktu tiga tahun terakhir

SD = (0.75 N2 + 1.25 N3)

4.5.3 Kegiatan dosen tetap yang Jika SP ≥ 3, maka Jika SP = 0,


Jika 0 < SP < 3, maka skor = 1 + SP.
bidang keahliannya sesuai dengan skor = 4. maka skor = 0.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 18
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
program studi dalam seminar
ilmiah/ lokakarya/ penataran/
pameran yang tidak hanya
melibatkan dosen PT sendiri.

Perhitungan skor sebagai berikut:


Misalkan:
a = jumlah makalah atau kegiatan
(sebagai penyaji)
b = jumlah kehadiran (sebagai
peserta)
n = jumlah dosen tetap
b
a+
SP = 4
n
Mendapatkan Mendapatkan Mendapatkan Mendapatkan Tidak pernah
4.5.4 Prestasi dalam
penghargaan hibah, penghargaan hibah, penghargaan hibah, penghargaan, mendapat
mendapatkan penghargaan hibah,
pendanaan program pendanaan program pendanaan program hibah, penghargaan.
pendanaan program dan kegiatan
dan kegiatan dan kegiatan dan kegiatan pendanaan
akademik dari tingkat nasional dan
akademik dari institusi akademik dari akademik dari program dan
internasional; besaran dan
internasional. institusi nasional. institusi kegiatan
proporsi dana penelitian dari
regional/lokal. akademik yang
sumber institusi sendiri dan luar
berupa hibah
institusi.
dana dari PT
Catatan: selama tiga tahun sendiri.
terakhir
4.5.5 Reputasi dan keluasan
jejaring dosen dalam bidang
akademik dan profesi
Jika Nr ≥ 1.6 maka Jika 1 < Nr < 1.6,
Jika Nr ≤ 1, maka skor = 3 x Nr
Ri= persentase dosen yang skor = 4 maka skor =
menjadi anggota masyarakat [4 + (5 x Nr)] / 3
bidang ilmu tingkat internasional

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 19
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
Rn= persentase dosen yang hanya
menjadi anggota masyarakat
bidang ilmu tingkat nasional

Nr = Rn + (3 x Ri)

4.6 Jumlah, rasio, 4.6.1.1 Pustakawan dan


kualifikasi akademik dan kualifikasinya
kompetensi tenaga
kependidikan Catatan: nilai dihitung dengan
(pustakawan, laboran, rumus berikut:
analis, teknisi, operator,
programer, staf A = (4 X1 + 3 X2 + 2 X3)/4
Jika A ≥ 4, maka skor
administrasi dan/atau staf Jika A < 4, maka skor = A.
= 4.
pendukung lainnya) X1 = jumlah pustakawan yang
untuk menjamin mutu berpendidikan S-2 atau S-3.
penyelenggaraan X2 = jumlah pustakawan yang
program studi. berpendidikan D-4 atau S-1.
X3 = jumlah pustakawan yang
berpendidikan D-1, D-2, atau
D-3.
4.6.1.2 Laboran

RL = Rasio jumlah mahasiswa


Jika 40 < RL < 60, maka
terhadap jumlah laboran
skor = 10 – (3 x RL)/20. Jika RL ≥ 60, maka skor = 1.
untuk satu praktikum. Jika 30  RL  40,
Catatan: maka skor = 4
Jika 20 < RL < 30, maka Jika RL ≤ 20, maka skor = 2.
Agar dibandingkan dengan
skor = (RL/5) – 2.
kegiatan yang seharusnya
dilakukan dalam program studi
yang bersangkutan.
4.6.1.3 Analis Jika 60 < RA < 80, maka Jika RA ≥ 80, maka skor = 1.
Jika 40  RA  60,
skor = 13 – (3 x RA)/20.
maka skor = 4
RA = Rasio analisis terhadap Jika RA ≤ 20, maka skor = 2.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 20
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
jumlah mahasiswa untuk satu Jika 20 < RA < 40, maka
praktikum. skor = (RA/10).
Catatan:
Agar dibandingkan dengan
kegiatan yang seharusnya
dilakukan dalam program studi
yang bersangkutan.
4.6.1.4 Teknisi/operator Memiliki  2 Memiliki 1 Tidak memiliki
Tidak ada skor 1 dan 0.
teknisi/operator. teknisi/operator. teknisi/operator.
4.6.1.5 Tenaga administrasi

Catatan: nilai dihitung dengan


rumus berikut:
D = (4 X1 + 3 X2 + 2 X3 + X4)/4

Misalkan:
X1 = jumlah tenaga administrasi
Jika D ≥ 4, maka skor
yang berpendidikan D-4 atau Jika D < 4, maka skor = D.
= 4.
S-1 ke atas.
X2 = jumlah tenaga administrasi
yang berpendidikan D-3.
X3 = jumlah tenaga administrasi
yang berpendidikan D-1 atau
D-2
X4 = jumlah tenaga administrasi
yang berpendidikan SMU/SMK
4.6.2 Upaya yang telah dilakukan Upaya Upaya Upaya Ada upaya Tidak ada upaya
program studi dalam pengembangan telah pengembangan pengembangan telah pengembangan, pengembangan.
meningkatkan kualifikasi dan dilakukan dengan telah dilakukan dilakukan dengan tetapi kualifikasi
kompetensi tenaga kependidikan. sangat baik sehingga dengan baik cukup sehingga dan kompetensi
dapat meningkatkan sehingga dapat dapat meningkatkan tenaga
Upaya peningkatan kualifikasi dan kualifikasi dan meningkatkan kualifikasi dan kependidikan
kompetensi dikaitkan dengan: kompetensi tenaga kualifikasi dan kompetensi tenaga masih kurang.
1. Pemberian kesempatan kependidikan. kompetensi tenaga kependidikan.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 21
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
belajar/pelatihan kependidikan.
2. Pemberian fasilitas, termasuk
dana
3. Jenjang karir

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 22
STANDAR 5. KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
5.1 Kurikulum harus 5.1.1 Kompetensi lulusan Kurikulum memuat Kurikulum memuat Kurikulum memuat Kurikulum Kurikulum tidak
memuat standar 5.1.1.1 Kelengkapan dan kompetensi lulusan kompetensi lulusan kompetensi lulusan memuat memuat
kompetensi lulusan yang kejelasan perumusan secara lengkap secara lengkap secara lengkap kompetensi kompetensi
terstruktur dalam kompetensi (utama, pendukung, (utama, (utama, lulusan secara lulusan secara
kompetensi utama, lainnya) yang pendukung, pendukung, lengkap (utama, lengkap.
pendukung dan lainnya terumuskan secara lainnya) yang lainnya) yang pendukung,
yang mendukung sangat jelas. terumuskan secara terumuskan secara lainnya), namun
tercapainya tujuan, jelas. cukup jelas. rumusannya
terlaksananya misi dan kurang jelas.
terwujudnya visi program 5.1.1.2 Orientasi dan Sesuai dengan visi- Sesuai dengan visi- Sesuai dengan visi- Tidak sesuai Kurang sesuai
studi. kesesuaian dengan visi dan misi, sudah misi, berorientasi misi, tetapi masih dengan visi-misi. dengan visi-misi
misi. berorientasi ke ke masa kini. berorientasi ke serta tidak jelas
masa depan. masa lalu. orientasinya
atau
tidak memuat
memuat standar
kompetensi.

5.1 Kurikulum memuat 5.1.2 Struktur Kurikulum Sesuai dengan Sesuai dengan Sesuai dengan Kurang sesuai Tidak memiliki
mata kuliah yang 5.1.2.1 Kesesuaian mata kuliah standar kompetensi, standar standar dengan standar standar
mendukung pencapaian dan urutannya dengan standar sudah berorientasi kompetensi, kompetensi, tetapi kompetensi. kompetensi.
kompetensi lulusan dan kompetensi. ke masa depan. berorientasi ke masih berorientasi
memberikan keleluasaan masa kini. ke masa lalu.
pada mahasiswa untuk Catatan:
memperluas wawasan Untuk menilai kesesuaian mata
dan memperdalam kuliah dan urutannya, bila perlu
keahlian sesuai dengan asesor memperhatikan
minatnya, serta silabus/materi mata kuliah.
dilengkapi dengan
deskripsi mata kuliah,
silabus dan rencana

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 23
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
pembelajaran. 5.1.2.2 Persentase mata kuliah
yang dalam penentuan nilai
akhirnya memberikan bobot
pada tugas-tugas
(praktikum/praktik, PR atau
makalah) ≥ 20% (=PTGS). Jika PTGS ≥ 50%, Jika PTGS < 50%, maka skor = 8 x PTGS.
maka skor = 4.
Cara penghitungan:
Jumlah mata kuliah yang diberi
tanda √ pada kolom (7) dibagi
dengan jumlah total mata kuliah
wajib dan pilihan.
5.1.2.3 Mata kuliah dilengkapi
dengan deskripsi mata kuliah,
silabus, RPKPS dan LO
Jika PDMK ≥ 95%, Jika PDMK ≤ 55%,
PDMK = Persentase mata kuliah Jika 55% < PDMK < 95%, maka skor = 10 x (PDMK – 55%).
maka skor = 4. maka skor = 0.
yang memiliki deskripsi, silabus
dan RPKPS dan LO

5.1.3 Struktur kurikulum yang Struktur kurikulum Struktur kurikulum Struktur kurikulum Struktur kurikulum Tidak ada skor 0.
mendukung capaian sangat mendukung mendukung cukup mendukung kurang
pembelajaran dalam capaian capaian capaian mendukung
membentuk sikap dan tata nilai. pembelajaran. pembelajaran. pembelajaran. capaian
pembelajaran.
5.1.4 Struktur kurikulum yang
mendukung keterampilan kerja
umum dan khusus bidang Jika PRK  70%,
Jika 30%  PRK  Jika PRK < 30%, maka skor = (40 x PRK)/3.
kefarmasian. maka skor = 0
40%, maka skor = 4 Jika 40% < PRK < 70%, maka skor = [28-(40 x PRK)]/3.
PRK = persentase sks untuk
praktikum
5.1.5 Struktur kurikulum yang Struktur kurikulum Struktur kurikulum Struktur kurikulum Struktur kurikulum Tidak ada skor 0.
mendukung penguasaan sangat mendukung mendukung cukup mendukung kurang
pengetahuan rumpun ilmu capaian LO. capaian LO. capaian LO. mendukung

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 24
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
kefarmasian capaian LO.

5.1.6 Fleksibilitas mata kuliah Jika BMKP ≥ 9 sks dan Jika BMKP ≥ 9 sks Jika BMKP < 9 sks Tidak ada skor di bawah 2.
pilihan yang disediakan/ dan ≥ 1 kali sks maka skor = 2.
dilaksanakan ≥ 2 kali mata kuliah yang
BMKP = Bobot mata kuliah pilihan sks mata kuliah harus diambil,
dalam sks pilihan yang harus maka skor = 2 x
RMKP = Rasio sks mata kuliah diambil, maka skor = RMKP.
pilihan yang 4.
disediakan/dilaksanakan .
terhadap sks mata kuliah pilihan
yang harus diambil

Catatan:
 Bagi PS yang memiliki jalur
pilihan/peminatan/konsentras
i, mata kuliah yang khas
jalur pilihan/peminatan/
konsentrasi dianggap
sebagai mata kuliah pilihan.

5.1.7 Mata kuliah yang Tidak ada mata


Ada mata kuliah
menunjang/mendukung kuliah (KKN atau
(KKN atau KKP)
interprofessional education. KKP) yang
yang mendukung Tidak ada skor 3. Tidak ada skor 1. Tidak ada skor 0.
mendukung
interprofessional
interprofessional
education.
education.
5.1.8 Substansi praktikum dan Pelaksanaan modul Pelaksanaan modul Pelaksanaan modul Pelaksanaan Tidak ada modul
pelaksanaan praktikum. praktikum lebih dari praktikum cukup, praktikum cukup, modul praktikum praktikum.
cukup (ditambah dilaksanakan di PT tetapi dilaksanakan kurang dari
Catatan: dengan demonstrasi sendiri. di PT lain. minimum.
Peer group diharapkan di laboratorium) di
menentukan modul-modul PT sendiri.
praktikum yang harus dilakukan,
BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 25
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
syarat minimum maupun yang
lebih baik.

5.2 Kurikulum dan 5.2.1 Pelaksanaan peninjauan Pengembangan Pengembangan Pengembangan Pengembangan Tidak melakukan
seluruh kelengkapannya kurikulum selama 5 tahun dilakukan secara dilakukan mengikuti mengikuti peninjauan ulang.
harus ditinjau ulang terakhir. mandiri dengan bekerjasama perubahan di perubahan di
dalam kurun waktu melibatkan dengan perguruan perguruan tinggi perguruan tinggi
tertentu oleh program pemangku tinggi lain tetapi lain yang lain tanpa
studi bersama pihak- kepentingan internal tidak melibatkan disesuaikan penyesuaian.
pihak terkait (relevansi dan eksternal dan pemangku dengan visi, misi
sosial dan relevansi memperhatikan visi, kepentingan dan umpan balik.
epistemologis) untuk misi, serta umpan eksternal lainnya
menyesuaikannya balik program studi. walaupun
dengan perkembangan menyesuaikan
ipteks dan kebutuhan dengan visi, misi
pemangku kepentingan dan umpan balik.
(stakeholders)
5.2.2 Penyesuaian kurikulum Pembaharuan Pembaharuan Pembaharuan Pembaharuan Tidak ada
dengan perkembangan ipteks kurikulum dilakukan kurikulum dilakukan kurikulum dilakukan kurikulum pembaharuan
dan kebutuhan pemangku sesuai dengan sesuai dengan sesuai dengan dilakukan tanpa kurikulum
kepentingan. perkembangan ilmu perkembangan ilmu perkembangan ilmu disesuaikan selama 5 tahun
di bidangnya dan di bidangnya, tetapi di bidangnya, tetapi dengan terakhir.
kebutuhan hanya tanpa perkembangan
masyarakat. memperhatikan memperhatikan ilmu dan
sebagian kebutuhan kebutuhan
kebutuhan masyarakat. masyarakat.
masyarakat.
5.3. Pelaksanaan proses 5.3.1.1 Pelaksanaan
pembelajaran pembelajaran memiliki
mekanisme untuk memonitor,
Skor = NA.
mengkaji dan memperbaiki
setiap semester tentang:
(a) kehadiran mahasiswa

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 26
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
(b) kehadiran dosen
(c) materi kuliah

Penilaian butir ini dihitung


dengan cara berikut:
Jumlah skor setiap butir
NA =
3
Sedangkan penghitungan skor
untuk setiap butir sebagai
berikut:
1: Tidak ada monitoring
2: Ada monitoring tetapi tidak
ada evaluasi
3: Ada monitoring, evaluasi tidak
kontinu
4: Ada monitoring dan evaluasi
secara kontinu
5.3.1.2 Mekanisme Materi kuliah disusun Materi kuliah Materi kuliah Materi kuliah Tidak ada
penyusunan materi perkuliahan. oleh kelompok dosen disusun oleh disusun oleh hanya disusun mekanisme
dalam satu bidang kelompok dosen kelompok dosen oleh dosen monitoring.
ilmu, dengan dalam satu bidang dalam satu bidang pengajar tanpa
memperhatikan ilmu, dengan ilmu. melibatkan dosen
masukan dari dosen memperhatikan lain.
lain dan dari masukan dari
pengguna lulusan. dosen lain.
5.3.2 Mutu soal ujian. Mutu soal ujian untuk Empat dari lima Dua s.d. tiga Hanya satu Semua soal ujian
lima mata kuliah contoh soal ujian contoh soal ujian contoh soal ujian tidak bermutu
yang diberikan yang mutunya baik yang mutunya baik yang mutunya atau tidak sesuai
semuanya bermutu dan sesuai dengan dan sesuai dengan baik dan sesuai dengan
baik dan sesuai GBPP/RPKPS. GBPP/RPKPS. dengan GBPP/RPKPS.
dengan GBPP/RPKPS.
GBPP/RPKPS.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 27
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
5.4 Sistem 5.4.1.1 Rata-rata banyaknya
pembimbingan akademik: mahasiswa per dosen
banyaknya mahasiswa Pembimbing Akademik (PA) per Jika RMPA ≥ 60
per dosen PA, semester (=RMPA) Jika RMPA ≤ 20, maka atau tidak ada
Jika 20 < RMPA < 60, maka skor = (60 - RMPA) / 10.
pelaksanaan kegiatan, skor = 4. perwalian, maka
rata-rata pertemuan per skor = 0.
semester, efektivitas
kegiatan perwalian
5.4.1.2 Pelaksanaan kegiatan  Pembimbingan  Pembimbingan  Pembimbing-an  Pembimbing-  Tidak ada 
pembimbingan akademik. akademik akademik akademik an akademik pembim-
dilakukan oleh dilakukan oleh dilakukan oleh dilakukan oleh bingan
seluruh dosen sebagian besar sebagian dosen sebagian kecil akademik dari
tetap. dosen tetap. tetap. dosen tetap. dosen tetap.
 Tidak ada
 Tersedia  Tersedia  Tersedia  Tersedia panduan PA.
panduan PA dan panduan PA panduan PA panduan PA
dilaksanakan dan dan namun
secara sangat dilaksanakan dilaksanakan dilaksanakan
konsisten. secara cukup kurang
konsisten. konsisten. konsisten.

5.4.1.3 Jumlah rata-rata


pertemuan pembimbingan per
Jika PP ≥ 3.0 maka Jika PP = 0, maka
mahasiswa per semester (= PP) Jika 0 < PP < 3, maka skor = PP + 1.
skor = 4. skor = 0.

5.4.2 Efektivitas kegiatan Sistem bimbingan Sistem bimbingan Sistem bantuan Sistem bantuan Sistem bantuan
perwalian. akademik sangat akademik efektif. dan bimbingan dan bimbingan dan bimbingan
efektif. akademik cukup akademik kurang akademik tidak
efektif. efektif. jalan, atau tidak
ada
pembimbingan.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 28
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
5.5 Sistem 5.5.1.1 Ketersediaan panduan, Tersedia Tersedia pedoman/ Tersedia pedoman/ Tersedia Tidak tersedia
pembimbingan tugas sosialisasi, dan penggunaan. pedoman/panduan panduan, sebagian panduan, namun pedoman/ pedoman/
akhir (skripsi): dan dilaksanakan besar dilaksanakan hanya sebagian panduan, namun panduan.
ketersediaan panduan, dengan konsisten. secara konsisten. kecil yang tidak dilaksana-
rata-rata mahasiswa per dilaksanakan kan.
dosen pembimbing tugas secara konsisten.
akhir, rata-rata jumlah 5.5.1.2 Rata-rata mahasiswa Jika RMTA = 0,
pertemuan/ per dosen pembimbing tugas Jika 0 < RMTA ≤ 4,
Jika 4 < RMTA < 20, maka skor = 5 – (RMTA / 4). atau RMTA ≥ 20,
pembimbingan, kualifikasi akhir (=RMTA) maka skor = 4.
maka skor = 0.
akademik dosen
pembimbing tugas akhir 5.5.1.3 Rata-rata jumlah
dan waktu penyelesaian pertemuan/pembimbingan Jika RBTA ≥ 8, maka
Jika RBTA < 8, maka skor = RBTA / 2.
penulisan. selama penyelesaian TA skor = 4.
(=RBTA)
5.5.1.4 Kualifikasi akademik
dosen pembimbing tugas akhir

PDPU = persentase dosen Jika PDPU ≥ 80%,


Jika PDPU < 80%, maka skor = 2 + (5 x PDPU)/2.
pembimbing utama yang maka skor = 4
berpendidikan minimum S-2
dengan jabatan akademik
minimum lektor kepala
5.5.2 Rata-rata waktu Struktur kurikulum tugas akhir dijadwalkan selesai dalam satu semester:
penyelesaian penulisan tugas Jika RPTA ≥ 14
Jika RPTA ≤ 6 bulan,
akhir (=RPTA) Jika 6 bulan < RPTA < 14 bulan, maka skor = (14 – RPTA) / 2. bulan, maka skor
maka skor = 4.
= 0.
Struktur kurikulum tugas akhir dijadwalkan selesai dalam dua semester:
Jika RPTA ≥ 28
Jika RPTA ≤ 12 bulan,
Jika 12 bulan < RPTA < 28 bulan, maka skor = (28 – RPTA) / 4. bulan, maka skor
maka skor = 4.
= 0.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 29
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
5.6 Upaya perbaikan 5.6 Upaya perbaikan sistem Upaya perbaikan Upaya perbaikan Upaya perbaikan Upaya perbaikan Tidak ada upaya
sistem pembelajaran pembelajaran yang telah dilakukan untuk dilakukan untuk 3 dilakukan untuk 2 dilakukan untuk 1 perbaikan.
yang telah dilakukan dilakukan selama tiga tahun semua dari yang dari 4 yang dari 4 yang dari yang
selama tiga tahun terakhir berkaitan dengan: seharusnya seharusnya seharusnya seharusnya
terakhir a. Materi diperbaiki/ diperbaiki/ diperbaiki/ diperbaiki/
b. Metode pembelajaran ditingkatkan. ditingkatkan. ditingkatkan. ditingkatkan.
c. Penggunaan teknologi
pembelajaran
d. Cara-cara evaluasi

5.7 Upaya peningkatan 5.7.1 Kebijakan tertulis tentang Kebijakan lengkap Kebijakan lengkap Kebijakan lengkap Kebijakan kurang Tidak ada skor 0.
suasana akademik: suasana akademik (otonomi mencakup informasi mencakup mencakup lengkap
kebijakan tentang keilmuan, kebebasan akademik, tentang otonomi informasi tentang informasi tentang mencakup
suasana akademik, kebebasan mimbar akademik, keilmuan, kebebasan otonomi keilmuan, otonomi keilmuan, informasi tentang
ketersediaan dan jenis kemitraan dosen-mahasiswa). akademik, kebebasan kebebasan otonomi keilmuan,
prasarana, sarana dan kebebasan mimbar akademik, akademik, kebebasan
dana, program dan akademik dan kebebasan mimbar kebebasan mimbar akademik,
kegiatan akademik untuk kemitraan dosen- akademik dan akademik dan kebebasan
menciptakan suasana mahasiswa, serta kemitraan dosen- kemitraan dosen- mimbar akademik
akademik, interaksi dilaksanakan secara mahasiswa dan mahasiswa dan dan kemitraan
akademik antara dosen- konsisten. sebagian besar sebagian dosen-
mahasiswa, serta dilaksanakan dilaksanakan mahasiswa.
pengembangan perilaku secara konsisten. secara konsisten.
kecendekiawanan.
5.7.2 Ketersediaan dan Tersedia, milik Tersedia, milik Tersedia, cukup Prasarana utama Prasarana utama
kelengkapan jenis prasarana, sendiri, sangat sendiri, lengkap lengkap, milik masih kurang, masih kurang dan
sarana serta dana yang lengkap dan dana dan dana yang sendiri atau sewa demikian pula tidak ada
memungkinkan terciptanya yang sangat memadai. dan dana yang dengan dukungan dukungan dana.
interaksi akademik antara memadai. cukup memadai. dana.
sivitas akademika.

5.7.3 Interaksi akademik berupa Kegiatan ilmiah yang Kegiatan ilmiah Kegiatan ilmiah Kegiatan ilmiah Kegiatan ilmiah
program dan kegiatan terjadwal yang terjadwal yang terjadwal yang terjadwal yang terjadwal
akademik, selain perkuliahan dilaksanakan setiap dilaksanakan dua dilaksanakan dilaksanakan dilaksanakan

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 30
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
dan tugas-tugas khusus, untuk bulan. s.d tiga bulan empat s.d. enam lebih dari enam hanya setahun
menciptakan suasana akademik sekali. bulan sekali. bulan sekali. sekali.
(seminar, simposium, lokakarya,
bedah buku dll).
5.7.4 Interaksi akademik antara Interaksi dosen- Interaksi dosen- Interaksi dosen- Interaksi dosen- Tidak ada
dosen-mahasiswa. mahasiswa mahasiswa mahasiswa mahasiswa interaksi.
menghasilkan menghasilkan menghasilkan kurang.
suasana akademik suasana akademik suasana akademik
yang sangat yang kondusif. yang cukup
kondusif. kondusif.
5.7.5 Pengembangan perilaku Kegiatan yang Kegiatan yang Kegiatan yang Kegiatan yang Tidak ada
kecendekiawanan. dilakukan sangat dilakukan dilakukan cukup dilakukan kurang kegiatan yang
menunjang menunjang menunjang menunjang dilakukan untuk
Bentuk kegiatan antara lain pengembangan pengembangan pengembangan pengembangan menunjang
dapat berupa: perilaku perilaku perilaku perilaku pengembangan
1. Kegiatan penanggulangan kecendekiawanan. kecendekiawanan. kecendekia-wanan. kecendekia- perilaku
kemiskinan. wanan. kecendekia-
2. Pelestarian lingkungan. wanan.
3. Peningkatan kesejahteraan
masyarakat.
4. Kegiatan penanggulangan
masalah ekonomi, politik,
sosial, budaya dan
lingkungan lainnya.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 31
STANDAR 6. PEMBIAYAAN, SARANA DAN PRASARANA, SERTA SISTEM INFORMASI
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
6.1 Keterlibatan program 6.1 Keterlibatan program Program studi secara Program studi tidak Program studi Program studi Program
studi dalam perencanaan studi dalam perencanaan otonom diberi otonomi, dilibatkan dalam hanya diminta studi tidak
target kinerja, perencanaan target kinerja, perencanaan melaksanakan tetapi dilibatkan perencanaan untuk memberikan dilibatkan
kegiatan/ kerja dan kegiatan/kerja dan perencanaan alokasi dalam alokasi, namun masukan. dalam
perencanaan/alokasi dan perencanaan alokasi dan dan pengelolaan melaksanakan pengelolaan dana Perencanaan perencanaan
pengelolaan dana. pengelolaan dana. dana. perencanaan dilakukan oleh unit alokasi dan / alokasi dan
Keterlibatan aktif program alokasi dan pengelola program pengelolaan dana pengelolaan
studi harus tercerminkan pengelolaan dana. studi. dilakukan oleh unit dana.
dengan bukti tertulis tentang pengelola program
proses perencanaan, studi.
pengelolaan dan pelaporan
serta pertanggungjawaban
penggunaan dana kepada
pemangku kepentingan
melalui mekanisme yang
transparan dan akuntabel.
6.2 Dana operasional dan 6.2.1 Penggunaan dana
pengembangan (termasuk untuk operasional dalam
hibah) dalam lima tahun tiga tahun terakhir
terakhir untuk mendukung (pendidikan, penelitian,
kegiatan program akademik pengabdian kepada
Jika DOM ≥ 20, maka
(pendidikan, penelitian dan masyarakat, termasuk gaji Jika DOM < 20, maka skor = DOM / 5.
skor = 4.
pengabdian kepada dan upah).
masyarakat). Program studi
harus memenuhi syarat DOM = rata-rata dana
kelayakan jumlah dan tepat operasional/mahasiswa/
waktu. tahun (dalam juta rupiah)
6.2.2 Dana penelitian
dalam tiga tahun terakhir. Jika RDP ≥ 10, maka
Jika RDP < 10, maka skor = (2 x RDP) / 5.
skor = 4.
RDP = rata-rata dana

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 32
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
penelitian/dosen
tetap/tahun (dalam juta
rupiah)
6.2.3 Dana yang diperoleh
dalam rangka
pelayanan/pengabdian
kepada masyarakat dalam
Jika RPKM ≥ 5, maka
tiga tahun terakhir. Jika RPKM < 5, maka skor = (4 x RPKM) / 5.
skor = 4.
RPKM = rata-rata dana
PkM/dosen tetap/tahun
(dalam juta rupiah)
6.3 Prasarana 6.3.1 Luas dan mutu ruang
kerja dosen.
Ruang kerja dosen yang
memenuhi kelayakan dan Catatan: Data diambil dari
mutu untuk melakukan kolom 3, tabel 6.3.1.
aktivitas kerja, Jika luas ruang rata-rata
pengembangan diri dan untuk dosen tetap (= jumlah
pelayanan akademik luas ruang dosen tetap
Skor = SLRDT
dibagi dengan jumlah
dosen tetap) kurang dari 4
m2, maka skor pada Nilai pada butir ini tidak hanya didasarkan pada perhitungan skor luas ruang dosen tetap saja, tetapi
subbutir ini = nol. juga didasarkan pada kenyamanan, sehingga dosen dapat melaksanakan kegiatan Tridharma PT
dengan baik. Untuk itu asesor diberikan kemungkinan untuk memberikan tambahan/pengurangan nilai
Cara menghitung skor luas maksimum sebesar 1.5.
ruang dosen tetap (SLRDT):
A
SLRDT =
B
A= a + 2b + 3c + 4d
B= a + b + c + d

Keterangan notasi:

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 33
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
 a = Luas total (m 2) ruang
bersama untuk dosen-
tetap
 b = Luas total (m 2) ruang
untuk 3-4 orang dosen-
tetap
 c = Luas total (m 2) ruang
untuk 2 orang dosen-
tetap
 d = Luas total (m 2) ruang
untuk 1 orang dosen-
tetap
6.3.2 Prasarana (kantor, Prasarana lengkap Prasarana lengkap Prasarana cukup Prasarana kurang Prasarana
ruang kelas, ruang dan mutunya sangat dan mutunya baik lengkap dan lengkap dan dan mutunya
laboratorium, studio, ruang baik untuk proses untuk proses mutunya cukup mutunya kurang sangat
perpustakaan, kebun pembelajaran. pembelajaran. untuk proses baik. kurang.
percobaan, dsb. kecuali pembelajaran.
ruang dosen) yang
dipergunakan program
studi dalam proses
pembelajaran.
6.3.3 Prasarana lain yang Prasarana Prasarana Prasarana Prasarana Tidak ada
menunjang (misalnya penunjang lengkap penunjang lengkap penunjang cukup penunjang kurang prasarana
tempat olah raga, ruang dan mutunya sangat dan mutunya baik lengkap dan lengkap dan penunjang.
bersama, ruang himpunan baik untuk memenuhi untuk memenuhi mutunya cukup mutunya kurang
mahasiswa, poliklinik) kebutuhan kebutuhan untuk memenuhi baik.
mahasiswa. mahasiswa. kebutuhan
mahasiswa.
6.4 Akses dan 6.4.1.1 Bahan pustaka
pendayagunaan sarana yang berupa buku teks.
dipergunakan dalam proses Jika jumlah judul ≥ Jika jumlah judul < 400, maka
administrasi dan 400, maka skor = 4. skor = (jumlah judul) / 100.
pembelajaran serta
penyeleng-garaan kegiatan

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 34
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
tridharma PT secara efektif.

Catatan: 6.4.1.2 Bahan pustaka


Untuk asesmen kecukupan : berupa disertasi/tesis/
Relevan atau tidaknya jenis skripsi/ tugas akhir.
Jika jumlah judul ≥ Jika jumlah judul < 200, maka
pustaka yang tersedia
200, maka skor = 4. skor = (jumlah judul) / 50.
disesuaikan dengan contoh
yang diberikan.

Untuk asesmen lapangan: 6.4.1.3 Bahan pustaka ≥ 3 judul jurnal, 2 judul jurnal, 1 judul jurnal, Tidak ada jurnal Tidak
Pustaka yang diperhitungkan berupa jurnal ilmiah nomornya lengkap. nomornya lengkap. nomornya lengkap. yang nomornya memiliki
hanyalah pustaka yang terakreditasi Dikti. lengkap. jurnal
relevan. terakreditasi.
Media dari masing-masing
pustaka dapat berupa hard
copy, CD- ROM atau media
lainnya
6.4.1.4 Bahan pustaka ≥ 2 judul jurnal, 1 judul jurnal yang Ada jurnal tapi Tidak ada jurnal Tidak ada
berupa jurnal ilmiah nomornya lengkap. nomornya lengkap. nomornya tidak internasional. skor 0.
internasional. lengkap.

6.4.1.5 Bahan pustaka


berupa prosiding seminar Jika jumlah prosiding
Jika jumlah prosiding seminar < 9, maka
dalam tiga tahun terakhir seminar ≥ 9, maka
skor = (4 x jumlah prosiding seminar) / 9.
skor = 4.

6.4.2 Akses ke Ada beberapa Ada perpustakaan Ada perpustakaan Ada perpustakaan Tidak ada
perpustakaan di luar PT perpustakaan di luar di luar PT yang di luar PT yang di luar PT yang perpustakaa
atau sumber pustaka PT yang dapat dapat diakses dan dapat diakses dan dapat diakses dan n di luar PT
lainnya diakses dan fasilitasnya baik. fasilitasnya cukup. fasilitasnya kurang. yang dapat
fasilitasnya sangat diakses.
baik.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 35
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
Atau jika nilai rata-
rata dari butir 6.4.1 
3.

6.4.3 Ketersediaan, akses Sangat memadai, Memadai, sebagian Cukup memadai, Kurang memadai, Sangat
dan pendayagunaan terawat dengan besar dalam sebagian besar sehingga kegiatan kurang,
sarana utama di lab sangat baik dan kondisi baik dan dalam kondisi baik, praktikum kegiatan
(tempat praktikum, ruang program studi program studi namun tidak dilaksanakan praktikum
simulasi, rumah sakit, memiliki akses yang memiliki akses mungkin digunakan kurang dari batas praktis tidak
puskesmas/balai sangat baik (memiliki yang baik (masih di luar kegiatan minimal. pernah
kesehatan, apotik fleksibilitas dalam memungkinkan praktikum dilakukan.
pendidikan dan sejenisnya) menggunakannya di menggunakannya terjadwal.
luar kegiatan di luar kegiatan
praktikum terjadwal). praktikum
terjadwal, walau
terbatas).
6.5 Akses dan 6.5.1 Sistem informasi dan Dengan komputer Dengan komputer Sebagian dengan Proses Semua
pendayagunaan sistem fasilitas yang digunakan yang terhubung yang terhubung komputer, namun pembelajaran proses
informasi dalam pengelolaan program studi dalam dengan jaringan dengan jaringan tidak terhubung dilakukan secara pembelajara
data dan informasi tentang proses pembelajaran luas/internet, luas/internet, dengan jaringan manual. n dilakukan
penyelenggaraan program (hardware, software, e- software yang software yang luas/internet. Pengelolaan secara
akademik di program studi. learning, perpustakaan, dll.) berlisensi dengan berlisensi dengan Kebanyakan koleksi manual.
jumlah yang jumlah yang software yang perpustakaan
memadai. Tersedia memadai. Tersedia digunakan belum menggunakan
fasilitas e-learning fasilitas e-learning berlisensi. Koleksi komputer stand
yang digunakan namun belum perpustakaan alone, atau secara
secara baik dan dimanfaatkan dikelola dengan manual.
akses on-line ke secara efektif. komputer yang
koleksi Koleksi tidak terhubung
perpustakaan. perpustakaan jaringan.
dapat diakses
secara on-line
namun masih ada
kendala dalam

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 36
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
kecepatan akses.

6.5.2 Aksesibilitas data


dalam sistem informasi.

Nilai butir ini didasarkan


pada hasil penilaian 11
jenis data (lihat kolom (2)
pada Tabel butir 6.5.2)
dengan cara berikut:

Skor akhir =
(a + 2 x b + 3 x c + 4 x d)/
11.

Sedang untuk setiap jenis


Skor = Skor akhir
data, penilaian didasarkan
atas aturan berikut:
1: Data ditangani secara
manual
2: Data ditangani dengan
komputer tanpa jaringan
3: Data ditangani dengan
komputer, serta dapat
diakses melalui jaringan
lokal (LAN)
4: Data ditangani dengan
komputer, serta dapat
diakses melalui jaringan
luas (WAN)

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 37
STANDAR 7. PENELITIAN, PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN KERJASAMA
HARKAT DAN PERINGKAT
ELEMEN PENILAIAN SANGAT
DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
KURANG
4 3 2 1 0
7.1 Penelitian 7.1.1 Keberadaan road Ada road map Ada road map Ada road map Tidak ada road Tidak ada skor 0.
map penelitian dan penelitian dan penelitian dan penelitian didukung map atau jika ada
dukungan sarana didukung sarana didukung dengan cukup sarana kurang didukung
prasarana, sumber daya prasarana sangat sarana prasarana prasarana, sumber oleh sarana
manusia, dan kesesuaian lengkap, didukung lengkap, sumber daya manusia, dan prasarana,
dengan masalah sumber daya daya manusia, dan kesesuaian dengan sumber daya
kesehatan, serta manusia, dan kesesuaian dengan masalah manusia, dan
pelaksanaannya. kesesuaian dengan masalah kesehatan, serta kesesuaian
masalah kesehatan, serta pelaksanaannya dengan masalah
kesehatan, serta pelaksanaannya kesehatan, serta
pelaksanaannya pelaksanaannya

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 38
7.1.2 Jumlah penelitian
yang sesuai dengan bidang
keilmuan PS, yang
dilakukan oleh dosen tetap
yang bidang keahliannya
sama dengan PS selama 3
tahun.

Penilaian dilakukan dengan


penghitungan berikut:
NK = Nilai kasar =
4×na  2×nb  nc
f
Keterangan: Jika NK ≥ 1, maka Jika NK = 0,
Jika 0 < NK < 1, maka skor = 1 + (3 x NK).
na =Jumlah penelitian skor = 4. maka skor = 0.
dengan biaya luar
negeri yang sesuai
bidang ilmu
nb =Jumlah penelitian
dengan biaya luar PS
yang sesuai bidang
ilmu
nc = Jumlah penelitian
dengan biaya dari
PT/sendiri yang sesuai
bidang ilmu
f = Jumlah dosen tetap
yang bidang
keahliannya sesuai
dengan PS.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 39
7.1.3 Mahasiswa yang
dilibatkan dalam penelitian
dosen
Penilaian dilakukan dengan
penghitungan berikut:

NK = Nilai kasar = (A/B)


Jika NK ≥ 25%, Jika NK = 0,
Jika 0 < NK < 25%, maka skor = 1 + (12 x NK).
maka skor = 4. maka skor = 0.
A = jumlah mahasiswa
yang terlibat dalam
penelitian dosen pada
tahun terakhir (TS).
B = jumlah mahasiswa
yang mengambil tugas
akhir pada TS.
7.1.4 Persentase Jika Pps > 80 %, Jika Pps < 80%, maka skor = 1 + (15 x Pps) / 4
Penelitian Program maka skor 4
Studi selama tiga
tahun terakhir yang
sesuai Road Map
(Pps)
Penilaian dilakukan dengan
penghitungan dalam
bentuk persentase jumlah
penelitian yang sesuai
Road Map terhadap total
penelitian
Catatan: jumlah total judul
penelitian dapat dilihat
dibutir 7.1.2
7.1.5 Penelitian program 4 judul penelitian 3 judul penelitian 2 judul penelitian 1 judul penelitian Tidak ada
studi selama tiga atau lebih penelitian
tahun terakhir yang
menunjang
interprofesional

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 40
7.1.6 Jumlah artikel ilmiah
yang dihasilkan oleh dosen
tetap yang bidang
keahliannya sama dengan
PS selama 3 tahun.
Penilaian dilakukan dengan
penghitungan berikut:
NK = Nilai kasar =
4×na  2×nb  nc
f
Keterangan:
na = Jumlah keterlibatan
dosen tetap dalam
penulisan artikel ilmiah
tingkat internasional
yang sesuai bidang
ilmu
Jika NK ≥ 6, maka Jika NK = 0,
nb = Jumlah keterlibatan Jika 0 < NK < 6, maka skor = 1 + (NK) / 2.
dosen tetap dalam skor = 4. maka skor = 0.
penulisan artikel ilmiah
tingkat nasional atau
buku yang sesuai
bidang ilmu
nc = Jumlah keterlibatan
dosen tetap dalam
penulisan karya ilmiah
(artikel dalam jurnal
yang belum
terakreditasi Dikti,
jurnal ilmiah populer,
koran, diktat) yang
sesuai bidang ilmu
f = Jumlah dosen tetap
yang bidang
keahliannya sesuai
dengan PS

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 41
7.1.7 Karya-karya Memiliki satu atau Tidak ada karya
PS/institusi yang telah lebih karya yang yang memperoleh
memperoleh hak memperoleh hak Memiliki satu karya hak paten atau
paten atau karya yang paten atau dua yang mendapat karya yang
mendapat pengakuan/ karya yang pengakuan/ mendapat
Tidak ada skor 1 dan 0.
penghargaan dari mendapat penghargaan dari pengakuan/
lembaga nasional / pengakuan/ lembaga nasional / penghargaan dari
internasional dalam penghargaan dari internasional. lembaga nasional
tiga tahun terakhir. lembaga nasional / atau internasional.
internasional.
7.1.8 Upaya-upaya yang Ada kebijakan dan Kebijakan dan Kebijakan dan Tidak ada Tidak ada skor 0.
dilakukan untuk mendorong upaya untuk upaya untuk tiga upaya untuk satu kebijakan dan
kegiatan penelitian dan keempat aspek. dari empat aspek. atau dua dari upaya.
publikasi. empat aspek.

Insitusi mengupayakan hal-


hal berikut:
(1) Adanya unit pengelola
penelitian dan sistem
pembinaan
(2) Menyediakan pelatihan
SDM yang profesional,
prasarana dan sarana
yang memungkinkan
terlaksananya
penelitian secara
berkelanjutan.
(3) Mengembangkan dan
membina jejaring
Penelitian.
(4) Mencari berbagai
sumber dana penelitian.
7.2 Kegiatan 7.2.1 Jumlah kegiatan
pelayanan/pengabdian pelayanan/pengabdian
kepada masyarakat dosen kepada masyarakat (PkM) Jika NK ≥ 1, maka Jika 0 < NK < 1, maka skor = (3 x NK) + 1 Jika NK = 0,
dan mahasiswa program studi yang dilakukan oleh dosen skor = 4. maka skor = 0.
yang bermanfaat bagi tetap yang bidang
pemangku kepentingan keahliannya sesuai dengan

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 42
(kerjasama, karya, penelitian program studi dalam tiga
dan pemanfaatan jasa/produk tahun terakhir.
kepakaran). Penilaian dilakukan dengan
penghitungan berikut:

NK = Nilai kasar =
4×na  2×nb  nc
f

Keterangan:
na = Jumlah kegiatan PkM
dengan biaya luar
negeri yang sesuai
bidang ilmu
nb = Jumlah kegiatan PkM
dengan biaya luar
yang sesuai bidang
ilmu
nc = Jumlah kegiatan PkM
dengan biaya dari
PT/sendiri yang sesuai
bidang ilmu
f = Jumlah dosen tetap
yang bidang
keahliannya sesuai
dengan program studi

7.2.2 Keterlibatan Mahasiswa terlibat Mahasiswa terlibat Mahasiswa hanya Keterlibatan Mahasiswa tidak
mahasiswa dalam penuh dan diberi penuh, namun diminta sebagai mahasiswa dilibatkan dalam
kegiatan tanggung jawab. tanggung jawab tenaga pembantu. sangat kurang. kegiatan PkM.
pelayanan/pengabdia ada pada dosen
n kepada pembina.
masyarakat.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 43
7.3 Jumlah dan mutu 7.3.1 Jumlah dan mutu Ada kerjasama Ada kerjasama Ada kerjasama Belum ada atau Tidak ada skor 0.
kerjasama yang efektif yang kerjasama dalam negeri dengan institusi di dengan institusi di dengan institusi di tidak ada
mendukung pelaksanaan misi yang efektif yang dalam negeri dalam dalam negeri dalam dalam negeri dalam kerjasama.
program studi dan institusi mendukung pelaksanaan jumlah yang jumlah yang jumlah yang
dan dampak kerjasama untuk misi program studi dan memadai dengan memadai dengan memadai dengan
penyelenggaraan dan institusi serta dampak kegiatan yang kegiatan yang kegiatan yang
pengembangan program kerjasama untuk relevan dengan relevan dengan 2 relevan dengan 1
studi. penyelenggaraan dan ketiga dharma PT. dharma PT. dharma PT.
pengembangan program
studi.

Catatan:
Tingkat kecukupan
bergantung pada jumlah
dosen tetap program studi.

7.3.2 Jumlah dan mutu Ada kerjasama Ada kerjasama Belum ada atau Tidak ada skor 1. Tidak ada skor 0.
kerjasama luar negeri yang dengan institusi di dengan institusi di tidak ada
efektif yang mendukung luar negeri dalam luar negeri dalam kerjasama.
pelaksanaan misi program jumlah yang jumlah yang
studi dan institusi serta memadai dengan memadai dengan
dampak kerjasama untuk kegiatan yang kegiatan yang
penyelenggaraan dan relevan dengan relevan dengan 1
pengembangan program ketiga dharma PT. s.d. 2 dharma PT.
studi.

Catatan:
Tingkat kecukupan
bergantung pada jumlah
dosen tetap program studi

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 44
MATRIKS PENILAIAN LAPORAN EVALUASI-DIRI PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI

Skor 4 3 2 1
No.
Makna
Aspek Penilaian Baik Sekali Baik Cukup Kurang
Akurasi dan kelengkapan data
serta informasi yang digunakan
1
untuk menyusun laporan
evaluasi-diri
a. Cara program studi Laporan sangat jelas, didukung Laporan disusun dengan jelas, Laporan kurang jelas, data dan Laporan tidak jelas, data dan
mengemukakan fakta tentang oleh data dan informasi yang didukung oleh data dan informasi informasi kurang lengkap, kurun informasi tidak lengkap, kurun
situasi program studi, pada lengkap, dengan kejelasan yang cukup lengkap, kurun waktu waktu keberlakuan fakta yang waktu keberlakuan fakta yang
semua komponen evaluasi-diri, mengenai kurun waktu keberlakuan fakta yang dilaporkan dilaporkan tidak jelas, kurang ada dilaporkan tidak dijelaskan,
a.l. kelengkapan data, kurun keberlakuan fakta yang dilaporkan, kurang jelas, ada cross-reference cross-reference antar komponen tidak ada cross-reference antar
waktu yang cukup, cross- dilengkapi dengan cross-reference antar beberapa komponen evaluasi-diri komponen evaluasi-diri
reference. antar semua komponen evaluasi- evaluasi-diri
diri
b. Pengolahan data menjadi Data diolah menjadi informasi Data diolah menjadi informasi Data diolah menjadi informasi Data diolah menjadi informasi
informasi yang bermanfaat, a.l. dengan menggunakan metode dengan menggunakan metode dengan menggunakan metode tanpa menggunakan metode
menggunakan metode-metode kualitatif dan metode kuantitatif kualitatif dan metode kuantitatif kualitatif dan sangat sedikit metode kuantitatif.
kuantitatif yang tepat, serta yang sangat memadai. yang cukup memadai. kuantitatif.
teknik representasi yang relevan.
Kualitas analisis yang digunakan
untuk mengidentifikasi dan
2
merumuskan masalah pada
semua komponen evaluasi-diri.
a. Identifikasi dan perumusan Identifikasi dan perumusan Identifikasi dan perumusan Identifikasi dan perumusan Identifikasi dan perumusan
masalah dilakukan dengan baik. masalah dilakukan secara kritis, masalah dilakukan secara kritis, masalah dilakukan secara kritis, masalah dilakukan tanpa
cermat, jujur, terbuka, analitis, cermat, jujur, terbuka, analitis, cermat, jujur, terbuka, tetapi tidak memperhatikan sifat kritis,
sistematis dan sistemik. sistematis tetapi tidak sistemik. analitis, sistematis dan sistemik. cermat, jujur, terbuka, analitis,
sistematis dan sistemik..

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 45
Skor 4 3 2 1
No.
Makna
Aspek Penilaian Baik Sekali Baik Cukup Kurang
b. Ketepatan dalam melakukan Appraisal, judgment, evaluasi, Appraisal, judgment, evaluasi, Appraisal, judgment, evaluasi, Appraisal, judgment, evaluasi,
appraisal, judgment, evaluasi, asesmen atas fakta tentang situasi asesmen atas fakta tentang asesmen atas fakta tentang situasi asesmen atas fakta tentang
asesmen atas fakta tentang di program studi dilakukan secara situasi di program studi dilakukan di program studi dilakukan secara situasi di program studi
situasi di program studi. sangat tepat. secara cukup tepat. kurang tepat. dilakukan secara tidak tepat.
c. Permasalahan dan kelemahan Permasalahan dan kelemahan Permasalahan dan kelemahan Permasalahan dan kelemahan Permasalahan dan kelemahan
yang ada dirumuskan dengan program studi dirumuskan secara program studi dirumuskan secara program studi dirumuskan secara program studi dirumuskan
baik. jelas, cermat, jujur, terbuka, jelas, cermat, jujur, terbuka, tetapi jelas, cermat, jujur, tetapi tidak secara tidak jelas.
analitis, sistematis. tidak analitis, sistematis. terbuka, analitis, sistematis.
d. Deskripsi/Analisis SWOT Semua penempatan aspek di Penempatan aspek di dalam Penempatan aspek di dalam Kurang dari 70% penempatan
berkenaan dengan ketepatan dalam komponen SWOT dilakukan komponen SWOT telah dilakukan komponen SWOT yang dilakukan aspek di dalam komponen
penempatan aspek dalam dengan benar. dengan benar dari 85% s.d. 99%. dengan benar dari 70% s.d. 84%. SWOT yang dilakukan dengan
komponen SWOT, tumpuan benar.
penekanan analisis.
Strategi pengembangan dan
3
perbaikan Program
a. Ketepatan program studi Program studi menentukan Program studi menentukan Program studi menentukan Program studi menentukan
memilih/ menentukan rencana rencana perbaikan dan rencana perbaikan dan rencana perbaikan dan rencana perbaikan dan
perbaikan dari kekurangan yang perkembangan program secara perkembangan program secara perkembangan program kurang perkembangan program tanpa
ada. sangat tepat, berdasarkan analisis tepat, berdasarkan analisis situasi tepat, meskipun didasarkan pada didasari hasil analisis situasi
yang komprehensif tentang situasi dan kondisi yang ada. hasil analisis situasi dan kondisi dan kondisi yang ada.
dan kondisi yang ada. yang ada.
b. Kejelasan program studi Program studi menunjukkan cara Program studi menunjukkan cara Program studi menunjukkan cara Program studi menunjukkan
menunjukkan cara untuk yang sangat jelas untuk mengatasi yang jelas untuk mengatasi yang kurang jelas untuk mengatasi cara yang tidak jelas untuk
mengatasi masalah yang ada. masalah yang dihadapi. masalah yang dihadapi. masalah yang dihadapi. mengatasi masalah yang
dihadapi.
c. Kelayakan dan kerealistikan Program studi menerapkan strategi Program studi menerapkan Program studi menerapkan strategi Program studi menerapkan
strategi dan sasaran yang ingin yang sangat layak dan sangat strategi yang layak dan realistik yang kurang layak dan kurang strategi yang tidak layak dan
dicapai. realistik untuk mencapai sasaran untuk mencapai sasaran realistik untuk mencapai sasaran tidak realistik untuk mencapai
pengembangan program yang pengembangan program yang pengembangan program. sasaran pengembangan
sangat layak dan sangat realistik layak dan realistik pula. program.
BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 46
Skor 4 3 2 1
No.
Makna
Aspek Penilaian Baik Sekali Baik Cukup Kurang
pula.
Keterpaduan dan keterkaitan
4
antar komponen evaluasi-diri
a. Komprehensif (dalam, luas dan Laporan menunjukkan analisis Laporan menunjukkan analisis Laporan menunjukkan analisis Laporan tidak menunjukkan
terpadu). keseluruhan komponen evaluasi- seseluruhan komponen evaluasi- seseluruhan komponen evaluasi- analisis yang mendalam,
diri yang mendalam, komprehensif diri yang mendalam, diri yang mendalam, tetapi tidak komprehensif dan sistemik.
dan sistemik. komprehensif, tetapi tidak komprehensif dan sistemik.
sistemik.
b. Kejelasan analisis intra dan antar Analisis intra dan antar komponen Analisis intra dan antar komponen Analisis intra dan antar komponen Analisis intra dan antar
komponen evaluasi-diri. tergambarkan dengan sangat jelas. tergambarkan dengan jelas. tergambarkan dengan kurang jelas. komponen tergambarkan
dengan tidak jelas.

BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Farmasi 2014 47