Anda di halaman 1dari 99

MODEL SILABUS PENGNTEGRASAN

PENDIDIKAN ANTI KORUPSI (PAK) & PENDIDIKAN LALU LINTAS (PLL)


PADA MATA PELAHARAN PPKn
SEKOLAH DASAR (SD)

KELAS V (LIMA)

DINAS PENDIDKAN BANDUNG BARAT


2019
Kelas V

Silabus ini adalah silabus untuk pembelajaran tematik terpadu. Setelah siswa mengikuti proses
pembelajaran diharapkan siswa memiliki kompetensi sebagai berikut ini.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Siswa mampu:
1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-
hari;
2.1 Bersikap tanggung jawab, cinta tanah air, dan rela berkorban sesuai nilai-nilai sila Pancasila;
3.1 Mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari;
4.1 Menyajikan hasil identifikasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari;

1.2 Menghargai kewajiban, hak, dan tanggug jawab sebagai warga masyarakat dan umat
beragama dalam kehidupan sehari-hari;
2.2 Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam memenuhi kewajiban dan hak sebagai warga
masyarakat dalam kehidupan sehari-hari;
3.2 Memahami hak, kewajiban dan tanggung jawab sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari;
4.2 Menjelaskan hak, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai warga masyarakat dalam
kehidupan sehari-hari;

1.3 Mensyukuri keberagaman sosial budaya masayarakat sebagai anugerah Tuhan Yang Maha
Esa dalam konteks Bhineka Tunggal Ika;
2.3 Bersikap toleran dalam keberagaman sosial budaya masyarakat dalam konteks Bhineka
Tunggal Ika;
3.3 Menelaah keberagaman sosial budaya masyarakat;
4.3 Menyelenggarakan kegiatan yang mendukung keberagaman sosial budaya masyarakat;

1.4 Mensyukuri manfaat persatuan dan kesatuan sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa;
2.4 Menampilkan sikap jujur pada penerapan nilai-nilai persatuan dan kesatuan untuk
membangun kerukunan di bidang sosial budaya;
3.4 Menggali manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan hidup; dan
4.4 Menyajikan hasil penggalian tentang manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun
kerukunan.

Bahasa Indonesia (BI)

Kompetensi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial, dicapai melalui pembelajaran tidak langsung
(indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan
karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa. Penumbuhan dan pengembangan
kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan
sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Untuk Kompetensi Inti 3 (Pengetahuan) dan Kompetensi inti 4 (Keterampilan) dicapai melalui
Kompetensi Dasar Bahasa Indonesia berikut ini.

Siswa mampu:
3.1 menentukan pokok pikiran dalam teks lisan dan tulis;
4.1 menyajikan hasil identifikasi pokok pikiran dalam teks tulis dan lisan secara lisan, tulis,
dan visual;
3.2 mengklasifikasi informasi yang didapat dari buku ke dalam aspek: apa, di mana, kapan,
siapa, mengapa, dan bagaimana;
4.2 menyajikan hasil klasifikasi informasi yang didapat dari buku yang dikelompokkan dalam
aspek: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana menggunakan kosakata baku;
3.3 meringkas teks penjelasan (eksplanasi) dari media cetak atau elektronik;
4.3 menyajikan ringkasan teks penjelasan (eksplanasi) dari media cetak atau elektronik yang
menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif secara lisan, tulis, dan visual;
3.4 menganalisis informasi yang disampaikan paparan iklan dari media cetak atau elektronik;
4.4 memeragakan kembali informasi yang disampaikan paparan iklan dari media cetak
atau elektronik dengan bantuan lisan, tulis, dan visual;
3.5 menggali informasi penting dari teks narasi sejarah yang disajikan secara lisan dan tulis
menggunakan aspek: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana;
4.5 memaparkan informasi penting dari teks narasi sejarah menggunakan aspek: apa, di mana,
kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana serta kosakata baku dan kalimat efektif;
3.6 menggali isi dan amanat pantun yang disajikan secara lisan dan tulis dengan tujuan untuk
kesenangan;
4.6 melisankan pantun hasil karya pribadi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat
sebagai bentuk ungkapan diri;
3.7 menguraikan konsep-konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi;
4.7 menyajikan konsep-konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi ke dalam tulisan
dengan bahasa sendiri;
3.8 menguraikan urutan peristiwa atau tindakan yang terdapat pada teks nonfiksi;
4.8 menyajikan kembali peristiwa atau tindakan dengan memperhatikan latar cerita yang
terdapat pada teks fiksi;
3.9 Mencermati penggunaan kalimat efektif dan ejaan dalam surat undangan (ulang tahun,
kegiatan sekolah, kenaikan kelas, dll.); dan
4.9 Membuat surat undangan (ulang tahun, kegiatan sekolah, kenaikan kelas, dll.) dengan
kalimat efektif dan memperhatikan penggunaan ejaan.

Matematika (MAT)

Kompetensi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial, dicapai melalui pembelajaran tidak langsung
(indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan
karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa. Penumbuhan dan pengembangan
kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan
sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Untuk Kompetensi Inti 3 (Pengetahuan) dan Kompetensi inti 4 (Keterampilan) dicapai melalui
Kompetensi Dasar Matematika berikut ini.

Siswa mampu:
3.1 menjelaskan dan melakukan pemangkatan (pangkat dua dan tiga) dan penarikan akar (akar
pangkat dua dan tiga) bilangan cacah;
4.1 menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pemangkatan (pangkat dua dan tiga) dan
penarikan akar (akar pangkat dua dan tiga) bilangan cacah;
3.2 menjelaskan dan melakukan penjumlahan dan pengurangan dua pecahan dengan penyebut
berbeda;
4.2 menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan dua pecahan
dengan penyebut berbeda;
3.3 menjelaskan dan melakukan perkalian dan pembagian pecahan;
4.3 menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perkalian dan pembagian pecahan;
3.4 menjelaskan kecepatan sebagai perbandingan jarak dengan waktu;
4.4 menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kecepatan, jarak, dan waktu.
3.5 menjelaskan posisi suatu benda dengan menggunakan arah mata angin;
4.5 menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan posisi suatu benda dengan menggunakan
arah mata angin;
3.6 menjelaskan skala melalui denah;
4.6 menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan skala pada denah;
3.7 menjelaskan dan menentukan volume bangun ruang dengan menggunakan satuan volume
(seperti kubus satuan);
4.7 menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan volume bangun ruang dengan
menggunakan satuan volume (seperti kubus satuan);
3.8 menjelaskan dan menemukan jaring-jaring bangun ruang sederhana (kubus dan balok);
4.8 membuat jaring-jaring bangun ruang sederhana (kubus dan balok);
3.9 menjelaskan data yang berkaitan dengan diri siswa atau lingkungan sekitar serta cara
pengumpulannya;
4.9 mengidentifikasi data yang berkaitan dengan diri siswa atau lingkungan sekitar serta cara
pengumpulannya;
3.10 menjelaskan penyajian data yang berkaitan dengan diri siswa dan membandingkan dengan
data dari lingkungan sekitar dalam bentuk daftar, tabel, diagram gambar (diagram gambar
(piktogram), diagram batang atau diagram garis; dan
4.10 mengorganisasikan dan menyajikan data yang berkaitan dengan diri siswa dan
membandingkan dengan data dari lingkungan sekitar dalam bentuk daftar, tabel, diagram
gambar (diagram gambar (piktogram), diagram batang atau diagram garis.

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Kompetensi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial, dicapai melalui pembelajaran tidak langsung
(indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan
karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa. Penumbuhan dan pengembangan
kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan
sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Untuk Kompetensi Inti 3 (Pengetahuan) dan Kompetensi inti 4 (Keterampilan) dicapai melalui
Kompetensi Dasar Ilmu Pengetahuan Alam berikut ini.

Siswa mampu:
3.1 menjelaskan alat gerak dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara memelihara
kesehatan alat gerak manusia;
4.1 membuat model sederhana alat gerak manusia atau hewan;
3.2. memahami organ pernapasan dan fungsinya pada hewan dan manusia, serta cara
memelihara kesehatan organ pernapasan manusia;
4.2. membuat model sederhana organ pernapasan manusia;
3.3 menjelaskan organ pencernaan dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara
memelihara kesehatan organ pencernaan manusia;
4.3 menyajikan karya tentang konsep organ dan fungsi pencernaan pada hewan atau
manusia;
3.4 menjelaskan organ peredaran darah dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara
memelihara kesehatan organ peredaran darah manusia;
4.4 menyajikan karya tentang organ peredaran darah pada manusia;
3.5 menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di
lingkungan sekitar;
4.5. membuat karya tentang konsep jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem;
3.6 menerapkan konsep perpindahan kalor dalam kehidupan sehari-hari;
4.6 melaporkan hasil pengamatan tentang perpindahan kalor;
3.7 menganalisis pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan wujud benda dalam kehidupan
sehari-hari;
4.7 melaporkan hasil percobaan pengaruh kalor pada benda;
3.8 menganalisis siklus air dan dampaknya pada peristiwa di bumi serta kelangsungan mahluk
hidup;
4.8 membuat karya tentang skema siklus air berdasarkan informasi dari berbagai sumber;
3.9 mengelompokkan materi dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan komponen penyusunnya
(zat tunggal dan campuran); dan
4.9 melaporkan hasil pengamatan sifat-sifat campuran dan komponen penyusunnya dalam
kehidupan sehari-hari.

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Kompetensi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial, dicapai melalui pembelajaran tidak langsung
(indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan
karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa. Penumbuhan dan pengembangan
kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan
sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Untuk Kompetensi Inti 3 (Pengetahuan) dan Kompetensi inti 4 (Keterampilan) dicapai melalui
Kompetensi Dasar Ilmu Pengetahuan Sosial berikut ini.

Siswa mampu:
3.1 mengidentifikasi karakteristik geografis Indonesia sebagai negara kepulauan/maritim dan
agraris serta pengaruhnya terhadap kehidupan ekonomi, sosial, budaya, komunikasi serta
transportasi;
4.1 menyajikan hasil identifikasi karakteristik geografis Indonesia sebagai negara
kepulauan/maritim dan agraris serta pengaruhnya terhadap kehidupan ekonomi, sosial,
budaya, komunikasi serta transportasi;
3.2 menganalisis bentuk bentuk interaksi manusia dengan lingkungan dan pengaruhnya
terhadap pembangunan sosial, budaya dan ekonomi masyarakat Indonesia;
4.2 menyajikan hasil analisis tentang interaksi manusia dengan lingkungan dan pengaruhnya
terhadap pembangunan sosial, budaya dan ekonomi masyarakat Indonesia;
3.3. menganalisis peran ekonomi dalam upaya menyejahterakan kehidupan masyarakat di
bidang sosial dan budaya untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa;
4.3 menyajikan hasil analisis tentang peran ekonomi dalam upaya menyejahterakan kehidupan
masyarakat di bidang sosial dan budaya untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa;
3.4 mengidentifikasi faktor-faktor penting penyebab penjajahan bangsa Indonesia dan upaya
bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatannya; dan
4.4 menyajikan hasil identifikasi mengenai faktor-faktor penting penyebab penjajahan bangsa
Indonesia dan upaya bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatannya.
Seni Budaya dan Prakarya (SBdP)

Kompetensi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial, dicapai melalui pembelajaran tidak langsung
(indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan
memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa. Penumbuhan
dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung,
dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih
lanjut.

Untuk Kompetensi Inti 3 (Pengetahuan) dan Kompetensi inti 4 (Keterampilan) dicapai


melalui Kompetensi Dasar Seni Budaya dan Prakarya berikut ini.

Siswa mampu:
3.1 memahami gambar cerita;
4.1 membuat gambar cerita;
3.2 memahami tangga nada;
4.2 menyanyikan lagu-lagu dalam berbagai tangga nada dengan iringan musik;
3.3 memahami pola lantai dalam tari kreasi daerah;
4.3 mempraktekkan pola lantai dalam tari kreasi daerah;
3.4 memahami karya seni rupa daerah; dan
4.4 membuat karya seni rupa daerah.

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)

Kompetensi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial, dicapai melalui pembelajaran tidak langsung
(indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan
karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa. Penumbuhan dan pengembangan
kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan
sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Untuk Kompetensi Inti 3 (Pengetahuan) dan Kompetensi inti 4 (Keterampilan) dicapai melalui
Kompetensi Dasar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan berikut ini.

Siswa mampu:

3.1 menerapkan kombinasi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif sesuai dengan
konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai permainan bola besar
sederhana dan atau tradisional;
4.1 mempraktikkan kombinasi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif sesuai
dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai permainan bola
besar sederhana dan atau tradisional.
3.2 menerapkan prosedur kombinasi gerak dasar jalan, lari, lompat, dan lempar melalui
permainan/olahraga yang dimodifikasi dan atau olahraga tradisional;
4.2 mempraktikkan kombinasi gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif sesuai
dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai permainan bola
kecil sederhana dan atau tradisional;
3.3 menerapkan prosedur kombinasi gerak dasar jalan, lari, lompat, dan lempar melalui
permainan/ olahraga yang dimodifikasi dan/atau olahraga tradisional;
4.3 mempraktikkan kombinasi gerak dasar jalan, lari, lompat, dan lempar melalui
permainan/olahraga yang dimodifikasi dan atau olahraga tradisional;
3.4 menerapkan prosedur variasi gerak dasar lokomotor dan nonlokomotor untuk membentuk
gerak dasar seni beladiri;
4.4 mempraktikkan variasi gerak dasar lokomotor dan nonlokomotor untuk membentuk gerak
dasar seni beladiri;
3.5 memahami prosedur aktivitas latihan daya tahan jantung (cardio respiratory) untuk
pengembangan kebugaran jasmani;
4.5 mempraktikkan aktivitas latihan daya tahan jantung (cardio respiratory) untuk
pengembangan kebugaran jasmani;
3.6 menerapkan prosedur kombinasi pola gerak dominan (bertumpu, bergantung,
keseimbangan, berpindah/lokomotor, tolakan, putaran, ayunan, melayang, dan mendarat)
untuk membentuk keterampilan dasar senam menggunakan alat;
4.6 mempraktikkan kombinasi pola gerak dominan (bertumpu, bergantung, keseimbangan,
berpindah/lokomotor, tolakan, putaran, ayunan, melayang, dan mendarat) untuk
membentuk keterampilan dasar senam menggunakan alat;
3.7 menerapkan prosedur penggunaan kombinasi gerak dasar langkah dan ayunan lengan
mengikuti irama (ketukan) tanpa/dengan musik dalam aktivitas gerak berirama;
4.7 mempraktikkan pengunaan kombinasi gerak dasar langkah dan ayunan lengan mengikuti
irama (ketukan) tanpa/dengan musik dalam aktivitas gerak berirama;
3.8 menerapkan prosedur salah satu gaya renang dengan koordinasi yang baik pada jarak
tertentu;
4.8 mempraktikkan salah satu gaya renang dengan koordinasi yang baik pada jarak tertentu;
3.9 memahami perlunya pemeliharaan kebersihan alat reproduksi;
4.9 memaparkan perlunya pemeliharaan kebersihan alat reproduksi;
3.10 memahami bahaya merokok, minuman keras, dan narkotika, zat-zat aditif (NAPZA) dan
obat berbahaya lainnya terhadap kesehatan tubuh; dan
4.10 memaparkan bahaya merokok, meminum minuman keras, dan mengonsumsi narkotika,
zat-zat aditif (NAPZA), dan obat berbahaya lainnya terhadap kesehatan tubuh.
Pembelajaran tematik terpadu dalam satu kelas dikelompokkan menjadi beberapa tema dan setiap tema dibagi menjadi beberapa subtema.

1. Tema 1 : Organ Gerak Hewan dan Manusia


Alokasi Waktu : 66 jam pelajaran

Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
Subtema 1: Organ Gerak
Hewan (22 jam pelajaran)
 Membaca bacaan BI KD 3.1   Teks organ  
tentang organ gerak BI KD 4.1 gerak
hewan dan manusia IPA KD 3.1 manusia
IPA KD 4.1

 Menentukan ide pokok BI KD 3.1   Pokok pikiran  


setiap paragraf dalam BI KD 4.1 dalam teks
bacaan
 Menulis dan
mengembangkan ide
pokok menjadi sebuah
teks
 Berdiskusi menyebutkan
pengertian, fungsi, dan
cara menentukan ide
pokok bacaan

 Mengamati dan IPA KD 3.1   Rangka organ  


menceritakan gambar IPA KD 4.1 gerak hewan
cerita tentang kelinci (kelinci,
 Mengamati rangka organ burung, katak,
gerak kelinci, burung, ikan, kadal)
katak, ikan, dan kadal
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
 Membaca bacaan gerak IPA KD 3.1   Rangka organ  
hewan vertebrata IPA KD 4.1 gerak hewan
vertebrata

 Mengidentifikasi dan PPKn KD  Mensyukuri nikmat Tuhan Yang  Nilai-nilai  


menganalisis sikap-sikap 1.1 Maha Esa atas nilai nilai Pancasila Pancasila
yang sesuai dengan PPKn KD dalam kehidupan sehari-hari dalam
nilai-nilai yang 2.1 (komitmen, ikhlas) kehidupan
terkandung dalam sila PPKn KD  Menunjukkan contoh sikap sehari-hari
Pancasila 3.1 tanggung jawab sesuai nilai nilai  Persamaan hak
PPKn KD sila Pancasila (jujur, dan kewajiban
4.1 tanggungjawab, berani) antar sesama
 Menunjukkan contoh sikap cinta manusia dalam
tanah air sesuai nilai - nilai sila masyarakat
Pancasila (jujur, peduli) dalam
 Menunjukkan contoh sikap rela kaitannya
berkorban sesuai nilai nilai sia dengan UU
Pancasila (berani) tentang LLAJ
 Mengidentifikasi sikap-sikap yang
sesuai dengan nilai-nilai yang
terkandung dalam sila Pancasila
(jujur)
 Mengidentifikasi perilaku yang
sesuai dengan nilai-nilai
Pancasila (tanggungjawab)
 Mengidentifikasi contoh perilaku-
perilaku yang sesuai dengan nilai-
nilai luhur yang terkandung dalam
sila-sila Pancasila (kerja keras)
 Menceritakan tentang perilaku
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
yang sesuai dengan nilai-nilai
Pancasila (berani)
 Mengidentifikasi perilaku yang
tidak sesuai dengan nilai-nilai
Pancasila (jujur)
 Mengakui persamaan hak dan
kewajiban antar sesama manusia
di masyarakat dalam kaitannya
dengan UU tentang Lalu Lintas
dan Angkutan Jalan
 Menunjukkan perilaku saling
mencintai sesama manusia di
masyarakat dalam kaitannya
dengan UU tentang LLAJ (saling
mematuhi rambu lalu lintas,
marka jalan, APILL) 7.
Menjelaskan arti pentingnya sikap
tenggang rasa di masyarakat
dalam kaitannya dengan UU
tentang LLAJ(mematuhi rambu
lalu lintas, marka jalan, APILL).
 Mengidentifikasi potensi IPS KD 3.1   Keragaman  
kekayaan alam bangsa IPS KD 4.1 flora dan
Indonesia fauna
 Menyebutkan wilayah di
keragaman flora dan Indonesia
fauna sesuai dengan
kondisi geografis
wilayah di Indonesia
 Mengidentifikasi dan PPKn KD  Mensyukuri nikmat Tuhan Yang  Nilai-nilai  
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
menemukan contoh 1.1 Maha Esa atas nilai nilai Pancasila Pancasila
perilaku-perilaku yang PPKn KD dalam kehidupan sehari-hari dalam
sesuai dengan nilai-nilai 2.1 (komitmen, ikhlas) kehidupan
luhur yang terkandung PPKn KD  Menunjukkan contoh sikap sehari-hari
dalam sila-sila Pancasila 3.1 tanggung jawab sesuai nilai nilai  Arti
PPKn KD sila Pancasila (tanggung jawab, pentingnya
4.1 kerja keras) saling
 Menunjukkan contoh sikap cinta menghormati
tanah air sesuai nilai nilai sila satu sama lain
Pancasila (peduli) di dalam
 Menunjukkan contoh sikap rela masyarakat
berkorban sesuai nilai nilai sia dalam
Pancasila (berani) kaitannya
 Mengidentifikasi sikap-sikap yang dengan UU
sesuai dengan nilai-nilai yang tentang LLAJ
terkandung dalam sila Pancasila
(jujur, mandiri)
 Mengidentifikasi perilaku yang
sesuai dengan nilai-nilai
Pancasila (tanggungjawab,
mandiri)
 Mengidentifikasi contoh perilaku-
perilaku yang sesuai dengan nilai-
nilai luhur yang terkandung dalam
sila-sila Pancasila (jujur,
komitmen)
 Menceritakan tentang perilaku
yang sesuai dengan nilai-nilai
Pancasila (mandiri, berani,
sportif)
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
 Mengidentifikasi perilaku yang
tidak sesuai dengan nilai-nilai
Pancasila (jujur, berani, peduli)
 Menjelaskan arti pentingnya
saling menghormati satu sama
lain di masyarakat dalam
kaitannya dengan UU tentang
LLAJ.
 Menjelaskan akibat yang terjadi
jika pengguna jalan tidak
mematuhi ramu lalu lintas, tidak
mematuhi marka jalan dan tidak
mematuhi APILL
 Merangkai sebuah cerita
berdasarkan gambar

 Membaca teks berkaitan IPA KD 3.1   Organ gerak  


dengan gerak hewan IPA KD 4.1 hewan
avertebrata

 Menyusun cerita dengan BI KD 3.1   Pokok pikiran  


menentukan ide pokok BI KD 4.1 dalam teks

 Menggali informasi dari SBdP KD 3.1   Gambar cerita  


bacaan untuk dituangkan SBdP KD 4.1
ke dalam bentuk gambar
cerita
 Menyebutkan organ IPA KD 3.1   Organ gerak  
gerak hewan vertebrata IPA KD 4.1 hewan
dan hewan avertebrata vertebrata
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
dan
avertebrata

Subtema 2: Manusia dan


Lingkungan (22 jam
pelajaran)
 Mengamati gambar yang IPA KD 3.1   Organ gerak  
berkaitan dengan IPA KD 4.1 manusia
aktivitas yang
memanfaatkan kerja
organ gerak manusia
 Membaca bacaan
tentang organ gerak
hewan dan manusia
 Menentukan ide pokok BI KD 3.1   Pokok  
setiap paragraf dalam BI KD 4.1 pikiran dalam
bacaan teks
 Menulis dan
mengembangkan ide
pokok menjadi sebuah
teks
 Mengamati gambar IPA KD 3.1   Tulang  
tulang sebagai salah satu IPA KD 4.1  Model alat
organ gerak manusia gerak
 Membuat model manusia/hew
sederhana alat gerak an
manusia atau hewan
 Mengolah informasi dari BI KD 3.1   Ide pokok  
bacaan dan menentukan BI KD 4.1 paragraf
ide pokok dari setiap
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
paragraf

 Menyebutkan dan IPA KD 3.1   Jenis tulang  


menunjukkan berbagai IPA KD 4.1  Organ gerak
jenis tulang sebagai manusia
organ gerak pada
manusia
 Mengidentifikasi
manfaat keragaman flora
dan fauna sebagai
sumber makanan bagi
kesehatan organ gerak
 Diskusi untuk IPA KD 3.1   Fungsi tulang  
memahami fungsi IPA KD 4.1
masing-masing tulang
pada manusia
 Mengidentifikasi potensi IPS KD 3.1   Potensi  
kekayaan alam bangsa IPS KD 4.1 kekayaan
Indonesia alam
 Mengamati peta Indonesia
kepadatan penduduk  Kepadatan
tiap-tiap provinsi penduduk
 Mencari data tentang tiap-tiap
jumlah penduduk di provinsi
daerah tempat
tinggalnya

 Membaca dan menulis BI KD 3.1   Ide pokok  
untuk menentukan ide BI KD 4.1
pokok dari bacaan
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai

 Mengamati gambar SBdP KD 3.1   Gambar alam  


kenampakan alam dan SBdP KD 4.1 dan buatan
buatan

 Menyebutkan kondisi IPS KD 3.1   Kondisi  


geografis masing-masing IPS KD 4.1 geografis
pulau besar di Indonesia Indonesia
 Memahami kondisi iklim
di Indonesia

 Mengidentifikasi PPKn KD  Mengidentifikasi perilaku yang  Nilai-nilai  


perilaku yang sesuai dan 1.1 sesuai dengan nilai-nilai Pancasila Pancasila
tidak sesuai dengan PPKn KD (jujur, mandiri, peduli) dalam
nilai-nilai Pancasila 2.1  Mengidentifikasi contoh perilaku- kehidupan
PPKn KD perilaku yang sesuai dengan nilai- sehari-hari
3.1 nilai luhur yang terkandung dalam  Contoh rela
PPKn KD sila-sila Pancasila (jujur, mandiri, berkorban
4.1 peduli) demi
 Menceritakan tentang perilaku kepentingan
yang sesuai dengan nilai-nilai masyarakat
Pancasila (berani, mandiri) dalam
 Mengidentifikasi perilaku yang kaitannya
tidak sesuai dengan nilai-nilai dengan UU
Pancasila (kebersamaan, peduli) tentang LLAJ.
 Menjelaskan makna rela berkorban
demi kepentingan masyarakat
dalam kaitannya dengan UU
tentang LLAJ(mematuhi rambu
lalu lintas, marka jalan, APILL).
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
 Menunjukkan contoh rela
berkorban demi kepentingan
masyarakat dalam kaitannya
dengan UU tentang LLAJ
 Mengidentifikasi IPA KD 3.1   Manfaat organ  
manfaat organ gerak IPA KD 4.1 gerak
manusia manusia
 Menentukan ide pokok BI KD 3.1   Ide pokok  
dari masing-masing BI KD 4.1 teks
paragraf
 Menggambar bentuk dan SBdP KD 3.1   Menggambar  
letak otot-otot pada SBdP KD 4.1 bentuk
manusia
 Menyebutkan macam- IPA KD 3.1   Organ gerak  
macam gerak otot IPA KD 4.1 manusia

 Menggambar organ IPA KD 3.1   Organ gerak  


gerak manusia IPA KD 4.1 manusia
SBdP KD 3.1  Menggambar
SBdP KD 4.1 bentuk

Subtema 3: Lingkungan
dan Manfaatnya (22 jam
pelajaran)
 Menentukan ide pokok BI KD 3.1   Ide pokok  
setiap paragraf dalam BI KD 4.1 teks
bacaan  Penyusunan
 Mengembangkan ide teks
pokok menjadi sebuah
teks
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai

 Mengamati gambar IPA KD 3.1   Tulang  


tulang manusia IPA KD 4.1
 Mengolah informasi dari
bacaan dan menentukan
ide pokok dari setiap
paragraf

 Mendiskusikan bentuk IPA KD 3.1   Otot  


dan letak otot manusia IPA KD 4.1

 Diskusi mengenai IPA KD 3.1   Macam-  


macam-macam gerak IPA KD 4.1 macam gerak
otot otot

 Mengidentifikasi potensi IPS KD 3.1   Potensi  


kekayaan alam bangsa IPS KD 4.1 kekayaan
Indonesia alam
 Mengidentifikasi Indonesia
pengaruh kondisi  Pengaruh
geografis bangsa kondisi
Indonesia sebagai negara geografis
maritim dan kepulauan bangsa
terhadap kondisi sosial Indonesia
dan ekonomi masyarakat
 Membuat kliping
pengaruh kondisi
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
geografis bangsa
Indonesia sebagai negara
maritim dan kepulauan
terhadap kondisi sosial
dan ekonomi masyarakat

 Membuat laporan PPKn KD  Mensyukuri nikmat Tuhan Yang  Nilai-nilai  


tentang perilaku yang 1.1 Maha Esa atas nilai nilai Pancasila Pancasila
sesuai dengan nilai-nilai PPKn KD dalam kehidupan sehari-hari dalam
Pancasila 2.1 (jujur, komitmen, ikhlas) kehidupan
PPKn KD  Mengidentifikasi perilaku yang sehari-hari
3.1 sesuai dengan nilai-nilai Pancasila  Hasil
PPKn KD (jujur, tanggung jawab, kerja pengamatan
4.1 keras) terhadap
 Mengidentifikasi contoh perilaku- perilaku di
perilaku yang sesuai dengan nilai- masyarakat
nilai luhur yang terkandung dalam berkenaan
sila-sila Pancasila (disiplin, dengan UU
mandiri, berani) tentang Lalu
 Menceritakan tentang perilaku Lintas dari
yang sesuai dengan nilai-nilai sudut pandang
Pancasila (berani, mandiri, kerja kelima simbol
keras) sila Pancasila.
 Mengidentifikasi perilaku yang
tidak sesuai dengan nilai-nilai
Pancasila (jujur)
 Menjelaskan arti pentingnya
menerima dan melaksanakan
keputusan hasil musyawarah dalam
kaitannya dengan UU tentang
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
LLAJ (mematuhi rambu lalu lintas,
mematuhi marka jalan, mematuhi
Alat pemberi Isyarat Lalu Lintas
(APILL)
 Menunjukkan contoh
melaksanakan keputusan hasil
musyawarah di masyarakat dalam
kaitannya dengan UU tentang
LLAJ( berkendara memakai helm)
 Menjelaskan fungsi IPS KD 3.1  Pengaruh  
bandara dan pelabuhan IPS KD 4.1 kondisi
yang ada di daerahnya geografis

 Mengidentifikasi   
pengaruh kondisi
geografis Indonesia
terhadap budaya
masyarakat
 Mengidentifikasi PPKn KD  Mensyukuri nikmat Tuhan Yang  Nilai-nilai  
perilaku yang sesuai dan 1.1 Maha Esa atas nilai nilai Pancasila Pancasila
tidak sesuai dengan PPKn KD dalam kehidupan sehari-hari dalam
nilai-nilai Pancasila 2.1 (jujur, ikhlas) kehidupan
PPKn KD  Mengidentifikasi perilaku yang sehari-hari
3.1 sesuai dengan nilai-nilai Pancasila  Hasil
PPKn KD (tanggung jawab) pengamatan
4.1  Mengidentifikasi contoh perilaku- terhadap
perilaku yang sesuai dengan nilai- perilaku di
nilai luhur yang terkandung dalam masyarakat
sila-sila Pancasila berkenaan
(tanggungjawab, bijaksana) dengan UU
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
 Menceritakan tentang perilaku tentang Lalu
yang sesuai dengan nilai-nilai Lintas dari
Pancasila (jujur, sportif) sudut pandang
 Mengidentifikasi perilaku yang kelima simbol
tidak sesuai dengan nilai-nilai sila Pancasila.
Pancasila (komitmen)
 Menunjukkan contoh suka
memberi pertolongan kepada orang
lain dalam kaitannya dengan UU
tentang LLAJ
 Melaporkan hasil pengamatan
terhadap perilaku di masyarakat
berkenaan dengan pelaksanaan UU
tentang LLAJ dari sudut pandang
sila kelima
 Menyebutkan kelainan IPA KD 3.1   Kelainan otot  
otot akibat kesalahan IPA KD 4.1
gerak

 Menggali informasi dari SBdP KD 3.1   Gambar  


bacaan untuk dituangkan SBdP KD 4.1 komik/bercer
ke dalam bentuk gambar ita
cerita
 Membuat komik atau
cerita bergambar
berdasarkan teks
MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI NILAI-NILAI ANTI KORUPSI PADA TEMA 1

Manusia sebagai makhluk Tuhan YME yang hidup di Indonesia harus bersyukur kepada tuhan Yang Maha Esa karena memiliki dasar negara
yang disebut Pancasila.

Pancasila adalah dasar Negara Republik Indonesia yang harus kita ketahui dan kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Isi Pancasila adalah:
1. Ketuhanan YME.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Nilai sila pertama Pancasila bangsa Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan
kepercayaannya.(kebersamaan, komitman, bijaksana, ikhlas, sportif)
Nilai sila kedua Pancasila bahwa manusia itu sederajat, dan bangsa Indonesia merasakan dirinya sebagai bagian dari seluruh umat. Maka, dalam
kehidupan sehari-hari kita harus saling menghormati karena pada dasarnya kita pasti saling membutuhkan. (kebersamaan). Kita harus memiliki
sikap saling menghargai, dengan tanpa memperhatikan berbagai perbedaan yang ada, karena perbedaan tersebut merupakan suatu fakta, suatu
kenyataan yang harus diterima.(bijaksana, sportif, berani, peduli, tanggung jawab, jujur).
Nilai sila ketiga Pancasila bermakna persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia itu lebih diutamakan. Bangsa Indonesia yang terdiri dari
keanekaragaman memiliki tuuan yang satu (Bhinneka Tunggal Ika). Bangsa Indonesia perlu bekerja keras untuk mencapai tujuan tersebut (kerja
keras). Kita tahu bahwa bangsa Indonesia satu sama lain saling berbeda, baik berbeda suku, agama, ras , bahasa, budaya. Perbedaan tersebut bukan
alasan untuk terjadinya perpecahan, namun perbedaan tersebut merupakan kekayaan yang harus dijaga, dipelihara. Berbeda namun tetap dalam
bingkai persatuan, dengan sesanti Bhinneka Tunggal Ika. Kita harus selalu mendasarkan diri pada ungkapan “ persatuan dalam perbedaan, dan
perbedaan dalam persatuan”. (bijaksana, ikhlas, komitmen, sportif, tanggung jawab)
Nilai sila keempat memiliki makna musyawarah dalam mengambil keputusan. Musyawarah didasari oleh semangat kekeluargaan
(kebersamaan). Bangsa Indonesia dalam menyelesaikan setiap masalah yang dihadapi, selalu diselesaikan lewat musyawarah untuk mencapai
mufakat. Ini juga merupakan wujud demokrasi di Indonesia. Intinya setiap timbul masalah, hendaknya diselesaikan dengan cara musyawarah.
Betapapun besarnya dan sulitnya masalah yang dihadapi, jika diselesaikan lewat musyawarah, tentu akan dapat diselesaikan dengan baik. Apapun
hasil musyawarah, harus diterima dengan baik. (sportif, tanggung jawab, disiplin, jujur. Adil, berani
Nilai sila kelima bermakna kemakmuran. Kemakmuran merupakan tujuan utama bagi sila kelima ini. Makna yang terlukiskan dalam sila kelima
ini menggambarkan perilaku dan sikap bangsa Indonesia yang selalu gigih bekerja (kerja keras). Selaian tersebut Sila Keadilan sosial bagi seluruh
rakyat Indonesia juga bermakna adanya persamaan dan saling menghargai karya orang lain. Juga adanya peningkatan kesejahteraan dan
kemakmuran. Bagi yang lemah harus dilindungi, agar dapat bekerja sesuai dengan bidangnya masing-masing. Yang berkebih membantu yang
kurang (kebersamaan, bijaksana, berbagi, kerja keras, adil, peduli).
Perilaku yang menunjukkan sila pertama di rumah dan di sekolah adalah berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan belajar . Pengamalan
sila kedua, adalah menolong teman yang terjatuh dari sepeda, dan meminjamkan peralatan menulis kepada teman yang membutuhkan. Adapun
mengikuti upacara bendera dengan khidmat setiap hari Senin mewujudkan cinta tanah air adalah contoh bentuk pengamalan sila ketiga. Demikian
pula ikut bermusyawarah dalam pembagian tugas piket di sekolah adalah pengamalan sila keempat. Selanjutnya pengamalan sila kelima diwujudkan
dalam bentuk memberikan bantuan social kepada korban bencana alam dan korban kebakaran.
Pelaksanaan upacara pada hari Senin di halaman sekolah merupakan salah satu contoh perilaku tanggung jawab, yakni para siswa berpakaian
seragam putih putih. Para siswa bersikap sempurna dan menghormat bendera pada saat bendera merah putih dikibarkan. Peserta upacara
melakukaannya dengan sungguh-sungguh dan khidmat (tanggung jawab).
Dalam proses pembelajaran di kelas siswa dapat menceritakan tentang perilaku di rumah yang mencerminkan sila Pancasila seperti berdoa dan
beribadah tepat waktu, membantu pekerjaan orang tua, tidak bertengkar di rumah, musyawarah dalam memutuskan sesuatu, berlaku adil dengan
anggota keluarga dilakukan dengan kondisi yang sebenarnya dan percaya diri (jujur,berani)
Demikian juga ketika siswa berada di rumah harus peduli terhadap lingkungan, membiasakan kerja sama dan saling tolong-menolong, seperti
membantu orangtua membersihkan rumah, membersihkan lingkungan, dan membantu adik mengerjakan tugas sekolah. (kepedulian)
Kecuali kebiasaan membantu pekerjaan orang tua di rumah dan membantu adik mengerjakan tugas sekolah, siswa perlu dibiasakan juga untuk
membantu tetangga yang mengalam kesulitan, dan ikut kerjabakti membersihkan lingkungan. (peduli)
Pada proses pembelajaran di kelas, guru meminta siswa untuk menceritakan perilaku yang dilakukan di sekitar rumah yang sesuai dengan
simbol simbol Pancasila sesuai dengan yang dilakukannya. Siswa tersebut bercerita bahwa dirinya berdoa ketika akan melakukan kegiatan di rumah
seperti sebelum makan dan sesudah makan, sebelum tidur dan sesudah tdur serta beribadah sesuai keyakinan.. Cerita tersebut disampaikan dengan
suara nyaring dan penuh percaya diri dan sesuai kenyataan (berani, jujur). Cerita tersebut mencerminkan pengamalan sila pertama.
Kemudian guru meminta siswa yang lain untuk menceritakan perilaku yang dilakukan di sekitar rumah yang sesuai dengan sila kedua
Pancasila. Siswa tersebut bercerita bahwa dirinya suka memberi sumbangan kepada pengemis yang datang ke rumah untuk meminta-minta. Siswa
tersebut bercerita dengan suara nyaring dan percaya diri (berani, jujur)
Selanjutnya guru menugaskan semua siswa menulis cerita tentang perilaku yang bertentangan dengan nilai Pancasila berkaitan dengan penuh
keberanian. Semua siswa menulis sesuai dengan yang dilihatnya dalam kehidupan di rumah dan di sekolah seperti teman yang berkelahi, tidak mau
beribadah, membiarkan teman yang terjatuh. (jujur).
MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI PENDIDIKAN LALU LINTAS PADA TEMA 1

Kalian pasti masih ingat mengenai simbol masing-masing sila Pancasila. Marilah kita tengok kembali simbol masing-masing sila Pancasila tersebut.
Gambar bintang adalah simbol sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila ini berarti bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang bertuhan,
yang mengakui adanya Tuhan YME. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang percaya dan taqwa terhadap Tuhan YME. Demikian juga sila kedua,
yang disimbulkan dengan gambar rantai. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab melukiskan adanya persamaan hak dan kewajiban antar sesama
manusia. Dalam kaitannya dengan UU tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU tentang LLAJ) ini diwujudkan dengan saling menghormati
sesama pengguna jalan (sosiologi), saling menaati rambu lalu lintas (Hukum), saling menaati marka jalan (Hukum), saling menaati alat pemberi
isyarat lalu lintas/APILL (Hukum). Tahukah kalian apa yang disebut : Lalu lintas? Rambu lalu lintas? Marka jalan? APILL? a. Lalu
lintas:adalah gerak kendaraan dan orang di ruang lalu lintas. b. Rambu lalu lintas adalah bagian perlengkapan jalan yang berupa lambang, huruf,
angka, kalimat, dan/atau perpaduan yang berfungsi sebagai peringatan, larangan, perintah, atau petunjuk bagi pengguna jalan. Contoh:

RAMBU PERINGATAN : digunakan untuk peringatan kemungkinan ada bahaya atau tempat berbahaya dibagian jalan didepannya.
Contoh :

Marka jalan adalah suatu tanda yang berada di permukaan jalan atau di atas permukaan jalan yang meliputi peralatan atau tanda yang membentuk
garis membujur, garis melintang, garis serong, serta lambang yang berfungsi untuk mengarahkan arus lalu lintas dan membatasi daerah kepentingan
lalu lintas.
APILL adalah perangkat elektronik yang menggunakan isyarat lampu yang dapat dilengkapi dengan isyarat bunyi untuk mengatur lalu lintas orang
dan/atau kendaraan di persimpangan atau pada ruas jalan.

Selain itu sesama pengguna jalan juga saling mengutamakan rasa aman dan rasa nyaman (Psikologi). Ini dapat diwujudkan disetiap penyeberangan
jalan (zebra cross) misalnya ketika ada penyeberang jalan maka para pengendara kendaraan mengurangi kecepatannya, atau berhenti, memberi
peluang kepada setiap penyeberang. Jika ini dilakukan, maka siapa saja penyeberang jalan pasti akan merasa aman dan nyaman, tidak ada
sedikitpun rasa khawatir akan tertabrak oleh pengendara kendaraan. Sebaliknya para penyeberang jalan juga harus menghormati hak para
pengendara kendaraan. Wujudnya adalah jangan sekali-kali menyeberang jalan di tempat yang tidak ada tanda penyeberangan jalan (zebra cross).
Jika ini ditaati oleh siapapun pengguna jalan, pasti akan terciptakan rasa aman dan nyaman. Demikian juga perlu duwujudkan adanya perilaku
saling mencintai antar sesama, khususnya dalam penggunaan jalan. Ini dapat diwujudkan antara lain membantu orang yang lemah untuk
menyeberang jalan. Membantu ini dapat dimaknai menolong menyeberangkan, memberi kesempatan untuk menyeberang(sosiologi) Uraian di muka
juga sekaligus merupakan perwujudan dari sikap tenggang rasa. Sikap tenggang rasa dapat juga diwujudkan dengan tidak menggunakan trotoar
untuk kegiatan lain selain diperuntukkan para pejalan kaki (sosiologi) .Hendaknya jangan sampai trotoar menjadi beralih fungsi, dari tempat pejalan
kaki menjadi tempat berdagang bagi para pedagang kakl lima. Jika ini terjadi, berarti bertentangan dengan sikap tenggang rasa (sosiologi) Dalam
kaitannya dengan arti pentingnya saling menghormati satu sama lain antar sesama pengguna jalan (pengendara), hendaknya diwujudkan suasana
tertib dalam berlalu lintas, tidak saling mendahului di tempat-tempat yang ramai, lebih-lebih di setiap pertigaan jalan atau perempatan jalan, ketika
dari arah yang harus berhenti juga berhenti, sehingga tidak terjadi penumpukan pengendara, yang berakibat macetnya jalan, sehingga mewujudkan
rasa aman dan rasa nyaman (psikologi). . Misalnya di setiap perempatan yang ada rambu-rambunya yang menandakan ke kiri jalan terus, ketika dari
arah tersebut alat pemberi isyarat lalu lintas menyala merah, maka jangan sampai jalan dipenuhi, sehingga yang akan belok ke kiri terpaksa tidak
dapat karena jalanan penuh. Jika hal ini dapat diwujudkan, berarti para pengguna jalan sudah menerapkan sikap saling menghormati antar sesama
pengguna jalan (pengendara) (psikologis)
Dalam hubungannya dengan sila ketiga Pancasila, perwujudannya dapat dalam bentuk rela berkorban demi kepentingan masyarakat. Contohnya
antara lain jika ada pengendara yang ingin mendahului, maka memberi kesempatan kepada pengendara lain tersebut termasuk tindakan rela
berkorban (sosiologi). Pengendara sepeda motor memakai helm standar, tidak berboncengan melebihi ketentuan, pengendara mobil memakai sabuk
pengaman). Mematikan mesin kendaraan ketika berhenti pada saat Alat Pemberi Isyarat Lalu lintas (APILL) menyala merah juga termasuk
perbuatan rela berkurban, sekaligus melakukan tindakan yang sifatnya ekonomis. Dengan tindakan itu berarti sudah mengurangi polusi udara dan
mengurangi pemanasan global. Dan tindakan ini sekaligus juga merupakan tindakan hemat dalam perjalanan, karena dapat mengurangi penggunaan
bahan bakar minyak(ekonomi). Coba sekarang dihitung, jika di setiap perempatan jalan ketika APILL menyala merah semua pengguna jalan dari
arah tersebut mematikan mesinnya, taruhlah masing-masing sekitar 30 detik, ada sekitar 100 pengendara motor/mobil yang berhenti, berapa bahan
bakar minyak dapat dihemat. Jika dalam waktu sehari ada sekitar 10.000.000 pengendara, masingmasing dapat menghemat 1 desiliter saja, berapa
yang dapat dihemat? Berarti ada satu (1) juta liter. Jika satu (1) liter sekarang harganya Rp.6.700,-, berapa Rupiah yang dapat dihemat? Ada
Rp.6.700.000.000,- Kalau sekarang masih sering terdengar adanya sekolah dasar yang hampir roboh, yang tidak lagi dapat ditempati karena sudah
rusak, penghematan bahan bakar satu hari ini dapat untuk membangun berapa gedung SD? Jika sekarang masih banyak anak jalanan yang tidak
dapat bersekolah, berapa banyak anak jalanan yang dapat dibiayai dari hasil penghematan ini? Jika semua dapat berfikir seperti ini, alangkah luar
biasanya negeri ini. Mari kita mulai dari diri kita sendiri. Nilai-nilai dalam sila keempat antara lain tidak memaksakan kehendak kepada orang lain,
pentingnya menerima dan melaksanakan hasil musyawarah, ini langsung dapat kita kaitkan dengan UU tentang LLAJ.

Di dalam menggunakan jalan raya, akan lebih indah jika tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. Contoh memaksakan kehendak kepada
orang lain di dalam menggunakan jalan raya, termasuk bahu jalan dan trotoar, antara lain menggunakan trotoar bukan pada tempatnya. Trotoar
sebagai tempat untuk pejalan kaki, ternyata digunakan untuk menggelar barang dagangan. Juga untuk mengendarai sepeda motor. Ini berarti
merampas hak pejalan kaki. Jika tidak menggunakan trotoar untuk menggelar barang dagangan dan juga tidak digunakan oleh pengendara sepeda
motor, ini berarti sudah melakukan tindakan menghormati pengguna jalan, serta tidak menyalah gunakan fungsi jalan.(sosiologi, psikologi). Yang
terkait dengan pentingnya menerima dan melaksanakan hasil musyawarah,menaati semua hal yang diatur di dalam UU tentang LLAJ, antara lain
menaati rambu lalu lintas, menaati marka jalan, menaati APILL, melengkapi pengamanan diri dalam berlalu lintas, misalnya pengendara sepeda
motor memakai helm standar, kaca spion dipasang lengkap, menyalakan lampu di siang hari (hukum), menghormati pengguna jalan, tidak
menyalahgunakan fungsi jalan, mengutamakan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan yang lain.(sosiologi). UU tentang LLAJ adalah hasil
musyawarah, keputusan bersama antara parlemen (DPR) dengan Presiden. Karena itu harus dipatuhi dan dilaksanakan.(hukum) Yang berhubungan
dengan sila kelima Pancasila, dalam kaitannya dengan UU tentang LLAJ, memberi pertolongan kepada orang lain juga merupakan bagian dari UU
tersebut. Wujud pertolongan kepada orang lain di sini antara lain memberi kesempatan pejalan kaki untuk menyeberang jalan, membantu orang
untuk menyeberang jalan, membantu orang yang punya hajatan untuk mengarahkan arus lalu lintas, sehingga tidak macet.
2. Tema 2 : Udara Bersih bagi Kesehatan
Alokasi Waktu : 66 jam pelajaran

Untuk mencapai sejumlah Kompetensi Dasar tersebut di atas dilakukan melalui Materi Pokok dan Pembelajaran pada beberapa subtema berikut ini.

Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indkator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
Subtema 1: Cara Tubuh
Mengolah Udara Bersih
(22 jam pelajaran)
 Menyebutkan dan BI KD 3.2   Teks informasi  
mempresentasikan BI KD 4.2 dari buku (apa,
informasi terkait dengan siapa, dimana,
pertanyaan apa, dimana, kapan,
kapan, dan siapa mengapa,
 Menemukan informasi bagaimana)
dan membuat bagan
cara kerja tentang organ-
organ pernapasan hewan

 Mendeskripsikan dan IPA KD 3.2   Cara kerja  


membuat bagan cara IPA KD 4.2 organ
kerja organ-organ pernapasan
pernapasan pada pada manusia
manusia
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indkator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
 Menjelaskan ciri-ciri SBdP KD 3.2   Tangga nada  
lagu bertangga nada SBdP KD 4.2
mayor
 Menyanyikan lagu “Hari
Merdeka”
 Bermain alat musik
sederhana

 Membaca informasi dan PPKn KD 1.2  Memberikan contoh nilai-nilai  Nilai nilai  
menjelaskan makna PPKn KD 2.2 penting dalam pengambilan Pancasila
tanggung jawab sebagai PPKn KD 3.2 keputusan secara musyawarah dalam
warga masyarakat PPKn KD 4.2 (bijaksana, konsekuen) kehidupan
 Mengamati gambar atau  Memberikan contoh nilai-nilai sehari-hari
membaca teks tentang penting dalam pengambilan  Contoh
pelaksanaan keputusan secara mufakat perwujudan
pengambilan keputusan (berani, tanggung jawab) hak di
dalam pemilihan ketua  Menunjukkan contoh perwujudan lingkungan
RT, Ketua RW, atau hak di lingkungan masyarakat masyarakat
kepala desa dalam kaitannya dengan UU dalam
tentang LLAJ. kaitannya
 Menunjukkan contoh perwujudan dengan UU
kewajiban di lingkungan tentang LLAJ.
masyarakat dalam kaitannya
dengan UU tentang LLAJ.
 Melakukan kegiatan IPS KD 3.1   Jenis-jenis  
wawancara jenis-jenis IPS KD 4.1 usaha kegiatan
usaha dan kegiatan ekonomi
ekonomi
 Membaca informasi,
mengidentifikasi, dan
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indkator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
mempresentasikan jenis-
jenis usaha dan kegiatan
ekonomi masyarakat
Indonesia dalam bidang:
pertanian, peternakan,
perkebunan dan
kehutanan, perikanan,
pertambangan, dan
perindustrian

 Membaca teks IPS KD 3.1   Jenis-jenis  


informasi, dan IPS KD 4.1 usaha dan
mengidentifikasi jenis- IPS KD 3.1 kegiatan
jenis usaha dan kegiatan IPS KD 4.1 ekonomi
ekonomi masyarakat masyarakat
Indonesia dalam bidang Indonesia
jasa dalam bidang
 Melakukan presentasi jasa
dan menyajikan satu
produk unggulan dari
daerah setempat yang
merepresentasikan jenis-
jenis usaha dan kegiatan
ekonomi masyarakat
setempat
 Melakukan presentasi PPKn KD 1.2  Memberikan contoh nilai-nilai  Nilai nilai  
dan menceritakan hasil PPKn KD 2.2 penting dalam pengambilan Pancasila
pengamatannya atas PPKn KD 3.2 keputusan secara mufakat dalam
pelaksanaan PPKn KD 4.2 (tanggung jawab) kehidupan
pengambilan keputusan BI KD 3.8  Menunjukkan contoh perwujudan sehari-hari
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indkator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
dalam pemilihan ketua BI KD 4.8 tanggungjawab sebagai warga  Pengertian
RT, ketua RW, atau dalam kehidupan sehari-hari di tanggung
kepala desa sebagai lingkungan sekolah dalam jawab dalam
wujud tanggung jawab kaitannya dengan UU tentang kaitannya
sebagai warga LLAJ. dengan UU
masyarakat  Mengidentifikasi hakhak warga tentang LLAJ
dalam kehidupan sehari-hari di
lingkungan sekolah dalam
kaitannya dengan UU tentang
LLAJ.
 Membaca teks, BI KD 3.2   Teks informasi  
mengidentifikasi, dan BI KD 4.2 dari buku
membuat bagan fungsi
organ pernapasan pada
manusia

 Melakukan SBdP KD 3.2   Tangga nada  


praktik/memainkan alat SBdP KD 4.2 lewat alat
musik sederhana musik
 Membaca teks dan
mengidentifikasi ciri-ciri
lagu bertangga nada
minor
 Menyimak penjelasan PPKn KD 1.2  Memberikan contoh nilai-nilai  Nilai nilai  
guru, membaca teks dan PPKn KD 2.2 penting dalam pengambilan Pancasila
menjelaskan jenis-jenis PPKn KD 3.2 keputusan secara musyawarah dalam
tanggung jawab sebagai PPKn KD 4.2 (bijaksana, tanggung jawab) kehidupan
warga masyarakat  Memberikan contoh nilai-nilai sehari-hari
 Melakukan diskusi dan penting dalam pengambilan 
mengambil keputusan keputusan secara mufakat
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indkator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
bersama tentang (bijaksana, disiplin)
tanggung jawab sebagai Mendaftar kewajiban sebagai Pengertian
warga masyarakat warga dalam kehidupan sehari-hari tanggung jawab
di lingkungan masyarakat dalam dalam
kaitannya dengan UU tentang kaitannya
LLAJ, termasuk kewajiban dengan UU
mematuhi dua belas gerakan tentang LLAJ
tangan pengaturan lalu lintas.
 Menyanyikan lagu SBdP KD 3.2   Tangga nada  
bertangga nada mayor SBdP KD 4.2 mayor dan
dan minor minor

Subtema 2: Pentingnya
Udara Bersih Bagi
Pernapasan (22 jam
pelajaran)

 Membaca teks berkaitan BI KD 3.2   Teks/informasi  


dengan penyebab BI KD 4.2 terkait dengan
gangguan pernapasan IPA KD 3.1 pertanyaan:
IPA KD 4.1 apa, dimana,
kapan, dan
siapa
 Gangguan
pernapasan
pada manusia

 Membuat kalimat yang BI KD 3.2   Teks/informasi  


berhubungan dengan BI KD 4.2 terkait dengan
kata tanya apa, siapa, pertanyaan:
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indkator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
dimana, bagaimana, apa, siapa,
mengapa dimana,
bagaimana,
mengapa

 Melakukan gerak tari SBdP KD 3.3   Pola lantai tari  


menggunakan properti SBdP KD 4.3 kreasi

 Menghubungkan hak, PPKn KD 3.2  Menjelaskan hak sebagai warga  Pelaksanaan  


kewajiban dan tanggung PPKn KD 4.2 masyarakat. (berbagi, mandiri) kewajiban, hak,
dan tanggung
jawab sebagai warga  Menjelaskan kewajiban sebagai
jawab.
masyarakat warga masyarakat (berbagi,
 Pengertian
tanggung jawab)
tanggung
 Menjelaskan tanggung jawab jawab dalam
sebagai warga masyarakat kaitannya
(berani, kerja keras) dengan UU
 Menjelaskan makna tanggung tentang LLAJ
jawab sebagai warga masyarakat
(berani, kerja keras, mandiri)
 Menjelaskan tentang pelaksanaan
pengambilan keputusan dalam
pemilihan ketua RT, Ketua RW,
atau kepala desa (kerja keras,
tanggung jawab)
 Menceritakan hasil
pengamatannya atas pelaksanaan
pengambilan keputusan dalam
pemilihan ketua RT, ketua RW,
atau kepala desa sebagai wujud
tanggung jawab sebagai warga
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indkator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
masyarakat (konsekuen,
komitmen)
 Menjelaskan jenis-jenis tanggung
jawab sebagai warga masyarakat
(berani, kerja keras)
 Melakukan diskusi dan
mengambil keputusan bersama
tentang tanggung jawab sebagai
warga masyarakat (tanggung
jawab)
 Melaporkan pelaksanaan
kewajiban dalam kaitanyya
dengan UU tentang LLAJ
 Mengidentifikasi jenis- IPS KD 3.1   Jenis-jenis  
jenis usaha ekonomi IPS KD 4.1 usaha
baik perorangan maupun perorangan
kelompok maupun
kelompok

 Membaca cerpen BI KD 3.2   Teks informasi  


berkaitan dengan BI KD 4.2 dari buku
tanggung jawab
 Menjawab pertanyaan
dari teks yang berkaitan
dengan kata tanya apa,
berapa, siapa,
bagaimana, mengapa,
dimana
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indkator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
 Membaca pengaruh IPS KD 3.1   Pengaruh  
kegiatan ekonomi IPS KD 4.1 kegiatan
terhadap kesejahteraan ekonomi
masyarakat (produksi, terhadap
distribusi, dan konsumsi) kesejahteraan
masyarakat

 Mengamati tarian daerah SBdP KD 3.3   Pola lantai tari  


yang menggunakan SBdP KD 4.3 kreasi
properti

 Memberikan contoh PPKn KD 1.1  Memberikan contoh nilai-nilai  Nilai nilai  


nilai-nilai penting dalam PPKn KD 2.1 penting dalam pengambilan Pancasila
pengambilan keputusan PPKn KD 3.1 keputusan secara musyawarah dalam
secara musyawarah dan PPKn KD 4.1 (disiplin, konsekuen, berani) kehidupan
mufakat  Memberikan contoh nilai-nilai sehari-hari
penting dalam pengambilan  Pengertian
keputusan secara mufakat tanggung
(bijaksana, berani, kerja keras) jawab dalam
 Mempresentasikan pelaksanaan kaitannya
penegakan aturan di lingkungan dengan UU
sekolah dalam kaitannya dengan tentang LLAJ
UU tentang LLAJ.
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indkator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
Subtema 3: Memelihara
Kesehatan Organ
Pernapasan Manusia
(22 jam pelajaran)
 Membaca teks yang BI KD 3.2   Informasi dari  
berkaitan dengan hal-hal BI KD 4.2 buku
yang menyebabkan
kelainan pada organ
pernapasan

 Mencari ciri-ciri dari SBdP KD 3.1   Gambar cerita  


karya gambar cerita SBdP KD 4.1  Teks informasi
 Membuat gambar cerita BI KD 3.2 dari buku
tentang cara memelihara BI KD 4.2
organ pernapasan
manusia

 Membaca teks berkaitan BI KD 3.2   Teks informasi  


dengan cara memelihara BI KD 4.2 dari buku
organ pernapasan IPA KD 3.2  Cara
IPA KD 4.2 memelihara
organ
pernapasan
 Membuat poster tentang SBdP KD 3.1   Poster  
cara merawat organ SBdP KD 4.1
pernapasan
 Menjawab pertanyaan BI KD 3.2   Teks informasi  
dari teks yang berkaitan BI KD 4.2 dari buku
dengan memelihara
kesehatan
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indkator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
 Menjelaskan IPS KD 3.3   Kegiatan  
pemanfaatan barang IPS KD 4.3 ekonomi untuk
bekas meningkatkan
kesejahteraan
bangsa
Indonesia
 Membuat cerita SBdP KD 3.1   Gambar cerita  
bergambar diwarnai SBdP KD 4.1
 Melakukan teknik
pewarnaan gambar
 Membuat model IPA KD 3.2   Model organ  
sederhana organ IPA KD 4.2 pernapasan
pernapasan manusia manusia

MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI NILAI-NILAI ANTI KORUPSI PADA TEMA 2

Dalam kehidupan sehari hari kita mesti berhadapan dengan masalah. Setiap masalah seharusnya dapat diselesaikan dengan cara musyawarah
untuk mendapatkan keputusan.
Suatu keputusan dapat dibuat oleh perorangan dan juga kelompok. Contoh pengambilan keputusan secara perorangan adalah pilihan pergi ke
sekolah dengan berjalan kaki. Adapun keputusan yang dibuat oleh orang banyak, biasanya menyangkut kepentingan umum sehingga harus
diputuskan secara bersama-sama. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengambil sebuah keputusan bersama contohnya musyawarah
mufakat
Pentingnya mengambil keputusan secara musyawarah mufakat dalam kehidupan sehari-hari yaitu:
- Agar persoalan dapat dipecahkan secara cepat dan bermanfaat bagi semua pihak. Sudah pasti setiap orang menginginkan semua persoalan
cepat selesai dan bermanfaat.(tanggung jawab, sportif)
- Mampu menciptakan kerukunan hidup. Melalui musyawarah, berbagai persoalan dapat diputuskan secara kekeluargaan.
- Menggalang kerja sama yang harmonis. Setelah keputusan ditetapkan bersama, setiap anggota harus mampu bekerja sama dalam
melaksanakan keputusan musyawarah. Dengan demikian, tujuan yang dicitacitakan dapat tercapai.
- Menghindari adanya pertikaian fisik. Setiap peserta musyawarah tidak boleh bertindak semena-mena dalam musyawarah. Setiap peserta
berhak menyampaikan pendapatnya. Akan tetapi, harus bersikap lapang dada jika pendapatnya tidak disetujui oleh peserta lain. Perbedaan,
persetujuan, dan pertidaksetujuan pendapat dalam musyawarah adalah wajar. Tidak perlu ada kemarahan, apalagi pertentangan yang
mengarah pada kekerasan fisik
Hak memiliki pengertian sesuatu yang harus diterima. Setiap warga masyarakat memilki hak yaitu:
1. Hak menyatakan pendapat Setiap orang berhak atas kebebasan menyatakan pikiran dan sikap sesuai hati nuran(ikhlas)
2. Hak kemerdekaan. Setiap orang bebas memilih pendidikan dan pengajaran. Setiap orang bebas memilih pekerjaan dan
kewarganegaraan(tanggung jawab)
3. Hak untuk hidup sejahtera
Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak
memperoleh pelayanan kesehatan(kerja keras)
4. Hak atas pekerjaan dan hidup yang layak Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi
kemanusiaan(kesederhanaan).
5. Hak berserikat dan berkumpul Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebaganya
ditetapkan dengan undang-undang(berani).
6. Hak untuk beragama
Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agama kepercayaannya(konsekuen)
7. Hak mendapatkan pendidikan
Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat
dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia. Setiap
orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa dan
negaranya(adil).

Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan. Sebagai warga masyarakat memliki kewajiban:
Masyarakat desa mempunyai kewajiban:
1. Membela kepentingan lingkungannya(komitmen);
2. Mendorong terciptanya penyelenggaraan kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang baik di desanya seperti kegiatan
gotong royong, kerja bakti (tanggung jawab)
3. Mendorong terciptanya situasi yang aman seperti membayar iuran keamanan (tanggung jawab);
4. Ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan masyarakat seperti peringatan hari kemerdekaan, PKK (disiplin)
5. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau oerbuatannya yang disengaja maupun tidak disengaja
Dalam pemilihan ketua RT, RW setiap warga harus berpartisipasi dalam pemilihan sebagai bukti memilki rasa tanggung jawab. Siapapun yang
terpilih dari hasil pemilihan tersebut kita harus menerima dengan senang hati
MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI PENDIDIKAN LALU LINTAS PADA TEMA 2

Hak, Kewajiban, dan Tanggung jawab Di dalam kehidupan ini, manusia satu dengan lainnya pasti memiliki hak, kewajiban, dan tanggung jawab.
Tahukah kalian, apa yang dimaksud dengan hak, kewajiban, dan tanggung jawab itu?

Ikutilah ilustrasi berikut ini : Beni, setiap pagi, sehabis membantu ibunya, kemudian berbenah diri untuk berangkat ke sekolah. Sekolah Beni tidak
terlalu jauh dari rumahnya, Karena itu, setiap berangkat ke sekolah, Beni selalu berjalan kaki. Beni tinggal di tempat yang ramai, dan letak
rumahnya berseberangan dengan sekolah.Karena itu setiap hari Beni pasti menyeberang jalan. Di dalam menyeberang jalan, ia selalu mengambil
tempat yang ada tanda tempat penyeberangan jalan (zebra cross) (Hukum)..Beni tidak pernah menyeberang di sembarang tempat. Jika jalan ramai,
ia selalu menunggu sampai jalan agak sepi. Waktu itulah ia menyeberang. Jika terpaksa menyeberang jalan dalam keadaan ramai, ia tetap
menyeberang dengan memberi tanda pada pengguna jalan, dengan cara mengangkat tangan. Kadang-kadang di tempat penyeberangan tersebut ada
siswa yang bertugas untuk menyeberangkan, yaitu PKS. Pada waktu menyeberang, kadangkadang Beni juga membantu orang tua untuk bersama-
sama menyeberang. Ketika ada penyeberang jalan sedang menyeberang, semua penggendara kendaraan, baik yang bermotor maupun yang tidak
bermotor berhenti.)(sosiologis). Pejalan kaki harus mendapatkan hak untuk menyeberang jalan secara aman. Pemerintah harus menyiapkan fasilitas
bagi para pejalan kaki untuk menyeberang secara aman.

Pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung yang berupa trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lain. Mereka para pengendara
kendaraan itu sangat menghormati hak pada penyeberang. Suatu saat ada penyeberang yang terserempet pengendara sepeda motor, hingga jatuh,
dan tubuhnya ada yang lecet-lecet. Pengendara yang menyerempet tersebut berhenti. Ia lalu menolong penyeberang jalan yang dia setempet tadi.
Pengendara menanyakan kepada yang terserempet apakah ada yang sakit. Jika ada yang sakit akan diantarkan ke rumah sakit untuk diperiksakan.
Ternyata yang diserempet menyatakan tidak perlu diantar ke rumah sakit, karena hanya lecet-lecet. Namun demikian sang pengendara meminta agar
yang disempet memeriksakan dirinya ke Puskesmas. Sambil menyarankan tersebut, si pengendara memberi uang kepada yang diserempet untuk
biaya periksa, Selain memberi uang untuk periksa, pengendara juga memberi nomor tilpon yang sewaktu-waktu dapat dihubungi. Setelah itu
pengendari melanjutkan perjalanannya.(psikologi, sosiologi).

Cobalah cermati ilustrasi di atas. Dari ilustrasi tersebut, carilah: a. mana yang termasih hak dalam berlalu lintas, b. mana yang termasuk kewajiban
dalam berlalu lintas. c. mana yang termasuk tanggung jawab dalam berlalu lintas. Setelah kalian temukan, cobalah rumuskan: a. apa pengertian hak
dalam berlalu lintas, b. apa pengertian kewajiban dalam berlalu lintas, Salah satu contoh adalah mematuhi dua belas gerakan tangan pemgamanan
lalu lintas. Inilah contoh gerakannya:
3. Tema 3 : Makanan Sehat
Alokasi waktu : 66 jam pelajaran

Kompetensi
Dasar yang
Pembelajaran Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
Akan
Dicapai
Subtema 1: Bagaimana
Tubuh Mengolah
Makanan (22 jam
pelajaran)
 Mengamati gambar iklan BI KD 3.4   Teks iklan  
tentang makanan sehat BI KD 4.4
 Mengidentifikasikan
bagian-bagian pada iklan
media cetak
 Menuliskan hasil
pengamatan terhadap
iklan media cetak dari
segi bahasa dan isi
 Melaporkan hasil
pengamatan

 Mencermati teks bacaan IPA KD 3.3   Organ  


tentang organ-organ IPA KD 4.3 pencernaan
pencernaan hewan hewan
 Mencari informasi dalam   Fungsi organ  
kelompok tentang organ- pernapasan pada
organ pencernaan hewan hewan
dan fungsinya

 Mengamati iklan media BI KD 3.4   Teks iklan  


cetak tentang pentingnya BI KD 4.4
Kompetensi
Dasar yang
Pembelajaran Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
Akan
Dicapai
air
 Menyebutkan unsur-   
unsur iklan

 Menggali informasi dari IPA KD 3.3   Organ  


teks bacaan tentang IPA KD 4.3 pencernaan
organ pencernaan pada pada manusia
manusia
 Mendeskripsikan organ-   
organ pencernaan pada
manusia

 Membuat poster tentang IPA KD 3.3   Organ  


sistem pencernaan IPA KD 4.3 pencernaan
manusia SBdP KD 3.1 pada manusia
SBdP KD 4.1  Poster

 Membedakan organ IPA KD 3.3   Organ  


pencernaan hewan dan IPA KD 4.3 pencernaan
manusia pada hewan dan
manusia
 Mencermati teks SBdP KD 3.2   Lagu dalam  
informasi tentang lagu SBdP KD 4.2 berbagai tangga
bertangga nada mayor nada mayor dan
dan minor minor
 Menjelaskan ciri-ciri   
lagu bertangga nada
mayor dan minor
 Menyanyikan Lagu   
Kompetensi
Dasar yang
Pembelajaran Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
Akan
Dicapai
“Mars Hidup Sehat”
 Mengamati dan IPS KD 3.2   Interaksi sosial  
melaporkan interaksi IPS KD 4.2 budaya
sosial budaya
lingkungan sekitar
 Membuat cerita   
sederhana tentang
interaksi yang memiliki
tingkat keragaman
agama, budaya, dan adat
istiadat
 Mengidentifikasi IPS KD 3.2   Interaksi  
interaksi manusia IPS KD 4.2 manusia dengan
dengan lingkungan alam lingkungan
dan sosial sekitarnya alam dan sosial
 Menjelaskan makna PPKn KD 1.3  Menjelaskan makna  Keberagaman  
keanekaragaman yang PPKn KD 2.3 keanekaragaman yang tercermin sosial budaya
tercermin dari cerita PPKn KD 3.3 dari cerita yang disajikan (berani, dalam
yang disajikan PPKn KD 4.3 konsekuen) masyarakat
 Menceritakan keanekaragaman
adat istiadat di lingkungan sekitar
(jujur)
 Menuliskan bacaan tentang
keanekaragaman adat istiadat
sosial budaya (tanggung jawab,
kerja keras)
 Menunjukkan gambar yang
menceritakan kebersamaan dalam
keanekaragaman (mandiri)
Kompetensi
Dasar yang
Pembelajaran Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
Akan
Dicapai
 Menjelaskan tentang pentingnya
nilai kebersamaan dalam
keanekaragaman sosial budaya
(peduli, berbagi)
 Menunjukkan sikap saling
menghargai antar sesama yang
berbeda status sosial, ekonomi,
dan latar belakang budayanya,
petugas menggunakan dua belas
gerakan tangan pengaturan lalu
lintas.
 Melengkapi diagram IPA KD 3.3   Pencernaan  
sistem pencernaan IPA KD 4.3 pada manusia
manusia
 Melengkapi informasi   
fungsi organ pencernaan
manusia
 Memainkan alat musik SBdP KD 3.2   Lagu dalam  
sederhana untuk SBdP KD 4.2 berbagai tangga
mengiringi lagu nada dengan
bertangga nada mayor iringan
dan minor
 Merancang iklan media SBdP KD 3.1   Iklan  
cetak bersama kelompok SBdP KD 4.1
 Menyajikan kesimpulan BI KD 3.4   Teks iklan  
isi teks paparan iklan BI KD 4.4
media cetak secara
visual

Kompetensi
Dasar yang
Pembelajaran Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
Akan
Dicapai
 Mendiskusikan makna PPKn KD 1.3  Menjelaskan makna  Keberagaman  
keragaman dalam proses PPKn KD 2.3 keanekaragaman yang tercermin sosial budaya
kerjasama PPKn KD 3.3 dari cerita yang disajikan (berani, dalam
PPKn KD 4.3 peduli, berbagi) masyarakat
IPS KD 3.2  Memberikan contoh menghargai
IPS KD 4.2 pengguna jalan yang lain.

 Menyanyikan lagu SBdP KD 3.2   Alat musik  


“Mars Hidup Sehat” SBdP KD 4.2 ritmik
diiringi alat musik ritmis sederhana
sederhana

Subtema 2: Pentingnya
Makanan Sehat bagi
Tubuh (22 jam pelajaran)
 Mengamati iklan media BI KD 3.2   Teks iklan  
elektronik tentang BI KD 4.2
makanan sehat
 Mendemonstrasikan   
iklan media elektronik
hasil pengamatan
 Mengidentifikasi ciri-ciri   
bahasa iklan elektronik

 Mencermati teks bacaan IPA KD 3.3   Makanan sehat  


tentang makanan sehat IPA KD 4.3
 Menjelaskan macam-
macam gangguan pada
organ pencernaan
Kompetensi
Dasar yang
Pembelajaran Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
Akan
Dicapai
 Membuat larutan
elektrolit dengan
komposisi tertentu

 Membuat poster yang IPA KD 3.3   Gangguan pada  


menggambarkan dampak IPA KD 4.3 organ
makanan kurang sehat SBdP KD 3.1 pencernaan
terhadap organ SBdP KD 4.1  Gambar cerita
pencernaan

 Membaca teks bacaan IPA KD 3.3   Gangguan pada  


tentang penyebab IPA KD 4.3 organ
gangguan pada organ pencernaan
pencernaan

 Mencari informasi SBdP KD 3.3   Pola lantai tari  


tentang properti tari SBdP KD 4.3 kreasi daerah

 Mengidentifikasi IPS KD 3.2   Pembangunan  


aktivitas masyarakat IPS KD 4.2 sosial budaya
sekitar dalam upaya
pembangunan sosial
budaya
 Membuat laporan hasil   
pengamatan tentang
aktivitas masyarakat
sekitar dalam upaya
pembangunan sosial
budaya
Kompetensi
Dasar yang
Pembelajaran Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
Akan
Dicapai
 Menceritakan PPKn KD 1.3  Menceritakan keanekaragaman  Keberagaman  
keanekaragaman adat PPKn KD 2.3 adat istiadat di lingkungan sekitar sosial budaya
istiadat di lingkungan PPKn KD 3.3 (berani, jujur) dalam
sekitar PPKn KD 4.3 masyarakat
 Mencermati percakapan
tentang takaran bahan
untuk membuat kue

 Menuliskan alasan PPKn KD 3.3  Menjelaskan tentang pentingnya  Keberagaman  


perlunya gotong royong PPKn KD 4.3 nilai kebersamaan dalam sosial budaya
walaupun memiliki keanekaragaman sosial budaya dalam
perbedaan dalam hal (komitmen, disiplin, peduli) masyarakat
agama, suku bangsa,
pekerjaan, dan usia
 Menceritakan tentang  Menceritakan keanekaragaman  
keanekaragaman adat adat istiadat di lingkungan sekitar
istiadat di lingkungan (jujur, mandiri, tanggung
sekitarnya jawab)
 Mengamati lingkungan  
sekitar dalam upaya Membuat laporan kegiatanmembantu
pembangunan sosial masyarakat dalam melaksanakan
budaya Indonesia suatu kegiatan di lingkungan
masyarakat tanpa membedakan
agama, suku bangsa, dan sosial
ekonomi dalam kaitannya dengan
UU tentang LLAJ
Kompetensi
Dasar yang
Pembelajaran Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
Akan
Dicapai
 Mengidentifikasi PPKn KD 1.3  Menuliskan bacaan tentang  Keberagaman  
aktivitas masyarakat PPKn KD 2.3 keanekaragaman adat istiadat sosial budaya
sekitar dalam upaya PPKn KD 3.3 sosial budaya (kerja keras, dalam
pembangunan sosial PPKn KD 4.3 tanggung jawab) masyarakat
budaya Indonesia IPS KD 3.2  Menunjukkan gambar yang
IPS KD 4.2 menceritakan kebersamaan dalam
keanekaragaman (mandiri,
konsekuen)
 Melaporkan aktivitas PPKn KD 1.3  Menceritakan keanekaragaman  Keberagaman  
masyarakat sekitar PPKn KD 2.3 adat istiadat di lingkungan sekitar sosial budaya
dalam upaya PPKn KD 3.3 (jujur, mandiri) dalam
pembangunan sosial PPKn KD 4.3  Menjelaskan tentang pentingnya masyarakat
budaya Indonesia nilai kebersamaan dalam
keanekaragaman sosial budaya
(peduli, berbagi)
 Mempresentasikan laporan hasil
kegiatan membantu masyarakat
dalam melaksanakan suatu
kegiatan di lingkungan
masyarakat tanpa membedakan
agama, suku bangsa, dan sosial
ekonomi dalam kaitannya dengan
UU tentang LLAJ.
 Mengamati iklan tentang BI KD 3.4   Teks iklan  
kesehatan pada organ BI KD 4.4  Cara
pencernaan IPA KD 3.3 memelihara
 Mengidentifikasi IPA KD 4.3  kesehatan organ  
struktur kalimat iklan pencernaan
yang diamatinya
Kompetensi
Dasar yang
Pembelajaran Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
Akan
Dicapai
 Mencatat informasi yang   
disampaikan iklan
tentang kesehatan pada
organ pencernaan
 Melengkapi peta pikiran IPA KD 3.3   Gangguan pada  
tentang penyebab IPA KD 4.3 organ
gangguan pada organ SBdP KD 3.1 pencernaan
pencernaan SBdP KD 4.1
 Mengidentifikasi
penyebab gangguan pada
organ pencernaan
 Membuat model dan
mengulas kembali
tentang penyebab
gangguan pada organ
pencernaan manusia
 Membuat poster konsep
dan fungsi organ
pencernaan manusi
 Memeragakan gerak tari SBdP KD 3.3   Tari daerah  
daerah menggunakan SBdP KD 4.3 dengan iringan
properti dengan iringan PPKn KD 3.3 tari
tari PPKn KD 4.3  Keberagaman
 Menjawab pertanyaan  Menceritakan keanekaragaman sosial budaya  
berdasarkan bacaan adat istiadat di lingkungan sekitar dalam
tentang keanekaragaman (berani, kerja keras) masyarakat
adat istiadat sosial  Menunjukkan gambar yang
budaya dalam menceritakan kebersamaan dalam
masyarakat keanekaragaman (mandiri)
Kompetensi
Dasar yang
Pembelajaran Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
Akan
Dicapai
 Menjelaskan tentang pentingnya
nilai kebersamaan dalam
keanekaragaman sosial budaya
(peduli, berbagi)
 Membuat booklet yang   
menceritakan
keberagaman adat
istiadat dan memberikan
contoh kegiatan yang
mendukung
keberagaman sosial
budaya dalam
masyarakat

Subtema 3: Pentingnya
Menjaga Asupan
Makanan Sehat (22 jam
pelajaran)
 Menjelaskan iklan BI KD 3.4 • Struktur kalimat
elektronik BI KD 4.4 iklan
 Mendemonstrasikan • Informasi dari
keunggulan produk/jasa iklan media
dari iklan tersebut cetak/elektronik
 Membuat karya poster IPA KD 3.3   Gangguan pada  
berbagai macam IPA KD 4.3 organ
penyakit yang SBdP KD 3.1 pencernaan
mengganggu organ SBdP KD 4.1  Poster
pencernaan manusia
Kompetensi
Dasar yang
Pembelajaran Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
Akan
Dicapai
 Menjelaskan berbagai IPA KD 3.3   Gangguan pada  
macam penyakit yang IPA KD 4.3 organ
mengganggu organ pencernaan
pencernaan manusia
 Mencermati teks SBdP KD 3.4   Jenis dan  
informasi dan SBdP KD 4.4 bentuk karya
mengidentifikasi jenis seni rupa daerah
dan fungsi karya seni
rupa daerah
 Menggali informasi dan IPS KD 3.2   Pembangunan  
mengidentifikasi IPS KD 4.2 ekonomi, sosial,
pembangunan ekonomi, dan budaya
sosial, dan budaya di
Indonesia

 Mencermati informasi PPKn KD 1.4  Menuliskan bacaan tentang  Keberagaman  


dari artikel tentang nilai- PPKn KD 2.4 keanekaragaman adat istiadat sosial budaya
nilai kebersamaan dalam PPKn KD 3.4 sosial budaya (mandiri, jujur) dalam
keanekaragaman PPKn KD 4.4 masyarakat

 Membuat gambar yang PPKn KD 1.3  Menunjukkan gambar yang  Keberagaman  


menceritakan PPKn KD 2.3 menceritakan kebersamaan dalam sosial budaya
kebersamaan dalam PPKn KD 3.3 keanekaragaman (mandiri, jujur) dalam
keanekaragaman PPKn KD 4.3  Menjelaskan tentang pentingnya masyarakat
 Melakukan diskusi SBdP KD 3.1 nilai kebersamaan dalam
tentang pentingnya nilai SBdP KD 4.1 keanekaragaman sosial budaya
kebersamaan dalam (konsekuen, peduli)
keanekaragaman sosial
budaya
Kompetensi
Dasar yang
Pembelajaran Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
Akan
Dicapai
 Mempresentasikan BI KD 3.4   Teks iklan  
informasi produk iklan BI KD 4.4
dari media cetak atau
elektronik dengan lisan,
tulis, dan visual
(gambar, film)
 Mengidentifikasi IPA KD 3.3   Gangguan atau  
berbagai macam IPA KD 4.3 penyakit pada
penyakit yang organ
mempengaruhi organ pencernaan
pencernaan manusia manusia
 Mempresentasikan   
berbagai penyakit yang
mempengaruhi organ
pencernaan manusia
 Merancang karya motif SBdP KD 3.4   Pembuatan  
batik SBdP KD 4.4 karya topeng,
wayang, ukiran
batik, ronce,
dan lain-lain
MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI NILAI-NILAI ANTI KORUPSI PADA TEMA 3

Kalian tahu bahwa bangsa Indonesia dilihat dari sudut pandang sosial, budaya, dan ekonomi sangatlah beraneka ragam. Dan ini merupakan suatu kenyataan
yang tidak dapat dipungkiri. Dari segi ekonomi dan sosial dijumpai ada yang kaya, ada yang miskin, ada yang berpangkat, ada yang tidak berpangkat, ada
buruh, ada petani, ada pedagang, ada pengusaha, ada pejabat, ada rakyat biasa. Dari segi budaya juga sangat berrbagai ragam budaya dan adat
istiadatnya.. Keadaan ini harus kita pahami dan kita sadari sebagai suatu kenyataan. Ini harus kita terima dan kita harus saling menghormati dan saling
menghargai antar sesama (bijaksana, sportif, kesetaraan, adil. Jujur, peduli). Perbedaan ini tidak boleh menjadikan timbulnya perpecahan, tetapi justru
harus menjadi pemicu terwujudnya sikap saling menghormati dan saling menghargai
Perhatikan gambar berikut:

Coba kamu jawab pertanyaan berikut:


1. Apa yang kamu lihat pada gambar tersebut?
2. Bagamana suasana yang terdapat dalam gambar tersebut?
Hai anak anak coba kamu buat gambar yang menceritakan kebersamaan dalam keanakaragaman.
Dalam masyarakat terdapat keanekaragaman adat istiadat, tetapi mereka dapat hidup bersama tanpa menimbulkan pertikaian satu sama lain. Mereka dapat
hidup bergotong royong terutama ketika tetangga sedang punya hajatan pernikahan anaknya.

MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI PENDIDIKAN LALU LINTAS PADA TEMA 3


Keragaman Bangsa Indonesia Kita tahu bahwa bangsa Indonesia itu bangsa yang sangat beragam, dilihat dari sudut pandang manapun. Dari sudut pandang agama, kita sangat
beraneka ragam: ada yang beragama Islam, ada yang beragama Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, Budha, bahkan Konghucu. Dari segi suku bangsa, barangkali Indonesia
merupakan Negara terkaya dilihat dari jumlah suku bangsa yang ada di dalamnya, karena di Indonesia ada 10.068 Suku Bangsa. Dilihat dari keturunan bangsa Indonesia juga
meliputi keturunan Cina, Arab, India, bahkan juga keturunan Eropa. Sedangkan dilihat dari jumlah bahasa daerah yang ada, di Indonesia ada 615 Bahasa Daerah. Demikian juga
mengenai budaya, Indonesia sangat kaya dengan berbagai macam budaya daerah. Belum dilihat dari tempat tinggal, yang menyebar diberbagai pulau yang ada, baik pulau besar
maupun pulau kecil. Gambaran tersebut menunjukkan betapa kayanya Indonesia. Meskipun terdiri dari berbagai aneka macam tersebut, bangsa Indonesia mengakui bahwa semua
itu tetap merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Kesatuan dan persatuan Indonesia ini mulai mengkristal pada tanggal 28 Oktober 1928, yang pada waktu
diselenggarakannya Kongres Pemuda kedua, menghasilkan ikrar yang dikenal dengan nama Sumpah Pemuda, yang intinya mereka bertumpah darah satu, berbangsa satu,
berbahasa persatuan, yaitu Indonesia. Dengan sumpah pemuda tersebut, makin kuat kesadaran kebangsaan kita, dan makin dahsyat perjuangan, dan mencapai puncaknya pada
tanggal 17 Agustus 1945, yaitu waktu dikumandangkannya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Agar hal tersebut sampai saat ini tetap lestari, maka ada sejumlah hal yang patut
kita lakukan. Pertama, dengan saling menghargai sesama warga masyarakat Indonesia.Jika dikaitkan dengan tertib berlalu lintas, berkendaralah di jalan sesuai dengan peraturan
yang ada, misalnya jika jalanan sangat ramai, tidak saling mendahului (sosiologi).Dengan tidak melihat perbedaan yang ada, masing-masing pengguna jalan saling mematuhi
ketentuan-ketentuan yang ada, antara lain : mematuhi APILL, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mermatuhi marka jalan. Ketika ada marka jalan membujur dan tidak putus-
putus, maka siapapun yang menggunakan jalan itu, dari arah manapun tidak boleh melampaui marka tersebut. Ketika APILL sedang menyala merah, maka setiap pengendara
harus berhenti di belakang marka jalan yang ada. _Pada jalan raya yang ada tanda zebra crossnya, ketika di situ ada penyeberang jalan, maka ia harus memberi kesempatan pada
penyeberang jalan tersebut,dengan cara berhenti, tidak peduli apakah penyeberang jalan itu sudah tua, masih muda, masih kanak-kanak, juga tidak peduli apapun suku bangsanya.
Kedua, kita semua harus mengakui bahwa Indonesia merupakan tanah air kita bersama.Pada tanah air yang sama ini berlaku peraturan hukum yang sama. Juga peraturan tentang
lalu lintaspun sama. Untuk itu harus sama-sama mematuhi peraturan lalu lintas yang ada. misalnya, jika APILL di suatu perempatan jalan mati, sedangkan jalan ramai, fungsinya
digantikan oleh Polisi Lalu Lintas. Polisi Lalu Lintas dalam kaitannya dengan ini, menggunakan dua belas gerakan tangan pengaturan lalu lintas. Maka para pengguna jalan harus
mematuhi gerakan ini. Tahukah kalian, apa dan bagaimana dua belas gerakan lalu lintas itu?

Perhatikan gambar di bawah ini :

Prit! Prit! ..... Prit! Prit! ..... Prit! Prit! ..... Prit! Prit! (Dua kali tiupan peluit yang teratur..) Yang melihat gerakan ini berada di sisi kanan petugas, MAJUUUUUUU JALAAAAN...

Prit! Prit! ..... Prit! Prit! ..... Prit! Prit! ..... Prit! Prit! (Dua kali tiupan peluit yang teratur..) Dari sebelah kiri petugas, dipersilahkan JALAN...
Prit! Prit! ..... Prit! Prit! ..... Prit! Prit! ..... Prit! Prit! (Dua kali tiupan peluit yang teratur..) Kanan dan kiri petugas, AYO JALAN...
4. Tema 4 : Sehat itu Penting
Alokasi Waktu : 66 jam pelajaran

Untuk mencapai sejumlah Kompetensi Dasar tersebut di atas dilakukan melalui Materi Pokok dan Pembelajaran pada beberapa subtema berikut ini.

Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai

Subtema 1: Peredaran
Darahku Sehat (22 jam
pelajaran)
 Menentukan isi dan BI KD 3.6   Pantun (isi  
bagian-bagian pantun BI KD 4.6 dab bagian-
 Mendiskusikan isi dan  bagiannya)  
amanat yang terdapat
pada pantun

 Membaca wacana PPKn KD 1.2  Menyebutkan kewajiban sebagai  Pelaksanaan  


tentang kewajiban, hak, PPKn KD 2.2 warga masyarakat dalam kewajiban,
dan tanggung jawab PPKn KD 3.2 kehidupan sehari-hari (tanggung hak, dan
sebagai warga PPKn KD 4.2 jawab) tanggung
masyarakat dalam  Menyebutkan tanggung jawab jawab
kehidupan sehari-hari sebagai warga masyarakat dalam
kehidupan sehari-hari (jujur)
 Menunjukkan akibat yang akan
terjadi jika nilai-nilai persatuan
dan kesatuan di masyarakat yang
berkaitan dengan UU tentang
LLAJ tidak ditegakkan.

 Mencoba mencari solusi   


pemecahan masalah
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
tentang hak dan
kewajiban sebagai
anggota masyarakat
sebagai keputusan
bersama

 Menyebutkan interaksi IPS KD 3.2   Interaksi  


sosial yang terjadi di IPS KD 4.2 sosial budaya
masyarakat
 Mengidentifikasi   Dampak  
dampak dari permasalahan
permasalahan yang dalam
terjadi dalam kehidupan kehidupan
bermasyarakat terhadap bermasyarakat
pembangunan (sosial,
ekonomi, dan budaya)
 Mencari informasi IPA KD 3.4   Organ  
organ-organ yang IPA KD 4.4 peredaran
berkaitan dengan SBdP KD 3.1 darah manusia
peredaran darah manusia SBdP KD 4.1  Fungsi
dan hewan peredaran
 Mengamati gambar alur  darah manusia  
peredaran darah manusia  Gambar cerita
dan hewan
 Melengkapi gambar dan IPA KD 3.4 Fungsi
membuat gambar alur IPA KD 4.4 peredaran
peredaran darah manusia darah manusia
dan hewan
 Mencari informasi
tentang fungsi peredaran
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
darah manusia

 Bernyanyi dengan SBdP KD 3.2   Tangga nada  


menggunakan berbagai SBdP KD 4.2
tangga nada

Subtema 2 : Gangguan
Kesehatan Pada
Peredaran Darah
(22 jam pelajaran)
 Membaca contoh pantun BI KD 3.6   Pantun  
tentang kesehatan tubuh BI KD 4.6
 Membuat pantun   
bertema kesehatan tubuh
 Membaca pantun yang   
telah dibuat
 Mencari berbagai IPA KD 3.4   Darah  
informasi tentang darah IPA KD 4.4  Gangguan
dan penyebab gangguan pada
pada organ peredaran peredarah
darah manusia dari darah manusia
sumber belajar

 Melakukan pengamatan IPS KD 3.2   Pembangunan  


aktivitas masyarakat di IPS KD 4.2 sosial, budaya,
sekitarnya dalam dan ekonomi
pembangunan sosial,  Interaksi
budaya, dan ekonomi manusia dan
 Mengidentifikasi lingkungannya
interaksi manusia dan
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
lingkungan melalui
cerita

 Menyimak PPKn KD 1.2  Menjelaskan solusi pemecahan  Pelaksanaan  


cerita/vidio/film/gambar PPKn KD 2.2 masalah tentang hak dan kewajiban,
tentang pelaksanaan PPKn KD 3.2 kewajiban sebagai anggota hak, dan
kewajiban, hak, dan PPKn KD 4.2 masyarakat sebagai keputusan tanggung
tanggung jawab sebagai bersama (berbagi) jawab
warga masyarakat dalam  Menjelaskan tentang pelaksanaan
kehidupan sehari-hari kewajiban, hak, dan tanggung
jawab sebagai warga masyarakat
dalam kehidupan sehari-hari
(kerja keras, mandiri)
 Mengidentifikasi hal-hal yang
termasuk hak dan kewajiban dari
tayangan video/film/gambar
(jujur)
 Membuat laporan atas penerapan
nilai-nilai persatuan dan kesatuan
di masyarakat.dalam kaitannya
dengan UU tentang LLAJ
 Mencari informasi dari   
berbagai sumber belajar
tentang pelaksanaan
kewajiban, hak dan
tanggung jawab sebagai
warga masyarakat dalam
kehidupan sehari-hari

 Mengidentifikasi cara IPS KD 3.2   Interaksi  


Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
pengambilan keputusan IPS KD 4.2 manusia dan
bersama lingkungannya

 Membuat gambar SBdP KD 3.2   Gambar  


ilustrasi tentang bahaya SBdP KD 4.2 ilustrasi
merokok terhadap (komik,
jantung karikatur,
kartun)

Subtema 3 : Cara
Memelihara Kesehatan
Organ Peredaran Darah
Manusia
(22 jam pelajaran)
 Mengidentifikasi hal-hal PPKn KD 3.2  Mengidentifikasi hal-hal yang  Pelaksanaan  
yang termasuk hak dan PPKn KD 4.2 termasuk hak dan kewajiban dari kewajiban,
kewajiban dari tayangan tayangan video/film/gambar hak, dan
vidio/film/gambar (mandiri, kerja keras) tanggung
jawab
 Membuat pantun yang  Membuat pantun yang bertema  
bertema hak dan hak dan kewajiban dalam
kewajiban dalam bermasyarakat serta
bermasyarakat serta membacakannya (kerja keras,
membacakannya berani)
 Bermain peran tentang  Memberikan contoh tentang  
mengambil keputusan mengambil keputusan bersama
bersama sebagai wujud sebagai wujud tanggung jawab
tanggung jawab dalam dalam kehidupan sehari- hari
kehidupan sehari- hari (berani, bijaksana)
 Mengisi tabel hak dan  Mengisi tabel hak dan kewajiban  
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
kewajiban yang yang sudah/belum dilakukan di
sudah/belum dilakukan rumah (jujur)
di rumah, sekolah, dan  Mengisi tabel hak dan kewajiban
masyarakat yang sudah/belum dilakukan di
masyarakat. (jujur)
 Mempresentasikan hasil laporan
atas penerapan nilai-nilai
persatuan dan kesatuan di
masyarakat dalam kaitannya
dengan UU tentang LLAJ.
 Melakukan diskusi IPA KD 3.4   Cara menjaga  
mengenai cara menjaga IPA KD 4.4 kesehatan
kesehatan khususnya organ
organ peredaran darah peredaran
darah
 Membuat dan SBdP KD 3.1   Komik  
mempresentasikan karya SBdP KD 4.1
komik tentang dirinya
dikaitkan dengan hak
dan kewajiban

MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI NILAI-NILAI ANTI KORUPSI PADA TEMA 4

Sebagai warga masyarakat memiliki kewajiban di lingkungan tempat tinggalnya antara lain, mematuhi peraturan masyarakat seperti Tamu harap lapor 1x24
jam, membayar iuran sampah dan keamanan dan menjaga lingkungan agar tetap bersih, teratur dengan membuang sampah pada tempatnya.
Selain hal tersebut juga warga masyarakat memiliki tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Tanggung jawab tersebut
Tanggung jawab sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari adalah mampu menjaga lingkungan tempat tinggalnya dalam keadaan aman. Wajib
melaporkan kepada ketua RT bila ada orang yang mencurigakan di kampung kita. Lingkungan tempat tinggal kita harus tetap terpelihara dalam kondisi
bersih agar terhindar dari bahaya banjir.
Sebagai anggota masyarakat kita mesti tahu hak dan kewajibannya. Dalam musyawarah bila keputusan sudah diambil, maka kita harus mengikutinya. Kita
tidak boleh membantah sekalipun pada saat musyawarah kita tidak setuju, sebab kalau sudah peutusan hasil musyawarah tidak bisa ditawar-tawar
lagi(komitmen)
Perhatikan gambar berikut:

1. Tugas apa yang kamu lihat dari gambar tersebut?


2. Pernahkah kamu lakukan di sekolah?
Perhatikan gambar berikut!

1. Apa yang kamu lihat pada gambar tersebut?


2. Apakah gambar tersebut merupakan hak siswa di sekolah?
Perhatikan pantun berikut:
“ Membeli buah jeruk ke pasar
Setelah itu membeli pulsa
Rajin-rajinlah untuk belajar
Agar kita berguna bagi bangsa ”
Dari pantun tersebut mengandung pesan tentang kewajiban sebagai seorang pelajar. Setujukah kamu?
Setelah kamu mempelajari hak dan kewajiban sebagai warga di rumah dan di masyarakat tentu kamu bisa membedakan mana yang hak dan kewajiban,
buatlah tabel tenang kewajiban di rumah dan di masyarakat

MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI PENDIDIKAN LALU LINTAS PADA TEMA 4

Nilai-Nilai Persatuan Sebagai Negara kesatuan, pasti di tanah air kita ini (Negara RI) untuk undang-undang yang mengatur tentang lalu lintas, maka
yang berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia hanyalah UU No.22 tahun 2009. Karena itu maka sebagai warga masyarakat yang baik, kita harus
mematuh taati apa yang diatur di dalam UU tentang Lalu Lintas itu (hukum). Dan ini dibingkai oleh sesanti Bhinneka Tunggal Ika.

Perwujudan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Yang dimaksud dengan perwujudan persatuan dan kesatuan bangsa ini adalah menempatkan
kepentingan umum, Negara, bangsa di atas kepentingan pribadi dan atau golongan. Dengan demikian kita telah mengutamakan persatuan dan
kesatuan Kepentingan bangsa dan Negara telah kita tempatkan di atas kepentingan pribadi atau golongan. Perasaan cinta bangsa dan tanah air dapat
dibina, sifat rela berkorban untuk bangsa dan tanah air dapat dikembangkan, salah satunya adalah jika masyarakat Indonesia mematuh taati semua
peraturan yang ada, termasuk di dalamn ya UU tentang Lalu Lintas. Dalam mematuhi peraturan lalu lintas ini, di muka telah diungkapkan antara
lain mematuhi rambu lalu lintas, marka jalan, serta mematuhi APILL. Mengenai rambu lalu lintas, dimuka telah diungkapkan antara lain rambuyang
berupa peringatan. Kalian tentu masih ingat. Rambu lainnya adalah yang berupa perintah dan larangan. Coba perkatikan gambar berikut ini:
5. Tema 5 : Ekosistem
Alokasi Waktu : 66 jam pelajaran

Untuk mencapai sejumlah Kompetensi Dasar tersebut di atas dilakukan melalui Materi Pokok dan Pembelajaran pada beberapa subtema berikut ini.

Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
Subtema 1 : Komponen BI KD 3.7   Teks nonfiksi  
Ekosistem (22 jam BI KD 4.7 (informasi)
pelajaran)
 Mencermati teks
nonfiksi yang disajikan
dalam bacaan
 Menyimak penjelasan
dan mencermati teks
bacaan, serta membuat
pertanyaan-pertanyaan
sehubungan dengan
bacaan

 Membuat bagan IPA KD 3.5   Penggolongan  


penggolongan hewan IPA KD 4.5 hewan
berdasarkan jenis berdasarkan
makanannya BI KD 3.7 jenis
 Membuat teks nonfiksi BI KD 4.7 makanannya
tentang penggolongan  Teks nonfiksi
hewan berdasarkan jenis (informasi)
makanannya
 Menemukan pokok BI KD 3.7   Teks nonfiksi  
pikiran dalam bacaan BI KD 4.7 berisi konsep-
teks nonfiksi konsep yang
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
 Membuat pertanyaan- saling
pertanyaan sehubungan berkaitan
dengan teks bacaan

 Melengkapi bagan IPA KD 3.5   Penggolongan  


klasifikasi hewan IPA KD 4.5 hewan
berdasarkan jenis BI KD 3.7 berdasarkan
makanannya BI KD 4.7 jenis
 Membuat teks nonfiksi makanannya
tentang hewan  Teks nonfiksi
pilihannya dilihat berisi konsep-
berdasarkan jenis konsep yang
makanannya saling
berkaitan
 Mengenal perbedaan SBdP KD 3.2   Ciri-ciri lagu  
tangga nada mayor dan SBdP KD 4.2 bertangga
minor dengan nada mayor
menyanyikan lagu dan minor
bertema hewan  Menyanyikan
lagu
bertangga
nada mayor
dan minor
Subtema 2 : Hubungan BI KD 3.7 Teks nonfiksi
antar Mahkluk Hidup BI KD 4.7 berisi konsep-
dalam Ekosistem (22 jam konsep yang
pelajaran) saling berkaitan

 Menyebutkan informasi
penting dari setiap
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
paragraf dalam teks
nonfiksi yang disajikan
 Menjelaskan rantai IPA KD 3.5   Rantai  
makanan yang ada pada IPA KD 4.5 makanan
suatu ekosistem BI KD 3.7  Teks nonfiksi
BI KD 4.7 berisi konsep-
konsep yang
saling
berkaitan
 Menyebutkan peristiwa- PPKn KD 3.4  Menjelaskan manfaat persatuan  Dampak  
peristiwa bersejarah PPKn KD 4.4 dan kesatuan untuk membangun persatuan dan
penting dalam upaya kerukunan hidup (peduli, kesatuan
pembentukan NKRI berbagi)
 Bermain peran peristiwa  Menyebutkan peristiwa-peristiwa
penting yang terjadi bersejarah penting dalam upaya
dalam proses pembentukan NKRI (berbagi,
pembentukan NKRI kebersamaan)
 Memberikan contoh peristiwa
penting yang terjadi dalam proses
pembentukan NKRI (bijaksana,
kerja keras)
 Menunjukkan contoh-contoh
keperluan hidup dalam kehidupan
sehari-hari dalam kaitannya
dengan UU No 22 tahun 2009
tentang LLAJ.
 Menjelaskan perlunya saling
memenuhi keperluan hidup dalam
kaitannya dengan UU No.22
tahun 2009 tentang LLAJ.
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
 Menyanyikan lagu SBdP KD 3.2  Menyanyikan  
dengan tema ekosistem SBdP KD 4.2 lagu
Subtema 3: Keseimbangan IPA KD 3.5   Komponen  
Ekosistem (22 jam IPA KD 4.5 ekosistem
pelajaran)
 Menjelaskan hubungan
antar komponen
ekosistem pada teks
nonfiksi yang disajikan

 Menjelaskan hubungan IPA KD 3.5   Jaring-jaring  


antar mahkluk hidup IPA KD 4.5 makanan
dalam jaring-jaring
makanan pada suatu
ekosistem
 Membuat bagan contoh
jaring-jaring makanan
pada suatu ekosistem

 Mengidentifikasikan SBdP KD 3.1   Jenis karya  


berbagai jenis karya seni SBdP KD 4.1 senirupa
rupa daerah daerah
 Memperagakan gerak SBdP KD 3.3   Tari daerah  
tari daerah dengan SBdP KD 4.3 dengan
menggunakan properti menggunakan
properti

 Menjabarkan makna IPS KD 3.1   Letak, luas,  


kesatuan wilayah sosial IPS KD 4.1 dan
budaya karakteristik
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
 Mempresentasikan hasil kondisi
diskusi tentang makna geografis
kesatuan wilayah Indonesia
ekonomi melalui peta

MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI NILAI-NILAI ANTI KORUPSI PADA TEMA 5

Dalam kehidupan bernegara dibutuhkan persatuan dan kesatuan bangsa untuk membangun kerukunan hidup. Memang kita terdiri dari
keberagaman suku bangsa, agama, sosial, dan budaya serta adat istiadat, tapi tidak menjadikan kita terbecah belah. Kita masih ingat semboyan
negara Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika artinya berbeda-beda tetap satu jua.
Manfaat persatuan dan kesatuan dalam membangun kerukunan hidup adaserta saling tolong menolonglah menjaga kerukunan antar warga,
memperkuat dan memperkokoh perdamaian, timbul rasa aman dan tentram, dapat bekerja sama serta saling tolong menolong dalam kehidupan
sehari-hari
Peristiwa-peristiwa bersejarah penting dalam upaya pembentukan NKRI diawali dengan peristiwa Rengasdengklok. Pada peristiwa tersebut
kelompok kaum muda mendesak Sikarno agar melaksanakan proklamasi kemerdekaan secepatnya terlepas dari Jepang. Ternyata usaha tersebut
gagal, karena Sukarno tidak mau memproklamirkan kemerdekaan. Mereka membawa Ir. Soekarno dan Drs, Moh. Hatta ke Rengasdengklok. Ir.
Soekarno dan Hatta harus diamankan dari pengaruh Jepang. (berani)
Perumusan naskah proklamasi dilaksanakan di rumah Laksamana Maeda dan pengetikan oleh Sayuti Melik (berani)
Pembacaan naskah proklamasi yang berlangsung pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jl. Pegangsaan Timur No. 56 pukul 10.00 WIB (berani dan
tanggung jawab)
Terbentuknya Negara Kesatuan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 dilanjutkan dengan dengan penetapan UUD 1945 tanggal 18
Agustus 1945.(komitmen)

MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI PENDIDIKAN LALU LINTAS PADA TEMA 5

Perlunya saling memenuhi keperluan hidup Kita sadar bahwa hidup itu tidak dapat berdiri sendiri. Setiap orang pasti menyadari bahwa tanpa kerja
sama dan saling menghargai satu sama lain maka hidup ini tidak akan sempurna. Adanya kerja sama satu dengan lainnya adalah wujud dari salah
satu saling memenuhi keperluan hidup. Demikian juga saling menghargai satu sama lain dapat mewujudkan adanya rasa aman. Rasa aman ini dalam
hal berlalu lintas sangatlah dibutuhkan. Siapapun pasti membutuhkan rasa aman dalam berlalu lintas. Untuk itu setiap pengguna jalan harus dapat
menciptakan timbul dan tumbuhnya rasa aman ini. Rasa aman adalah salah satu kebutuhan dasar manusia. Karena itu jika setiap pengguna jalan
dapat menciptakan suasana rasa aman ini, berarti sudah dapat memberikan jaminan kepada para pengguna jalan akan terwujudnya kebutuhan rasa
aman ini. Dalam kaitannya dengan perwujudan akan rasa aman ini, maka setiap pengguna jalan, dalam hal ini para pengendara kendaraan bermotor
harus memberi kesempatan kepada pengguna jalan yang lain. Memberi kesempatan kepada para penyeberang jalan di zebra cross misalnya, ini
merupakan wujud dari memberi rasa aman kepada pejalan kaki. Masih ingatkah kalian, apakah zebra cross itu? Bagus. Ternyata kalian masih sangat
ingat. Zebra cross merupakan bagian dari marka jalan. Karena itu perlu ditegaskan sekali lagi, bahwa zebra cross adalah garis yang melintang di
jalan raya, tempat pejalan kaki untuk menyeberang jalan. Di sini para penyeberang jalan harus dijamin keamanan dan keselamatannya. Apa sajakah
yang termasuk marka jalan? Selain zebra cross, masih ada marka jalan yang lain.

Artinya pengendara dibolehkan melintasi marka ini bila hendak pindah jalur ke jalur sebelahnya yang kosong, atau kalau mau mendahului
kendaraan di depannya. Tapi harus hati-hati jika jalan yang dilalui itu dua arah.
6. Tema 6 : Panas dan Perpindahannya
Alokasi Waktu : 66 jam pelajaran

Untuk mencapai sejumlah Kompetensi Dasar tersebut di atas dilakukan melalui Materi Pokok dan Pembelajaran pada beberapa subtema berikut ini.

Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai

Subtema 1: Suhu dan


Kalor (22 jam pelajaran)
 Mengamati gambar SBdP KD 3.1   Gambar  
urutan proses SBdP KD 4.1 cerita
pembuatan makanan BI KD 3.8  Teks nonfiksi
yang diacak BI KD 4.8 (informasi
 Mengurutkan urutan tentang
gambar pembuatan perbuatan/tin
makanan dengan tepat dakan)
 Membuat narasi
berdasarkan gambar

 Menganalisis gambar SBdP KD 3.1   Gambar  


pada saat proses SBdP KD 4.1 cerita
memasak
 Mengidentifikasikan IPA KD 3.6   Suhu dan  
benda-benda sekitar IPA KD 4.6 kalor
yang dapat
menghantarkan panas
(kalor)
 Melakukan percobaan
tentang perpindahan
kalor cara konduksi dan
cara radiasi dan
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari
 Mendiskusikan
perubahan suhu benda
dengan konsep kalor
dilepaskan dan kalor
diterima oleh benda
 Tanya jawab tentang IPS KD 3.1   Kondisi alam  
letak geografis IPS KD 4.1 wilayah
Indonesia dikaitkan Indonesia
dengan suhu udara
sesuai dengan
wilayahnya

 Memahami perbedaan IPA KD 3.6   Suhu dan  


suhu dan kalor IPA KD 4.6 kalor
 Mengamati peta tentang IPS KD 3.1   Letak dan  
karakteristik geografis IPS KD 4.1 luas wilayah
Indonesia melalui peta Indonesia
sebagai negara dalam peta
kepulauan/maritim dan  Karakteristik
agraris kependuduka
 Mengamati n
karakteristik
kependudukan dan
pengaruhnya terhadap
kehidupan sosial
ekonomi, budaya, dan
transportasi
 Mendiskusikan PPKn KD 1.1  Menjelaskan karakteristik  Nilai-nilai  
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
karekteristik PPKn KD 2.1 kependudukan yang berbeda – Pancasila
kependudukan yang PPKn KD 3.1 beda di setiap propinsi dikaitkan dalam
berbeda –beda di setiap PPKn KD 4.1 dengan nilai-nilai Pancasila kehidupan
provinsi dikaitkan IPS KD 3.1 (tanggung jawab, kerja keras) sehari-hari
dengan nilai-nilai IPS KD 4.1 Menunjukkan contoh
Pancasila perwujudan kewajiban di
lingkungan sekolah dalam
kaitannya dengan UU tentang
LLAJ
 Mengidentifikasi skala IPS KD 3.1   Letak dan  
pada peta tentang IPS KD 4.1 luas wilayah
wilayah geografis Indonesia
Indonesia dalam peta
 Karakteristik
kependuduka
n

Subtema 2 : Perpindahan
Kalor di Sekitar Kita (22
jam pelajaran)
 Mengamati gambar SBdP KD 3.1   Nilai-nilai  
cerita kehidupan sehari- SBdP KD 4.1 Pancasila
hari dalam
 Mencocokkan gambar PPKn KD 3.1  Mencocokkan gambar cerita kehidupan  
cerita kehidupan sehari- PPKn KD 4.1 kehidupan sehari-hari dengan sehari-hari
hari dengan kelima sila kelima sila Pancasila (mandiri)  Gambar
Pancasila  Menunjukkan contoh cerita
perwujudan kewajiban di
lingkungan sekolah dalam
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
kaitannya dengan UU tentang
LLAJ
 Membaca teks narasi BI KD 3.8   Teks nonfiksi  
tentang karakteristik BI KD 4.8  Karakteristik
kependudukan (jumlah, IPS KD 3.1 kependuduka
kepadatan, persebaran, IPS KD 4.1 n
dan pertumbuhan)

 Mendiskusikan IPS KD 3.1   Karakteristik  


pengaruh negara IPS KD 4.1 kependuduka
maritim dan agraris n
terhadap kehidupan  Pengaruh
sosial ekonomi, budaya, negara
dan transportasi maritim
dengan
agraris
 Mendiskusikan jenis- IPA KD 3.6   Perpindahan  
jenis perpindahan kalor IPA KD 4.6 kalor

 Melihat kartu undangan SBdP KD 3.1   Gambar  


bergambar denah SBdP KD 4.1 ilustrasi
tentang lokasi suatu
tempat

 Memahami proses SBdP KD 3.1   Gambar  


pembuatan gambar SBdP KD 4.1 ilustrasi
ilustrasi (komik,
karikatur, kartun)
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
Subtema 3 : Pengaruh
Kalor terhadap
Kehidupan (22 jam
pelajaran)
 Menggambar ilustrasi SBdP KD 3.1  Mencocokkan gambar cerita  Nilai-nilai  
(komik, karikatur, SBdP KD 4.1 kehidupan sehari-hari dengan Pancasila
kartun) yang berkaitan PPKn KD 3.1 kelima sila Pancasila (mandiri) dalam
dengan nilai-nilai PPKn KD 4.1  Menyebutkan nilai-nilai kehidupan
Pancasila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
sehari-hari (berbagi)
 Mengidentifikasi hakhak warga
dalam kehidupan sehari-hari di
lingkungan sekolah dalam
kaitannya dengan UU tentang
LLAJ
 Menceritakan kembali BI KD 3.8   Teks nonfiksi  
peristiwa atau tindakan BI KD 4.8
dengan memperhatikan
latar cerita (komik,
karikatur, kartun) yang
berkaitan dengan nilai –
nilai Pancasila
 Mencocokkan gambar IPA KD 3.6   Perpindahan  
yang berkaitan dengan IPA KD 4.6 kalor
perpindahan kalor  Manfaat
 Menjelaskan konsep  perpindahan  
perpindahan kalor kalor
secara terurut 
 Menjelaskan   
pemanfaatan
Kompetensi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Materi Pokok Penilaian Pelaksanaan
akan dicapai
perpindahan kalor
dalam kehidupan
sehari-hari
 Membuat laporan hasil   
pengamatan tentang
perpindahan kalor
 Melihat peta luas IPS KD 3.1   Letak dan  
wilayah Indonesia IPS KD 4.1 luas
dengan menggunakan Indonesia
skala tertentu dalam peta
 Menghitung luas   
wilayah sebagian
provinsi tertentu
dengan menggunakan
penghitungan skala

MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI NILAI-NILAI ANTI KORUPSI PADA TEMA 6

Dalam pengetahuan tentang kependudukan dikenal istilah karakteristik penduduk yang berpengaruh penting terhadap proses demografi dan
tingkah laku sosial ekonomi penduduk. Karakteristik penduduk yang paling penting adalah umur dan jenis kelamin, atau yang sering juga disebut
struktur umur dan jenis kelamin. Struktur umur pendudukdapat dilihat dalam umur satu tahunan atau yang disebut juga umur tunggal (single age), dan
yang dikelompokkan dalam lima tahunan.
Walaupun karakteristik kependudukan yang berbeda tetap akan menimbulkan sikap saling menghormati, saling menghargai, saling
membantu, saling menolong, persatuan dan kesatuan, santun dalam menyampaikan pendapat, tidak memaksakan kehendak dan menghormati hasil
musyawarah.
Nilai-Pancasila yang terdapat pada gambar tersebut cinta tanah air yaitu mengikuti upacara bendera dengan khidmat.

Nilai Pancasila yang terdapat pada gambar tersebut musyawarah untuk mufakat

MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI PENDIDIKAN LALU LINTAS PADA TEMA 6

Hak, kewajiban, dan Tanggung jawab Di dalam kehidupan ini, manusia satu dengan lainnya pasti memiliki hak, kewajiban, dan tanggung
jawab. Tahukah kalian, apa yang dimaksud dengan hak, kewajiban, dan tanggung jawab itu? Ikutilah ilustrasi berikut ini : Beni, setiap pagi,
sehabis membantu ibunya, kemudian berbenah diri untuk berangkat ke sekolah. Sekolah Beni tidak terlalu jauh dari rumahnya, Karena itu,
setiap berangkat ke sekolah, Beni selalu berjalan kaki. Beni tinggal di tempat yang ramai, dan letak rumahnya berseberangan dengan
sekolah.Karena itu setiap hari Beni pasti menyeberang jalan. Di dalam menyeberang jalan, ia selalu mengambil tempat yang ada tanda tempat
penyeberangan jalan (zebra cross) (Hukum)..Beni tidak pernah menyeberang di sembarang tempat. Jika jalan ramai, ia selalu menunggu sampai
jalan agak sepi. Waktu itulah ia menyeberang. Jika terpaksa menyeberang jalan dalam keadaan ramai, ia tetap menyeberang dengan memberi
tanda pada pengguna jalan, dengan cara mengangkat tangan. Kadang-kadang di tempat penyeberangan tersebut ada siswa yang bertugas untuk
menyeberangkan, yaitu PKS. Pada waktu menyeberang, kadangkadang Beni juga membantu orang tua untuk bersama-sama menyeberang.
Ketika ada penyeberang jalan sedang menyeberang, semua penggendara kendaraan, baik yang bermotor maupun yang tidak bermotor
berhenti.)(sosiologis). Mereka para pengendara kendaraan itu sangat menghormati hak pada penyeberang. Suatusaat ada penyeberang yang
terserempet pengendara sepeda motor, hingga jatuh, dan tubuhnya ada yang lecet-lecet. Pengendara yang menyerempet tersebut berhenti. Ia lalu
menolong penyeberang jalan yang dia setempet tadi. Pengendara menanyakan kepada yang terserempet apakah ada yang sakit. Jika ada yang
sakit akan diantarkan ke rumah sakit untuk diperiksakan. Ternyata yang diserempet menyatakan tidak perlu diantar ke rumah sakit, karena
hanya lecet-lecet. Namun demikian sang pengendara meminta agar yang disempet memeriksakan dirinya ke Puskesmas. Sambil menyarankan
tersebut, si pengendara memberi uang kepada yang diserempet untuk biaya periksa, Selain memberi uang untuk periksa, pengendara juga
memberi nomor tilpon yang sewaktu-waktu dapat dihubungi. Setelah itu pengendari melanjutkan perjalanannya. (psikologi, sosiologi).

Cobalah cermati ilustrasi di atas. Dari ilustrasi tersebut, carilah: a. mana yang termasuk hak dalam berlalu lintas, b. mana yang termasuk
kewajiban dalam berlalu lintas.
Kewajiban berlalu lintas antara lain mematuhi dua belas gerakan tangan pengaturan lalu lintas. Contoh:

Priiiiiiiiit! (Satu tiupan peluit yang panjaaaaang....) Gerakan ini bebas, tergantung petugas mengarahkan telapak tangannya ke arah mana. Arus
yang dapat melihat jelas telapak tangan petugas, artinya BERHENTI.
Gerakan 9

Prit! Prit! Prit! .. Prit! Prit! Prit! .. Prit! Prit! Prit! (tiga kali peluit pendek berulang kali) Dari kiri petugas... AYO TAMBAH KECEPATAN,
JANGAN TERLALU PELAN... Gerakan 10

Prit! Prit! Prit! .. Prit! Prit! Prit! .. Prit! Prit! Prit! (tiga kali peluit pendek berulang kali) Dari kanan petugas... AYO TAMBAH KECEPATAN,
JANGAN TERLALU PELAN... Gerakan nomer 9 dan 10, sering dikeluarkan apabila ada kecelakaan, dan pengendara malah asik menonton
orang yang lagi kena musibah kecelakaan.
7. Tema 7 : Peristiwa dalam Kehdiupan
Alokasi Waktu : 66 jam pelajaran

Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai

Subtema 1: Peristiwa
Kebangsaan Masa
Penjajahan
(22 jam pelajaran)
PPKn KD 1.2  Menjelaskan tentang pelaksanaan  Pelaksanaan  
 Menyimak PPKn KD 2.2 kewajiban, hak, dan tanggung kewajiban, hak,
cerita/vidio/film/ gambar PPKn KD 3.2 jawab sebagai warga masyarakat dan tanggung
tentang pelaksanaan PPKn KD 4.2 dalam kehidupan sehari-hari jawab
kewajiban, hak, dan dengan rasa ingin tahu dan rasa
tanggung jawab sebagai bersyukur kepada Tuhan Yang
warga masyarakat dalam Maha Esa (tanggung jawab)
kehidupan sehari-hari  Menunjukkan sikap saling
dengan rasa ingin tahu menghargai antar sesama yang
dan rasa bersyukur berbeda status sosial, ekonomi,
kepada Tuhan Yang dan latar belakang budayanya
Maha Esa dalam kaitannya dengan UU
tentang LLAJ

 Membaca wacana tentang BI KD 3.7   Teks Nonfiksi  


pelaksanaan kewajiban, BI KD 4.7
hak, dan tanggung jawab
sebagai warga
masyarakat dalam
kehidupan sehari-hari
dengan rasa ingin tahu
dan tanggung jawab
Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai
 Membaca teks fiksi dan
teks non fiksi
 Membedakan konsep teks
fiksi dan non fiksi
 Menuliskan konsep-
konsep penting pada teks
nonfiksi ke dalam tulisan
dengan bahasa sendiri

 Mengamati jenis-jenis IPA KD 3.7   Jenis-jenis  


benda di sekitarnya IPA KD 4.7 benda

 Mengamati fenomena IPA KD 3.7   Pengaruh kalor  


pengaruh kalor terhadap IPA KD 4.7 terhadap
perubahan suhu dan perubahan suhu
wujud benda dan wujud
 Mengidentifikasi benda
perubahan wujud benda

 Mengamati IPS KD 3.3   Interaksi sosial  


gambar/foto/vidio/ teks IPS KD 4.2  Pembangunan
bacaan tentang interaksi sosial, budaya,
sosial dan hasil-hasil teknologi
pembangunan di
lingkungan masyarakat,
serta pengaruhnya
terhadap pembangunan
sosial, budaya, dan
ekonomi masyarakat
 Mengamati beberapa SBdP KD 3.   Gambar cerita  
Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai
gambar cerita SBdP KD 4.1
 Membuat ide baru
tentang gambar cerita
 Membuat sketsa gambar
cerita berdasarkan ide
yang sudah dibuat

Subtema 2: Peristiwa  Menjelaskan tentang pelaksanaan


Kebangsaan Seputar kewajiban, hak, dan tanggung
Proklamasi Kemerdekaan jawab sebagai warga masyarakat
(22 jam pelajaran) PPKn KD 1.2 dalam kehidupan sehari-hari  Pelaksanaan
 Mencari informasi dari PPKn KD 2.2 dengan rasa ingin tahu dan percaya kewajiban, hak,
berbagai sumber belajar PPKn KD 3.3 diri (kerja keras, berani) dan tanggung
tentang pelaksanaan PPKn KD 4.2  Menunjukkan contoh pelaksanaan jawab
kewajiban, hak, dan kewajiban, hak, dan tanggung
tanggung jawab sebagai jawab sebagai warga masyarakat
warga masyarakat dalam dalam kehidupan sehari-hari
kehidupan sehari-hari dengan kerja sama dan toleransi
dengan rasa ingin tahu (jujur)
dan percaya diri
 Berdiskusi tentang
pelaksanaan kewajiban,
hak, dan tanggung jawab
sebagai warga
masyarakat dalam
kehidupan sehari-hari
dengan kerja sama dan
toleransi

Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai
 Membaca teks bacaaan BI KD 3.7   Teks nonfiksi  
non fiksi BI KD 4.7 (informasi
 Membuat catatan tentang konsep)
konsep penting yang
ditemukan dari setiap
paragraf
 Memaparkan konsep
penting yang ditemukan
dari setiap paragraf pada
teks bacaan non fiksi

 Mengumpulkan informasi IPS KD 3.2   Interaksi sosial  


dari sumber lain tentang IPS KD 4.2  Pembangunan
interaksi sosial di sosial, budaya,
lingkungan masyarakat ekonomi
serta pengaruhnya
terhadap pembangunan
sosial, budaya, dan
ekonomi masyarakat

 Melakukan percobaan IPA KD 3.7   Perubahan suhu  


untuk mengidentifikasi IPA KD 4.7 dan wujud
faktor-faktor yang benda
mempengaruhi perubahan
suhu dan wujud benda
akibat perpindahan kalor
 Melaporkan hasil
percobaan pengaruh
kalor terhadap
perubahan suhu dan
Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai
wujud benda
 Mengidentifikasi jenis
perubahan wujud benda

 Memainkan alat musik SBdP KD 3.2   Memainkan alat  


sederhana untuk SBdP KD 4.2 musik sederhana
mengiringi lagu
bertangga nada mayor
dan minor
 Mempraktikkan gerak
melangkahkan kaki ke
berbagai arah dan
mengayun ke berbagai
arah mengikuti
ketukan/tepuk tangan

Subtema 3: Peristiwa
Mengisi Kemerdekaan
(22 jam pelajaran)

 Bermain peran tentang PPKn KD 1.2  Melakukan kewajiban, hak, dan  Pelaksanaan  
pelaksanaan kewajiban, PPKn KD 2.2 tanggung jawab sebagai warga kewajiban, hak,
hak, dan tanggung jawab PPKn KD 3.2 masyarakat dalam kehidupan dan tanggung
sebagai warga PPKn KD 4.2 sehari-hari (tanggung jawab, jawab
masyarakat dalam kerja keras, ikhlas)
kehidupan sehari-hari
Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai
 Membaca teks bacaaan BI KD 3.7   Teks nonfiksi  
non fiksi BI KD 4.7 (informasi
 Membuat catatan konsep)
tentang konsep penting
dari setiap paragraf teks
bacaan non fiksi
 Memaparkan konsep
penting dari setiap
paragraf teks bacaan non
fiksi

 Mendiskusikan IPA KD 3.7   Perubahan kalor  


penyelesaian masalah IPA KD 4.7 terhadap
sehari-hari dengan perubahan
menggunakan kalor, wujud benda
contoh mendinginkan
air panas dengan
memberikan air dingin
atau es
 Mengidentifikasi
manfaat perubahan
wujud benda dalam
kehidupan sehari-hari
 Melakukan percobaan
pengaruh kalor terhadap
perubahan wujud benda
 Membuat laporan hasil
percobaan pengaruh
kalor terhadap
perubahan wujud benda
Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai
 Menyajikan secara lisan BI KD 4.7   Tek non fiksi  
dan/atau tertulis hasil (informasi
diskusi tentang: interaksi konsep)
sosial di lingkungan IPS KD 3.2
masyarakat serta IPS KD 4.2  Interaksi sosial
pengaruhnya terhadap  Pembangunan
pembangunan sosial, sosial, budaya,
budaya, dan ekonomi ekonomi
masyarakat
 Memperagakan gerak tari SBdP KD 3.3   Tari Daerah  
daerah dengan SBdP KD 4.3
menggunakan properti

MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI NILAI-NILAI ANTI KORUPSI PADA TEMA 7

Sebagai seorang siswa kewajibannya adalah belajar dengan sungguh untuk mencapai prestasi yang tinggi, sekolah, menghormati dan
memmtuhi guru mematuhi tata tertib Di rumah juga memiliki kewajiban yang sama yaitu belajar dan membantu orang tua dalam menyelesaikan
pekerjaannya. Di masyarakat anak juga berkewajiban mematuhi peraturan yang berlaku di lingkungan masyarakat. Anak harus belajar tertib dan
tidak mengganggu orang lain saat mereka bermain. Anak juga harus senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekitar agar suasana tempat tinggal
mereka menjadi nyaman
Demikian pula dengan hak anak baik d rumah, sekolah dan masyarakat harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya Di sekolah seorang anak
mempunyai hak mendapatkan pendidikan, mendapatkan kasih sayang dan perlindungan dari pihak sekolah baik guru, kepala sekolah maupun
teman-temannya. Di rumah seorang anak mempunyai hak mendapatkan kasih sayang, perlindungan, bermain, kesehatan dan pendidikan dari orang
tuanya. Di masyarakat seorang anak berhak mengembangkan kemampuannya di masyarakat, baik dalam bentuk hobi atau kegemaran ataupun
kemampuan bersosialisai. Seluruh kewajiban dan hak anak tersebut harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Dalam pelaksanaan kewajiban, hak diperlukan sikap kerja sama dan toleransi. Tanpa kerja sama yang baik tidak akan menghasilkan yang terbaik
pula. Kita memerlukan sikap saling menghormati dan menghargai dalam pergaulan di rumah, sekolah dan masyarakat.
MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI PENDIDIKAN LALU LINTAS PADA TEMA 7

Keanekaragaman Kita sangat sadar bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat beraneka ragam baik dalam kehidupan social, budaya,
maupun kehidupan ekonominya. Namun demikian keanekaragaman ini bukanlah merupakan hambatan di dalam mewujudkan kehidupan yang
harmonis. Dengan perbedaan tersebut kita selalu mewujudkan sikap saling menghargai antara sesama walaupun status kita berbeda, baik status
social, ekonomi, maupun latar belakang budayanya. Dikaitkan dengan UU tentang LLA, meskipun berbeda ternyata kita tidak berbeda di dalam
mematuhi ketentuan-ketentuan yang ada di dalam UU tentang LLAJ. Di dalam berlalu lintas, masing-masing pengendara saling menghargai antara
sesama pengendara. Ketika Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas yang berupa lampu sedang menyala merah, maka tidak peduli apapun kendaraannya,
tidak pedula siapapun pengedaranya, ketika dalam keadaan seperti itu semua berhenti, kecuali kendaraan yang memang mendapatkan pengecualian,
misalnya ambulance, iring-iringan kendaraan militer, tamu Negara. Ketika APILL sedang tidak berfungsi, karena lampu mati, kedudukannya
digantikan oleh petugas. Apa yang dilakukan oleh petugas, misalnya melalukan dua belas gerakan lalu lintas, maka semua pengguna jalan harus
mematuhi.

Inilah contoh yang lain dari antara dua belas gerakan itu. Satu tiupan peluit panjang. Dari arah belakang petugas, lihat punggung petugas yang merentangkan tangan kiri nya,
segeralah berhenti.

Priiiiiiiiit! (Satu tiupan peluit yang panjaaaaang....) Arah depan dan belakang petugas diperintahkan untuk berhenti. Walau rentangan tangan petugas tidak dapat menutupi lebar
jalan, mohon jangan mencuri-curi jalan. Ketika sedang mengendarai lalu lintas, sampai di tempat penyeberangan jalan, dan ada orang yang menyeberang, tidak peduli siapa
orangnya, bagaimana status sosial dan ekonominya, apa suku dan latar belakang, budayanya, penyeberang jalan diberi kesempatan untuk menyeberang.
8. Tema 8 : Lingkungan Sahabat Kita
Alokasi Waktu : 66 Jam Pelajaran

Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai

Subtema 1: Manusia dan


Lingkungan
(22 jam pelajaran)
 Menyimak bacaan PPKn KD 1.3  Menjelaskan tentang  Keberagaman  
tentang keberagaman PPKn KD 2.3 keberagaman sosial budaya sosial budaya
sosial budaya PPKn KD 3.3 masyarakat (berbagi, berani) masyarakat
masyarakat PPKn KD 4.3  Menyusun pertanyaan tentang
 Menyusun pertanyaan keberagaman sosial budaya
tentang keberagaman masyarakat (mandiri, kerja
sosial budaya keras)
masyarakat  Menunjukkan contoh nilai-nilai
persatuan dan kesatuan di
masyarakat.dalam kaitannya
dengan UU tentang LLAJ.

 Membaca informasi BI KD 3.5   Teks narasi  


tentang teks narasi BI KD 4.5 sejarah
sejarah
 Menemukan kata-kata
sulit sukar dari teks
narasi sejarah
 Mengidentifikasi makna
kata-kata sulit dari
Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai
kamus

 Mengamati berbagai IPA KD 3.8   Siklus air  


peristiwa alam melalui IPA KD 4.8
gambar/vidio
 Mengidentifikasi
peristiwa alam yang
berkaitan dengan siklus
air
 Menyimpulkan tahap-
tahap siklus air
berdasarkan gambar
vidio
 Melakukan percobaan
tahap-tahap dalam siklus
air seperti evaporasi,
kondensasi, dan
presipitasi
 Mengamati gambar/foto/ IPS KD 3.4   Faktor penyebab  
vidio/teks bacaan tentang IPS KD 4.4 penjajahan
penjajahan di Indonesia bangsa Indonesia
 Membuat gambar
tentang perjuangan
bangsa

 Membuat teks narasi SBdP KD 3.1   Gambar cerita  


yang sesuai dengan SBdP KD 4.1 perjuangan
gambar
Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai
Subtema 2: Perubahan
Lingkungan (22 jam
pelajaran)
 Mencari informasi dari PPKn KD 1.3  Menjelaskan tentang  Keberagaman  
berbagai sumber belajar PPKn KD 2.3 keberagaman sosial budaya sosial budaya
tentang keberagaman PPKn KD 3.3 masyarakat (berbagi, berani) masyarakat
sosial budaya PPKn KD 4.3  Menyusun pertanyaan tentang
masyarakat keberagaman sosial budaya
 Mendiskusikan isi masyarakat (mandiri, kerja
informasi yang diperoleh keras)
dari berbagai sumber  Menunjukan akibat yang akan
terkait keberagaman terjadi jika nilai-nilai persatuan
sosial budaya dan kesatua di masyarakat yang
masyarakat berkaitan dengan UU tentang
LLAJ tidak ditegakan.

 Membaca informasi teks BI KD 3.5   Teks narasi  


narasi sejarah BI KD 4.5 sejarah
 Mengidentifikasi tokoh-
tokoh dalam teks narasi
sejarah serta latar waktu
dan latar tempat

 Mendiskusikan faktor IPS KD 3.4   Faktor penyebab  


penyebab penjajahan di IPS KD 4.4 penjajahan
Indonesia bangsa Indonesia

 Melakukan percobaan IPA KD 3.8   Siklus air  


IPA KD 4.8
Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai
tahap-tahap dalam siklus
air seperti evaporasi,
kondensasi, dan
presipitasi
 Mendiskusikan siklus air
dan dampaknya bagi
peristiwa di bumi serta
kelangsungan makhluk
hidup

 Menyanyikan berbagai SBdP KD 3.2   Lagu daerah dan  


lagu daerah dan lagu SBdP KD 4.2 lagu perjuangan
perjuangan bertangga
nada mayor dan minor
 Menuliskan perbedaan
antara lagu bertangga
nada mayor dan minor

Subtema 3: Usaha
Pelestarian Lingkungan
(22 jam pelajaran)
 Membuat tabel PPKn KD 1.3  Menjelaskan tentang  Keberagaman  
pengelompokkan PPKn KD 2.3 keberagaman sosial budaya sosial budaya
keberagaman sosial PPKn KD 3.3 masyarakat (berbagi, berani) masyarakat
budaya masyarakat PPKn KD 4.3  Menyusun pertanyaan tentang
 Menyimpulkan isi keberagaman sosial budaya
percakapan/wacana/ masyarakat (mandiri, kerja
berbagai informasi keras)
terkait keberagaman  Membuat laporan atas penerapan
sosial budaya nilai-nilai persatuan dan kesatuan
Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai
masyarakat di masyarakat.dalam kaitannya
dengan UU tentang LLAJ

 Membaca informasi BI KD 3.5   Teks narasi  


tentang kejadian- BI KD 4.5 sejarah
kejadian masa lalu yang
memiliki nilai sejarah
 Membuat catatan tentang
apa, di mana, kapan,
siapa, mengapa, dan
bagaimana serta pesan
penting apa yang termuat
di dalam kejadian
tersebut
 Membuat kliping tentang IPA KD 3.8   Siklus air  
siklus air IPA KD 4.8
 Membuat skema siklus
air
 Mempresentasikan karya
tentang skema siklus air
 Mendiskusikan cara IPS KD 3.4   Cara  
mempertahankan dan IPS KD 4.4 mempertahankan
mengisi kemerdekaan kemerdekaan
 Menyajikan secara lisan
dan tertulis hasil diskusi
cara mempertahankan
dan mengisi
kemerdekaan
 Memperagakan gerak SBdP KD 3.3   Tari daerah  
tarian daerah dengan SBdP KD 4.3 menggunakan
Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai
menggunakan properti properti
 Menuliskan perbedaan   Lagu bertangga  
antara lagu bertangga nada mayor dan
nada mayor dan minor minor

MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI NILAI-NILAI ANTI KORUPSI PADA TEMA 8

Keberagaman adalah suatu kondisi pada kehidupan masyarakat.


Indonesia mermpunyai keberagaman sosial budaya yang sangat tinggi. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, jumlah suku yang ada saat
ini adalah 1.128 suku bangsa. Jumlah sebanyak itu antara lain disebabkan oleh:
- perbedaan ras asal,
- perbedaan lingkungan geografis,
- perbedaan latar belakang sejarah,
- perkembangan daerah,
- perbedaan agama atau kepercayaan, dan
- kemampuan adaptasi atau menyesuaikan diri
Diantara enam faktor yang tertulis di atas, perbedaan lingkungan geografis serta kemampuan adaptasi menjadi faktor yang paling banyak
mempengaruhi beragamnya suku di Indonesia. Selain itu faktor tersebut juga mengakibatkan timbulnya keanekaragaman sosial budaya sebagai
berikut
- Keragaman bahasa
- Keragaman Rumah Adat
- Keragaman Upacara Adat
- Keragaman Kesenian Daerah
Inti pembelajaran keragaman sosial budaya Indonesia adalah rasa menghargai atau menghormati perbedaan. Bila siswa mampu menumbuhkan sikap
menghargai atau menghormati perbedaan yang ada, siswa akan mampu menerapkannya terhadap segala perbedaan sosial budaya di lingkungan
sekitarnya, dalam lingkup Negara Indonesia bahkan di seluruh dunia. Untuk itu, perlu ditanamkan konsep dasar tentang sikap menghargai dan
menghormati keberagaman sosial budaya.
Keberagaman yang ada di Indonesia adalah kekayaan dan keindahan bangsa. Pemerintah harus bisa mendorong keberagaman tersebut menjadi suatu
kekuatan untuk bisa mewujudkan persatuan dan kesatuan nasional
MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI NILAI-NILAI ANTI KORUPSI PADA TEMA 8
Nilai-Nilai Persatuan Sebagai Negara kesatuan, pasti di tanah air kita ini (Negara RI) untuk undang-undang yang mengatur tentang lalu lintas, maka yang berlaku untuk seluruh
wilayah Indonesia hanyalah UU No.22 tahun 2009. Karena itu maka sebagai warga masyarakat yang baik, kita harus mematuh taati apa yang diatur di dalam UU tentang Lalu
Lintas itu (hukum). Dan ini dibingkai oleh sesanti Bhinneka Tunggal Ika.

Perwujudan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Yang dimaksud dengan perwujudan persatuan dan kesatuan bangsa ini adalah menempatkan kepentingan umum, Negara, bangsa di
atas kepentingan pribadi dan atau golongan. Dengan demikian kita telah mengutamakan persatuan dan kesatuan. Kepentingan bangsa dan Negara telah kita tempatkan di atas
kepentingan pribadi atau golongan. Perasaan cinta bangsa dan tanah air dapat dibina, sifat rela berkorban untuk bangsa dan tanah air dapat dikembangkan, salah satunya adalah
jika masyarakat Indonesia mematuh taati semua peraturan yang ada, termasuk di dalamn ya UU tentang Lalu Lintas. Dalam lingkup yang lebih kecil, ini dapat dimulai dari
lingkungan sekolah, maupun lingkungan masyarakat di mana kita bertempat tinggal. Misalnya, ketika kita bepergian meskipun dekat, namun melewati jalan raya, dan kita
berkendaraan, maka ketentuan cara berkendaraan harus ditaati, misalnya memakai helm jika bersepeda motor (hukum). Untuk itu, cobalah diskusikan dalam kelompok kecil
(beranggotakan sekitar 4 orang), hal-hal sebagai berikut: 1. Apakah yang akan kita lakukan, jika kita tahu ada warga masyarakat di sekitar kita, yang ketika mengendarai sepeda
motor di jalan raya – tidak memakai helm? 2. Menurut kalian, apakah yang akan terjadi, jika ada anggota masyarakat yang memarkir kendaraannya di sembarang tempat, yang
mengganggu kelancaran jalannya lalu lintas? Buatlah laporan hasil diskusi kalian, dan pertemuan berikutnya nanti ada kelompok yang menyajikan hasil diskusi tersebut di
hadapan teman-teman sekelas. Salah satu contuh menjaga persatuan dan kesatuan adalah mematuhi marka jalan pada waktu berkendaraan. Inilah contoh marka jalan.

Garis putih penuh

Artinya pengendar tidak boleh melewati marka ini. Resiko melintasi garis ini teramat bahaya. Pengendara harus menunggu marka yang putus-putus kalau mau mendahului
kendaraan. Selain itu mematuhi dua belas gerakan lalu lintas juga merupakan wujud dari menjaga persatuan dan kesatuan. Ini contoh dari dua belas gerakan tangan pengaturan
lalu lintas:
Prit! Prit! Prit! .. Prit! Prit! Prit! .. Prit! Prit! Prit! (tiga kali peluit pendek berulang kali) Yang melihat petugas melakukan gerakan ini dari depan, mohon kurangi kecepatan

Prit! Prit! Prit! .. Prit! Prit! Prit! .. Prit! Prit! Prit! (tiga kali peluit pendek berulang kali) Melihat gerakan ini dari belakang, petugas mengayunkan tangan kirinya, dari 90 derajat
ke 45 derajat berulang-ulang. Mohon kurangi kecepatan.
9. Tema 9 : Benda-benda di Sekitar Kita
Alokasi Waktu : 66 jam pelajaran

Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai

Subtema 1: Benda
Tunggal dan Campuran
(22 jam pelajaran)
 Menonton tayangan PPKn KD 1.4  Menganalisa tayangan video  Persatuan dan  
vidio/gambar (media PPKn KD 2.4 (media elektronik) yang Kesatuan untuk
cetak/elektronik ) yang PPKn KD 3.4 menunjukkan tindakan membangun
menunjukkan tindakan PPKn KD 4.4 masyarakat yang anarkis kerukunan
masyarakat yang anarkis IPS KD 3.3 (tawuran, demonstrasi yang  Kegiatan
(tawuran, demonstrasi IPS KD 4.3 anarkis) di lingkungan sekitar ekonomi
yang anarkis) di (kerja keras)
lingkungan sekitar  Menganalisa tayangan gambar
 Membuat ringkasan (media cetak) yang menunjukkan
narasi teks vidio/gambar tindakan masyarakat yang anarkis
yang disajikan (tawuran, demonstrasi yang
 Memahami kalimat anarkis) di lingkungan sekitar
efektif untuk membuat (kerja keras)
ringkasan  Menunjukkan perilaku saling
 Mendiskusikan dampak mencintai sesama manusia di
negatif yang timbul masyarakat dalam kaitannya
akibat tindakan dengan UU tentang LLAJ
masyarakat yang anarkis  Menjelaskan arti tidak
dalam konteks persatuan memaksakan kehendak kepada
dan kesatuan orang lain di masyarakat dalam
 Mengidentifikasi jenis- kaitannya dengan UU tentang
jenis kerugian ekonomi LLAJ
Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai
akibat tindakan
masyarakat yang anarkis
 Menganalisis penyebab
tindakan masyarakat
yang anarkis dan
mencari solusi dalam
konteks persatuan dan
kesatuan

 Membaca teks yang BI KD 3.3   Teks penjelasan  


berkaitan dengan bahaya BI KD 4.3
merokok dan minuman
keras
 Meringkas teks yang
telah dibaca

 Membuat poster tentang SBdP KD 3.4   Membuat  


bahaya merokok, SBdP KD 4.4 poster
minuman keras dan
NAPZA

 Mengamati IPA KD 3.9   Zat tunggal dan  


benda/gambar/vidio IPA KD 4.9 campuran
terkait zat tunggal dan
campuran
 Memahami ciri-ciri zat
tunggal dan campuran
 Mendata zat tunggal dan
campuran yang
bermanfaat dalam
Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai
kehidupan sehari-hari

Subtema 2: Benda dalam


Kegiatan Ekonomi (22
jam pelajaran)
 Membaca teks BI KD 3.3   Teks  
penjelasan tentang BI KD 4.3 Penjelasan
lingkungan
 Meringkas teks dan
membacakan hasil
ringkasan

 Melakukan percobaan IPA KD 3.9   Zat tunggal dan  


dan membandingkan zat IPA KD 4.9 campuran
tunggal serta campuran
yang homogen atau tidak
homogen

 Memahami ciri khas SBdP KD 3.1   Teknik karya  


daerah beserta karya seni SBdP KD 4.1 seni rupa
daerah
 Mengasosiasikan teknik
pembuatan karya seni
rupa daerah
 Melaporkan teknik-
teknik pembuatan karya
seni rupa daerah

 Mengamati gambar/foto/ IPS KD 3.3   Kegiatan  


Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai
vidio/teks bacaan IPS KD 4.3 ekonomi untuk
tentang kegiatan meningkatkan
ekonomi kesejahteraan
 Mengidentifikasi jenis- bangsa
jenis kegiatan ekonomi Indonesia
 Menjelaskan berbagai
bentuk kegiatan ekonomi
beserta contohnya

 Membuat poster tentang SBdP KD 3.4   Membuat  


dampak negatif NAPZA SBdP KD 4.4 poster

Subtema 3: Manusia dan


Benda di Lingkungannya
(22 jam pelajaran)
 Mencermati surat BI KD 3.9   Surat undangan  
undangan yang BI KD 4.9
menggunakan kalimat
efektif dan penggunaan
ejaan yang tepat
 Membuat surat undangan
yang dibagikan kepada
teman dalam rangka
pengumpulan data berat
dan tinggi badan siswa

 Mengamati data terkait IPS KD 3.3   Kegiatan  


dengan kegiatan IPS KD 4.3 ekonomi untuk
ekonomi meningkatkan
kesejahteraan
Kompetensi
Materi
Pembelajaran Dasar yang Indikator Penilaian Pelaksanaan
Pokok
akan dicapai
 Mendiskusikan kegiatan bangsa
ekonomi dan perannya Indonesia
untuk meningkatkan
kesejahteraan bangsa
Indonesia
 Menyajikan secara lisan
dan tertulis hasil diskusi
tentang kegiatan
ekonomi dan perannya
untuk meningkatkan
kesejahteraan bangsa
Indonesia

 Mengamati sifat-sifat IPA KD 3.9   Laporan hasil  


campuran dan komponen IPA KD 4.9 pengamatan
penyusunnya dalam
kehidupan sehari-hari

 Membuat poster tentang SBdP KD 3.4   Membuat  


slogan “Kebersihan SBdP KD 4.4 poster
lingkungan sebagai
bagian dari peran dan
tanggung jawab”

MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI NILAI-NILAI ANTI KORUPSI PADA TEMA 9

Terdapat 3 makna penting di dalam persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia, yaitu:
1. Rasa persatuan dan kesatuan menjalin rasa kebersamaan dan saling melengkapi antara satu dengan yang lain.
2. Menjalin rasa kemanusiaan dan sikap saling toleransi serta rasa harmonis untuk hidup berdampingan.
3. Menjalin rasa persahabatan, kekeluargaan, dan sikap tolong menolong antar sesama, serta sikap nasionalisme.
Persatuan dan Kesatuan sangat diperlukan untuk membangun kerukunan bangsa. Bila terjadi tindakan anarkis berupa tawuran dan demonstrasi
yang anarkis maka akan terjadi kekacauan masyarakat dan tindakan yang merusak.
Dalam pembelajaran guru menayangkan video yang berisi tawuran atau demonstrasi yang anarkis. Setelah itu anak diminta untuk menganalisa
tayangan video dan memberikan komentar tentang isi tayangan tersebut.

MATERI PEMBELAJARAN TERINTEGRASI PENDIDIKAN LALU LINTAS PADA TEMA 9

Marilah kita tengok kembali simbol masing-masing sila Pancasila tersebut. Gambar bintang adalah simbol sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang
Maha Esa. Sila ini berarti bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang bertuhan, yang mengakui adanya Tuhan YME. Bangsa Indonesia adalah
bangsa yang percaya dan taqwa terhadap Tuhan YME. Demikian juga sila kedua, yang disimbulkan dengan gambar rantai. Sila Kemanusiaan yang
adil dan beradab melukiskan adanya persamaan hak dan kewajiban antar sesama manusia. Dalam kaitannya dengan UU tentang Lalu Lintas dan
Angkutan Jalan (UU tentang LLAJ) ini diwujudkan dengan saling menghormati sesama pengguna jalan (sosiologi), saling menaati rambu lalu lintas