Anda di halaman 1dari 1

Upaya Desa dalam Penanganan Stunting

Apa itu stunting?


Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan kronis atau
menahun terutama dalam seribu 1000 hari pertama (sejak janin dalam kandungan
sampai anak usia 2 tahun)

Adapun ciri – ciri stunting adalah usia 8 – 10 tahun anak menjadi lebih pendiam, tidak
banyak melakukan eye contact, wajah tampak lebih muda dari usianya, pertumbuhan
gigi terlambat, tanda pubertas terlambat, performa buruk pada tes perhatian dan
memori belajar.

Adapun yang menjadi penyebab anak mengalami stunting adalah

a. Faktor gizi buruk


yang dialami oleh ibu hamil maupun anak balita
b. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi
sebelum dan pada masa kehamilan serta ibu melahirkan
c. Masih terbatasnya layanan kesehatan
termasuk pelayanan ANC (pelayanan kesehatan ibu selama masa kehamilan)
post natal care, dan pembelajaran dini yang berkualitas
d. Masih kurangnya akses kepada makanan bergizi
dalam hal ini dikarenakan harga makanan bergizi di Indonesia yang masih
tergolong mahal
e. Kurangnya akses air bersih dan sanitasi

Pencegahan stunting

a. Berikan ASI eksklusif untuk bayi selama 6 bulan pertama


pemberian ASI dapat dilanjutkan sampai anak usia 2 tahun
b. Asupan gizi seimbang selama 1000 hari pertama
kehidupan anak menjadi kunci penting untuk menghindari gejala stunting
c. Pemenuhan gizi ibu hamil
d. Memantau pertumbuhan balita di posyandu
e. Akses air bersih dan fasilitas sanitasi