Anda di halaman 1dari 4

Respirasi Aerob

Respirasi aerob adalah reaksi katabolisme yang membutuhkan suasana aerob sehingga
dibutuhkan oksigen, dan reaksi ini menghasilkan energi dalam jumlah besar. Energi ini
dihasilkan dan disimpan dalam bentuk energi kimia yang siap digunakan, yaitu ATP.
Pelepasan gugus posfat menghasilkan energi yang digunakan langsung oleh sel untuk
melangsungkan reaksi-reaksi kimia, pertumbuhan, gerak, reproduksi, dll. Reaksi respirasi
aerob secara sederhana adalah :

C6H12O6 + 6O2 → 6CO2 + 6H2O + 675 kalori

Proses respirasi Aerob berlangsung dalam 3 tahap yang berurutan, yaitu :

1. Glikolisis

Pemecahan molekul glukosa (C6) menjadi senyawa asam piruvat (C3)

2. Siklus Krebs

Reaksi reduksi molekul Asetil CoA menghasilkan asam sitrat dan oksaloasetat

3. Transpor elektron

Reaksi reduksi-oksidasi molekul-molekul NADH2dan FADH2 menghasilkan H2O dan


sejumlah ATP.

Respirasi An-Aerob

Respirasi anaerob merupakan salah satu proses katabolisme yang tidak menggunakan
oksigen bebas sebagai penerima atom hidrogen ( H+ ) terakhir, tetapi menggunakan
senyawa tertentu ( seperti : etanol, asam laktat ) .

Asam piruvat yang dihasilkan pada tahapan glikolisis dapat dimetabolisasi menjadi
senyawa yang berbeda ( ada / tersedianya oksigen atau tidak ) .Pada kondisi aerob ( tersedia
oksigen ) sistem enzim mitokondria mampu mengkatalisis oksidasi asam piruvat menjadi
H2O dan CO2 serta menghasilkan energi dalam bentuk ATP ( Adenosin Tri Phosphat ).

Pada kondisi anaerob ( tidak tersedia oksigen ), suatu sel akan dapat mengubah asam
piruvat menjadi CO2 dan etil alcohol serta membebaskan energi ( ATP ). Atau oksidasi
asam piruvat dalam sel otot menjadi CO2 dan asam laktat serta membebaskan energi
(ATP).
Bentuk proses reaksi yang terakhir disebut fermentasi. Proses ini juga melibatkan enzim
enzim yang terdapat di dalam sitoplasma sel. Pada respirasi anaerob, tahapan yang
ditempuh meliputi :
1. Tahapan glikolisis,dimana 1 molekul glukosa ( C6 ) akan diuraikan menjadi asam
piruvat, NADH dan 2 ATP

2. Pembentukan alkohol ( fermentasi alkohol), atau pembentukan asam laktat


(fermentasi asam laktat )

3. Akseptor electron terakhir bukan oksigen, tetapi senyawa lain seperti : alkohol, asam
laktat

4. Energi ( ATP ) yang dihasilkan sekitar 2 ATP

Beberapa proses reaksi yang berlangsung secara anaerob ( Respirasi Anaerob ) :

a. Fermentasi alkohol

Proses ini terjadi pada beberapa mikroorganisme seperti jamur ( ragi ), dimana tahapan
glikolisis sama dengan yang terjadi pada respirasi aerob. Setelah terbentuk asam piruvat ( hasil
akhir glikolisis ), asam piruvat mengalami dekarboksilasi ( sebuah molekul CO2 dikeluarkan )
dan dikatalisis oleh enzim alcohol dehidro genase menjadi etanol atau alkohol dan terjadi
degradasi molekul NADH menjadi NAD+ serta membebaskan energi/kalor. Proses ini
dikatakan sebagai "pemborosan" karena sebagian besar energi yang terkandung dalam molekul
glukosa masih tersimpan di dalam alkohol. Itulah sebabnya, alkohol/etanol dapat digunakan
sebagai bahan bakar. Fermentasi alcohol pada mikroorganisme merupakan proses yang
berbahaya bila konsentrasi etanolnya tinggi.

b. Fermentasi asam laktat

Pada sel hewan ( juga manusia ) terutama pada sel-sel otot yang bekerja keras , energi yang
tersedia tidaklah seimbang dengan kecepatan pemanfaatan energi karena kadar O2 yang
tersedia tidak mencukupi untuk kegiatan respirasi aerob ( reaksi yang membutuhkan oksigen
). Proses fermentasi asam laktat dimulai dari lintasan glikolisis yang menghasilkan asam
piruvat. Karena tidak tersedianya oksigen maka asam piruvat akan mengalami degradasi
molekul ( secara anaerob ) dan dikatalisis oleh enzim asam laktat dehidrogenase dan direduksi
oleh NADH untuk menghasilkan energi dan asam laktat.

Fermipan
Fermipan merupakan ragi instant yang biasa dipergunakan dalam pembuatan roti dan
kue. Fermipan atau ragi digunakan agar bahan kue atau roti menjadi mengembang ketika
dipanggang. Pada percobaan, kita mengetahui bahwa ragi yang dicampur dengan gula
maupun yang tidak bercampur dengan gula menjadi mengembang terutama yang
komposisinya banyak. Maka setelah kita tahu bahwa balonnya mengembang, berarti ada
reaksi dari fermipan atau ragi dengan gula dan air.

Reaksi fermipan sebagai berikut

C6H12O6 à 2C2H5OCOOH + energi

Ragi atau fermipan itu sendiri merupakan zat yang menyebabkan fermentasi. Ragi
mengandung mikroorganisme yang melakukan fermentasi dan media biakan ini dapat
berbentuk butiran-butiran kecil atau cairan nutrien.

Gula

Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasil fermentasi
adalah etanol, asam laktat, dan hidrogen. Akan tetapi beberapa komponen lain dapat juga
dihasilkan dari fermentasi seperti asam butirat dan aseton. Ragi dikenal sebagai bahan
yang umum digunakan dalam fermentasi untukmenghasilkan etanol dalam bir, anggur dan
minuman beralkohol lainnya. Pada beberapa mikroba peristiwa pembebasan energi
terlaksana karena asam piruvat diubah menjadi asam asetat + CO2 selanjutaya asam asetat
diabah menjadi alkohol.

Dalam fermentasi alkohol, satu molekul glukosa hanya dapat menghasilkan 2 molekul
ATP, bandingkan dengan respirasi aerob, satu molekul glukosa mampu menghasilkan 38
molekul ATP.

Reaksinya :

1. Glikolisis : Glukosa (C6H12O6) asam piruvat

2. Dekarboksilasi asam piruvat.

3. Asampiruvat asetaldehid + CO2 . piruvat dekarboksilase (CH3CHO)

4. Asetaldehid oleh alkohol dihidrogenase diubah menjadi alkohol (etanol).


2 CH3CHO + 2 NADH2 2 C2H5OH + 2 NAD . alkohol dehidrogenase enzim

Ringkasan reaksi : C6H12O6 2 C2H5OH + 2 CO2 + 2 NADH2 + ATP

Pereaksian karbondioksida dengan air kapur menghasilkan endapan kapur dan air.
Persamaan reaksinya adalah sebagai berikut :

Ca(OH)2 + CO2 CaCO3 + H2O