Anda di halaman 1dari 1

SINOPSIS PANTOMIM SDN BOJONG 03

FLS2N 2019

INDAHNYA SUNGAI DAN HUTAN SUTA

Disebuah hutan yang letaknya tak jauh dari sebuah Desa tinggalah seorang pemuda yang
bernama Suta. Tempat tinggalnya yang unik membuat dia terkenal oleh masyarakat di sekitar
Hutan. Suta memilih pohon yang dekat dengan sungai sebagai rumahnya, selain aman dari
gangguan binatang buas Suta juga bisa dengan mudah memenuhi kebutuhan hidupnya karena
tinggal dekat sungai.
Sungai yang jernih tentunya menjadi tempat tinggal paforit biota sungai dan menjadi
sumber kehidupan yang baik untuk Suta dan warga disekitar sungai. Suatu hari di pagi yang
masih remang-remang Suta bangun dari tidurnya, seperti biasanya begitu mendengar ayam
berkokok Suta keluar dari rumah pohonnya dan langsung bergegas menuju sungai untuk
membersihkan diri, dengan menggunakan tali yang diikat kuat dia turun dari rumah pohonnya.
Begitu sampai dibawah dia melangkahkan kakinya menuju sebuah pancuran yang sumbernya
dari sungai, setelah melepas semua pakainnya dia mengambil air untuk membersihkan
bandannya. Betapa terkejutnya Suta karena tak seperti biasanya air sungai yang bisanya jernih
dan segar kini kelihatan keruh dan kotor.
Melihat kondisi air yang kotor seperti itu Suta segera membatalkan niatnya untuk mandi,
dia menggunakan pakainnya kembali dan pergi untuk menyisiri sungai, Suta berusaha mencari
tau sumber dari masalah ini. Pada sebuah tempat dia berhenti dan betapa terkejutnya dia karena
melihat tumpukan sampah dan ranting pohon bekas penebangan liar tersangkut di sepanjang
bantaran sungai. Suta mersa sedih bercampur marah, namun dia sadar dengan kemarahan tidak
menyelesaikan masalah, yang sekarang dibutuhkan adalah bagaimana caranya agar sampah-
sampah ini bisa dibersihkan dan nanti tidak ada orang yang berani melakukan perbuatan seperti
ini lagi.
Dengan berbagai macam cara Suta mencoba membersihkan sampah- sampah yang
mungkin sumbernya dari masyarakat sekitar dan sisa penebangan liar yang dilakukan di hutan
sekitar sungai. Setelah semua sampah terangkat, sebagian dibakar dan sisa kayu yang masih bisa
dipakai dia kumpulkan, dia mengambil beberapa bibit tanaman untuk ditanam dibibir sungai agar
sumber air tetap terjaga dan bencana longosr bisa dihindari. Setelah itu Suta berfikir harus ada
cara untuk bisa menghentikan semua ini. Dia menemukan ide jika ada larangan dan denda
mungkin akan meminimalisir kegiatan membuang sampah di sungai dan penebangan liar yang
bisa mencemari sungai. Suta mengambil perlengkapan untuk membuat papan pengumuman,
dengan peralatan seadanya dia membuat papan pengumuman yang isinya larangan dan denda
perusakan lingkungan.
Matahari mulai bergeser bertanda hari mulai sore, setelah seharian Suta bekerja keras
diapun mencoba menikmati hasil pekerjaannya dia beristirahat dan merasa sangat gembira
karena telah melakukan hal baik untuk alam, setelah cukup puas dia berkeliling saatnya dia
kembali ke rumah, namun dia teringat bahwa stok makan malamnya telah habis, dengan
kemampuannya sebelum pulang dia mencari beberapa ekor ikan untuk bisa dijadikan lauk makan
malamnya, tentunya cara yang paling ramah lingkungan yang Suta pilih untuk menangkap ikan
tersebut.
Setelah semua perlengkapan dikumpulkan kumpulkan kembali dia beranjak pulang
kerumah, dengan perasaan senang dia melangkahkan kakinya, sesampainya di bawah rumahnya
dia naik dengan batuan tali kerumah pohonnya dan menyiapkan makan malam untuk kemudian
beristirahat. Dengan satu harapan “semoga besok pagi air sungainya tetap jernih dan sehat serta
hutannya manfaat”.

ARVA COLECTION