Anda di halaman 1dari 3

Nama : Putri Yani Angela Br Panjaitan

NIM : 4172220011

Sejarah Dan Perkembangan Mentega Di Indonesia

Mentega (Butter) adalah produk berbahan baku susu ternak. Umumnya ternak ruminansia
(sapi, kerbau, kambing, domba) dan juga mamalia besar lain seperti kuda, keledai dan unta.
Mentega berbeda denga margarin dimana margarin terbuat dari bahan minyak (lemak) nabati
(tumbuh-tumbuhan). Sementara mentega selalu terbuat dari susu, yang merupakan lemak
hewani. Namun demikian, masyarakat Indonesia sering menyebut margarin sebagai mentega.
Sebutan ini tidak salah, sebab margarin adalah subtitusi mentega.Hingga margarin juga
disebut pula sebagai mentega sintetis atau mentega tiruan. Meskipun sama-sama berbahan baku
susu, mentega juga beda dengan keju (cheese). Mentega adalah susu yang hanya diambil
lemaknya. Sementara keju dibuat dari seluruh bagian padat susu, yang terdiri dari lemak, protein,
karbohidrat, gula, dan lain-lain. Ada dua macam mentega.Mentega tawar, dan mentega
asin.Mentega bisa dikonsumsi langsung dengan roti, bisa pula sebagai bahan pencampur kue,
dan juga untuk menggoreng.
Mentega sudah diproduksi sejak 8000 - 9000 tahun SM. di Mesopotamia (Irak). Saat ini,
India merupakan penghasil susu, sekaligus mentega terbesar di dunia. Hasil susu segar India 91,4
juta ton per tahun. Setengah dari hasil susu itu diproduksi menjadi 1,4 juta ton mentega. Kadar
air susu sekitar 88%. Sementara kadar air mentega hanya 15%. Hampir seluruh produksi
mentega India dikonsumsi sendiri. Hingga India juga merupakan konsumen mentega terbesar di
dunia.
Di Indonesia kebutuhan akan mentega sangatlah banyak akan tetapi tidak di imbangi oleh
kegiatan produksi yang memadai sehingga Indonesia lebih banyak mengimpor mentega dari
pada memproduksi sendiri. Kebutuhan mentega di Indonesia digunakan oleh masyarakat baik
untuk kebutuhan rumah tangga ataupun untuk kebutuhan berusaha di bidang makanan dalam
skala besar maupun kecil, hal tersebut terjadi Mentega yang baik mengandung lemak 81 %,
kadar air 18 % dan kadar protein maksimal 1 %. Mentega dianggap sebagai lemak yang paling
baik diantara lainnya karena rasanya yang menyakinkan serta aroma yang begitu tajam, karena
lemak mentega berasal dari lemak susu hewan. Lemak mentega sebagian besar terdiri dari asam
palmitat, oleat dan stearat serta sejumlah kecil asam butirat dan asam lemak sejenis
lainnya.Bahan lain yang terdapat dalam jumlah kecil adalah vitamin A, E dan D serta sebagai
flavor adalah diasetil, lakton, butirat dan laktat.
Selain susu, dalam proses pembuatan mentega salah satu nya yang dibutuhkan adalah
mikroorganisme Streptococcus lactis dan Lectonosto cremoris yang membantu proses
pengasaman. Pada pembuatan mentega Streptococcus lactis diperlukan untuk menghasilkan
asam laktat. Bahan pangannya berupa susu, mikroorgismenya Streptococcus lactis, dimana
mikroorganisme ini termasuk golongan bakteri dan menghasilkan produk mentega.
Sampai saat ini sudah banyak dijumpai di Indonesia berbagai jenis mentega yang dapat
kita jumpai di took makanan ataupun swalayan Berbagai jenis mentega dapat ditemukan di
berbagai toko makanan dan supermarket. Jenis menteganya sendiri banyak dipengaruhi oleh
asam creamnya serta variasi pengolahan selama pembuatan mentega tersebut, sehingga
menghasilkan jenis mentega yang beraneka ragam dan dapat dikelompokkan sebagai berikut :
a. Mentega dibuat dari Pasteurized Cream atau unpasteurized Cream.
b. Mentega yang dibuat dari cream yang diperam (ripened cream) atau yang tidak
diperam.
c. Mentega yang digarami atau yang tidak digarami.
d. Mentega yang dibuat dari sweet cream, atau sour-cream.
e. Mentega yang dibuat yang tidak mengalami penyimpanan (segar) danyang telah
mengalami penyimpanan.
f. Mentega yang dibuat di peternakan (dairy butter) atau di pabrik(creamery butter).
DAFTAR PUSTAKA

DR. Ir. Sugih A,K., dkk. 2011. Optimasi Kondisi Proses Pada Pembuatan Mentega Dari Bahan

Baku Lokal. Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Katolik

Parahyangan: Bandung.

Ir. Koswara, S M.Si. 2009. Teknologi Pengolahan Susu. ebookPangan.com