Anda di halaman 1dari 2

Microwave

A. Definisi
Gelombang mikro (microwave) adalah gelombang elektromagnetik dengan frekuensi
super tinggi (Super High Frequency, SHF), yaitu di atas 3 GHz (3x109 Hz). Gelombang ini
tidak dapat dilihat dengan mata kita, karena panjang gelombang yang sangat pendek
(walaupun sangat kecil dibanding gelombang radio), dan jauh lebih besar daripada
panjang gelombang cahaya (di luar spektrum sinar tampak). Keduanya sama-sama
terdapat dalam spektrum gelombang elektromagnetik. Panjang gelombang cahaya
berkisar antara 400-700 nm (1 nm = 10-9 m); sedangkan kisaran panjang gelombang
mikro sekitar 1-30 cm (1 cm = 10-2m).
B. Kegunaan
1. Pemanasan
Gelombang mikro mempunyai energi yang sangat besar, karena frekuensinya yang
sangat besar. Maka dari itu kita dapat memanfaatkan nya untuk memanaskan makanan.
Microwave oven menggunakan gelombang mikro dalam band frekuensi sekitar 2.45 GHz.
Prinsip Dasar Microwave adalah sebuah gelombang elektromagnetik dengan panjang
gelombang antara 1 milimeter sampai 1 meter dan berfrekuensi antara 300 megahertz
sampai 300 gigahertz.

2. Telekomunikasi
Bagi yang senang memanfaatkan fasilitas hotspot tentunya tidak asing dengan WiFi
yang menggunakan band frekuensi ISM. Begitu juga yang gemar menggunakan bluetooth
untuk transfer file antara handphone atau handphone dnegan komputer. Operator
telekomunikasi juga memanfaatkan gelombang mikro untuk komunikasi antara BTS
ataupun antara BTS dengan pelanggannya. di Eropa khususnya di Jerman sudah jarang
terlihat penggunaan gelombang mikro untuk komunikasi dengan metode WDM antara
BTS dengan BSC. Jaringan backbone komunikasi sudah memakai jarinagn fiber optis.
Untuk komunikasi ke end user pada sistem selular tetap menggunakan gelombang mikro.
Untuk di indonesia pada tower2 operator telekomunikasi sangat sering kita jumpai
antena directional untuk komunikasi antara BTS . Untuk komunikasi ke end user operator
GSM di indonesia memakai frekuensi di sekitar 800 MHz, 900MHz dan 1800MHz.

3. Radar
Radar merupakan pemanfaatan gelombang mikro pada rentang frekuensi 3 GHz.
Radar adalah singkatan dari Radio Detection and Ranging. Antena radar dapat bertindak
sebagai pemancar dan penerima gelombang elektromagnetik. Waktu antar transmit dan
receive itu yang dipergunakan untuk mengitung jarak objek tersebut. pada sistem radar,
pengolahan sinyal memainkan peranan yang penting untuk mengurangi interferens.
Radar memancarkan dan menerima sinyal pantulan secara bergantian dengan sistem
switch. Sisem kerja radar ini diterapkan pada sistem GPS. Setiap satelit secara periodis
mengirimkan pesan yang isinya adalah waktu pengiriman pesan dan informasi orbit
satelit. Receiver GPS akan menghitung jarak receiver dengan setiap satelit yang
mengirimkan pesan – pesan tersebut. Dengan membandingkan jarak antara beberapa
satelit ini dapat ditentukan letak GPS receiver tersebut.
C. Kelebihan dan Kekurangan
 Kelebihan
1) Akuisisi antar menara tidak begitu dibutuhkan
2) Dapat membawa jumlah data yang besar
3) Biaya murah karena setiap tower antena tidak memerlukan lahan yang luas
4) Frekuensi tinggi atau gelombang pendek karena hanya membutuhkan antena
yang kecil
5) Bandwidth yang tinggi
6) Kemampuan hantar yang tinggi
7) Mudah dalam instalasi
 Kerugian
1) Rentan terhadap cuaca seperti hujan dan mudah terpengaruh pesawat terbang
yang melintas di atasnya.
2) Jarak jangkauan yg terbatas
3) Rawan interferensi RF/EM
4) Biaya perawatan mahal.
D. Komponen
Komponen Microwave antara lain :
1) Beban pencocok
2) Attenuator
3) Variable phase shifter
4) Transition
5) Rotary Joint
E. Jenis Saluran
Jenis saluran dalam Microwave antara lain:
1) Bend (belokan)
2) Corner (susut)
3) Twist (Putaran)
4) Metallic Post
5) Metallic Windows
6) TEE
7) Magic TEE
8) Directional Coupler
9) Smith Chart (besaran secara grafis dengan chart)