Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN KEGIATAN PELATIHAN KADER KESEHATAN GIGI DAN MULUT

DESA PADURESO KECAMATAN JUMO KABUPATEN TEMANGGUNG


TAHUN 2019

Disusun Oleh :
1. Astri Putri Utami Azhar ( P1337425216009 )
2. Dwi Umi Nadilah ( P1337425216011 )
3. Ervina Ayu Megaheni ( P1337425216036 )
4. Dianika Sulistyani ( P1337425216038 )
5. Tiopanta Simanungkalit ( P1337425216042 )
6. Iffia Khun Patria ( P1337425216055 )

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SEMARANG


JURUSAN KEPERAWATAN GIGI
PROGRAM STUDI D4 KEPERAWATAN GIGI
2019
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan secara
keseluruhan yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Untuk mewujudkan derajat
kesehatan yang setinggi-tingginya bagi masyarakat, diselenggarakan upaya kesehatan
yang terpadu dan menyeluruh dalam bentuk upaya kesehatan perseorangan dan upaya
kesehatan masyarakat yang diselenggarakan dalam bentuk kegiatan dengan pendekatan
promotif, preventif , kuratif, dan rehabilitatif yang dilaksanakan secara terpadu,
menyeluruh, dan berkesinambungan (UU Tentang Kesehatan No.36 Tahun 2009).
Dalam pembangunan kesehatan era-canggih, identik dengan cita-cita “Kesehatan
Bagi Semua,” yaitu keadaan dimana setiap orang di perkotaan maupun di pedesaan dapat
memperoleh pemeliharaan kesehatan yang memadai, agar dapat hidup produktif secara
sosial dan ekonomi, yang berarti bahwa masyarakat harus mampu memelihara dan
meningkatkan kemandirian di bidang kesehatan.
Untuk mencapai cita-cita tersebut upaya kesehatan dilaksanakan melalui
pendekatan “Primary Health Care” dimana masyarakat dibina, dimotivasi, digerakkan
agar mampu melaksanakan dan berperan serta secara efektif dalam upaya pemeliharaan
diri, pencegahan penyakit, dan dapat mencari bantuan pelayanan yang tepat bila
diperlukan.
Untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan kesehatan, diantaranya
pembangunan kesehatan gigi dan mulut dibutuhkan peran serta masyarakat sebagai
salah satu strategi penyelenggaraan pembangunan kesehatan, meliputi perorangan
misalnya kader kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, polisi, figur masyarakat,
kelompok masyarakat misalnya, posyandu, organisasi kemasyarakatan, organisasi
profesi, lembaga sosial masyarakat dan pemerintah yang berperan sebagai agen
perubahan untuk penerapan perilaku hidup sehat.
Pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan gigi dan mulut, merupakan salah
satu cara untuk mendukung pelaksanaan pembangunan kesehatan, salah satu
diantaranya dengan pemberdayaan kader kesehatan. Kegiatan yang dilakukan lebih
diarahkan pada pelayanan promotif, preventif dan rujukan kesehatan gigi dan mulut yang
dilakukan pada upaya kesehatan berbasis masyarakat diantanya posyandu dengan
sasaran kelompok resiko tinggi meliputi anak usia balita, anak usia pendidikan dasar, ibu
hamil dan menyusui, kelompok usia lanjut.
Atas hasil dari data di atas, kami mahasiswa Jurusan Keperawatan Gigi Politeknik
Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang ingin melakukan upaya peningkatan derajat
kesehatan gigi dan mulut melaui kegiatan pelatihan kader kesehatan gigi dan mulut di
Desa Padureso, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung melalui kegiatan “Pelatihan
Kader Kesehatan Gigi dan Mulut di Desa Padureso, Kecamatan Jumo, Kabupaten
Temanggung”, sehingga diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan
derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat terutama warga Desa Padureso, Kecamatan
Jumo, Kabupaten Temanggung.

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Meningkatkan pengetahuan, minat serta peran serta kader UKGM di Desa
Padureso, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung dibidang kesehatan gigi dan
mulut, sehingga dapat tercapainya perilaku hidup sehat dan peningkatan kualitas
sumber daya manusia.
2. Tujuan Khusus
a. Meningkatkan kemampuan kader untuk mengelola UKGM.
b. Meningkatkan kemampuan para kader untuk dapat melakukan penyuluhan
kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat di Desa Padureso, Kecamatan Jumo,
Kabupaten Temanggung
c. Meningkatkan kemampuan para kader untuk dapat melakukan pemeriksaan
sederhana tentang masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering terjadi di
masyarakat
d. Meningkatkan kemampuan kader melakukan rujukan kesehatan gigi dan mulut ke
puskesmas.

C. Manfaat Kegiatan
1. Agar kader mampu untuk mengelola posyandu dalam bidang kesehatan gigi dan
mulut.
2. Agar kader mampu untuk melakukan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada
masyarakat.
3. Agar kader mampu untuk melakukan pemeriksaan sederhana tentang masalah
kesehatan gigi dan mulut yang sering terjadi di masyarakat.
D. Dasar Kegiatan ( Landasan Hukum )
Landasan hukum yang terkait dengan posyandu antara lain :
1. Undang-undang No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan
2. Peraturan Presiden no. 72 tahun 2012 tentang sistem kesehatan nasional
3. Peraturan Menteri Kesehatan (PMK RI) no. 65 tahun 2013 tentang pedoman
pelaksanaan dan pembinaan pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan
BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Nama Kegiatan
Pelatihan Kader Kesehatan Gigi dan Mulut untuk upaya pencegahan dan deteksi
penyakit gigi dan mulut di Desa Padureso, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung
tahun 2019.

B. Peserta Pelatihan
Peserta kegiatan Pelatihan Kader Kesehatan Gigi dan Mulut di Desa Padureso,
Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung adalah kader posyandu di wilayah Desa
Padureso, kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung sebanyak 17 orang kader, diambil
dari 3 posyandu di Desa Padureso, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung.

C. Waktu dan Tempat Kegiatan


Kegiatan pelatihan kader posyandu kesehatan gigi dan mulut di Desa Paduroso,
Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung di selenggarakan pada :
Hari/Tanggal : Senin – Rabu / 21 – 23 Oktober 2019
Waktu : 07.00 – selesai
Tempat : Balai Desa Padureso, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung

D. Susunan Panitia Pelatihan Kader


Panitia penyelenggara dibentuk untuk mendukung pelaksanaan kegiatan
pelatihan kader posyandu mengenai kesehatan gigi dan mulut. Struktur organisasi panitia
penyelenggara, sebagai berikut :
SUSUNAN KEPANITIAAN
PELATIHAN KADER KESEHATAN GIGI POSYANDU
DESA PADURESO, KECAMATAN JUMO,KABUPATEN TEMANGGUNG
Pelindung : Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Penasehat : Kepala Puskesmas Jumo
Kepala Desa Padureso
Penanggung Jawab : Ketua Jurusan Keperawatan Gigi
Ketua : Dianika Sulistyani
Sekretaris : Dwi Umi Nadilah
Bendahara : Ervina Ayu Megaheni
Sie Konsumsi : Iffia Khun Patria
Sie Perlengkapan : Astri Putri Utami A
Sie Humas : Tiopanta Simanungkalit
Sie Acara : All mahasiswa

E. Materi Pelaihan Kader


1. Pengelolaan UKGM di Posyandu
2. Bagian – bagian dari gigi
3. Masa pertumbuhan gigi
4. Macam – macam gigi dan fungsingya
5. Cara menjaga kebersihan gigi
6. Penyakit gigi dan mulut
7. Pemeriksaan gigi sederhana
8. Pengisian KMGS dan KASIH
9. Rujukan, pencatatan dan pelaporan

F. Metode Pelatihan
Metode pelatihan yang dilakukan untuk pelatihan kader pada kader kesehatan di
Desa Piyudan, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung adalah :
1. Ceramah
2. Tanya jawab
3. Demonstrasi

G. Pengembangan Kurikulum
Untuk mencapai tujuan yang ditetapkan diatas, maka materi yang akan
disampaikan adalah sebagai berikut :
Waktu
No Materi
T P PL Jumlah
A Materi Dasar
1. Pengelolaan UKGM di Posyandu 3 - - 3
Subtotal 3 3
B Materi Inti
1. Bagian – bagian dari gigi 2 - - 2
2. Masa pertumbuhan gigi 1 - - 1
3. Macam – macam gigi dan fungsinya 3 - - 3
4. Cara menjaga kebersihan gigi 2 - 2 4
5. Penyakit gigi dan mulut 2 - - 2
6. Cara memeriksa gigi 2 3 - 5
7. Pengisian KMGS dan KASIH 2 2 4
8. Rujukan, pencatatan dan pelaporan 2 2 1 5

Subtotal 14 6 5 26
C Materi Penunjang
1. Dinamika kelompok - 1 - 1
2. Rencana tindak lanjut - 1 - 1

Subtotal 2 2
Jumlah 17 8 5 30

H. Rencana Kegiatan Pelatihan Kader


RENCANA KEGIATAN
PELATIHAN KADER POSYANDU
DESA PADURESO KECAMATAN JUMO KABUPATEN TEMANGGUNG
Hari / Tempat Waktu Kegiatan Penanggung
Tanggal Jawab
Senin, Balai Desa 07.00 – 07.30 Registrasi Iffia K P, Astri
21 Oktober Padureso WIB Putri U
2019
Balai Desa 07.30 – 07.40 Pembukaan Tiopanta S
Padureso
WIB
Balai Desa 07.40 – 08.00 Sambutan : Tiopanta S
Padureso
1. Ketua
Pelaksana
2. Petugas
Puskesmas
3. Kepala Desa
Padureso
Balai Desa 08.00 – 09.30 Pemaparan Dianika S
Padureso
WIB materi dasar :
Pengelolaan
UKGM Posyandu
Balai Desa 09.30 – 11.00 Pemaparan Dianika S
Padureso
WIB materi inti :
Bagian – Bagian
dari Gigi
Balai Desa 11.00 – 11.45 Pemaparan Dianika S
Padureso
WIB materi :
Masa
pertumbuhan
Gigi
Balai Desa 11.45 – 12.45 Ishoma Astri Putri U
Padureso
WIB
Balai Desa 12.45 – 15.00 Pemaparan Dwi Umi N
Padureso
WIB materi :
Macam – macam
gigi dan
fungsinya
Balai Desa 15.00 – 16.30 Pemaparan Dwi Umi N
Padureso
WIB materi :
Penyakit gigi dan
mulut
Selasa, Balai Desa 07.30 – 08.00 Registrasi Iffia K P, Astri
Padureso
22 Oktober WIB Putri U
2019
Balai Desa 08.00 – 11.00 Pemaparan Dwi Umi N
Padureso
WIB materi :
Cara menjaga
kebersihan gigi
Balai Desa 11.00 – 11.45 Pemaparan Dwi Umi N
Padureso
WIB materi :
Cara memeriksa
gigi
Balai Desa 11.45 – 12.45 Ishoma Iffia K P
Padureso
Balai Desa 12.45 – 15.45 Melanjutkan Ervina A M
Padureso
WIB pemaparan
materi :
Cara memeriksa
gigi
Rabu, Balai Desa 07.30 – 08.00 Registrasi Iffia K P, Astri
Padureso
23 Oktober WIB Putri U
2019
Balai Desa 08.00 – 11.00 Pemaparan Ervina A M
Padureso
WIB materi :
Pengisian KMGS
dan KASIH
Balai Desa 11.00 – 11.45 Pemaparan Ervina A M
Padureso
WIB materi :
Rujukan,
Pencatatan dan
Pelaporan
Balai Desa 11.45 – 12.45 Ishoma Iffia K P
Padureso
WIB
Balai Desa 12.45 – 13.30 Melanjutkan Ervina A M
Padureso
WIB materi rujukan,
pencatatan dan
pelaporan
Balai Desa 13.30 – 15.45 Praktik rujukan, Ervina A M
Padureso
WIB pencatatan dan
pelaporan
Balai Desa 15.45 – 16.30 Dinamika Dwi Umi N
Padureso
WIB Kelompok dan
Rencana Tindak
Lanjut
Balai Desa 16.30 – 17.00 Penutupan Tiopanta S
Padureso
WIB

I. Rencana Anggaran Dana


A. Kesekretariatan
No Keperluan Rincian Biaya
1. Print Proposal 43 lembar x Rp. 1.000 Rp. 43.000
2. Print undangan pelatihan kader 20 lembar x Rp. 1.000 Rp. 20.000
3. Foto copy pretest dan postest 72 lembar x Rp. 500 Rp. 36.000
4. Penggandaan materi pelatihan 270 lembar x Rp. 1.000 Rp. 270.000
kader
5. Print Sertifikat Kader 18 lembar x Rp. 2500 Rp. 45.000
6. Print Laporan 20 lembar x Rp. 1.000 Rp. 20.000
7. Print KMGS dan KASIH 24 lembar x Rp. 2.000 Rp. 48.000
8. Print leaflet 18 lembar x Rp. 2.000 Rp. 36.000
Total Rp. 518.000
B. Lain-lain
1. Transportasi 18 x Rp. 15.000 Rp. 270.000
2. Phantom dan sikat 3 x Rp. 50.000 Rp. 150.000
Total Rp. 420.000
C. Konsumsi
1. Nasi kotak 18 x Rp. 12.000 Rp. 216.000
Total Rp. 216.000
Subtotal Rp. 1.154.000,-
Adapun biaya yang dibutuhkan untuk Pelatihan Kader Posyandu Kesehatan Gigi
dan Mulut di Desa Padureso, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung adalah sebesar
Rp. 1.154.000,- ( satu juta seratut lima puluh empat ribu rupiah ).
J. Realisasi Anggaran Dana
A. Kesekretariatan
No Keperluan Rincian Biaya
1. Print Proposal 15 lembar x Rp. 1.000 Rp. 15.000
2. Print undangan pelatihan 20 lembar x Rp. 1.000 Rp. 20.000
kader
3. Foto copy pretest dan 34 lembar x Rp. 300 Rp. 10.200
postest
4. Penggandaan materi 180 lembar x Rp. 300 Rp. 58.000
pelatihan kader
5. Print Modul 30 lembar x 1.000 Rp. 30.000
6. Print Sertifikat Kader 18 lembar x Rp. 2500 Rp. 45.000
7. Print Laporan 16 lembar x Rp. 1.000 Rp. 16.000
8. Print KMGS dan KASIH 13 lembar x Rp. 2.500 Rp. 32.500
9. Print leaflet 15 lembar x Rp. 2.500 Rp. 37.500
10. Print Surat Keputusan ( 2 lembar x Rp. 1.000 Rp. 2.000
SK ) Pelatihan Kader
Total Rp. 266.200
B. Lain-lain
1. Plakat 1 x Rp. 30.000 Rp. 30.000
2. Bengkok 3 x Rp. 17.600 Rp. 52.800
3. Pinset 3 x Rp. 24.200 Rp. 72.600
4. Kaca Mulut 3 x Rp. 31.900 Rp. 95.700
Total Rp. 251.100
C. Konsumsi
1. Nasi kotak 23 x Rp. 11.000 Rp. 253.000
2. Air Minum 1 dus Rp. 32.500
Total Rp. 285.500
Subtotal Rp. 551.700
Adapun biaya yang telah digunakan untuk Pelatihan Kader Posyandu Kesehatan
Gigi dan Mulut di Desa Padureso, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung adalah
sebesar Rp. 551.700 ( lima ratus lima puluh satu ribu tujuh ratus rupiah ).
K. Hambatan
1. Kurang efektifnya waktu dalam pelaksanaan program dikarenakan banyak kader yang
datang terlambat;
2. Keterbatasan alat pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut;
3. Terbatasnya anggaran dana dalam melakukan pelatihan kader.

L. Dokumentasi Kegiatan
Terlampir

M. Evaluasi Kegiatan
1. Evaluasi Jangka Pendek
a. Dilakukan dengan cara pre test sebelum pelaksanaan pelatihan kader
b. Pada akhir pelatihan dilakukan post test, kemudian diakhir pelaksanaan pelatihan
kader dilihat apakah ada perubahan pengetahuan dari sebelum diberikan materi
dan setelah diberikan materi
c. Setelah selesai penyelenggaran maka dilakukan evaluasi penyelenggara untuk
mengetahui adakah kekurangan selama penyelenggaran pelatihan kader.
Kegiatan evaluasi yang dilakukan yaitu :
a. Evaluasi tim penyelenggara
Evaluasi ini berhubungan dengan penyediaan fasilitas penyelenggaraan.
b. Evaluasi tim pelatih
Evaluasi ini berhubungan dengan penyampaian materi pelatihan kader.
2. Evaluasi Jangka Panjang
Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui kerja para kader yang telah dilatih dengan
cara monitoring secara berkala untuk mengetahui apakah kegiatannya berjalan
sesuai dengan harapan.
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Telah terlaksananya Pelatihan Kader UKGM di Desa Padureso, Kecamatan Jumo,
Kabupaten Temanggung yang diikuti oleh 17 Kader Posyandu yang bertempat di Balai
Desa Padureso, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung yang dilaksanakan pada
Hari Senin-Rabu Tanggal 21 – 23 Oktober 2019. Materi yang telah disampaikan meliputi:
1. Pengelolaan UKGM di Posyandu
2. Bagian – bagian dari gigi
3. Masa pertumbuhan gigi
4. Macam – macam gigi dan fungsingya
5. Cara menjaga kebersihan gigi
6. Penyakit gigi dan mulut
7. Pemeriksaan gigi sederhana
8. Pengisian KMGS dan KASIH
9. Rujukan, pencatatan dan pelaporan
Dengan terlaksananya Kegiatan Pelatihan Kader UKGM yang bertujuan untuk
meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat Desa Padureso, Kecamatan
Jumo, Kabupaten Temanggung ini semoga dapat berjalan secara berkesinambungan
sebagai mana mestinya.

B. Saran – Saran
1. Bagi Kader
a. Dapat menjalankan program UKGM yang telah dibentuk dan dilakukan pelatihan.
b. Dapat menerapkan ilmu yang telah disampaikan.
2. Bagi Penyelenggara (Mahasiswa)
a. Meningkatkan kerjasama antar anggota
b. Meningkatkan koordinasi antar anggota dalam hal pembagian tugas dan
manajemen waktu
3. Bagi Instansi
Diharapkan adanya informasi lebih awal mengenai dana yang akan digunakan
saat kegiatan PKL Puskesmas berlangsung
LAMPIRAN
1. Foto Kegiatan

Anda mungkin juga menyukai