Anda di halaman 1dari 3

Kejang Pada Neonatus

No. Dokumen :

No. Revisi :
SOP
TanggalTerbit :

Halaman :

UPT PUSKESMAS dr.ARI WIDODO


KECAMATAN CIRUAS NIP. 19760911 201001 1 006

1. Pengertian Episode kehilangan kesadaran yang berhubungan dengan kegiatan motoric atau
system otonom abnormal.
2. Tujuan Sebagai acuan petugas dalam :
1. Mencegah terjadinya kejang
2. Mencegah kejang ulangan
3. Mengatasi komplikasi
3. Kebijakan

4. Referensi APK, 2002


MNH, 2002
OBSTETRIK,2015

5. Alat dan Bahan 1. Alat


a. Thermometer
b. Stetoskop
c. Timer
d. Sungkup
2. Bahan
a. Infuse set
b. Abocath
c. Cairan Infuse
d. Oksigen
e. Phenobarbital
6. Diagram Alir ………………………………………………………………………………………………….
7. Langkah-langkah 1. RIWAYAT MEDIS LENGKAP
 Tanyakan tentang infeksi ibu
 Tanyakan tentang asupan obat
 Tanyakan tentang penyakit ibu ( DM,darah tinggi )
 Tanyakan tentang riwayat kejang neonatus
 Tanyakan tentang keguguran sebelumnya
 Tanyakan tentang perdarahan antepartum
 Tanyakan tentang persalinan yang sulit
 Dokumentasikan nilai APGAR rendah jika persalinan dilakukan dengan
pertolongan ( < 3 pada menit ke 1 atau < 5 pada menit ke 5 )
 Tanyakan tentang gambaran kejang ( jenis dan berlangsung berapa lama )
 Tanyakan tentang penyakit neonatus seperti sepsis dan ikterus
2. PEMERIKSAAN FISIK NEONATUS LENGKAP
 Memeriksa tanda vital : frekwensi jantung, nafas, suhu, waktu pengisian
ulang kafiler ( CRT ), saturasi O2.
 Pernafasan : amati adanya takipnea,apnea, sianosis.
 CVS : amati adanya perpusi perifer yang buruk, tachicardi
 Ginjal : amati adanya oliguria,hematuria
 SSP : amati tingkat kesadaran ( letargi, stupor,koma ), Tonus ( hipo atau
hipertonia ) Replek ( hipo atau hiperreflek,kejang ).
3. TATALAKSANA PERTOLONGAN PERTAMA
 Pertahankan termoregulasi
 Berikan dukungan pernafasan ( Posisi,Pengisapan lendir dan pemberian O2)
berikan dukungan CVS
 Berikan phenobarbital ( awal )
4. TATALAKSANA AKTIF
 Pertahankan kadar glukosa, kalsium dan magnesium normal menurut
standar.
 Pertahankan keseimbangan asam basa normal menurut standar
 Mulai terapi antikonvulsan menurut standar ( phenobarbital
diphenylhydantion )
 Tambahkan obat ketiga dalam kasus kejang menetap menurut standar.
 Berikan pirodoksin 50 mg IV perrcobaan untuk kejang menetap.
 Menghentikan antikonvulsan menurut standar.
 Meulai terapi antibiotik jika dicurigai adanya sepsis
5. PEMANTAUAN SELAMA RAWAT INAP
 Periksa tanda vital setiap jam
 Pantau saturasi O2 terus menerus
 Amati adanya apnea
 Lengkap frekwensi dan lamanya kejang
 Lakukan pemeriksaan SSP lengkap ( tinkat kesadaran, tonus,reflek,pupil,
frekwensi dan lamanya kejang )
 Minta dan interpretasikan glukosa serum serial, kalsium,Mg,Na
8. Hal-hal yang harus ………………………………………………………………………………………………….
diperhatikan
9. Unit terkait Semua unit terkait
10. Dokumen Terkait
11. Rekaman historis
perubahan
NO Yang dirubah Isi yang dirubah Tanggal mulai diberlakukan

Anda mungkin juga menyukai