Anda di halaman 1dari 14

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

TAHUN 2019 / 2020


Sekolah : SMK Negeri 1 Surabaya
Mata Pelajaran : Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan
Kelas / Semester : XII OTKP/Ganjil
Materi Pokok : Ruang Lingkup Keprotokolan
Alokasi Waktu : 2 x 3 JP (@45 menit)
Pertemuan ke : 1 dan 2
A. Kompetensi Inti
KI 3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang
pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar,dan metakognitif
sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Otomatisasi dan Tata Kelola
Perkantoran pada tingkat teknis, spesifik, detail, dan kompleks,
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian
dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional,
dan internasional.
KI 4. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan
prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai
dengan bidang kerja Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran.
Menampilkan kinerja dibawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas
yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan ketrampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara
efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan
solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
diperlajarinya dari sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik
dibawah pengawasan langsung. Menunjukan ketrampilan mempersepsi,
persiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami
dalam ranah konkret terkait dengan perkembangan dari yang
dipelajarinya disekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik
dibawah pengawasan langsung.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


Kompetensi Dasar Indikator
3.11 Memahami ruan lingkup 3.11.1 Menjelaskan definisi
keprotokolan protokol
3.11.2 Menjelaskan azaz
keprotokolan
3.11.3 Menyebutkan tujuan protokol
3.11.4 Mengidentifikasi unsur –
unsur protokol
3.11.5 Menjelaskan tugas dan fungsi
protokol
3.11.6 Menjelaskan sumber –
sumber protokol
3.11.7 Menjelaskan aturan
protokolan
3.11.8 Mengidentifikasi jenis
lingkup kegiatan
keprotokolan
3.11.9 Menjelaskan aktifitas lingkup
protokol
3.11.10 Menganalisis ruang lingkup
tugas protokol
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah dilaksanakan pembelajaran diharapkan siswa mampu menjelaskan
definisi protokol, menjelaskan azaz keprotokolan, menyebutkan tujuan
protokol, mengidentifikasi unsur – unsur protokol, menjelaskan tugas dan
fungsi protokol, menjelaskan aturan protokolan, mengidentifikasi jenis
lingkup kegiatan keprotokolan, menjelaskan aturan keprotokolan,
menjelaskan aktifitias lingkup protokol dan menganalisis ruang lingkup
tugas protokol.
D. Materi Pembelajaran
1. Ruang lingkup keprotokolan
 Definisi protokol
 Azaz keprotokolan
 Tujuan protokol
 Unsur – unsur protokol
 Tugas dan fungsi protokol
 Sumber – sumber protokol
 Aturan protokolan
 Jenis lingkup kegiatan keprotokolan
 Aktifitas lingkup protokol
 Ruang lingkup tugas protokol
E. Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific Learning
2. Metode : Ceramah,Pengamatan,Diskusi,Presentasi,Penugasan
3. Model : PBL , PJBL
F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan : Pertama
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan a. Orientasi 20 menit
1. Guru masuk kelas tepat waktu dan
mengucapkan salam
2. Guru memeriksa kebersihan dan kerapihan
kelas (Peduli lingkungan)
3. Guru mengingatkan ketua kelas untuk
memimpin doa saat pembelajaran akan
dimulai (Religius)
4. Guru mengisi agenda kelas
5. Guru memeriksa kehadiran siswa (Disiplin)
b. Apresepsi
1. Guru menyinggung materi yang akan
dipakai pada pembelajaran yang akan
berlangsung yaitu definisi protokol, azaz,
tujuan, usur, tugas dan fungsi protokol
c. Motivasi
1. Guru memberikan gambaran manfaat
mempelajari ruang lingkup keprotokolan
d. Pemberian Acuan
1. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
dan hasil belajar yang diharapkan akan
dicapai siswa
Kegiatan Inti a. Mengamati 230 menit
1. Guru menyampaikan materi pengantar
2. Siswa mengamati materi yang disampaikan
oleh guru
3. Guru memberikan kesempatan kepada
setiap siswa untuk mengamati materi
mengenai fungsi protokol yang disampaikan
guru yang akan dijadikan tugas
b. Mengorganisasikan siswa
1. Guru membagi siswa kedalam 6 kelompok
c. Membimbing siswa
1. Guru memberikan kesempatan kepada siswa
untuk membahas tugas yang telah diberikan
dan mengawasi serta membimbing siswa
terkait tugas yang diterima
d. Mengkomunikasikan
1. Siswa menyampaikan penyelesaian tugas
yang telah diterima didepan kelas setiap
kelompok diberi waktu selama 15 menit
e. Menganalisis dan mengevaluasi
1. Menganalisis dan mengevaluasi
penyelesaian tugas yang dilakukan siswa
Penutup a. Menyimpulkan 20 menit
1. Bersama-sama dengan guru, siswa
menyimpulkan hasil belajar
2. Guru memberi penghargaan, pujian atau
penguatan positif pada siswa yang
berprestasi/ aktif dalam pembelajaran
b. Mengevaluasi
1. Guru memberikan evaluasi tentang
pembelajaran di kelas dan Memberikan
harapan untuk kegiatan pembelajaran
selanjutnya
2. Guru memberi tugas rumah kepada siswa
yang berkaitan dengan pembelajaran yang
telah dilakukan
3. Guru mengingatkan siswa untuk
mempersiapkan dan mempelajari materi
yang akan dibahas pada pertemuan
selanjutnya

Pertemuan : Kedua
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan a. Orientasi 20 menit
1. Guru masuk kelas tepat waktu dan
mengucapkan salam
2. Guru memeriksa kebersihan dan kerapihan
kelas (Peduli lingkungan)
3. Guru mengingatkan ketua kelas untuk
memimpin doa saat pembelajaran akan
dimulai (Religius)
4. Guru mengisi agenda kelas
5. Guru memerikasa kehadiran siswa
(Disiplin)
b. Apresepsi
1. Guru menyinggung materi yang akan
dipakai pada pembelajaran yang akan
berlangsung yaitu sumber, aturan, jenis
lingkup kegiatan, aktifitas lingkup dan
ruang lingkup tugas protokol
c. Motivasi
1. Guru memberikan gambaran manfaat
mempelajari ruang lingkup keprotokolan
d. Pemberian Acuan
1. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
dan hasil belajar yang diharapkan akan
dicapai siswa
Kegiatan Inti a. Mengamati 230 menit
1. Guru menyampaikan materi pengantar
2. Siswa mengamati materi yang disampaikan
oleh guru
3. Guru memberikan kesempatan kepada siswa
untuk mengamati materi mengenai ruang
lingkup tugas protokol yang akan
disampaikan guru dan menjadi tugas
b. Mengorganisasikan siswa
1. Guru membagi siswa menjadi 7 kelompok
c. Membimbing siswa
1. Guru memberikan kesempatan kepada siswa
untuk membahas tugas yang telah diberikan
dan mengawasi serta membimbing siswa
terkait tugas yang yang diterima
d. Mengomunikasikan
1. Siswa menyamapaikan tugas yang diberikan
guru fan setiap kelompok memiliki waktu
maskimal 20 menit
e. Menganalisis dan mengevaluasi
1. Menganalisis dan mengevaluasi
penyelesaian tugas oleh siswa
Penutup a. Menyimpulkan 20 menit
1. Bersama-sama dengan guru, siswa
menyimpulkan hasil belajar
2. Guru memberi penghargaan, pujian atau
penguatan positif pada siswa yang
berprestasi/ aktif dalam pembelajaran
b. Mengevaluasi
1. Guru memberikan evaluasi tentang
pembelajaran di kelas dan Memberikan
harapan untuk kegiatan pembelajaran
selanjutnya
2. Guru memberi tugas rumah kepada siswa
yang berkaitan dengan pembelajaran yang
telah dilakukan
3. Guru mengingatkan siswa untuk
mempersiapkan dan mempelajari materi
yang akan dibahas pada pertemuan
selanjutnya
G. Penilaian
1. Tenik penilaian :
a. Penilaian Pengetahuan : Tes tulis
b. Penilaian Kentrampilan : Unjuk kerja
2. Bentuk penilaian :
a. Tes tertulis : Pilihan Ganda
b. Unjuk kerja : Lembar penilaian presentasi, Praktek
menjadi petugas protokol
3. Intrument penilaian : Terlampir
4. Alat penilaian : Soal terlampir
H. Alat, bahan, dan sumber belajar
a. Alat / bahan : Whiteboard, Spidol, Penghapus, LCD
proyektor, Laptop
b. Sumber belajar : Buku Otomatisasi Tata Kelola Humas
dan Keprotokolan Kurikulum 2013,
Internet, e-book

Mengetahui, Surabaya, 6 Februari 2020


Kepala SMKN 1 Surabaya Guru Mata Pelajaran

Novi Trisnawati. S.Pd, M.Pd Rindiani Matussolikhah


NIP. 199011072015042001 NIP 17080314066
LAMPIRAN MATERI
1. Definisi Protokol dan Keprotokolan
a. Protokol adalah kumpulan atau keseluruhan naskah yang isinya terdiri
atas catatan, catatan mengenai persetujuan, perjanjian yang meliputi
lingkup nasional maupun internasional.
b. Protokol menurut Milky Way, protokol adalah sebuah aturan atau
standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan,
komunikasi, dan perpindahan data dua atau lebih.
c. Keprotokolan adalah serangkaian kegiatan atau urutan kegiatan yang
didalamnya meliputi aturan-aturan dan tata cara yang terdapat dalam
acara resmi maupun acara- acara kenegaraan.
d. Keprotokolan adalah norma-norma atau aturan-aturan atau kebiasaan
kebiasaan yang dianut atau diyakini dalam kehidupan bernegara,
berbangsa, berpemerintahan dan bermasyarakat. Metode keprtokolan
di Indonesa adalah UU Protokol yaitu Peraturan perundang undangan
di bidang “Domain” keprotokolan yang berkaitan “relaten” dengan
keprotokolan.
e. Menurut Ahmad Mutohar, keprotokolan adalah aturan-aturan atau
norma-norma atau kebiasaan-kebiasaan yang dianut atau diyakini
dalam kehidupan bernegara, berbangsa, berpemerintahan dan
bermasyarakat.
f. Keprotokolan menurut pasal 1 UU No. 9 tahun 2010, adalah
serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan aturan di dalam acara
kenegaraan atau acara resmi yang meliputi tata tempat, tata upacara
dan tata penghormatan sebagai bentuk kepada seseorang sesuai dengan
jabatan dan / atau kedudukannya dalam negara, pemerintahan atau
masyarakat.
2. Azaz – Azaz Keprotokolan
a. Azas kebangsaan : Keprotokolan harus menggambarkan sifat dan cirri
serrta watak bangsa Indonesia yang beraneka ragam (pluralistik),
dengan tetap mempertahankan prinsip-prinsip yang dimilki oleh
NKRI.
b. Azas ketertiban dan kepastian hokum : Keprotokolan harus dapat
memberikan keadaan yang tertib dalam kehidupan masyarakat melalui
kepastian hukum.
c. Azas keserasian, kesesuaian dan keselarasan : Keprotokolan harus
mencerminkan suatu keserasian (keseimbangan), kesesuaian dan
keselarasan antara warga Negara (sebagai individu) dengan
masyarakat untuk kepentingan bangsa dan Negara.
d. Azas timbal balik : Keprotokolan diberikan oleh Negara lain atas balas
jasa yang diberikan oleh Negara.
e. Azas Keagamaan :
3. Tujuan Protokol
a. Membuat suatu acara teratur dan tertata dengan baik
b. Meminimalisir kesalahan dalam suatu acara
c. Membuat tujuan suatu kegiatan dapat tercapai
d. Membuat kegiatan lebih berkesan
e. Membuat kegiatan berjalan lebih khidmat dan terhormat
f. Membuat kegiatan lebih menarik
4. Unsur – Unsur Protokol
a. Tata Cara : Unsur keprotokolan yang menentukan tindakan yang harus
dilaksanakan dalam suatu acara tertentu. Tindakan tersebut
dilaksanakan dalam suatu acara tertentu. Tindakan tersebut
dilaksanakan menurut aturan atau adat kebiasaan yang sudah ada atau
sudah ditetapkan sebelumnya.
b. Tata Krama : Unsur keprotokolan dengan memperhatikan pilihan kata,
tata cara berbicara, serta perbuatan yang disesuaikan dengan jabatan
atau tujuan acara.
c. Aturan-Aturan Adat Kebiasaan : Suatu aturan yang menjadi kebiasaan
yang telah ditetapkan secara universal oleh setiap negara.
d. Tata Penghormatan : Unsur keprotokolan yang mengatur tentang tata
cara kesopanan terhadap orang lain dalam suatu acara keprotokolan
5. Tugas dan Fungsi Protokol
a. Tugas : menyelenggarakan urusan, pekerjaan dan kegiatan di bidang
protokoler, persiapan acara atau upacara tertentu, pengurusan
perjalanan dinas pimpinan, pejabat maupun tamu-tamu daerah serta
anggota masyarakat tertentu, penyediaan akomodasi dan fasilitas yang
diperlukan, pengurusan kendaraan bermotor, dan pengaturan
penjagaan keamanan lingkungan kantor, wisma, mess di lingkungan
daerahnya.
b. URAIAN TUGAS PROTOKOLER :
 Menyusun dan menyelaraskan program kerja di seksi protokoler
 Melaksanakan pelayanan kedinasan protokoler dan dan perjalanan
dinas bagi kepala daerah atau kepala instansi disuatu perusahaan
 Melaksanakan fasilitas dan koordinasi sesuai dengan tugas di seksi
protokoler
 Mengatur penjagaan keamanan lingkungan kantor, wisma, mess di
lingkungan daerahnya
 Melaksanakan evaluasi dan membuat laporan terhadap pelaksanaan
tugas di seksi protokoler.
 Melaksanakan tugas lainnya di bidang protokoler yang diberikan
oleh kepala kantor.
c. Fungsi Protokol
 Fungsi Perencanaan : Adalah suatu fungsi yang mengatur
mengenai tujuan suatu acara yang akan dilaksanakan meliputi
pemilihan waktu, tempat dan juga situasi yang akan digunakan.
 Fungsi Pengorganisasian : Adalah fungsi yang mengatur secara
rinci anggota-anggota kepanitiaan yang terlibat dalam suatu acara
 Fungsi Penggerakan : Adalah suatu fungsi yang memilki tugas
sebagai pengawas dan pendorong anggota-anggota yang terlibat
dalam suatu acara.
 Fungsi Pengawasan : Adalah fungsi yang digunakan sebagai suatu
alat untuk memberikan pengamanan dan juga rasa jera bagi
karyawan yang tidak mematuhi peraturan.
 Fungsi Pengkkordinasian : Adalah fungsi yang bertujuan untuk
membentuk suatu sikap kekompakan kerja sama bagi setiap
anggota suatu sistem keprotokolan.
 Fungsi Pengambilan Keputusan : Adalah fungsi yang bertujuan
untuk memutuskan segala sesuatu yang berkaitan dengan hasil
perencanaan suatu kelompok keprotokolan yang pada akhirnya
digunakan pada suatu acara.
6. Sumber – Sumber Protokol
a. Persetujuan Internasional :
 Konvensi Wina 1815 ( mengatur dinas diplomatik )
 Konvensi Wina tahun 1961 ( tentang hubungan diplomatik )
 Konvensi Wina Tahun 1963 ( tentang hubungan konsuler )
b. Peraturan Perundang-Undangan masing-masing negara ( Indonesia ) :
 Undang-Undang nomor : 9 tahun 2010, tentang keprotokolan
 Undang-Undang nomor : 22 tahun 2004, tentang otonomi
daerah
 Peraturan Pemerintan nomor : 62 tahun 1990 ; tentang
ketentuan keprotokolan mengenai tata tempat, tata upacara,
dan tata penghormatan
 Keputusan Menteri Agama nomor : 71 tahun 1993, tentang
petunjuk pelaksanaan keprotokolan di lingkungan departemen
agama ;
 Peraturan Menteri Agama RI nomor : 10 tahun 2010 tentang
organisasi dan tata kerja kementerian agama
c. Tradisi, adat istiadat kebiasaan setempat ;
 Asaz Timbal Balik ( reciprocity ) ;
 Praktek Pergaulan Internasional
( internasional practices ) ;
 Logika Umum ( common sense ).
d. Sifat Petugas Protokol :Sifat – sifat khusus standar yang harus dimiliki
petugas protokol :
 Bermental dan mempunyai kepribadian tinggi.
 Berpengalaman luas dan memiliki pengetahuan di bidang
keprotokolan dan ke MC an.
 Berdiplomasi sewajarnya bila perlu.
 Rendah hati, ramah dan santun.
 Senang bekerja sama.
 Menguasai teknik persuasive.
 Pandai menjaga rahasia.
 Mempunyai daya ingat yang tinggi.
 Mengerti bahasa nasioanl negaranya dan internasional ( B.
Inggris) dan memungkinkan menguasai lebih dari 2 bahasa.
 Tahu bagaimana menolak permintaan orang lain, tanpa
menyakitinya.
7. Aturan Protokol
Keprotokolan adalah serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan
aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi tata
tempat, tata upacara, dan tata penghormatan sebagai bentuk
penghormatan kepada seseorang sesuai dengan jabatan dan atau
kedudukannya dalam negara, pemerintahan atau masyarakat
a) Peraturan tentang Keprotokolan
a. UU no.8 tahun 1987 tentang protokol (sudah tidak berlaku)
b. UU no.9 tahun 2010 tentang keprotokolan
c. PP no.62 tahun 1990 tentang ketentuan keprotokolan mengenai
tata tempat, tata upacara dan tata penghormatan
b) Peraturan terkait Keprotokolan
a. UU no.43 tahun 1999 tentang pokok-pokok kepegawaian
b. UU no.22 tahun 2003 tentang pemerintah daerah
c. UU no.32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah
d. UU no.24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, dan lambang
negara, serta lagu kebangsaan.
e. PP no.40 tahun 1958 tentang bendera kebangsaan RI
f. PP no. 43 tahun 1958 tentang penggunaan lambang negara
RI
g. PP no.44 tahun 1958 tentang lagu kebnagsaan Indonesia
Raya
h. PP no.21 tahun 1975 tentang sumpah atau janji PNS
i. PP no 24 tahun 2004 tentang kedudukan protokoler dan
keuangan pimpinan dan anggota DPRD.
j. PP no. 6 tahun 2005 tentang pemilihan, pengesahan,
pengangkatan dan pemberhentian kepala daerah dan wakil
kepala daerah
k. Perpres no.11 thun 1959 tentang pelantikan jabatan negeri
l. Kepres no.18 tahun 1972 tentang penggunaan pakaian
ketentuan dari institusi atau lembaga resmi.
c) ATURAN DASAR PROTOKOL
a. Aturan Dasar Protokol I
 Pengaturan tempat duduk
1. Yang menempati posisi paling depan adalah yang
paling tinggi kedudukannya.
2. Jika meghadap meja, yang menghadap pintu keluar
yang dianggap utama dan tempat terakhir adalah
yang dekat dengan pintu keluar.
3. Kanan adalah utama
4. Bila ada dua orang yang berjajar, posisi sebelah
kanan adalah utama (2-1), empat orang, urutannya
menjadi 4-2-1-3, enam orang urutannya menjadi 6-4-2-
1-5-3 dan seterusnya.
 Urutan saat naik turun kendaraan
1. Pesawat, orang yang paling utama adalah orang
yang paling akhir menaiki pesawat dan menjadi orang
yang turun paling awal.
2. Kapal laut, mobil atau kereta, orang yang paling
utama naik dan turun terlebih dahulu. Orang yang
paling utama duduk di sebelah kanan, yang kedua yang
terpenting di paling kiri dan orang ketiga duduk
disebelah tengah.
 Urutan saat datang dan pulang
Orang yang paling utama akan tiba paling akhir dan
meninggalkan tempat paling awal
 Posisi mobil saat menjemput dan mengantarkan tamu
kehormatan
Berhentilah pada saat posisi pintu kanan mobil berada
di arah pintu keluar gedung. Dengan demikian, sang
tamu dapat langsung berjalan menuju gedung begit
turun dari mobil dan sebaliknya.
b. Aturan Dasar Protokol II
 Menghadiri perayaan hari kemerdekaan
1. Berusahalah untuk hadir, merupakan suatu
kehormatan bagi seseorang bila menerima undangan
ini. Konfirmasikan kedatangan anda pada petugas,
lakukan juga hal ini bila anda tidak datang
2. Patuhi peraturan yang tertera pada undangan
3. Hadirlah 15 menit sebelum acara dimulai idak usah
mondar
4. Duduklah sesuai nomor atau deretan yang sudah
ditentukan
5. Kalau anda sudah duduk tidak usah mondar mandir
untuk menyapa relasi
6. Tahan diri untuk tidak menguap, ngantuk atau
melirik kesana kemari.
7. Jangang ngobrol saat acara berlangsung
8. Pastikan bahwa anda cukup sehat dan kuat untuk
menghadiri acara tersebut.
c. Aturan Dasar Protokol III
 Diterima Pejabat Tinggi
Diterima pejabat tinggi atau audiensi mungkin belum
pernah sekalipun terlintas dibenak anda. Lakukan
langkah sebagai berikut :
1. Hubungi orang yang berhubungan dan menangani
masalah audiensi ini
2. Cek lagi waktu dan tempat anda akan diterima
3. Persiapkan jumlah rombongan yang akan pergi
bersama anda sesuai arahan protokol
4. Datalah nama masing-masing anggota rombongan,
lengkap alamat dan jabatan atau kedudukan mereka
dalam organisasi
5. Susunlah pokok-pokok materi yang akan
dibicarakan secara tertulis di atas kertas berkop
organisasi. Masukan dalam map yang bersih dan beri
amplop. Tunjukan pada pejabat yang bersangkutan.
 Saat Audiensi
1. Datanglah setengah jam lebih awal
2. Isilah buku tamu yang disediakan
3. Bila harus memakai tanda tamu yang ditukar dengan
kartu identitas, patuhilah peraturan tersebut
4. Jangan ribut dan menarik perhatian orang lain saat
menunggu
5. Dilarang keras merokok.
6. Masuklah ke ruangan dengan dipimpin ketua
rombongan.
7. Ketua berdiri di dekat pejabat untuk
memperkenalkan anggota.
8. Saat diajak berbicara, ketua rombongan akan
berbicara terlebih dahulu
9. Ketua harus membahas inti pembicaraan dan
menutupnya dengan baik dan jangan lupa memberi
kesempatan pada anggota
 Berfoto Bersama Pejabat
Sebelum audiensi dimulai, mintalah pada petugas
protokol yang mengatur pertemuan. Bila waktu berfoto
tiba, mintalah kesediaan pejabat untuk berfoto
bersama. Jangan sampai terkesan memaksa atau
menodong.
 Usai Audiensi
1. Bila ada jumpa pers, sediakan materi untuk dibagi
bagikan kepada wartawan
2. Segeralah membuat ucapan terima kasih kepada
jabatan yang telah menerima
3. Serahkan surat tersebut dua hari setelah acara
audiensi selesai kepada petugas protokol.
4. Jangan lupa mengucapkan terima kasih kepada
semua pihka yang membantu terlaksananya audiensi
8. Jenis Lingkup Kegiatan Keprotokolan
a. Jenis kegiatan umum/kenegaraan, jenis kegiatan yang bersifat umum
dapat pula berlaku di tingkat Universitas/ Perguruan tinggi/ Kedinasan
instansi, antara lain berbentuk:
1) Upacara pelantikan dan serah terima jabatan
2) Upacara penandatanganan naskah kerjasama
3) Upacara sumpah pegawai
4) Upacara peresmian/ pembukaan gedung baru
5) Peresmian pembukaan seminar, symposium, diskusi dan
sebagainya
b. Jenis kegiatan yang bersifat Universitas/ Perguruan tinggi
1) Upacara Dies Natalies
2) Upacara wisuda sarjana
3) Upacara pengukuhan guru besar
4) Upacara promosi Doktor/ Doktor Honoris Causa.
9. Aktifitas Lingkup Protokol
Aktivitasnya terdiri atas 5 hal:
a. Tata ruang, adalah pengatur ruang tempat-tempat yang akan
digunakan sebagai tempat aktivitas. Ruang harus dipersiapkan sesuai
ketentuan, tergantung dari jenis aktivitas.
1) Perangkat keras, adalah berbagai macam perlengkapan yang
diperlukan untuk maksud suatu kegiatan berupa media, kursi/sofa,
sound system/public address, dekorasi,permadani,bendera,taman, dan
lain sebagainya.
2) Perangkat lunak, adalah personil yang terlibat dalam rangka
pelaksanaan suatu kegiatan seperti, penerima tamu, pemandu acara,
petugas keamanan, petugas konsumsi, dan sebagainya. Yang perlu
diperhatikan:
a) Ruang harus sesuai dengan kebutuhan (jumlah kursi dan meja)
b) Papan nama petunjuk yang diperlukan
c) Tata suara yang memadai, disesuaikan dengan tata ruang dan
tempat
d) Tata lampu yang mencukupi kebutuhan.
b. Tata upacara, adalah tata urutan kegiatan, yaitu bagaimana suatu
acara harus disusun sesuai dengan jenis aktivitasnya. Untuk keperluan itu
diperhatikan:
1) Jenis kegiatan
2) Bahasa pengantar yang dipergunakan
3) Materi aktivitas
c. Tata tempat, adalah ketentuan atau norma yang berlaku dalam hal
tata duduk para pejabat, yang biasanya didasarkan atas kedudukan
ketatanegaraan dari pejabat yang bersangkutan, kedudukan
administratif/struktural dan kedudukan sosial
d. Tata busana, adalah pakaian yang harus dikenakan pada suatu
aktifitas protokoller, baik oleh para pejabat undangan ataupun pelaksana
kegiatan. Tata busana harus ditentukan atau dicantumkan pada surat
undangan yang dikirimkan baik formal maupun informal.
e. Tata warkat, pengaturan mengenai undangan yang akan dikirim
untuk suatu kegiatan. Hal yang perlu diperhatikan ialah:
1) Daftar nama tamu yang akan diundang hendaknya sudah
disiapkan sesuai dengan jenis/keperluan kegiatan
2) Jumlah undangan disesuaikan dengan kapasitas tempat,
kepentingan serta tercapainya tujuan kegiatan sendiri
3) Untuk undangan sedapat mungkin dibakukan untuk setiap jenis
kegiatan, baik mengenai formal, isi, dan sebagainya
4) Menulis nama orang yang diundang hendaknya secara benar dan
jelas baik mengenai nama, pangkat, jabatan, dan alamatnya
5) Dalam undangan perlu dijelaskan undangan diperuntukkan
beserta istri/suami atau tidak. Tidak dibenarkan dalam undangan resmi
disebutkan undangan berlaku untuk beberapa orang.
6) Mencantumkan kode undangan pada sampul undangan untuk
mempermudah penempatan duduknya.
7) Mencantumkan ketentuan mengenai pakaian yang dikenakan
8) Menentukan batas waktu penerimaan tamu
9) Catatan dalam undangan agar memberitahukan kehadirannya
atau ketidakhadirannya.
10) Undangan dikirim dalam waktu relatif tidak terlalu lama dengan
waktu pelaksanaan kegiatan (seminggu sebelumnya hendaknya sudah
terkirim)
10. Ruang Lingkup Tugas Protokol
a. Penerimaan tamu
b. Kunjungan tamu
c. Perjalanan ke Daerah / Luar Daerah
d. Pengaturan Rapat / Sidang
e. Penyelenggaraan Resepsi / Sidang
f. Penyelenggaraan Upacara
g. Pernyataan Selamat (Congratulation) dan atau Bela Sungkawa
(Condolence)
11. Persyaratan Menjadi Protokoler yaitu :
a. Mempunyai pengetahuan dan pengaiaman luas terutama dalam
hubungan antar manusia
b. Bermental kuat dan kepribadian tangguh
c. Trampil dan cekatan menguasai situasi
d. Mampu mengambil keputusan dengan cepat tetapi cermat
e. Sangat peka terhadap permasalahan yang timbul
f. Sangat memahami perasaan orang lain
g. Sederhana dan sopan serta hormat pada setiap orang
h. Pandai membawa diri dan selalu mawas diri
i. Rendah hati tetapi tidak rendah diri
j. Penampilan menarik
k. Pandai berbusana sesuai dengan suasana
l. Berbahasa dengan tekanan dan suara yang baik
m. Memiliki pengetahuan tentang ketatausahaan dan unsure-unsur
manajemen
n. Menguasai istilah-istilah baru dan bahasa asing
TEKNIK PENILAIAN

a. Penilaian Proses

No Apresiasi yang Teknik Waktu Instrumen Keterangan


dinilai Penilaian Penilaian Penilaian
1 Tanggungjawab Pengamatan Proses Lembar
2 Kejujuran Pengamatan
3 Disiplin
4 Kerjasama
5 Santun

b. Rubrik Penilaian
Indikator Kompetensi Bobot Skor Skor Kriteria
Maksimal Ideal
Menjelaskan definisi Skor 34 : Apabila
protokol siswa mapu
Skor 23 : Apabila
Menjelaskan azaz siswa cukup
keprotokolan mampu
Skor 12 : Apabila
Menyebutkan tujuan siswa kurang
protokol mampu
Mengidentifikasi unsur – Skor 01 : Apabila
unsur protokol siswa tidak
mampu
Menjelaskan tugas dan
fungsi protokol

Menjelaskan sumber –
sumber protokol

Menjelaskan aturan
protokolan

Mengidentifikasi jenis
lingkup kegiatan
keprotokolan

Menjelaskan aktifitas
lingkup protokol

Menganalisis ruang
lingkup tugas protokol

Jumlah Skor Ideal


d. Pedoman Penilaian
Pedoman peniaian ini untuk mengetahui berapa persen siswa telah
menangkap dan memahami materi ajar dalam rangkaian kegiatan pembelajaran.
Nilai = Skor Siswa x SN (100)S
Skor Ideal