Anda di halaman 1dari 4

Lembar Kerja Peserta Didik

(LKPD)
Konsep Energi Dan Sumber Energi

Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha (kerja) atau melakukan


suatu perubahan. Energi memiliki berbagai bentuk, yaitu antara lain energi
potensial, energi kinetik, energi listrik, energi kimia, dan lain sebagainya. Sumber
energi adalah segala sesuatu yang dapat menghasilkan energi, contohnya energi
hasil tambang bumi, energi nuklir, energi matahari, energi pembangkit listrik tenaga
air, anergi angin, energi tidal.

Energi memiliki berbagai bentuk. Untuk mempelajari beberapa bentuk


energi dapat melalui kegiatan berikut ini.

I. Tujuan : 1. Menentukan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Besarnya Energi


Potensial.
2. Hubungan Antara Energi Kimia dan Energi Listrik
II. Alat dan Bahan :
1. Alat : a. Penggaris Panjang
b. Ketapel
c. Batu
d. Meja
e. Kawat Tembaga dan Lembaran Seng
f. Lampu LED dan kabel listrik
g. Gelas kimia

2. Bahan : a. Asam Cuka

III. Langkah Kerja :


1. Menentukan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Besarnya Energi Potensial.
a. Ambil sebuah ketapel, kemudian batu pada tempatnya!
b. Tarik karet katapel sejauh 10 cm dari keadaan semula! Lepaskan
pegangan pada batu sehingga batu terlempar ke depan (perhatikan di
depan kamu agar tidak membahayakan orang lain)!
c. Ukur berapa jauh batu terlempar dari awalnya! Isikan dalam tabel yang
dibuat!
d. Ulangi langkah nomor 2 beberapa kali dengan jarak tarikan karet katapel
yang berbeda beda! Isikan pada tabel!
e. Tulis dan simpulkan hasil percobaanmu di atas!
2. Hubungan Antara Energi Kimia dan Energi Listrik
a. Tuangkan asam cuka ke dalam gelas kimia!
b. Pasang salah satu ujung kabel listrik pada tembaga, ujung lain ke lampu,
kawat lain dipasang ke seng, dan ujung lain ke lampu!
c. Celupkan tembaga dan seng bersama-sama ke dalam asam cuka!
d. Catat apa yang terjadi! Kesimpulan apa yang kamu dapatkan dari
percobaan tersebut?
IV. Tabel Pengamatan
1. Menentukan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Besarnya Energi Potensial

No Tarikan Ketapel (cm) Jarak Jauh (m)


1 8 cm
2 10 cm
3 12 cm
4 14 cm

2. Hubungan Antara Energi Kimia dan Energi Listrik


No Percobaan Pengamatan
1 Asam cuka (dimasukkan dalam gelas
kimia)
2 Pasang salah satu ujung kabel listrik pada
tembaga, ujung lain ke lampu, kawat lain
dipasang ke seng, dan ujung lain ke lampu
3 Tembaga + Seng (dimasukkan ke dalam
gelas kimia)
V. Pertanyaan :

1. Apakah yang dimaksud dengan energi potensial?

2. Apakah tarikan ketapel mempengaruhi jarak jauh batu?

3. Dari percobaan diatas “Menentukan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi


Besarnya Energi Potensial”, apa yang anda dapat simpulkan mengenai
percobaan tersebut?

4. Apakah ada hubungan antara energi kimia dan energi listrik?

5. Dari hasil Pengamatanmu, tuliskan kesimpulan mengenai percobaan


“Hubungan Antara Energi Kimia dan Energi Listrik”?
Kunci Jawaban LKPD :

1. Energi Potensial adalah energi yang dimiliki oleh suatu materi karena lokasi
atau strukturnya.

2. Tarikan ketapel sangat berpengaruh pada jarak jauh batu, karena Akibat
kedudukan batu terhadap keadaan setimbang, batu mampu melakukan kerja
atau memiliki energi. Energi yang diperoleh karena lokasi atau
kedudukannya tersebut dinamakan energi potensial. Energi Potensial itu
sendiri di pengaruhi oleh gravitasi, massa, dan ketinggian.

3. Pada percobaan ini dapat dinamakan energi potensial gravitasi. Energi


Potensial itu sendiri ialah energi yang dimiliki oleh suatu materi karena
lokasi atau strukturnya. Benda yang diletakkan di atas meja memiliki energi
potensial gravitasi. Karena energi potensial gravitasi inilah, benda dapat
bergerak dari meja ke tanah. Batu di ketapel mendapat energi saat karet
katapel diregangkan. Energi potensial itulah yang mendorong batu
terlempar dari ketapel.

4. Kegiatan di atas menjelaskan dua bentuk energi potensial, yaitu energi


kimia dan energi listrik. Asam cuka menyimpan energi kimia. Energi kimia
tersebut dapat berubah menjadi energi listrik yang mampu menyalakan
lampu. Energi listrik kemudian berubah menjadi energi cahaya. Dengan
demikian energi akan mengalami perubahan bentuk, tetapi energinya
sendiri tidak hilang.

5. Pada percobaan ini, pada saat asam cuka dimasukkan ke dalam gelas kimia
belum ada reaksi apapun, kemudian dipasang salah satu ujung kabel listrik
pada tembaga, ujung lain ke lampu, kawat lain dipasang ke seng, dan ujung
lain ke lampu, setelah itu dicelupkan tembaga dan seng secara bersamaan
ke dalam asam cuka dan mengakibatkan lampu menyala. Pada percobaan
ini sendiri menjelaskan dua bentuk energi potensial, yaitu energi kimia dan
energi listrik. Asam cuka menyimpan energi kimia. Energi kimia tersebut
dapat berubah menjadi energi listrik yang mampu menyalakan lampu.
Energi listrik kemudian berubah menjadi energi cahaya. Dengan demikian
energi akan mengalami perubahan bentuk, tetapi energinya sendiri tidak
hilang.