Anda di halaman 1dari 1

1. jelaskan pengambilan sampel dalam pemeriksaan tes paternitas?

sebelum sampel dna dapat diperiksa maka harus dibawa terlebih dahulu ke
laboratorium. Biasanya pengambilan sampel berasal dari TKP atau dari ruang otopsi.
Sampel harus dilindungi dari bahan bahan yang akan membuatnya terdegradasi
sehingga dna pencah menjadi fragmen fragmen kecil yang sudah dinilai. Sampel
yang bisa digunakan yaitu darah dan bercak darah, sperma dan bercak
sperma,jaringan dan sel, tulang dan organ, rambut dan folikel rambut, saliva dan
bercak saliva, urine, potongan kuku, perangko, puntung rokok maupun serumen.
1. sampel darah :darah cair sebanyak 3-5cc diberi pengawet EDTA dimasukkan
ke thermos yang bersuhu 4’c dan dibawa ke lab. untuk bercak darah yang
masih basah, diusap dengan kasa lalu dikeringkan dan dimasukkan ke
wadah plastik atau amplop. Untuk bercak darah yang mengering, dapat
dikerok dengan skapel, bisa dibawa dengan skapel nya atau diusap dengan
kain kasa basah lalu dikeringkan dan dibungkus . Untuk percikan darah yang
sulit diambil, gunakan selotip. tiap selotip dibungkus dan diberi label
2. sperma: untuk semen cair pada TKP, diambil dengan spuit ditaruh di tabung
simpan di suhu 4’c kirim ke lab tanpa pengawet. Bila bercak sperma yang
jumlah sedikit bisa diusap dengan kasa lalu dikeringkan dan dibungkus dan
disimpan di suhu 4’c lalu dikirim ke lab tanpa pengawet.
3. jaringan , organ, tulang : jaringan dan organ yang segar, sampel terbaik
:limpa hepar KGB , jaringan yang busuk sampel terbaik: otak walaupun
kondisi sudah mencair. Bisa juga dengan mengambil otot psoas. untuk tulang
yang sering diambil adalah tulang clavicula, naum dapat juga menggunakan
tulang lainnya. Untuk bahan tidak segar, diambil dengan menggunakan
sarung tangan, yang berkaitan disatukan. Ganti sarung tangan tiap kali
selesai mengambil sampel masing masing organ. Ditaruh pada wadah tanpa
fiksasi, biarkan pada suhu ruangan dan segera kirim ke lab atau bisa
dibungkus dalam wadah aluminium dan disimpan pada suhu -20’c dan
segera kirim ke lab
4. rambut dan folikel rambut: untuk helai rambut ambil dengan forcep/pinset
bersih. Tiap kelompok rambut ditaruh ditempat yang terpisah, bungkus ,
segel, dan beri label. Hati-hati jangan sampai merusak akar/folikel rambut.
Untuk rambut yang tercampur dengan darah, jaringan atau cairan tubuh,
diambil secara hati-hati dalam wadah atau tabung atau dibungkus dikertas
aluminium, disegel dan beri label. simpan pada suhu 4’c dan kirim ke lab.
5. saliva, urin & cairan tubuh: jika sampel cair, masukkan ke dalam wadah botol,
segel dan label dalam keadaan 4’c segera kirim ke lab. Untuk saliva, jikan
tidak ada wadah, bisa di swab pada cotton bud, dikeringkan dan dibungkus,
segel dan beri label. Bila berupa bercak, dikumpulkan seadanya, dikerok atau
di potong dari tempatnya , dimasukkan ke plastik atau amplop, dibungkus
dan disegel dan dikirim ke lab.