Anda di halaman 1dari 12

KEGIATAN BELAJAR I

DESAIN JAS WANITA

A. LEMBAR INFORMASI I

Mempelajari dan memahami teori sebelum melaksanakan praktik membuat pola adalah hal
yang baik untuk mendapatkan hasil yang baik dan memuaskan. Demikian juga halnya dalam
pembuatan pola jas wanita dengan sistem tailoring ini, hendaknya peserta mempelajari dan
memahami dahulu beberapa teori yang herhubungan dengan jas wanita ini.

Berikut ini akan diterangkan pengertian jas wanita, macam-macam desain jas wanita, bagian-
bagian jas wanita dan gamitur, warna dan corak bahan, serta pemilihan desain jas wanita.

1. Pengertian jas wanita

Jas adalah busana luar yang dipakai untuk menutupi tubuh bagian atas. panjangnya sampai
pinggang bahkan bisa lebih dari pinggang dan dipakai bersama celana atau rok.
Jas ini lazim dipakai oleh kaum pria, tetapi dewasa ini wanita juga sudah mulai memakai,
terutama untuk kesempatan-kesempatan tertentu, misalnya dipakai sebagai busana kerja ke
kantor.

Jas mempunyai fungsi sebagai berikut:

 Sebagai busana tradisional, yang dipakai untuk kesempatan-kesempatan tertentu seperti


acara adat, pernikahan, atau acara resmi lainnya.
 Sebagai custom busana yang menjadi tradisi dari si pemakai seperti pakaian seragam
(uniform).
 Sebagai mode, agar kelihatan lebih profesional, keren dan rapi.
 Sebagai penghangat.

2. Macam-macam desain jas wanita

Jas wanita mempunyai bermacam-macam model/desain. Bedanya dengan jas pria adalah pada
penutup dan desainnya. Penutup pada jas pria adalah dari kiri menutup ke kanan, sedangkan
untuk wanitanya dari kanan menutup ke kiri.

Untuk desain jas wanita selain desain klasik masib lebih banyak desain - desain yang lain (lebih
bervariasi) dan dapat mengikuti trend mode, asalkan tidak meninggalkan ciri-ciri dan desain
jasnya.

Ciri-ciri dan desain jas adalah pada garis desain/siluetnya yang tegas. kokoh terutama pada
bagian bahu dan ketepatan pada badan.

Macam-macam desain jas wanita:

 Jas yang mempunyai penutup pada bagian muka seperti model kancing 2 baris (double
breasted), kancing 1 baris (single breasted) dan dengan tutup tarik.
 Jas yang pada bagian muka terbuka (tanpa kancing/tutup tarik) dan longgar. Jas ini
lazim disebut cardigan.
 Jas yang pada bagian lehernya berkerah
 Jas yang pada bagian lehernya tidak berkerah.

A. Desain jas wanita dengan penutup kancing 2 baris (double breasted)


B. Desain jas wanita dengan penutup kancing 1 baris (single breasted)
A. Desain jas wanita dengan penutup menggunakan tutup tarik
B. Desain jas wanita yang tidak memakai penutup.
Desain jas wanita yang tidak berkerah
3. Bagian-bagian yang ada pada jas wanita adalah:

Kerah
Pada umumnya kerah yang dipakai untuk jas wanita adalah:
- kerah selendang/kerah setali
- kerah jas (notchlapel, peaklapel)
- kerah tegak/kerah board
- variasi-variasi kerah lain

Saku
Jenis saku yang dipakai untuk desain jas wanita adalah:
- saku tempel dengan berbagai model
- saku dalam : paspoal. vest, dengan menggunakan klep.

Lengan
Yang lazim digunakan adalah lengan dengan model dua bagian (lengan jas). memakai kancing
1 sampai 3 baris yang dilekatkan di ujung lengan bawah persis pada jahitan sambungan lengan.

4. Garnitur

Garnitur adalah hiasan yang berupa kancing, kumai serong dan renda-renda. Garnitur yang
biasa dipakai untuk busana jas wanita dapat menjadi suatu titik pusat perhatian (center of
interest), misalnya kancing yang memiliki bermacam jenis bentuk dan warna. Jenis kancing
ada yang berkaki maupun tidak, memiliki bentuk, ukuran dan warna yang beragam, terbuat
dari.tulang, plastik. kayu atau logam. Model kancing yang klasik adalah tanpa kaki, memiliki
2 dan 4 lubang serta terbuat dari tulang atau plastik. Lazimnya kancing ini dipakai untuk jas
bermodel kiasik. Sedangkan kancing yang lainnya seperti kancing-kancing berkaki adalah
kancing-kancing yang bermodel fancy terbuat dari plastik, logam dan kayu, sesuai untuk jas
dengan desain modern.
Begitu juga dengan kumai serong (bisband) dan renda (yang digunakan adalah renda-renda
seperti biku-biku, renda anyaman tali kur yang pipih). Garnitur ini sebagai hiasan tepi kain.
Contoh kancing untuk jas wanita
Contoh kancing untuk desain jas wanita
Renda untuk desain jas wanita
5. Warna dan corak

Pernilihan warna bahan untuk jas wanita yaitu warna-warna yang sedang in (trend), disesuaikan
dengan kesempatan kerja yaitu :
 Warna-warna pastel (beige, putih, abu-abu, salem dan lain-lain) dan
 Warna-warna gelap (biru, hitam, coklat).

Narnun biasanya pernilihan wama ini juga tergantung dari:


 kesukaan (own colouring)
 suasana hati (mood)
 lingkungan (environment)

Warnapun juga mempengaruhi penampilan si pemakai menjadi tampak kelihatan lebih besar
atau lebih kecil atau kulit tampak kelihatan lebih hitam/putih/bersih.
Sebagai contoh, bila si pemakai bertubuh gemuk akan baik jika memilih wama yang gelap.
karena warna gelap dapat memberi kesan mengecilkan (tanpa ada garis potong/pemisah warna
kontras antara bagian atas dan bawah).

Corak atau motif bahan adalah gambar-gambar yang terdapat pada tekstur/permukaan bahan.
Pemilihan corak untuk desain jas wanita dewasa ibi sudah lebih bebas seperti bentuk:
 Geometris (bergaris, berkotak, berbintik dan lain-lain)
 Alam/flora (tumbuh-tumbuhan)
 Abstrak (bentuk corak bebas)
 Polos

Diantara bentuk-bentuk corak tersebut diatas, pemilihannya disesuaikan dengan kesempatan


pemakaiannya, apakah untuk kesempatan formal atau informal. Lazimnya jika untuk
kesempatan formal memakai yang polos. Sebaliknya dengan kesempatan informal dapat
dipakai bahan yang bercorak.
Contoh desain jas wanita dengan corak geometris
Desain jas wanita dengan corak abstrak dan flora