Anda di halaman 1dari 8

31. Dalam menegakkan hukum acara perdata di Indonesia terdapat asas-asas sebagai berikut ...

a. asas hakum boleh menolak perkara


b. asas persidangan yang tertutup
c. asas subjektivitas
d. asas hakim harus bersikat aktif
e. asas objektifitas

32. Hukum administrasi negara mempunyai asas-asas hukum yang tidak tertulis, yaitu ...
a. asas persamaan hak
b. asas kebebasan
c. asas legalitas
d. asas exes de pouboir
e. asas kebangsaan

33. Dalam hidup bermasyarakat antara manusia yang satu dengan manusia yang lain selalu
berhubungan atau antara ego (manusia yang beraksi) selalu berinteraksi dengan alter (manusia
yang bereaksi). Hubungan tersebut disebut interaksi sosial. Adapun ciri-ciri interaksi sosial yaitu,
kecuali ...
a. Satu orangpun dapat mengadakan interaksi, apabila mampu berhubungan dengan
makhluk halus
b. Dalam mengadakan interaksi menggunakan bahasa yang saling dimengerti diantara ego dan
alter
c. Dalam kurun waktu yang cukup lama, artinya tidak hanya sesaat
d. Adanya tujuan-tujuan tertentu yang mempersatukan
e. Adanya kedaulatan hukum

34. Sebagai peraturan hidup yang sengaja dibuat atau yang tumbuh dari pergaulan hidup dan
selanjutnya dipositifkan secara resmi oleh penguasa masyarakat atau penguasa negara, merupakan
makna dari ...
a. Kaidah hukum
b. Kaidah agama
c. Kaidah kesusilaan
d. Kaidah kesopanan
e. Kaidah Attitute

35. Berikut ini merupakan pernyataan yang berkaitan dengan kaidah hukum sebagai perlindungan
kepentingan manusia, kecuali ...
a. Ketertiban atau lengkapnya ketertiban dan keteraturan adalah merupakan unsur yang sangat
penting dalam kehidupan bermasyarakat. Timbulnya ketertiban dalam masyarakat, karena para
anggota masyarakat mengetahui bahwa ia tidak hidup sendiri, tetapi ia hidup bersama-sama
dengan orang lain, disamping itu ia juga mengetahui apa yang seharusnya ia lakaukan dan apa
yang seharusnya ia tinggalkan
b. Agar dalam hubungan sosial atau hubungan kemasyarakatan berjalan secara tertib dan
teratur diperlukan adanya wadah. Dalam hal ini masyarakat menyediakan wadah, dengan
menetapkan aturan-aturan untuk mempertahankan dan mengembangkan nilai-nilai yang
berkaitan dengan bentuk kegiatan yang bersangkutan. Wadah tersebut biasanya disebut
lembaga pemasyarakatan
c. Fungsi dari lembaga sosial adalah untuk menyelenggarakan berbagai kepentingan manusia
secara tertib dan teratur. Mengingat ruang lingkup aspek kehidupan manusia itu sangat luas, maka
melahirkan banyak sekali lembaga-lembaga sosial sesuai dengan bidang kegiatan hubungan sosial,
misalnya dalam bidang pemerintahan, lalu-lintas, perdagangan, perjanjian, hubungan
kekeluargaan, dan lain sebagainya
d. Dalam hubungan sosial, sanksi merupakan mekanisme pengendalian sosial, yang pada
hakekatnya mempunyai fungsi untuk memulihkan kembali keseimbangan tatanan masyarakat yang
terganggu dalam keadaan semula (restitutio in integrum). Terganggunya tatanan masyarakat
bukan hanya disebabkan terjadinya pelanggaran hukum, namun juga dapat sebagai akibat adanya
orang yang sangat berjasa, tetapi sama sekali tidak dihargai

36. Berikut ini merupakan pernyataan yang berkaitan dengan hubungan kaidah hukum dengan
kaidah kesusilaan, kecuali .....
a. Kaidah hukum memperhatikan apa yang dikehendaki oleh kaidah kesusilaan, contoh: dalam
perjanjian kausa yang halal adalah tidak dilarang undang-undang atau tidak bertentangan dengan
kesusilaan atau ketertiban umum (Pasal 1337 KUH Perdata)
b. Kaidah kesusilaan melarang orang bicara bohong, tetapi kaidah hukum tidak melarangnya.
Orang berangan-angan melanggar hukum tidak boleh menuntut kaidah kesusilaan, tetapi kaidah
huknm tidak mengindahkan selama hal tersebut tidak dilakukan
c. Bahkan dalam hal-hal tertentu, ada perbuatan yang dilarang oleh kaidah kesusilaan, tetapi
kaidah hukum justru membolehkan, contoh: orang mempunyai hutang, tetapi dalain persidangan
pengadilan tidak terbukti, sehingga orang tersebut tidak wajib membayar hutangnya, padahal
n1enun1t kaidah kesusilaan hutang haruslah dibayar
d. Kaidah hukum tidak membenarkan pinjam uang dengan bunga yang tinggi, tetapi kaidah
kesusilaan bunga yang tinggi itu boleh asal bukan untuk mata pencaharian

37. Ilmu yang membahas hukum sebagai kaidah, atau bagian dari sistem kaidah dengan dogmatik
hukum dan sistematik hukum. Dalam hal ini hukum dilihat sebagai karya manusia untuk mencari
kebenaran, yang memiliki ciri-ciri : sistematis, logis, empiris, metodis, umum dan akumulatif.
Mengingat hukum mempunyai fungsi untuk melindungi kepentingan manusia dalam hidup
bermasyarakat, maka kebenaran yang dicari tentunya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,
merupakan arti hukum sebagai .....
a. Hukum dalam arti sebagai ilmu pengetahuan
b. Hukum dalam arti sebagai disiplin
c. Hukum dalam arti sebagai kaidah
d. Hukum dalam arti sebagai tata hukum
e. Hukum dalam arti sebagai kedaulatan

38. C.S.T. Kansil menyebutkan beberapa rumusan definisi hukum dari para ahli hukum atau sarjana
hukum, selanjutnya atas dasar definisi-definisi tersebut ditarik kesimpulan, bahwa hukum meliputi
beberapa unsur, yaitu, kecuali ....
A. Peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat
B. Peraturan itu diadakan oleh badan resmi yang berwajib
C. Peraturan itu bersifat memaksa
D. Sanksi terhadap pelanggaran peraturan tersebut adalah tidak tegas
e. Peraturan yang wajib

39. Isi hukum harus ditentukan menurut dua azas, yaitu keadilan dan kefaedahan, merupakan
pandangan dari .....
A. J.H.P. Bellefroid
B. Van Apeldoorn
C. Van Kan
D. Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto

40. Berikut ini merupakan pernyataan tentang hubungan hukum dengan keadilan, kecuali .....
A. Keadilan berlaku dalam hukum, serta memberikan ukuran lahir dengan mana hukum dapat
dipertimbangkan, misalnya keadilan menganjurkan kejujuran, dan konsepsi ini sangat
mempengaruhi perkembangan sistem-sistem hukum
B. Pembentuk undang-undang haruslah berusaha agar tuntutan keadilan dapat tercapai. Adapun
caranya dengan membuat peraturan perundang-undangan sedemikian rupa, sehingga masih
memberikan kesempatan kepada hakim dalam
menerapkannya pada kasus konkrit dengan memperhatikan atau mempertimbangkan segi
keadilan
C. Di dalam suatu proses peradilan berlaku asas bahwa para pihak didengar dan diperlakukan sama
dihadapan hakim
D. Keadilan adalah apa yang benar-benar berlaku atau apa yang seharusnya berlaku sesuai
dengan isi kaidah hukum, dan tidak dipersoalkan apakah baik atau buruk, sedangkan
Hukum adalah suatu cita-cita yang didasarkan pada sifat moral manusia

41. Sumber hukum yang dihubungkan dengan masyarakat. Sehingga sumber hukum ini dicari
dalam kehidupan sehari-hari dalam masyarakat, yaitu berupa faktor-faktor yang menentukan isi
hukum, termasuk di sini adalah faktor-faktor yang terdapat dalam kebiasaan-kebiasaan, agama,
moral, kependudukan, dan sebagainya. Dengan demikian sebagai su1nber hukumnya adalah
peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam masyarakat, merupakan sumber hukum dalam arti ....
A. Sumber hukum dalam arti sosiologis
B. Sumber hukum dalam arti ekono1nis
C. Sumber Hukum Formal
D. Sumber hukum dalam arti sejarah

42. Faktor-faktor idiil, adalah merupakan cita-cita hukum (Rechtsidee). Sebagian sarjana
mengatakan bahwa yang merupakan faktor idiil yang secara langsung adalah keadilan. Hal tersebut
berdasarkan pertimbangan bahwa keadilan merupakan titik sentral penegakan hukum, sedangkan
yang merupakan faktor idiil yang secara tidak langsung atau dianggap sebagai tujuan akhirnya
adalah kesejahteraan umum. Bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang dianggap tepat
sebagai faktor idiil adalah ...
a. Struktur ekonomi dan kebutuhan-kebutuhan yang lain
b. Kebiasaan
c. Hukum yang berlaku (mengingat bahwa hukum memiliki sifat kesejarahan)
d. Pancasila dan Masyarakat Adil Makmur
43. Isi hukum bersumber dari rasio atau akal manusia. Seperti yang dikatakan Hugo de Groot,
bahwa dengan menggunakan pikiran saja adanya dan isi hukum kodrat dapat dijabarkan dari
kodrat inanusia. Hukum kodrat semata-mata bersumber pada pertimbangan akal dalam
menyatakan apa yang pada hakekatnya jujur, patut atau tidak patut, merupakan pandangan dari ...
a. Teori teokrasi
b. Teori hukum kodrat yang rasionalistis
c. Teori historis
d. Sumber hukum dalam arti ekonomis
e. teori sosialis

44. Kebiasaan-kebiasaan dalam masyarakat akan menjadi hukum kebiasaan, apabila telah
memenuhi syarat-syarat tertentu, yaitu kecuali ...
a. Syarat material, yaitu adanya perilaku yang secara terus menerus dilakukan dalam hal yang sama
atau menurut garis tingkah laku yang tetap
b. Syarat psikologis atau intelektual, kebiasaan tersebut menimbulkan kesadaran atau keyakinan
umum bahwa seharusnya memang demikian (opinio necessitatis) dan diterima sebagai suatu
kewajiban hukum
c. Adanya akibat hukum, artinya ada sanksinya kalau kebiasaan dilanggar
d. Adanya pengaruh dari penguasa setempat dalam hal ini kekuasaan eksekutif

45. Asas ini berhubungan dengan terjadinya perjanjian, yaitu untuk terjadinya suatu perjanjian
disyaratkan harus ada kata sepakat. Perjanjian dapat dibuat bebas dari bentuk atau formalitas
tertentu. Dengan demikian perjanjian yang dibuat secara lisanpun tetap sah, kecuali apabila
disyaratkan bahwa untuk sahnya perbuatan hukum yang bersangkutan harus dituangkan dalam
bentuk akta. Tentang tertulisnya perjanjian sebenarnya hanyalah bermanfaat untuk pembuktian di
kemudian hari, merupakan asas ....
a. Asas konsensualisme
b. Asas mengikatnya perjanjian (pacta sunt servanda)
c. Asas kebebasan berkontrak
d. Asas itikad baik (te goeder trouw)

46. Sistem hukum, meliputi keseluruhan hukum yang ada dan berlaku baik yang bentuknya tertulis
maupun yang bentuknya tidak tertulis, mempunyai unsur-unsur, diantaranya adalah hukum yang
sengaja dibuat penguasa yang berwenang (wettenrecht), yang bentuknya tertulis dan tertuang
dalam peraturan perundang-undangan, merupakan unsur .....
a. Hukum undang-undang
b. Hukum kebiasaan dan/ atau hukum adat
c. Hukum yurisprudensi
d. Hukum traktat

47. Berdasarkan sumber berlakunya, hukum yang ditetapkan oleh negara-negara yang secara
bersama-sama mengadakan perjanjian antar negara, adalah ....
a. Hukum undang-undang (wettenrecht)
b. Hukum kebiasaan dan hukum adat (gewoonte en adatrecht)
c. Hukum traktat (tractatenrecht)
d. Hukum yurisprudensi (jurisprudentierecht)
48. Perbuatan hukum sepihak pada hakekatnya adalah perbt1atan hukum yang hanya memerlukan
peryataan kehendak dari satu pihak saja untuk menimbulkan suatu akibat hukum. Contohnya
adalah, kecuali ...
a. Pembuatan surat wasiat
b. Penerimaan atau penolakan warisan
c. Penolakan persekutuan harta kekayaan, pemilikan dan pembayaran
d. Kelahiran

49. Berikut ini merupakan pernyataan tentang manusia sebagai subjek hukum, kecuali ...
a. Seseorang dianggap cakap hukum (handelingsbekwaam) adalah orang yang dianggap cakap
atau cukup cakap uutuk mempertanggungjawabkan sendiri segala tindakan-tindakannya, berarti ia
dibenarkan bertindak sendiri dalam melaksanakan hak-haknya dan untuk melakukan perbuatan
hukum
b. Manusia sebagai subjek hukum, atau sebagai pendukung hak dan kewajiban, mempunyai
kewenangan untuk menyandang hak dan kewajiban sejak mulai berusia 17 tahun dan akan
berakhir pada saat ia meninggal dunia
c. Perampasan kedudukan manusia sebagai pendukung hak dan kewajiban, sehingga
mengakibatkan sampai seseorang kehilangan sama sekali bak-hak keperdataannya atau kematian
perdata (burgerlijkdood), sama sekali tidak dapat dibenarkan
d. Saat mulainya manusia sebagai subjek hukum yaitu sejak dilahirkan, ternyata pengakuan
tersebut ada penyimpangannya. Apabila kepentingaunya menghendaki sehubungan dengan harta
peninggalan atau warisan yang terbuka, anak yang masih dalam kandungan ibunya dianggap telah
dilahirkan asalkan ia lahir hidup

50. Menurut kriteria hukum yang diperlukan badan hukum yang tunduk kepada hukum Eropa (KUH
Perdata dan KUHD), misalnya Perseroan Terbatas, Perusahaan Asuransi, Gereja (S. 1927 No. 156),
adalah ...
a. Badan hukum Eropa
b. Badan hukum adat
c. Badan hukum publik
d. Badan hukum privat
e. Badan hukum sosial

51. Menurut Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 1977 tentang Perwakafan Tanah Milik. Sesuai
dengan ketentuan tersebut agar wakaf dapat dianggap sah menurut hukum, maka barus
memenuhi unsur-unsur dan syara-yarat tertentu, diantaranya adalah orang atau badan hukun yang
mewakafkan benda miliknya. Kalau orang, maka harus telah dewasa, sehat akalnya dan tidak
terhalang untuk melakukan perbuatan hukum. Sedangkan kalau badan hukum adalah termasuk
badan hukum Indonesia, merupakan unsur ...
a. Wakif
b. Benda wakaf
c. Ikrar
d. Nadzir
e. semua benar
52. Berikut ini merupakan pernyataan tentang objek hukum, kecuali ...
a. Segala sesuatu yang berguna bagi subjek hukum dan dapat menjadi sasaran dari suatu
hubungan hukum disebut objek hukum
b. Objek hukum dapat dikuasai oleh subjek hukum, sebagai objek dari suatu hubungan hukum
tentunya objek hukum itu mempunyai nilai dan harga, sehingga perlu ada penentuan siapakah
yang berhak atasnya
c. Biasanya objek hukum adalah hanya berupa benda
d. Objek hukum yang berupa benda atau dalam kepustakaan Belanda termasuk juga dalam Kitab
Undang-undang Hukum Perdata (Burgerlijke Wetboek atau BW), digunakan istilah zaak

53. Hak-hak yang bersumber pada hukum perdata. yang berupa: hak kepribadian, misalnya hak
atas nama, atas kehormatan, atas kemerdekaan; hak kekeluargaan, misalnya hak matrimonial yang
berupa hak bertimbal balik antara suami dan istri, hak orang tua terhadap anak-anaknya, hak
perwalian, hak pengampuan; hak kebendaan, misalnya hak milik, hak pakai, hak pungut hasil,
merupakan hak ...
a. Hak-hak publik
b. Hak-hak asasi atau hak-hak dasar manusia
c. Hak-hak keperdataan
d. Hak relatif

54. Apabila peraturan hukum mempunyai efektivitas dalam kehidupan bersama. Hukum berlaku
dalam kenyataan di dalam masyarakat, terlepas apakah terbentuknya itu memenuhi persyaratan
formal atau tidak, merupakan berlakunya hukum secara ...
a. Kekuatan berlaku secara yuridis
b. Kekuatan berlaku secara sosiologis
c. Kekautan berlaku secara filosofis
d. Menurut teori pengakuan (Anerkennungstheorie = The Recognition Theory)

55. Berikut ini merupakan pernyataan tentang budaya hukum di Indonesia, kecuali ...
a. Secara sederhana budaya hukum dapat diartikan sebagai anggapan umum yang sama dari
masyarakat tertentu terhadap fenomena hukum atau terhadap suatu peristiwa hukum
b. Budaya hukum menunjukkan tentang pola perilaku individu sebagai anggota masyarakat yang
menggambarkan tanggapan yang sama terhadap kehidupan hukum yang dihayati masyarakat
bersangkutan
c. Budaya hukum sebagai bentuk penjabaran secara konkrit dari nilai-nilai tentang hukum,
mestinya harus sesuai dan mendukung apa yang menjadi tujuan hukum
d. Budaya hukum internal bersifat tunggal, hal tersebut sesuai dengan perbedaan golongan
masyarakatnya, ada yang berdasarkan etnik (suku bangsa) ada yang berdasarkan profesi
(bidang kerja dan keahlian)

56. Ada beberapa pasal dalam UU No 4 Tahun 2004 yang dapat dijadikan dasar hukum dilakukan
penemuan hukum oleh hakim, yaitu, kecuali ...
a. Pasal 5 ayat (1) Pengadilan mengadili menurut hukum dengan tidak membedakan orang
b. Pasal 16 ayat (1) Pengadilan tidak boleh menolak untuk memeriksa, mengadili dan memutuskan
suatu perkara yang diajukan dengan dalih bahwa hukum tidak ada atau kurang jelas, melainkan
wajib untuk memeriksa dan mengadilinya
c. Pasal 28 ayat (1) Hakum wajib menggali, mengikuti, dan memehami nilai-nilai hukum dan rasa
keadilan yang hidup dalam masyarakat
d. Hakim dalam memutuskan perkara itu mempunyai kebebasan, sampai-sampai kalau ada
orang yang dengan sengaja (kecuali dibolehkan oleh UUD 1945) campur tangan dalam
urusan peradilan dapat dipidana (pasal 4 ayat (4))

57. Berikut ini yang merupakan pernyataan tentang metode penafsiran penemuan hukum yang
dapat digunakan oleh hakim adalah ...
a. Dalam melakukan penemuan hukum, setelah mengkonsatir peristiwa, biasanya hakim
mencarikan hukumnya dalam undang-undang. Yang pertama kali dilihat hakim biasanya
adalah undang-undang, karena undang-undang bentuknya tertulis, sehingga diprioritaskan,
bahkan dianggap sebagai sumber hukum yang penting dan utama dalam penemuan hukum
b. Konstruksi hukum adalah mengumpulkan data secara induktif, menemukan pengertian-
pengertian umum melalui reduksi kemudian secara deduktif menarik kesimpulan-kesimpulan baru
c. Konstruksi hukum mempunyai tujuan membentuk hukum yang konkrit dan sekaligus
dimaksudkan untuk menyelesaikan persoalan hukum. konstruksi hukum yang dilakukan oleh
pembentuk peraturan perundang-undangan dan dirumuskan dalam pasal-pasal atau dirumuskan
sebagai bentuk penafsiran otentik dalam peraturan perundangan-perundangan tersebut
mempunyai kekuatan mengikat umum
d. Berdasarkan tujuan dan maksud dilakukan konstruksi hukum seperti tersebut di atas, maka
konstruksi hukum harus mendasarkan pada fakta hukum atau fakta yang telah dikonstatir oleh
hakim, harus logis dan estetik dan semata-mata dilakukan untuk mencari keadilan. Dengan
persyaratan tersebut akan dapat dicegah pemutusan perkara yang sewenang-wenang tanpa asalan
logis yuridis dan tidak berorientasi pada keadilan

58. Politik hukum Hindia Belanda ini dapat kita lihat pada Pasal 131 Indische Staatregeling yang
berbunyi sebagai berikut, kecuali ...
a. Hukum perdata dan hukum dagang, hukum pidana dan hukum acara perdata, harus
dikodifikasikan
b. Untuk golongan Eropa dianut asas konkordansi terhadap peraturan perundangan yang
berlaku di negeri Indonesia
c. Untuk orang Indonesia dan Timur Asing jika ternyata bahwa kebutuhan kemasyarakatan mereka
menghendaki, dapatlah peraturan untuk bangsa Eropa diberlakukan pada mereka baik seluruhnya
maupun sebagian
d. Orang Indonesia asli dan Timur Asing, sepanjang terhadap mereka belum diberlakukan
peraturan bersama dengan orang Eropa, diperbolehkan menundukkan diri kepada hukum yang
berlaku untuk orang Eropa, baik untuk seluruhnya maupun hanya mengenai suatu perbuatan
tertentu

59. Dalam tata hukum Hindia Belanda, bahwa keseluruhan aturan hukum yang mengatur tatanan
kenegaraan yang meliputi organisasi negara secara keseluruhan termasuk unsur aparat
pendukungnya, adalah bidang hukum umum ...
a. Hukum Tata Negara atau staatsrecht atau constitusional law
b. Hukum Tata Negara atau Administratiefrecht atau administrative law
c. Hukum Perdata atau privaatrecht atau burgerlijkrecht atau civil law
d. Hukum Pidana atau strafrecht atau criminal law
60. Hukum berdasarkan isi yang mengatur kepentingan umum, atau juga bisa dikatakan sebagai
hukum yang mengatur antara penguasa dengan pihak yang dikuasai, adalah ...
a. Hukum pemaksa
b. Hukum pelengkap
c. Hukum publik
d. Hukum privat
e. Hukum Adat