Anda di halaman 1dari 24

KUNJUNGI HTTPS://SOALKIMIA.

COM
UNTUK BELAJAR SOAL DAN MATERI LENGKAPNYA

ASAM BASA
1. Menurut teori asam-basa Bronsted-Lowry, asam didefinisikan sebagai zat yang . . . .
A. Meningkatkan [H+] bila dimasukkan kedalam H2O
B. Menurunkan [H+] bila dimaasukkan kedalam H2O
C. Meningkatkan [OH-] bila dimasukkan kedalam H2O
D. Menerima 1 H+ dari pasangan reaksinya
E. Memberi 1 H+ dari pasangan reaksinya
Sumber:, A.Haris Watoni, 2014, Kimia Untuk SMA/MA kelas XI, Penerbit Yrama
Widya, Bandung, h.254
Pembahasan:
Teori asam Brosnted-Lowry:
Asam: zat yang memberikan 1 H+ pada pasangan reaksinya.
Basa: zat yang menerima 1 H+ dari pasangan reaksinya.
Jawaban: E

2. Kertas lakmus biru akan berubah menjadi merah, bila dimasukkan ke dalam larutan…
A. Kalium hidroksida
B. Natrium klorida
C. Barium sulfat
D. Asam klorida
E. Natrium nitrat
Sumber : Sri Rahayu Ningsih, dkk, 2007, Sains Kimia 2 SMA/MA, Bumi Aksara,
Jakarta h.173
Pembahasan:
Kertas lakmus adalah kertas yang diberi suatu senyawa kimia sehingga akan
menunjukkan warna yang berbeda setelah dimasukkan pada larutan asam maupun basa.
Warna kertas lakmus akan berubah sesuai dengan larutannya. Kertas lakmus biru akan
berubah menjadi merah bila dimasukkan kedalam larutan asam klorida, karena asam
klorida merupakan asam kuat.
Jawaban: D

3. Untuk mengukur derajat keasaman asam atau basa yang akurat, paling tepat
menggunakan. . . .
A. Fenolftalein
B. Metil jingga
C. pH meter
D. Bromtimol biru
E. Universal
Sumber: Unggul Sudarmo, 2013, Kimia SMA/MA Kelas XI, Penerbit Erlangga,
Jakarta, h.221
Pembahasan:
pH meter adalah alat pengukur pH dengan ketelitian yang sangat tinggi. pH meter dapat
menyatakan pH larutan sampai dua angka desimal pada suhu tertentu.
Jawaban: C

4. Reaksi yang tidak menghasilkan gas adalah . . . .


A. Logam magnesium dengan asam klorida encer
B. Natrium karbonat padat dengan asam sulfat encer
C. Logam besi dengan asam sulfat encer
D. Amonium klorida dengan natrium hidroksida
E. Logam tembaga dengan asam klorida encer
Sumber: Unggul Sudarmo, 2013, Kimia SMA/MA Kelas XI, Penerbit Erlangga,
Jakarta, h.222
Pembahasan:
Cu tidak bereaksi dengan HCl karena Cu terletak disebelah kanan H dalam deret volta.
Logam-logam yang terletak disebelah kanan H dalam deret volta bersifat mulia atau
setengah mulia. Logam setengah mulia seperti Cu hanya larut dalam asam
oksidator( asam sulfat pekat, asam nitrat pekat dan asam nitrat encer ) sedangkan logam
mulia seperti emas dan platina hanya larut dalam campuran HCl pekat dan asam nitrat
pekat.
Jawaban: E
5. Larutan yang mempunyai pH lebih besar dari 7 adalah . . . .
A. Gula
B. Alkohol
C. Amoniak
D. Asam nitrat
E. Asam klorida
Sumber: Sri Rahayu Ningsih, dkk, 2007, Sains Kimia 2 SMA/MA, Bumi Aksara,
Jakarta, 220
Pembahasan:
pH gula adalah netral(pH=7), sedangkan asam memiliki pH<7, pH alkohol adalah
hampir netral 7,33. Amoniak merupakan basa, yang memiliki pH=12. Sehingga larutan
yang mempunya pH lebih besar dari 7 adalah amoniak
Jawaban: C

6. Derajat keasaman dari larutan 100 ml H2SO4 0,02 M adalah . . . .


A. 2 - log 4
B. 2 + log 4
C. 2 + log 2
D. 12 + log 4
E. 12
Sumber : Sumarjono, 2010, Jalan Pintas Pintar Kimia, Penerbit Andi, Yogyakarta,
h.119
Pembahasan:
H2SO4 merupakan asam kuat, bervalensi 2
[H+] = Ma x Val
= 0,02 x 2 = 4 x 10-2
pH = -log 4 X 10-2
= 2-log 4
Jawaban: A

7. Berapakah konsentrasi ion [OH-] dalam larutan jika konsentrasi H+ = 2 X 10-4 M


(Diketahui Kw = 10-14)…….
A. 5 X 10-10
B. 5 X 10-18
C. 0,2 X 10-10
D. 0,2 X 10-8
E. 2 X 10-10

Sumber : Priambodo, Erfan, dkk, 2009, Aktif Belajar Kimia : untuk SMA dan MA
Kelas XI, Depdiknas, h. 117
Pembahasan:
Dalam larutan dengan pelarut air, berlaku :
[H+] [OH-] = 10-14, jika [H+] = 2 x 10-4 M, maka :

2 x 10-4 [OH-] = 10-14


10−14
[OH-]=
2 𝑋 10 −4
[OH-] = 5 X 10 -10
Jawaban: A

8. Larutan asam lemah NH4OH 0,1 M,dan Kb = 10-5 , nilai pH larutan tersebut adalah… . .
A. 11
B. 3
C. 9
D. 14
E. 6
Sumber: Unggul Sudarmo, 2013, Kimia SMA/MA Kelas XI, Penerbit Erlangga,
Jakarta, h.202
Pembahasan:
[OH-] = √𝐾𝑏. 𝑀

[OH-] = √10−5 . 0,1


[OH-] = √10−6
[OH-] = 10-3
pOH = -log 10-3 pH = 14 - pOH
=3 = 14 – 3 = 11
Jawaban : A

9. dari senyawa-senyawa dibawah berikut yang berperan sebagai asam Bronsted dan basa
Bronsted adalah…..
A. Cl-
B. H2O
C. CO2
D. CO32-
E. NO3-
Sumber: A.Haris Watoni, 2014, Kimia Untuk SMA/MA kelas XI, Penerbit Yrama
Widya, Bandung, h.220
Pembahasan:
H2O dapat berperan sebagai asam Bronsted karena mengandung atom hydrogen dengan
bilangan oksidasi +1. Dan dapat juga berperan sebagai basa Bronsted karena
mengandung paling sedikit satu pasang elektron bebas. Hal ini dapat ditinjau dari
struktur Lewis H2O

H O H

Jawaban: B

10. Diantara zat-zat berikut yang memiliki keasaman paling kuat adalah….
A. HCN (Ka = 6,0 x 10-10)
B. CH3COOH (Ka = 1,8 x 10-5)
C. HCl (Ka = 1 x 106 )
D. NH3 (Ka = 10-33)
E. H2O (Ka = 1,8 x 10-16)
Sumber: A.Haris Watoni, 2014, Kimia Untuk SMA/MA kelas XI, Penerbit Yrama
Widya, Bandung, h.222
Pembahasan:
Berdasarkan nilai Ka urutan keasaman adalah sebagai berikut: NH3< H2O< HCN<
CH3COOH<HCl
Jadi, HCl adalah zat yang memiliki keasaman paling kuat
Jawaban: C

11. Diantara spesi berikut manakah yang tidak berlaku sebagai asam Bronsted-Lowry…..
A. NH4+
B. H2O
C. HCO3-
D. CO32-
E. H2CO3
Sumber: Sri Rahayu Ningsih, dkk, 2007, Sains Kimia 2 SMA/MA, Bumi Aksara,
Jakarta h.222
Pembahasan:
Berdasarkan teori Bronsted-Lowry, asam didefinisikan sebagai pendonor 1 ion H+ pada
basa, dan basa didefinisikan sebagai penerima 1 ion H+ dari asam. Spesi yang tidak
memiliki atom H tidak dapat berperan sebagai pendonor H+, oleh karena itu spesi yang
tidak berlaku sebagai asam Bronsted-Lowry ialah CO32-
Jawaban: D

12. Larutan CH3COOH 0,01 M ,Harga Ka = 1,8 x 10-5, nilai kosentrasi ion H+ larutan
tersebut adalah……
A. 1.8 x 10-7
B. 4,2 x 10-4
C. 4,2 x 10-6
D. 2,4 x 10-4
E. 2,4 x 10-6
Sumber: Sri Rahayu Ningsih, dkk, 2007, Sains Kimia 2 SMA/MA, Bumi Aksara,
Jakarta h.178
Pembahasan:
[H+] = √𝐾𝑎 . 𝑀𝑎
= √1,8.10−5 𝑥 0,01

= √1,8.10−𝟕
= 4,2 . 10-4
Jawaban: B

13. Berapa harga Ka asam asetat jika 0,1 mol CH3COOH dalam 1 liter laerutan mengandung
0,001 M ion H+?
A. 1 x 10-7
B. 1 x 10-6
C. 1 x 105
D. 1 x 10-5
E. 1 x 106
Sumber: Sri Rahayu Ningsih, dkk, 2007, Sains Kimia 2 SMA/MA, Bumi Aksara,
Jakarta h.179
Pembahasan:
[H+] = √𝐾𝑎 . 𝑀𝑎

1 x 10-3 = √𝐾𝑎 𝑥 0,1


(1 x 10-3)-2 = Ka x 0,1
1 𝑥 10−6
Ka = = 1 x 10-5
1 𝑥 10−1
Jawaban: D

14. Hitunglah pH larutan jika 17,1 gram Ba(OH)2 dilarutkan dalam air sehingga volume
larutan menjadi 500 mL. (Ar Ba = 137; O = 16; H = 1)
A. 13,60
B. 16,30
C. 8
D. 9,70
E. 11
Sumber: Sri Rahayu Ningsih, dkk, 2007, Sains Kimia 2 SMA/MA, Bumi Aksara,
Jakarta h.188
Pembahasan:
17,1 1000
[Ba(OH)2] = x
171 500
= 0,2 M
Ba(OH)2 Ba2+ + 2OH-
0,2 M 0,2 M 0,2 M
[OH-] = 2 x 0,2 M
= 0,4 M
pOH = - log 0,4
= - log 4 x 10-1
= 1 – log 4
pH = 14 – pOH
= 14 – (1 - log 4)
= 13 + log 4
= 13 + 0,60
= 13,60
Jawaban: A

15. Perhatikan data pengujian pH beberapa sampel air limbah berikut!


Jenis air limbah P Q R S T
pH 8 5,5 7,6 9,4 4,7
Air limbah yang tercemar asam adalah . . . .
A. P dan Q
B. Q dan T
C. R dan S
D. S dan T
E. T dan R
Sumber: Sumber: A.Haris Watoni, 2014, Kimia Untuk SMA/MA kelas XI, Penerbit
Yrama Widya, Bandung, h.255
Pembahasan:
Nilai pH untuk asam <7 sehingga berdasarkan data diatas dapat diketahui air limbah
yang tercemar asam adalah Q dan T
Jawaban: B
16. Beberapa larutan diuji dengan kertas lakmus didapat hasil sebagai berikut.
Larutan Lakmus Merah Lakmus biru
1 Merah Merah
2 Biru Biru
3 Merah Merah
4 Biru Biru
5 Merah Biru

Berdasarkan data di atas, larutan yang bersifat asam adalah…..


a. Larutan 1 dan 2
b. Larutan 1 dan 3
c. Larutan 2 dan 3
d. Larutan 2 dan 4
e. Larutan 4 dan 5
Jawaban B. 1 dan 3

Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.173.


Lakmus merupakan salah satu indikator pH dengan perubahan warna merah ke biru
trayek pH 4,5-8,3. Lakmus merah dalam larutan asam berwarna merah dan dalam
larutan basa berwarna biru. Lakmus biru dalam larutan asam berwarna merah dan dalam
larutan basa berwarna biru.
Kimia SMA XI, Drs. Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.150.

17. Menurut konsep asam-basa Bronsted-Lowry dalam reaksi


NH3 + H2O → NH4+ + OH-
Dapat ditarik kesimpulan…..
a. Air adalah asam karena dapat menerima sebuah proton
b. Amonia dan air adalah pasangan asam-basa konjugat
c. NH3 dan NH4+ adalah pasangan asam-basa konjugat
d. NH3 adalah asam karena memberi sebuah proton
e. NH4+ dan OH- adalah basa kuat
Jawaban C. NH3 dan NH4+ adalah pasangan asam-basa konjugat
Kimia SMA XI, Sentot Budi Rahardjo, platinum, 2014, h.228.
Menurut Bronsted-Lowry:
Asam adalah suatu spesies kimia (molekul atau ion) yang dapat mendonorkan suatu
proton kepada spesies kimia yang lain atau dengan kata lain sebagai proton donor.
Basa adalah suatu spesies kimia (molekul atau ion) yang dapat menerima suatu proton
dari spesies kimia yang lain atau dengan kata lain sebagai proton akseptor.
Pernyataan A tidak tepat karena asam menurut Bronsted-Lowry adalah bertindak
sebagai donor proton.
Pernyataan B tidak tepat karena pasangan asam basa yaitu NH3 - NH4+ dan H2O - OH-.
Pernyataan D tidak tepat karena yang bertindak sebagai asam adalah H2O.
Pernyataan E tidak tepat karena tidak sesuai dengan konsep asam-basa Menurut
Bronsted-Lowry.
Pernyataan yang tepat adalah yang C karena molekul H2O bertindak sebagai asam yang
mendonorkan proton ke molekul NH3 sebagai basa. Demikian pula ion NH4+ bertindak
sebagai asam yang mendonorkan protonnya ke ion OH- sebagai basa.
Kimia SMA XI, Sentot Budi Rahardjo, platinum, 2012, h. 188.

18. Larutan dengan pH=12 dibuat dengan melarutkan a gram NaOH (Mr=40) ke dalam air
hingga volum larutan 500ml. besarnya a adalah…..
a. 4,0
b. 2,0
c. 1,0
d. 0,4
e. 0,2
Jawaban E. 0,2
Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.173.

pH=12
[H+] = 10-12
[H+] [OH-] = 10-14
10-12 [OH-] = 10-14
[OH-] = 10-2
pOH = -log 10-2
pOH = 2

Gram = mol x Mr
mol = M x v
mol = 0,01 x 0,5
mol = 0,005

Gram = mol x Mr
= 0,005 x 40
= 0,2
Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.147.

19. Asam HA 0,1 M jika ditetesi indikator universal akan memberikan warna yang sama
jika HCl 0,001 M ditetesi dengan indikator yang sama, maka harga Ka asam HA
tersebut adalah…..
a. 1 x 10-5
b. 1 x 10-6
c. 2 x 10-6
d. 4 x 10-7
e. 2 x 10-8
Jawaban A. 1 x 10-5
Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.174.
[H+] = n x Ma
= 1 x 0,001
= 0,001
[H+] = √𝐾𝑎 𝑥 𝑀𝑎
0,001 = √𝐾𝑎 𝑥 0,1
(10-3)2 = Ka x 0,1
10-6 = Ka x 0,1
10−6
Ka = 10−1

Ka = 10-5
Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h. 142.

20. Asam sulfat sebanyak 20 ml dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Jika ternyata
diperlukan 30 ml NaOH, kemolaran larutan asam sulfat tersebut adalah…..
a. 0,075 M
b. 0,10 M
c. 0,15 M
d. 0,20 M
e. 0,30 M
Jawaban C. 0,15 M
Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Erlangga, 2013, h.224.
V1M1 = V2M2
𝑉2 𝑀2
M1 = 𝑉1
30 . 0,1
= 20

= 0,15 M
Kimia SMA XI, Sandri Justiana dan Muchtaridi, Yudhistira, 2015, h.173.

21. Larutan H2SO4 0,01 M akan memberikan warna yang sama dengan larutan HA 0,1 M
jika ditetesi indicator yang sama, maka tetapan ionisasi (Ka) HA adalah…..
a. 1 x 10-3
b. 4 x 10-3
c. 4 x 10-2
d. 4 x 10-4
e. 4 x 10-5
Jawaban B. 4 x 10-3
Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.174.
[H+] = n x Ma
= 2 x 0,01
= 0,02
[H+] = √𝐾𝑎 𝑥 𝑀𝑎
2 x 10-2 = √𝐾𝑎 𝑥 0,1
(2 x 10-2)2 = Ka x 0,1
4 x 10-4 = Ka x 0,1
4 𝑥 10−4
Ka = 10−1

Ka = 4 x 10-3

Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h. 142.

22. Asam HX 0,1 M mengalami ionisasi 1%, harga tetapan ionisasi HX adalah…..
a. 2 x 10-5
b. 1 x 10-5
c. 1 x 10-4
d. 1 x 10-2
e. 2 x 10-6
Jawaban B. 1 x 10-5
Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.174.
𝐾𝑎
α = √[𝐻𝐴]

𝐾𝑎
(α)2 = 𝐻𝐴
𝐾𝑎
(10-2)2 = 10−1

Ka = 10-4 x 10-1
Ka = 10-5
Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.143.

23. Larutan CH3COOH 0,1 M terionisasi dengan derajat ionisasi α= 0,01 mempunyai pH
sebesar…..
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
Jawaban C. 3.
Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.175.
𝐾𝑎
α =√
[𝐻𝐴]

𝐾𝑎
(α)2 = 𝐻𝐴
𝐾𝑎
(10-2)2 = 10−1

Ka = 10-4 x 10-1
Ka = 10-5
[H+] =√𝐾𝑎 𝑥 [𝐻𝐴]

=√10− 5 𝑥 10−1
=√10−4
=10-3
pH = -log [H+]
pH = -log 10-3
pH = 3
Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.142.

24. Terdapat 100 mL larutan NH4OH 0,1 M, Kb NH4OH = 10-5. Maka konsentrasi ion OH-
adalah…..
a. 10-3 M
b. 10-1 M
c. 10-2 M
d. 10-6 M
e. 10-5 M
Jawaban A. 10-3 M
Kimia SMA XI, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.174.
[OH-] = √𝐾𝑏 × 𝑀𝑏

= √10− 5 × 0,1
= √10−6
= 10-3 M
Kimia SMA XI, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.174.

25. pH larutan yang dibuat dari 0,001 mol KOH dalam 10 L larutannya adalah …..
a. 11
b. 13
c. 12
d. 7
e. 10
Jawaban E. 10
Kimia SMA XI, Sandri Justiana dan Muchtaridi, Yudhistira, 2015, h.181.
𝑛
M =𝑣
0,001
= = 0,0001
10

[OH-] = 10-4
pOH = -log 10-4
pOH = 4
pH = 14 - pOH
pH = 14 – 4 = 10
Kimia SMA XI, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.175.

26. Untuk menetralkan 100 mL larutan KOH 0,1 M diperlukan larutan H2SO4 0,1 M
sebenyak…..
a. 10 mL
b. 50 mL
c. 100 mL
d. 150 mL
e. 200 mL
Jawaban C. 100 mL
Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Erlangga, 2013, h.225.
V1M1 = V2M2
𝑉2 𝑀2
V1 = 𝑀1
100 𝑥 0,1
= 0,1

= 100 mL
Kimia SMA XI, Sandri Justiana dan Muchtaridi, Yudhistira, 2015, h.173.
27. Jika 100 mL larutan HBr 0,1 M dan 100 mL larutan NaOH 0,1 M dicampurkan maka
pH campuran adalah…..
a. 6
b. 4
c. 7
d. 5
e. 8
Jawaban C.7
Kimia SMA XI, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.181.
Jumlah mmol HBr = volume HBr x kemolaran HBr
= 100 mL x 0,1 M
= 10 mmol
Jumlah mmol NaOH = volume NaOH x kemolaran NaOH
= 100 mL x 0,1 M
= 10 mmol
Kimia SMA XI, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.181.

28. Jika 100 mL larutan HCl 0,1 M dan 100 mL larutan NaOH 0,2 M dicampurkan maka
pH campuran adalah…..
a. 12 + log 5
b. 10 - log 5
c. 15 + log 5
d. 13 - log 5
e. 11 + log 5
Jawaban A. 12 + log 5
Kimia SMA XI, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.181.
HCl𝑂3(𝑎𝑞) + NaOH𝑙(𝑎𝑞) → NaC𝑙(𝑎𝑞) + H2O

m: 10 20
r: 10 10 10 10
s: - 10
n HCl = M x V
= 0,1 x 0,1
= 0,01 mol
= 10 mmol HCl
n NaOH = M x V
= 0,2 x 0,1
= 0,02 mol
= 20 mmol NaOH
HCl dan NaOH memiliki koefisien reaksi yang sama besar. Tetapi jumlah mmol
NaOH lebih besar daripada jumlah mmol HCl. Dalam hal ini senyawa yang habis
bereaksi senyawa yang memiliki jumlah mmol lebih kecil (HCl).
Jadi setelah reaksi, bersisa 10 mmol OH- dalam volume larutan 200 mL, maka ;
10
[OH-] = 200 = 0,05 M

pOH= -log 5 x 10-2


pOH= 2 – log 5
pH= 14 – Poh
pH= 14 – (2 – log 5)
pH = 12 + log 5
Kimia SMA XI, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.182.

29. Jika 3,7 gram Ca(OH)2 dilarutkan dalam air hingga volume 50 mL, konsentrasi OH-…..
a. 0,5 M
b. 1 M
c. 2 M
d. 4 M
e. 6 M
Jawaban C. 2 M
Buku soal kimia mandiri, Soedjono, Erlangga, 2018, h.72.
𝑔𝑟
Mol = 𝑀𝑟
3,7
= 74

= 0,05 mol
𝑚𝑜𝑙
[H+] = n x 𝑉
0,05
= 2 x 0,05
=2
Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.
30. Derajat ionisasi larutan CH3COOH yang memiliki pH = 3 adalah… (K2 = 10-5)
a. 1 %
b. 5 %
c. 10 %
d. 15 %
e. 20 %
Jawaban C. 10 %

Buku soal kimia mandiri, Soedjono, Erlangga, 2018, h.73.


pH = 3
[H+] = 10
Ma = 10-3
10−5
α = √10−3

α = √10−2
= 10-1
= 0,1 x 100
= 10 %
Kimia SMA XI, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.170.

31. HCN adalah gas yang larut dalam air dan bersifat asam lemah dengan nilai tetapan
kesetimbangan Ka = 4,9. 10−10 , pH dari 1 liter larutan HCN 0,1 N adalah…….
a. 5,16 d. 5,13
b. 5,15 e. 5,12
c. 5,14
(OSK-2004 A.Haris Watoni: OSN Kimia SMA)
Pembahasan :
HCN(aq) ⇆ H(aq) + CN- (aq) Ka = 4,9. 10−10
[H+] = √𝐾𝑎 [HCN] = √4,9. 10−10 .0,1 = 7. 10−6
pH = − log [H+]
pH = − log [7. 10−6 ] = 5,16

32. Diantara kelompok asam berikut yang tergolong asam kuat adalah …….
a. Asam klorida, asam sulfat dan asam asetat
b. Asam sulfat ,asam nitrat ,dan asam klorida
c. Asan karbonat, asam asetat, dan asam fosfat
d. Asam sulfide, asam flourida, dan asam sianida
e. Asan asetat ,asam klorida,dan asam fosfat
(Drs. Michael Purba,M.Si, 2006,Kimia SMA kelas XI: Erlangga ,halaman 204)
Pembahasan :
Asam kuat merupakan senyawa elektrolit kuat.Di dalam air, senyawa ini dapat
menghasilakan ion H+ secara sempurna, yaitu seluruh molekul asam membentuk
ion.Dalam penulisan reaksi ionisasi asam kuat digunakan satu anak panah yang
menyatakan bahwa seluruh senyawa asam kuat terionisasi
𝐇𝟐 𝐒𝐎𝟒(𝐚𝐪) → 𝟐𝐇 + (aq) + 𝐒𝐎𝟒 -2(aq)
𝐇𝐍𝐎𝟑(𝐚𝐪) → 𝐇 + (aq) + 𝐍𝐎𝟑 -(aq)
𝐇𝐂𝐥(𝐚𝐪) → 𝐇 + (aq) + 𝐂𝐥− (aq)

33. Asam metanoat atau asam format (CHOOH) adalah komponen sengat dari semut api ,
nilai Kb dari basa konjugasinya jika diketahui Ka dari CHOOH = 1,8 × 10−4 dan Kw =
1,0 × 10−14 adalah…….
a. 5,55 x 10−11 d. 5,58 x 10−11
b. 5,56 x 𝟏𝟎−𝟏𝟏 e. 5,59 x 10−11
c. 5,57 x 10−11
(J.M.C, Johari,MSc dan Ir. M. Rachmawati,2006, MPhil,Kimia SMA dan MA:
Esis ,Halaman 203)
Pembahasan :
CHOOH (aq) + H2O(l) → H3O+(aq) + CHOO− (aq)
Asam Basa Asam Konjugasi Basa Konjugasi
Nilai Kb dari basa konjugasinya :
Ka × Kb = Kw
𝐾𝑤 1,0 × 10−14
Kb = = = 5,56 × 𝟏𝟎−𝟏𝟏
𝐾𝑎 1,8 × 10−4

34. Larutan CH3COOH 0,05 M memiliki Ka = 1,8 × 10−5 , pH larutan tersebut adalah……..
a. 3,5 − log 2 d. 3,5 – log 3
b. 3,6 – log 2 e. 6,3 – log 2
c. 3,7 – log 3
(Drs. Michael Purba,2006, M.Si ,Kimia SMA kelas XI: Erlangga ,halaman 184)
Pembahasan :
[H+] = √𝐾𝑎 × 𝑀𝑎
= √ 1,8 × 10−5 × 0,05
pH = − log 3 × 10−3,5
= 3,5 – log 3
35. Berapakah pH larutan yang dibuat dari 0,001 mol KOH dalam 10 L air…….
a. 10 c. 7
b. 12 d. 4
c. 11
(Nana Sutresna,2007, Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XI : Grafindo, halaman 186)
Pembahasan :
𝑛
[OH−] = [KOH] =
𝑉
0,001 𝑚𝑜𝑙
= = 10−4 M
10 𝐿
pOH = − log[𝐻 + ]
= − log 10−4 = 4
pH = 14 – pOH = 14 – 4 = 10

36. Terdapat 100 mL larutan CH3COOH 0,1 M yang memiliki Ka = 1,8 × 10−5 , nilai [H+]
dan α adalah…….
a. 𝟏, 𝟑𝟒 × 𝟏𝟎−𝟑 M dan 𝟏, 𝟑𝟒 × 𝟏𝟎−𝟐
b. 1,34 × 10−2 M dan 1,34 × 10−3
c. 1,43 × 10−3 M dan 1,34 × 10−2
d. 1,34 × 10−3 M dan 1,43 × 10−2
e. 1,34 × 10−3 M dan 1,34 × 10−3
(Nana Sutresna,2007, Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XI : Grafindo, halaman 181)
Pembahasan :

[H+] = √𝐾𝑎 × 𝑀𝑎
= √ 1,8 × 10−5 × 0,1
= 1,34 × 10−3
[𝐻 + ] 1,34×10−3
α= =
𝑀𝑎 0,1
= 1,34 × 10−2
Jadi, [H+] = 𝟏, 𝟑𝟒 × 𝟏𝟎−𝟑 dan α = 𝟏, 𝟑𝟒 × 𝟏𝟎−𝟐

37. Jika larutan Ca(OH)2 0,02 M , maka konsentrasi ion OH− dalam larutan tersebut
adalah……
a. 0,01 d. 0,005
b. 0,02 e. 0,004
c. 0,03
(J.M.C, Johari,MSc dan Ir. M. Rachmawati,2006, MPhil,Kimia SMA dan MA:
Esis ,Halaman 203)
Pembahasan :
Ca(OH)2(aq) ⇆ Ca2+(aq) + 2 OH−(aq)

Jadi, [OH ] = ( valensi basa ) [Ca(OH)2]
= (2) × 0,02
= 0,04 M

38. Asam lemah HA memiliki pH = 3. Konsentrasi HA adalah…….(Ka HA = 1 × 10−5 )


a. 0,1 M c. 0,0001 M
b. 0,01 M d. 0,00001 M
c. 0,001 M
(Nana Sutresna,2007, Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XI : Grafindo, halaman 184)
Pembahasan :
pH = − log[H + ]
3 = − log[H + ]
+
[H ] = anti log 3
= 10−3
[H+] = √𝐾𝑎 × 𝑀𝑎
[H+]2 = 𝐾𝑎 × 𝑀𝑎
(10−3 )2 = 1 × 10−5 × 𝑀𝑎
−6
10 −1
𝑀𝑎 = −5 = 10 𝑀𝑎 = 0,1 M
10

39. Jika larutan NaOH 0,01 M, maka nilai [H+] dan [OH− ] yang terdapat dalam larutan
tersebut adalah…….(25°)
a. 0,001 dan 10−10 d. 0,01 dan 𝟏𝟎−𝟏𝟐
b. 0,01 dan 10−11 e. 0,001 dan 10−11
c. 0,001 dan 10−10
(Unggul Sudarmo,2006, Kimia Untuk SMA Kelas XI : Phißeta,halaman142)
Pembahasan :
NaOH(aq) → Na+(aq) + OH−(aq)
0,01 M 0,01 M
[OH−] = 0,01 M
Kw = [H+] [OH−]
10−14 = [H+] [0,01]
[H+] = 𝟏𝟎−𝟏𝟐 𝐌

40. Terdapat 600 mL larutan NH4OH(aq) 0,01 M. Diketahui Kb NH4OH = 1,8 × 10−5 ,
konsentrasi OH− dan α nya adalah……
a. 4,24 × 10−2 dan 4,24 × 10−4 d. 4,42 × 10−2 dan 4,42 × 10−4
b. 𝟒, 𝟐𝟒 × 𝟏𝟎−𝟒 dan 𝟒, 𝟐𝟒 × 𝟏𝟎−𝟐 e. 4,44 × 10−2 dan 4,44 × 10−4
c. 2,24 × 10−4 dan 2,24 × 10−2
(Nana Sutresna,2007, Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XI :Grafindo, halaman 184)
Pembahasan :
[OH-] = √𝐾𝑏 × 𝑀𝑏
= √ 1,8 × 10−5 × 0,01
= 4,24 × 10−4
[𝐻 + ] 4,24×10−4
α= =
𝑀𝑎 0,01
= 4,24 × 10−2
Jadi, [H+] = 𝟒, 𝟐𝟒 × 𝟏𝟎−𝟒 dan α = 𝟒, 𝟐𝟒 × 𝟏𝟎−𝟐

41. Derajat keasaman (pH) asam etanoat 0,02 M ( Ka = 2 × 10−5 ) adalah……


a. 2 − log 3,5 d. 3,5 + log 2
b. 3,5 − log 2 e. 7 − log 4
c. 3,5 − log 4
(Nana Sutresna,2007, Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XI : Grafindo, halaman 187)
Pembahasan :
[H+] = √𝐾𝑎 × 𝑀𝑎
= √ 2 × 10−5 × 0,02
= √ 4 × 10−7 = 2 × 10−3,5
pH = − log [H+]
= − log 2 × 10−3,5
= 3,5 − log 2

42. Jika 100 mL lautan HCl 0,01 M dan 100 mL larutan NaOH 0,1 M dicampurkan, maka
jumlah garam NaCl (Mr = 58,5) yang terbentuk adalah…..
a. 58,5 mg d. 55,5 mg
b. 57,5 mg e. 585 mg
c. 56,5 mg
(Nana Sutresna,2007, Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XI : Grafindo, halaman 187)
Pembahasan :
Jumlah mmol NaCl = jumlah mmol HCl
= jumlah mmol NaOH = 10 mmol
Massa NaCl = jumlah mmol NaCl × Mr NaCl
= 10 mmol × 58,5 mg mmol−1 = 585 mg

43. Jika 100 mL larutan BOH 0,1 M memiliki konsentrasi ion OH− yang sama dengan
konsentrasi ion OH− dalam 50 mL larutan NaOH 0,001 M, nilai Kb BOH nya adalah…..
a. 𝟏𝟎−𝟓 d. 10−2
b. 10−4 e. 10−6
c. 10−3
(Nana Sutresna,2007, Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XI : Grafindo, halaman 184)
Pembahasan :
[OH− ] dari NaOH = [OH− ] = 0,001 = 10−3 M
[OH− ] dari BOH = [OH− ] dari NaOH = 10−3 M
[OH− ] = √𝐾𝑏 × 𝑀𝑏
10−3 M = √𝐾𝑏 × 0,1 𝑀
10−6 M = K b × 0,1 M
10−6 𝑀
Jadi, 𝐾𝑏 = = 𝟏𝟎−𝟓
0,1 𝑀
44. larutan asam asetat 0,1 M (Ka = 1,7 × 10−5) , maka pH larutan tersebut adalah ……
a. 3− 𝐥𝐨𝐠 𝟏, 𝟑 d. 6 − log 1,3
b. 4 − log 1,3 e. 7 − log 1,3
c. 5 − log 1,3
(Unggul Sudarmo,2006, Kimia Untuk SMA Kelas XI : Phißeta,halaman142)
Pembahasan :
[H+] = √𝐾𝑎 × 𝑀𝑎
= √ 1,7 × 10−5 × 0,1
= 1,3 × 10−3 M
pH = − log [H+]
= − log 1,3 × 10−3 M
= 3 − log 1,3

45. Pada suatu larutan tertentu yang mengandung 10−2 M ion OH− ,konsentrasi ion H+
larutan tersebut adalah…..
a. 10−9 d. 𝟏𝟎−𝟏𝟐
b. 10−10 e. 10−13
c. 10−11
(Nana Sutresna,2007, Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XI : Grafindo, halaman 185)
Pembahasan :
𝐾𝑤 10−14 M
[H+] = =
[𝑂𝐻 − ] 10−2 M
= 10−12 M