Anda di halaman 1dari 5

NAMA : ADI RIADI

NIM : 1701035135

Review Annual Report : Annual Report PT. Eka Sari Lorena Transport Tbk. 2018

1. Pengungkapan wajib (Mandatori) menurut OJK


1) Pengungkapan Ikhtisar Keuangan
Ikhtisar Data Keuangan Penting pada PT. Eka Sari Lorena Transport 2018
menampilkan seluruh informasi yang diwajibkan yakni informasi hasil
usaha perusahaan berupa penjualan atau pendapatan usaha, laba kotor,
laba usaha, total laba komprehensif dan laba per saham dan juga informasi
mengenai posisi keuangan perusahaan yang mencakup jumlah asset,
liabilitas, ekuitas dan modal kerja bersih. Ikhtisar Data Keuangan Penting
pada PT. Eka Sari Lorena Transport 2018 juga menampilkan 6 (enam) rasio
keuangan yang umum dan relevan dengan industri perusahaan seperti
Imbal Hasil atas Aset, Imbal Hasil atas Ekuitas, Imbal Hasil atas Penjualan
Neto, Rasio Lancar, Rasio Liabilitas terhadap Aset, dan Rasio Liabilitas
terhadap Ekuitas yang disajikan alam bentuk grafik serta tabel dalam 3
(tiga) tahun terkahir.
2) Informasi Saham
Informasi saham yang ditampilkan pada annual report PT. Eka Sari Lorena
Transport 2018 menampilkan seluruh informasi harga saham yang memuat
jumlah saham yang beredar, harga saham tertinggi, terendah, dan
penutupan dan Pergerakan Harga dan Volume Saham Tahun 2018 yang
disajikan dalam bentuk grafik serta tabel selama periode 2018, selain itu
diungkapkan juga struktur permodalan dan pemegang saham dalam
bentuk tabel
3) Laporan Dewan Komisaris
Pada bagian awal laporan dewan komisaris menjelaskan mengenai
pandangan Dewan Komisaris mengenai kinerja direksi seperti yang biasa
ditemukan pada laporan dewan komisaris pada umumnya, selain itu pada
laporan dewan komisaris juga mengungkapkan berbagai hal seperti
pendapatan usaha yang mengalami penurunan dari tahun 2017, tata kelola
perusahaan yang telah berjalan dengan baik, prinsip-prinsip yang
diterapkan dalam hal tanggungjawab sosial terhadap para konsumen atau
penumpang, serta penghargaan kepada dewan direksi dan seluruh
karyawan serta mitra usaha atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik.
4) Laporan Dewan Direksi
Pada laporan direksi mengungkapkan penurunan pada Pendapatan Usaha
Perseroan adalah pada usaha antar kota antar propinsi turun terbesar yaitu
8.3% dari Rp.90,407 miliar pada tahun 2017 menjadi Rp 82,863 miliar pada
tahun 2018. Disusul kemudian oleh penurunan Pendapatan Usaha segmen
Busway Transjakarta Koridor V dan Koridor VII yaitu sebesar 19.8 % dari Rp
12.737 miliar tahun 2017 menjadi Rp 10.211 miliar tahun 2018.
Pada laporan direksi annual report 2018 ini juga mengungkapkan mengenai
: Tata Kelola Perusahaan yang disini dikatakan bahwa perusahaan telah
menerapkan prinsip prinsip seperti transparansi dan tanggung jawab
dalam nilai-nilai perseroan, Tanggungjawab Sosial Perusahaan disini
diungkapkan bahwa sebagai perusahaan yang bergerak dibidang
transportasi selalu mengedepankan masalah kesehatan, keselamatan, dan
keamanan penumpang serta sudah melakukan tindakan pencegahan
terhadap adanya pencemaran lingkungan.
5) Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kinerja Keuangan
-Pendapatan Usaha. Pendapatan Usaha Perseroan sebesar Rp102,242
miliar pada tahun 2018, menurun 4,10% dari Rp106,619 miliar pada tahun
2017. Pendapatan segmen AKAP tercatat sebesar Rp82,863 miliar pada
tahun 2018, menurun 8,34% dibandingkan pada tahun 2017 sebesar
Rp90,407 miliar. Diketahui disini penyebab menurunnya pendapatan usaha
Perusahaan dikarenakan semakin ketatnya persaingan usaha antar moda
transportasi di antara sesama operator bus AKAP, antara operator bus
AKAP dengan moda transportasi penerbangan komersil.
-Beban Pendapatan langsung. Beban Pendapatan Langsung tahun 2018
sebesar Rp94,195miliar, menurun 11,32% dari Rp106,227 miliar pada
tahun 2017. Penurunan ini berhubungan dengan menurunnya pendapatan
usaha di tahun 2018
-Laba Bruto. Diungkapkan bahwa Laba Bruto sebesar Rp8,046 miliar pada
tahun 2018 yang meningkat signifikan sebesar 19,52% dibandingkan
sebesar Rp392 juta tahun 2017
-Beban Umum dan Administrasi. Diungkapkan bahwa Beban Umum dan
Administrasi sebesar Rp39,825miliar, meningkat 2,35% dari Rp38,910
miliar pada tahun 2017. Serta diungkapkan juga bahwa kontribusi terbesar
pada beban umum dan administrasi ini berasal dari Gaji, upah dan
tunjangan.
-Laba. Diungkapkan bahwa laba 2018 mengalami penurunan sebesar
23,89% menjadi rugi sebesar Rp. 28.326 miliar dari rugi Rp. 37.220 miliar
tahun 2017. Untuk laba bersih diungkapkan disini mengalami kenaikan
sebesar 22,37% dari rugi Rp. 38.483 miliar 2017 menjadi rugi Rp. 29.874
miliar pada 2018.
Laporan Posisi Keuangan
-Aset. Aset lancar PT. Eka Sari Lorena Transport pada 2018 sebesar
Rp.33.278 miliar, menurun 15,27% dari Rp39,276 miliar pada tahun 2017.
Sementara aset tidak lancar Perseroan tahun 2018 adalah Rp278,781 miliar
yang meningkat 27,99% dari Rp217,801 miliar pada tahun 2017.
Jumlah Aset 2018 sebesar Rp312,059 miliar, meningkat sebesar 21,38%
dibandingkan tahun 2017 yang sebesar Rp257,078 miliar.
-Liabilitas. Jumlah Liabilitas Jangka Pendek tahun 2018 tercatat sebesar
Rp20,166 miliar menurun sebesar 28,44% dari Rp28,184 tahun 2017.
Sementara Jumlah Liabilitas Jangka Panjang mengalami kenaikan 40,18%
dari Rp17,012 miliar (2017) menjadi Rp23,848 miliar (2018).
-Ekuitas. Total Ekuitas Perseroan tahun 2018 meningkat signifikan sebesar
Rp56,163 miliar atau 26,50% menjadi Rp268,044 miliar dibandingkan
Rp211,881 miliar (2017).
-Laporan Arus Kas. Diungkapkan pada tanggal 31 desember 2018 Kas dan
Setara Kas sebesar Rp16,884 miliar turun 3,78% dibandingkan Rp17,548
miliar per 31 Desember 2017. Selain yang telah disebutkan diatas pada
annual report 2018 ini juga disajikan data-data seperti berikut ; Rasio-rasio
Keunangan, Struktur Permodalan, Kebijakan Dividen, Program Alokasi
Saham Karyawan, Realisasi Pendapatan dan Laba Rugi, Prospek Usaha
Perseroan, Pemasaran, dan Perubahan peraturan perundang-undangan
yang berpengaruh signifikan terhadap perusahaan dan dampaknya
terhadap laporan keuangan.
6) Tanggungjawab Sosial
Disini diungkapkan bahwa Tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang
dilakukan sepanjang tahun buku 2018 meliputi aspek pengelolaan
lingkungan hidup, ketenagakerjaan, pengembangan sosial dan
kemasyarakatan serta perlindungan terhadap konsumen
-Tanggungjawab Terhadap Lingkungan Hidup. Sebagai Perusahaan yang
bergerak di bidang industri transportasi perseroan sadar bahwa ada
kemungkinan dimana terjadinya pencemaran lingkungan yang disebabkan
oleh jalannya aktivitas perusahaan. Untuk mengatasi hal ini Perseroan
telah menerapkan sistem pengelolaan lingkungan dan senantiasa
melakukan pemantauan lingkungan secara berkala.
-Limbah. Untuk pengurusan limbah disini saya lihat sudah dilakukan
dengan sangat baik. Dapat dilihat bahwa disini perusahaan sangat
mengutamakan kebersihan. Selain itu sebagai bentuk dari peduli
lingkungan oleh perusahaan, perusahaan telah membangun ruang terbuka
hijau baik berupa tanaman atau jalur hijau-Tanggungjawab Terhadap
Konsumen. Untuk bagian kesehatan disini diungkapkan bahwa mereka
sangat menjaga aspek kesehatan dengan baik dan selalu dilakukan
pengecekan seperti memeriksa kondisi AC secara rutin agar tidak berbau
dan nyaman bagi penumpang.
Keselamatan penumpang juga sangat diperhatikan. Selain kru (pengemudi
dan kenek) yang handal dan berpengalaman, di dalam setiap bus juga
disediakan alat pemukul kaca yang sewaktu-waktu dapat digunakan
penumpang untuk memecahkan kaca bus apabila terjadi keadaan darurat.
Keamanan dan Kenyamanan juga diungkapkan dalam annual report 2018
ini yang menurut saya juga penting untuk diungkapkan sebagai bentuk
kepastian bagi para pengguna jasa transportasi tersebut untuk memilih
jasa mereka.
7) Laporan Keuangan Tahunan yang telah diaudit
Pada annual report PT Eka Sari Lorena Transport tahun 2018 ini menurut
saya sudah baik karena juga sudah memuat laporan auditor indepanden
yang menyatakan bahwa laporan keuangan dari perusahaan telah diaudit.
Selain itu pada laporan ini audior independen juga mengungkapkan bahwa
menurut opini mereka laoran keuangan yang terlampir menyajikan data
secara wajar serta kinerja keuangan dan arus kas untuk tahun 2018 ini
sudah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.