Anda di halaman 1dari 5

Nama : Adi Riadi

Kelas : XI Akuntansi 1

Soal pilihan ganda Bab 9

1. Pada tahun 1960 – 1970, Almond mengembangkan konsep budaya politik bersama sidney
verba yang menghasilkan . . .
a. The civic culture
b. Comparative politics
c. Developmental approach
d. Budaya politik
e. Pola budaya politik

2. Bahwa budaya politik merupakan kumpulan pengetahuan yang membentuk pola tingkah
laku terhadap dan sistem politik dari suatu masyarakat disimpulkan oleh . . .
a. Almond
b. Sidney verba
c. Jack C.Plano
d. Pakar politik Indonesia
e. Kelompok masyarakat

3. - Orientasi masyarakat terhadap sistem politik dan pemerintah


- Menekankan pada domensi psikologis da bersifat subjektif
- Akan membentuk sikap dan perilaku politik yang khas sesuai dengan budaya politik yang
melekat
Data diatas merupakan . . .
a. Pengertian budaya politik
b. Unsur – unsur yang membangun budaya politik
c. Fungsi budaya politik
d. Tujuan budaya politik
e. Pola – pola budaya politik

4. Budaya politik dalam buku yang berjudul sistem politik Indonesia dibagi kedalam tiga tipe
yaitu :
a. Budaya politik parokial, Subbjek ( Kaula ), dan Partisipan
b. Budaya politik parokial, Political culture, Partisipan
c. Partisipan, Political culture, Subjek ( Kaula )
d. Partisipan, Budaya politik parokial, Davies
e. Budaya politik parokial, Subjek ( Kaula ), Political culture

5. Dengan kata lain, budaya politik merupakan faktor yang mempengaruhi pola pengambilan
keputusan-keputusan politik baik oleh masyarakat ataupun oleh pemerintah adalah
pengertian dari . . .
a. Politik Indonesia Merdeka
b. politik budaya-budaya
c. Menurut Jack budaya politik
d. Budaya politik
e. Budaya politik menurut almond

6. Jack C. Plano menyimpulkan bahwa budaya politik merupakan kumpulan pengetahuan yang
membentuk pola tingkah laku terhadap pemerintah dan sistem politik dari suatu
masyarakat dalam bukunya . . .
a. Kamus Analisa Politik (1994:165)
b. Kamus Analisa Politik (1994:166)
c. Kamus Analisa Politik (1995:166)
d. Kamus Analisa Politik (1994:176)
e. Kamus Analisa Politik (1994:169)

7. Yang bukan termasuk tipe budaya politik . . .


a. Budaya politik subjek
b. Budaya politik objek
c. Budaya politik parokial
d. Budaya politik subjek dan parochial
e. Budaya politik partisipan

8. Budaya politik campuran menurut Almond dan Verba, terdiri dari tiga bentuk, kecuali . . .
a. Budaya politik subjek-parokial
b. Budaya politik subjek-partisipan
c. Budaya politik parokial-partisipan
d. Budaya politik subjek-cultural
e. Budaya politik parokial-partisipan

9. Berikut nama lain dari budaya politik partisipan, yaitu . . .


a. Participant political culture
b. Culture participant political
c. Subject political culture
d. Parochial political culture
e. Political participant

10. Orientasi ini menyangkut ikatan emosional yang dimiliki oleh individu terhadap sistem
politiknya, bersifat . . .
a. Afektif
b. Efektif
c. Kognitif
d. Evaluatif
e. Konektifis

11. Michael Rush dan Phillip Althoff dalam bukunya yang berjudul Pengantar Sosiologi Politik
(2003:25), mengatakan bahwa sosialisasi politik adalah . . .
a. Merupakan cerminan dari kesadaran politik suatu masyarakat terhadap sistem politik
yang sedang berlaku
b. Proses bagaimana memperkenalkan sistem politik pada seseorang dan
bagaimana orang tersebut menentukan tanggapan serta reaksi-reaksinya
terhadap gejala-gejala politik
c. Proses bagaimana memperkenalkan sistem politik
d. Merupakan keinsyafan setiap individu atau masyarakat
e. Proses pemahaman tentang politik

12. M.Taopan dalam tulisannya yang berjudul Kesadaran Politik (2011) menyatakan bahwa
kesadaran politik adalah . . .
a. Merupakan proses batin yang menampakan keinsyafan dari setiap warga negara
akan pentingnya urusan kenegaraan dalam kehidupan bernegara.
b. Merupakan cerminan dari kesadaran politik suatu masyarakat terhadap sistem politik
yang sedang berlaku
c. Proses bagaimana memperkenalkan sistem politik
d. Proses penanaman nilai-nilai politik
e. Merupakan keinsyafan setiap individu atau masyarakat

13. Menurut Pasal 1 angka 1 Undang-Undang RI Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan atas
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik menegaskan bahwa partai
politik adalah . . .
a. Komunikasi politik
b. Sosialisasi politik
c. Merupakan cerminan dari kesadaran politik suatu masyarakat terhadap sistem politik
yang sedang berlaku
d. Proses pembelajaran baik secara formal (di sekolah), informal (pendidikan di keluarga)
maupun dalam bentuk nonformal (diskusi-diskusi kelompok
e. Organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga negara
Indonesia secara sukarela atas berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945

14. Apa yang di maksud tentang imitasi . . .


a. Proses pembelajaran baik secara formal (di sekolah), informal (pendidikan di keluarga)
maupun dalam bentuk nonformal (diskusi-diskusi kelompok
b. Proses sosialisasi melalui peniruan terhadap perilaku yang ditampilkan individu-
individu lain, dan merupakan hal yang amat penting dalam sosialisasi pada masa
kanak-kanak
c. Proses sosialisasi yang dikaitkan dengan pengalaman individu pada umumnya yang
secara langsung mendorong dirinya untuk belajar
d. Merupakan cerminan dari kesadaran politik suatu masyarakat terhadap sistem politik
yang sedang berlaku
e. Merupakan keinsyafan setiap individu atau masyarakat

15. Pasal 11 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik disebutkan
bahwa Partai Politik berfungsi sebagai sarana, kecuali . . .
a. Pendidikan politik bagi anggota dan masyarakat luas agar menjadi warga negara
Indonesia yang sadar akan hak dan kewajibannya
b. Penciptaan iklim yang kondusif bagi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia untuk
kesejahteraan masyarakat
c. Penyerap, penghimpun, dan penyalur aspirasi politik masyarakat dalam merumuskan
dan menetapkan kebijakan negara
d. Partisipasi politik warga negara Indonesia
e. Sebagai cerminan berpolitik

16. Miriam Budiardjo dalam bukunya yang berjudul Dasar-dasar Ilmu Politik (2008:405 - 409)
menyatakan bahwa secara umum partai politik mempunyai fungsi sebagai sarana kecuali . . .
a. Komunikasi politik
b. Sosialisasi politik
c. Rekruitmen politik
d. Pengatur konflik
e. Demonstrasi

17. Yang dimaksud dengan partisipasi politik adalah . . .


a. Keterlibatan seseorang/sekelompok orang dalam suatu kegiatan politik.
b. Keselarasan dalam membentuk partai politik
c. Melakukan kegiatan dalam partai masing masing
d. Melaksanakan dengan baik dalam berorganisasi
e. Kegiatan yang dilakukan oleh warga negara baik secara individu maupun kolektif,
atas dasar keinginan sendiri maupun dorongan dari pihak lain yang tujuannya
untuk mempengaruhi keputusan politik yang akan diambil oleh pemerintah

18. Partisipasi politik secara umum berarti . . .


a. Keterlibatan seseorang/sekelompok orang dalam suatu kegiatan politik.
b. Keselarasan dalam membentuk partai politik
c. Melakukan kegiatan dalam partai masing masing
d. Melaksanakan dengan baik dalam berorganisasi
e. Ketidak ikut sertakan anggota dalam melaksanakan kegiatan
19. Huntington dan Joan M. Nelson dalam bukunya yang berjudul Partisipasi Politik; Tak Ada
Pilihan Mudah (1984) berhasil mengidentifikasi empat bentuk partisipasi politik yaitu salah
satunya adalah mencari koneksi, yang di mkasud mencari koneksi adalah . . .
a. Yaitu upaya untuk mempengaruhi proses pengambilan keputusan yang dilakukan
pemerintah
b. Yaitu tindakan perorangan yang ditujukan terhadap pejabat-pejabat pemerintah
dan biasanya dengan maksud memperoleh manfaat yang hanya dirasakan oleh
satu orang atau beberapa orang saja
c. Partisipasi sebagai anggota atau pejabat dalam suatu organisasi
d. Menampilkan peran aktif dalam kehidupan politik
e. Yaitu upaya-upaya perorangan atau kelompok untuk menghubungi pejabat-pejabat
pemerintah dan pemimpin-pemimpin politik

20. Huntington dan Joan M. Nelson dalam bukunya yang berjudul Partisipasi Politik; Tak Ada
Pilihan Mudah (1984) berhasil mengidentifikasi empat bentuk partisipasi politik yaitu salah
satunya . . .
a. Kegiatan pemilihan
b. Mencari anggota
c. Melakukan partispasi
d. Mencari objektif politik
e. Mencari kegiatan