Anda di halaman 1dari 3

MANAJEMEN STRATEJIK DAN KEPEMIMPINAN

LIMA STRATEGI KOMPETITIF GENERIK

OLEH KELOMPOK 6:

I Gede Agus Dicky Surya B. (1907611021/16)

Ni Putu Eka Kartika Putri (1907611022/17)

Ida Bagus Putu Pramana Putra (1907611023/18)

PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS UDAYANA

2020
Terdapat beberapa pendekatan dasar untuk menjalankan persaingan yang berhasil
serta untuk mendapatkan keunggulan kompetitif terhadap pesaing, namun bagaimana
juga hal tersebut pasti akan melibatkan kapasitas perusahaan untuk memberikan nilai
tambah bagi pelanggan dibandingkan dengan pesaing. Nilai yang unggul dapat berarti
produk yang baik dengan harga yang terjangkau, produk yang berkualitas tinggi layaknya
dihargai mahal, atau penawaran terbaik yang mewakili kombinasi yang menarik meliputi
harga, fitur, kualitas, layanan dan lainnya.

Lima Strategi Kompetitif Generik


Strategi generik dibedakan sesuai dengan keunggulan bersaing yang dimiliki dan
target pasar yang dituju, antara lain:
1. Strategi Keunggulan Biaya Rendah
Pada strategi ini, perusahaan berusaha untuk mencapai kemampuan biaya
produksi dan distribusi yang paling rendah, sehingga dapat memberikan harga produk
yang lebih rendah dari pesaing dan memenangkan persaingan dalam pangsa pasar.
Ada 2 cara utama untuk mencapai keunggulan biaya, yakni : (1) manajemen
aktifitas mata rantai nilai berbiaya rendah (2) memperbaiki sistem mata rantai nilai untuk
menurunkan biaya.
2. Strategi Diferensiasi
Pada strategi ini, perusahaan memusatkan pada usahanya dalam menciptakan ciri
produk yang khas serta dalam program pemasaran, sehingga dapat memenangkan
persaingan persaingan dngan membuat citra yang khas pada konsumen.
Diferensiasi yang berhasil akan mengarahkan perusahaan untuk melakukan salah
satu atau beberapa tindakan, seperti (1) mematok harga yang tinggi untuk produk
premiumnya (2) meningkatkan penjualan unit.
3. Strategi Fokus
Pada strategi ini, perusahaan memusatkan usahanya untuk melayani sebagian
kecil segmen pasar dan tidak melayani pasar secara luas. Usaha ini dilakukan dengan
mengenali secara detail pasar-pasar yang dituju dan menerapkan keunggulan biaya
menyeluruh atau diferensiasi pada segmen kecil tersebut. Strategi ini akan berhasil jika
perusahaan memiliki kompetensi inti yang dibutuhkan untuk memberikan nilai bagi suatu
kelompok konsumen lebih dari nilai yang diberikan oleh perusahaan yang melayani
konsumen tertentu di seluruh industri.
4. Strategi Penyedia Biaya Terbalik
Pada strategi ini, perusahaan mengejar keunggulan biaya rendah serta keunggulan
diferensial, serta antara menarik minat pasar yang lebih luas dan pasar yang lebih
terfokus. Melalui cara tersebut akan memberikan peluang bagi perusahaan untuk
mengejar pembeli yang sensitif terhadap nilai-nilai produk dimana jumlah mereka sangat
banyak dan berupaya mencari produk dengan kualitas tinggi, namun dengan harga yang
ekonomis.
5. Fitur-fitur yang Kontras antara ke lima Strategi Kompetitif Generik : Sebuah
Ringkasan
Fitur-fitur pembeda dari ke lima strategi kompetitif generik berdasarkan 7
komponen, yakni :
1. Target stratejik
2. Basis strategi bersaing
3. Jajaran produk
4. Penekanan pada produksi
5. Penekanan pada pemasaran
6. Kunci-kunci untuk mempertahankan strategi
7. Sumber daya serta kemampuan yang dipersyaratkan

Strategi-strategi yang berhasil adalah yang berbasis pada sumber daya,


bahwasanya untuk memastikan tingkat keberhasilan strategi bersaing, maka perusahaan
harus mempersiapkan serangkaian sumberdaya, pengetahuan dan teknologi serta
kemampuan-kemampuan yang kompetitif lebih baik daripada pesaing.