Anda di halaman 1dari 6

PROPOSAL INOVASI LAYANAN

PATEN
“PELAYANAN PRIMA DAN TERUKUR DENGAN
KOMITMEN 0 (NOL) RUPIAH DI SUB BAGIAN UMUM
DAN KEPEGAWAIAN DINAS PENDIDIKAN PEMUDA
DAN OLAHRAGA KABUPATEN PANGANDARAN”

DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA


KABUPATEN PANGANDARAN
JALAN KARANGSARI RT 06 RW 03 DESA PANANJUNG KECAMATAN
PANGANDARAN KABUPATEN PANGANDARAN Kode Pos 46396 Tlp./Faks. (0265) 633186
WebSite: http://www.disdikbudpora-pnd.org Email: sekretariat@disdikbudpora.pangandarankab.go.id
A. LATAR BELAKANG

Organisasi secara umum dapat diartikan sebagai sekumpulan orang yang


bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama (J.R. Schermehorn). Menurut
jenisnya organisasi dibedakan menjadi:

1. Organisasi profit
Suatu organisasi yang mempunyai tujuan untuk mendapatkan profit/laba.
Biasanya merupakan perusahaan besar seperti perusahaan manufaktur, bank
umum, perusahaan asuransi, perusahaan ritel dan lain-lain, perusahaan kecil,
koperasi dan perusahaan multinasional yang berorientasi pada laba.
2. Organisasi Nonprofit/Nirlaba
Organisasi yang mempunyai tujuan tidak untuk mendapatkan profit/laba.
Seperti pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah kota, lembaga
pendidikan negeri dan yayasan sosial.
Pemerintah termasuk dalam jenis organisasi nonprofit yang bisa diartikan
sebagai orang atau sekelompok orang yang memiliki kekuasaan untuk
memerintah, atau lebih sederhana lagi diartikan sebagai orang atau sekelompok
orang yang memberikan perintah. Ada pula yang mendefinisikan sebagai
sekumpulan orang-orang yang mengelola kewenangan-kewenangan,
melaksanakan kepemimpinan dan koordinasi pemerintahan serta pembangunan
masyarakat dari lembaga-lembaga dimana mereka ditempatkan.
Dalam ilmu pemerintahan dikenal adanya dua definisi pemerintah yakni
dalam arti sempit dan arti luas, dalam arti luas pemerintah didefinisikan sebagai
suatu bentuk organisasi yang bekerja dengan tugas menjalankan suatu sistem
pemerintahan, sedangkan dalam arti sempit didefinisikan sebagai Suatu badan
persekumpulan yang memiliki kebijakan tersendiri untuk mengelola, memanage,
serta mengatur jalannya suatu sistem pemerintahan.
Pelayanan prima adalah salah satu usaha yang dilakukan perusahaan untuk
melayani pembeli (pelanggan) dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat
memberikan kepuasan kepada pelanggan dan memenuhi kebutuhan serta
keinginan pelanggan, baik yang berupa produk barang atau jasa.
Secara etimologi, pelayanan bisa diartikan sebagai usaha melayani kebutuhan
orang lain. Pada dasarnya melayani adalah kegiatan yang bersifat tidak berwujud
yang ditawarkan kepada konsumen atau pelanggan yang dilayani. Karakteristik
melayani dinyatakan sebagai berikut:
1. Sifatnya tidak bisa diraba, berlawanan sifatnya dengan produk barang jadi
yang berwujud.
2. Merupakan tindakan nyata.
3. Kegiatan produksi dan konsumsi tidak dapat dipisahkan secara nyata.
Di sektor publik ada tiga fungsi pelayanan yang dilakukan pemerintah,
yakni: environmental service, development service, dan protective service. Pelayanan
oleh pemerintah dibedakan berdasarkan siapa yang menerima layanan tersebut,
apakah pihak individu atau pihak kelompok. Kemudian konsep barang layanan
terdiri dari barang privat (private goods) dan barang layanan kolektif (public goods).
Pelayanan prima adalah suatu pola layanan terbaik dalam manajemen modern
yang mengutamakan kepedulian terhadap pelanggan. Layanan prima di dalam
dunia bisnis disebut juga sebagai excellent service. Excellent service, customer service,
dan customer care pada dasarnya adalah sama, hanya berbeda pada konsep
pendekatannya saja. Namun yang paling penting dalam memberikan pelayanan
kepada pelanggan, minimal harus ada tiga hal pokok, yakni: peduli pada
pelanggan, melayani dengan tindakan terbaik, dan memuaskan pelanggan
dengan berorientasi pada standar layanan tertentu. Jadi, keberhasilan program
pelayanan prima tergantung pada penyelarasan kemampuan, sikap, penampilan,
perhatian, tindakan, dan tanggungjawab dalam pelaksanaannya.
Sederhananya, pelayanan prima (excellent service) adalah pelayanan yang
memenuhi standar kualitas yang sesuai dengan harapan dan kepuasan
pelanggan. Sehingga dalam pelayanan prima terdapat dua elemen penting yang
saling berkaitan yaitu pelayanan dan kualitas. Kualitas pelayanan sendiri
memiliki beberapa definisi yang dikemukakan oleh beberapa ahli. Namun dari
beberapa definisi yang dikemukakan, terdapat beberapa kesamaan, yakni:
 Kualitas merupakan usaha untuk memenuhi harapan pelanggan
 Kualitas merupakan kondisi mutu yang setiap saat mengalami perubahan
 Kualitas mencakup proses, produk, barang, jasa, manusia, dan lingkungan
 Kualitas merupakan suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan
proses, produk, barang, jasa, manusia, dan lingkungan, yang memenuhi
harapan
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga merupakan salah satu lembaga
pemerintah yang ada di Kabupaten Pangandaran yang tugas pokoknya adalah
memberikan pelayanan di bidang Pendidikan, Pemuda dan Olahraga. Dimana
organisasi pemerintah ini terdiri dari 4 (empat) bidang dan 1 (satu) sekretariat
yang masing-masing memiliki tugas pokok dan fungsi yang berbeda tetapi
dengan tujuan yang sama yaitu memberikan layanan terbaik/prima ketika melayani
konsumen (pegawai) baik itu internal maupun eksternal.

B. TUJUAN KEGIATAN
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat dari Sekretariat Daerah
kabupaten Pangandaran nomor 060/753-Org.3/2018 tanggal 4 September
2018. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengikuti Lomba Inovasi
Pelayanan Publik dalam rangka Milangkala Kabupaten Pangandaran ke-6.

C. NAMA SERTA TEMA KEGIATAN


1. Nama kegiatan
INOVASI PELAYANAN PRIMA
2. Tema kegiatan
PELAYANAN PRIMA DAN TERUKUR DENGAN KOMITMEN WAJIB
HUKUMNYA 0 (NOL) RUPIAH DI SUB BAGIAN UMUM DAN
KEPEGAWAIAN DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
KABUPATEN PANGANDARAN

D. INOVASI PELAYANAN YANG DILAKUKAN


Pelayanan Prima Dan Terukur Dengan Komitmen Wajib Hukumnya 0
(Nol) Rupiah Di Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten
Pangandaran merupakan tema yang diambil dalam kegiatan kali ini, hal ini
didasari dengan komitmen dinas yang ingin memberikan layanan terbaik
tanpa merugikan pihak-pihak terkait sekaligus untuk mematahkan persepsi
yang selama ini telah berkembang di masyarakat. Contohnya untuk
mengajukan kenaikan pangkat yang merupakan hak dari pegawai selama ini
erat sekali kaitannya dengan besaran uang yang harus dikeluarkan oleh
pegawai untuk mempercepat atau memperlancar proses penerbitan SK.
Contoh lain ketika seseorang akan pensiun maka yang bersangkutan harus
menyetorkan uang dengan jumlah tertentu sesuai dengan pangkat dan
golongannya hal ini tentunya menjadi lahan yang amat menggiurkan dan
berpotensi untuk terjadinya praktek KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).
Hal ini tentu sangat merugikan terutama bagi pegawai terkait karena
tanpa adanya aturan yang jelas dan baku mereka harus menyerahkan sejumlah
uang yang belum jelas juga peruntukannya dan pertanggungjawabannya.
Untuk menghindari keadaan ini pemerintah pusatpun sudah membentuk
sebuah lembaga yang khusus menangani keluhan masyarakat yang
merupakan korban maladministrasi publik yang disebut Ombudsman.
Ombudsman bekerja sama dengan tim saber pungli dalam melayani
aduan masyarakat yang mendapatkan pelayanan yang kurang baik/buruk.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran
sangat mendukung dengan program Tim Saber Pungli guna menghapuskan
kegiatan-kegiatan yang rentan dengan KKN tersebut sehingga untuk setiap
kegiatan betul-betul bersih tidak merugikan pihak manapun.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan
Olahraga Kabupaten Pangandaran terkait dengan maraknya pungutan liar
yaitu dengan menekankan dan mewajibkan setiap kegiatan yang ada untuk
tidak melakukan pungutan sekecil apapun alias nol rupiah.
Untuk pelayanan yang dilakukan dalam inovasi kali ini adalah :
1. Standar operational prosedur untuk layanan umum
2. Standar operational prosedur untuk layanan kepegawaian
E. KESIMPULAN
Pelayanan prima adalah suatu pola layanan terbaik dalam manajemen
modern yang mengutamakan kepedulian terhadap pelanggan. Sederhananya,
pelayanan prima (excellent service) adalah pelayanan yang memenuhi standar
kualitas yang sesuai dengan harapan dan kepuasan pelanggan.
Terpenuhinya harapan dan terpuaskannya pelanggan dapat dilihat dari
baiknya respon yang diperoleh oleh lembaga terhadap pelayanan yang
diberikan.
Dalam memenuhi harapan dan memuaskan pelanggan di sub bagian
Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten
Pangandaran yaitu dengan tidak adanya pungutan dalam pelayanan apapun
alias 0 (nol) rupiah.
Pelayanan diberikan sesuai dengan Standar Operational Procedur (SOP)
yang ada tanpa diembel-embeli oleh nominal yang harus dikeluarkan.