Anda di halaman 1dari 35

mg/L.

Pasien tersebut akan mendapatkan insulin


Farmakologi dengan kerja cepat. Di bawah ini, manakan yang
termasuk insulin kerja cepat?
1. Wanita umur 30 tahun hamil bulan ke-5 datang
a. Insulin detemir
ke dokter kandungan. Hasil pemeriksaaan gula
b. Insulin glargine
darah adalah 6 DS = 280 mg/dl. Dokter
c. Insulin NPH
merekomendasikan untuk penurun gula darah.
d. Insulin lispro
Apakah obat yang direkomendasikan oleh
e. Insulin crystal zinc
dokter untuk pasien ?
a. Glibenklamid 6. Seorang wanita 27 tahun sedang hamil trimester
b. Insulin pertama. Ia mengeluh demam, mual, muntah
c. Akarbosa setelah dicek uji mikroba hasil mikroba E.coli
d. Pioglitazon tinggi. Obat yang sesuai untuk wanita tersebut
e. Metformin adalah ?
a. Doksisiklin
2. Seorang pasien TB sedang mendapatkan terapi
b. Kotrimoksazol
antibiotik, setelah itu pasien mengeluh
c. Sefadroksil
gangguan pendengaran, antibiotik apa yang
d. Tetrasiklin
dapat mempengaruhi gangguan pendengaran
e. Eritromicin
tersebut ?
a. Etambutol
7. Laki-laki (70 tahun) memiliki gangguan fungsi
b. Streptomysin
hati dan mengeluh nyeri pada sendinya. Obat
c. Rifampicin
yang memiliki kontraindikasi dengan penyakit
d. Isoniazid
tersebut adalah..
e. Pirazinamid
a. Paracetamol
b. Meloksikam
3. Pasien 50 tahun memiliki tekanan darah 150/90
c. Natrium diklofenak
mmHg. Pasien memiliki riwayat diabetes
d. Ibuprofen
mellitus. Obat apa yang tepat diberikan?
e. Asetosal
a. Amlodipine
8. Wanita hamil yang baru berumur 10 minggu,
b. Propranolol
sedang menderita TBC. Obat antiTBC yang
c. Kaptopril
memiliki kontraindikasi dengan ibu hamil
d. Furosemide
tersebut adalah .......
e. Hidroklortiazide
a. Streptomicin
4. Laki-laki usia 50 tahun keluhan sesak nafas b. Ethambutol
mempunyai riwayat hipertensi. Obat c. Isoniazid
antihipertensi yang dikontraindikasikan adalah ? d. Rifampisin
a. Captopril e. Pyrazinamide
b. Propanolol
c. Nifedipin 9. Seorang wanita yang sedang hamil 11 minggu
d. Metildopa mengeluhkan migrain. Obat yang
e. Furosemid kontraindikasi untuk wanita tersebut adalah ?
5. Pasien laki-laki, usia 72 tahun, TB 168 cm, BB a. PCT
68 kg, data GDP 420 mg/L sedangkan GDS 230 b. Ibuprofen

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
c. Asam mefenamat
d. Indometasin 14. Efek samping dari obat hipertensi apakah
e. Aspirin yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi ?
10. Laki-laki hepatitis B selama 8 Tahun, a. Hidroklortiazid
mengalami gagal ginjal. Obat antivirus yang b. Captopril
dikontraindikasikan adalah ? c. Amlodipin
a. Interferon d. Spironolakton
b. Lamifudin e. Lisinopril
c. Adefovir 15. Seorang ibu hamil mengalami TBC. salah satu
d. Entecavir obat yang harus dihindari dalam pengobatan
e. Zidovudin TBC adalah ?
a. Etambutol
11. Seorang pasien perempuan dewasa telah b. Streptomisin
mendapatkan terapi obat TB selama 5 bulan. c. Pirazinamid
Dalam 3 hari belakangan ini pasien mengeluh d. Rifampisin
penglihatan yang kabur dan susah e. Isoniazid
membedakan warna. Apakah nama obat yang
dapat memberikan efek samping di atas ? 16. Seorang wanita sedang hamil dengan kadar
a. Etambutol glukosa darah tinggi, obat yang sesuai untuk
b. Rifampisin pasien tersebut adalah ?
c. Isoniazid a. Metformin
d. Streptomisin b. Insulin
e. Pirazinamid c. Glibenklamid
d. Glikazid
12. Seorang pasien laki laki 40 tahun, menderita e. Akarbose
hipertensi dan gagal jantung, obat
antihipertensi apakah yang dapat digunakan 17. Seorang pria 65 tahun mengeluh nyeri sendi,
untuk kasus tersebut ? didiagnosa dokter osteoartritis dan mempunyai
a. Atenolol riwayat tukak peptik. Obat apakah yang tepat
b. Enalapril untuk pasien tersebut ?
c. Furosemid a. Ketoprofen
d. Captopril b. Natrium Diklofenak
e. Amlodipin c. Kalium Diklofenak
d. Allopurinol
13. Anak berusia 4 tahun dengan berat badan 22 e. Deksametason
kg mengeluh demam, dan mengalami
dehidrasi ringan dan ternyata anak tersebut 18. Wanita berusia 27 tahun sedang hamil
mengalami demam tifoid Antibiotik apakah mengalami preeklamsia dan sakit kepala.
yang tepat bagi pasien tersebut ? Kemudian diberikan obat injeksi hidralazin
a. Siprofloxacin dan paracetamol. Apa kegunaan dari masing
b. Amoxcicillin masing obat tersebut?
c. Eritromisin a. Vasokontriksi dan analgetik
d. Kloramfenikol b. Vasodilatasi dan analgetik.
e. Seftriakson c. Diuretik dan antipiretik.
Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
d. Antihipertensi dan antipiretik. 23. Seorang pasien mendapatkan terapi INH,
e. Analgetik dan antipiretik Ethambutol, Rifampisin, Pyrazinamid dan
Vitamin B6. Setelah mengkonsumsi obat
19. Mekanisme kerja obat Esomeprasol adalah ? tersebut, pasien mengalami mual, muntah dan
a. Menghambat reseptor asetilkolin gejala neuritis perifer. Manakah obat yang
b. Menghambat reseptor gastrin mempunyai efek samping tersebut?
c. Menghambat pompa proton a. INH
d. Menghambat reseptor dopamin b. Ethambutol
d. Menghambat reseptor c. Rifampisin
d. Pyrazinamid
20. Seorang pasien laki-laki 56 tahun di diagnosis
e. Vitamin B6
BPH. TD pasien 160/ 100 mmHg. Pasien akan
menerima antihipertensi untuk tekanan darah 24. Seorang pasien laki – laki berumur 40 tahun
yg dideerritaanya. Dokter merekomendasi-kan menderita TBC, diberikan terapi obat
inhibitor 5 - α- reduktase. Obat yang termasuk rifampisin, Pyrazinamid, INH, Ethambutol dan
dalam golongan tersebut adalah… Vitamin B6. Apakah tujuan dari pemberian
a. Firasetid vitamin B6 tersebut?
b. Furosemid a. Mengurangi Efek samping dari Rifampicin
c. HCT b. Mengurangi Efek samping dari INH
d. Lisinopril c. Mengurangi Efek samping dari Pyrazinamid
e. Propanolol d. Mengurangi Efek samping dari Ethambutol
e. Mengurangi Efek samping dari Vitamin B6
21. Seorang Wanita berumur 35 tahun sedang
hamil 8 bulan, Pasien + HIV, Kadar 25. Fungsi NaOH dalam pengelolaan beta
pemeriksaaan Lab, Nilai CD4 = 200 sel/mm3. laktam adalah ?
Obat antivirus apakah yg kontraindikasi a. Memecah ikatan cincin beta laktam dan
terhadap pasien tersebut ? cincin thiazolidin
a. Efavirenz b. Memecah ikatan cincin beta laktam dan
b. Zidovudin cincin piridin
c. Stavudin c. Memecah ikatan cincin beta laktam dan
d. Lamivudin cincin iso piridin
e. Nivirapin d. Memecah ikatan cincin beta laktam dan
cincin quinolin
22. Seorang perempuan 42 tahun datang ke apotek
e. Memecah ikatan cincin beta laktam dan
dengan keluhan mual, kembung karena ada gas
cincin iso quinolin
di lambung, dan ada sedikit rasa perih di
lambung. Datang ke apotek untuk membeli 26. Pasien perempuan umur 40 tahun didiagnosa
obat, obat apakah yang direkomendasikan? penyakit kanker paru-paru, pasien akan diberi
a. H2 bloker kemoterapi metrotexat. Untuk mengatasi efek
b. Penghambat pompa proton samping metrotexat dibutuhkan terapi
c. Antimuskarinik supporting. Terapi supporting apa yang dapat
d. Antasida diberikan ?
e. Analog prostaglandin a. Asam folat
b. Tiamin
c. Piridoxin
Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
d. Fe c. Nalokson
e. Kalium d. Dipenhidramin
e. Metilprednisolon
27. Seorang pasien berusia 12 tahun mempunyai
keluhan sakit ketika menelan dan sakit 32. Ibu hamil 1 bulan, diketahui hasil lab positif
tenggorokan. Dokter meresepkan obat toksoplasmosis, obat yang sesuai adalah?
ciprofloksasin, termasuk obat apakah a. spiramycin
ciprofloksasin tersebut? b. pyrimethamine
a. Antibiotik c. azitromicin
b. Analgetik d. kloramfenikol
c. Antipiretik e. tetrasiklin
d. Antiinflamasi 33. Geriatri (60 tahun) didiagnosis hipertensi.
Memiliki riwayat DM sejak 10 tahun.
28. Seorang bapak mengeluh bersin bila terkena
Antihipertensi yang tepat sekaligus untuk
debu, juga disertai batuk. Apakah
mencegah diabetes neuropati adalah ….
penyebabnya?
a. ARB
a. Reaksi sensitifitas tipe 1
b. Beta Bloker
b. Reaksi sensitifitas tipe 2
c. ACE Inhibitor
c. Reaksi sensitifitas tipe 3
d. Diuretik
d. Reaksi sensitifitas tipe 4
e. Ca blocker
e. Reaksi sensitifitas tipe 1 dan 2
34. Seorang laki laki didiagnosa mengalami
29. Pria A, 57th, didianosa dokter menderita
hipertensi dengan td 155/80 mmHg. Dia
hioertensi dengan BP: 151/94 mmHg HR;71,
diberikan obat Kaptopril 2dd1. Informasi apa
BMI:28. Pasien sedang mengkonsumsi
yang diberikan terkait kaptoprilnya?
simfastatin untuk mengaasi koleterol. Hasil
a. Dimakan 1 jam setelah makan
lab: CR: 1.0; FPG: 104; K+: 4.5.
b. Dimakan 1 jam sebelum makan
Selain rekomendasi modifikasi gaya hidup.
c. Dimakan bersama makan
Terapi antihipertensi yang direkomendasikan
d. Dimakan segera setelah makan
untuk pasien adalah..
e. Dimakan segera sebelum makan
a. Amlodipine
35. Mengapa sediaan klorampenikol oral
b. Dioltiazon
digunakan dalam bentuk esternya yaitu
c. HCTZ
palmitat?
d. Propranolol
a. Meningkatkan kestabilan
e. Asebutolol
b. Meningkatkan kelarutan
30. contoh obat inhibitor selektif COX-2 adalah..
c. Mengurangi rasa pahit
a. Ibuprofen
d. Mengurangi efek samping
b. Ketoprofen
e. Menurunkan pH
c. Selekoksid
d. Endomatsin 36. Tujuan kombinasi penggunaan paracetamol
e. naproxen dengan coffein adalah..
31. Antidotum yg tepat untuk menangani a. Memberikan efek penguatan terhadap
keracunan paracetamol adalah? kemampuan analgesik dan antipiretik dari
a. Metadon paracetamol
b. Asetilsistein b. Menghilangkan efek ngantuk
Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
c. Meringankan efek samping 42. Anthelmintika yang banyak digunakan untuk
d. Mengurangi rasa pahit membasmi cacing pita adalah
e. Meningkatkan klarutan a. Levamisol
b. Piperazin
37. Seorang pasien menderita DM dan hipertensi. c. Pyrantel pamoat
Berapa goal terapinya? d. Niklosamid
a. <140/90 mmHg e. Dietil karbamazin
b. 140/90 mmHg 43. Interaksi apa yang terjadi jika obat
c. <130/90 mmHg clopidogrel diminum bersamaan dengan
d. 130/90 mmHg omeprazole?
e. 120/90 mmHg a. Menaikkan kadar omeprazole dalam
38. Mekanisme kerja furosemide dalam plasma darah
menurunkan tekanan darah adalah b. Menaikkan kadar clopidogrel dalam
a. Menghambat reabsorpsi kalium natrium plasma darah
b. Mencegah angiotensin berikatan dengan c. Menurunkan efektifitas omeprazole
reseptornya d. Menurunkan efektifitas clopidogrel
c. Menghambat konversi angiotensin e. Tidak terjadi interaksi
d. Menurunkan curah jantung
e. Menghambat kerja enzim 44. Jenis antibiotika yang pertama kali ditemukan
39. Pria 50 tahun mengeluh nyeri sendi, 2 tahun untuk pengobatan infeksi adalah..
lalu kecelakaan lalu lintas. Memiliki riwayat a. Kloramfenikol
ulcer gastritis. Analgetik yang sesuai adalah b. Steptomisin
a. Meloxicam c. Gramisidin
b. Celecoxib d. Penisilin
c. Asam mefenamat e. Klortetrasiklin
d. Natrium diklofenak 45. Seorang pasien berusia 65 tahun, memiliki
e. Ibuprofen tekanan darah 170/90, didiagnosa hipertensi
40. Kombinasi niacin dan statin dapat stage 2, dan memiliki riwayat asma 10 tahun
menyebabkan peningkatan efek samping yang lalu. Obat antihipertensi apa yang
sebagai berikut: dikontraindikasikan untuk pasien tersebut ?
a. Gout a. Amlodipin
b. Infark miokard b. Losartan
c. Penyakit ginjal c. Bisoprolol
d. Myopathy (Rhabdomyolisis) d. Dilitiazem
e. Penyakit lever e. Valsartan
41. Golongan statin yang aman digunakan dengan 46. Wanita 28th memiki beratbadan 45 kg ke
ketoconazole yang merupakan inhibitor kuat UGD dengan keluhan tenggorokan rasa
CYP3A4 terbakar karena tertian pembasmi serangga.
a. Pravastatin Penangan yang tepat untuk pasien tersebut
b. Lovastatin adalah..
c. Atorvastatin a. Atropine
d. Simvastatin b. Protamine sulfat
e. Colesevelam c. Nalokson
d. Dimekaprol
Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
e. Epinephrine e. Amoxicillin diminum setiap 8 jam sampai
47. Seorang pasien mengalami komplikasi habis
penyakit gagak ginjal kronis, diabetes, anemia, 51. Jika seorang mengonsumsi heroin kemudian
dan udem dikedua kakinya. Dokter muncul efek bradikardi. Antidotum untuk
memberikan tambahan obat sevelamer untuk heroin adalah
pasien tersebut. a. Deferoksamin
Apa fungsi sevelamer dalam terapinya? b. Atropine
a. Meningkatkan produksi insulin c. Fenitoin
b. Mencegah pengeluaran fosfat dari ginjal d. Nalokson
c. Mencegah absorbs fosfat dalam saluran e. NAC
cerna 52. Seorang pasien datang dengan keluhan mual,
d. Meningkatkan reabsorbsi fosfat di ginjal muntah, pusing, lemas. Sehari sebelumnya
e. Meningkatkan produksi hemoglobin keluarga menemukan 1 strip parasetamol
48. Pasien pria mengalami diare. Hasil laboratorium dalam saku pasien. Dokter menduga pasien
menunjukkan pada faeces terdapat bakteri keracunan parasetamol, antidotum apa yang
Shigella. Antibiotik apa yang tepat diberikan? diberikan untuk mengatasi keracunan
a. Siprofloxacin parasetamol?
b. Amoxicillin a. Asetilsistein
c. bactrim b. Atropin sulfat
d. Mikostatin c. Luminal
e. Metronidazole d. EDTA
49. Seorang ibu mennderita gout, diberi kolkisin. e. Nalokson
Dia mendapat efek samping, pusing, hipotensi 53. Pasien X mengeluh lemas, letih, berbicara
dan gangguan penglihatan. Dokter memberi susah, kemudian diresepkan oleh dokter obat
vitamin untuk mengatasi efek samping tersebut. alteplase dengan onset kerja cepat. Berapa
Vitamin apa yang cocok untuk diberikan? onset kerja obat tersebut?
a. Vit. A a. Kurang dari 4 jam
b. Vit. B b. Kurang dari 6 jam
c. Vit. B12 c. Kurang dari 8 jam
d. Vit. C d. Kurang dari 10 jam
e. Vit. D e. Kurang dari 12 jam
50. Bagaimana cara pemberian informasi mengenai 54. Obat antikoagulan yang mempunyai
penggunaan amoxicillin yang benar kepada mekanisme kerja menghambat factor
pasien jika pada etiket tertulis penandaan koagulasi II, VII, IX, X adalah …
amoxicillin 3x1 jumlah amoxicillin yang a. Clopidogrel
diberikan 15 ? b. Heparin
a. Amoxicilin diminum 3 kali sehari c. Warfarin
b. Amoxicilin diminum 3 kali sehari sesudah d. Streptokinase
makan e. Enoksaparin
c. Amoxicillin diminum 3 kali sehari sampai
habis
d. Amoxicillin diminum setiap delapan jam
sampai habis selama 5 hari

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
55. Antihiperlipidemia yang dapat mengurangi
absorpsi warfarin, beta blocker, thiazide, dan
disarankan 1-2 jam sebelum atau 4 jam
sesudah penggunaan obat tersebut apabila
diberikan bersamaan adalah …
a. Atorvastatin
b. Ezetimibe
c. Colestiramin
d. Niasin
e. Gemfibrozil

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
c. 2 ml
Teknologi Farmasi d. 3 ml
e. 0,25 ml
1. Sebuah pabrik akan memproduksi sediaan 5. Seorang ibu membeli obat untuk anak umur 6
suspensi. Untuk menguji disolusi yang telah di tahun. Dengan dosis kodein maksimal harian 40
sesuai kan dengan FI V. Sebutkan metode yang mg. berapa mg kodein untuk anak tersebut ?
digunakan? a. 8 mg
a. Dayung b. 9 mg
b. Basket c. 12 mg
c. Flow d. 13.3 mg
d. Cell e. 20 mg
e. Keranjang
6. Seorang ibu membawa resep untuk anaknya berisi
2. Pada pembutan gel Na-diklofenak, yang paracetamol 250 mg sebanyak 15 namun sediaan
mengandung bahan : Karbomer, Na-diklofenak, yang ada di apotek paracetamol 500 mg. Berapa
propilen, nipagin, nipasol, air. Peningkat tablet paracetamol yang diberikan ?
penetrasinya yang mana ? a. 8
a. Karbomer b. 7
b. Na-diklofenak c. 6
c. Propilen d. 5
d. Nipagin e. 20
e. Nipasol 7. Natrium benzoate merupakan eksipien sediaan
farmasi yang berfungsi sebagai…
3. Jika dalam resep, yang diminta asam mefenamat a. Pengisi
15 tablet. Tetapi pasien akan membeli b. Penghancur
setengahnya. Bagaimana copy resep yang c. Pelarut
ditulis? d. pemanis
a. nedet 15 e. pengawet
b. det 15
c. det 8 8. Penggunaan obat yang diletakkan di antara gusi
d. did dan pipi adalah ?
e. dtd a. Sublingual
b. Rektal
4. Tablet paracetamol akan dilakukan uji c. Bukal
penetapan kadar dengan menggunakan d. Parenteral
instrument spektrofotometri. Serbuk diambil e. Sisipan
100 mg dan ditambahkan pelarut 50 ml, untuk
dibuat konsentrasi 5 ppm dalam volume 100 ml. 9. Suatu produksi obat epinefrin diratrat dalm
berapa mL yang harus diambil ? bentuk sediaan aerosol, untuk mempertahankan
a. 1 ml mutu perlu diperlukan kualifikasi. Tahapan
b. 1,5 ml kualifikasi sesuai CPOB adalah ?

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
a. Kualifikasi awal, desain, dan kinerja e. Logo lingkaran berwarna merah dengan garis
b. Kualifikasi awal, desain, kinerja, dan tepi berwarna hitam dan terdapat huruf K
operasional (warna hitam) berada ditengah lingkaran,
c. Kualifikasi awal, kinerja, desain dengan tanda peringatan Awas! Obat Keras,
d. Kualifikasi desain, dan operasional Bacalah Aturan Pemakaiannya
e. Kualifikasi desain, awal, kinerja
13. Sebuah perusahaan memproduksi obat tradisional
10. Informasi yang harus diberikan kepada pasien dari ekstrak umbi bawang putih. Dan menurut
mengenai penggunaan antibiotik amoksisilin CoA ekstrak bawang putih memiliki sifat fisika
dengan signa s tdd 1 adalah? kimia dengan kompresibilitas buruk, mudah
a. Diminum selama 3 hari jika sakit terhidrolisis dan tidak tahan terhadap pemanasan.
b. Diminum sehari 3 kali Maka metode yang tepat adalah ?
c. Diminum sehari 2 kali sampai habis a. Kempa langsung
d. Diminum sehari 3 kali pagi, siang, malam, b. Granulasi kering
sampai habis c. Granulasi basah
e. Diminum jika perlu d. Granulasi leleh
e. Semi granulasi
11. Seorang anak berumur 6 th (bb 24 kg) diperiksa
dokter dan mengalami pilek dan demam tinggi, 14. Suatu obat mengandung zat aktif yang sama,
demam 38,9°C. Dokter meresepkan obat komposisi sama, tetapi memiliki onset berbeda,
antipiretik acetaminofen 10mg/kgbb per hari. itu bisa dikarenakan?
Sediaan yang ada yaitu 120mg/5ml. Berapa a. Dosis berbeda
dosis yang diminum anak tersebut? b. Ukuran tablet berbeda
a. 0,5 c. Laju disolusi berbeda
b. 1 d. Exp date berbeda
c. 1,5 e. Profil absorbsi berbeda
d. 2
e. 2,5 15. R/ aminofilin 200 mg
12. Seorang wanita umur 20 thn pergi ke apotek CTM 2 mg
membawa resep yang isinya Diazepam 20 mg. Prednison 4 mg
Apa logo obat tersebut? mf. pulv. dtd No. XVI
a. Logo lingkaran berwarna hijau dengan garis S.3dd1
tepi berwarna hitam Berapa CTM yang diambil apabila persediaan
b. Logo lingkaran berwarna merah dengan garis CTM di apotek adalah CTM 4 mg?
tepi berwarna hitam dan terdapat huruf K a. tablet
(warna hitam) berada ditengah lingkaran b. 4 tablet
c. Logo lingkaran berwarna biru dengan garis c. 6 tablet
tepi berwarna hitam d. 8 tablet
d. Tanda plus warna merah dalam lingkaran e. 10 tablet
warna putih dengan garis tepi warna merah.

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
16. Sebuah pabrik membuat sediaan suspensi informasi mengenai obt, informasi apa yang
kloramfenikol palmitat. Ditambahkan gliserin dapat disampaikan sebagai apoteker?
4%. Fungsi penambahan gliserin adalah ? a. Obat diminum sebelum tidur
a. Pensuspensi b. Obat diminum sebelum makan
b. Pembasah c. Obat diminum saat demam
c. Pengental d. Obat diminum malam hari
d. Pemanis e. Obat diminum saat perut kosong
e. Pengawet 21. Seorang perempuan membawa copy resep. Copy
resep tersebut berisi tablet cotrimoxazol dengan
17. Asam Mefenamat termasuk ke dalam golongan tanda iter 3x. Saat ini sedang menebus resep
obat ? ketiga. Setelah dilayani, apoteker membuatkan
a. Obat bebas copy resep. Apa tanda yang diberikan pada copy
b. Obat bebas terbatas resep tersebut :
c. Obat keras a. Det orig
d. Narkotika b. Det orig + iter 1x
e. Psikotropika c. Det orig + iter 2x
18. Industri farmasi ingin membuat tablet d. Det orig + iter 3x
parasetamol 500 mg, bahan lain yang digunakan e. Detur
untuk membuat tablet adalah Na CMC,
lactulosa, Mg Stearat dan talkum. Pada 22. Sediaan sirup amoksiklav yang mengandung
pembuatan sediaan tablet ini, Na CMC berguna amoksilin dan asam klavulanat memiliki
sebagai? kestabilan yang rendah dalam suhu ruang. Di FI
a. Pengisi sediaan ini stabil pada suhu sejuk. Berapa
b. Pengikat rentang suhu tersebut ?
c. Pelicin a. 2-8
d. Pelincir b. 8-15
e. Penghancur c. 15-30
d. 30-40
19. Seorang anak berumur 6 tahun tahun (BB 24 kg) e. > 40
diperiksa ke dokter dan mengalami pilek dan 23. HPMC, sukrosa, tween 80, metil paraben, dapar.
demam tinggi 38°C. Dokter meresepkan obat Kemudian bahan tersebut direkonstuksi
antipiretik acetaminofen 10 mg/kg BB per hari. terjadinya kekentalan / terlalu kental. Bahan
Sediaan yang ada yaitu 120 mg/5 mL. Berapa apakah yang harus diturunkan konsentrasinya ?
dosis yang di minum anak tersebut ? a. HPMC
a. 0,5 b. Sukrosa
b. 1 c. Tween 80
c. 1,5 d. Metil paraben
d. 2 e. Dapar
e. 2,5 24. Suatu industri farmasi akan membuat salep 2-4
20. Ibu punya anak 6 tahun, mendapatkan resep dengan zat aktif asam salisilat dan sulfur.
Parasetamol s 3 dd 1 prn, ibu menanyakan
Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Berdasarkan Formularium Nasional, basis salep d. Humektan
apakah yang digunakan? e. Antimikroba
a. Lanolin 28. Morfin dengan bioavailabilitas 25%, Vd 250
b. Cera alba liter, kadar yang diinginkan 50 μg/liter, berapa
c. Cera flavum dosis muatan yang diperlukan?
d. Vaselin album a. 50 mg
e. Vaselin flavum b. 15 mg
c. 45 mg
25. Seorang pasien mendapatkan resep dari dokter d. 44 mg
gigi dan ingin menebusnua di apotek. e. 56 mg
R/ Amoxicillin 500 mg No. X 29. Dokter memberikan sediaan sirup
∫ 3 dd I Kloramphenicol Palmitat 125mg/5mL sebanyak
R/ As. Mefenamat 500 mg No.X 60 mL kepada anak. dokter meresepkan
∫ Prn. t.i.d 1 tab. pc penggunaan Kloramphenicol 3x250mg selama
Bagaimana cara pakai obat asam mefenamat 5hari. berapa banyak sediaan yang diperlukan ?
berdasarkan resep di atas? a. 1 botol
a. Bila perlu 1x sehari 1 tablet b. 2 botol
b. Bila perlu 2x sehari 1 tablet c. 3 botol
c. Bila perlu 3x sehari 1 tablet d. 4 botol
d. Bila perlu 4x sehari 1 tablet e. 5 botol
e. Bila perlu 5x sehari 1 tablet 30. Pasien menebus resep amox sirup (antibiotik)
125mg/5ml sudah direkonsitusi, berapa lama
26. Sebuah perusahaan memproduksi obat obat tersebut bisa bertahan?
tradisional dari ekstrak umbi bawang putih. Dan a. 7 hari
menurut CoA ekstrak bawang putih memiliki b. 14 hari
sifat fisika kimia dengan kompresibilitas buruk, c. 28 hari
mudah terhidrolisis dan tidak tahan terhadap d. 30 hari
pemanasan. Maka metode yang tepat adalah ? e. 60 hari
a. Kempa langsung 31. Permintaan resep obat adalah 3% sebanyak
b. Granulasi kering 50ml, tetapi yg tersedia 30%. Berapa volume
c. Granulasi basah obat yg di ambil?
d. Granulasi leleh a. 5 mL
e. Semi granulasi b. 10 mL
c. 15 mL
27. Sebuah industri farmasi akan memproduksi
d. 20 m
sediaan injeksi Vit. C, agar sediaan tidak
e. 30 mL
berubah warna, maka zat tambahan yang tepat
32. Seorang pria berusia 65 tahun masuk RS.
yang harus di tambahkan adalah ?
Setelah melalui tahap pemeriksaan dan
a. Pengawet
diagnosis, pria tersebut diberikan obat injeksi
b. Antioksidan
infus aminofilin. Diketahui k= 0,07, Vd= 40 L.
c. Pengental
pria tersebut sebelumnya telah meminum obat
Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
aminofilin tablet. Setelah melalui pemeriksaan, c. Tiap 6 jam
kadar aminofilin yang tertinggal adalah 10 d. Tiap 8 jam
mg/ml. Cps s yang diinginkan pada terapi infus e. Tiap 10 jam
adalah 20 mg/ml. maka berapa laju infus yang 37. Industri farmasi ingin membuat sediaan tablet X
harus diberikan? dengan karakteristik, tahan panas dan lembab.
a. 18 Metode pembuatan tablet yang sesuai adalah
b. 20 a. Granulasi basah
c. 28 b. Granulasi kering
d. 56 c. Kempa langsung
e. 76 d. Kempa tidak langsung
33. Seorang laki-laki usia 20 tahun menerima salep e. Granulasi langsung
40 gram, yg berisi: As asetil salisilat 200 mg 38. Berapa jumlah tablet yang diambil untuk
Sulful 400 mg Vas. Album ad 10g Mf ungt pemeriksaan keseragaman bobot menurut FI V
Berapa jumlah as asetil salisilat yg dibutuhkan a. 25
pas sediaan? b. 20
a. 0,2 g c. 15
b. 0,4 g d. 10
c. 0,6 g e. 5
d. 0,8 g 39. Sebuah industri farmasi akan mengukur
e. 0,10 ketebalan dari tablet. Menurut FI V berapa tablet
34. Uji Disolusi dipercepat dilakukan pada suhu yang digunakan
berapa, kelembapan berapa .. a. 25
a. 25, 75 RH b. 20
b. 30, 75 RH c. 15
c. 35,75 RH d. 10
d. 40,75 RH e. 5
e. 45,75 RH 40. Pengisian untuk tetes mata dilakukan pada
35. Vitamin C dengan kompresibilitas baik, dibuat kelas?
menjadi tablet dg metode apa? a. A
a. granulasi basah b. B
b. granulasi kering c. C
c. Kempa langsung d. D
d. Granulasi e. E
e. kempa tidak langsung 41. Infus dextrose bersifat termostabil. Apa metode
sterilisasi yang tepat?
36. R/Thiamfenikol a. Filtrasi membrane
S qdd II gtt ods b. Oven
Informasi apa yang penting untuk diberitahukan c. Gas
kepada pasien? d. Radiasi
a. Penggunaan tiap 2 jam e. Autoklaf
b. Tiap 4 jam
Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
42. Uji disolusi hasil Q + 8 maka untuk uji basah, dengan komposisi avicel, gelatin, laktosa,
selanjutnya sampel yang diperlukan adalah natrium lauril sulfat, mg stearat. Manakah
a. Tambahkan 6 tablet diantara bahan berikut yang berfungsi sebagai
b. Tambahkan 8 tablet wetting agent?
c. Tambahkan 12 tablet a. Avicel
d. Tambahkan 24 tablet b. Gelatin
e. Tambahkan 36 tablet c. Laktosa
43. Hasil evaluasi terhadap emulsi minyak ikan d. Natrium lauril sulfat
menunjukan ternyata emulsi harus dikocok e. Na CMC
dengan kuat untuk mengeluarkannya dari 47. Berapakah nilai HLB suatu surfaktan yang
wadah. Evaluasi apa yang dilakukan? memiliki gugus hidrolis yang besar?
a. Tipe emulsi a. Diatas 30
b. Pemisahan emulsi b. Anatara 1-3
c. Berat jenis c. Nilai HLB-nya akan tinggi
d. Viskositas d. Nilai HLB-nya akan kecil
e. Kebocoran e. Kurang dari 5
44. R/ Theobrom 65 mg 48. Suatu industri farmasi mengembangkan sediaan
CTM 2 mg tablet amoksisilin 500 mg. Hasil pengujian sifat
Corsona 0,3 mg fisik menunjukkan tablet hancur selama 14
m.f.pulv.da in caps dtd XXX menit dan laju disolusi tablet mendekati batas
s.t.d.d caps I bawah spesifikasi yang ditentukan. Jika
Dia potik tersebut tersedia tablet Theobrom 130 dilakukan reformulasi tablet tersebut, apakah
mg. Berapa tablet yang diambil untuk resep di bahan tambahan yang harus ditingkatkan
atas? konsentrasinya?
a. 25 a. Bahan pengisi
b. 20 b. Bahan pelican
c. 15 c. Bahan pengikat
d. 10 d. Bahan pewarna
e. 5 e. Bahan penghancur
45. Suatu zat Z memiliki kelarutan yang baik tetapi 49. Seorang pasien perempuan usia 65 tahun
permeabilitasnya buruk. Termasuk ke penderita hipertensi memiliki masalah suka lupa
dalam BCS (biopharmaceutical classification minum obat (Kaptopril 25 mg, 2 X 1 hari)
system) kelas berapa? sehingga tekanan darahnya sulit terkontrol.
a. I Dokter meminta Apoteker untuk memilih
b. II bentuk sediaan yang tepat diberikan kepada
c. III pasien. Bentuk sediaan apakah yang tepat
d. IV disarankan kepada dokter untuk pasien tersebut?
e. V a. Tablet salut selaput
46. Suatu industri farmasi membuat tablet x b. Tablet sublingual
memiliki sifat sukar larut dalam air. Pada c. Tablet sustained release
pembuatannya menggunakan metode granulasi d. Tablet salut film
Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
e. Tablet immediate release
50. Seorang dokter di Rumah Sakit akan
memberikan sediaan salbutamol untuk seorang
pasien laki-laki 17 tahun penderita asma akut
parah dengan nilai PEF 28%. Dokter meminta
saran kepada apoteker mengenai bentu sediaan
yang tepat diresepkan untuk meredakan
serangan akut. Apakah bentuk salbutamol yang
tepat disarankan?
a. Tablet MR
b. Injeksi
c. Inhalasi
d. Nebulizer
e. Kapsul

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
6. Industri farmasi memproduksi obat fitofarmaka
Biologi farmasi dari ekstrak daun pepaya. Obat diregistrasi,
kemudian mendapat logo obat fitofarmaka dari
1. Nama latin dari tanaman kumis kucing adalah
BPOM. Apakah gambar logo obat fitofarmaka
a. Lansium domesticum
tersebut ?
b. Orthosiphon aristatus
a. Daun bercabang
c. Morinda citrifolia
b. Bintang segi tiga
d. Mangifera indica
c. Bulat biru
e. Citrus L
d. Bintang segi delapan
2. Metode pemisahan dengan menggunakan
e. Bulat hijau
pelarut yang sesuai adalah....
7. Lambang dari obat tradisisonal yang logonya atau
a. Filtrasi
gambarnya bercabang-cabang dibagian ujngnya
b. Rekristralisasi
merupakan logo dari ?
c. Ekstraksi
a. Fitofarmaka
d. Destilasi
b. Obat herbal terstandar
e. Sublimasi
c. Jamu
3. Untuk memisahkan suatu cairan yang terdiri dari
d. Kosmetik
dua atau lebih zat dengan rentang titik didih
e. Obat bebas
yang jauh berbeda dapat digunakan metode
8. Syarat mikroba pada produk jamu
pemisahan...
a. tidak boleh ada mikroba pathogen
a. Ekstraksi
b. boleh ada mikroba pathogen pada jumlah
b. Destilasi
tertentu
c. Destilasi bertingkat
c. tidak boleh ada mikroba sama sekali
d. Kromatografi
d. boleh ada mikroba non-pathogen dengan
e. Sublimasi
jumlah yang banyak
4. Untuk memisahkan campuran dari senyawa-
e. tidak ada jawaban yang benar
senyawa yang kompleks dapat dilakukan
9. Jenis karbohidrat yang termasuk golongan
metode pemisahan yaitu . . .
disakarida
a. Filtrasi
a. Maltosa
b. Destilasi
b. Glukosa
c. Kromatografi
c. Fruktosa
d. Ekstraksi
d. Sellulosa
e. Sentrifugasi
e. Pektin
5. Bagaimana kadar air suatu simplisia yang
10. Karbohidrat yang menyusun eksoskeleton
mengandung minyak atsiri
arthropoda adalah
a. Kadar air > susut pengeringan
a. Monosakarida
b. Kadar air = susut pengeringan
b. Disakarida
c. Kadar air < susut pengeringan
c. Oligosakarida
d. Kadar air = kadar abu
d. Tetrasakarida
e. Kadar abu = susut pengeringan
e. Polisakarida

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
11. Berikut ini yang termasuk monomer dari sukrosa d. ADP dan NADP+
adalah e. C6H12O6 dan H2O
a. Glukosa dan galaktosa 16. Glikosida jantung dikenal juga dengan istilah
b. Sukrosa dan laktosa glikosida steroid. Kardenolida adalah jenis
c. Maltosa dan monosa steroid dengan lingkaran ɣ-lakton di posisi atom
d. Glukosa dan fruktosa C-17 pada strukturnya. Jika peneliti ingin
e. Manosa dan galaktosa menguji keberadaan jenis senyawa tersebut pada
12. Disakarida maltosa berguna dalam bidang suatu tanaman, maka pereduksi deteksi yang
farmasi sebagai bahan pemanis dan penghancur digunakan adalah
tablet. Pada proses hidrolisisnya yang dapat a. Asam pikrat pekat
menghasilkan b. Kedde
a. Molekul glukosa c. Bouchardat
b. Glukosa dan sukrosa d. Vanillin-H2SO4
c. 2 molekul glukosa e. Uap ammonia
d. 2 molekul laktosa 17. Glikosida dibagi berdasarkan bentuk ikatan
e. 2 molekul galaktosa aglikon dan glikonnya. Berikut ini bukan
13. Karbohidrat banyak disimpan pada tumbuhan merupakan bentuk ikatan glikosida adalah
dan hewan sebagai simpanan energi. a. O-glikosida
Karbohidrat yang disimpan pada hewan adalah b. C-glikosida
a. Lemak c. Cl-glikosida
b. Pati d. N-glikosida
c. Glikogen e. S-glikosida
d. Trigliserida 18. Suatu glikosida steroid dilakukan hidrolisis
e. Asam lemak dengan penambahan asam sulfat dan ditambah
14. Pati merupakan polisakarida yang banyak dengan pemanasan. Untuk mendapatkan steroid,
terdapat pada umbi-umbian dan lain-lain. setelah proses hidrolisis selesai maka bias ditarik
Hidrolisis pada ikatan glikosidanya dapat dengan penambahan pelarut berikut, yaitu
menghasilkan a. Air panas
a. Molekul glukosa b. Butanol
b. Glukosa dan sukrosa c. Metanol
c. Glukosa dan fruktosa d. Eter
d. Molekul glukosa e. Etanol
e. Molekul fruktosa 19. Ikatan glikosida sangat mudah terurai dengan
15. Proses pembentukan karbohidrat pada tumbuh- keadaan tertentu. Berikut ini yang tidak
tumbuhan dibagi menjadi dua tahapan yaitu mempengaruhi ikatan glikosida adalah
reaksi gelap dan terang. Berikut ini yang a. Panas tinggi
merupakan hasil reaksi terang b. Asam
a. O2 dan ATP c. Basa
b. Karbohidrat d. Enzim
c. CO2 dan H2O e. Metanol

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
20. Senyawa glikosida memberikan banyak manfaat c. Physostigma venenosum dan Ginkgo biloba
dalam bidang farmasi, di antaranya adalah L.
memperbaiki ritme jantung yaitu d. St. John Wort dan Ginkgo biloba L.
a. Saponin e. Ginkgo biloba L. dan Claviceps purpurea
b. Digoksin 25. Kadar immunoglobulin G orang normal adalah
c. Amigdalin sekitar
d. Laucerasin a. 100-200 mg/dL
e. Sinalbin b. 200-500 mg/dL
21. Senyawa glikosida dapat diidentifikasi salah c. 300-700 mg/dL
satunya dengan mengidentifikasi senyawa hasil d. 700-1000 mg/dL
uraiannya. Senyawa glikosida berikut dapat e. 700-1500mg/dL
diketahui dengan adanya HCN yang dilepaskan 26. Hal-hal yang sesuai dengan azas tekanan osmosa
saat proses hidrolisis adalah tubuh adalah,kecuali
a. Glikosida jantung a. Tekanan osmosa tubuh sama dengan kadar
b. Glukosinolat NaCl 0,9%
c. Saponin b. Kondisi hipertonis lebih berbahaya dari
d. Glikosida sianogen hipotonis
e. Glikosida triterpenoid c. Garam yang sesuai tekanan osmosanya
22. Pada uji sapogenin, jaringan tumbuhan dengan tekanan osmosa tubuh disebut juga
ditambahkan dengan HCl yang berfungsi untuk garam biologis
a. Menghidrolisis ikatan glikosida d. Kation yang paling banyak dalam tubuh
b. Menambah kelarutan senyawa saponin adaalah Na+
c. Melepaskan HCN e. Anion paling banyak adalah Cl
d. Mengikat senyawa saponin 27. Pada orang yang alergi atau orang terinfeksi
e. Mengikat bagian glikon cacing, kadar imunoglobin yang meningkat
23. Pada biosintesa glikosida melibatkan adalah
perpindahan suatu golongan uridil dan uridin a. Ig G
trifosfat (UTP) ke dalam suatu gula 1-fosfat. b. Ig A
Enzim yang berperan dalam mengkatalisis c. Ig D
reaksi ini d. Ig M
a. DNA-girase e. Ig E
b. Uridil transferase 28. Sebuah industri farmasi akan memproduksi
c. Glukosil transferase sirup kurkuma dengan menggunakan serbuk
d. Uridil sintetase sirup simplisia kering rimpang kunyit sebagai
e. Glukosil sintetase bahan baku utama. Apoteker melakukan
24. Tanaman yang digunakan untuk pengobatan pemeriksaan keaslian serbuk simplisia kunyit
demensia adalah yang dipasok oleh supplier bahan baku. Apakah
a. Vaccinium myrtillus dan Physostigma senyawa aktif yang tepat untuk dijadikan
venenosum sebagai senyawa penanda (marker) pada proses
b. Claviceps purpurea dan St. John Wort pemeriksaan tersebut?

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
a. Kursetin d. Tokoferol
b. Caffeine e. H2O2 atau Hidrogen Peroksida
c. Marmin 33. Asam lemak yang mengalami peroksidasi lemak
d. Kurkumin dalam membrane sel adalah?
e. Andrografolide a. TBA
29. Sebuah industri obat tradisional akan mengubah b. PUFA
produknya dari jamu menjadi obat herbal c. MDA
terstandar. Jamu tersebut mengandung herbal d. TCA
sambiloto (Andrographis paniculata). Senyawa e. Kristal Ammonium Sulfat
apa yang seharusnya terdapat didalamnya? 34. Allium sativum mengandung banyak senyawa
a. Andrografolid sulfur dan aliin yang sangat berkhasiat
b. Neoandrografolid mengatasi?
c. Rutin a. Udema
d. Cabein b. Demam
e. Skopolamin c. Aterosklerosis
30. Nitrosamin adalah produk alami yang d. Nyeri
diproduksi di lambung dari nitrit yang e. Sakit perut
digunakan sebagai pengawet. Nitrosamin dapat 35. Tanaman yang memiliki mekanisme kerja
menyebabkan? menghambat mediator SSRIs serotogenik (5-
a. Mutasi RNA HT), noradrenergic, dan system dopaminergic,
b. Mutasi DNA reseptor GABA adalah?
c. Mutasi DNA dan RNA a. Papaver somniferum
d. Pemutusan DNA b. Claviceps purpurea
e. Pemutusan RNA c. Physostigma venenosum
31. Yang umum digunakan sebagai fase diam pada d. St. John Wort
lempeng KLT untuk identifikasi senyawa e. Ginkgo biloba L.
minyak atsiri dan senyawa organic lainnya 36. Identifikasi pendahuluan kandungan kimia
adalah Silika gel GF254. Pengertian huruf G simplisia tumbuhan (skrining fitokimia) hanya
pada GF 254 adalah merupakan senyawa? terbatas dilakukan terhadap kandungan
a. Giselgur senyawa?
b. CaSO4 a. Senyawa alkaloid
c. Gelas Woll b. Metabolit primer dan sekunder
d. Garam c. Senyawa karbohidrat dan alkaloid
e. Gipsum d. Metabolit sekunder
32. Suatu radikal bebas yang dapat dibentuk melalui e. Metabolit primer
reaksi dengan logam transisi dan dapar berdifusi 37. Orthosiphonis folium mengandung glikosida?
ke dalam dan menembus membran sel adalah? a. Saponin
a. OH* atau Radikal Hidroksil b. Steroid
b. O2 atau Anion Superoksida c. Flavonoid
c. RCOO* atau Radikal Peroksida Organik d. Antrakuinon

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
e. Terpenoid
38. Pada proses biosintesis alkaloid meskalina,
terjadi beberapa kali proses metilasi
(pembentukan OCH3), proses ini dibantu oleh
enzim?
a. Thiokinase
b. Mixed function oxygenase
c. Metil transferase
d. Transaminase
e. Dekarboksilase
39. Keuntungan menggunakan pelarut eter untuk
ekstraksi alkaloid adalah…
a. Cocok untuk ekstraksi alkaloid termo stabil
b. Tidak mudah terbakar
c. Daya larut besar
d. Titik didih rendah
e. Sukar menguap
40. Yang termasuk parameter spesifik dalam
standarisasi ekstrak adalah …
a. Cemaran mikroba dan cemaran logam
b. Kadar air
c. Kadar abu
d. Organoleptik
e. Susut pengeringan

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Kimia farmasi 5. Berikut termasuk uji sifat fisikokimia, kecuali
a. Reaksi terhadap kertas lakmus merah
1. Bila anda diapotek akan melakukan pelarutan 5 b. Titik didih
mg obat kedalam 50 mL air, maka faktor c. Sifat pada penguapan dan pemijaran
pengenceran tersebut adalah sebanyak d. Sifat kelarutan zat
a. 5 kali e. Uji Bentuk, Warna, Bau, dan Rasa
b. 10 kali 6. Berikut merupakan Reaksi pengenalan gugus
c. 15 kali alkohol, kecuali ...
d. 20 kali a. Reaksi warna AZO
e. 25 kali b. Reaksi esterifikasi
2. Industri Farmasi akan melakukan pengujian c. Reaksi dengan Ceric Ammonium Nitrat
kandungan Parasetamol dengan menggunakan d. Reaksi Iodoform
Spektrofotometri UV-Vis. Larutan stok , dengan e. Reaksi Tollens
menggunakan melarutkan Parasetamol standar 7. Pereaksi yang digunakan untuk mengidentifikasi
VPFI 100 mg dalam 500 ml air. Dengan gugus fungsional aldehid dalam glukosa adalah
membuat kurva terendah 5 ppm. Berapa volume ….
larutan bila membuat 100 ml ? a. pereaksi biuret
a. 1 b. xantho proteat
b. 1,5 c. pereaksi Fehling.
c. 2 d. timbal asetat
d. 2,5 e. larutan asam sulfat
e. 5 8. Untuk membedakan senyawa aldehida dan
3. Tablet paracetamol akan dilakukan uji keton dapat digunakan pereaksi dibawah
penetapan kadar dengan menggunakan ini,kecuali...
instrument spektrofotometri. Serbuk diambil a. H2SO4
100 mg dan ditambahkan pelarut 50 ml, untuk b. Fehling
dibuat konsentrasi 5 ppm dalam volume 100 ml. c. Benedict
berapa mL yang harus diambil ? d. Tollens
a. 1 ml e. Kalium dikromat
b. 1,5 ml 9. Reaksi berikut dapat digunakan untuk
c. 2 ml membedakan aldehid dan keton, kecuali...
d. 3 ml a. Uji cermin perak
e. 0,25 ml b. Uji Benedict
4. Dalam melakukan uji stabilitas dipercepat, c. Reaksi Landolt.
pengambilan sampel dilakukan sebanyak 3 kali. d. Uji Fehling
Kondisi pengujian yang dimaksud adalah? e. Kalium dikromat dalam suasana asam
a. 25 derajat, RH 75% 10. Berikut reaksi untuk mengetahui adanya gugus
b. 30 derajat, RH 75% amin beserta hasilnya (warna) yang sesuai
c. 35 derajat, RH 75% adalah...
d. 40 derajat, RH 75% a. Reaksi warna AZO, orange sampai merah.
e. 45 derajat, RH 75%
Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
b. Reaksi DAB HCl, merah a. Dapat dilakukan langsung
c. Reaksi warna AZO, hijau b. Senyawa dioksidasi dahulu menjadi gugus
d. Reaksi batang korek api, kuning nitro
e. Reaksi warna AZO, biru c. Dilakukan hidrolisa dahulu menjadi amin
11. Reaksi untuk membedakan mononitro, dinitro, primer
trinitro d. Diubah dahulu gugus amin sekunder
a. besi (II) hidroksida menjadi amin primer
b. Zn dan amonium klorida e. Tidak dapat dititrasi dengan cara nitrimetri
c. pereaksi tollens 16. Indikator yang digunakan pada titrasi
d. Reaksi dengan NaOH. permanganometri adalah
e. Tidak ada benar a. Pasta kanji + KI
12. Reaksi Azo pada penetuan senyawa alkohol b. Tropeolin oo + metilen biru
pereaksi diazo B yang dipakai adalah c. Fenolftalein
a. NaOH d. Chloroform
b. NaNO3 e. Tidak perlu indicator
c. Na2O3 17. Pada titrasi Iodatometri digunakan HCl dengan
d. NaNO2. konsentrasi tinggi (>6 N) pada TA 2 maka BM
e. Asam sulfanilat dari KIO3 sama dengan
13. Industri farmasi akan menganalisis Meloksikam a. 4 BE
dalam supositoria pakai spektro UV Vis. Absorpsi b. 6 BE
sampel 0,2 dan absorpsi larutan standar 0,5 dalam c. 2 BE
konsentrasi 10 mg/mL. Sebelum pengukuran, d. 5 BE
perlakuan pada 2 suppo diekstraksi dalam 100 mL e. 3 BE
pelarut dengan pengenceran 100 kali. Berapa kadar 18. Titrasi iodometri harus dilakukan pada
Meloksikam dalam 1 buah suppo? a. Tergantung pada sifat asam basa nitrat
a. 15 mg b. Bisa dilakukan pada semua pH
b. 25 mg c. Suasana basa
c. 30 mg d. Suasana netral
d. 35 mg e. Suasana asam
e. 200 mg 19. Senyawa di bawah ini yang tidak dapat dititrasi
14. Untuk menyatakan normalitas larutan baku yang dengan metode iodimetri adalah
akan digunakan pada titrasi yang benar adalah a. Antalgin
a. 0,1 N b. Vitamin C
b. 0,12 N c. Paracetamol
c. 0,126 N d. Na tiosulfat
d. 0,1267 N e. Asam askorbat
e. 0,12674 N 20. Pada titrasi redoks indicator akan jelas berubah
15. Pada penentuan kadar senyawa yang warna bila terjadi loncatan potensial di daerah
mempunyai gugus amin sekunder secara Eonya sebesar
nitrimetri, maka titrasi a. 2 v

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
b. 1 v c. Time of flight
c. 0,12 v d. Fourier Transform
d. 0,6 v e. Fourier Transform orbitrap
e. 0,2 v 26. Analisis pada KCKT menggunakan system fase
21. Reaksi untuk membedakan mononitro, dinitro, gerak yang konstan selama analisis disebut
trinitro a. Gradien
a. besi (II) hidroksida b. Recyling
b. Zn dan amonium klorida c. Elusi
c. pereaksi tollens d. Adsorpsi
d. Reaksi dengan NaOH e. Isokratik
e. Tidak ada jawaban 27. Berikut ini komponen AAS yang berfungsi
22. Kromatografi dengan fase diam zat padat yang untuk membakar sampel sehingga tereksitasi
aktif merupakan kromatografi system (terion) adalah
a. Adsorpsi a. Sumber cahaya
b. Partisi b. Flame
c. Penukar ion c. Nebulizer
d. Gel permiation d. Monokromator
e. Osmosis e. Detektor
23. Hasil pemisahan analit dengan kromatogram 28. Syarat sampel yang diinjek atau dimasukkan ke
berikut adalah AAS adalah
a. Cairan berwarna
b. Serbuk kering
c. Larutan berwarna
d. Larutan jernih
a. Selektifitas cukup, efisiensi rendah e. Semua benar
b. Selektifitas baik, efisiensi baik 29. Metode titrasi Alumunium klorida adalah
c. Selektifitas rendah, efisiensi baik a. Asidimetri
d. Selektifitas baik, efisiensi rendah b. Alkalimetri
e. Selektifitas rendah, efisiensi rendah c. Bebas air
24. Yang bukan instrumen dari spektrometri massa d. Kompleksometri
pada LC-MS/MS adalah e. Argentometri
a. Kolom 30. Metode titrasi Amonium klorida adalah
b. Sumber ion a. Asidimetri
c. Penganalisi massa b. Alkalimetri
d. Detektor c. Bebas air
e. Integrator d. Kompleksometri
25. Penganalisi massa berupa 4 batang logam e. Argentometri
silinder tersusun simetris dengan medan magnet 31. Seorang QC melakukan analisis pada minyak
berlawanan adalah atsiri cengkeh yang mengandung eugenol dan
a. Ion trap
b. Quadropol
Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
terpenoid. Instrumen apa yang cocok dengan 35. Zat di bawah ini yg termasuk baku sekunder
senyawa tersebut adalah
a. Kromatografi lapis tipis a. As2O3
b. Kromatografi kertas b. KIO
c. Kromatografi cair kinerja tinggi c. Na2S2O3
d. Kromatografi gas d. Na2C2O4
e. Kromatografi cair e. Asam sulfanila
32. Industri farmasi akan menganalisis Meloksikam 36. Zat di bawah ini yang termasuk baku primer
dalam supositoria pakai spektro UV Vis. a. NaNO2
Absorpsi sampel 0,2 dan absorpsi larutan b. KMnO4
standar 0,5 dalam konsentrasi 10 mg/mL. c. Na2S2O3
Sebelum pengukuran, perlakuan pada 2 suppo d. KIO3
diekstraksi dalam 100 mL pelarut dengan e. I2
pengenceran 100 kali. Berapa kadar 37. Kegunaan dari instrumentasi FT-IR adalah...
Meloksikam dalam 1 buah suppo? a. Identifikasi fragmen molekul
a. 15 mg b. Identifikasi gugus fungsi
b. 25 mg c. Analisis kadar senyawa
c. 30 mg d. Identifikasi berat molekul
d. 35 mg e. Mencari panjang gelombang
e. 200 mg 38. Kegunaan dari instrument spektrometri massa
33. Seorang Apoteker di suatu industri farmasi akan adalah…
melakukan uji kandungan logam a. Untuk mengetahui kadar suatu cuplikan
menggunakan metode SAA untuk menjamin b. Untuk mengukur panjang gelombang
mutu produknya. Akan tetapi alat SAA c. Untuk mengetahui berat molekul suatu
sedang tidak bisa digunakan karena mengalami senyawa
kerusakan sehingga apoteker tsb d. untuk menganalisis gugus fungsi suatu
beralih menggunakan metode titrasi. Apakah senyawa
metode titrasi yang tepat digunakan? e. untuk mengetahui fragmentasi suatu senyawa
a. Argentometri
b. Asam basa 39. Dalam ketetapan farmakope Indonesia, larutan
c. Redoks baku dalam uji batas logam berat adalah…
d. Kompleksometri a. larutan baku raksa
e. Iodometri b. larutan baku perak
34. Dibawah ini yang tidak termasuk teknik c. larutan baku besi
spektroskopi untuk molekuler yaitu d. larutan baku auro
a. Spektroskopi Ultra-Violet e. larutan baku timbal
b. Spektroskopi Infra-Red 40. Industri farmasi melakukan validasi proses
c. Spektroskopi NMR metode tablet simeticon. Diperoleh hasil 1%
d. Spektroskopi fluoresensi recovery dari 3 replikasi yaitu 98-102. Parameter
e. Spektroskopi Mass uji apa yang harus dilakukan

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
a. Linieritas 45. HPLC memiliki bermacam-macam detector. Di
b. Akurasi bawah ini yang tidak termasuk detector dari
c. Presisi HPLC adalah
d. Selektivitsas a. RI (Referactive Index)
e. Sensitifitas b. UV-Vis
41. Dari reaksi dibawah ini, manakah yang termasuk c. NMR
asam organic? d. Flourescence
a. HCL → H+ + Cl- (asam klorida) e. PDA (Photo Diode Array)
b. HNO3→H + NO3
+ -
(asam nitrat)
c. HCN→ H + CN + -
(asam sianida)
d. HClO3 → H + ClO3 (asam klorat)
+ -

e. H2SO4→ H+ + SO42- (asam sulfat)


42. Berikut ini yang bukan merupakan sifat-sifat dari
elektrolit lemah?
a. Penghantar listrik lemah
b. Memiliki jumlah ion sedikit
c. Mempunyai derajat ionisasi yang rendah
d. Terdisosiasi sempurna
e. Terdisosiasi sebagian
43. Terdapat 2 sistem analisis HPLC, yaitu system
isokratik dan gradien. Manakah di bawah ini yang
termasuk ciri-ciri dari HPLC yang menggunakan
system gradien?
a. Sistem tidak mampu melakukan
pencampuran fasa gerak secara online
b. Low Price
c. Pada pemakaiannya komposisi fasa gerak
tidak bisa diprogram untuk berubah secara
otomatis selama proses running [tidak bisa
menggunakan time program]
d. Pencampuran di luar system
e. Sangat efisien untuk riset, dan
pengembangan metode
44. Vitamin yang berwarna kuning dan berfluoresensi
adalah…
a. Vitamin C
b. Vitamin B1
c. Vitamin B2
d. Vitamin E
e. Vitamin K

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
41. A 24. D 13. C 15. C
FARMAKOLOGI 25. A 14. A
42. C 16. E
26. B 15. A
1. B 43. D 17. A
27. B 16. B
2. B
44. D 28. A 17. C 18. D
3. C
45. C 29. C 18. C 19. C
4. B
30. A 19. C
5. D 46. A 20. D
31. A 20. B
6. C 47. C 21. D
32. D 21. D
7. A
48. E 33. D 22. A 22. A
8. A
34. D 23. B
9. D 49. B 23. A
35. C 24. C
10. A 50. D 24. B
36. C 25. E
11. A
51. D 37. A 26. A 25. B
12. C
52. A 27. E 26. E
13. D 38. B
28. D
14. A 53. A 27. B
39. B 29. A
15. B
54. C 40. A 30. B 28. D
16. B
55. C 31. E 29. D
17. C 41. E
32. E
18. B TEKNOLOGI
42. A 30. E
FARMASI 33. B
19. C 1. A 43. C 34. C 31. D
20. A 2. C 35. D 32. E
21. A 44. C
3. C 36. D
22. D 4. E 45. C 33. D
37. C
23. A 5. D 34. D
46. D 38. C
24. B 6. A 47. E 39. D 35. C
25. A 7. E 48. E 40. D
26. A 36. D
8. C 49. C KIMIA
27. A 9. D FAMASI 37. B
50. D
28. A 10. D 1. B
BIOLOGI 38. C
29. C 11. D FARMASI 2. D
30. A 1. B 3. E 39. E
12. B
31. B 13. B 2. C 4. D 40. B
32. A 14. C 3. C 5. E 41. C
33. C 15. D 4. C 6. E
34. B 42. D
16. B 5. C 7. C
35. C 17. C 6. B 8. A 43. E
36. A 18. C 7. A 9. C 44. C
37. B 19. D 8. A 10. A
45. C
38. A 20. C 9. A 11. D
21. C 10. E 12. D
39. B
22. B 11. D 13. E
40. D 12. C 14. C
23. A

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
1. Menentukan kadar suatu obat dengan spektro uv, 5ml sampel diencerkan hingga 100
ml. Diambil 10ml, diencerkan lagi hingga 100ml. Diambil lagi 10 ml dan diencerkan
100ml. Hasil spektro 2.5 mikrogram/ml. Berapa kadar sebenarnya (%b/v)?
2. Pembakaran HCL dilakukan dengan menggunakan baku primer natrium karbonat
sebanyak 354,2 mg natrium karbonat dilarutkan dalam air dan dititrasi dengan
larutan HCL (yang akan dibakukan) menggunakan indikator metil orange dan sampai
titik akhir titrasi dibutuhakan voluma HCL sebesar 30,23 ml. Hitunglah berapa
normalitas HCL?
3. Sebanyak 250 mg serbuk yang mengandung asam salisilat (BM = 138,12) ditimbang
saksama dilarutkan dalam 15 ml etanol 95% yang telah dinetralkan terhadap merah
fenol LP (6,8-8,4) selanjutnya ditambahkan 20 ml air dan dititrasi dengan NaOH 0,1
N menggunakan indikator merah fenol. Sampai terjadinya titik akhir titrasi
dibutuhkan NaOH 0,1 N sebanyak 12,56 ml. Berapakah kadar asam salisilat dalam
serbuk diatas?
4. Hitunglah dosis obat di bawah ini dan lakukan kajian farmasetik mengenai dosis pada
resep tersebut!
R/ Cefat syr 125 mg/5ml 60 ml Fls No. I
S bdd cth
Pro : Yulia (6thn/20kg)
5. Jelaskan perbedaan metode granulasi basah dengan granulasi kering pada pembuatan
tablet!
6. Pada pembuatan 100 mL emulsi tipe O/W diperlukan emulgator dengan harga HLB
12. Sebagai emulgator dipakai campuran Span 20 dan tween 20 sebanyak5 gram.
Berapa gram masing-masing berat span 20 dan tween 20? ( HLB tween 20 : 8,6 dan
HLB span 20: 16,7)
7. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi laju disolusi obat dalam tubuh manusia?
8. Jelaskan cara penggunaan inhaler pada pasien penderita asma!
9. a.Jelaskan cara penggunaan rifampisin yang tepat!
b.Jelaskan cara penggunaan INH yang tepat !
10. Jelaskan tujuan kombinasi obat berikut?
a. INH dan vit B
b. Al(OH)3 dan simetikon
c. Al(OH)3 dan Mg (OH)2
11. Sebutkan indikasi obat berikut :
a. Akarbosa
b. furosemid
12. Definisi dari:
 Nefrotoksik
 Anemia aplastic
 Anorexia
 Leukopenia
 Polisitomia
 Pensitopeni

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
 Pirantel pamoat
 Ranitidine
 Difenhidramin
 Kodein
13. Berikan masing-masing contoh dari golongan obat berikut :
 Antihipertensi
 Diabetes
 Gout
 Asma
 Antihiperkolesterolimia
 Diuretik
 Analgesik
14. Jelaskan mekanisme kerja dari antimikroba!
15. Sebutkan golongan obat antimikroba yang bekerja untuk menghambat sintesis
dinding sel bakteri, berikan minimal 3 contoh obatnya !
16. a. Jelaskan standarisasi simplisia dan ekstrak dari tanaman Psidii guajava!
b. jelaskan metode ekstraksinya dan fraksinasi senyawa tersebut!
17. a. Sebutkan nama simplisia dan tumbuhan penghasil kuinin?
b. Sebutkan faktor standarisasi mikroskopis simplisia tersebut?
18. Termasuk dalam golongan senyawa apakah kuersetin?
19. Cara ekstraksi menggunakan panas?
20. a. Sebutkan nama latin dari tanaman berikut:
 Kumis kucing
 Megkudu
 Sambiloto
 Jahe
 Tapak dara
b.Sebutkan nama simpilisia dari tanaman berikut
 Daun saga
 Daun jambu monyet
 Daun digitalis
 Buah opium
 Biji kopi

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
KUNCI JAWABAN

1. * M1V1 = M2V2
(5mL sampel diencerkan menjadi 100mL)
M1 x 5mL = M2 x 100mL
M1 = 20 M2
* M2V2 = M3V3
(10 mL dari M2 diencerkan menjadi 100 mL)
M2 x 10 mL = M3 x 100 mL
M2 = 10 M3
* M3V3 = M4V4
(10 L dari M3 diencerkan menjadi 100 mL)
M3 x 10 mL = M4 x 100 mL
M3 = 10 M4
 M4 = 2,5μg/mL
 M3=25 μg/mL
 M2 = 250 μg/mL
 M1 = 5000 μg/mL = 5mg/mL = 500mg/100mL = 0,5gram/mL = 0,5%
2. Dik: reaksi yang terjadi adalah = Na2CO3 + 2HCL  2NaCL + H2O +CO2

valensi = 2
massa Na2CO3 = 354,2 mg = 0,3542 g
V HCL = 30,23 ml = 0,03023 L
BM Na2CO3 = (2 . Na + 1.C + 3.O)
= (2 . 22,99 + 1 . 12 + 3 . 16)
= (45,98 + 12 + 48)
= 105,98
= 106 g/mol

Dit: Normalitas HCl?


Jawab: N HCL = g Na2CO3 x valensi
BM Na2CO3 x V HCL
= 0,3542 x 2
106 x 0,03023
= 0,7084
3,20438
= 0,2210724
= 0,2211 N

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
3. Dik : reaksi yang terjadi adalah

COOH COONa

+ NaOH +H2O

OH OH

valensi = 1

V titran (NaOH) = 12,56 ml = 0,01256 L

N titran (NaOH) = 0,1 N

Berat sampel (asam salisilat) = 250 mg = 0,25 g

BM sampel = 138,12 g/mol

Dit: Kadar sampel % (b/b) ................?


Jawab:
Kadar sampel % (b/b) = Vtitran x Ntitran x BE x 100%
Berat sampel (g)
= Vtitran x Ntitran x BM x 100%
Berat sampel (g) x valensi
= 0,01256 x 0,1 x 138,12 x 100%
0,25 x 1
= 69,39148
= 69,39% (b/b)

4. Kajian resep
a. Perhitungan dosis :
Dosis untuk anak-anak = 25 − 50 𝑚𝑔/𝑘𝑔𝐵𝐵/ℎ𝑎𝑟𝑖 dalam 2 dosis terbagi
(ISO, hal 131).
BB anak = 20 kg
𝑚𝑔
Dosis = 25 𝑘𝑔𝐵𝐵 𝑥 20 𝑘𝑔 = 500 𝑚𝑔/hari dalam 2 dosis terbagi
Dosis 1x minum = = 250 𝑚𝑔/ 2x sehri
b. Kekuatan sediaan yang diketahui
125𝑚𝑔 𝑋 𝑚𝑔
=
5𝑚𝑙 1𝑚𝑙
𝑋 = 25 𝑚𝑔/𝑚𝑙
c. Kekuatan sediaan yang dibuat
240 𝑚𝑔 = 𝑋 𝑚𝑙
25 𝑚𝑔 250 𝑚𝑔
=
𝑚𝑙 𝑋 𝑚𝑙
250 𝑚𝑔
𝑋=
25 𝑚𝑙
𝑋 = 10 𝑚𝑙
Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
d. Jadi dosis yang digunakan
250 mg/10ml untuk 1x minum
e. Aturan pakai
250𝑚𝑔 𝑋 𝑚𝑔
=
10 𝑚𝑙 5𝑚𝑙
𝑚𝑔
𝑋 = 125
𝑚𝑙

Jadi mengganti signanya menjadi 125 mg/5 ml Sqdd cth 1 atau mengganti bentuk
sediaan menjadi cefat dry syrup forte 125 mg/5 ml 60 ml Sbdd cth 2.

5. Granulasi Basah yaitu memproses campuran partikel zat aktif dan eksipien menjadi
partikel yang lebih besar dengan menambahkan cairan pengikat dalam jumlah yang
tepat sehingga terjadi massa lembab yang dapat digranulasi. Metode ini biasanya
digunakan apabila zat aktif tahan terhadap lembab dan panas.Umumnya untuk zat
aktif yang sulit dicetak langsung karena sifat aliran dankompresibilitasnya tidak baik.
Granulasi Kering disebut juga slugging, yaitu memproses partikel zat aktif dan
eksipien dengan mengempa campuran bahan kering menjadi massa padat yang
selanjutnya dipecah lagi untuk menghasilkan partikel yang berukuran lebih besar dari
serbuk semula (granul) Metode granulasi kering digunakan untuk bahan obat atau
zat aktif yang tidak tahan terhadap adanya pemanasan dan kelembaban.
6. Menghitung HLB

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
7. faktor-faktor yang mempengaruhi laju disolusi obat dalam tubuh manusia
- Sifat Fisika Kimia Obat
Sifat fisika kimia obat berpengaruh besar terhadap kinetika disolusi. Luas
permukaan efektif dapat diperbesar dengan memperkecil ukuran partikel. Laju
disolusi akan diperbesar karena kelarutan terjadi pada permukaan solut.
Kelarutan obat dalam air juga mempengaruhi laju disolusi. Obat berbentuk
garam, pada umumnya lebih mudah larut dari pada obat berbentuk asam maupun
basa bebas. Obat dapat membentuk suatu polimorfi yaitu terdapatnya beberapa
kinetika pelarutan yang berbeda meskipun memiliki struktur kimia yang identik.
Obat bentuk kristal secara umum lebih keras, kaku dan secara termodinamik
lebih stabil daripada bentuk amorf, kondisi ini menyebabkan obat bentuk amorf
lebih mudah terdisolusi daripada bentuk Kristal.
- Faktor Formulasi
Berbagai macam bahan tambahan yang digunakan pada sediaan obat dapat
mempengaruhi kinetika pelarutan obat dengan mempengaruhi tegangan muka
antara medium tempat obat melarut dengan bahan obat, ataupun bereaksi secara
langsung dengan bahan obat. Penggunaan bahan tambahan yang bersifat hidrofob
seperti magnesium stearat, dapat menaikkan tegangan antar muka obat dengan
medium disolusi. Beberapa bahan tambahan lain dapat membentuk kompleks
dengan bahan obat, misalnya kalsium karbonat dan kalsium sulfat yang
membentuk kompleks tidak larut dengan tetrasiklin. Hal ini menyebabkan jumlah
obat terdisolusi menjadi lebih sedikit dan berpengaruh pula terhadap jumlah obat
yang diabsorpsi.
- Faktor alat dan kondisi lingkungan
Adanya perbedaan alat yang digunakan dalam uji disolusi akan menyebabkan
perbedaan kecepatan pelarutan obat. Kecepatan pengadukan akan mempengaruhi
Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
kecepatan pelarutan obat, semakin cepat pengadukan maka gerakan medium
akan semakin cepat sehingga dapat menaikkan kecepatan pelarutan. Selain itu
temperatur, viskositas dan komposisi dari medium, serta pengambilan sampel
juga dapat mempengaruhi kecepatan pelarutan obat.

8. Cara penggunaan inhaler


 Duduk atau berdiri tegak saat menggunakan inhaler.
 Kocok inhaler dengan baik sebelum menghirupnya.
 Langsung tarik napas perlahan begitu Anda menekan inhaler.
 Tahan napas selama minimal 10 detik setelah menghirupnya.
 Bila Anda perlu menggunakan lebih dari satu hirupan per dosis, tunggu beberapa
menit dulu di antara setiap isapan. Jika Anda menggunakan obat bronkodilator
kerja cepat, berikan jeda 3-5 menit. Untuk jenis lainnya, berikan jeda 1 menit.
 Tarik dan buang napas perlahan di antara setiap isapan.

9.
a. Rifampisin diminum pagi hari saat perut kosong (makanan dapat mengganggu
absorbs rifampisin). Saat perut kosong ini minimal 1 jam sebelum makan. Tetapi
jika mengeluh mual saat minum rifampisin pada waktu perut kosong, rifampisin
dapat diminum 2 jam setelah makan.
b. Pemberiannya Bersama dengan Vitamin B6 untuk mengurangi efek samping
neuropati perifer
10. Tujuan kombinasi obat
c. INH dan Vit B
Isoniazid merupakan obat TBC. Efek sampingnya dapat menimbulkan anemia
sehingga dianjurkan juga untuk mengkonsumsi vitamin penambah darah
seperti piridoksin (vitamin B6).
d. Al(OH)3 dan simetikon
Al(OH)3 merupakan absorben asam lambung yang bersifat menetralisir,
simetikon akan memperkecil gelembung gas yang timbul dan mudah diserap
sehingga mencegah masuk angin, kembung dan sering buang angin.
e. Al(OH)3 dan Mg (OH)2
Al (OH)3 dapat mengakibatkan obstipasi sedangkan Mg(OH)2 memiliki efek
laksan. Jadi dikombinasi untuk menetralisir mengatasi kedua efek tersebut
11. Sebutkan indikasi obat berikut :
c. Akarbosa
Untuk diabetes mellitus tipe 2 yakni penghambat enzim alfa glucosidase
d. furosemid
Furosemid merupakan diuretic golongan loop diuretik. Diuretik meningkatkan
jumlah air seni yang disahkan, yang akan menyebabkan tubuh kehilangan air
dan garam. Furosemid membantu mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi).
Ini bukan obat. Hal ini juga akan mengurangi pembengkakan dan penyimpanan
air yang disebabkan oleh berbagai kondisi medis, seperti jantung, hati, atau
penyakit ginjal.

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
12. Definisi dari:
Nefrotoksik = Derajat toksik atau destruktif terhadap sel ginjal
Anemia aplastik = Salah satu kelompok anemia akibat depresi sumsum tulang
belakang, sehingga terjadi penurunan pembentukan sel-sel darah yang baru
Anorexia = Kehilangan/penurunan selera makan
Leukopenia = Penurunan jumlah leukosit (jumlah leukosit dibawah normal)
Polisitomia = Jumlah sel darah diatas normal
Pensitopeni= Defisiensi semua elemen sel darah
Pirantel pamoat = Obat antelmintik
Ranitidine = Obat antitukak yakni dengan menghambat sekresi asam lambung
Difenhidramin = Antihistamin, untuk mengatasi alergi
Kodein = Merupakan narkotik golongan 3 yang digunakan untuk antitusif
13. Berikan masing-masing contoh obat dari penyakit berikut :
Antihipertensi = Captopril, Enalapril, Propanolol, Spironolakton
Diabetes = Glibenklamid, Metformin, Akarbosa, Tolbutamid
Gout = Allopurinol, Probenesid, Sulfinpirazon, Triamsinolon Heksasetonid 20-40
mg intraartikular
Asma = Terbutalin Sulfat, Teofilin, Teobromin, Albutamol
Antihiperkolesterolimia = Klestiramin, Kolestipol, Niasin (Asam Nikotinat)
Diuretik = Amilorid, Furosemid, Chlorotiazid, Spironolakton
Analgesik = Asam Mefenamat, Morfin
14. Berdasarkan mekasime kerjanya, antimikroba dibagi dalam 5 kelompok :
1. Mengganggu metabolisme sel mikroba
2. Menghambat sintesis atau merusak asam nukleat sel mikroba
3. Menghambat sintesis dinding sel mikroba
4. Mengganggu permeabilitas membran sel mikroba
5. Menghambat sintesis protein sel mikroba
15. Golongan obat inhibitor sintesis dinding sel

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
16. a.
- Standarisasi simplisia meliputi: pemerian, identifikasi, kadar abu, kadar abu tidak
larut asam, kadar sari larut air, kadar sari larut etanol, kadar air, bahan organik
asing, susut pengeringan.
- Standarisasi ekstrak meliputi
o Parameter non spesifik: cemaran mikroba dan logam berat, kadar air,
kadar abu, sisa pelarut, residu pepsida, susut pengeringan dan bobot jenis
o Parameter spesifik: identitas, organoleptic, senyawa terlarut dalam
pelarut tertentu
o Uji kandunga kimia: pola kromatogram, kadar total kandungan kimia,
kadar kandungan kimia tertentu

b. Metode ekstraksi salah satunya dengan cara maserasi.daunjambu biji segar


dirotasi, dicuci, dikeringkan. Kemudian simplisiadi rendam dengan etanol 96%
sebanyak 7.5 xbobot simplisia selama ± 5 hari dalam maserator sambal sesekali
diaduk, kemudian saring dalam corong Buchner. Filtratdipekatkan dalam
evapotaror sampai menghasilkan ekstrak kental.
Senyawa kimiayang terkandung dalam daun biji saah satunyakuersetin. Berikut
cara fraksinasi senyawa kuersetin. :
0.3 g ekstrak + 25 metanol + 0.7 mL HCl 57% di masukan ke dalam labu alas
bulat, hidrolisis selama 30 menit pada suhu 70ºC. Sampel dimasukan ke bagian
atas fase diam secara perlahan dan merata. Saat permukaan atas sampel sampai
pada permukaan fase diam, tambahkan fase gerak. Kecepatan alir fase diam atur
sesuai keinginan (umumnya 1 tts/detik). Tamping eluat pada vial ± 5 mL.
kemudian terakhir, elusi kolom hingga semua komponen keluar dari kolom. Pada
tiap vial diuji KLT dengan fase diam kiesel Gel F254 dan fase gerak klroform:
aseton:asam format (150:33:17)
17. a. Sebutkan nama simplisia dan tumbuhan penghasil kuinin?
Cinchona ledgeriana, Cinchona succirubra famili rubiaceae nama simplisia
Cinchonae Cortex
b. faktor standarisasi mikroskopis simplisia
 Mikroskopik, Jaringan gabus terdiri dari banyak lapisan sel gabus bentuk
persegi empat memanjang atau agak pipih, dinding tipis warna kuning
kecoklatan, sebagian dari sel jaringan gabus berisi zat berwarna coklat
terutama sel yang terletak lebih dekat dengan permukaan
 Korteks,sel parenkimatik, bentuk polygonal memanjang ; bagian luar terdiri
atas banyak lapis sel, kadang-kadang agak termampat, dinding agak tebal,
tidak berlignin, warna coklat kemerahan ; sel berisi butir pati tunggal bentuk
bulat atau memanjang ; pada jaringan ini terdapat sel idioblas berisi hablur
kalsium oksalat bentuk pasir juga terdapat saluran sekresi bentuk bulat atau
bulat panjang dan beris tanin; jaringan korteks bagian dalam terdiri atas
banyak lapis sel berdinding tipis, warna kuning kecoklatan, sel berisi butir
pati tunggal berbentuk bulat atau bulat panjang berukuran sampai 30µm
 Floem, parenkim floem terdiri dari sel-sel kecil berdinding tipis warna kuning
kecoklatan sampai coklat, sel idioblas berisi hablur kalsium oksalat bentuk
Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
pasir ; serabut floem banyak, warna kuning muda, dinding sangat tebal
berlapis-lapis, berlignin, saluran noktah bercabang-cabang atau tidak, lumen
sempit atau lebar, tunggal atau berkelompok, lebar 20µm – 75 µm panjang
sampai 1500 µm ; jari-jari empulur terdiri dari satu sampai tiga deret sel
 Serbuk, ; Warna coklat kemerahan ; fragmen pengenal adalah fragmen
jaringan gabus ; serabut floem ; hablur kalsium oksalat bentuk pasir ; fragmen
parenkim korteks berisi butir pati
18. Quersetin adalah senyawa golongan flavonoid jenis flavonol dan flavon, senyawa ini
banyak terdapat pada tanaman famili Myrtaceae dan Solanacea.
19. Ada 5 ekstraksi cara panas (Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2000), yaitu:
 Refluks adalah ekstraksi dengan pelarut pada temperatur titik didihnya, selama
waktu tertentu dan jumlah pelarut terbatas yang relatif konstan dengan adanya
pendingin balik. Umumnya dilakukan penglukosangan proses pada residu
pertama sampai 3-5 kali sehingga dapat termasuk proses ekstraksi sempurna
 Soxhlet adalaah ekstraksi yang mengunakan pelarut yang selalu baru yang
umumnya dilakukan dengan alat khusus sehingga terjadi ekstraksi kontinu
dengan jumlah pelarut relatif konstan dengan adanya pendingin balik.
 Digesti adalah maserasi kinetik (dengan pengadukan kontinyu) pada temperatur
yang lebih tinggi dari temperatur ruangan, yaitu secara umum dilakukan pada
temperatur 40-500C.
 Infus adalah ektraksi dengan pelarut air pada temperatur penangas air (bejana
infus tercelup dalam penangas air mendidih, temperatur terukur 96-980C) selama
waktu tertentu (15-20 menit).
 Dekok adalah infus pada waktu yang lebih lama (≥30 menit) dan temperatur
sampai titik didih air.
 Destilasi uap adalah ekstraksi senyawa kandungan menguap (minyak atsiri dari
bahan (segar atau simplisia) dengan uap air. Berdasakan peristiwa tekanan
parsial senyawa kandungan menguap dengan fase uap air dari ketel secara
kontinu sampai sempurna dan diakhiri dengan kondensasi dengan fase uap
campuran (senyawa kandungan menguap ikut terdestilasi) menjadi destilat air
bersama senyawa kandungan yang memisah sempurna atau memisah sebagian.
20. a.Nama latin dari tanaman berikut:
 Kumis kucing = Orthosiphon aristatus
 Megkudu = Morinda citrifolia
 Sambiloto = Andrographis paniculata
 Jahe = Zingiber officinale
 Tapak dara = Catharanthus roseus
b.Nama simpilisia dari tanaman berikut
 Daun saga = Abri folium
 Daun jambu monyet = Anacardii folium
 Daun digitalis = Digitalis folium
 Buah opium = Papaveris fructus
 Biji kopi = Coffeae cemen

Copy Right 2019 Tim Bimbel Alumni Apoteker dan Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Anda mungkin juga menyukai