Anda di halaman 1dari 13

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN

TN. EA DENGAN GANGGUAN BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF


DI RUANG ANGSA RSUD WANGAYA
TANGGAL 20 S/D 23 JANUARI 2018

OLEH : KELOMPOK IX

1. Riska Riyanti Ni Putu (16C11703)


2. Ayu Williari Ni Kadek (16C11655)
3. Denik Widiantari Ni Luh Nyoman (16C11663)
4. Agung Indra Dinata J.P. I Gst Ngurah (16C11723)
5. Ayu Epridiantari Ni Made (16C11734)
6. Karunia Jayanti Ni Putu (16C11761)
7. Windy Astuti Kadek (16C11874)
8. Pahang Reforansa Putra I Putu (16C11847)
9. Anggi Adelina Ni Putu (16C11805)

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BALI
TAHUN 2018
A. PENGKAJIAN
Pengkajian pada pasien dilakukan pada tanggal 20 Januari 2018 pada pukul 08.00 Wita
di Ruang Angsa RSUD Wangaya dengan metode observasi, wawancara, pemeriksaan fisik
dan dokumentasi (rekam medis).

1. PENGUMPULAN DATA
a. Identitas Pasien
Pasien Penanggung
( ibu)
Nama :
Umur :
Jenis Kelamin :
Status Perkawinan :
Suku/Bangsa :
Agama :
Pendidikan :
Pekerjaan :
Alamat :
Alamat Terdekat :
Nomor Telepon :
Nomor Registrasi :
Tanggal MRS :

b. Riwayat Kesehatan
1) Keluhan Utama Masuk Rumah Sakit
2) Keluhan Utama Saat Pengkajian
3) Riwayat Penyakit Sekarang
4) Riwayat Penyakit Sebelumnya
5) Riwayat Penyakit Keluarga
6) Genogram
c. Pola Kebiasaan
1) Bernafas
Sebelum Pengkajian :
Saat Pengkajian :

2) Makan dan Minum

Sebelum Pengkajian :

Saat Pengkajian :

3) Eliminasi

Sebelum Pengkajian :

Saat Pengkajian :

4) Gerak dan Aktivitas

Sebelum Pengkajian :

Saat Pengkajian :

5) Istirahat dan Tidur

Sebelum Pengkajian :

Saat Pengkajian :

6) Kebersihan Diri

Sebelum Pengkajian :

Saat Pengkajian :

7) Pengaturan Suhu Tubuh

Sebelum Pengkajian :

Saat Pengkajian :
8) Rasa Nyaman

Sebelum Pengkajian :

Saat Pengkajian :

9) Rasa Aman

Sebelum Pengkajian :

Saat Pengkajian :

10) Data Sosial

Sebelum Pengkajian :

Saat Pengkajian :

11) Prestasi dan Produktivitas

Sebelum Pengkajian :

Saat Pengkajian :

12) Rekreasi

Sebelum Pengkajian :

Saat Pengkajian :

13) Belajar

Sebelum Pengkajian :

Saat Pengkajian :

14) Ibadah

Sebelum Pengkajian :

Saat Pengkajian :
d. Pemeriksaan Fisik
1) Keadaan Umum
a) Kesadaran :
b) Bangun Tubuh :
c) Postur Tubuh :
d) Cara Berjalan :
e) Gerak Motorik :
f) Keadaan Kulit :
Warna :
Turgor :
Kebersihan :
Luka :
g) Gejala Kardinal :
TD :
N :
S :
RR :
h) Ukuran lain :

2) Kepala
a) Kulit Kepala :
b) Rambut :
c) Nyeri Tekan : ( lokasi)
d) Luka : lokasi, warna luka,
3) Mata
a) Konjungtiva :
b) Sklera :
c) Kelopak Mata :
d) Pupil :
4) Hidung
a) Keadaan :
b) Penciuman :
c) Nyeri :
d) Luka :
5) Telinga
a) Keadaan :
b) Nyeri :
c) Pendengaran :
d) Pemeriksaan :
6) Mulut
a) Mukosa Bibir :
b) Gusi :
c) Gigi :
d) Lidah :
e) Tonsil :
7) Leher
a) Inspeksi :
b) Palpasi :
8) Thorax
a) Inspeksi :
- Bentuk
- Gerakan dada
- Payudara
b) Palpasi
- Pengembangan dada
- Vibrasi tectile premitus
- Nyeri tekan
c) Perkusi
- Suara paru
d) Auskultasi
- Suara paru
- Suara jantung
9) Abdomen
a) Inspeksi
b) Auskultasi
c) Palpasi
d) Perkusi
10) Genetalia
a) Keadaan
b) Letak Uretra
c) Prosedur Invasife
11) Anus
Keadaan
12) Ekstremitas
a) Ekstremitas atas
b) Ekstremitas Bawah
c) Kekuatan otot

e. Pemeriksaan Penunjang
1) Pemeriksaan Laboratorium
No. Hari/Tanggal/Jam Jenis Pemeriksaan Hasil Nilai Normal
Lab pemeriksaan

2) Pemeriksaan Radiologi
No. Hari/Tanggal/Jam Jenis Pemeriksaan Hasil Kesan
pemeriksaan
3) Pemeriksaan Lain-lain
a) Pemeriksaan EKG
b) Pemeriksaan Diagnostik
4) Therapi
a) Oral
b) Parenteral
5) Diet

f. Analisa Data
Analisa Data Pasien Tn. EA dengan gangguan bersihan jalan nafas di Ruang
Angsa RSUD Wangaya Tanggal 20 s/d 23 Januari 2018
Data Subyektif Data Obyektif Kesimpulan

g. Rumusan Masalah
h. Analisa Masalah
P :
E :
S :
Proses Terjadinya :
Akibat jika tidak ditanggulangi :
2. DIAGNOSA KEPERAWATAN

Nama Pasien : Tn. EA No. RM :643450


Umur : 25 Tahun Ruang Rawat :Angsa no 7
Jenis : Laki-Laki Diagnosa Medis :Pnemonie

No. Diagnosa Keperawatan Tanggal Paraf

Ditemukan Teratasi
1. Bersihan jalan nafas tidak 20/01/2018
efektif berhubungan dengan
peningkatan produksi
sputum dan inflamasi
trakeabronkial ditandai
dengan frekuensi nafas
meningkat, sesak nafas sejak
1 bulan lalu dan semakin
parah sejak 2 hari yang lalu,
pasien tampak
menggunakan otot bantu
nafas, menggunakan
pernafasan cuping hidung,
mengalami batuk tak efektif
dengan produksi sputum
berwarna putih.
2. Kerusakan pertukaran gas 20/01/2018
berhubungan dengan
gangguan pengiriman
oksigen (hipoventintilasi)
ditandai dengan gelisah, dan
dipsnea.
3. Hipertermi berhubungan 20/01/2018
dengan infeksi bakteri dan
virus ditandai dengan badan
teraba panas, suhu tubuh
meningkat diatas normal.
Pasien tampak menggigil
dan berkeringat wajah pucat
dan lemas.

3. PERENCANAAN
a. Prioritas Masalah Keperawatan ( berdasarkan 14 kebutuhan dasar manusia
menurut Virginia henderson).
1) Bersihan jalan nafas tidak efektif
2) Kerusakan pertukaran gas
3) Hipertermi
b. Rencanaan Keperawatan

Rencaana keperawatan pada pasien Tn. EA dengan gangguan bersihan


jalan nafas tidak efektif di Ruang Angsa RSUD Wangaya
Tanggal 20 s/d 23 Januari 2018

No Hari/T Diagnosa Tujuan dan Rencana Rasional Paraf


gl/Jam Keperawatan Kriters Hasil Tindakan
1. Jum’at/ Bersihan jalan Setelah diberikan 1. Kaji TTV 1.Untuk
20-01- nafas tidak efektif asuhan setiap 4 jam. mengetahui
2018 berhubungan keperawatan 2. Kaji keadaan
dengan selama 3x24 jam frekuensi / umum pasien
peningkatan diharapkan jalan kedalaman dan apabila
produksi sputum nafas pasien efektif. pernafasan terjadi
dan inflamasi Dengan kriteria dan gerakan ketidak
trakeabronkial hasil : dada. normalan
ditandai dengan 1. Tanda-tanda Vital 3. Bantu pasien dapat segera
frekuensi nafas terpantau normal. untuk melatih ditindak
meningkat, sesak Td : 110/70- nafas dalam lanjuti.
nafas sejak 1 bulan 120/80 mmHg dan batuk 2.Untuk
lalu dan semakin S : 36-37 ˚C efektif. mengetahui
parah sejak 2 hari RR: 16-20 x/m 4. Berikan pergerakan
yang lalu, pasien N: 80-100x/m cairan dada dan
tampak 2. Kemudahan sedikinya mengkaji
menggunakan otot dalam bernafas 2500 ml/hari. kenyaman
bantu nafas, (tidak mengalami Tawarkan air pasien akibat
menggunakan sesak). hangat gerakan dada
pernafasan cuping 3. Pergerakan daripada air tak simetris.
hidung, mengalami sputum keluar dingin. 3. nafas
batuk tak efektif dari jalan nafas. 5. Kolaborasi dalam
dengan produksi 4. Dapat melakukan pemberian memudahkan
sputum berwarna batuk efektif. nebuliser. ekspansi
putih. maksimum
paru-paru/
jalan nafas
lebih kecil.
Dan batuk
efektif dapat
memudahkan
pasien untuk
mengeluarka
n dahaknya.
4. air hangat
membantu
dalam
mobilisasi
dan
mengeluarka
n sekret.
5.untuk
mengencerka
n sekret.
4. PELAKSANAAN

Pelaksanaan Keperawatan Pada Pasien Tn. EA Dengan gangguan bersihan


jalan nafas tidak efektif Di Ruang Angsa RSUD Wangaya
Tanggal 20 s/d 23 Januari 2018

No. Hari/Tgl/Jam No. Diagosa Tindakan Evaluasi Paraf


Keperawatan Keperawatan Respon

5. EVALUASI
Evaluasi Keperawatan Pada Pasien Tn. EA dengan Gangguan Bersihan Jalan
Nafas Tidak efektif Di Ruang Angsa RSUD Wangaya
Tanggal 20 s/d 23 Januari 2018

No. Hari/Tgl/Jam Diagnosa Evaluasi


Keperawatan
S :
O:
A:
P:
Catatan Perkembangan Keperawatan Pada Pasien Tn. EA dengan Gangguan
Bersihan Jalan Nafas Tidak efektif Di Ruang Angsa RSUD Wangaya
Tanggal 20 s/d 23 Januari 2018

No. Hari/Tgl/Jam Diagnosa Evaluasi


Keperawatan
S :
O:
A:
P:

Anda mungkin juga menyukai