Anda di halaman 1dari 14

CRITICAL JURNAL REVIEW

MK FILSAFAT PENDIDIKAN

PRODI.PEND.SEJARAH FIS
SKOR NILAI:

JURNAL CAKRAWALA PENDIDIKAN

(Filsafat Progresivisme Dalam Pendidikan Bahasa)

DISUSUN OLEH

NAMA : ARIFIN SILABAN

NIM : 3183121020

DOSEN PENGAMPU:SANI SUSANTI,S.pd.M,pd.

MATA KULIAH :FILSAFAT PENDIDIKAN

PROGRAM STUDI:PENDIDIKAN SEJARAH

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

SEPTEMBER 2018

1
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,karna atas rahmad dan

berkatnyalah saya dapat menyelesaikan tugas makalah Filsafat Pendidikan yakni

tentang Critical Jurnal Report sesuai jadwal yang ditetapkan.Saya mengucapkan

terimakasih kepada ibu dosen yang memberikan kami tugas,sehingga mendorong

saya untuk lebih rajin belajar.Adapun Critical jurnal Review ini membahas tentang

buku Filsafat Pendidikan.

Saya sendiri sebagai penulis menyadari bahwa tugas ini masih banyak kekurangannya

oleh karena itu saya mohon maaf jika ada kesalahan dan saya sangat mengharapkan

saran yang membangun dari ibu dosen pengampu dan pembaca.

Akhir kata saya mengucapkan Terima kasih semoga critical jurnal review ini

bermanfaat bagi saya dan pembaca.

MEDAN, SEPTEMBER 2018

ARIFIN SILABAN

2
DAFTAR ISI

Kata Pengantar................................................................................................................ 2

Daftar Isi............................................................................................................................3

BAB I PENDAHULUAN...............................................................................................4

A. Latar Belakang..............................................................................................................4

B. Tujuan.............................................................................................................................4

C. Manfaat...........................................................................................................................4

D.Identitas Artikel dan Jurnal.........................................................................................5

BAB II RINGKASAN ISI ARTIKEL...............................................................................6

2.1.Pendahuluan..................................................................................................................6

2.2.Deskripsi Isi....................................................................................................................7

BAB III PEMBAHASAN ANALISIS..............................................................................11

3.1.Pembahasan Isi Jurnal.................................................................................................11

3.2 Kelebihan dan kekurangan artikel jurnal................................................................12

BAB IV PENUTUP.............................................................................................................13

4.1.Penutup.........................................................................................................................13

4.2.Rekomendasi.................................................................................................................13

DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................................... 14

3
BAB I
A. Latar Belakang

Setiap jurnal pada umumnya memiliki tujuan yang sama yaitu sebagai bahan
pembelajaran atau sumber informasi bagi para membaca. Banyaknya jurnalyang
beredar dipasaran menyebabkan kita terkadang sulit memilih dan memilah jurnal
yang bagus serta cocok sebagai bahan referensi.Setiap jurnal pasti memiliki
kekurangan serta kelebihan masing-masing. Untuk itu kita sebagai pengguna harus
pandai-pandai menilai jurnal mana yang lebih layak untuk kita gunakan walaupun
pada dasarnya penilaian-penilaian tersebut bersifat relatif.

Critical jurnal merupakan salah satu sarana untuk mengetahui informasi secara
mendalam mengenai suatu jurnal tanpa membacanya secara menyeluruh. Kita dapat
mengetahui kualitas jurnal melalui perbandingan antara jurnal yang berbeda sehingga
kita dapat mengetahui buku mana yang lebih dominan keunggulannya sehingga
cocok dijadikan sumber referensi Pada kesempatan kali ini, saya mengerjakan tugas
Critical jurnal dengan meringkas isi dari artikel jurnal tersebut dan membuat kritik
kelemahannya.

B. Tujuan

Critical jurnal ini dibuat untuk menyelesaiakan tugas Critical Jurnal Report yang
diberikan oleh dosen,menambah informasi dengan membaca artikel,menambah
wawasan tentang filsafat pendidikan,dan menguatkan pengetahuan.

C. Manfaat

Memberikan informasi kepada pembaca mengenai isi jurnal , keunggulan dan


kelemahan jurnal serta membantu para pembaca menentukan jurnal mana yang layak
dijadikan sumber referensi.

D.Identitas Artikel Dan Jurnal.

1.Judul Artikel: Filsafat Progresivisme Dalam Pendidikan Bahasa.

2.Nama jurnal:Jurnal Cakrawala Kependidikan.

3.Edisi terbit :7 tahun 2009

4
4.Pengarang Artikel:Ikhasanudin.

5.Penerbit :Edukasi Press.

6.Kota Terbit :Tanjung pura,Pontianak.

7.Nomor ISSN. 1693-5055

8.Alamat situs.:file:///D:/2009-filsafat-pendidikan-progresivisme-dan-pendidikan-

bahasa.pdf.

5
BAB II

2.1. Pendahuluan.

Setiap metode pembelajaran didasarkan pada suatu keyakinan keyakinan dasar

yang bersifat aksiomatis .Keyakinan keyakinan dasar dalam ancangan pendidikan

diperoleh melalui pemikiran filosofis.Di antara pemikiran filsafat pendidikan,salah

satu yang berpengaruh adalah pemikiran filsafat progresivisme.Dalam kajian filsafat

pragmatisme adalah suatu pendekatan atau cara berpikir yang menilai kebenaran

makna suatu teori atau kepercayaan atas dasar keberdayagunaan atau

keberhasilannya dalam pendidikan prakis.).Kajian ini dilakukan untuk meninjau

pengaruh tersebut secara lebih mendalam .Oleh karena itu,Hal – hal elementer terkait

inti pikiran progresivisme dan pengaruhnya dalam pendidikan bahasa tidak perlu

lagi disinggung dalam kajian ini.

Filsafat progresivisme telah sangat merasuk dalam kajian bahasa dan pendidikan

bahasa,terutama melalui pandangan pandangan pragmatisme telah menjadi pusat

kajian kebahasaan maupun pendidikan bahasa.Bahkan dalam kajian linguistik telah

tumbuh suatu disiplin yang bernama pragmatik

Didalam kajian filsafat,pragramtisme adalah suatu pendekatan atau cara berpikir

yang menilai kebenaran makna suatu teori atau kepercayaan atas dasar

keberdayagunaanya atau keberhasilannya dalam penerapan praktis.Dalam

pendidikan filsafat pragmatisme menekankan keberhasilan peserta didik dalam

belajar untuk menghadapi keadaan sosial pada masa depannya.Pandangan tersebut

beririsan dengan pandangan progresiviisme terutama pada relativitas

kebenaran.Meskipun ada perbedaan ,karna pragmatisme memandang kebenaran pada

keberdayagunaan(efektivitas) atau keberhasilan dalam melakukan sesuatu sementara

6
progresivisme memandangnya sebagai sebagai sesuatu yang dinamis dan

berkembang secara positif (Ikhsanuddin 2009),keduanya tidak memiliki perhatian

kepada kebenaran mutlak.

2.2.Deskripsi Isi.

A.Selayang Pandang Filsafat Pendidikan Progresivisme.

Sesuai namanya,aliran filsafat progresivisme menekankan pada kemajuan atau

progres seorang individu pebelajar.Kemajuan yang dimaksud adalah kemajuan

seorang peserta didik dalam belajar untuk menghadapi keadaan sosial pada

depannya.

Dalam tulisan sadulloh (2007:142-143) dikatakan bahwa Filsafat Progresivisme

berpendapat bahwa kebenaran yang berlaku pada masa kini belum tentu berlaku pada

masa datang.Oleh karena itu peserta didik harus dipersiapkan sedemikian rupa

dengan berbagai strategi pemecahan masalah memungkinkan mereka mengatasi

tantangan tantangan yang menghadang masa depan peserta didik.

Pendidikan progresivisme didasari oleh filsafat naturalisme John Dewey. Pandangan

pandangan Dewey yang menjadi pijakan pendidikan progresivime diantaranya

adalah pandangan tentang minat dan kebebasan dalam teori pengetahuan .Dalam

bukunya dia mengatakan bahwa setiap individu manusia dilahirkan dalam keadaan

baik dan mengalami penurunan nilai kebaikan setalah diasuh oleh manusia dibagian

lain dia juga mengatakan bahwa pendidikan bukan lagi dari tuhan melainkan dari

alam,dari manusia,dan dari lingkungan

7
Pandangan pandangan Dewey tentang minat dan kebebasan diantaranya dapat

ditemukan di Dewey 1916 yang di kutip oleh Wilds danLottich.Dan mereka

mengatakan bahwa gagasan tentang demokrasi menakupi gagasan moral yang lebih

luas

Dalam artikel Thinking In Education (1967) di uraikan empat butir butir penting

tentang prinsip prinsip dasar penngembangan daya pikir peserta didik yakni:

1.Pengalaman

2.Data yang diperlukan dalam pemecahan masalah pada kadar kesulitan tertentu

harus ada .

3.Kolerasi dalam memikirkan fakta ,data,dan pengetahuan yang telah diperoleh

4.Ide atau gagasan baik berupa dugaan sementara diperlakukan sebagai pemecahan

yang dimungkinkan.

B.Progresivisme dalam pendidikan bahasa

Linguistik moderen diawali di Eropa pada akhir abad XIX dan awal abad XX oleh

Ferdinand dsaussure dalam berbagai kuliah nya mengenai “ilmu bahasa” .Gagasan

gagasan yang paling pokok dlam pandangan dsaussure adalah bahwa ada dua unsur

yaitu langue dan parole.Jika telusuri dari awal, linguistik moderen telah sangat dekat

dengan filsafat pendidikan progresivisme betapa tidak linguistik moderen

memandang bahasa sebagai sarana komunikasi dalam bahasa masyarakat komunikasi

berbahasa,baiksecara implisit mensyaratkan pemahaman kehidupan manusia sebagai

individu dan sebagai mahluk berbudaya.Komunikasi dalam konteks tertentu.Hakikat

bahasa selalu berkembang sesuai kemajuan jaman dan pola kehidupan manusia.

8
C.Dasar dasar pemikiran filosofis dalam pengajaran bahasa

Mengikuti perkembangan pemikiran dalam liguistik moderen pengajaran bahasa

meninggalkan pelajaran tradisional seperti bahasa latin dan bahasa yunani tujuan

pembelajarn yang terpusat pada membantu pelajar memahami dan mengapresiasi

karya karya sastra yang tertulis dalam bahasa latin dan yunani.Harapannya dengan

memahami grametika bahasa latin dan yunani para pelajar akan memahami tata

bahasanya.Metode klasik tersebut terus ditinggalkan dan banyak metode baru

ditemukan .Sebagian metode sangat dekat dengan progresif tetapi sebagian memiliki

keterikatan yang tidak begitu erat .Namun satu kesamaan diantara metode metode

baru dalam hal kedekatan dengan progresivisme adalah metode metode baru lahir

setelah abad XIX danXX yang bertujuan memampukan para pelajar dengan orang lain

untuk keperluan kehidupannya .

Francois Goin adalah guru bahasa latin di prancis ketika belajar bahasa jerman yang

luar biasa dan membuatnya hampir frustasi.lalu dia megamati sepupunya belajar

bicara dia sampai kepada kesimpulan bahwa belajar tidak perlu GTM , tidak perlu

gramerr ,tidak perlu penerjemahan dan tidak perlu penjelasan .metodenya bernama

series methot buku yang di tulis nya the art of learning and studying language

bertakhir 1800. Istilah direct methot tidak dipakai oleh berlitz tetapi muncul kemudian

karna perinsip perinsipnya bersipat langsung ,langsung mengunakan bahasa yang

dipelajari tanpa penjelasan maupun penerjemahan dan sedapat mungkin bahsa yang

dipakai guru dapat menjadi model bagi pelajar

Metode metode mutakhir dalam pendidikan bahasa semakain baru semakin progresif

setelah di temukan seres methotd dan direct bersifat progersive pada tujuan

pembelajaran,suasana pembelajaran yang menyenangkan dan jauh dari ke

kekhawatiran/ketakutan yang sering menyertai orang bahasa belajar berbahasa .

9
Oleh karna itu hubungan antar pribadi antar kerja sama pembelajaran sangat penting

.guru sebagai guru sebagi fasilitator bukan sebagai pengajar tujuan maupun materi

pmbelajaran sesuai kebutuhan mereka dalam berkomunikasi .

10
BAB III

3.1.Pembahasan Jurnal.
Tulisan dalam jurnal ini membahas tentang latar belakang munculnya teori filsafat

progresivisme yang dibuat oleh john dewey. Adapun aliran filsafat progresivisme ini

menekankan pada kemajuan atau progres seorang individu pebelajar.Kemajuan yang

dimaksud adalah kemajuan seorang peserta didik dalam belajar untuk menghadapi

keadaan sosial pada depannya. Adapun teori filsafat progresivisme ini sangat

bermanfaat bagi revolusi pendidikan di amerika serikat dan demokrasinya.Dalam

makalah ini juga membahas tentang hubungan filsafat progresivisme dengan

pendidikan bahasa karna John Dewey memandang bahasa sebagai sarana komunikasi

dalam bahasa masyarakat komunikasi berbahasa,baiksecara implisit mensyaratkan

pemahaman kehidupan manusia sebagai individu dan sebagai mahluk

berbudaya.Komunikasi dalam konteks tertentu.Adapun makalah ini mengandung

beberapa teori dari beberapa ahli filsafat.Dalam jurnal ini juga memuat kutipan isi dari

buku Rousseau yang menjadi pendukung teori filsafat progresivisme.

3.2.Kelebihan Jurnal.

Adapun Jurnal ini sudah membahas dengan baik tentang kandungan pemikiran

Filsafat Progresivisme dengan pendidikan bahasa atau pengajaran bahasa pada abad

ke 20.Dan dalam jurnal tersebut penulis memuat seberapa besar pengaruh teori

progresivisme terhadap praktik praktik pembelajaran bahasa.Jurnal ini sangat

membantu untuk menambah pengetahuan tentang filsafat pendidikan

Progresivisme.Dalam jurnal ini juga memuat pengaruh teori progresivisme terhadap

revolusi pendidikan dan Demokrasi di Amerika Serikat.

11
Bahasa yang digunakan untuk memaparkan jurnal inipun sangat baik sehingga

mudah dipahami pembaca.Dalam jurnal tersebut juga memaparkan tentang hubungan

filsafat progresivisme dengan pendidikan bahasa.

kekurangan

Yang menjadi kekurangan dari jurnal ini adalah tidak dimuatnya pengaruh filsafat

progresivisme terhadap pembelajaran bahasa di masa sekarang.Jurnal ini juga terlalu

banyak memaparkan teori teori yang menjadi dasar Teori Progresivisme.Dalam jurnal

memuat isi buku dalam bahasa asing tetapi tidak menerjemahkannya.

12
BAB IV.

4.1.Penutup

Filsafat pendidikan progresivisme seperti yang di gambarkan pada jurnal ini

memiliki ciri-ciri penghargaan kepada individu pembelajar sebagi konsekuensi dari

ajaran demokrasi yang berkembang di amerika dan kemudian tumbuh subur di

berbagai belahan dunia . Di samping itu ,manusia manusia sebagai mahluk sosial juga

diperhatikan dan tingkatannya tidak di bawah manusia sebagai individu Adapun

tujuan pendidikan adalah agar pelajar dapat menghadapi kehidupan di masa yang

akan datang.

Filsafat pendidikan progresivesme berjalan seiring dengan filsafat bahasa dan

pendidikan bahasa.meskipun tidak tercermin dalam penelitian ini, berkemungkinan

filsafat keduanya saling mempengaruhi.

4.2.Rekomendasi :Adapun yang menjadi kekurangan jurnal ini seperti yang

saya sampaikan tadi agar diperhatikan penulis dan

memperbaikinya sehingga jurnal ini menjadi lebih baik

kedepannya dan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

13
DAFTAR PUSTAKA

:file:///D:/2009-filsafat-pendidikan-progresivisme-dan-pendidikan-

bahasa.pdf.

14