Anda di halaman 1dari 23

SUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA PASIEN Ny.

DENGAN OSTEOARTRITIS DI JALAN NOJA BANJAR DUKUH SARI

WILAYAH PUSKESMAS II DENPASAR SELATAN

TANGGAL 6 - 10 JANUARI 2020

OLEH :

1. I GEDE SUARDANA (16C11705)


2. I MADE SUARDANA (16C11705)

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

INSTITUT TEKNOLOGI DAN KESEHATAN BALI

2020
KASUS
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

1. PENGKAJIAN
Pengumpulan data dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 6 2015 pukul 11.00 WITA. Data diperoleh
dengan cara wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan dokumentasi.

a. Data Umum
1) Identitas kepala keluarga
a. Nama kepala keluarga : Ny. S
b. Umur : 67 tahun
c. Jenis kelamin : perempuan
d. Pekerjaan : tidak bekerja
e. Agama : Hindu
f. Suku/ Bangsa : Bali/Indonesia
g. Pendidikan : Tidak Sekolah
h. Alamat : Jalan Noja Banjar Dukuh Sari

2) Komposisi Keluarga

Tabel 1
Komposisi Keluarga Tn. MR

o Nama K mur ub. KK ndidikan ekerjaan munisasi esehatan

Tn. MR 5 th. KK SMA iraswasta - Sehat

Ny. NA 44 th. Istri SMA umah tangga - Sehat

Ny.S 67 th Ibu TS Swasta - sakit


3) Genogram

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Gambar 1 : Genogram Keluarga Ny. S dengan penyakit Osteoartritis.
Keterangan :
: Laki-laki :
Perempuan

:Laki-laki sudah meninggal

: Perempuan sudah meninggal

: Klien/pasien

: Tinggal dalam satu rumah

4) Tipe keluarga
Keluarga Tn. MR adalah keluarga dengan tipe nuclear family, dimana dalam keluarga hanya
terdapat keluarga inti saja yaitu : ayah,ibu, dan1 orang anak.

5) Latar Belakang (Etnis)


Latar belakang budaya keluarga Ny. S termasuk etnis budaya Bali yang dalam kesehariannya
menggunakan bahasa Bali dan Indonesia dalam berinteraksi dengan anggota keluarga
maupun masyarakat sekitar.
6) Agama
Keluarga Ny. S menganut agama Hindu, setiap harinya keluarga mengaturkan canang dan
melakukan persembahyangan di tempat suci (pura).
7) Satus Social Ekonomi Keluarga
Tn. MR, Ny. NA, dan An. WAmerupakan anggota keluarga yang masih bekerja. Penghasilan
mereka bertigacukup untuk memenuhi kebutuhan anggota keluarga. Ny. NA mengatur
semua kebutuhan keluarga setiap bulannya seperti listrik, air, kebutuhan dapur dan
lain-lainnya.

Tabel 1
Rata-Rata Pendapatan dan Pengeluaran Keluarga Bpk. M.Y
No. Nama Pekerjaan Pendapatan Pengeluaran Keterangan
Wiraswast
1 Tn. MR Rp 3.000.000 Rp 2.500.000
a
Ibu Rumah
2 Ny. NA -
Tangga
Tidak
3 Ny. S -
bekerja
Jumlah Rp 3.000.000 Rp 2.500.000

Penjelasan :
Total pemasukan keluarga Tn. MR sebesar Rp 3.000.000 dengan pengeluaran ± Rp2.500.000,
uang tersebut cukup untu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan sisa uangnya ditabung
untuk digunakan jika ada kebutuhan yang mendadak.

8) Aktivitas rekreasi keluarga/waktu keluarga


Keluarga Ny. S tidak mempunyai kebiasaan rutin untuk berekreasi keluar kota. Biasanya hanya
menonton televisi sambil bercerita dan secara rutin dua minggu sekali putri Tn. MR
yang sudah menikah datang berkunjung kerumahnya untuk mengatahui kondisi Ny. S

b. Riwayat Dan Tahap Perkembangan Keluarga


1) Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini
Keluarga Ny. S saat ini dalam tahap VI, dimana keluarga dengan keluarga yang melepas anak
usia dewasa muda (mencakup anak pertama yang meninggalkan rumah). Dimana tugas
perkembangan keluarganya, yaitu : memperluas siklus keluarga dengan memasukkan
anggota keluarga baru yang di dapat dari hasil pernikahan anak-anaknya, melanjutkan
untuk memperbaharui dan menyelesaikan kembali hubungan perkawinan, membantu
orang tua lanjut usia dan sakit-sakitan dari suami dan istri.
2) Tahap Perkembangan Keluarga Yang Belum Terpenuhi
Keluarga Ny. S mengatakan semua tugas perkembangan pada tahap VI ini dapat terpenuhi
serta dilalui dengan cukup baik.
3) Riwayat Keluarga Inti
Ny. S mengatakan sudah menikah selama 47 tahun dan dikaruniai 3 orang anak. Ny. S
mengatakan Tn. KT merupakan suami pilihannya sendiri dan disetujui kedua orang
tuanya.
4) Riwayat Keluarga Sebelumnya.
Keluarga mengatakan bahwa dalam keluarga tidak ada yang menikah masih dalam hubungan
darah/saudara. Riwayat orang tua juga, baik dari pihak suami/istri tidak mempunyai
kebiasaan kawin cerai, pemabuk, perokok ataupun penjudi.Dari pihak Ny. S memiliki
riwayat penyakit keturunan seperti Osteoartritis, dimana Ayah dari Ny. S dan kakak
perempuannya sudah terlebih dahulu mengalami Diabetes Mellitus. Ny. S mengatakan
dirinya mengalami Osteoartritis sejak 7 tahun yang lalu.
c. Data Lingkungan
1) Karaktersitik Rumah
Rumah yang ditempati keluarga Ny. S adalah rumah warisan keluarga dengan luas rumah ± 1,5
are yang terdiri dari 4 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1 dapur, 1 kamar mandi, 1 pura, dan 1
gudang. Rumah terdiri atas satu lantai,lantai keramik dalam keadaan bersih. Halaman
rumah pasien menggunakan paping. Penataan peralatan rumahtangga kurang tertata
rapi. Ventilasi dan pencahayaan rumah baik keluarga memiliki kamar mandi sendiri dan
jamban sendiri, keadaan bersih, sumber air dari PAM untuk kebutuhan sehari-hari. Air
tidak berasa,berbau dan dalam keadaan bersih. Cahaya matahari dapat masuk terutama
dari arah timur.
Denah Rumah :

Lantai I
Keterangan :
1: Kamar tidur
2: Gudang
3: Kamar tamu
4: Kamar mandi
5: Dapur
6: Penunggu karang
7: Pintu gerbang
8: Halaman rumah

2) Karakteristik Tetangga Dan Komunitas


Dari segi geografis, rumah keluarga Ny. S terletak di lingkungan yang ramai.Untuk menuju
rumah keluarga Ny. S masuk gang yang tidak terlalu ramai serta bising. Lingkungan
rumah cukup padat penduduk dan mayoritas penduduknya bersuku Bali. Salah satu
tetangga di sekitar rumah Ny. Sadalah sanak saudara.Kehidupan antar keluarga terjalin
baik dan saling mengunjungi.
3) Mobilitas Geogrfis Keluarga
Ny. S dari lahir hingga saat inisudah tinggal di rumah warisan keluarga bersama dengan
Menantu dan anaknya.
4) Perkumpulan Keluarga Dan Interaksi Dengan Masyarakat.
Ny. S masih aktif dalam kegiatan yang dilakukan di wilayahnya. Hubungan keluarga dengan
tetangga dan masyarakat berlangsung dengan baik.
5) Sistem Pendukung Keluarga
Saat ini keluarga Ny. S tidak memiliki masalah keluarga, selama ini keluarga Ny. S meminta
bantuan/saran kepada saudara-saudaranya untuk menyelesaikan masalah yang ada di
keluarga mereka.
d. Struktur Keluarga
1) Pola Komunikasi Keluarga
Setiapanggota keluarga saling terbuka satu sama lain. Dalam kegiatan Ny. S apabila ada
masalah didiskusikan dengan Ny. NA dan terkadang meminta nasehat dari sanak
saudaranya. Dalam keluarga semua anggota keluarga bebas menyatakan pendapat tetapi
yang mengambil keputusan adalah Tn. MR sebagai kepala keluarga. Pengambilan
keputusan didahului dengan cara berdiskusi.
2) Sruktur Kekuasaan Keluarga
Keluarga Tn. MR saling menghargai satu sama lain,saling membantu serta saling mendukung.
Apabila ada masalah, keluarga akan berdiskusi terlebih dahulu dan secara
bersama-sama mencari jalan keluarnya.
3) Struktur Peran
Tn. MR bekerja sebagai wiraswasta, istri tidak bekerja/ibu rumah tangga.
4) Nilai Atau Norma Budaya
Keluarga Tn. MR menerapkan aturan-aturan sesuai dengan ajaran agama Hindu, memberikan
kebebasan pada keluarga tanpa mengabaikan adat istiadat yang ada serta menghormati
orang yang lebih tua. Di keluarga diterapkan hidup bersih seperti mencuci tangan
sebelum makan, gosok gigi sebelum tidur, membuang sampah pada tempatnya.

e. Fungsi Keluarga
1) Fungsi Afektif
Semua anggota keluarga Tn. MR saling menyayangi satu sama lain, membina hubungan saling
percaya, saling bertukar pikiran dalam menyelesaikan masalah dan menghormati satu
dengan yang lain. Apabila ada yang menderita sakit mereka saling membantu.
2) Fungsi Sosialisasi
Keluarga Tn. MR mengatakan berhubungan baik dengan orang lain, tetangga, petugas
kesehatan serta dapat melakukan komunikasi dengan baik sesuai adat yang berlaku di
daerah tempat tinggalnya.
3) Fungsi Perawatan Kesehatan
a) Keyakinan, nilai dan prilaku keluarga
Keluarga Ny. S mengatakan kesehatan adalah hal yang penting sehingga perlu dijaga dan
dipertahankan. Ny. S mengatakan dirinya tidak tahu mengapa bisa memiliki penyakit
Osteoartritis. Ny. S mengatakan belum kontrol ke Puskesmas dari bulan Maret (3
bulan) dan mengatakan dirinya merasa sehat saja sehingga tidak kontrol ke
Puskesmas.
b) Definisi keluarga tentang sehat dan sakit
Keluarga mengatakan sehat adalah keadaan dimana semua anggota tubuh tidak ada yang
terganggu dan sakit adalah keadaan dimana ada salah satu anggota tubuh yang
terganggu atau terasa sakit.
c) Status kesehatan dan kerentanan sakit yang dirasakan oleh keluarga
Keluarga Ny. S mengatakan status keluarga dalam keadaan sehat kecuali dirinya yang
memiliki penyakit Osteoartritis sejak 7 tahun yang lalu.
d) Praktek diet keluarga
Dalam keluarga Tn. MR tidak ada pembatasan atau pantangan terhadap suatu makanan
kecuali pada Ny. S yang mengurangi konsumsi sayur kol, brokoli, papaya dan
makanan yang berkalori tinggi.
e) Kebiasaan tidur dan istirahat
Keluarga mengatakan tidak mengalami gangguan tidur, biasa tidur nyenyak dan tidak
terbangun pada malam hari. Ny. S mengatakan keluarganya biasa tidur mulai pukul
22.00 – 06.00 WITA. Serta tidur siang ± 1 jam/hari. Tn. MR mengatakan tidurnya
kadang terganggu akibat sering terbangun untuk BAK ​+​6 kali setiap malam.
f) Latihan dan rekreasi
Keluarga mengatakan tidak ada kegiatan rutin untuk rekreasiapabila ada waktu luang. Ny. S
mengatakan kadang-kadang keluarganya berkunjung ke rumah anaknya yang sudah
menikah. Keluarga juga suka menonton TV atau mengobrol dengan keluarga dan
tetangga.
g) Kebiasaan menggunakan obat-obatan dalam keluarga
Keluarga Tn. MR tidak ada yang mengkonsumsi jamu atau obat-obatan kecuali Tn. MR
yang mengkonsumsi obat untuk penyakit Osteoartritis dari puskesmas.
h) Perawatan diri
Ny. S mengatakan semua anggota keluarganya mampu merawat diri masing-masing dengan
baik, dengan mandi 2x/hari, gosok gigi 2x/hari, mencuci rambut tiap 2 hari sekali
dan mengganti pakaian sehari sekali. Begitu pula saat makan dan sesudah makan
tetap mencuci tangan di air mengalir dengan sabun.
i) Praktek lingkungan
Ny. S mengatakan di lingkungan rumahnya tidak ada pencemaran udara, air dan tanah.
j) Pemeriksaan kesehatan secara teratur
Tn. MR mengatakan keluarganya tidak mengecek kesehatannya secara teratur. Namun jika
ada anggota keluarganya yang sakit akan diperiksakan ke Puskesmas atau dokter
praktek swasta yang ada di dekat rumah. Terkecuali untuk Ny. S sudah tiga bulan
terakhir ini tidak kontrol ke puskesmas dan meminum obat karena kesibukan.
k) Kesehatan gigi
Keluarga mengatakan tidak memiliki masalah kesehatan pada giginya.
l) Riwayat kesehatan keluarga
Ny. S mengatakan dalam keluarganya tidak ada yang memiliki penyakit Osteoartritis seperti
yang dideritanya.
m)Pelayananan perawatan kesehatan yang diterima
Ny. S Smengatakan pelayanan kesehatan yang diterima adalah pelayanan Puskesmas II
Denpasar Timur, dokter praktek swasta dan bidan swasta. Ny. S mengatakan tidak
cukup puas dengan pelayanan kesehatan yang diterima di Puskesmas karena
meskipun sudah menggunakan asuransi kesehatan tetap harus membayar dan
pelayanan tenaga kesehatanpun tidak cukup bagus menurutnya. Hal ini membuat Ny.
S terkadang malas untuk mengontrol penyakitnya.
n) Perasaan dan persepsi terhadap pelayanan kesehatan
Ny. S mengatakan sudah 3 bulan terakhir ini sudah tidak pernah kontrol ke Puskesmas dan
mengkonsusmsi oabat karena dirinya merasa sehat-sehat saja.
o) Sumber pembiayaan pelayanan kesehatan
Ny. S mengatakan biaya pengobatannya diambil dari penghasilannya dan kadang dari
penghasilan anak atau menantu.
p) Logistik untuk mendapatkan perawatan
Keluarga Tn. MR mengatakan jarak dari rumahnya ke Puskesmas II Denpasar Timur ± 1,5
km dan ditempuh dengan menggunakan sepeda motor diantar keluarganya.
f. Pemeriksaan Fisik

eriksaan Fisik Tn. MR Ny. NA Ny. S


(KK) (Istri) (Ibu)
aan Umum k tubuh tegak, bangun k tubuh tegak, bangun k tubuh tegak, bangun
tubuh sedang, tubuh sedang, tubuh sedang,
kesadaran Compos kesadaran Compos kesadaran Compos
Mentis (CM). Mentis (CM). Mentis (CM).
x/mnt x/mnt x/mnt
20x/mnt 8x/mnt 20x/mnt
,7​0​C 0​
C ,5​0​C
10/80 mmHg 20/80 mmHg 10/70 mmHg
B 65kg 62kg 49kg
65cm 60 cm 59cm
isi Normal) isi Normal) isi Normal)
a k kepala k kepala Bentuk kepala
normosephali, normosephali, normosephali,
rambut putih rambut hitam dan rambut hitam,
(beruban), bersih, sedikit beruban, bersih, tidak rontok,
tidak rontok, tidak bersih, tidak rontok, tidak berketombe,
berketombe, tidak tidak berketombe, tidak ada benjolan,
tidak ada nyeri tekan
ada benjolan, tidak tidak ada benjolan,
ada nyeri tekan tidak ada nyeri tekan
k simetris, sklera Bentuk simetris, Bentuk simetris,
putih, pupil isokor, sklera putih, pupil sklera putih, pupil
tidak ada gangguan isokor, tidak ada isokor, tidak ada
gangguan gangguan
ng si bersih, tidak ada si bersih, tidak ada Kondisi bersih, tidak
sekret, penciuman sekret, penciuman ada sekret,
baik baik penciuman baik
t k simetris, mukosa Bentuk simetris, Bentuk simetris,
lembab, gigi tidak mukosa lembab, gigi mukosa lembab, gigi
lengkap, lidah bersih lengkap, lidah bersih lengkap, lidah bersih

ga si bersih, tidak ada Kondisi bersih, tidak Kondisi bersih, tidak


serumen, ada serumen, ada serumen,
pendengaran baik, pendengaran baik, pendengaran baik,
tidak ada nyeri tekan tidak ada nyeri tekan tidak ada nyeri tekan
ada benjolan dan Tidak ada benjolan Tidak ada benjolan
tidak ada dan tidak ada dan tidak ada
pembesaran kelenjar pembesaran kelenjar pembesaran kelenjar
limfe atau vena limfe atau vena limfe atau vena
jugularis, terdapat jugularis jugularis
bekas luka
debridement pada
leher bagian
belakang
ax Vesikuler, sonor Vesikuler, sonor Vesikuler, sonor
ng : S1S2 tunggal ng : S1S2 tunggal ng : S1S2 tunggal
reguler, dullness reguler, dullness reguler, dullness
men k simetris, tidak ada Bentuk simetris, Bentuk simetris,
ascites, bising usus tidak ada ascites, tidak ada ascites,
= 12x/mnt, tidak ada bising usus = bising usus =
pembesaran hati 10x/mnt, tidak ada 10x/mnt, tidak ada
pembesaran hati pembesaran hati
emitas ada luka ataupun ada luka ataupun ada luka ataupun
edema edema edema
55 55 55
55 55 55
alia mengatakan tidak ada Klien mengatakan Klien mengatakan
masalah tidak ada masalah tidak ada masalah
mengatakan tidak ada mengatakan tidak ada mengatakan tidak ada
masalah masalah masalah

g. Koping Keluarga​.
1) Stressor jangka panjang dan pendek.
Ny. S mengatakan tidak khawatir dengan keadaan penyakit Osteoartritisnya.
2) Respon terhadap stressor.
Keluarga mengatakan mampu menghadapi masalah yang ada dan bertindak secara obyektif.
Ny. S mengatakan dalam mengatasi stress biasanya bermain dengan cucunya, banyak
berdoa dan lebih menyibukkan diri pada pekerjaannya.
3) Strategi koping
Keluarga mengatakan jika ada masalah selalu mendiskusikan dalam keluarga sehingga
masukan dari keluarga (terutama orang tua) dapat membantu menyelesaikan
masalahnya dan dapat mencari pemecahan masalah yang tepat.
4) Strategi adaptasi disfungsional.
Dari hasil pengkajian tidak didapatkan adanya keluarga mengatasi masalah dengan cara
maladaptive.

h. Data Penunjang
-
i. Analisa Data

No Data Diagnosa Keperawatan

1 DS : Regimen Terapeutik tidak efektif


- Ny. S mengatakan tidak mau diajak kontrol
ke Puskesmas mengenai penyakit yang di
deritanya karena dirinya merasa sehat tidak
ada permasalahan serta malas untuk datang
ke Puskesmas,
- Tn. MR mengatakan sudah 3 bulan terakhir
ini sudah tidak pernah kontrol ke
Puskesmas dan mengkonsusmsi obat
karena dirinya merasa sehat-sehat saja.
- Tn. MR mengatakan merasa sering Nyeri
pada kedua kakinya.
- Tn. MR mengatakan memiliki penyakit
Osteoartritis sejak 7 tahun yang lalu.

DO :
- Terdapat bengkak saat dipalpasi.
- Klien tampak nyeri saat dipalpasi, skala
nyeri 3 dari 1-10 skala nyeri.

j. Scoring
1. Ketidakefektifan manajemen regimen terapeutik keluarga pada Ny. S di keluarga Ny. S
berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal masalah keluarga dan merawat
anggota keluarga yang sedang sakit khususnya Tn.. MR (67 tahun) dengan penyakit
diabetes mellitus.
No Criteria Nilai Sko Pembenaran
r
3​
1 Sifat masalah: /​3​ x 1 1 Ny. S mengatakan tidak mau diajak
(aktual) kontrol ke Puskesmas mengenai penyakit
yang di deritanya karena dirinya merasa
sehat tidak ada permasalahan serta malas
untuk datang ke Puskesmas
2​
2 Kemungkinan /​2​ x 2 2 pada Ny. S, keluarga belum tahu pentingya
masalah dapat kontrol rutin pada pasien yang menderita
diubah : penyakit Osteoaretritis.
(Mudah)
2​ 2​
3 Potensial /​3​ x 1 /​3 Masalah masih dapat diatasi agar tidak
masalah untuk berlanjut dan memperparah kondisi Ny. S
dicegah : mengingat Osteoartritis masih dapat
(Cukup) memodifikasi gaya hidup agar mencegah
rasa nyeri dengan pengaturan pola diet
makanan.
1​ 1​
4 Menonjolnya /​2​ x 1 /​2 Tn. MR masih dapat melakukan
masalah ( tidak aktivitasnya sehari-hari, klien mengeluh
segera diatasi) nyeri di kedua kakinya.

Total Skor 4​1​/​6

2. DIAGNOSA KEPERAWATAN
Ketidakefektifan manajemen regimen terapeutik keluarga pada Tn. MR di keluarga Tn. MR
berhubungandengan ketidakmampuan keluarga dalam memanfaatkan fasilitas atau
sumber daya yang ada di masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai penyakit
diabetes mellitus.

3. PERENCANAAN
a. Prioritas Diagnosis Keperawatan
Ketidakefektifan manajemen regimen terapeutik keluarga pada Ny. S di keluarga Ny. S
berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam memanfaatkan fasilitas atau
sumber daya yang ada di masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai penyakit
Osteoartritis.
b. Rencana Keperawatan

DIAGNOSA TUJUAN EVALUASI


NO
KEPERAWATAN
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

1 akefektifan manajemen Setelah diberikan 1. Selam 1x 60 menit Respon verbal. Osteoartritis


regimen terapeutik askep keluarga selama kunjungan, keluarga adalahkondisi
keluarga pada Ny. S 3 kali kunjungan mampu mengenal mana sendi tera
di keluarga Ny. S rumah dengan interval Osteoartritis pada nyeri aki
berhubungan dengan waktu 7 hari anggota keluarga. inflamasi ring
ketidakmampuan diharapkan Dengan cara: yang timb
keluarga dalam manajemen regimen - Menyebutkan karena gesek
terapeutik keluarga pengertian ujung-ujung
memanfaatkan
efektif. Osteoartritis. tulang penyus
fasilitas atau sumber
sendi.
daya yang ada di
masyarakat untuk
mendapatkan
informasi mengenai
penyakit Osteoartritis.
- Menyebutkan Respon verbal. Menyebutkan
gejala-gejala Gejala-gejala
osteoartritis Osteoartritis :

● Kelent
an sen
yang
menur
.
● Sensas
serta
suara
geseka
pada
sendi
ketika
digera
an.
● Sendi
yang
mudah
nyeri.
● Otot
melem
dan
massa
otot
yang
berkur
g.
- Menyebutkancara Respon verbal. Menyebutkan
mengendalikan cara
Osteoartritis. mengendalikan
osteoartritis :
- Diet
- Olah raga da
aktivitas fisi
- Obat
osteoartritis
- Istirahat yan
cukup

- Menyebutkan hal Respon verbal. - Tidak boleh


yang tidak boleh makan
dilakukan oleh makanan ya
penderita tinggi kalori
osteoartritis. - Menjaga po
makan.
- Olahraga
rutin.

- Mengidentifikasi Respon verbal. Kondisi Tn. MR


masalah diabetes menderita
mellitus yang terjadi osteoartritis.
pada anggota
keluarga.

2. Selam 1x 60menit Respon verbal. Menyebutkan


kunjungan, keluarga akibat lanjut da
mampu mengambil osteoartritis yan
keputusan untuk tidak diobati:
merawat anggota - kesulitan
keluarga yang dalam
menderita melakukan
osteoarthritis.. aktifitas.
Dengan cara: - Nyeri yang
sering timbu
- menyebutkan akibat
lanjut osteoartritis
tidak diobati.

- Memutuskan untuk Respon verbal. Keluarga


merawat Tn. MR memutuskan
dengan masalah untuk merawat
osteoartritis. anggota dengan
Osteoartritis.

3.Setelah 1x60 menit Respon verbal. Menyebutkan


kunjungan keluarga cara
mampu merawat mengendalikan
anggota keluarga osteoartritis :
denganosteoartritis. - Diet
Dengan cara : - Olah raga da
- Menyebutkan cara aktivitas fisi
perawatan diabetes - Obat
mellitus dirumah. osteoartritis
- Istirahat yan
cukup

- Membuat obat Psikomotor. Keluarga dapat


tradisional untuk mendemonstras
mengurangi rasa an cara membu
nyeri. obat tradisional
dari kunyit keri
yang ditumbuk

4.Setelah 1x60 menit Respon verbal . at kunjungan


kunjungan, keluarga kefasilitas
mampu memanfaatkan kesehatan :
fasilitas pelayanan - Mendapatkan
kesehatan. pelayanan
Dengan cara : kesehatan
- Menyebutkan pengobatan
kembali manfaat diabetes
kunjungan ke mellitus.
fasilitas kesehatan. - Mendapatkan
pendidikan
kesehatan
tentang diabe
mellitus.
4. Implementasi Dan Evaluasi

N Diagnos Para
Hari/Tgl/Jam Implementasi Keperawatan Evaluasi
o a f

1. Senin, 1 ● Mengucapkan salam S:


6 januari 2020 ● Memvalidasi keadaan keluarga - Keluarga menjawab
Pk. 15.00-14.00 ● Mengingatkan kontrak salam.
WITA ● Menjalaskan tujuan - Keluarga mengatakan
N1: Ny. S masih menderita
- Mendiskusikan dengan osteoarthritis.
keluarga tentang pengertian - Keluarga menyetujui
osteoartritis. pertemuan saat ini
- Menanyakan kembali pada selama 60 mnt tentang
keluarga tentang pengertian osteoartritis.
osteoartritis. - Keluarga menyebutkan
- Mendiskusikan dengan pengertian osteoarthritis.
keluarga gejala-gejala - Keluarga dapatrt
osteoarthritis. menyebutkan
- Memotivasi keluarga untuk gejala-gejala
menyebutkan osteoarthritis.
kembaligejala-gejala - Keluarga mengatakan
osteoarthritis. kedua kaki sering terasa
- Mendorong keluarga untuk nyeri.
menyebutkan cara - Keluarga mengatakan
mengendalikan osteoarthritis. untuk mencegah
- Mendorong keluarga untuk penyakit Osteoartritis
menyebutkan cara mencegah harus melakukan diet
komplikasi osteoartritis. makan, olahraga rutin
- Membantu keluarga dan menjaga pola
membandingkan apa yang makan.
telah dijelaskan dengan - Keluarga mengatakan
kondisi Ny.S. setelah dijelaskan jadi
- Memotivasi keluarga untuk menambah ilmu tentang
mengidentifikasi masalah yang osteoartritis yang
timbul pada anggota keluarga dialami oleh Ny. S.
(Ny.S).
- Bersama keluarga O:
menyimpulkan masalah yang - Keluarga kooperatif dan
dihadapi dalam keluarga. aktif saat dijelaskan dan
- Memberikan reinforcement saat diskusi.
positif atas usaha yang - Keluarga mendengarkan
dilakukan oleh keluarga. penjelasan yang
diberikan.

A:
- Keluarga dapat
menyebutkan pengertian
tipe , tanda dan gejala,
serta pencegahan
osteoartritis
- Keluarga dapat
mengidentifikasi
masalah osteoartritis
yang terjadi pada Ny. S
- Keluarga dapat
menyimpulkan masalah
Osteoartritis yang terjadi
pada Ny. S.

P:
- Lanjutkan TUPEN
berikutnya.

2. rabu, 1 N2: S:
7 januari 2020 - Menjelaskan pada keluarga - Keluarga mengatakan
Pk. 09.00.-10.00 akibat lanjut bila osteoarthritis akibat osteoartritis
WITA tidak diobati. apabila tidak diobati
- Motivasi keluarga untuk bisa menyebabkan
menyebutkan kembali gangguan persendian.
akibatlanjut dari osteoartritis - Keluarga mengatakan
yang tidak diobati. akan merawat Ny. S
- Mendiskusikan kembali sesuai anjuran.
dengan keluarga keinginan
untuk merawat anggota O:
keluarga dengan osteoarthritis. - Keluarga antusias
- Memberi reinforcement positif mendengarkan
atas keputusan keluarga penjelasan yang
merawat anggota keluarga diberikan.
dengan osteoartritis. - Keluarga kooperatif dan
aktif saat diskusi.

A:
- Keluarga dapat
menyebutkan akibat
osteoartritis bila tidak
segera diobati.
- Keluarga memutuskan
untuk merawat Ny. S
dengan osteartritis
bersama keluarga.

P:
- Lanjutkan TUPEN
berikutnya.

3. Selasa, 1 N3: S:
9 januari 2020 - Mendiskusikan dengan - Keluarga mengatakan
Pk. 15..00-16.00 keluarga tentang cara cara mengendalikan
WITA mengendalikan osteoartritis diabetes mellitus :
- Memotivasi keluarga untuk - Diet
menyebutkan cara - Olah raga dan
mengendalikan osteoartritis aktivitas fisik
- Mendemontrasikan pada - Obat osteoartritis
keluarga cara membuat obat - Istirahat yang cukup
tradisional. - Keluarga mengatakan
- Memberikan kesempatan pada mengerti dengan
keluarga untuk mrmbuat obat penjelasan mengenai
tradisional. penataan lingkungan
- Memeri reinforcement positif yang sehat dan akan
atas usaha yang dilakukan memodofikasi
keluarga. lingkungan yang
- Memastikan keluarga akan mendukung kesehatan
melakukan tindakan tersebut anggota keluarga yang
secara rutin. menderita osteoartritis.

TUPEN 4 : O:
- Menggali tingkat pengetahuan - Keluarga antusias
keluarga tentang penataan mendengarkan
lingkungan yang sehat. penjelasan yang
- Mendiskusikan tentang diberikan.
memodifikasi lingkungan - Keluarga terlihat
yang mendukung kesehatan kooperatif dan aktif.
anggota keluarga yang
menderia diabetes mellitus. A:
- Menjelaskan pada keluarga - Keluarga mampu
tentang pentingnya menyebutkan cara
lingkungan yang sehat. mengendalikan
- Memotivasi keluarga agar osteoartritis.
dapat mempertahankan - Keluarga mampu
lingkungan yang sehat. mendemonstrasikan cara
membuat obat
tradisional dengan
menggunakan kunyit
kering yang ditumbuk.
- Keluarga mampu
mendukung kesehatan
lingkungan terutama
bagi anggota keluarga
yang sakit.
P:
- Lanjutkan TUPEN
berikutnya.

5. EVALUASI ASUHAN KEPERAWATAN

Hari/Tgl/Jam Dx. Kep Evaluasi Paraf

Sabtu, I S:
11 januari 2020 - Keluarga menyebutkan pengertian osteoartritis adalah kondisi
Pk. 08.00 yang menyebabkan sendi-sendi terasa sakit, kaku, dan
WITA bengkak.Keluarga memngatakan tanda dan gejala osteoartritis
adalah ​Kelenturan sendi yang menurun.,Sensasi serta
suara gesekan pada sendi ketika digerakkan ​dan S ​ endi
yang mudah nyeri.
- Keluarga mengatakan untuk mencegah komplikasi
osteoarthritis dengan menjaga diet dan berolahraga rutin.
- Keluarga mengatakan setelah dijelaskan jadi menambah ilmu
tentang osteoartritis yang dialami oleh Ny. S.
- Keluarga mengatakan akibat osteoartritis apabila tidak diobati
bisa menyebabkan gangguan persendian.
- Keluarga mengatakan akan merawat Ny. S yang sesuai
anjuran.
- Keluarga mengatakan mengerti dengan penjelasan mengenai
penataan lingkungan yang sehat dan akan memodofikasi
lingkungan yang mendukung kesehatan anggota keluarga
yang menderita Osteoartritis.
- Keluarga mengatakan akan mengatar Ny. S ke Puskesmas
terdekat untuk kontrol gula setiap bulannya atau apabila ada
keluhan.

O:
- Keluarga kooperatif dan aktif saat dijelaskan dan saat diskusi.
- Keluarga mendengarkan penjelasan yang diberikan.
- Keluarga antusias mendengarkan penjelasan yang diberikan
mengenai pengertian, tipe, tanda dan gejala osteoartritis,
pencegahan dan masalah yang akan terjadi jika
osteoartritistidak segera dikontrol.

A : Tupen 1, 2, 3, tercapai.

P : Pertahankan kondisi keluarga dan klien.