Anda di halaman 1dari 21

TUGAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

“SIKLUS PENGELUARAN DI BIDANG PENGGAJIAN”

PT. SINAR SOSRO

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah


SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
Diampu Oleh
Sri Dewi Wahyundaru,SE.,M.Si.Ak.,CA

DISUSUN OLEH :

KELOMPOK 1

1. APRILIA ROSITA
2. CAHYANING ISTIQOMAH (31401800203)
3. LOTUS JATRA. A (31401800226)
4. NOVI WULANDARI (31401800239)
KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirabbil ‘alamin, rasa syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang


Maha Kuasa yang telah melimpahkan rahmat-Nya berupa kesehatan, kesempatan serta
pengetahuan sehingga makalah Sistem Informasi Akuntansi tentang “SIKLUS
PENGGELUARAN DI BIDANG PENGGAJIAN PT SINAR SOSRO” ini bias selesai sesuai
dengan waktu yang telah ditentukan.

Saya berharap agar makalah ini bias bermanfaat untuk menambah pengetahuan rekan
– rekan Mahasiswa pada khususnya dan para pembaca umumnya tentang “SIKLUS
PENGGELUARAN DI BIDANG PENGGAJIAN PT SINAR SOSRO” yang merupakan
salah satu bagian dari materi dari Sistem Informasi Akuntansi.

Mudah – mudahan makalah sederhana yang telah berhasil kami susun ini bias dengan
mudah dipahami oleh siapapun yang membacanya. Sebelumnya kami meminta maaf bila
mana terdapat kesalahan kata atau kalimat yang kurang berkenan. Serta tak lupa kami juga
berharap adanya masukan serta kritikan yang membangun dari para pembaca demi
terciptanya makalah yang lebih baik lagi.

Semarang, 26 April 2019

Penulis

ii
DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL ...................................................................................................... i
KATA PENGANTAR .................................................................................................... ii
DAFTAR ISI .................................................................................................................. iii

BAB I PENDAHULUAN ................................................................................................ 1


A. Pengertian Siklus Gaji Dan Upah ................................................................................ 1
B. Pengendalian Intern Gaji Dan Upah ............................................................................ 4
C. Flowchart Yang Terkait ............................................................................................... 6

BAB II APLIKASI DI PT. SINAR SOSRO ................................................................ 9


A. Sistem Siklus Penggajian PT. SINAR SOSRO .......................................................... 9
B. Pengendalian Intern Penggajian PT. SINAR SOSRO ................................................ 11
C. Flowchart Penggajian PT. SINAR SOSRO ................................................................ 12
1. Prosedur Sistem Penggajian Transfer ...................................................................... 14
2. Prosedur Sistem Penggajian Manual ....................................................................... 16

BAB III PENUTUP ........................................................................................................ 17


A. Kesimpulan ................................................................................................................. 17

DAFTAR PUSTAKA

iii
BAB I

PENDAHULUAN

Pengertian Gaji dan Upah


Gaji umumnya merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh
karyawan yang mempunyai jenjang jabatan manajer, sedangkan upah umumnya merupakan
pembayaran atas penyeraha jasa yang dilakukan oleh karyawan pelaksana (buruh). Umumnya
gaji dibayarkan secara tetap perbulan, sedangkan upah dibayarkan berdasarkan hari kerja,
jam kerja atau jumlah satuan produk yang di hasilkan.

A. Pengertian Siklus Gaji dan Upah


Siklus gaji dan upah dirancang untuk menangani transaksi perhitungan gaji dan upah
karyawan dan pembayarannya, perancangan sistem akuntansi penggajian dan pengupahan ini
harus dapat menjamin validitas, otorisasi kelengkapan, klasifikasi penilaian, ketepatan waktu
dan ketepatan posting serta ikhtisar dari setiap transaksi penggajian dan pengupahan.

Dokumen Yang Digunakan dalam siklus Gaji dan Upah :

1. Dokumen pendukung perubahan gaji dan upah

Dokumen pendukung perubahan gaji. Dokumen ini umumnya dikeluarkan oleh fungsi
kepegawaian berupa surat keputusan yang berhubungan dengan karyawan, seperti
misalnya: surat keputusan pengangkatan karyawan baru, kenaikan pangkat, skorsing dan
sebagainya. Tembusan dokumen ini dikirimkan ke fungsi pembuat daftar gaji dan upah
untuk kepentingan pembuatan daftar gaji dan upah.

2.Kartu jam hadir

Kartu jam hadir ini digunakan oleh fungsi pencatat waktu untuk mencatat jam hadir
setiap karyawan di perusahaan. Catatan jam hadir dapat berupa daftar hadir biasa dapat
pula berbentuk kartu hadir yang diisi dari mesin pencatat waktu.

1
3.Kartu jam kerja

Kartu jam kerja merupakan dokumen yang digunakan untuk mencatat waktu yang
dikonsumsi tenaga kerja langsung pada perusahaan yang diproduksinya berdasarkan
pesanan.

4.Daftar gaji dan upah

Daftar gaji dan upah merupakan dokumen yang memuat informasi mengenai jumlah
gaji bruto tiap karyawan, potongan-potongan serta jumlah gaji netto tiap karyawan dalam
suatu periode pembayaran.

5.Rekap daftar gaji dan upah

Rekap daftar gaji dan upah merupakan dokumen yang berisi ringkasan gaji
perdepartemen/bagian, yang dibuat berdasarkan daftar gaji.

6. Surat pernyataan gaji dan upah

Surat pernyataan gaji dan upah merupakan dokumen yang dibuat oleh fungsi pembuat
daftar gaji, yang merupakan catatan bagi tiap karyawan beserta berbagai potongan yang
menjadi beban bagi karyawan.

7. Amplop gaji dan upah

Amplop gaji dan upah ini berisi uang gaji karyawan yang memuat informsi mengenai
nama karyawan, nomor identifikasi, dan jumlah gaji bersih yang diterima karyawan dalam
bulan atau periode tertentu.

8. Bukti kas keluar

Berdasarkan informasi dalam daftar gaji yang diterima dari fungsi pembuat daftar gaji,
maka fungsi pencatat uang akan membuat dokumen yang merupakan perintah pengeluaran
uang kepada fungsi pembayaran gaji.

Catatan Akuntansi Yang Digunakan :

 Jurnal umum

Dalam gaji dan upah, jurnal umum digunakan untuk mencatat distribusi biaya tenaga
kerja ke dalam setiap departemen dalam perusahaan.

2
 Kartu harga pokok produk

Kartu ini digunakan untuk mencatat upah tenaga kerja langsung yang dikeluarkan untuk
pesanan tertentu.

 Kartu biaya

Catatan ini digunakan untuk mencatat biaya tenaga kerja tidak langsung dan biaya tenaga
kerja non produksi setiap departemen dalam perusahaan. Sumber informasi untuk
pencatatan dalam kartu biaya ini adalah bukti memorial.

 Kartu penghasilan karyawan

Catatan ini digunakan untuk mencatat penghasilan dan berbagai potongan yang diterima
oleh setiap karyawann. Kartu penghasilan karyawan digunakan sebagai tanda terima gaji
dan upah karyawan dengan ditandatanganinya kartu tersebut oleh karyawan yang
bersangkutan. Sehingga rahasia penghasilan keryawan tertentu tidak diketahui oleh
karyawan yang lain.

Fungsi Yang Terkait Dalam Gaji dan Upah


 Fungsi kepegawaian.

Fungsi ini bertanggung jawab untuk mencari karyawan baru, menyeleksi calon karyawan,
memutuskan penempatan karyawan baru, membuat surat keputusan tarif gaji dan upah
karyawan, kanaikan pangkat dan golongan gaji, mutasi karyawan dan pemberhentian
karyawan.

 Fungsi pencatat waktu.

Fungsi ini bertanggung jawab untuk menyelenggarakan catatan waktu hadir bagi semua
karyawan perusahaan. Fungsi pencatatan waktu hadir karyawan tidak boleh dilaksanakan
oleh fungsi operasi atau oleh fungsi pembuat daftar gaji dan upah.

 Fungsi pembuat daftar gaji dan upah

Fungsiinibertanggung jawab untuk membuat daftar gaji dan upah yang berisi penghasilan
bruto yang menjadi hak dan berbagai potongan yang menjadi beban setiap karyawan selama
jangka waktu pembayaran gaji dan upah. Daftar gaji dan upah diserahkan oleh pembuat
daftar gaji dan upah kepada fungsi akuntansi guna pembuatan bukti kas keluar yang dipakai
sebagai dasar pembayaran gaji dan upah.

3
 Fungsi akuntansi

Fungsi ini bertanggung jawab untuk mencatat kewajiban yang timbul dalam hubungannya
dengan pembayaran gaji dan upah karyawan (misalnya utang gaji dan upah karyawan, utang
pajak, utang dana pensiun). Fungsi akuntansi yang menangani sistem akuntansi penggajian
dan pengupahan berada ditangan bagian utang, bagian kartu biaya, dan bagian jurnal.

 Fungsi keuangan

Fungsiini bertanggung jawab untuk mengisi cek guna pembayaran gaji dan upah dan
menguangkan cek tersebut ke bank. Uang tunai tersebut kemudian dimasukkan ke dalam
amplop gaji dan upah setiap karyawan untuk selanjutnya dibagikan kepada karyawan yang
berhak.

B. Pengendalian intern Gaji dan Upah

1. Prosedur pencatatan waktu hadir

Prosedur ini bertujuan untuk mencatat waktu hadir karyawan. Pencatatan waktu hadir ini
diselenggarakan oleh fungsi pencatat waktu dengan menggunakan daftar hadir pada pintu
masuk kantor administrasi. Pencatatan waktu hadir dapat menggunakan daftar hadir biasa,
yang karyawan harus menandatanganinya setiap hadir dan pulang dari perusahan atau dapat
menggunakan kartu hadir (berupa clok card) yang diisi secara otomatis dengan menggunakan
mesin pencatat waktu (time recorder mechine).

2. Prosedur pencatatan waktu gaji

Dalam perusahaan manufaktur yang produksinya berdasarkan pesanan, pencatatan waktu


kerja diperlukan bagi karyawan yang bekerja di fungsi produksi untuk keperluan distribusi
biaya upah karyawan kepada produk atau pesanan yang menikmati jasa karyawan tersebut.
Dengan demikian waktu kerja ini dipakai sebagai dasar pembebanan biaya tenaga kerja
langsung kepada produk yang diproduksi.

3. Prosedur pembuatan daftar upah

Dalam prosedur ini fungsi pembuat daftar gaji dan upah membuat daftar gaji dan upah
karyawan. Data yang dipakai sebagai dasar pembuatan daftar gaji dan upah adalah surat-surat
keputusan mengenai pengangkatan karyawan, daftar gaji bulan sebelumnya dan daftar hadir.

4
4. Prosedur distribusi biaya upah

Dalam prosedur ini, biaya tenaga kerja didistribusikan kepada departemen-departemen yang
menikmati manfaat tenaga kerja. Distribusi tenaga kerja ini dimaksudkan untuk pengendalian
biaya dan perhitungan harga pokok produk.

5. Prosedur pembayaran upah

Prosedur ini melibatkan fungsi akuntansi dam fungsikeuangan. Fungsi akuntansi membuat
perintah pengeluran kas kepada fungsi keuangan untuk menulis cek guna pembayaran gaji
dan upah. Fungsi keuangan kemudian menguangkan cek tersebut ke bank dan memasukkan
uang ke dalam amplop gaji dan upah dilakukan oleh juru bayar (pay master).

Unsur Pengendalian Intern


 Struktur organisasi yang memisahkan tanggungjawab fungsional secara tegas.
 Sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang memberikan perlindungan yang cukup
terhadap kekayaan, utang, pendapatan dan biaya.
 Praktek yang sehat dalam melaksanakan tugas dan fungsi setiap unit organisasi.
 Karyawan yang mutunya sesuai dengan tanggung jawabnya

5
C. Flowchart yang Terkait :

Narasi
a) Karyawan memberikan data karyawan ke bagian personalia berdasarkan data
karyawan tersebut maka dokumen yang dibuat oleh personalia adalah sebagai berikut:
 laporan data karyawan 2 rangkap, data gaji, data lembur, dan data
absen.
 Data absen dan data lembur diberikan ke karyawan dan data karyawan
di
arsip oleh personalia.

b) Laporan data karyawan rangkap 1 diberikan ke bagian Keuangan untuk dibuatkan


potongan pinjaman (jika ada) sebanyak 2 rangkap. Manager mendapatkan laporan
data karyawan rangkap 2 sebagai arsip.

c) Berdasarkan data absen dan data lembur tersebut, karyawan wajib mengisi absensi
dan lembur (jika ada) setiap hari kerja. Data isian data absensi dan lembur diberikan
kepada bagian personalia dan berdasarkan data absen isi, data lembur isi, data gaji dan
potongan pinjaman rangkap 1 digunakan untuk membuat laporan penggajian 2
rangkap.

d) Laporan penggajian rangkap 1, data lembur isi, data absen isi, data gaji dan potongan
pinjaman rangkap 1 diarsip oleh bagian personalia, laporan penggajian rangkap 2 di
arsip bagian Keuangan.

e) Laporan gaji rangkap 2 di arsip bagian Keuangan, berdasarkan laporan penggajian


rangkap 2, bagian Keuangan mengeluarkan uang sesuai jumlah yang diminta oleh
bagian personalia beserta kwitansi kas keluar. Laporan penggajian rangkap 1
diberikan ke Manager untuk diarsip.

6
Bagan IPO Prosedur Penggajian
KETERANGAN INPUT PROSES OUTPUT
1. Perekapan data  Data Pegawai  Dicek oleh PSDM Rekap absensi
pegawai dan  Presensi  Merekap data karyawan
absensi

2. Membuat slip Rekap Absensi Dicek oleh keuangan Slip gaji


gaji
3. Validasi slip gaji Slip Gaji Divalidasi oleh Slip gaji yang sudah
manager divalidasi
4. Laporan Slip Gaji Validasi Pembuatan laporan Slip gaji validasi
penggajian penggajian oleh beserta dengan uang
keuangan

7
Flowchart Penggajian
Karyawan PSDM Keuangan Manager

Start Data diri Daftar presensi 1 Slip gaji 1


karyawan

Menyerah
kan data Melakuk Membuat Memvalidasi
diri an slip gaji slip gaji
presensi karyawan

Data diri
Slip gaji 1 Slip gaji yang telah
karyawan Daftar presensi 1
Slip gaji 2 divalidasi
Daftar presensi 2
Slip gaji 3

3 4

Membuat
laporan
penggajian
Laporan penggajian 1

Laporan penggajian 1
Laporan penggajian 2
6
Slip gaji yang telah
divalidasi
5
Slip gaji yang telah
Bersama divalidasi
uang
Slip gaji yang telah
Bersama divalidasi
uang
END Bersama
uang

8
BAB II

APLIKASI DI PT.SINAR SOSRO

A. Sistem SikluS Penggajian PT.SINAR SOSRO

DEPARTEMEN PERSONALIA
— Dokumen : Formulir kegiatan personalia(personnel actiun form)
— Catatan : Formulir Kegiatan Personalia
— Pengendalian umum : formulir kegiatan personalia mengidentifikasi para karyawan
yang diotorisasi untuk menerima cek pembayaran dan digunakan untuk menunjukkan
perubahan dalam tingkat gaji perjam, pemotongan, dan klasifikasi pekerjaan.
DEPARTEMEN PRODUKSI
— Dokumen : kartu catatan waktu kerja(time record) yaitu kartu pekerjaan dan kartu
waktu
— Pengendalian intern: Produksi kartu catatan waktu kerja dikirim ke bagian akuntansi
biaya, yang kemudian dikirim ke bagian penggajian untuk menghitung jumlah cek
pembayaran karyawan tersebut.
DEPARTEMEN AKUNTANSI
— Dokumen : Kartu pekerjaan, rangkuman ditribusi tenaga kerja
— Pengendalian intern : mengunakan kartu pekerjaan untuk mengalokasikan biaya
tenaga kerja ke akun WIP sebagai tenaga kerja langsung atau overhead.

9
DEPARTEMEN PENGGAJIAN
— Dokumen : Kartu waktu, kegiatan personalia, check gaji karyawan, catatan
pembayaran, daftar gaji
— Catatan :Catatan Karyawan
— Pengendalian intern: menerima tarif pembayaran dan data pemotongan gaji dari
departemen personalia dan data jam kerja dari departemen produksi.
DEPARTEMEN UTANG
— Dokumen : Daftar gaji, tanda terima, salinan cek
— Pengendalian intern: memeriksa kebenaran daftar gaji dan menyiapkan 2 salinan tanda
terima pengeluaran kas sejumlah gaji tersebut. Satu salinan, bersama dengan daftar gaji,
dikirim ke pengeluaran kas. Salinan lainnya dikirim ke buku besar umum.
PENGELUARAN KAS
— Dokumen : cek gaji karyawan, tanda terima, daftar gaji, cek
— Catatan : Catatan Cek
— Pengedalian intern: menerima cek-cek penggajian, memeriksanya, dan kemudian
menandatanganinya, lalu mengirimnya ke pusat pembayaran untuk di distribusikan ke para
karyawan.
DEPARTEMEN BUKU BESAR
— Dokumen :rangkuman distribusi tenaga kerja, tanda terima
— Catatan :Buku Besar Umum
— Pengendalian intern: departemen buku besar umum menerima rangkuman distribusi
tenaga kerja dari bagian akuntansi biaya dan tanda terima pengeluaran kas fari utang usaha.
Dengan informasi ini, staff administrasi besar umum membuat ayat akuntansi.

10
B. Pengendalian Intern Penggajian PT.SINAR SOSRO
1. Otorisasi Transaksi
Dokumen ini penting untuk mencegah penipuan penggajian dengan
mengidentifikasi karyawan yang diotorisasi. Bentuk penipuan yang umum dilakukan
adalah menyerahkan kartu waktu karyawan yang tidak lagi bekerja diperusahaan.
2. Pemisahan Tugas
Departemen personalian menberikan informasi tarif pembayaran kebagian
pembayaran untuk karyawan yang dibayar peram. Kisaran tarif pembayaran dapat
didasarkan pada pengalama, klasifikasi pekerjaan, senioritas dan kelebihan lainnya.
Jika informasi ini disediakan langsung oleh departemen produksi, karyawan dapat
megubah informasi dan melakukan penipuan.
3. Supervisi
Wilayah lain yang berresiko adalah penjagaan waktu kadang – kadang
karyawan memasukkan kartu untuk karyawan lain yang terlmbat atau absen.
Supervisor harus mengamati proses ini dan merekonsiliasikan kartu waktu dengan
kehadiran aktual.
4. Catatan Akuntansi
Jejak audit untuk penggajian meliputi dokumen – dokumen berikut:
a. Kartu waktu, kartu pekerjaan, dan bukti kas keluar
b. Informasi jurnal, yang berasal dari rangkuman distribusi tenaga kerja dan daftar
tenaga gaji.
c. Akun buku besar pembantu, yang berisi catatan karyawan dan berbagai akun
pengeluaran.
d. Akun buku besar umum berisi pengendalian penggajian, kas dan akun dana gaji.
5. Pengendalian Akses
Aktiva yang berkaitan dengan sistem penggajian adalah tenaga kerja dan kas.
Keduanya dapat disalahgunakan melalui akses yang tidak benar kecatatan akuntansi.
Individu yang tidak jujur dapat memalsukan jumlah tenaga kerja melalui kartu waktu
sehingga dapat menggelapkan uang kas.

11
6. Verifikasi Independen
Berikut ini adalah contoh-contoh pengendalian verifikasi independen dalam
sistem penggajian :
a) Verifikasi jam kerja
Sebelum mengirimkan kartu waktu ke bagian penggajian dan pengupahan,
supervisor harus memverifikasi keakuratan dan menandatanganinya.

b) Pengurus pembayaran.
Penggunaan pengurus pembayaran gaji dan upah yang independen untuk
mendistribusikan cek (daripada supervisor) membantu memverifikasikan
eksistensi para pegawai.
c) Utang dagang
Petugas administrasi utang dagang memverifikasi akurasi daftar gaji dan
upah sebelum membuat voucher pengeluaran kas yang mentransfer dana kea
kun dana gaji atau upah (imprest account).
d) Buku besar umum
Departemen buku besar umum memverifikasi seluruh proses kegiatan
dengan merekonsiliasirangkuman distribusi tenaga kerja dan voucher
pembayaran gaji atau upah.

C. Flowchart Penggajian PT. SINAR SOSRO


Narasi
Proses perhitungan gaji dimulai dengan bagian keuangan mengambil data absensi
kebagian personalia. Kemudian bagian keuangan melakukan perhitungan tunjangan
masing – masing karyawan berdasarkan jumlah hari kerja selama satu periode. Setelah itu
dilakukan perhitungan lembur dengan mencocokkan data lembur dengan absensi.
Perhitungan lembur bersifat progressif dan dibagi kedalam empat jenis lembur dengan
perhitungan yang berbeda. Kemudian, barulah diperoleh data gaji bruto dan setelah gaji
bruto diperoleh dimulai penghitungan aspek serta penghitungan Pajak Penghasilan Pasal
21. Setelah selesai dihitung maka bagian penggajian mulai menghitung gaji netto, dengan
memasukkan pinjaman serta penghitungan lainnya seperti: klaim dan denda karyawan,
dengan ditambah penghitungan pajak dan asuransi yang ditambahkan menjadi potongan
gaji dan lalu didapatkan gaji netto yang akan diberikan kepada para pegawai.

12
Bagan IPO Penggajian Transfer PT. SINAR SOSRO
KETERANGAN INPUT PROSES OUTPUT
1. Penginputan  Karyawan Diinput oleh bagian Penghitungan
NIK  Absensi keuangan UPMK
2. Penginputan  Uang transport Diinput oleh bagian Penghitungan IH
jumlah transport,  Uang makan keuangan (intensif harian)
jumlah makan,
jumlah hari
kerja, tunjangan
3. Penginputan  Lemburan I Diinput oleh bagian Penghitungan
lemburan  Lemburan II keuangan lembur
 Lemburan III
 Lemburan IV
4. Penghitungan  Penghitungan Dihitung oleh sistem Gaji bruto
gaji bruto UPMK
 Penghitungan IH
 Lembur
5. Penghitungan Gaji bruto Penghitungan oleh Gaji netto
penerimaan gaji bagian keuangan
(netto)
6. Cetak kartu gaji Gaji netto Dicetak oleh bagian Kartu gaji
keuangan
7. Melengkapi Kartu gaji Penandatanganan Kartu gaji lengkap
kartu gaji kartu gaji oleh dengan ttd
karyawan
8. Membuat Kartu gaji lengkap Dilakukan oleh Laporan gaji
laporan gaji dengan ttd bagian keuangan karyawan
karyawan kemudian
pencetakan laporan
gaji karyawan
9. Pentransferan Laporan gaji Manager PGA  Dokumen transfer
gaji karyawan memberi persetujuan gaji
dan membuat  Cek transfer gaji
dokumen transfer
gaji serta membuat
cek transfer gaji
10. Penerimaan gaji Cek transfer gaji Manajer PGA Bukti transfer
menyerahkan cek
dan dokumen
transfer gaji ke bank
kemudian bank
mentransfer gaji ke
rekening karyawan

13
Prosedur Sistem Penggajian Transfer
System Flow Penggajian

Bag Keuangan Sistem Karyawan Manager PGA Bank

Mulai
Karyawan Kartu Gaji

Input NIK Absensi

Hitung
UPMK
Input Jumlah Menandatangani
Transport, Kartu gaji
Jumlah Makan
Hitung IH
Uang
Transport,
Uang Makan
Input Hari Kerja, Kartu Gaji
Tunjangan Sore, (ttd karyawan)
- Tunjangan Shift
Tunjangan Malam

Hitung Lembur

Lembur I,II,III,IV

Input Lembur (I/II/


III/IV) B

Hitung Gaji Bruto


Insentif Harian (IH),
GPS, Lembur
Laporan Gaji
Karyawan

Gaji Bruto
Simpan Gaji
Hasil Perhitungan Bruto Memberi persetujuan
dan membuat cek
B Transfer Gaji
Penerimaan Gaji

Hitung
Simpan Perhitungan
Penerimanaan Gaji
Gaji Bersih Membuat Cek
Membuat
Transfer Gaji
Dokumen
Transfer Gaji
Gaji Netto
Cetak Kartu
Gaji Dikumen Transfer Cek Transfer
Gaji(Nama Rek, No.
Rek,Nominal) Gaji

Kartu Gaji

Menyerahkan
cek dan Cek Transfer
Dokumen Gaji
Kartu Gaji transfer gaji ke
(ttd karyawan) bank

Transfer Gaji ke
rekening
karyawan
Membuat
Laporan Gaji
Karyawan
Bukti
STOP Transfer
Cetak Laporan
Gaji Karyawan

Laporan Gaji
Karyawan

Selesai

14
Bagan IPO Penggajian Manual PT. SINAR SOSRO
KETERANGAN INPUT PROSES OUTPUT
1 Perekapan data  Data Karyawan  Dicek oleh PSDM Rekap absensi
karyawan dan  Presensi  Merekap data karyawan
absensi

2 Membuat slip Rekap Absensi Dicek oleh keuangan Slip gaji


gaji
3 Validasi slip gaji Slip Gaji Divalidasi oleh Slip gaji yang sudah
manager divalidasi
4 Laporan Slip Gaji Validasi Pembuatan laporan Slip gaji validasi
penggajian penggajian oleh beserta dengan uang
keuangan
5 Slip gaji Slip Gaji Validasi Penerimaan slip gaji Slip gaji dan uang
beserta uang

15
Prosedur Sistem Penggajian Manual

Prosedur: kartu pekerjaan dari bagian produksi dikirimkan kebagian akuntansi biaya lalu
dibukukan kebuku besar wip lalu dibuat rangkuman distribusi tenaga kerja dan dikirim
kebagian buku besar umum. kartu waktu dari bagian produksi dikirim kebagian penggajian.
lalu direkonsiliasi dengan dokumen kegiatan personalia dan diinput kecatatan karyawan,
menghasilkan cek gaji karyawan yang dikirim kebagian pengeluaran kas. kegiatan per sonalia
kartu waktu dan daftar gaji disimpan kedalam file daftar gaji dikirimkan kebagian utang
usaha. cek gaji karyawan ditandatangani dan dikirim kepusat pembayaran untuk
didistribusikan daftar gaji.

16
BAB III

KESIMPULAN

a. Sistem Informasi Penggajian Pegawai dapat membantu dalam pengelolaan penggajian


pegawai sehingga menghasilkan informasi yang valid.

b. Dengan diterapkannya sistem ini diharapkan segala kendala tentang


keterlambatan dan ketidak-akuratan laporan-laporan yang berhubungan dengan
masalah penggajian pegawai dapat diatasi.

c. Membantu dalam memudahkan pencarian informasi penggajian pegawai dengan


pencarian informasi yang lebih cepat.

d. Dari proses perancangan ini, dapat diketahui bahwa untuk menyusun suatu sistem
informasi yang baik, tahap-tahap yang perlu dilakukan adalah dengan mempelajari
sistem yang ada atau yang berlaku saat ini, merumuskan permasalahan yang ada,
mencari alternatif penyelesaian untuk masalah yang ada, kemudian merancang suatu
sistem yang dapat mengatasi masalah.

Sistem Informasi Penggajian Pegawai dinilai dapat dengan mudah dipelajari, mudah
digunakan, dengan tampilan yang cukup menarik, menyenangkan user dan menghasilkan
informasi yang valid.

17
DAFTAR PUSTAKA

Bodnar, George H. dan Wiliam S Hopwood. 2000. Sistem


Informasi Akuntasi. Buku Satu. Edisi Keenam.
Terjemahan. Amir Abadi Yusuf. Jakarta: Salemba Empat.
Mulyadi. 2008. Sistem Akuntansi. Edisi Ketiga. Cetakan Keempat.
Jakarta: Salemba Empat
Widjajanto, Nugroho. 2001. Sistem Informasi Akuntansi 1. Jakarta:
Erlangga
https://slideplayer.info/slide/3247720/#.
http://sir.stikom.edu/75/9/BAB%20IV.pdf