Anda di halaman 1dari 15

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Modul 1 Sistem Informasi Manajemen :


Gambaran Umum Sistem Informasi Manajemen dan Konsep Sistem
Pencapaian :
Mampu menjelaskan Gambaran Umum SIM dan Konsep Sistem

Disusun oleh:

1. Dr. Yoyo Sudaryo, SE, Ak, MM, CA


2. Rama Chandra Jaya, S.Kom., MM
3. Fanji Wijaya, S.Kom., M.M

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI INDONESIA MEMBANGUN


STIE INABA
BANDUNG
2020
Materi Pembahasan

No Materi Sesi Tanggal


1 Pendahuluan Gambaran Umum SIM Tatap Muka
2 Dimensi Sistem Informasi Online
3 Sistem Informasi pada Organisasi Online
4 Strategi Penerapan Sistem Informasi Tatap Muka
5 Infrastruktur TI dan Kemajuan Teknologi Pada
Online
SI
6 Mengelola Pengetahuan Sistem Informasi Online
7 Review-Quiz Tatap Muka
8 UTS Tatap Muka
9 Database dan Manajemen Informasi Tatap Muka
10 Sistem Pendukung Keputusan (DSS) Online
11 Sistem Informasi Organisasi Enterprise Systems Online
12 Electronic Data Interchange (EDI), Fintech &
Digital Accounting Tatap Muka
13 Keamanan Sistem Informasi Online
14 Etika dan Masalah Sosial dalam Sistem
Online
Informasi
15 Review-Quiz Tatap Muka
16 UAS Tatap Muka

2
Daftar isi

1. Pendahuluan .................................................................................................................................... 4
2. Konsep Sistem ................................................................................................................................ 4
3. Pengertian Sistem............................................................................................................................ 4
4. Cara Pandang Sistem .................................................................................................................... 10
5. Pendekatan Sistem dalam Pemecahan Masalah ............................................................................ 11
6. Pengertian Sistem Informasi Manajemen ..................................................................................... 12
7. Mamfaat Perkembangan Sistem Informasi Manajemen ............................................................... 13
8. Alasan Pengolahan Data Informasi ............................................................................................... 14
Kesimpulan ........................................................................................................................................... 14
Daftar Pustaka ....................................................................................................................................... 15

3
1. Pendahuluan
Modul ini dimaksudkan untuk memperkenalkan Sistem Informasi Manajemen kepada
Anda yang baru saja menggeluti bidang ini. Modul yang pertama ini akan mengkaji
bermacam-macam pandangan dari para ahli manajemen sehingga dapat diperoleh pengertian
yang baku mengenai Sistem Informasi Manajemen. Selain itu juga diperoleh pengetahuan
bagaimana cara memproses pengolahan data sehingga tersedia informasi yang sangat
bermanfaat bagi organisasi maupun manajemen.
Tentunya Anda diharapkan selalu memperkaya pengetahuannya dengan membaca
berbagai literatur yang dipergunakan untuk menyusun modul ini. Sebagaimana kita ketahui
bahwa aktivitas organisasi pada umumnya harus dikelola secara rapi, konotasi dari
pernyataan ini sebenarnya terkait dengan bagaimana rapinya suatu pengelolaan informasi
dalam organisasi tersebut. Hal ini penting sekali, sebab tanpa hal tersebut jangan harap dapat
melakukan pengambilan keputusan yang tepat (efektif dan efisien)
Dengan menghubungkan antara Sistem Informasi Manajemen dan keputusan,
diharapkan Anda dapat mengerti kedudukan Sistem Informasi Manajemen dalam organisasi.
Selain itu, setelah mempelajari modul ini Anda juga diharapkan dapat memahami dan mampu
menjelaskan:

 Arti Sistem Informasi Manajemen;


 Mendefinisikan Sistem Informasi Manajemen;
 Perkembangan suatu Sistem Informasi Manajemen;
 Beberapa konsep sistem;
 Kerangka dasar sistem-sistem manajemen.

2. Konsep Sistem
Pokok bahasan mengenai konsep sistem ini berkaitan dengan beberapa hal yang
merupakan kerangka atau garis besar pokok bahasan ini yaitu: pengertian atau berbagai
pendekatan dalam sistem, karakteristik sistem, cara pandang sistem, dan pendekatan sistem
dalam pemecahan masalah

3. Pengertian Sistem
Sistem menurut McLeod yang dikutip dalam bukunya yang berjudul “Management
Information System” adalah sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud
yang sama untuk mencapai tujuan (McLeod & Schell, 2008). Menurut Satzinger, Jackson,
dan Burd sistem merupakan sekumpulan komponen yang saling berhubungan dan bekerja
bersama untuk mencapai suatu tujuan. Bedasarkan kedua pengertian di atas, maka dapat
disimpulkan bahwa pengertian sebuah sistem adalah sekumpulan elemen yang terintegasi dan
bekerja bersama guna mencapai suatu tujuan tertentu (Satzinger, Jackson, & Stephen D.
Burd, 2012)

Sistem dapat merupakan sesuatu yang abstrak maupun yang berwujud. Ada dua
pendekatan dalam mendefinisikan sistem, yaitu:

4
a) Pendekatan yang menekankan pada prosedur
b) Pendekatan yang menekankan pada elemen dan atau komponen sistem

Definisi pendekatan prosedur:

a) “Sistem sebagai suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling


berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan kegiatan atau
menyelesaikan suatu sasaran tertentu”.
b) Prosedur adalah urut-urutan yang tepat dari tahapan-tahapan instruksi yang
menerangkan apa (what) yang harus dikerjakan, siapa (who) yang mengerjakannya,
kapan (when) dikerjakan, dan bagaimana (how) mengerjakannya.
c) Contoh dari pendekatn prosedur ini adalah sistem akuntansi yang merupakan
kumpulan dari prosedur penerimaan dan pengeluaran kas, prosedur penjualan,
prosedur pembelian dan buku besar. Jadi dapat dikatakan sistem akuntansi terdiri dari
subsistem yang saling berkaitan. Sistem akuntansi yang digunakan pada usaha
perhotelan terdiri dari:
1) Subsistem akuntansi utama:
a) Kode rekening
b) Buku besar dan buku pembantu
c) Jurnal
d) Bukti transaksi
2) Subsistem penjualan dan penerimaan uang:
a) Order penjualan, perintah pengiriman dan pembuatan faktur
b) Distribusi penjualan
c) Piutang
d) Penerimaan uang dan pengawasan kredit
3) Subsistem pembelian dan pengeluaran uang:
a) Order pembelian dan laporan penerimaan barang
b) Distribusi pembelian dan biaya
c) Hutang
d) Prosedur pengeluaran uang
4) Subsistem pencatatan waktu dan penggajian:
a) Personalia
b) Pencatatan waktu
c) Penggajian
d) Distribusi gaji dan upah
5) Subsistem produksi dan biaya produksi
a) Order produksi
b) Pengawasan persediaan
c) Akuntansi biaya
Definisi pendekatan secara elemen/komponen:

a) “Sistem sebagai sekumpulan elemen yang saling berinteraksi satu dengan yang lain
untuk mencapai suatu tujuan tertentu”

5
b) “Sistem adalah sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang
sama untuk mencapai suatu tujuan”. Pendekatan ini sifatnya lebih luas dan lebih
banyak diterima oleh berbagai kalangan.
c) Contoh sistem yang didefinisikan dari pendekatan komponen adalah sistem komputer
yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak. Prosedur adalah urutan
pekerjaan klerikal (tulis menulis) yang melibatkan beberapa orang dalam satu bagian
atau departemen atau lebih untuk menangani transaksi secara seragam dari transaksi
yang sama dan terjadi berulang-ulang. Pekerjaan klerikal terdiri dari kegiatan menulis,
menggandakan, menghitung, memberi kode, mendaftar, memilih, memindah dan
membandingkan yang dilakukan untuk mencatat informasi di dalam formulir, buku
jurnal dan buku besar

Gambar 1. Konsep Dasar Sistem


Sumber McLeod & Schell, 2008
Kata kunci dari sistem:
 Ada elemen (bagian/komponen/subsistem, ex. Alat, manusia, peraturan, etc.)
 Ada interaksi (hubungan)
 Terintegrasi (satu kesatuan)
 Ada tujuan (goal / objective)
Goal: Tujuan – biasanya untuk ruang lingkup yang lebih luas (ex. Sistem bisnis)
 Objective: Sasaran – biasanya untuk ruang lingkup yang lebih sempit (ex. sistem
akuntansi, sistem produksi, etc.)

Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai ciri-ciri karakteristik yang terdapat pada sekumpulan elemen yang
harus dipahami dalam megidentifikasi pembuatan sistem. Adapun karakteristik sistem
(Hutahaean, 2015:3) yang dimaksud adalah sebagai berikut:

6
Gambar 2. Karakteristik Sistem
Sumber Jeperson Hutahaean, 2014
1) Komponen
Sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi dan bekerja sama
untuk membentuk satu kesatuan. Komponen sistem dapat berupa sub sistem atau
bagian-bagian dari sistem. Elemen sistem mungkin adalah bagian yang paling kecil
dari sistem yang ada. Setiap elemen memiliki tugas, fungsi dan tujuan sendiri sendiri.
Namun masing masing element sistem informasi manajemen ini akan saling
berinteraksi, terhubung dan bekerja sama antara satu dengan yang lain untuk
mencapai tujuannya. Apabila terdapat satu elemen tidak bekerja secara maksimal,
maka jalannya keseluruhan sistem informasi manajemen akan terganggu dan
menghasilkan ouput yang tidak maksimal.
2) Batasan sistem (boundary)
Daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem lainnya atau dengan
lingkungan luar dinamakan dengan batasan sistem. Batasan sistem ini memungkinkan
sistem dipandang sebagai satu kesatuan dan juga menunjukkan ruang lingkup (scope)
dari sistem tersebut.
Hal hal yang dibatasi oleh batas sistem contohnya:
o Biaya
o Peraturan
o Personel
o Peralatan, dll
3) Lingkungan luar sistem (environment)
Apapun yang berada di luar batas dari sistem dan mempengaruhi sistem tersebut
dinamakan dengan lingkungan luar sistem. Lingkungan luar yang bersifat
menguntungkan wajib dipelihara dan yang merugikan harus dikendalikan agar tidak
mengganggu kelangsungan sistem.

7
Contohnya keadaan listrik yang mati, listrik bukanlah bagian dari komponen sistem
informasi manajemen. Tapi dengan tidak adanya listrik maka sistem informasi
manajemen tidak bisa dijalankan.
4) Penghubung sistem (interface)
Media penghubung diperlukan untuk mengalirkan sumber-sumber daya dari sub
sistem ke sub sistem lainnya dinamakan dengan penghubung sistem. Data keluaran
disatu subsistem yang satu akan menjadi data masukan ketika pindah ke subsistem
yang lain. Perpindahan ini memerlukan penghubung. Contoh jaringan koneksi.
5) Masukkan sistem (input)
Energi yang dimasukkan ke dalam sistem dinamakan dengan masukan sistem (input)
dapat berupa perawatan dan masukan sinyal. Perawatan ini berfungsi agar sistem
dapat beroperasi dan masukan sinyal adalah energi yang diproses untuk menghasilkan
keluaran (output). Karakteristik masukan adalah hal yang paling mendasar yang harus
dimiliki oleh setiap sistem. Sistem kerja sebuah sistem informasi berawal dari
masukan. Apabila tidak ada data, maka apa yang akan diolah oleh sistem?
Tidak akan ada sesuatu yang dihasilkan karena bahan nya tidak ada
6) Keluaran sistem (output)
Hasil dari energi yang telah diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang
berguna dinamakan dengan keluaran sistem (output). Informasi merupakan contoh
keluaran sistem.
7) Pengolah sistem
Untuk mengolah masukan menjadi keluaran diperlukan suatu pengolah yang
dinamakan dengan pengolah sistem. Pengolahan bisa berupa pengklasifikasian data,
pengurutan, pencarian, penggabungan data. Apabila sebuah sistem tidak bisa
mengolah data, maka data mentah yang ada tetap akan menjadi seperti itu. Tidak akan
bisa menjadi sebuah informasi yang berharga
8) Sasaran sistem
Sistem pasti memiliki tujuan atau sasaran yang sangat menentukan input yang
dibutuhkan oleh sistem dan keluaran yang dihasilkan. Karena pada awalnya, sebuah
sistem informasi disusun dan didesain khusus untuk menghasilkan sebuah informasi
yang sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pengguna. Tujuan sistem didesain sama
persis dengan apa yang diinginkan oleh pengguna. Tujuan sistem yang tidak sama
dengan apa yang diinginkan oleh pengguna akan menghasilkan informasi yang tidak
berharga. Informasi menjadi tidak relevan dan tidak bisa digunakan oleh penggunanya
sebagai bahan pengambilan keputusan.

Karakteristik sistem tersebut tidak bersifat kaku, sebagaimana dinyatakan oleh McLeod tidak
semua sistem memiliki kombinasi elemen-elemen yang sama, tetapi susunan dasarnya
sama.

8
Gambar 3. Karakteristik Sistem
Sumber McLeod & Schell, 2008
 Sumber daya input mengalir melalui elemen transformasi, diubah menjadi sumber
daya output
 Elemen transformasi mengubah input menjadi output
 Sumber daya output hasil perubahan input melalui elemen transformasi
 Mekanisme pengendalian
 Memantau transformasi, meyakinkan sistem bahwa tujuan tercapai
 Dihubungkan pada arus sumberdaya dengan memakai sesuatu feedback loop
(lingkaran umpan balik)
 Tujuan digunakan oleh mekanisme pengendali untuk membandingkan sinyal umpan
balik dan mengarahkan sinyal pada elemen input bila sistem operasi perlu dirubah.
Contoh: Sistem Pemanas
Input; bahan bakar (ex. gas, listrik), Transformasi; mengubah input menjadi output
melalui pemanas (bahan bakar menjadi panas - output), Mekanisme pengendalian;
pengatur suhu (thermostat), umpan balik/feedback; kawat penghubung thermostat
dengan pemanas, tujuan; temperatur/skala pada thermostat yang diinginkan.

Klasifikasi Sistem

Secara umum sistem dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

1. Sistem alamiah dan sistem buatan


2. Sistem tertentu dan sistem tak tentu
3. Sistem sederhana dan sistem kompleks
4. Sistem stabil dan sistem dinamis
5. Sistem adaptif dan sistem non adaptif
6. Sistem permanen dan sistem temporer
7. Sistem fisik dan sistem konseptual
8. Subsistem dan supersistem
9. Sistem tertutup dan sistem terbuka

1) Sistem alamiah dan sistem buatan

9
sistem alamiah: sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia. contohnya
sistem perputaran bumi
sistem buatan: sistem yang dirancang manusia. contohnya sistem informasi
2) Sistem tertentu (deterministik) & sistem tak tentu (probabilistik)
sistem tertentu: beroperasi dengan tingkah laku yang dapat diprediksi. contohnya sistem
computer
sistem tak tentu: sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena
mengandung unsur probabilitas
3) Sistem sederhana dan sistem kompleks
sistem sederhana: terdiri dari sedikit elemen dan interaksinya tidak rumit dan sifatnya
langsung
sistem kompleks: memiliki banyak elemen yang sangat erat kaitannya dan saling
berhubungan dalam kenyataanya banyak sistem merupakan gabungan antara sistem
sederhana dan sistem kompleks
4) Sistem stabil dan sistem dinamis
sistem stabil: jika perubahan yang terjadi di lingkungan memberi pengaruh sangat kecil
atau tidak sama sekali terhadap sistem, contohnya perusahaan mainan dari kayu
sistem dinamis: sistem yang terus berubah dengan cepat seiring perubahan yang terjadi
pada lingkungannya, contohnya perusahaan manufaktur computer
5) Sistem adaptif dan sistem non adaptif
sistem adaptif: sistem yang memberikan respon terhadap lingkungannya
sistem non adaptif: sistem yang tidak memberikan respon terhadap lingkungannya
keduanya berkaitan dengan sistem stabil dan sistem dinamis
6) Sistem permanen dan sistem temporer
sistem permanen: sistem yang memiliki eksistensi jangka panjang, umumnya lebih dari
sepuluh tahun
sistem temporer: sistem yang eksistensinya jangka pendek, contohnya Kemitraan
7) Sistem fisik dan sistem konseptual
sistem fisik: terdiri dari sejumlah sumberdaya fisik, contohnya sistem bisnis
sistem konseptual: sistem yang menggunakan sumberdaya konseptual, umumnya berupa
data dan informasi untuk mewakili suatu sistem fisik
8) Subsistem dan supersistem
Subsistem: sebuah sistem di dalam suatu sistem yang lebih besar
Supersistem: sistem yang lebih besar dan terdiri dari subsistem-subsistem
Contohnya pemerintah propinsi merupakan supersistem dari pemerintahan kota, namun
merupakan subsistem dari pemerintahan nasional
9) Sistem tertutup (Closed Loop Sys.) & sistem terbuka (Open Loop Sys.)
sistem tertutup: sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan
luarnya. Kenyataannya tidak ada yang benar-benar tertutup, yang ada hanyalah relatively
closed system
sistem terbuka: sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya

4. Cara Pandang Sistem


Cara pandang sistem melihat operasi bisnis sebagai sistem-sistem yang melekat dalam
suatu lingkungan yang lebih luas. Raymond Mc Leod menyatakan, cara pandang sistem ini
bermanfaat untuk:
 mencegah manajer tidak tersesat dalam kompleksitas struktur & rincian pekerjaan

10
 menyadari perlunya memiliki tujuan-tujuan yang baik
 menekankan petingnya kerjasama semua bagian dalam organisasi
 mengakui keterkaitan organisasi dengan lingkungannya
 memberikan penilaian yang tinggi pada informasi umpan balik yang hanya dapat
dicapai dengan cara sistem tertutup

5. Pendekatan Sistem dalam Pemecahan Masalah


Pendekatan sistem merupakan suatu pendekatan sistematis untuk pemecahan masalah.

 Masalah; penyebab dari suatu persoalan


 Gejala; kondisi yang dihasilkan oleh masalah

Pendekatan sistem menurut Raymond Mc Leod terdiri dari:

 usaha persiapan (langkah 1-3)


 definisi (langkah 4-5)
 solusi (langkah 6-10)

Tahapan pemecahan masalah:


1) Memandang perusahaan sebagai suatu sistem
2) Mengenal sistem lingkungan PESIAPAN
3) Mengidentifikasi subsistem-subsistem perusahaan

4) Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem (top-down analysis)


5) menganalisis bagian-bagian sistem dalam suatu urutan tertentu DEFINISI

6) Mengidentifikasi berbagai alternatif solusi pemecahan masalah


7) Mengevaluasi berbagai alternatif solusi
8) Memilih solusi terbaik SOLUSI
9) Menerapkan solusi
10) Membuat tindak lanjut untuk memastikan bahwa solusi itu efektif

1) Memandang perusahaan sebagai suatu sistem


Manajer dalam menyelesaikan masalahnya harus mampu melihat perusahaan sebagai
suatu sistem, hal ini dapat dicapai dengan menggunakan model sistem umum
perusahaan
2) Mengenal sistem lingkungan
Hal ini adalah pemahaman hubungan perusahaan dengan lingkungannya. Ada delapan
elemen lingkungan yang perlu diperhatikan oleh perusahaan
3) Mengidentifikasi subsistem-subsistem perusahaan
Subsistem-subsistem perusahaan yang paling mudah adalah area fungsional yang
masing-masing merupakan suatu sistem sendiri. Selanjutnya baru dapat dilihat
tingkatan manajemen sebagai subsistem, artinya memiliki hubungan atasan bawahan
dan dihubungkan dengan informasi maupun arus keputusan
4) Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem (top-down analysis)

11
Mengidentifikasi tingkat sistem tempat penyebab persoalan berada. Artinya sistem
dapat berada pada tingkat sehingga manajer dapat menganalisis sistem menurut
subsistem-subsistem nya
5) Menganalisis bagian-bagian sistem dalam suatu urutan tertentu
Saat manajer mempelajari tiap tingkat sistem, elemen-elemen sistem dianalisis secara
berurutan, yaitu:
 mengevaluasi standar
 membandingkan output sistem dengan standar
 mengevaluasi manajemen
 mengevaluasi pemroses informasi
 mengevaluasi input dan sumber daya input
 mengevaluasi proses transformasi
 mengevaluasi sumber daya output

6) Mengidentifikasi berbagai alternatif solusi pemecahan masalah


Cara pemecahan masalah adalah dengan tukar pikiran dan diskusi (informal) dan
rancangan aplikasi bersama (formal) dengan menggunakan sistem pendukung
keputusansecara kelompok (group decision support systems)
7) Mengevaluasi berbagai alternatif solusi
Hal ini dilakukan dengan menggunakan kriteria evaluasi tertentu untuk mengukur
seberapa baik suatu alternatif dapat memecahkan masalah
8) Memilih solusi terbaik
9) Menerapkan solusi
10) Membuat tindak lanjut, memastikan bahwa solusi itu efektif

Gambar 4. Tugas Manajer


Sumber: Raymond McLeod,Jr 2008

6. Data dan Informasi


Data merupakan Aliran fakta dasar sedangkan Informasi ialah Interpretasi data yang
disajikan dengan cara yang berarti. Informatika ialah Studi tentang informasi, sistem
informasi dan teknologi informasi

12
7. Teknologi Informasi
Teknologi informasi mencakup perangkat keras dan perangkat lunak untuk
melaksanakan satu atau sejumlah tugas pemrosesan data seperti menangkap,
mentransmisikan, menyimpan, mengambil, memanipulasi, atau menampilkan data. Teknologi
informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer yang digunakan untuk memproses
dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk
mengirimkan informasi. Teknologi informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan
untuk memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis. Teknologi Informasi
adalah teknologi yang digunakan untuk menyimpan, menghasilkan, mengolah, serta
menyebarkan informasi
 Komponen utama:
 Komputer
 Multimedia
 Komunikasi

8. Pengertian Sistem Informasi Manajemen


Laudon mengatakan bahwa yang dimaksud dengan sistem informasi adalah suatu
komponen yang saling bekerja satu sama lain untuk mengumpulkan, mengolah, menyimpan
dan juga menyebarkan informasi untuk mendukung kegiatan suatu organisasi, seperti
pengambilan keputusan, koordinasi, pengendalian, analisis masalah, dan juga visualisasi dari
organisasi (Laudon & Laudon, 2018). Sistem Informasi terdiri atas dua kata, yaitu system dan
informasi. Sistem berarti gabungan dari beberapa subsistem yang bertujuan untuk mencapai
satu tujuan. Informasi berarti sesuatu yang mudah dipahami oleh penerima, sistem infromasi
memiliki makna sistem yang bertujuan menampilkan informasi (Dr.H.A. Rusdiana & Moch.
Irfan, S.T., 2014). Manajemen merupakan kumpulan aktivitas (planning, organizing,
commanding, coordinating dan controlling) (Peaucelle & Guthrie, 2015)
Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem informasi yang disusun dengan
mempergunakan prosedur-prosedur yang formal dengan tujuan memberikan informasi yang
akurat dan relevan kepada para manajer, baik itu informasi internal maupun informasi
eksternal, pada seluruh tingkat dan seluruh fungsi organisasi yang bersangkutan untuk
mendukung pengambilan keputusan secara efektif (Drs. Soegito Soedradjat, 2014). Dalam
pengembangan sistem informasi memerlukan orang-orang yang mempunyai keterampilan
tinggi. Banyak organisasi yang gagal membangun sistem informasi manajemen disebabkan
kurangnya perencanaan yang memadai, kurangnya personel yang andal, kurangnya
partisipasi manajemen dalam bentuk keikutsertaan para maanjer dalam merancang sistem dan
memotivasi seluruh personel yang terlibat.

9. Mamfaat Perkembangan Sistem Informasi Manajemen


Sistem informasi manajemen yang baik adalah sistem informasi manajemen yang
mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh. Artinya, sistem informasi
manajemen akan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan serta informasi yang sangat
bermanfaat. Dalam sebuah sistem informasi manajemen, komputer bukan prasyarat mutlak
secara teoretis. Dalam praktik, sistem informasi manajemen yang baik tidak akan ada tanpa
bantuan kemampuan pemrosesan komputer, yaitu sistem informasi manajemen harus dijalin
secara teliti agar mampu melayani tugas utama; sistem informasi manajemen bertujuan untuk
memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer diperusahaan atau dalam subunit

13
organisasional perusahaan, sistem informasi manajemen menyediakan informasi bagi
pemakai dalam bentuk laporan dan output dari berbagai simulasi model bisnis.

10. Alasan Pengolahan Data Informasi


Menurut perkembangannya, terdapat dua alasan manusia mengolah data dan
informasi. Pertama, karena dorongan alami manusia untuk menyatakan jumlah kepemilikan
dan harta kekayaan. Kedua, untuk survei administratif pada kepemerintahan. Dalam
perkembangan dunia modern, kebutuhan akan data dan informasi semakin kompleks
sehingga diperlukan adanya sistem formal dalam pengolahan data dan informasi. Semakin
kompleks kebutuhan suatu organisasi, semakin rumit sistem pengolahan data yang harus
dibuat oleh organisasi untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan (Dr.H.A. Rusdiana &
Moch. Irfan, S.T., 2014).
Sistem informasi manajemen menyediakan informasi untuk seluruh manajer
perusahaan dalam bentuk laporan berkala, laporan khusus, dan bentuk matematika. Para
manajer di semua wilayah dapat menerima informasi tersebut, yang sebagian besar dihasilkan
dari gabungan data Sistem Informasi yang ada.

Kesimpulan

14
Daftar Pustaka

Dr.H.A. Rusdiana, M. M., & Moch. Irfan, S.T., M. K. (2014). Sistem Informasi Manajemen.
Bandung: Pustaka Setia.
Drs. Soegito Soedradjat, M. A. (2014). Sistem Informasi Manajemen.
Jeperson Hutahaean. (2014). Konsep sistem informasi. deepublish.
Laudon, J. P., & Laudon, K. C. (2018). Management Information Systems. Pearson.
McLeod, R., & Schell, J. G. P. (2008). Management Information Systems (10th ed.). Salemba
Empat.
Peaucelle, J.-L., & Guthrie, C. (2015). Henri Fayol, The Manager (6th ed.). London and New
York: Pickering & Chatto.
Satzinger, J. W., Jackson, R. B., & Stephen D. Burd. (2012). Systems Analysis And Design In
A Changing World (Sixth). Boston: Course Technology.

15