Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN PRAKTIKUM

SAMBUNGAN KABEL
LABORATORIUM TEKNIK TENAGA LISTRIK
INSTALASI LISTRIK

Dosen Pembimbing:

Torib Hamzah, S.Pd., M.Pd


Sumber, SST., MT
Edy Sumitro, SST
Disusun oleh :

Isthifaiyatul Mahmudah
P27838018016

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA

JURUSAN TEKNIK ELEKTROMEDIK

TAHUN AJARAN 2018/2019


BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kabel listrik adalah media untuk mengantarkan arus listrik ataupun
informasi.Bahan dari kabel ini beraneka ragam, khusus sebagai pengantar
arus listrik, umumnya terbuat daritembaga dan umumnya dilapisi
dengan pelindung. Selain tembaga, ada juga kabel yang terbuat dari
serat optik, yang disebut dengan fiber optic cable.
Karena fungsi kabel yang sangat penting, oleh karena itu sebagai pengguna fasilitas
kabel kita perlu mengetahui caara mengupas dan membuat sambungan pada kabel dengan
bantuan alat – alat yang lain seperti tang cucut, tang kombinasi, tang potong dan alat – alat
yang lain.

1.2 Batasan Masalah


Mahasiswa dapat mengetahui berbagai macam jenis sambungan kabel,
cara mengelupasnya serta fungsi dari sambungan kabel.

1.3 Rumusan Masalah


1. Apa yang dimaksud kabel listrik ?
2. Bagaiman cara membuat sambungan kabel ?

1.4 Tujuan
1.4.1 Tujuan Umum
a. Mahasiswa mampu mengupas kabel NYA dengan benar.
b. Mahasiswa diharap memiliki bekal instalasi listrik di saat di
lapangan
c. Mahasiswa dapat membuat berbagai macam sambungan kabel
dengan benar.
d. Mahasiswa mampu mengetahui fungsi dari berbagai macam
sambungan kabel.
1.4.2 Tujuan Khusus
Dapat membuat sambungan kabel berdasarkan jenis-jenisnya
dengan benar.

1.5 Manfaat
1.5.1 Manfaat Teoritis.
Mahasiswa dapat mengetahui berbagai macam sambungan kabel
serta penggunaannya.

1.5.2 Manfaat Praktis


Mahasiswa dapat membuat berbagai macam jenis sambungan kabel
dengan baik dan benar.
BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Kabel
Kabel listrik adalah media untuk mengantarkan arus listrik ataupun
informasi.Bahan dari kabel ini beraneka ragam, khusus sebagai pengantar
arus listrik, umumnya terbuat daritembaga dan umumnya dilapisi
dengan pelindung. Selain tembaga, ada juga kabel yang terbuat dari
serat optik, yang disebut dengan fiber optic cable.

2.2 Macam-Macam Jenis Sambungan Kabel


2.2.1 SAMBUNGAN MATA ITIK
Sambungan mata itik adalah sambungan yang di gunakan untuk
menghubungkan kawat penghantar dengan komponen-komponen lain
misalnya pada fitting. Pembuatan mata sambungan ini dilakukan
dengan menggunakan tang pembulat.

Gambar 2.5Sambungan kabel mata itik


(Sumber :dianeagle.blogspot.co.id)

Hal-hal yang harus diperhatikan untuk pembuatan sambungan mata itik


adalah sebagai berikut :
1. Jangan membuat dengan arah kiri sebab bila skrup/baut
dikencangkan, bulatan akan membuka sehingga sambungan mudah
lepas.
2. Bulatan disesuaikan dengan baut/skrup agar penekanan baut dapat
merata dan sambungan menjadi sempurna.
2.2.2 SAMBUNGAN EKOR BABI
Sambungan seperti ini merupakan teknik penyambungan yang
paling sederhana dan mudah dikerjakan.Sambungan seperti ini biasanya
dilakukan pada penyambungan langsung yang dilakukan pada kontak
sambungan dan hasil sambungannya diisolasi dengan lasdop. Cara
penyambungan ini dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

Gambar 2.6Sambungan Kabel Ekor Babi


(Sumber :dianeagle.blogspot.co.id)

Pada sambungan ekor babi, kedua ujung kabel yang telah dikupas
kulitnya disambungkan dijadikan satu, kemudian diputar dengan tang
kombinasi sampai kuat dan ujungnya ditutup dengan menggunakan
lasdop.

Gambar 2.7Sambungan Kabel Ekor Babi


(Sumber :dianeagle.blogspot.co.id)
2.2.3 SAMBUNGAN PUNTIR

Gambar 2.8Sambungan Puntir


(Sumber :dianeagle.blogspot.co.id)

Pada umumnya dilakukan untuk menyambung dua buah kabel


yang akan direntang. Adakalanya dalam pekerjaan instalasi listrik
terpaksa menyambung kabel dengan cara direntang karena adanya
pertimbangan tertentu seperti untuk penghematan bahan atau adanya
isolasi kabel yang cacat
Cara penyambungannya adalah seperti pada gambar dibawah ini:

Gambar 2.9Sambungan punter


(Sumber :dianeagle.blogspot.co.id)

Untuk mendapatkan hasil puntiran yang baik, sebaiknya digunakan tang


kombinasi agar hasilnya kuat dan tidak longgar.

2.2.4 SAMBUNGAN BOLAK-BALIK


Tujuan sambungan bolak-balik pada dasarnya sama dengan
penyambungan puntir yaitu untuk menghubungkan 2 kabel yang akan
direntang. cara penyambungan ini akan menghasilkan sambungan yang
lebih kuat terhadap gaya rentang dan tarikan.Untuk kabel yang ukuran
lebih besar dilakukan dengan carasambungan bolak balik “Britannia“
atau dengan model sambungan “Scarf“.Bentuk sambungan ditunjukkan
seperti gambar dibawah ini: Bentuk sambungan bolak balik, bentuk
sambungan Britannia dan bentuk sambungan Scarf.

Gambar 2.10Sambungan Kabel Bolak Balik


(Sumber :dianeagle.blogspot.co.id)

Cara penyambungannya dapat dilakukan seperti pada gambar dibawah


ini:

Gambar 2.11Sambungan Kabel Bolak Balik


(Sumber :dianeagle.blogspot.co.id)

2.2.5 SAMBUNGAN BERCABANG


Dalam jaringan listrik sering kita temukan dalam penghantar yang
panjang, selain sambungan lurus juga ditemukan sambungan
cabang.Sambungan ini dilakukan dengan maksud untuk mengambil
jalan pintas agar menghemat penggunaan kabel dan praktis dalam
pengerjaannya.Sambungan ini dapat dilakukan tanpa harus memutus
kabel utamanya, melainkanhanya dikupas kabelnya sepanjang
kebutuhan.Bentuk pencabangan datarini bisa untuk cabang tunggal
(Single Plain joint) atau bisa juga dalambentuk cabang ganda (Cross
Plain Joint).

Gambar 2.12Sambungan Kabel Ekor Babi


(Sumber :dianeagle.blogspot.co.id)

Cara mengerjakan penyambungan percabangan ini dapat dilakukan


seperti pada gambar dibawah ini:

Gambar 2.13Sambungan Kabel Ekor Babi


(Sumber :dianeagle.blogspot.co.id)
BAB 3

METODE PENELITIAN

3.1 Alat Dan Bahan


a. Tang Kombinasi
b. Tang Cucut
c. Tang Potong
d. Kabel NYA

3.2 Langkah Percobaan


1. Sambungan Mata Itik :
a. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.

b. Pertama-tama, potong dan kupas ujung kabel sesuai ukuran dengan


menggunakan tang kombinasi.
c. Puntir kabel hingga tampak sedikit mengupas, tarik kulit kabel
perlahan-lahan, sehingga dapat terpisah antara kulit kabel dan tembaga.
d. Bentuk bulatan lonjong seperti mata pancingmenggunakan tang cucut,
sesuai dengan diameter baut/skrup yang akan digunakan.

2. Sambungan Ekor Babi (Pig Tail) :


a. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
b. Kupas masing-masing kabel NYA sepanjang 5 cm dari salah satu
ujungnya dengan menggunakan tang kombinasi.
c. Satukan dua buah kabel yang ujungnya sudah terkupas kemudian putar
dengan tang kombinasi secara rapi dan kuat.
d. Rapikan kembali hasil sambungan dengan memotong kelebihan kabel.
e. Selanjutnya ujung yang sudah rapi ditutup dengan menggunakan lasdop

3. Sambungan Puntir :
a. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
b. Kupas masing-masing kabel NYA sepanjang 15 cm dari salah satu
ujungnya dengan menggunakan tang kombinasi.
c. Tempelkan jadi satu bagian-bagian kabel yang terkupas kemudian
puntir menggunakan tang kombinasi dengan arah yang berlawanan ke
kiri dan ke kanan secara kuat agar hasilnya rapi dan tidak longgar.
d. Setelah sambungan selesai barulah kemudian diberi isolasi.

4. Sambungan Bolak-balik :
a. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
b. Kupas masing-masing kabel NYA sepanjang 15 cm dari salah satu
ujungnya dengan menggunakan tang pengupas.
c. Tempelkan jadi satu bagian-bagian kabel yang terkupas kemudian
puntir menggunakan tang kombinasi dengan arah yang berlawanan ke
kiri dan ke kanan secara kuat.
d. Rapikan hasil sambungan dengan memotong kelebihan kabel.
e. Setelah sambungan selesai barulah kemudian diberi isolasi seal tape.

5. Sambungan Bercabang :
a. Kupas masing-masing kabel NYA sepanjang 5 cm dari salah satu
ujungnya dengan menggunakan tang pengupas.
b. Satukan dua bagian kabel yang sudah terkupas, kemudian puntir dan
lilit menggunakan tang kombinasi. Hasil penyambungan biasanya
membentuk huruf T atau membentuk tanda silang/cross(+). Rapikan
hasil sambungan dengan memotong kelebihan kabel sesuai dengan
kebutuhan.
c. Terakhir, tutup hasil sambungan dengan seal tape agar tidak terjadi
hubungan singkat atau membahayakan orang lain.
BAB 4
ANALISIS DAN KESIMPULAN

4.1 Analisis
Dari praktikum ini kita bisa menyimpulkan bahwa sangat penting
mempelajari sambungan kabel, karena itu kita harus memperhatikannya
terlebih dahulu agar tidak terjadi dampak negative yang dapat membahayakan
seperti kebakaran atau ledakan.

4.2 Kesimpulan
Dari praktikum yang telah di lakukan dapat di simpulkan bahwa kabel
merupakan komponen yang sangat penting dalam dunia kelistrikan. Apabila
terjadi kesalahan dalam membuat sambungan kabel atau tidak sesuai dengan
fungsinya, maka akan terjadi dampak negatif, seperti: korsleting, kesetrum
dan bisa juga sampai terjadi kebakaran. Maka dari itu kita harus
memperhatikan terlebih dahulu dalam melakukan sambungan kabel.

4.3 Pertanyaan
1. Sambungan apa yang sering di gunakan dalam pemasangan instalasi listrik
?
 Sambungan yang sering digunakan dalam pemasangan instalasi listrik
adalah sambungan kabel ekor babi, sambungan kabel puntir,
sambungan kabel bolak-balik dan sambungan kabel percabangan.
2. Mengapa kita perlu memperhatikan dalam melakukan sambungan instalasi
listrik ?
 Agar mengurangi meminimalkan resiko terjadinya korsleting listrik dan
potensi terjadinya kebakaran akan berkurang.
3. Hal hal apa saja yang harus kita perhatikan dalam melakukan sambungan
kabel ?
 Harus berhati-hati dalam menggunakan alat agar tidak terluka.
 Harus rapi dalam proses penyambungan kabel agar tidak terjadi
korsleting.
 Teliti dalam proses penyambungan kabel yang ingin kita buat.
4. Apakah dampak dalam pemasangan instalasi listrik jika tidak melakukan
dengan baik dan benar?
Dampak dari pemasangan instalasi listrik adalah :
 Kesetrum (tersengat istrik) akan dirasakan jika arus akan mulai
dirasakan jika arus listrik melalui tubuh kita.
 Panas atau kebakaran, muncul karena adanya aliran arus melalui suatu
resistans. Besarnya panas sebanding dengan kuadrat arus, besarnya
resistansi dan waktu.
 Ledakan, terjadi hubungan singkat arus listrik yang mengalir akan
sangat besar.
5. Apa keuntungan kita mempelajari sambungan kabel?
 Kita dapat lebih memahami jenias-jenis sambungan kabel untuk
instalasi listrik yang bias digunakan untuk sambungan yang dirumah-
rumah.
DAFTAR PUSTAKA

[1]. Rahadian. 2015. “Jenis-Jenis Sambungan Kabel Dan Teknik


Menyambungnya”.
http://dianeagle.blogspot.co.id/2015/12/jenis-jenis-sambungan-kabel-dan-
teknik.html
Diakses pada : 21 September 2018
[2]. Achmad jalal. 2016. “Macam-Macam Sambungan Kabel”
http://listrikpintar24.blogspot.com/2016/12/macam-mcam-sambungan-
kabel.html