Anda di halaman 1dari 2

NAMA : AHMAD RAFIKA PUTRA (17410474)

KELAS : H

1. Iya wajib mengganti, sesuai dengan pasal 17744 KUHPER “Barangsiapa menerima
suatu barang yang dipinjam wajib memelihara barang itu sebagai seorang kepala
keluarga yang baik, Ia tidak boleh menggunakan barang itu selain untuk maksud
pemakaian yang sesuai dengan sifatnya, atau untuk kepentingan yang telah ditentukan
dalam perjanjian. Bila menyimpang dan larangan ini, peminjam dapat dihukum
mengganti biaya, kerugian dan bunga, kalau ada alasan untuk itu. Jika peminjam
memakai barang itu untuk suatu tujuan lam atau lebih lama dan yang semestinya,
maka wajiblah ia bertanggung jawab atas musnahnya barang itu sekalipun musnahnya
barang itu disebabkan oleh suatu peristiwa yang tidak disengaja”.

Pasal 1745 KUHPER “Jika barang pinjaman itu musnah karena suatu peristiwa yang
tidak disengaja, sedang ha! itu dapat dihindarkan o!eh peminjam dengan jalan
memakai barang kepunyaan sendiri atau jika peminjam tidak mempedulikan barang
pinjaman sewaktu terjadmya peristiwa termaksud, sedangkan barang kepunyaannya
sendiri diselamatkannya, maka peminjam wajib bertangung jawab atas musnahnya
barang itu”.

2. Tidak wajib, karena dalam pasal 1556 KUHPER “ Pihak yang menyewakan tidak
wajib menjamin penyewa terhadap rintangan dalam merintangi dalam menikmati
barang sewa yang dilakukan oleh pihak ketiga tanpa berdasarkan suatu hak atas
barang sewa itu, hal ini tidak mengurangi hak penyewa untuk menuntut sendiri orang
itu”

Serta dalam pasal 1582 KUHPER “Seorang penyewa kedua tidak wajib membayar
kepada pemilik lebih dari jumlah harga sewa kedua yang masih terutang kepada
penyewa pertama pada waktu dilakukan suatu penyitaan. dan ia tak boleh mengajukan
pembayaran yang dilakukan sebelumnya. kecuali jika pembayaran itu dilakukan
menurut suatu perjanjian yang dinyatakan dalam persetujuan sewa itu atau menurut
kebiasaan setempat”.

3. Mba Sri Hastiti tidak wajib mengganti barang titipan tersebut sesuai dalam pasal 1711
KUHPER “Mereka tidak bertanggung jawab atas perampokan atau pencurian yang
diperbuat oleh orang yang oleh pelancong diizinkan datang kepadanya”.

Jadi penerima titipan tidak wabib mengganti barang tersebut karena bukan atas
kelalaiannnya sendiri.
4. Pemberi kuasa dapat menarik lagi kuasanya dan harus bertanggung jawab atasa
pemberian kuasanya apabila penerima kuasa melakukan kelalaian, dikarenakan
penerima kuasa merupakan orang yang belum cakap sebagaimana yang dimaksud
dalam pasal 1798 KUHPER “Orang-orang perempuan dan anak yang belum dewasa
dapat ditunjuk kuasa tetapi pemberi kuasa tidaklah berwenang untuk mengajukan
suatu tuntutan hukum terhadap anak yang belum dewasa, selain menurut ketentuan-
ketentuan umum mengenai perikatan-perikatan yang dibuat oleh anak yang belum
dewasa, dan terhadap orang-orang perempuan bersuami yang menerima kuasa tanpa
bantuan suami pun ia tak berwenang untuk mengadakan tuntutan hukum selain
menurut ketentuan-ketentuan Bab 5 dan 7 Buku Kesatu dari Kitab Undang-undang
Hukum Perdata ini”.