Anda di halaman 1dari 40

- OutBox Project

^Just Amateur

Jumat, 27 Maret 2015

MEMBUAT CHARGER AKI OTOMATIS/ AUTO CUT OFF


CHARGER CIRCUIT
Setelah project Sensor Sentuh kemarin, ternyata masih ada sisa komponen yang nganggur, RELAY,
SCR, LED dll .. setelah dipikir-pikir...dengan sedikit modifikasi, kayanya rangkaian sensor sentuh
kemarin bisa dibuat sebagai charger otomatis nih...so langsung saja corat-coret bikin
skema...kumpulin bahan yang kurang...berangkat.......

ini dia skemanya Gan...

Rangkaian diatas hampir sama dengan rangkaian sensor sentuh pada posting sebelumnya .. hanya
membuang Transistor serta menambahkan Trafo, Dioda, Zener dan Elco.

CARA KERJA :
Charger ini bekerja secara STRAIGHT alias arus mengalir langsung dari source menuju aki, hanya
ditambah pemutus arus saat voltase aki mencapai titik yang telah di tentukan. Titik Cut Off ini
ditentukan oleh Breakdown Voltage Dioda Zener yang dipasang, sesuai sifatnya,dioda zener tidak
akan mengalirkan arus sebelum voltase breakdownnya tercapai,

Pada umumnya, Voltase aki saat full charge berkisar antara 13.8V - 14.4V, dengan memasang
dioda Zener 13,8V,ditambah dioda IN4007 maka breakdown voltage yang didapat adalah 13.8 + 0.6
= 14.4V, Saat charging, Relay akan tetap berada pada posisi OFF, arus akan terus mengalir ke aki,
saat voltase aki mencapai 14.4V maka arus akan mengalir ke Gate SCR dan memicu SCR untuk
meng"ON"kan Relay dan memutus arus menuju aki .

KOMPONEN :

SWITCH
Saat memulai charging, SCR harus kondisi OFF begitu juga Relay, karena itu dibutuhkan Switch
START/RESET, yaitu saklar NC (Normaly Closed) alias OFF saat ditekan dan ON saat dilepaskan, ini
dibutuhkan untuk meng"OFF"kan SCR jika Relay sudah On saat akan memulai charging. Hanya
perlu ditekan sesaat saja.

DIODA ZENER
Voltase dioda Zener yang dipasang sebenarnya sesuai kebutuhan anda,misal anda ingin cut off
pada voltase 13,6V , maka anda hanya perlu memasang dioda zener 13V, untuk Zener 13.8V bisa
didapatkan dengan meng"SERI"kan 2 buah zener. misal ZD 8.2v + 5.6v atau kombinasi yang lain.

RESISTOR
Nilai resistor yang dipasang tergantung sensitifitas Gate SCR yang dipakai, semakin sensitif Gate
nya semakin besar nilai resistor yang dibutuhkan, untuk lebih mudahnya bisa dipasang Variable
Resistor 1M ohm atau kombinasi keduanya.

SCR
Sifat SCR hampir sama dengan dioda namun SCR tidak akan mengalirkan arus sebelum Gate diberi
Input. setelah Gate diberi input maka SCR akan tetap ON meskipun input ke Gate diputus, karena
itulah digunakan switch START/RESET untuk meng"OFF"kan SCR. Disini saya memakai SCR 2P4M
karena termasuk sensitif Gate, hanya memerlukan arus (IGT) 0.2 mA untuk memicu Gate.jadi saat
voltase yang ditentukan tercapai SCR langsung ON, anda bisa memakai SCR tipe yang lain, tinggal
mengubah nilai resistor sesuai sensitifitas Gate SCR-nya.

LED
Led 1 warna hijau sebagai indikator bahwa aki sudah penuh (Relay aktif), Led 2 warna merah
sebagai indikator charging. Saat voltase aki mendekati titik full, maka Led hijau akan berkedip
beberapa kali lalu ON dan Led merah OFF.

ELCO
Kapasitor Elco disini berfungsi untuk mencegah relay "Clicking" atau "Chaterring" alias putus-
nyambung putus-nyambung kaya pacaran ..hehe. gunakan Elco dengan voltase diatas voltase
Source, bisa memakai Elco 25V atau 35V.

Dioda IN4148
Digunakan sebagai pengaman rangkaian dari Back EMF yang dihasilkan relay saat OFF.

Dioda IN4007
Saat Relay On / aki penuh ,maka arus ke Led 2 akan terputus dari trafo, jika tidak dipasang dioda ..
maka Led 2 akan tetap menyala menggunakan arus dari aki. Disini kita pasang dioda untuk
mencegah arus balik dari aki ke rangkaian/Led 2, umumnya dioda memiliki drop voltage sebesar
0,6 V, jadi disini juga berfungsi menambah Breakdown voltage Zener.

Rangkaian diatas sudah saya uji coba untuk charging Aki Kering Honda Beat milik saya dan aki
kering Genset Gan.. dan hasilnya memuaskan.. saya memakai Trafo 15V CT 1A sebagai source.
Jika trafo anda lebih dari 1 A..maka nilai komponen bisa diganti.

Cara Pakai Charger : 

# Pertama, jangan hubungkan charger ke aki, hidupkan charger dahulu, Led hijau harus menyala,
ini sebagai tanda bahwa CUT OFF bekerja, alias Zener, SCR dan Relay oke.

# Kedua, hubungkan output ke aki, lalu tekan tombol Start/Reset sebentar maka Led hijau mati
dan Led merah menyala tanda proses charging dimulai.
Jika anda menggunakan VR/Potensio maka anda bisa mengatur voltase cut off nya. untuk seting
nya anda harus menggunakan aki yang sudah penuh. Pertama anda putar Potensio pada posisi
resistansi tertinggi, lalu anda cas aki sambil anda ukur voltasenya, jika voltase yang di inginkan
tercapai, misal 13,6V ,putar Potensio pelan-pelan untuk mengurangi resistansi sampai led hijau
menyala/cut off..nah seting cut off selesai, anda bisa cas aki yang lain dan akan Cut Off pada
voltase yang di seting tadi..

#Jika anda ga mau ribet seting tiap charging, setelah aki penuh dan cut off, tinggal anda ukur
resistansi pada VR lalu anda ganti  Resistor biasa. misal untuk dipakai 2 jenis aki, tinggal anda ukur
saja, buat aki basah (13.8V) butuh resistansinya VR berapa,untuk aki kering (14.4V) resistansi VR
berapa,tinggal anda ganti dengan 2 resistor biasa dan dihubungkan dengan saklar Toggle, jadi
kalau ganti jenis aki tinggal anda geser saklarnya sebelum charging.

NB: Jika saat aki anda hubungkan Led Hijau menyala ( Relay ON ), anda tekan START/RESET ternyata
Led Hijau kembali ON, kemungkinan resistansi aki sudah terlalu tinggi, ini disebabkan karena aki
mengalami SULFATION,alias sel-sel aki telah di lapisi sulfat/berkerak sehingga arus dari charger tidak
bisa mengalir ke sel-sel aki.,hal ini biasanya disebabkan karena aki terlalu lama di diamkan (deep
discharge). Jika kasusnya demikian, maka anda membutuhkan Desulfator alias pulse charger yang
sifatnya "MENGGEDOR" aki dengan pulse Voltase yang tinggi untuk membuang lapisan sulfat.
Rangkaian Desulfator yang pernah saya buat dan uji bisa di lihat DISINI. 

UPDATE :

Diluar dugaan .. ternyata banyak juga yang membaca postingan ini ..hehe... ada hal dasar yang
sepertinya perlu dijelaskan agar tidak membingungkan pembaca ..hehe... Saya membuat charger
diatas dari komponen seadanya alias sisa komponen yang ada .. jadi untuk type atau seri
komponen saya rasa tidaklah wajib sama dengan diatas ... selama anda memahami prinsip
dasarnya maka anda bisa "bermain-main" dengan komponen seadanya yang anda punya .. jangan
takut mencoba .. saya juga sering trial error kok hehe....

Charger di atas sangatlah sederhana, bekerja secara STRAIGHT..artinya langsung ... alias hampir
sama jika anda menghubungkan output dari catu daya langsung ke aki dengan 2 buah kabel ..
dengan cara ini maka pada dasarnya..trafo hanya mengalirkan arus sebesar yang di butuhkan
beban. Misal anda memakai trafo 5 Ampere, sebenarnya arus charging tidaklah sebesar 5 A
(kecuali aki benar2 kosong alias 0 Volt).. saat charging maka voltase aki akan naik dan arus
pengisian akan turun...semakin tinggi Voltase aki .. maka akan makin mengecil arus pengisian .
saat aki penuh atau voltase breakdown tercapai maka Dioda Zener akan terbuka dan mengalirkan
arus ke Resistor kemudian memicu SCR/relay, jadi, jika anda memakai trafo 5 atau 10 A, maka
hanya perlu mengganti Dioda IN4007  dan Relay dengan tipe yang  mampu dilewati arus sebesar 5
atau 10 A.,. dengan sistem diatas pada dasarnya Relay dan dioda fungsinya sama saja dengan
saklar dan kabel, jadi Seri dioda tidaklah penting, yang penting kemampuan menghandle arusnya.

Sekali lagi jangan terpaku pada nilai komponen, nilai Zener, Dioda, Resistor, SCR, dan Relay
mengikuti kebutuhan anda, jika anda kesulitan mencari Zener 13.8v , maka bisa memakai Zener
13V ditambah 1 dioda IN4007, jika menggunakan SCR tipe berbeda, bisa mengganti resistor
dengan Potensio 1 M jadi bisa ditambah atau dikurangi nilai Cut Offnya. 
FYI : Dipasaran ada 2 tipe SCR 2P4M, yaitu ORI dan KW, walaupun sama-sama 2P4M ternyata
pada prakteknya sensitifitas Gate-nya berbeda. Penggunaan VR / Potensio lebih saya sarankan.
Pemasangan komponen kira-kira begini..

UPDATE 2

Ternyata banyak yang sudah mencoba rangkaian diatas dan beberapa pembaca mengalami
kendala, Dalam membuat rangkaian elektronika, saya terbiasa menguji tiap komponen yang akan
digunakan sebelum dipasang dalam rangkaian , karena komponen baru beli ditoko pun belum
jaminan komponen tersebut baik., harus di test 1 persatu sebelum dipasang, karena lebih sulit
mendeteksi kesalahan dalam rangkaian yang sudah jadi daripada mengetes tiap komponen
sebelum dipasang :

Kasus A
Cut off tidak bekerja (LED merah menyala dengan atau tanpa beban / aki), akan saya coba jelaskan
apa saja yang harus di perhatikan. .. tidak cut off bisa terjadi karena beberapa faktor :

1. Resistor putus atau nilai resistor terlalu besar, ganti saja dengan VR/potensio 1M Ohm jadi bisa
ditambah atau dikurangi nilainya.

2. Zener putus

3. SCR putus atau pemasangan tidak benar ( SCR jika diberi arus pada Gate, maka Anoda dan
Katoda akan terhubung, jika tidak terhubung berarti SCR rusak/putus), jika di ganti baru putus lagi,
coba ganti dengan tipe SCR arus lebih besar,semisal 3P4M, 5P4M dll.

4. Relay mati, jika langsung diberi tegangan relay seharusnya On/ bunyi klik.

Jika anda sudah membuat rangkaian tetapi Cut Off tidak bekerja, bisa anda cek 4 komponen diatas
.

Kasus B
Led Hijau kembali menyala setelah tombol Start/Reset ditekan, Led Merah tetap padam, output
charger 0 Volt. ... hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor :
1. Aki sudah Soak (tidak mau menerima arus charging) coba dengan aki lain, jika dengan aki lain
masih sama, cek komponen dibawah ini.

2. Nilai resistor terlalu kecil, ganti saja dengan VR/potensio 1M Ohm jadi bisa ditambah atau
dikurangi nilainya.

3. Zener Konslet / Short

4. SCR Konslet / Short atau pemasangan tidak benar ( SCR jika diberi arus pada Gate, maka Anoda
dan Katoda akan  terhubung, jika Gate tidak di beri arus tapi Anoda dan Katoda sudah terhubung,
maka dipastikan SCR tersebut Konslet / Short.

Kasus C
Led hijau menyala jika tanpa beban(Cutoff OK), dan led merah menyala jika di pasang beban/aki
(charging OK) tetapi setelah ngecas sangat lama tidak mau cut off maka kemungkinan ada Cell aki
yang Short atau konslet..jika kaki SCR disentuh baru bisa cut off, kemungkinan adalah :

1. Kualitas SCR buruk/ SCR sudah lemah / Sensitifitas SCR kurang.

2. Nilai Zener terlalu besar

3. Nilai Resistor terlalu besar, ganti dengan VR / Potensio 1 M Ohm. 

NB: Dengan memakai Volt meter maka anda bisa mematau /mengetahui proses chargingnya. Voltase
Maximum aki tergantung pada kondisi aki itu sendiri, seiring waktu voltase maximum aki biasanya
menurun. Aki yang Short/Konslet jika di cas tidak akan Cut Off walaupun di charge   berhari-hari.
karena voltase aki tidak akan mencapai maksimum namun tetap mau menerima arus, arus tersebut
tidak disimpan tapi dibuang dalam bentuk panas/aki akan panas ...

Salam karya dan semoga berguna....

out box di 13.51

Berbagi

518 komentar:

Toto Sunaryo 5/21/2015 11:20 PM


Mas kalau zenernya 12 volt r nya apa ttap 470 k ohm?
Balas

Balasan

out box 6/06/2015 1:36 PM


Nilai Cut off maximum sebenarnya dari aki-nya Mas,saat aki sudah tidak mau menerima
arus maka rangkaian diatas otomatis cut off, dan resistor juga tidak harus 470K Mas, anda
bahkan bisa memasang Potensio 1 M jadi bisa mas atur berapa nilai cut off nya.jika mas
memakai Zener 12V maka cut offnya sekitar 12,6V tinggal Mas atur aja potensionya jika
ingin voltase cut offnya berubah.

Balas

Jali Saputra 6/20/2015 7:48 PM


Cara pasang relay yg 8 pin bagaimana ya???
Balas

Balasan

out box 6/30/2015 2:54 PM


Biasanya pada sebuah relay diberi keterangan pada body-nya Mas.Untuk project diatas
cukup pakai relay 5 kaki, harga dipasaran cuma 5 ribuan..:D

Balas

faisal 7/01/2015 5:44 PM


Tanya mas. Komponen apa saja yang diganti jika ingin menggunakan Trafo 5A
Balas

Balasan

out box 7/02/2015 4:34 PM


Terima sudah mampir Mas Faisal...Kalo memakai Trafo 5 A, lebih baik jika memakai Relay
10 A Mas, di daerah saya Relay 5 kaki 10 A cuma 5 ribuan Mas ..dan dioda bisa diganti
dengan Ampere yang lebih besar...:D

Balas

nurany 7/23/2015 4:42 PM


mantap, mohon maaf untuk charger aki 36v 10a apakah bisa dibantu rangkaian dan skemanya ?
terima kasih
ynnrny@gmail.com
Balas

nurany 7/23/2015 4:48 PM


dan dari keterangan diatas untuk kebutuhan komponen apakah bisa diperjelas, maaf baru. untuk R
atau dioda memakai berapa ampare ?
untuk SCR jika tidak ada apakah bisa diganti lainnya ?
jika ingin membuat charger komplite bagaiaman ? maksudnya untuk 6v, 12v, 24v dan 36v ?
terima kasih
ynnrny@gmail.com
Balas

Balasan

out box 7/27/2015 3:16 PM


Maaf baru sempet Reply,kebutuhan resistor dan dioda menyesuaikan kebutuhan Arus
Chargingnya...misal anda menggunakan trafo 10 A,maka gunakan dioda dan resistor yang
mampu menghandle arus tersebut.SCR pun tidak harus sama dengan seri diatas.tugas SCR
hanya memutus arus saja dan mengalihkan arus ke Relay.kebutuhan arus relay juga
umumnya kecil.jadi tipe/kode SCR tidak terlalu krusial.bisa anda pasang SCR lain misal
3p4m, fir3D, BT 151 dll.

nurany 8/13/2015 9:15 AM


terima kasih atas jawabannya dan mohon maaf sebelumnya pak, maklum saya masih
belajar dan bingung. jika saya ingin membuat charger aki untuk sepeda elektrik (sepeda aki)
yang di dalamnya terdapat aki dengan tulisan 12v 10a sebanyak 3 buah (kelihatannya
diseri) sehingga kesimpulan saya menjadi 36v 10a (maaf jika saya salah). jika semacam itu
rangkaian dan komponennya apa saja ya pak ? mohon bantuannya. mungkin bisa
dikirimkan email untuk skema dan komponennya.
sebelumnya terima kasih
ynnrny@gmail.com

Balas

among rogo 8/12/2015 3:42 PM


project Sensor Sentuh nya kok udah gk ada mas ?
Balas

Balasan

out box 8/20/2015 11:05 AM


Maaf sedang di revisi..segera di update..terima kasih..:D

Balas

binsar hrp 8/13/2015 3:48 AM


Thanks info nya mas....
Balas

Balasan
out box 8/20/2015 11:10 AM
terima kasih sudah mampir..semoga berguna..:D

Balas

nurany 8/13/2015 9:14 AM


mohon maaf sebelumnya pak, maklum saya masih belajar dan bingung. jika saya ingin membuat
charger aki untuk sepeda elektrik (sepeda aki) yang di dalamnya terdapat aki dengan tulisan 12v 10a
sebanyak 3 buah (kelihatannya diseri) sehingga kesimpulan saya menjadi 36v 10a (maaf jika saya
salah). jika semacam itu rangkaian dan komponennya apa saja ya pak ? mohon bantuannya. mungkin
bisa dikirimkan email untuk skema dan komponennya.
sebelumnya terima kasih
ynnrny@gmail.com
Balas

Balasan

out box 8/20/2015 11:54 AM


Untuk charge aki 36V berarti anda butuh sebuah catu daya paling tidak 42V..jika memakai
rangkaian diatas..maka sebaiknya memakai Relay 10A atau lebih...zener dihitung
berdasarkan voltase maksimum aki saat penuh..misal anda bisa memakai zener dioda 40V
dan menggunakan Variable Resistor sebesar 1M..jadi anda bisa atur nilai cut
offnya...semoga bisa membantu..:D

nurany 8/25/2015 12:52 PM


terima kasih atas jawabannya, maaf mungkin saya yang dedel, apakah bisa dibantu untuk
pembuatan charger tersebut diatas ? skema dan komponen yang menurut anda pas apa
saja ?
mohon bantuan nya dan jika boleh bisa dikirim email ke saya ynnrny@gmail.com

Balas

yaya surya 8/16/2015 1:03 AM


gan.. ane pake trapo 3a type ct... output 18v.. untuk 15v nggak ad.. nah untuk dua diodanya apa untuk
trapo ane gan?
Balas

Balasan

out box 8/20/2015 11:18 AM


Dioda pada Rangkaian diatas hanya sebagai penyearah Mas..jadi untuk type dioda
sebenarnya bebas Mas...yang penting mampu menghandle arus maksimum dari
trafo..misal pake trafo 3A..sebaiknya pake dioda yg mampu dilewati arus sebesar 3A..:D
Balas

Hendra Sardi 8/17/2015 7:57 PM


om saya mau tanaya??
om kan di rumah saya pke trafo yang 5 ampere... kalo ngikutin skema yang om bikin komponen apa
aja yang harus saya ganti??
trus rangkaian ini kalo udah jadi bisa ngechar segala jenis aki ga omm??
mohon bantuanya :-)

makasih om..
Balas

Balasan

out box 8/20/2015 11:34 AM


Kalau Trafo 5A, sebaiknya pakai dioda yang mampu dilewati arus 5 A Mas..Relay sebaiknya
pakai yg 10 A.komponen lainnya sama saja.Rangkaian ini hanya untuk charging aki 12V
Mas,karena nilai zenernya dihitung untuk aki 12V..selama aki yg di cas 12V ya bisa
dipakai,semakin besar ampere aki,semakin lama ngecasnya.

Balas

Hendra Sardi 8/17/2015 8:06 PM


trus satu lagi om mssp lupa td :)
om itu kaki Relay yang NO (Normaly Open) nyambungnya kemana om??

makasih om :)
Balas

Balasan

out box 8/20/2015 11:35 AM


Kaki relay NO tidak nyambung kemana2 Mas..hehe...

out box 8/20/2015 11:44 AM


Penjelasannya gini Mas..saat charging,Relay tetap kondisi Off..arus mengalir dari trafo ke
kaki NC dan diteruskan ke Aki..saat aki penuh,SCR memicu relay untuk On dan
memindahkan arus ke kaki NO..jadi arus tidak kemana2 lagi..hehe..

out box 9/05/2015 3:32 PM


Atau kalo anda kreatif kaki NO bisa anda hubungkan ke Buzzer 12V....jadi kalo aki penuh
buzzer akan berbunyi..hehe..
Balas

Hendra Sardi 8/21/2015 6:18 PM


iya om makssih jawabnnya :)
trus ni satu lagi om klo switc nya aya ganti pake saklar togel bisa ga om??
Balas

Balasan

out box 8/22/2015 10:31 AM


Bisa Mas..intinya switch hanya untuk memutus arus sementara agar SCR off..:D

Balas

Hendra Sardi 8/22/2015 12:32 PM


iyah makasih om :D
Balas

Balasan

out box 8/22/2015 2:49 PM


Sama2 Mas..semoga berguna..terima kasih sudah mampir...:D

Balas

Hendra Sardi 8/22/2015 10:06 PM


om om maff om satu lagi :D

om kalo Dioda IN4148 saya ganti pake Dioda IN5402 itu bisa ga om ???
Balas

Balasan

out box 8/23/2015 10:16 AM


Bisa Mas..Dioda hanya sebagai pengaman dari Back EMF yg dihasilkan relay saat Off..yg
penting pakai dioda High Voltage. bisa juga memakai IN4001,4002,4004 dst. .

Balas

Agus Harianto 8/22/2015 10:24 PM


Mantab gan 10 jempol buat anda
Balas

Balasan

out box 8/23/2015 10:19 AM


Kok banyak amat Mas..yang 6 jempol tetangga ya..?..hehe..terima kasih sudah mampir
Mas..:D

Balas

Hendra Sardi 8/23/2015 3:27 PM


OK OK makasih Om :D
Balas

nurany 8/25/2015 12:56 PM


bagus sebenarnya cuma saya kok masih bingung ya .... apakah saya yang dedel ya.... :(( bisa dibantu
lebih jelas jika untuk membuat charger aki 36V 10A (12V x 3 aki ) untuk sepeda elektrik adik. kemarin
buat trafo langsung rusak apa yang salah ya ?
Balas

out box 8/25/2015 3:37 PM


Anda memakai trafo berapa Volt..?.berapa Ampere..?..untuk 3 aki di seri voltase sekitar 36V,maka
untuk charging butuh catu daya lebih dari itu,sekitar 42V,maka juga harus memakai Relay dengan
voltase sekitar 42 volt.jika memakai relay 12V.tentu relay akan rusak/konslet dan bisa juga merusak
trafo..:D
Balas

Balasan

out box 8/25/2015 4:43 PM


Dari hasil Googling untuk charger 36v saya nemunya ini.. semoga berguna

http://8085projects.info/quick-and-reliable-electric-bicycle-charger-circuit.html

Balas

vixi blue 8/31/2015 8:16 PM


Gan tlg kirimi gambar skema untuk 5 ampare sekalian komponennya apa aj ke email
f_put_ra@yahoo.co.id sxn kirimi no hp kl sukses wa trnfer plsa gab
Balas

Balasan
out box 9/05/2015 2:21 PM
Terima kasih sudah mampir Gan, untuk trafo 5 ampere..skema sama saja Gan hanya dioda
saja yang perlu diganti sesuai arusnya.:D

Balas

Nurany Cahyono 9/07/2015 10:27 AM


pak maaf mau tanya lagi, apabila charger 36v tersebut saya memakai trafo yang lebih kecil sekitar 5A
CT, apakah bisa saya memakai 1 trafo dengan mengambil 20V CT -- > Kiprok dan 20V CT --> Kiprok
(dan plus nya) dijadikan masuk 1 arus ?
kan trafo CT tersebut bertuliskan 20V CT 20V untuk mengambil arus 40V apakah bisa seperti yang
saya maksud diatas ?
terima kasih
dan dari rangkaian yang dimaksud diatas http://8085projects.info/quick-and-reliable-electric-bicycle-
charger-circuit.html saya bisa dibantu untuk type SCR nya, karena mencari di toko elektronik dekat
rumah saya tidak ada ? pasti ditanya serinya dan seri yang saya google tidak ada mas begitu ? mohon
dibantu type SCR yang umum dipakai untuk rangkaian di website yang anda berikan
(http://8085projects.info/quick-and-reliable-electric-bicycle-charger-circuit.html)
ynnrny@gmail.com
Balas

Balasan

out box 9/09/2015 1:14 PM


Maaf baru Reply...trafo CT jika anda split jadi dual output maka salah satu outputnya akan
jadi Negatif, jadi trafo 20V CT lalu anda split tidak lantas jadi 40V, tapi akan jadi 20V (+) dan
20V (-) dan output 0 jadi Ground. gambarannya kira-kira seperti disini

http://doctord.dyndns.org/courses/Topics/Electronics/Mark_Sokos/Power_Supplies_files/E
2DUALV.gif

atau disini..

http://electronics.stackexchange.com/questions/41527/center-tap-split-supply-question

Untuk masalah SCR pada rangkaian yang saya bagikan tidak disebutkan secara spesifik,
artinya bisa memakai SCR apa saja yang mampu menghandle Voltase 100V dan arus 10
Ampere.namun susahnya di indonesia ini memang agak sulit mencari komponen2
elektronika yang kurang familiar.
Jika anda memakai trafo 5A, saya rasa anda bisa gunakan SCR 5P4M, yang mampu
menghandle Arus 5 A / 400V.

out box 9/09/2015 1:35 PM


Jika anda benar-benar kesulitan untuk charging aki 36V anda, dari pada anda split
trafonya..saya rasa lebih baik anda split akinya...jadi 3 aki tersebut anda pisahkan dan anda
charge 1 persatu...:D
Nurany Cahyono 9/21/2015 4:58 PM
terima kasih atas masukannya. saya bingungnya dikarenakan aki sudah ada didalam box.
mohon maaf banyak tanya karena kurangnya pengetahuan saya.

out box 10/01/2015 4:45 PM


Terima kasih sudah berkunjung..dan mohon maaf jika belum bisa membantu
sepenuhnya...:D

Balas

BengkelOnline 9/07/2015 11:42 PM


Mau tanya mas,saya pakai trafo 3 amper non CT, pakai yg 15 v,bisa ga dipasangkan relay yg 10
amper,soalnya didaerah saya agak susah nyari relaynya mas,misalkan bisa,apakah komponen yg lain
jga harus diganti,
Balas

Balasan

out box 9/09/2015 1:00 PM


Terima kasih sudah mampir.. pakai relay 10 A bisa ,selama Ampere relay di atas ampere
trafo maka bisa dipakai. tinggal mengganti dioda dengan dioda 3 Ampere atau
lebih...semoga membantu..:D

Balas

suryadi kencana 9/09/2015 11:36 PM


Gan mw nanya..
Klo untuk menambah tegangan zener bagaimana caranya bisa output charger 13,8/14,4...?
Didaerah saya susah nyari zenernya yg ukuran 13,6 V,,,adanya 12 V semua..
Ada solusi gan?
Balas

Balasan

out box 9/11/2015 10:34 AM


Terima kasih sudah mampir Mas...untuk Zener sudah saya jelaskan diatas Mas, Zener 13,8v
didapatkan dari 2 buah zener yang diseri misal zener 8.2v ditambah zener 5.6v maka nilai
zener menjadi 13.8v...atau seri zener yang lain yang nilainya mendekati.

Balas

Salo me 9/10/2015 2:00 AM


Om klo pake trafo 3A dioda mana yang musti di ganti??
Dioda IN4148 atau Dioda IN4007 ataukah keduanya??
Terima kasih :D
Balas

Balasan

out box 9/11/2015 10:36 AM


Terima kasih sudah mampir..Dioda yang diganti IN4007...

Balas

BengkelOnline 9/11/2015 11:20 AM


Mas bentuk dioda IN4148 itu yg kaya dioda zener itu ya,disini ga ada mas IN4148,saya beli ditoko
dikasih PH4148,bisa ga di aplikasikan ke relay, dioda zener itu apa sama semua fungsinya
mas,soalnya saya menemukan ada perbedaan kode,ada yg pakai BZX..... yg satunya lagi C.... Mohon
pencerahannya ya mas,maklum tecknisi bengkel tidak terbiasa dengan barang elektronik, Mohon
maaf jga mas klu saya kebanyakan nanya
Balas

Balasan

out box 9/11/2015 1:47 PM


Terima kasih sudah mampir kembali...benar Mas Dioda IN4148 bentuk sama dengan
Zener...Dioda IN4148 hanya sebagai pengaman dari Back EMF yg dihasilkan relay saat
Off..yg penting pakai dioda High Voltage. bisa juga memakai IN4001,4002,4004 dst. .

Balas

BengkelOnline 9/11/2015 7:35 PM


Gini mas saya ngikutin rangkaian yg sampean bikin,ko'saat charging lampu led merahnya ga mau
nyala ya ma
Balas

Balasan

Salo me 9/11/2015 10:41 PM


Sudah di pijit tombol switch nya kah??

out box 9/12/2015 12:16 PM


Dalam membuat rangkaian elektronika, saya terbiasa menguji tiap komponen yang saya
akan digunakan sebelum dipasang dalam rangkaian Mas.karna komponen baru beli ditoko
pun belum jaminan komponen tersebut baik., harus di test 1 persatu sebelum
dipasang,karna lebih sulit mendeteksi kesalahan dalam rangkaian yang sudah jadi daripada
mengetes tiap komponen sebelum dipasang.:D.jika Led anda tidak hidup, cek dahulu
apakah led tersebut putus atau pemasangannya terbalik.jika led oke, cek output dari
trafo,jika trafo oke..maka tinggal cek relay,jika tanpa aki, saat rangkaian dihidupkan relay
harus ON (lampu hijau menyala).lalu anda pasang output ke aki lalu anda tekan Switch
Reset, led hijau akan mati dan led merah menyala dan proses charging dimulai.

Balas

BengkelOnline 9/20/2015 7:34 AM


Sebelumnya trima kasih banyak mas,cut off nya tergantung aki atau zenernya mas,misalkan zenernya
15 apakah ngikutin aki
Balas

Balasan

out box 9/20/2015 10:09 AM


Nilai Cutoff tergantung aki, zener dan resistor Mas.jika anda pasang zener dengan nilai
diatas voltase trafo..ya tidak akan pernah cuttoff..hehe..jadi misal dipasang zener
13.8v+resistor+IN4007 maka dibutuhkan voltase sebesar 14.4 volt untuk memicu
SCR.dengan catu daya 15v saat aki penuh maka arus tidak mau mengalir ke aki dan voltase
15v tersebut dialihkan ke zener dan terjadi cut off,jika aki sudah soak,misal voltase max
cuma 10v karena ada sel yang mati.maka saat dicas dan voltase aki mencapai 10v,arus
tidak mau mengalir lagi dan dialihkan ke zener,maka cut off juga.jadi charger diatas bekerja
maksimal pada aki yang sehat Mas.jika aki sudah soak/short/deep dischage dll..maka
charger diatas tidak berfungsi dengan semestinya.

Balas

BengkelOnline 9/20/2015 12:36 PM


Masalahnya di daerah saya susah nyari zenernya,apa lagi kombinasi,yg ada cma 11,13 15,,,tpi
misalkan dari catu daya 18 V dengan zener 15 cut offnya brpa mas

Balas

Balasan

out box 9/20/2015 4:03 PM


Zener 15v maka breakdown voltasenya 15v Mas.artinya saat voltase mencapai 15volt maka
arus mengalir.jika trafo 18v maka saat charging voltase dari trafo tersebut turun dan
perlahan naik kembali hingga 18v saat aki sudah penuh.,jadi walaupun sedang charging dan
belum penuh jika voltase dari trafo sudah naik mencapai 15v maka akan cutoff.

Balas
BengkelOnline 9/20/2015 12:58 PM
Ngecek brapa volt cut offnya gmna mas,apa arus yg dihasilkan tanpa beban aki,misalkan charger
diukur dengan volt meter menunjukan 14...(Dlm keadaan ON,Tidak dlm keadaan charger aki)apakah
itu batas cut offnya,mohon pencerahannya,
Balas

Balasan

out box 9/20/2015 3:53 PM


Benar Mas..cut off bisa dihitung dengan asumsi bahwa aki sudah tidak lagi menggunakan
arus dari charger.artinya dibutuhkan voltase maksimum dari trafo (tanpa beban). misal
trafo 18v,.maka titik cutoff nya mendekati 18v.anda bisa gunakan zener yang mendekati 18v
dan mengganti resistor dengan potensio 1M. saya tidak punya trafo 18v jadi belum
mencoba,namun secara logika bisa Mas, seperti saya sebutkan diatas.untuk mengetahui
charger tersebut bekerja dengan baik.harus dicoba pada aki yang sehat Mas..seperti saya
sebutkan diatas bahwa voltase maximum aki berubah seiring waktu.

Balas

BengkelOnline 9/20/2015 11:23 PM


Mas kalo diode zener itu fungsinya sama semua ya mas,soalnya saya beli dari toko yang berlainan ko'
kodenya lain ya,saya minta zener 7,5 di toko pertama dikasih IN4737 trus beli lagi ditoko yang lain
dikasih BCX55C7V5...!,jadi bingung nih,,,
Balas

Balasan

out box 9/21/2015 10:34 AM


Dua Zener tersebut sama saja Mas...sama-sama 7.5V

Balas

Purwoaji Hari Nugroho 9/28/2015 11:10 AM


Mas, kalo charger ini mau saya ganti untuk charger gadget, misal laptop atau smartphone, kira-kira
komponen apa yg mesti diganti untuk mengubah titik cut offnya? Resistor atau komponen apa mas?
Terima kasih sebelumnya nih :))
Balas

Balasan

out box 10/01/2015 4:33 PM


Untuk Gadget..didalam baterainya biasanya sudah terdapat rangkaian cutoff nya Mas..ada
rangkaian pengaman baterai, dalam baterai laptop bahkan terdapat thermistor pengukur
suhu,jadi jika baterai mencapai panas tertentu saat di cas akan cut off. jadi charger gadget
umumnya tidak cutoff. tapi baterainya yang cutoff. selama anda charge dengan
voltase/arus yang sesuai..maka bisa buat charging.

Balas

Nurany Cahyono 10/01/2015 11:01 AM


maaf pak tanya apabila menginginkan cut off di tegangan 14 volt atau 13,8 volt di dioda zener 13,8
volt apabila tidak ada apakah bisa diganti dengan zener 15V + trimpot + 1N4007 apakah bisa ? atau
ada yang lainnya ? mohon sarannya. terima kasih
Balas

Balasan

out box 10/01/2015 4:39 PM


Ngetesnya gini Mas....coba anda pasang zener 15V, jika tanpa beban (aki tidak terhubung)
maka relay akan ON..jika tidak On..maka nilai zener terlalu besar atau voltase trafo yang
kurang..intinya nilai zener harus lebih kecil atau sama dengan voltase maksimal souce
tanpa beban..:D

Balas

Roy Jellyanto 10/03/2015 9:51 AM


Salam Kenal Mas,

Saya sangat tertarik dengan skema rangkaian Mas.


Saya ada Trafo bekas UPS 10A dengan Output 12V AC tapi setelah saya pasang diode bridge 35A
tegangan menjadi 24V DC jadi saya tertarik untuk merakit rangkaian ini. ada beberapa pertanyaan
sebelum saya merakitnya.

1. Sebaiknya SCR menggunakan Tipe apa ?


Apakah SCR BT 151 Bisa digunakan ?
2. Dioda nya 4007 apa bisa diganti dengan doda 10 A ?
3. Zenernya harus menggunakan yang berapa Volt ?
4. Dioda IN4148 apa harus diganti ?

Mohon maaf mas pertanyaanya banyak.


Terima kasih sebelumnya.
Balas

Balasan

out box 10/05/2015 3:53 PM


Salam kenal juga Mas..Maaf baru Reply...untuk SCR bisa memakai BT151 Mas, Dioda
IN4007 di ganti dioda 10 A, dioda IN4148 ga perlu diganti, untuk nilai Zener perlu di
perhatikan voltase source dan voltase aki yang akan di cas Mas..anda mau cas aki berapa
Volt, karena trafo anda 12V tapi outputnya 24V..:D
Roy Jellyanto 10/08/2015 10:19 AM
Siiip, rangkaian sdh jadi Mas, dari Out put premier 12,4V saya kasih diode bridge 35A jadi
keluarnya 25,8V lampu merah sdh menyala tapi lampu hijau belum nyala juga. Mungkin Aki
belum penuh kali ya. Info aja mas. Saya Charge untuk Aki 12V, 7A saya Seri. Kalo Aki di seri
waktu ngecarge dengan 24,4V Bisa Kan mas ?

out box 10/09/2015 4:36 PM


Charge dengan 24.4V bisa Mas..tapi sepertinya ga bisa penuh..aki 12V saat penuh sekitar
13.8V -14.4V jika diseri maka butuh voltase sekitar 27V - 28V ..dan jika carging dengan
voltase 24V maka relay juga harus 24V..jika memakai Relay 12V relay akan rusak saat
cutoff...

Balas

ysf isna 10/08/2015 9:20 AM

Dioda 1N4007 d ganti pake dioda yg nilainy brapa gan, untuk trafo 10a, soalny gx ad d sni dioda 10a.
Ad ny dioda kuprok yg 10a
Balas

Balasan

out box 10/08/2015 9:48 AM


Kalo dioda penggantinya sulit dicari, ndak pake dioda pun sebenarnya ya ndak apa-apa kok
Mas..efeknya cut off berkurang 0.6v dan saat aki penuh led hijau menyala dan led merah
tetap menyala .itu saja kok..jadi...jangan berhenti Gan..lanjutkaan..:D

Balas

Roy Jellyanto 10/12/2015 8:15 PM


Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Balas

Roy Jellyanto 10/12/2015 8:28 PM


Mas, Rangkaian sdh jadi, saya menggunakan Travo 10A (bekas UPS), Out put sekunder CT 12V AC,
Saya pasang diode bridge 35A tegangan menjadi 19,7V DC, diukur dari Pin diode bridge + (Positive)
dan Pin diode bridge - (Negative) dengan CT tidak dipakai. saya coba charge aki 12V, 7Ah, 2 buah
dengan cara diseri sampai aki menjadi 13,4V tapi SCR ga juga bekerja.
Saya menggunakan ZD 13V, D IN4148 SCR BT151. Realay 12V. Realaynya sebaiknya dipasang resistor
yang berapa Kilo ? supaya saat SCR bekerja realay tidak putus karena kemasukan arus 19,7V.
Penasaran nie mas, salahnya dimana ? Padahal Jalur rangkaian sudah benar.
Balas

Balasan

out box 10/15/2015 5:10 PM


Maaf baru reply..gini Mas..saya sendiri agak bingung dengan charger anda..Pertama,
normalnya jika 2 baterai 12v di seri maka voltase maksimumnya sekitar 27-29 Volt, maka
butuh trafo dengan voltase sedikit lebih tinggi dari baterai yang akan di cas jika output trafo
anda 19.7v saya rasa tidak bisa charging maksimal.Kedua, dioda zener yang dipakai
disesuaikan dengan voltase maximum aki,misal 2 aki di seri maka Zener yang dipasang
sekitar 27-29V,jadi saat 2 aki tersebut mencapai voltase maksimum maka zener akan
conduct/terbuka dan mengalirkan arus ke SCR. Cut off tidak terjadi kemungkinan ada 3 hal
Mas, pertama Voltase trafo kurang, kedua nilai zener terlalu tinggi, ketiga nilai resistor
terlalu tinggi.

Balas

ysf isna 10/12/2015 10:29 PM


Ok , sip mas,,, sukses selalu
Balas

Aconk Ray 10/14/2015 12:16 AM


saya udah buat rangkaian seperti diatas, tapi gak mau cut-off .
saya menggunakan SCR FIR3D,,, dan coba lagi pake SCR 2P4M tetap gak bisa cut - off juga.
atau mungkin Aki basah punya saya udah rusak...

padahal sudah saya charger aki seharian penuh..


tapi belum pernah dipake aki kering,, malas bongkar aki dari motor...
hehe.....
Balas

Balasan

out box 10/15/2015 5:15 PM


Saya juga sudah coba untuk aki basah kok Mas...dan memuaskan...:D ..setelah charger jadi,
cara pakainya gini Mas :

Pertama, jangan hubungkan charger ke aki, hidupkan charger dahulu,Led hijau harus
menyala, ini sebagai tanda bahwa CUT OFF bekerja,alias Zener, SCR dan Relay oke.

Kedua, hubungkan output ke aki, lalu tekan tombol Start/Reset maka Led hijau mati dan led
merah menyala tanda proses charging dimulai.

Balas
Aconk Ray 10/15/2015 7:16 PM
oh gitu ya,, apa mungkin SCR punya saya Rusak ya.

kalo pake SCR C106D bisa gak ya,, kan kalo SCR 2P4M maksimal 2 amper, Kalo FIR3D saya gak tau
sampe berapa ampere, soalnya gak nemu datasheetnya saya cari juga.

kan kalo SCR C106D bisa sampe 4 ampere.


Balas

Balasan

out box 10/15/2015 7:58 PM


SCR C106D bisa dipakai Mas, sebenarnya Tipe SCR tidak terlalu krusial, SCR hanya dialiri
arus sebesar kebutuhan relay saja, SCR c106D termasuk sensitif gate, ada baiknya anda
ganti resistor dengan VR 1M Ohm, Cara atur cut offnya : putar pada nilai resistansi
tertinggi,lalu anda cas aki anda,sambil anda ukur voltase,jika sudah sampai voltase
maksimal yang di inginkan misal 13.8V, kurangi/putar Potensio pelan2 sampai
Cutoff...seting cutoff selesai, anda bisa cas aki yang lain...kira2 begitu Mas..:D

Balas

Aconk Ray 10/16/2015 12:45 AM


ok Mas,,, makasih atas jawabannya...

sekitar seminggu yang lalu Saya buat pake SCR 2P4M, dan coba saya Charge Aki basah, tapi gak mau
cut off,,
saya coba Sentuh kaki SCRnya relay bunyi beberapa saat ,, kaya mau cut off tapi gak muat,..

saya curiga Akinya Udah rusak,, soalnya Saya tes ke Motor MX gak kuat dipake Starter Mas ,, tapi
klakson muat..

mas, bisa tolong minta link untuk Datasheet SCR FIR3D,, saya ingin tau, itu SCR Sensitif gate atau
bukan, dan bisa menghandle arus berapa Ampere.
soalnya Saya cari2 gak nemu datasheetnya.
Balas

Balasan

out box 10/17/2015 12:02 PM


Maaf baru reply, kemungkinan aki nya Short Mas, aki yang short jika di cas tidak akan Cut
Off, saat di cas pada titik tertentu voltase tidak mau naik, tapi arus terus mengalir, biasanya
aki yg short jika di cas akan panas.

Untuk datashet Fir3d saya juga tidak punya Mas, saya tidak pernah memakai SCR tersebut.

Balas
Aconk Ray 10/17/2015 4:26 PM
ok Mas,, makasih banget.

iya kayanya Aki Saya udah soak.

Mas, apa Variable 1 M bisa diganti dengan yang berapa ohm, atau kilo gak, soalnya di tempat saya
susah Cari variable 1 M,,,
atau harus diganti Rnya juga
..
Balas

Balasan

out box 10/17/2015 5:27 PM


Bisa di ganti dengan resistor Mas, tapi nilai resistor yang dipasang tergantung nilai zener
dan sensitifitas gate SCR yang Mas pakai. Charger yang saya pakai sekarang memakai
Zener 13,8v dan VR 1M+resitor 470K karena saya cas aki basah dan kering jadi cut off
beda-beda .nanti saya coba ukur Mas.

out box 10/27/2015 11:22 AM


Maaf baru update, testing dengan SCR 2P4M dan 3P4M (ORI),Trafo 1 A 15V CT, Zener 13.8v,
saat cut off 13.85v resistansi yang terukur 1192 K Mas,bisa anda pakai resistor 1.2M alias
1M2 .

Balas

benedictussalvatore 10/18/2015 10:24 PM


Mas, kemaren saya sudah beli komponen untuk rakit charger diatas, tapi zener nya saya pake yg 13V,
berarti breakdown voltage termasuk diode 1n4007 yang terpasang di kutub + aki = 13,6V ya??
Balas

Balasan

out box 10/19/2015 12:09 PM


Benar Mas,tinggal menyesuaikan nilai resistor dengan SCR yang dipakai.

Balas

Joe 10/22/2015 7:02 AM


Mas kalau saya pakai travo 15A dengan output sekunder 18V CT, komponen yang harus diganti apa
saja?rencana mau buat cas aki 12V 80A. makasih mas...
Balas
Balasan

out box 10/27/2015 11:17 AM


Maaf baru reply,bisa pakai relay 20 A Mas,dioda IN4007 diganti dioda 20 A,kalo dioda 20A
susah dicari, ga pake dioda juga ga apa2.tanpa dioda ,nanti saat aki penuh LED Merah dan
Hijau menyala semua.

Balas

Irzef Jamar 10/29/2015 4:24 PM


Maaf mas bro ikutan, saya awam elektronika. Tapi saya tertarik belajar merakit CHARGER AKI
OTOMATIS/ AUTO CUT OFF dua output 6v 2A dan 12v 4A stabil dengan input 220v ac tanpa trafo.
Saya sdh coba cari rangkaian tp tidak ketemu, klo beli jadi mahal banget, apa bisa minta bantuan mas
bro membuat rangkaiannya beserta daftar komponen yang dibutuhkan.
Balas

Balasan

out box 10/31/2015 11:45 AM


Maaf baru Reply..membuat charger dengan input AC tanpa trafo dan output 2 sampai 4
Ampere dual output agak sulit Mas,jika stepdown voltase tanpa trafo dan hanya
mengandalkan dioda,kapasitor,resistor dan zener (seperti charger lampu emergency) maka
output arusnya kecil, kisaran 50- 150mA,jika ingin output ampere besar,harus memakai
sistem switching (seperti power supply DVD dll), anda harus membuat trafo switching
sendiri.

Balas

Irzef Jamar 10/29/2015 4:34 PM


email saya, jamarirzef@gmail.com
Balas

Roy Jellyanto 10/30/2015 11:13 AM


Mas, Saya sudah menggunakan SCR 2P4M tapi ga mau Cut Off tapi saya coba ganti pakai SCR C106
baru mau Cut Off. Trafo yang saya pakai 5 Ampere dg Out Put Skunder 18 V. Apa SCR C106 bisa
dilewati arus 5 Ampere ?

Kalo saya pakai Travo 10 Ampere sebaiknya menggunakan SCR Tipe apa mas,

Terima Kasih Sebelumnya.


Balas

Balasan
out box 10/31/2015 11:14 AM
SCR hanya dilewati arus sebesar kebutuhan Relay saja Mas, dan umumnya relay hanya
memakai arus ratusan miliAmpere,tidak sampai 1 Ampere.jadi walaupun pakai Trafo 10
Ampere,SCR tetep bisa pakai C106 dll.

Balas

benedictussalvatore 11/01/2015 12:16 PM


Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Balas

kasur kasur 11/03/2015 5:19 PM


mas misal kalau rangkaianya itu mau saya buat untuk mengecas batray 6v, komponen apa saja yang
perlu saya ganti mas.

sebelumnya terima kasih.

salam kenal :)
Balas

Balasan

out box 11/04/2015 1:11 PM


Salam kenal kembali..,apakah maksudnya untuk aki 6V ya Mas..?.untuk aki 6V, voltase
maximum sekitar 7.5V, anda bisa memakai Trafo dengan output 8 - 9 V. , pakai Relay 6V dan
zener 7.5V ,SCR bisa pakai apa saja dan nilai resistor mengikuti sensitivitas SCR, bisa
diganti dengan Potensio 1M.

kasur kasur 11/04/2015 2:44 PM


oke trima kasih mas

Balas

Haldis Gunawan 11/03/2015 6:53 PM


Mw tny gan bisa ga dipake jg charger aki 6v..trims
Balas

Balasan

out box 11/04/2015 1:13 PM


Terima kasih sudah mampir...untuk aki 6V, voltase maximum sekitar 7.5V, anda bisa
memakai Trafo dengan output 8 - 9 V. , pakai Relay 6V dan zener 7.5V ,SCR bisa pakai apa
saja dan ganti resistor dengan Potensio 1M.

Balas

Roy Jellyanto 11/06/2015 10:28 AM


Charger Aki saya sudah jadi dan sudah bekerja sesuai petunjuk diatas, sebagai Info saya
menggunakan Trafo 10 Ampere CT 15V, Zener 13V, Vr 1M, Realay 12V. dan SCR 5P4M. Bisa kita atur
Cut Off-nya sesuai yang tertera di AKI.

Terima kasih banyak Mas, sudah berbagi Ilmunya Sukses Selalu.


Ditunggu karya/ Ilmu2 yang lainya.
Balas

Balasan

out box 11/06/2015 3:33 PM


Sama-sama Mas Roy, Alhamdulillah sudah berhasil, saya yang berterima kasih anda sudah
berkenan mampir dan mencoba mebuat rangkaian saya yang alakadarnya...Sukses selalu
buat anda..:D..sallam.

Balas

nopi yana 11/11/2015 9:37 AM


Mas itu rangkaian memakai trapo 3 amper atau berapa?kalau pake trapo 5 amper apakah cuma rilay
saja yang di ganti.
nopiyana2015@gmail.com
Balas

nopi yana 11/11/2015 9:38 AM


Mas itu rangkaian memakai trapo 3 amper atau berapa?kalau pake trapo 5 amper apakah cuma rilay
saja yang di ganti.
nopiyana2015@gmail.com
Balas

Balasan

out box 11/11/2015 11:32 AM


Rangkaian diatas untuk 1 Ampere Mas, untuk trafo 3 atau 5 Ampere tinggal mengganti
Relay dan dioda IN4007 dengan tipe yang mampu dilewati arus 3 atau 5 Ampere.

nopi yana 11/11/2015 4:27 PM


Owh ya kang terimakadih atas infonya saya mau coba walau bukan jurusan elektro
sekolahnya.

out box 11/12/2015 1:14 PM


Terima kasih sudah mampir Mas, ditunggu review hasil percobaannya..:D

arjon 11/13/2015 9:38 AM


mas saya sudah membuat rangkaian tsb,tp bgt di hidupin yg nyala lmpu merah,g bisa cut
off,tp setelah kaki scr di sentuh langsung bisa cut off,dan lampu hijau nyala....apa ada yang
salah,saya memakai trafo 1A dan dioda penyearah nya memakai dioda 3A..mohon
bantuannya mksh

out box 11/14/2015 2:45 PM


Terima kasih sudah mampir Mas Arjon..pertama yang harus anda cek adalah Voltase aki
saat charging..jika voltase aki sudah sampai 13.8V atau bahkan 14.4V tapi tidak cut off,
kemungkinan nilai Resistor terlalu besar. Nilai resistor yang dipasang mengikuti sensitifitas
Gate SCR yang anda pakai.lebih baik jika resistor diganti dengan VR/Potensio. jadi bisa
anda atur voltase cut off nya.

Balas

nopi yana 11/13/2015 12:48 PM


Mas saya pake trapo 5amper ct 18v apakah yang di ganti cuma riley sama dioda saja mas.
Balas

nopi yana 11/13/2015 1:35 PM


Oh ya mas maaf mau tanya lagi itu rilay yang dipake riley buat apa?rilay mobil atu rilay apa?
Balas

Balasan

out box 11/14/2015 2:36 PM


Itu Relay umum Mas..bisa buat apa saja..Mas tinggal beli aja Relay 5 kaki,Gambarnya ada
diposting saya sebelumnya ( pengaman Motor sensor Sentuh) disini harga relay 5 kaki 10 A
cuma 5 Ribuan Mas.

Balas

nopi yana 11/14/2015 10:42 PM


Oya terimakasih,untukninfonya kalo pake rilay 4 kaki 30/40amper bisa ga mas itu untuk rilay mobil
Balas

Balasan

out box 11/15/2015 11:03 AM


Maaf Mas, belum pernah saya coba, saya tidak punya Relay Mobil, jika Relay tersebut
Voltasenya 12V dan anda paham pin out kakinya saya rasa bisa dipakai.

Balas

iman 11/18/2015 8:28 AM


Nymbung ke sini gan.. mklum aku orng nya pnsran dan pingin nyoba :-)..
Aku udh rangkai sprti di ats gan.. aku pkai trafo yg 2amper.. tp pas aku cek di output 15v ko
kluarannya cmn 12.80v.. apa trafo nya jelek ya..
Balas

Balasan

out box 11/18/2015 11:33 AM


Trafo 15 Volt yang baik outputnya kisaran 16 - 18 Volt Mas, jika ditambah Kiprok/dioda
Brigde dan Elco, tegangan biasanya naik, saat di beri beban, output jadi stabil 15v. Coba
Trafo anda beri Dioda Bridge + Elco, lalu ukur outputnya.

Balas

Galih Wahyudi 11/18/2015 9:04 AM


Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Balas

Sudirman 11/18/2015 10:50 AM


Mas sy sdh mencoba rangkaian diatas hasil cut offnya sdh sesuai yg diharapkan cuma ada satu hal
yg akan saya tanyKan bgmn rangkaian bs on scra otomatia tanpa harus tekan aaklar push off. Tanks
Balas

Balasan

out box 11/18/2015 11:40 AM


Terima kasih sudah mampir...Apakah maksud anda Standby Charger..?..standby
charger/top up charger biasanya selalu terhubung dengan PLN dan aki, tidak pernah di
lepas,(biasanya untuk keperluan Back Up Energy/lampu Emergency) aki akan charging
sampai voltase tertentu dan berhenti,dan charger tetap menjaga aki tetap penuh sampai
saat dibutuhkan(mati lampu).saat aki sudah terpakai lalu listrik menyala,maka akan
charging kembali. Apakah maksud anda charger seperti itu..? jika iya..nanti akan saya
posting rangkaiannya Mas.
Roy Jellyanto 11/23/2015 10:03 AM
Siiip Mas, Saya menunggu Postingan Rangkaian Stanby Charger/Top Up Charger. Kalo bisa
nantinya Rangkaian tsb bisa menggunakan Trafo 5 atau 10 Ampere mas. jadi bisa untuk
mengecarge beberapa aki sekaligus.

Ditunggu hasilnya ya Mas.

Terima kasih.

Balas

Galih Wahyudi 11/21/2015 6:34 AM


hallo salam knal mas , saya mw tnya kalau sprayer saya pakai aki kering ups 12v 12A tp charger nya
rusak , kalau saya pakai charger sprti yg anda tuturkan diata bisa cocok ya ?? komponen apa saja yg
prlu diganti ? thankss
Balas

Balasan

out box 11/21/2015 1:46 PM


Salam kenal kembali Mas...Jika kondisi aki keringnya masih baik, charger diatas bisa
dipakai Mas.komponen tidak perlu diganti Mas, kecuali anda pakai trafo lebih dari 1
Ampere, maka dioda IN4007 harus diganti sesuai dengan ampere Trafo atau lebih.

Balas

Galih Wahyudi 11/21/2015 8:14 PM


saya pnya 2 trafo non ct nganggur 1a tp cuma 12volt ,, kalau digabung bisa gak gan agar voltasenya
tambah ??
Balas

Balasan

out box 11/22/2015 9:54 AM


Trafo bisa digabung untuk menambah Ampere atau menambah Voltasenya..tinggal Mas
Googling aja..banyak kok artikel beserta gambarnya di web.

Balas

iman 11/22/2015 2:25 AM


Mksh gan.. ssdh aku ksh elco 2200 uf 35v,output nya jd 18v.. aku stabilkan lg pakai regilator LM15.. di
kurangin dioda yg di rangkaian ssdh realay, jd fix di 14.4v.. msh skli lg gan sngt mmbntu.. sukses sll
dach ach :-)
Balas

Balasan

out box 11/22/2015 9:49 AM


Terima kasih sudah mampir Mas Iman..Salam Karya dan sukses selalu..:D

Balas

Galih Wahyudi 11/23/2015 6:23 AM


jika pakai trafo 1A ,apa gak klamaan mas ngecharge nya gan ? saya prnah dnger katanya besar arus
trafo tdk lbih dr 20% arus aki . lha kalau aki saya 12A brt pkai trafo 2A gan ?? mhon pncerahanya
trmksih
Balas

Balasan

out box 11/23/2015 9:37 AM


Begini Gan..untuk charging baterai atau aki memang sebaiknya menggunakan rumus 1/10C
,alias arus charging 1/10 kapasitas aki,jadi misal aki 12A sebaiknya di cas dengan arus
1.2A tapi hal itu hanya berlaku untuk Constan Current Charger Mas, alias charger dengan
arus tetap, kalo pake charger Straight seperti diatas ya ga berlaku..karna arus chargingnya
berubah.Saat voltase aki naik arus chargingnya mengecil.

Balas

Enrico Leonardo 11/23/2015 7:03 PM


gan relay nya harus 5 A ya? ga bisa pakai relay 10 A?
Balas

Balasan

out box 11/24/2015 11:10 AM


Bisa pakai relay 10 Ampere Mas..:D

Enrico Leonardo 11/24/2015 4:05 PM


mas, ada fb ga? saya mau tanya2 soal rangkaian di atas nih, biar enak ngobrolnya :D

out box 11/25/2015 9:30 AM


Kontak atau chating bisa lewat Google Profil Mas.saya online tiap hari kok jam 9 pagi
sampai jam 5 sore. add saya trus hangout.
Balas

nopi yana 11/25/2015 5:29 AM


Ada pin ga mas
Balas

Balasan

out box 11/25/2015 9:29 AM


Maaf tidak punya PIN Mas...:D kontak atau chating bisa lewat Google Profil Mas.saya online
tiap hari kok jam 9 pagi sampai jam 5 sore. add saya trus hangout.

Balas

Ardi Ihsan 11/27/2015 10:21 PM


Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Balas

Ardi Ihsan 11/27/2015 10:24 PM


Mas, kalau tanpa tombol resset bisa ndak? karna saya mo aplikasi backup listrik di kamar saya
dengan tambahan inverter, jadi saya fungsikan kontinyu. Terimakasih.
Balas

Balasan

out box 11/28/2015 9:25 AM


Terima kasih sudah mampir, untuk sistem charger diatas tidak bisa On off otomatis
Mas,karena memakai SCR. Jika untuk digunakan sebagai backup energy/emergency
sebaiknya pakai Standby charger Mas..standby charger/top up charger biasanya selalu
terhubung dengan PLN dan aki, tidak pernah di lepas,(biasanya untuk keperluan Back Up
Energy/lampu Emergency) aki akan charging sampai voltase tertentu dan berhenti,dan
charger tetap menjaga aki tetap penuh sampai saat dibutuhkan(mati lampu).saat aki sudah
terpakai lalu listrik menyala,maka akan charging kembali. jika anda butuh yang seperti itu..
nanti akan saya posting rangkaiannya Mas.

Ardi Ihsan 12/26/2015 8:40 AM


Seep saya tunggu...

Balas

Dwiky Wicaksono 11/28/2015 8:46 PM


rangkaian chager yang menggunakan transistor kok di hapus?
Balas

Balasan

out box 11/29/2015 9:42 AM


Sedang di revisi Mas, karena pada beberapa percobaan selanjutnya ternyata relay
mengalami chattering..segera di update Mas..terima kasih..:D

Balas

Roy Jellyanto 11/30/2015 11:33 AM


Mas mau tanya lagi.
Sebelumnya sy sdh membuat rangkaian diatas dan sudah bekerja dengan sangat baik.
Kalau saya mau men-charge aki 24V. apakah sy hanya mengganti Zener menjadi 24V dan relay 24V
saja? tanpa mengganti SCRnya.
Sebab Charger Electric Scooter anak saya Rusak mas.
Saya sudah ukur dari Input Charge yang di Electric Scooternya 24V. kalau yang dari output chargernya
ga bisa diukur karena rusak.

Mohon bimbinganya ya mas.


Terima kasih sebelumnya.
Balas

Balasan

out box 11/30/2015 12:30 PM


Untuk aki 24 V biasanya terdiri dari 2 aki 12v diseri Mas.jika 1 aki 12V maximum voltasenya
13.8v maka 2 aki maksimum voltasenya sekitar 27 - 28V. Maka zener yang dipasang
mengikuti voltase maksimum aki.bisa anda pasang zener 27v (2 zener diseri).Trafo /source
dengan output sekitar 30V. Relay bisa pakai 24V. Atau anda cek dahulu keterangan yang
tertera pada charger Ori yang rusak.

Balas

Roy Jellyanto 11/30/2015 1:03 PM


Siiiip,
Untuk Vr tetap memakai 1M ya mas ?
Maaf mas banyak nanya nie.
Balas

Balasan

out box 11/30/2015 1:06 PM


VR dan SCR ga perlu di ganti Mas..:D
Roy Jellyanto 11/30/2015 3:40 PM
Okeh mas,
Terima kasih banyak infonya.
Sukses selalu Mas.

Balas

Galih Wahyudi 12/02/2015 8:33 AM


rangkaian diatas kok ada 2 macam gan , bedanya apa ?? kalau yg pakai VR itu hrs diseting stiap kali
mw charger / gmn gan??
Balas

Balasan

out box 12/02/2015 10:50 AM


Sudah saya jelaskan semua pada posting diatas Mas..:D ,VR lebih disarankan karena jika
memakai VR kita bisa mengunakan SCR apapun dan bisa mengatur Voltase Cut off sesuai
jenis aki-nya (aki basah/kering).

out box 12/02/2015 11:00 AM


Jika anda ga mau ribet seting tiap charging, setelah aki penuh dan cut off, tinggal anda ukur
resistansi pada VR lalu anda ganti dengan Resistor biasa.misal untuk dipakai 2 jenis aki,
tinggal anda ukur saja, buat aki basah (13.8V) resistansinya VR berapa,untuk aki kering
(14.4V) resistansi VR berapa,tinggal anda ganti dengan 2 resistor biasa dihubungkan
dengan saklar Toggle.jadi kalo ganti jenis aki tinggal anda geser saklarnya...:D

Balas

Widyarso 12/02/2015 11:03 AM


kalau tanpa cut off, tp cuma pakai led yg nyala saat aki 13,8v bisa mas? gmn caranya? terima kasih
Balas

Balasan

out box 12/02/2015 1:16 PM


Terimakasih sudah mampir, apakah maksud anda indikator voltase baterai saja...?
membuat indikator voltase baterai cukup mudah Mas, hanya butuh 3 komponen, yaitu LED,
Zener dan resistor. bisa anda coba lihat di web ini. :
http://www.electroschematics.com/5816/led-volt-meter/

Widyarso 12/02/2015 8:01 PM


Maksud saya untuk skema charger aki diatas tapi ndak perlu cut off, cuma pasang led buat
indikator kalo aki sudah penuh. Apakah masih perlu relay? pemasangannya bagaimana?

out box 12/03/2015 10:37 AM


Jika anda ingin modif rangkaian diatas, tinggal anda buang Relay,IN4148 dan
Elco.Hubungan kaki negatif Led ke kaki Anoda SCR. saat charging tinggal anda atur VR agar
LED menyala saat Voltase mencapai 13.8V. semoga membantu..:D

Widyarso 12/03/2015 2:17 PM


Oke mas, makasih.

Balas

agus 12/03/2015 1:30 AM


Sory bos New bie

SCR sama gk ya dg transistor?


Thnks...
Balas

Balasan

out box 12/03/2015 10:22 AM


SCR berbeda dengan Transistor Mas, walau sama-sama punya 3 kaki dan bentuk mirip. SCR
mempunyai Kaki Anoda, Katoda dan Gate, sedangkan Transistor memiliki kaki Kolektor,
Emitor dan Basis. :D

Balas

nopi yana 12/03/2015 5:18 AM


Maaf gan kalau rilaynya pake 24v yang 4pin/8pin bisa ga terus pengaruhnya ke apa?
Balas

Balasan

out box 12/03/2015 10:25 AM


Relay 24V butuh voltase 24v untuk On Mas,tergantung Trafo dan aki yang mau anda cas
juga, kalo masalah 4 atau 8 pin selama anda paham kaki pin-nya ya bisa di pakai.

Balas
agus 12/03/2015 1:31 PM
Sy cari SCR di daerah saya gk ada ya...apa tokonya gk tau SCR...sama ky saya
Balas

Balasan

out box 12/03/2015 2:23 PM


Memang tidak semua daerah tersedia Mas, mungkin karena kurang familiar dan sedikit
peminat /penggunanya..hehe..Pada dasarnya SCR bisa diganti dengan menyusun 2
transistor Mas.Saya sedang mencoba rangkaian diatas tapi memakai transistor. setelah
saya uji, nanti saya posting rangkaiannya Mas...D

Balas

agus 12/03/2015 8:22 PM


Di tunggu rangkaian pengganti SCR mas,,
Balas

Asti Yanto 12/07/2015 3:56 PM


Sy punya trafo 10 amp ct 20v dan 25 vol apakah bs dipake utk rangkaian ini? sy pake utk ngecas aki
12v 35 amper
Balas

Balasan

out box 12/08/2015 12:20 PM


Voltase 20 Volt bisa dipakai Mas, ganti Dioda IN4007 dan Relay dengan Dioda dan Relay 10
Amp, resistor pada Led ganti dengan 2K ohm.jika memakai relay 12V maka pada suplai (+)
relay tambahkan Resistor kisaran 24-68 Ohm (beda relay beda kebutuhan arusnya)

Balas

Galih Wahyudi 12/08/2015 7:45 PM


saya mw tanya gan , klo misalkan chargernya tanpa cut off jika untk ngecharger aki trus kelamaan
gmna ?? apa fampak nya di aki ??thankss
Balas

Balasan

out box 12/09/2015 11:24 AM


Begini Mas,saat aki mendekati titik full, aki akan menghasilkan gas/menguap.Jika tanpa cut
off,dan charging kelamaan kandungan air aki akan berkurang.jika arus charger besar dan
tidak cut off,akan overcharge, aki jadi panas, dan kemungkinan akan merusak sel-sel
aki,untuk aki kering ada kemungkinan body aki akan melembung bahkan meledak.Intinya
jika sering overcharge ,umur/daya tahan aki tidak lama Mas.

Balas

Asti Yanto 12/12/2015 4:39 PM


seandainya tegangan sy yg 20 volt itu diberi stabilizer bgm? mengingat pastilah nanti keluaran
teganganya pasti melebihi 20vol. relaynya klu pake relay MOBIL bgm bisa ndak?
Balas

Balasan

out box 12/13/2015 10:22 AM


Benar Mas,trafo 20V setelah diberi kiprok dan Elco biasanya tegangan naik,karena itulah
untuk suplay Relay kita beri resistor, nilai resistor tergantung kebutuhan arus relay yang
dipakai.Untuk relay sebenarnya pakai relay apa saja bisa Mas,selama ampere relay di atas
ampere trafo dan anda paham pin out kaki relay-nya maka bisa dipakai.Tapi lebih mudah
pakai relay kaki 5 seperti diatas,harga relay 5 kaki 10 Ampere cuma sekitar 5 ribuan kok
Mas.

Balas

agus bojker 12/13/2015 11:02 PM


gan kox pnya saya lngsung sala led merah? saya blum pke saklar. tp sya coba putus sambung kabel
tttp gk nyla led ijo
Balas

Balasan

out box 12/14/2015 12:46 PM


Mas pake trafo berapa volt..?SCR tipe apa?.Zener berapa?Relay berapa
Volt/Ampere..?..Dalam membuat rangkaian elektronika, saya terbiasa menguji tiap
komponen yang saya akan digunakan sebelum dipasang dalam rangkaian Mas.karna
komponen baru beli ditoko pun belum jaminan komponen tersebut baik., harus di test 1
persatu sebelum dipasang,karna lebih sulit mendeteksi kesalahan dalam rangkaian yang
sudah jadi daripada mengetes tiap komponen sebelum dipasang.:D.jika Led anda tidak
hidup, cek dahulu apakah led tersebut putus atau pemasangannya terbalik.jika led oke, cek
output dari trafo,jika trafo oke..maka cek SCR,jika diberi arus pada Gate, maka anoda dan
katoda harus terhubung.terakhir tinggal cek relay apakah relay normal,jika diberi tegangan
Relay harus Klik/On,kalo semua sudah oke,maka jika tanpa aki, saat rangkaian dihidupkan
relay harus ON (lampu hijau menyala).lalu anda pasang output ke aki lalu anda tekan Switch
Reset, led hijau akan mati dan led merah menyala dan proses charging dimulai.

Balas
Roy Jellyanto 12/14/2015 12:59 PM
Mas, Bisa ga bikin Inverter yang sdh ada Chargernya dan relay untuk kalo mati lampu (PLN) otomatis
relay bekerja menghidupkan rangkaian Inverter kalo ga mati lampu Charger aki bekerja. seperti cara
kerja Emergency Lamp.

Maaf Mas Usul aja. Kali aja diterima.

Terima Kasih Mas.


Balas

Balasan

out box 12/14/2015 1:35 PM


Sebenarnya di rumah sudah pasang Emergency seperti itu Mas,saat listrik nyala maka
charging, saat listrik padam maka inverter bekerja dan menyalakan lampu.Sebenarnya
prinsipnya sederhana Mas, anda hanya perlu menghubung kan charger dan inverter lewat
sebuah relay.kalo hanya untuk lampu, maka anda cukup beli inverter berbentuk Fitting
lampu buatan china (harga sekitar 20 ribu), charger bisa pakai stanby charger + relay.

Roy Jellyanto 12/14/2015 2:27 PM


Saya sudah membuat Stand-By Charger 13,8V menggunakan IC LM 317. Tapi apakah aki
diCharge secara terus menerus tanpa dicabut akan merusak aki tsb Mas ?

out box 12/14/2015 2:53 PM


Standby charger dengan IC LM317 bagus Mas, karna berfungsi sebagai regulator,yang
penting seting voltase'nya jangan maximum voltase aki.tinggal Mas cek saja keterangan di
body aki untuk standby charge nya berapa volt.jika sesuai maka walau aki terhubung
berbulan2 juga tidak apa_apa Mas.

Roy Jellyanto 12/16/2015 10:52 AM


Wokehh,.... Siiiip Mas.
Terima kasih Infonya Mas.

Sukses Sulalu Mas.

Balas

Asti Yanto 12/17/2015 10:47 AM


bgm cara menguji apakah rangkaian yg sy buat sesuai dgn skema diatas bs berjalan sebagaimana
mestinya..? bgm cara menentukan nilai cut offnya dg potensio..?
Balas

Balasan
out box 12/17/2015 5:02 PM
Sudah saya jelaskan semua pada posting di atas kok Mas,cara kerja charger, cara pakai
charger, termasuk fungsi dan cara atur cut off dengan Potensio.

Balas

Arief Hidayat 12/17/2015 11:29 PM


Kalo untuk ngecas batre kamera 7,2v bagusnya pake trafo brapa volt ya..
Trus untuk cut offnya relaynya pake yg brapa volt trus zener,scr nya pake tipe apa..?
Mohon pecerahannya..
Trims. Dan salam kenal.
Balas

Balasan

out box 12/18/2015 10:04 AM


Untuk batere kamera umumnya voltase charger 8.4V Mas.Untuk keamanan batere
sebaiknya pake Constan Current Charger atau Regulator charger Mas.Tapi kalau mau
mencoba charger diatas,bisa anda ganti zener dengan zener 7.5V.Resistor ganti
Potensio,untuk Relay,SCR,dioda,ga perlu di ganti.Trafo bisa pakai 9V sampai 12V.Arus
Trafo/charger sebaiknya di bawah 1 Ampere Mas.Selama charging harus anda perhatikan
voltase baterenya Mas.jangan sampai Overcharge, baterai Lithium Ion jika overcharge dapat
melembung dan meledak .

out box 12/18/2015 1:33 PM


Lebih aman pakai rangkaian regulator ini Mas,tinggal anda atur output voltasenya.

http://i66.tinypic.com/2nk5a9z.jpg

out box 12/18/2015 4:01 PM


Untuk charger Li-ion diatas anda bisa pakai Trafo 12V 1 Ampere, C1,C2 pake kapasitor
dengan kode 104, R4 : 1K ohm Potensio,R2 : 2,2K, R3:470 Ohm, Transistor bisa diganti
dengan, BC338,BC337,atau transisor NPN 1A yang lain. Sebelum dihubungkan ke baterai,
putar R4 hingga output voltasenya 8.4 Volt.

Arief Hidayat 12/20/2015 7:05 PM


Trus fungsi cut offnya gimana gan.. biar kalo udah penuh berhenti sendiri pengisiannya.

out box 12/21/2015 10:02 AM


Charger Li ion diatas tidak cut off Mas,chrager diatas berfungsi sebagai Regulator, artinya
kita bisa mengatur voltase output sesuai kebutuhan.Saat Voltase baterai sudah sama tinggi
dengan output Regulator/charger, maka arus akan berhenti mengalir.
out box 12/21/2015 10:20 AM
Misal anda ragu berapa voltase maximum baterai anda, bisa anda atur outputnya mulai dari
7.5 volt.trus cas baterai sampai voltase 7.5v lalu anda pasang di kamera,kalo indikator di
kamera baterai belum penuh tinggal anda cas lagi dengan voltase charger di
naikkan.Umumnya 8.4V Mas.tapi tergantung baterai juga,demi keamanan anda coba saja
cara di atas.
Satu lagi Mas, arus pengisian baterai sebaiknya 1/10 kapasitas baterai, misal baterai anda
kapasitas 3000mAh maka arus pengisian sebaiknya 300mA.lama charging 10 Jam.

Balas

Ihsan Rosady 12/21/2015 12:30 PM


bro... saya menggunakan trafo ct 12 5 A. dengan dioda 6 A. dan rangkaian tersebut sudah saya
rangkai. setelah selesai saya hidupkan. namun yg hidup malah lampu charge ( merah). saya pencet
switch, lampu merah hanya berkedip dan hidup lagi. dan voltase keluar 10 volt. kemudian saya
tambahkan elco 2200 uf / 25 v sesudah dioda 6 A dan tegangan keluar menjadi 17 volt... mohon
pencerahan mas bro... thx.
Balas

Balasan

out box 12/21/2015 2:04 PM


Sudah saya jelaskan pada posting diatas cara pakai chargernya Mas, test awal tanpa aki,
saat rangkaian di hidupkan led hijau harus menyala,yang berarti cut off bekerja (Zener,SCR
dan Relay OK).jika tanpa aki led hijau tidak menyala,kemungkinannya adalah :
1.voltase trafo kurang (tidak mampu memicu relay)
2.Nilai Zener terlalu besar
3.Nilai Resistor terlalu besar (ganti dengan VR/Potensio)
4.SCR tidak bekerja (bisa karena SCR rusak/salah pasang,atau 3 sebab diatas).
5.Relay tidak bekerja.

out box 12/21/2015 2:09 PM


Solusinya : Cek tiap komponen.Dalam membuat rangkaian elektronika, saya terbiasa
menguji tiap komponen yang saya akan digunakan sebelum dipasang dalam rangkaian
Mas.karna komponen baru beli ditoko pun belum jaminan komponen tersebut baik., harus
di test 1 persatu sebelum dipasang,karna lebih sulit mendeteksi kesalahan dalam rangkaian
yang sudah jadi daripada mengetes tiap komponen sebelum dipasang.:D.jika Led hijau tidak
hidup, cek dahulu apakah led tersebut putus atau pemasangannya terbalik.jika led oke, cek
output dari trafo,jika trafo oke..maka cek SCR,jika diberi arus pada Gate, maka anoda dan
katoda harus terhubung.terakhir tinggal cek relay apakah relay normal,jika diberi tegangan
Relay harus Klik/On.

Balas
Ihsan Rosady 12/21/2015 3:32 PM
utk scr sendiri yg mantap apa gan?? utk zener sendiri saya seri 2 yg total nya 13.8 v tambah dioda IN
4007 total 14.4 v. utk hidup pertama saya menggunakan tanpa aki. dan lampu merah yg nyala. bukan
lampu hijau...
klau resistor yg kebesaran, resistor mana yg d ganti bro?? dengan nilai berapa?? ( saya merakit sesuai
dengan skema gambar di atas dengan menggunakan trafo ct 12 v 5 A)... mohon bantuan bro...
Balas

Balasan

out box 12/21/2015 5:50 PM


Maaf Mas...apa sudah di cek semua komponen seperti saran saya di atas..?

Balas

Ihsan Rosady 12/21/2015 6:21 PM


stelah saya cek, scr nya yang jebol mas... knp ya?? apa saat penyolderan terlalu panas (kelamaan
nyolder) atau faktor arus atau gmn mas bro?? masalahnya sudah 2 kali saya ganti 2p4m nya?? nuhun
mas bro...
Balas

Balasan

out box 12/22/2015 4:24 PM


Scr 2P4M ada 2 tipe Mas, yang bagus dan yang biasa, atau bisa di bilang ORI dan KW..yang
KW lebih cepet rusak.SCR jika sudah lemah maka sensitifitas Gate-nya berkurang.jika
nyolder terlalu lama biasanya SCR jadi lemah atau putus,jika memasang terbalik atau
konslet SCR bisa retak atau pecah (pengalaman pribadi).

Balas

Ihsan Rosady 12/21/2015 6:27 PM


ada gak scr dengan fungsi sama dengan 2p4m yg lebih bagus bro??
Balas

Balasan

out box 12/22/2015 4:09 PM


2P4M artinya bisa dilewati 2 Ampere 400 Volt..jadi angka pertama berarti Arus angka ketiga
berarti Volt. diatasnya 2P4M ada 2P5M, 2P6M, 3P4M,5P4M,5P6M.

Balas
Ihsan Rosady 12/21/2015 6:30 PM
klau di ganti dengan 5p4m bisa gak bro?? mengingat trafo yg saya gunakan 5 A.
Balas

Balasan

out box 12/22/2015 3:52 PM


Bisa Mas, SCR 5P4M bisa dipakai,sebenarnya SCR hanya dilewati arus sebesar kebutuhan
relay saja Mas.tapi kalau anda pakai 2P4M ternyata jebol, bisa pakai 5P4M.

Balas

nopi yana 12/23/2015 9:16 PM


Maaf mas untuk 1 trapo 3/5amper bisa di pasang 2 rangkaian atau tidak,comtojnya 1 pake rangkaian
yg di atas dan yang satu lagi pake didoda brigde.
Balas

Balasan

out box 12/24/2015 10:03 AM


Maaf Mas, saya kurang paham pertanyaan anda,Pada dasarnya rangkaian diatas sama saja
dengan charger biasa (Trafo+Dioda Bridge) hanya nambah cut off saja.

Balas

Ihsan Rosady 12/24/2015 4:50 AM


mantap mas bro... saya ganti dengan 5p4m. dan resistornya saya kecilkan... dan sudah ready to job...
thx mas bro...
Balas

Balasan

out box 12/24/2015 9:55 AM


Sama-sama Mas Ihsan, Alhamdulillah sudah berhasil, saya yang berterima kasih anda
sudah berkenan mampir dan mencoba membuat rangkaian saya yang alakadarnya...Sukses
selalu buat anda..:D..sallam.

Balas

widi 12/26/2015 12:00 PM


gmn cr memsng varibel resistor'y mas.?kan ad 3 kaki mhn pnjlsn'y.?
Balas
Balasan

out box 12/26/2015 1:32 PM


Memasang VR bisa anda ambil 2 kaki saja, pakai kaki tengah, satunya boleh ambil kanan
atau kiri.Bisa juga kaki tengah anda gabung dengan salah satunya.

Balas

Masukkan komentar Anda...

Beri komentar sebagai: Google Acco

Publikasikan Pratinjau

Muat yang lain...

‹ Beranda ›
Lihat versi web

Jenkgod is Amateur..

out box
Lihat profil lengkapku

Diberdayakan oleh Blogger.