Anda di halaman 1dari 2

Nomor SOP :

Tanggal
Pembuatan :
Tanggan
Pengesahan :
Tanggal Revisi :
Disahkan Oleh : Kepala Puskesmas Naioni

DINAS KESEHATAN KOTA


KUPANG dr. Panondang N. Panjaitan
PUSKESMAS NAIONI NIP. 198212252011011010
JUDUL SOP RUJUKAN
DASAR HUKUM KUALIFIKASI PELAKSANA
1. Undang-Undang Kesehatan Republik 1. Memahami Tupoksi Kerja
Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang 2. Memiliki Kualifikasi
Kesehatan; Pendidikan
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Kedokteran/Kebidanan
Nomor 61 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14
Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi
Publik;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nomor 001 Tahun 2012 tentang
Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan
Perorangan;
4. Permenkes 75 tahun 2014 tentang akreditasi
puskesmas
KETERKAITAN PERALATAN/ PERLENGKAPAN
SOP Pelayanan Poli Umum Alat Tulis,Buku, Alat transportasi
SOP pelayanan KIA/KB ( Ambulance )
SOP Pelayanan Apotek
SOP Pelayanan Persalinan (VK)

PERINGATAN PENCATATAN/ PENDATAAN


Keterlambatan dalam sistem Rujukan dapat Rekam Medis
berakibat fatal terhadap pasien Buku Surat Keluar
Form rujukan rawat jalan/ Form
rujukan emergensi
Pengertian Rujukan adalah Merujuk pasien atas pertimbangan dokter untuk
pelayanan yang lebih baik untuk diagnostic penunjang atau
terapi, baik rujukan emergensi atau rujukan non – emergensi
(rawat jalan).
Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melakukan
sebuah rujukan
Kebijakan SK kepala puskesmas Naioni No.445. / /PN/III/2017 tentang
Pelayanan Klinis
Referensi 1. Undang-Undang Kesehatan Republik Indonesia Nomor 36
Tahun 2009 tentang Kesehatan;
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 61 Tahun
2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Republik
Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan
Informasi Publik;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 001
Tahun 2012 tentang Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan
Perorangan;
4. Permenkes 75 tahun 2014 tentang akreditasi puskesmas
Prosedur/ 1. Petugas mengucapkan salam dan memperkenalkan diri
Langkah- 2. Petugas melakukan pengkajian kepada pasien dan
langkah menyatakan diagnose dan diagnose banding
3. Petugas menentukan identifikasi alas an perujukan pasien,
apakah memerlukan untuk diagnosis lebih lanjut atau untuk
rujukan terapi, atau keduanya
4. Petugas menyatakan pasien perlu dirujuk kepada pasien dan
atau keluarga pasien
5. Petugas menjelaskan dan meminta persetujuan kepada
pasien atau keluarga pasien untuk dirujuk
6. Petugas membuat surat rujukan, form rujukan rawat jalan
untuk pasien non-emergensi, dan form rujukan emergensi
untuk pasien emergensi yang disis dengan identitas pasien,
resume klinis, beserta tanda tangan dokter yang merujuk
(untuk rujukan rawat jalan) untuk emergensi (sesuai SOP
persiapan pasien rujukan)
7. Petugas melakukan persiapan pasien yang akan dirujuk
untuk pasien emergensi (mengikuti SOP persiapan pasien
rujukan & SOP rujukan emergensi)
8. Petugas melakukan pencatatan dan pelaporan
Unit Terkait Poli umum, Poli KIA/KB, Ruang bersalin, poli gigi, pustu polindes
Diagram Alir -