Anda di halaman 1dari 4

TUGAS

REVIEW JURNAL DINAMIKA STRUKTUR


“Estimation of Characteristic Snow Loads on Offshore Structures
in the Barents Sea”

Mata Kuliah : Dinamika Struktur


DOSEN : Dirta Marina C., S.T., M.T.

Disusun Oleh :
Aditya Hidayatullah (04311540000088)

DEPARTEMEN TEKNIK KELAUTAN


FAKULTAS TEKNOLOGI KELAUTAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
SURABAYA
2018

Halaman |1
Judul : Estimation of Characteristic Snow Loads on Offshore Structures in the
Barents Sea
Tahun : 2017
Penulis : Bjørnar Berge Lie, Sigurd Henrik Teigen, Eirik Schrøder Hansen, Kenneth
Johannessen Eik
Publikasi : Elsevier Ltd.

Estimation of Characteristic Snow Loads on Offshore Structure


in the Barents Sea

Menurut survey dari U.S Geologycal di daerah utara Artic terdapat kurang lebih 13%
minyak yang belum diexplorasi dan 30% gas yang belum dieksplorasi, dan hampir semua itu
berada di daerah lepas pantai (offshore). Sebelum masuk ke tahap pengembangan field untuk
mengeksplorasi minyak dan gas di daerah Artic, hal pertama yng harus dilakukan adalah
mengetahui bagaimana kondisi meteorologi di derah tersebut. Seperti yang diketahui bahwa
daerah Artic adalah salah satu daerah yang dipenuhi oleh es. Maka di saat seperti ini, tantangan
dalam memperhitungankan beban salju yang ekstrem pada offshore struktur, tepatnya di Laut
Barents. Akumulasi daripada beban salju dapat mengakibatkan efek buruk dalam proses
instalasi di iklim dingin. Namun sayangnya saat ini informasi mengenai snow loads masih
terbatas.

Dalam melakukan penelitian ini, peneliti mengacu pada Atmospheric hindcast data dari
Nora10 dan observasi meteorologi dari Norwegian Meteorological Institute. Variabel yang
diunakan adalah saat temperatur udara 2 m diatas permukaan, kecepatan angin 10 m diatas
permukaan, dan pengendapan. Mengenai kevalidan daripada data yang digunakan, Nora10
menggunakan data hasil observasi dari BMKG di Hopen, Bjornoya, dan Fruholmen, yang mana
ketiganya dioperasikan oleh Norwegian Meteorological Institute.

Metodologi yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah:

a. Model untuk mengestimasi snow loads yang terjadi


Pada metode ini diasumsikan bahwa salju yang jatuh akan diakumulasikan pada
platform. Pada penelitian ini peneliti juga mengabaikan efek aerodinamik yang mana
dapat menyebabkan serpihan salju berhamburan disekitar struktur. Sehingga model ini
hanya melibatkan temperatur, tipe pengendapan salju yang terjadi, dan ukuran dari
pengendapan sebagai inputnya.

Halaman |2
b. Model statistik untuk nilai ekstrem
Analisa menggunakan nilai yang cukup ekstrem adalah untuk kuantitas proses
stochastic pada besar kecilnya level yang tidak biasa.

Hasil yang didapatkan dari penelitian mengenai Snow loads pada offshore struktur ini
adalah wet rasio yang didapat daripada Nora10 di tiga tempat yang berbeda yaitu Hopen
(Measure: 0.45 ; Modeled:0,77), Bjornoya (Measured: 0.49; Modeled: 0.89), Fruholmen
(Measure: 0.55; Modeled: 0.76). sedangkan nilai dari tekanan akibat beban saljunya dalam
satuan KPa adalah Hopen (Measure: 0.61; Modeled: 0.69) Bjornoya (Measure: 0.62;
Modeled:0.74) Fruholmen (Measure: 1.11; Modeled: 0.83). Studi kasus dalam penelitian ini,
peneliti menggunakan metode SGEV untuk mengestimasi penurunan level dari snow loads.
Sebagai inputnya, menggunakan jumlah snow loads yang didapatkan dari 10 hari, dengan atau
tanpa arus salju. Selain itu juga perlu diketauhui kecepatan dan besarnya angin yang ada selama
10 hari tersebut. Kecepatan dan besarnya angin akan menunjukkan kecenderungan arah angin
bertiup dari utara atau timur laut dahulu dalam skala tahunan. Hal ini mengindikasikan bahwa
fixed structure harus fokus pada perlindungan salju pada arah yang sudah diperkirakan untuk
mengurangi banyaknya salju yang mengendap diatas platform.

Desain daripada snow loads dapat dikurangi jika timbunan salju telah dikualifikasi. Ini
juga merupakan masalah untuk struktur yang dikelilingi oleh lautan yang membeku. Snow
loads diestimasikan untuk helideck dengan model timbunan salju yang umum, dan hanya
mewakili bebrapa bagian yang ada pada platform. Pada area pelindung platform, snow loads
akan lebih besar, namun model yang sudah ada sebelumnya tetap dibutuhkan untuk
memperhitungkan efek aerodinamik dan geometri yang berkelanjutan.

Salju yang basah juga bisa menempel pada permukaan vertikal maka dapat terjadi
penambahan salju. Pada penelitian ini hal tersebut tidak disebutkan namun hal itu tetap harus
diperhitungkan saat mengestimasi total beban akibat salju pada struktur yang akan dibangun.
Sedangkan karakteristik snow loads yang ada di Laut Barents kecil dibandingkan dengan snow
load yang ada di daerah utara Norway. Ekstrem snow loads di Laut Barents cenderung di
daerah ujung selatan, dimana temperaturnya jauh lebih dingin disbanding daerah utara, dan
fraksi dari padat ke cairnya lebih tinggi pada garis lintang yang lebih tinggi. Namun
pengendapan tahunannya lebih kecil dibanding bagian utara.

Halaman |3
Namun akhir-akhirnya terdapat pengurangan snow load di Laut Barents hal ini
disebabkan oleh berkurangnya jumlah hari yang dingin di Laut Barents. Hal ini merupakan
salah satu akibat dari pemanasan Global (Global Warming).

Dari penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kondisi salju di Laut Barents
sudah telah dipelajari, dengan menekankan pada kondisi ekstrem snow loads diatas offshore
structure untuk mengembangkan rekomendasi atau saran dalam desain beban struktur.
Konsesntrasi utamanya pada akurasi data pengendapan Nora10. Peneliti telah menginvestigasi
hal tersebut dengan mebandingkannya menggunakan standar meteorological observasi, namun
terdapat kelemahan yaitu tidak adanya ketentuan kualifikasi. Paper ini juga menunjukkan
seberapa pentingnya field data dalam mendesain loads structure. Pengontrolan perhitungan
pengendapan dan observasi salju juga berkontribusi dalam mendukung sebuah informasi.

Sebelumnya snow loads di Laut Barents belum mendapatkan perhatian khusus dalam
mendesain beban struktur. Maka dengan hasil penelitian ini yang mengambil data dari Nora10
Hindcast telah menetapkan dekan diserainya gambar karakteristik daripada snow loads di Laut
Barents yang dapat digunakan untuk merencanakan field baru yang dikembangkan di Laut
Barents

Halaman |4