Anda di halaman 1dari 11

TEDDY GUNAWAN

TEKNIK LINGKUNGAN
20151220029
TUGAS PLUMBING DAN IPI

Gedung Berlantai :4
Tinggi Plafond : 3 meter
Tinggi Horisontal Pipe Gallery : 1 meter
Sumber air dari PDAM,kapasitas rata-rata.

Sketsalah Fasilitas Sanitasi gedung tersebut dengan kondisi sebagai berikut;


Laki-laki : W.C 2 buah, L.V 1 buah, U.R 2 buah, F.C 2 buah
Wanita : W.C 3 buah , L.V 1 buah, F.C 2 buah

Pertanyaan
 Gambarlah rencana sistem perpipaan air bersih tipikal 1 lantai dan perlihatkan lokasi
dan alat plumbingnya.
 Perkirakan diameter pipa-pipanya.
 Berapakah headloss kritisnya?
 Berapa head pompanya?
RENCANA PERPIPAAN DAN ALAT PLUMBING AIR BERSIH TIPIKAL 1 LANTAI

PIPE F.U Q Ø LP L.EKIVALEN


SEGMEN A.P FITTING L.TOTAL SLOPE (HEADLOSS/1000 FEET) ΔH
SANITARY SATUAN KOMULATIF (GPM) (INCH) (FEET) (0.2)
8-7 L.V 2 2 3 3/4 3.26 KNEE 0.652 3.912 0.067 0.262104
7-6 U.R 3 5 5 1 5.91 TEE 1.182 7.092 0.03 0.21276
6-5 U.R 3 8 7 1 9.79 TEE 1.958 11.748 0.09 1.05732
5-4 F.C 4 12 9 1.25 11.14 TEE 2.228 13.368 0.057 0.761976
LAKI - LAKI
4-3 W.C 5 17 13 1.5 14.81 TEE 2.962 17.772 0.03 0.53316
3-2 F.C 4 21 15 1.5 16.16 TEE 3.232 19.392 0.03 0.58176
2-1 W.C 5 26 18 1.5 18.28 TEE 3.656 21.936 0.05 1.0968
ƩΔH = 4.50588

14 - 13 L.V 2 2 3 3/4 5.16 KNEE 1.032 6.192 0.067 0.414864


13 - 12 W.C 5 7 5 1 8.85 TEE 1.77 10.62 0.03 0.3186
12 - 11 F.C 4 11 9 1.25 10.18 TEE 2.036 12.216 0.057 0.696312
11 - 10 W.C 5 16 12 1.5 13.85 TEE 2.77 16.62 0.03 0.4986
WANITA
10 - 9 F.C 4 20 14 1.5 15.2 TEE 3.04 18.24 0.03 0.5472
9-1 W.C 5 25 17 1.5 17.33 TEE 3.466 20.796 0.05 1.0398

ƩΔH = 3.515376

Dari hasil tabel 1.1 maka diperoleh headloss kritis tertinggi yakni 4.5058 feet =1.38
meter = 0.134 bar = 0.13 atm
Maka diperoleh;
H muka air = A.P tertinggi + Head 0.5 atm = 5 meter +headloss kritis
= 1.20 + 5 + 1.38
= 7.58 meter → 8 meter
Perhitungan Berdasarkan Rumus Anak dan Istri
Kecepatan (V) asumsi adalah 2 m/detik. Dimana diketahui:
- Volume Roof Tank (Vrt) = 77,96 𝑚3
- Waktu Pemompaan = 30 menit = 1800 detik
Dimensi pipa air bersih didapatkan dengan menentukan debit pengaliran. Berikut ini
adalah perhitungan penentuan dimensi pipa air bersih dari ground reservoir menuju ke
roof tank.
77.96 𝑚3
Debit pengaliran (Q) =
1800 𝑑𝑒𝑡𝑖𝑘
= 0,0433 m3/detik
= 43,3 L/detik
Dimensi pipa air bersih (D) dari ground reservoir ke roof tank adalah:
𝑄 =VxA
1/ 2
4 x Q
D 
 x v 
1/ 2
 4 x 0,0433 
D
  x 2 
= 0,166 m
= 166 mm
Dimensi yang tersedia di pasaran adalah 165 mm. Maka:
1/ 2
 4 x 0,0433 
0,165  
  x v 
V cek = 2,019 m/detik.
Maka, dimensi pipa air bersih dari ground reservoir ke roof tank untuk Gedung adalah
sebesar 165 mm atau 6 inch.
Diameter ini selanjutnya digunakan untuk menghitung headloss pompa yang terjadi.
Perhitungan headloss adalah sebagai berikut :

 Perhitungan Head Pompa Ground Reservoir – Roof Tank


Head pompa yang terjadi secara umum dapat dihitung dengan menggunakan rumus,
sebagai berikut :
Head Pompa = Hstatis + Hsistem
 Hstatis = (2,37 + 17,12 + 4,14) = 23,63 meter
 Hsistem = Mayor losses + Minor losses + (v2/2g)
Mayor losses (Hf), meliputi :
 Suction :
L Suction = 2,37 + 2 = 4,37 meter
𝐿
𝐻𝑓 = 𝑥 𝑄1,85
(0,00155 𝑥 𝐷 2,63𝑥 𝐶 )1,85

4,37
= 𝑥 43,31,85
(0,00155 𝑥 16,52,63 𝑥 120)1,85

= 0,12 m
 Discharge :
L Discharge = 3,75 + 17,12 + 3,09 + 4,14+1,41 = 29,51 meter
𝐿
𝐻𝑓 = 𝑥 𝑄1,85
(0,00155 𝑥 𝐷 2,63𝑥 𝐶 )1,85

29,51
= 𝑥 43,31,85
(0,00155 𝑥 16,52,63𝑥 120)1,85

= 0,84 m
Jadi, total mayor losses = Hfsuction + Hfdischarge
= 0,12 m + 0,84 m
= 0,96 m
Minor losses (Hm), meliputi :
 Head akibat 6 belokan 900 (K = 0,3)
 K  v2   0,3  2 2 
Hf = 6   = 6   = 0,367 m
 2g   2  9,81 
 Head akibat 1 check valve (K = 2)
K  v2 2 22
Hm = = = 0,408 m
2g 2  9,81
Jadi, total Minor losses = 0,367 m + 0,408 m = 0,775 m

 v 2   22 
Headloss akibat kecepatan =       0,204 m
  
2 g 2  9,81 
 Hsistem = Major losses + Minor losses + (v2/2g)
= 0,96 m + 0,775 m + 0,204 m = 1,939 m
Head Pompa = Hstatis + Hsistem = 23,63 m + 1,939 m = 25,569 m

o Whp atau daya air yaitu energi yang secara efektif diterima oleh air dari pompa per
satuan waktu.
 xQxH
Whp =
75
Dengan
Whp : daya air (Hp)
 : berat air per satuan volume (densitas, kg/m 3)
Q : debit air (m3/detik)
H : head pompa (m)
1000 x 0,0433 x 25,569
Whp =
75
= 14,76 Hp, dengan ketentuan 1 Hp = 0,746 kW
= 11,01 kW
o Bhp atau daya poros yaitu energi yang diperlukan untuk menggerakkan pompa per
satuan waktu
Dan diasumsikan efisiensi pompa atau nilai  sebesar 70 % = 0,7 maka
Whp 11,01
Bhp= = = 15,72 Kw
 0,7
DIMENSI PIPA HORISONTAL AIR BUANGAN DENGAN SISTEM CAMPURAN

F.U Ø PIPA YANG DIPAKAI SLOPE (PER


LANTAI 4 SEGMEN A.P Ø PERANGKAP MINIMUM (INCH)
(INCH) FEET)
SATUAN KOMULATIF
1-2 L.V 2 2 1 1/4 2 1/4
2-3 U.R 4 6 1 1/2 2 1/2 1/4
3-4 U.R 4 10 1 1/2 2 1/2 1/4
LANTAI 4 A (TOILET
4-5 W.C 4 14 3 3 1/2
LAKI-LAKI )
5-6 F.D 0.5 14.5 2 3 1/2
6-7 W.C 4 18.5 3 3 1/2
7-8 F.D 1 19.5 2 3 1/2

1-9 L.V 2 2 1 1/4 2 1/4


9 - 10 W.C 4 6 3 2 1/2 1/4
10 - 11 W.C 4 10 3 2 1/2 1/4
LANTAI 4 B (TOILET
11 - 12 F.D 0.5 10.5 2 2 1/2 1/4
WANITA)
12 - 13 W.C 4 14.5 3 3 1/2
13 - 14 F.D 1 15.5 2 3 1/2

35
DIMENSI PIPA BUANGAN VERTIKAL

F.U Ø PIPA YANG DIPAKAI SLOPE (PER


SEGMEN A.P Ø PERANGKAP MINIMUM (INCH)
(INCH) FEET)
SATUAN KOMULATIF
Lt. 4 - 3 - 35 35 - 4 -
Lt. 3 - 2 - 35 70 - 4 -
Lt. 2 - 1 - 35 105 - 4 -
Lt. 1 - Septik Tank - 45 150 - 4 1/2

DIAMETER PIPA VENT HORISONTAL

Lantai Sektor Fixture Unit Panjang Pipa Vent (m) Diameter Air Buangan (inch) Diameter Vent (inch)

4 A 19.5 10 3 2 1/2

B 15.5 12 3 2 1/2

Pipa Tegak 35 22 4 3