Anda di halaman 1dari 2

Diagnosa Intervensi implementasi Evaluasi

- Resiko O :- Identifikasi O :- Mengidentifikasi S : - Klien


ketidakseimbangan kemungkinan kemungkinan mengatakan
elektrolit dibuktikan ketidakseimbangan ketidakseimbangan masih
dengan elektrolit elektrolit seperti merasa
ketidakseimbangan - Monitor kadar diare dan muntah lemas
cairan,diare,muntah elektrolit serum - Memonitor kadar
- Monitor elektrolit serum O : - Klien masih
- Setelah dilakukan mual,muntah dan setiap 1 hari : meminta
intervensi diare  Natrium: 130 bantuan
keperawatam selama - Monitor mEq/L dalam
24 jam kehilangan cairan,  Kalium :4,0 melakukan
keseimbangan jika perlu mmol/L aktivitas
elektrolit meningkat  Klorida :102 sehari-hari
dibuktikan dengan T :- Atur interval mmol/L - Konjungtiva
kriteria hasil : pemantauan sesuai - Memonitor normal
1. Serum natrium dengan kondisi mual,muntah dan - Sklera putih
meningkat pasien diare setiap 8 jam
2. Serum kalium - Dokumentasikan (Pukul 08.00 – A :- Masalah
meningkat hasil pemantauan 15.00) sudah
3. Serum klorida  Mual : 3 x /8 teratasi
meningkat E :- Jelaskan tujuan jam sebagian
dan prosedur  Muntah : 2 x /8
pemantauan jam P : - Rencana
- Informasikan hasil  Diare : 3 x /8 tindakkan 1
pemantauan jam dihentikan
- Memonitor - Rencana
kehilangan cairan, tindakan
setiap 8 jam (1 shift) 2,3,4,5,,6,7,8
dilanjutkan
 Bab : 3 x /8 jam
 Bak : 2 x /8 jam

T :- Mengatur interval
pemantauan sesuai
dengan kondisi
pasien, jika psien
dalam kondisi
menurun segera
melakukan
pemantauan
- Mendokumentasikan
hasil pemantauan
elektrolit di buku
rekam medis pasien

E :- Menjelaskan tujuan
dan prosedur
pemantauan
elektrolit
- Menginformasikan
hasil pemantauan
kepada pasien dan
keluarga pasien