Anda di halaman 1dari 27

RESUME VARIABEL

Variabel Hasil Variabel Pustaka Jurnal Hasil Jurnal Resume Bab Nama
Pengetahuan Terjadi peningkatan pada Gyawali, B., Mishra, S. R., Peningkatan penilaian Jika FCHVs diberikan pelatihan 6 Izmi
nilai posttest setelah Neupane, D., Vaidya, A., before-after training yaitu dengan baik dan benar maka
pelatihan Sandbæk, A., & Kallestrup, mean score 40,4% menjadi mereka dapat meningkatkan
P, 2018, Diabetes 63,3% (Paired t test: t=11,1 pelayanan konseling dan
management training for P<0,001 dan Wilcoxon test skrining pasien DM di
female community health untuk sample berpasangan komunitas mereka
volunteers in Western z= -3.930, p=0,0001
Nepal: an implementation
experience. BMC Public
Health, 18(1). [Online],
(diunduh 2 Februari 2020)
<https://www.ncbi.nlm.nih.g
ov/pmc/articles/PMC596305
4/
Pengetahuan At baseline, the case Chawla S P S, et al. 2019. Effective health education Dalam penelitian kami, 6 Rifda
improves knowledge,
group patients had mean Impact of health education pendidikan kesehatan yang
attitude, and practices,
knowledge score on knowledge, attitude, particularly with regard to efektif menghasilkan
lifestyle modifications and
of 3.86 ± 0.93, and at practices and glycemic peningkatan pengetahuan, sikap
dietary management,
final follow-up, this score control in type 2 diabetes culminating into better yang lebih baik, dan penerapan
glycemic control that can
was 10.28 ± 1.78. mellitus. Journal of Family praktik-praktik yang
slow down the progression
In the control group, the Medicine and Primary Care of diabetes and prevent menguntungkan yang akhirnya
mean knowledge score downstream complications.
https://10.4103/jfmpc.jfmpc_ mengarah pada kontrol glikemik
was 5.66 ± 1.61 at
228_
baseline, and at final yang lebih baik pada pasien
follow-up, it was 5.76 ±
dengan DM tipe 2, sehingga
1.72.
membantu memperlambat
perkembangan dan mencegah
komplikasi. Bentuk intervensi
non-farmakologis landasan
manajemen diabetes dan
membutuhkan yang
menguntungkan pengetahuan,
sikap, dan praktik pasien.
Pendidikan kesehatan,
oleh karena itu, merupakan alat
penting dalam pengelolaan
diabetes.
Pengetahuan Good Nazar C M D, et al. 2016. The review depicts that Pendidikan dan pengetahuan 6 Rifda
Poor Effectiveness of diabetes illiteracy and lack of diabetes yang lebih baik untuk
education and awareness of knowledge poses a great mengendalikan dan
diabetes mellitus in challenge to effective health mengobati diabetes pada waktu
combating diabetes in the education. The review yang tepat dapat meminimalkan
United Kigdom; a literature demonstrates that peluang
review. Journal of south Asian patients face mengembangkan komplikasi
problems regarding diet
Nephropharmacol Vol 5 diabetes dan dengan demikian
aspect and show poor level
Issue 2. Page: 110–115 of knowledge about diabetes mengurangi morbiditas dan
and also are discouraged to
mortalitas pada penderita
join educational sessions.
The review indicates that diabetes
impaired awareness of the
diabetes increases the
chances to develop
complications of diabetes as
the severe hypoglycaemia is
becoming more common in
insulin treated type 2
diabetes than previously
recognized and with
increased duration of insulin
therapy may increase to
meet that observed in type 1
diabetes
Pengetahuan -terjadi peningkatan Okuroglu GK , Alpar WB-DTP berhasil WB-DTP efektif dalam 6 Nabila
pengetahuan meningkatkan pengetahuan meningkatkan pengetahuan dan
SE. 2019. Effect of Web
terkait diabetes keterampilan terkait diabetes
-tidak terjadi peningkatan based diabetes training dari para profesional kesehatan.
Namun, program tersebut tidak
pengetahuan program on diabetes related
P <0.001 memadai untuk meningkatkan
knowledge, attitudes, and sikap terkait diabetes dari para
profesional kesehatan.
skills of health
professionals: A randomized
controlled trial. Japan
Journal of Nursing Science
(2019) 16, 184–193.
[Online]. (diunduh 5
Februari 2020)
https://www.ncbi.nlm.nih.go
v/pubmed/30073784
-terjadi peningkatan Aponte J. 2015. Diabetes Sampel CHW kecil (n = 3) Meskipun ukuran sampel kecil, 6 Nabila
pengetahuan Training for Community dan daya terbatas sehingga potensi kesalahan Tipe II dan
Health Workers. Journal of tidak ada signifikansi tidak ada signifikansi statistik,
Pengetahuan -tidak terjadi peningkatan Community Medicine & statistik ketiga DKQ CHW pre dan
pengetahuan Health Education, 5(6) :378 posttest yaitu 8,3% dan
[Online]. (diunduh 6 mengalami peningkatan menjadi
Februari 2020) > 41,7%, hal tersebut
https://www.ncbi.nlm.nih.go (Tidak signifikan) menunjukkan bahwa selama
v/pmc/articles/PMC4837952 pelatihan mereka belajar lebih
/ banyak tentang diabetes

Pengetahuan -high knowledge Bopape et al. 2019. Baseline Hanya 6% dari HBC Sebuah studi yang 6 Nabila
level Assessment of Knowledge of yang mendapat skor dilakukan di desa
- low knowledge Home Based Carers for di atas 50% pedesaan di Afrika
level People with Diabetes in a mengindikasikan Selatan mengungkapkan
Rural Village in South tingkat pengetahuan bahwa HBC yang
Africa: A Quantitative yang baik. merawat penderita
Study. The Open Public diabetes mellitus memiliki
Health Journal, 12. 199-20 pengetahuan yang kurang
[Online]. (diunduh 5 tentang penyediaan
Februari 2020) > perawatan diabetes, hal
https://openpublichealthjour tersebut dikarenakan
nal.com/VOLUME/12/PAG kurangnya pelatihan
E/199/FULLTEXT/ formal mengenai
manajemen diabetes.

Pengetahuan - meningkat Swiaotoniowska N et Terjadi peningkatan Edukasi diabetes memiliki 6 Nabila


tidak meningkat al. 2019. The role of pengetahuan penderita dampak terhadap pengobatan
education in type 2 diabetes setelah diberi diabetes. Manfaat edukasi
diabetes treatment. edukasi diabetes terutama diamati dalam
Diabetes Research and hal perawatan diri pasien dan
Clinical Practice. Elsevier P <0.001 diabetes kontrol metabolik.
(2019) 237-246 [Online].
(diunduh 5 Februari 2020) >
https://www.ncbi.nlm.nih.go
v/pubmed/31063855
Pengetahuan - Kualitatif studi yang Rushforth et al, 2016, Dalam penelitian kualitatif Tenaga kesehatan menemukan 6 Yua
berisi tentang Barriers to Effective didapatkan pemeriksaan kesulitan dalam mengingat
manajemen diabetes Management of Type 2 pada fasilitas kesehatan kembali atau memperrtahankan
tipe 2 Diabetes in Primary Care: primer merasa terdapat sesuai rekomendasi. Sehingga,
Qualitative Systematic adanya penghalang dalam klinisi merasa kurang percaya
Review, British Journal of perawatan pasien diabetes diri dalam memberikan terapi,
General Practice, Februari tipe 2 khususnya penggunaan insulin
2016, pp e114 - e122 .
[online] diunduh 7 Februari
2020, DOI:
10.3399/bjgp16X683509
Pengetahuan - Menggunakan MCQ Lim, Impact of Continuing Terjadi peningkatan yang Metode SRCC merupakan 2,4, Yua
dengan pertanyaan Medical Education for berhubungan diabetes, yakni salahsatu metode yang
6
dalam Bahasa Primary Health Care pada pengetahuan, baik dalam meningkatkan
Inggris dan Bahasa Providers in Malaysia on kemampuan, serta klinis kemampuan klinis dalam
Melayu Diabetes Knowledge, pada tenaga kesehatan di perawatan diabetes.
Attitudes, Skill, and Clinical Malaysia setelah pelatihan
Practice. Medical Education selama 6 bulan dengan
Online 2019 vol. 25 no. SRCC
1710330. (2019). Pg 1-11.
https://doi.org/10.1080/1087
2981.2019.1710330
Pengetahuan  Knowledgeable Kassahun CW, Mekonen AG Pengetahuan renponden Bagian kedua menilai 4 Indi
 not knowledge able .2017. Knowledge, attitude, baik mengenai DM pengetahuan umum tentang
practices and their associated  Knowledgeable (AOR diabetes. Apa DM, faktor risiko
factors towards diabetes = 3, CI = 2.1, 4.7) DM, tanda dan gejala DM,
mellitus among non diabetes kontrol dan Manajemen DM dan
community members of Bale komplikasi DM? Responden
Zone administrative towns, menjawab baik “ya” atau “No”
South East Ethiopia. A atau “tidak tahu”. Bagian ketiga
cross-sectional study. PLoS menilai sikap responden
ONE terhadap DM; dan bagian akhir
2(2):e0170040.doi:10.1371/j membahas praktek masyarakat
ournal.pone.0170040 untuk mencegah DM.
[Online], (diunduh pada 6
Februari 2020) Untuk menghitung nilai mean
<https://www.ncbi.nlm.nih.g pengetahuan peserta menjawab
ov/pubmed/28152066 “ya” dianggap dijawab dengan
benar dan mereka yang
menjawab “No” dan “tidak tahu”
dianggap tidak menjawab
dengan benar.

Responden yang mendapat skor


mean (14,83) atau di atas nilai
mean diklasifikasikan sebagai
berpengetahuan baik, kurang
dari nilai berarti jawaban yang
benar diklasifikasikan sebagai
pengetahuan kurang
Pengetahuan Skor pretest Wagner, Julie, Lim Keuky , Total skor kuis meningkat Penghitungankembali t Test 6 Indi
(Knowledge)  Skor posttes Lorraine Fraser-King et al. secara signifikan dari menunjukkan bahwa total Skor
2016. Training Cambodian Pretest terhadap posttest kuis meningkat secara signifikan
Village Health Support pada Total pengetahuan dari Pretest terhadap posttest
Guides in Diabetes pada Total pengetahuan.
Prevention: Effects on p< 0.001 Panduan Skor pada atau di atas
Guides’ Knowledge and 80% benar meningkat dari 1%
Teaching Activities Over 6 pada Pretest menjadi 51% pada
Months. International posttest.
Society of Behavioral
Medicine. [Online],
(diunduh pada 6 Februari
2020) <
https://www.ncbi.nlm.nih.go
v/ pubmed/26438042
Pengetahuan Knowledgeable Tsolekile, L.P., Analisis regresi berganda Analisis multivariat 6 Fatih
(Knowledge) Not knowledgeable Schneider, H. & dilakukan untuk menunjukkan bahwa
Puoane, T., 2018, ‘The memastikan yang memiliki penyakit tidak
roles, training and dikombinasikan dengan efek
menular dan pengawasan
knowledge of gabungan dari pelatihan
community health NCD, usia, NCD status rutin dikaitkan dengan
workers about (ketiadaan vs kehadiran pengetahuan yang lebih
diabetes and NCDs), durasi kerja (≤ 3 baik. Temuan seperti itu
hypertension in tahun vs > 3 tahun), dan menunjukkan bahwa
Khayelitsha, Cape frekuensi pengawasan (< 1 kader dengan kondisi
Town’, Curationis per bulan vs. ≥ 1 per bulan)
dapat juga bertindak
41(1), pada diabetes dan nilai
pengetahuan hipertensi. sebagai pasien ahli, dan
Memiliki NCD dan karena mereka memiliki
pengawasan reguler (≥ 1 kondisi, mereka mungkin
bulan) berhubungan dengan lebih termotivasi untuk
tingkat pengetahuan memperoleh
diabetes dan hipertensi.
pengetahuan.
Pelatihan dalam NCDs atau
tahun sekolah dasar tidak Pengawasan juga
ditetapkan sebagai
terkait dengan peningkatan pengaruh positif terhadap
skor. Kinerja kader dan telah
dikaitkan dengan
peningkatan pengetahuan
diabetes dan hipertensi
bila digabungkan dengan
pelatihan

Variabel Hasil Variabel Pustaka Jurnal Hasil Jurnal Kutipan Jurnal Bab Nama
Sikap -terjadi peningkatan Okuroglu GK , Alpar Tidak terjadi peningkatan WB-DTP efektif dalam 6 Nabila
sikap Sikap para profesional meningkatkan pengetahuan dan
SE. 2019. Effect of Web
kesehatan dalam keterampilan terkait diabetes dari
-tidak terjadi peningkatan based diabetes training manejemen diabetes para profesional kesehatan.
Namun, program tersebut tidak
sikap program on diabetes
memadai untuk meningkatkan
related knowledge, P = 0.60 sikap terkait diabetes dari para
profesional kesehatan.
attitudes, and skills of
health professionals: A
randomized controlled trial.
Japan Journal of Nursing
Science (2019) 16, 184–
193. [Online]. (diunduh 5
Februari 2020)
https://www.ncbi.nlm.nih.g
ov/pubmed/30073784
Sikap Menggunakan DAS-3 Lim, Impact of Continuing Terjadi peningkatan yang Metode SRCC merupakan 2,4, YUA
berhubungan diabetes, salahsatu metode yang 6
Medical Education for
yakni pada pengetahuan, baik dalam meningkatkan
Primary Health Care kemampuan, serta klinis kemampuan klinis dalam
pada tenaga kesehatan di perawatan diabetes.
Providers in Malaysia on
Malaysia setelah pelatihan
Diabetes Knowledge, selama 6 bulan dengan
Attitudes, Skill, and Clinical SRCC
Practice. Medical
Education Online 2019 vol.
25 no. 1710330. (2019). Pg
1-11.
https://doi.org/10.1080/1087
2981.2019.1710330
Sikap Sikap menjadi meningkat Long, H et al, 2018, Studi membahas minat dan Pemberian pelatihan dan 6 Izmi
Sikap menjadi menurun sikap CHW sebagai ketrampilan CHW Cina dapat
Barriers and Facilitators of
fasilitator menyatakan meningkatkan pendidikan
Engaging Community bahwa CHW sangat komunitas. Bagaimanapun,
antusias menyediakan halangan sebagai CHW mulai
Health Workers in Non-
layanan terkait. Sikap ini dari masalah individu hingga
Communicable Disease secara efektif tingkat fasilitas kesehatan dapat
meningkatkan komunikasi mempengaruhi motifasi dan
(NCD) Prevention and
dan pemberian pendidikan performa CHW.
Control in China: A pada pasien
Systematic Review (2006–
2016). International Journal
of Environmental Research
and Public Health, 15(11),
2378
Terjadi peningkatan Sales, Ibrahim et all. 2018. Peningkatan signifikan Menurut penelitian yang 6 Indi
Attitude Tidak terjadi peingkatan Impact of diabetes terjadi pada nilai kadar dilakukan oleh Ibrahim et al
continuing education on glukosa darah (p = 0,009) (2018) sebagian besar HCP sudah
health care dan sikap terhadap memiliki sikap positif sebelum
professionals’ attitudes otonomi pasien diabetes (p menghadiri CE, dan sikap mereka
towards diabetes care in a = 0,023) membaik setelah CE
Yemeni city. Saudi
Arabia: Tropical Journal of
Pharmaceutical Research
January 2018; 17 (1): 143-
149 [Online], (diunduh pada
6 Februari 2020) <
https://ssjournals.com/index
.php/ijbr/article/view/5073

Positif John , Rebecca and Peter Sebagian besar healthcare Menurut studi yang dilakukan 6 Indi
Negative George. 2019. Assessment profesional memiliki sikap John< R (2019) menunjukkan
of ‘diabetes related positif terhadap diabetes bahwa sebagian besar healthcare
attitudes’ among healthcare profesional memiliki sikap
professionals. International (p < 0,01) positif terhadap diabetes.
Sikap
Journal of Biomedical
Research. 10(02): e5073.
[Online], (diunduh pada 6
Februari 2020) < https://
https://ssjournals.com/index
. php/ijbr/article/view/5073

Variabel Hasil Variabel Pustaka Jurnal Hasil Jurnal Kutipan Jurnal Bab Nama
Keterampilan -terjadi peningkatan Okuroglu GK , Alpar WB-DTP efektif dalam 6 Nabila
keterampilan WB- DTP efektif dalam
SE. 2019. Effect of Web meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan terkait
-tidak terjadi peningkatan based diabetes training diabetes dari para keterampilan terkait diabetes dari
profesional kesehatan
keterampilan program on diabetes para profesional kesehatan.
related knowledge, Namun, program tersebut tidak
attitudes, and skills of memadai untuk meningkatkan
P <0.001
health professionals: A sikap terkait diabetes dari para
randomized controlled trial. profesional kesehatan.
Japan Journal of Nursing
Science (2019) 16, 184–
193. [Online]. (diunduh 5
Februari 2020)
https://www.ncbi.nlm.nih.g
ov/pubmed/30073784
Keterampilan (i) Assessing the needs Muchiri et al, 2019, Adaptasi yang secara NEP yg sudah diadaptasi dapat 6 Yua
and logic model of komprehensif merupakan
Adapting a Diabetes digunakan sebagai implementasi.
change, kunci dari seluruh
(ii) Assessing the Nutrition Education pendekatan, yang mana
applicability of the dapat meningkatkan
Programme for Adulta with
NEP components to kesempatan intervensi
the new setting, Type 2 Diabetes from a yang lebih efektif
(iii) Making adaptations,
Primary to Tertiary
and
Planning for Healthcare Setting, South
implementation and
African Journal of Clinical
evaluation.
Nutrition 2019, pp 1-9
[online], diunduh 7 Februari
2020,
https://doi.org/10.1080/1607
0658.2019.1632127
Keterampilan Three key themes were Graves H.et al, Evaluasi secara Pada hasil penelitian ini, 2 Yua
identified: kualitatif efektifitas
Psychological skills tenaga kesehatan
(i) positive and adanya intervensi
negative impact of D6 training to support psikologi dapat melaporkan bahwa
on nurses’ mengungkapkan
diabetesself-management: pelatihan kemampuan
practice: positives proses yang dapat
included patient Qualitative assessment of menghambat psikologi dapat
empowerment; negatives maupun yang dapat
nurses’ experiences. memberikan dampak yang
included patients’ berkontribusi untuk
capacity Primary Care Diabetes efikasi dan translasi. positif pada perawatan
to engage;
XXX Elsevier (2016). Pg 1- pasien
(ii) professional
boundaries including 7.
concerns about over-
http://dx.doi.org/10.1016/j.p
stepping role as a
nurse and cd.2016.03.001
(iii) concerns about
degree of support from
physicians at
participating practices
in integrating
psychological and
diabetes care.

Variabel Hasil Variabel Pustaka Jurnal Hasil Jurnal Kutipan Jurnal Bab Nama
Konseling Frequency of lifestyle Zhang H, et al. 2019. Diantara pasien yang Dalam penelitian besar dan 6 Rifda
counseling was Lifestyle Counseling and mendapat konseling gaya nyata ini, pasien dengan
calculated as the mean Long-term Clinical hidup selama 1 bulan atau diabetes yang menerima lebih
monthly number of Outcomes in Patients With lebih, total insiden selama 10 sering konseling gaya hidup
primary care clinic notes Diabetes. Diabetes Care tahun didapatkan outcome dari sekolah dasar penyedia
during the hyperglycemic page 1-4 sebesar 33%, sedangkan layanan lebih kecil
periods in which diet, https://doi.org/10.2337/dc19 yang kurang dari 1 bulan kemungkinannya mengalami
exercise, or weight loss -0629 sebesar 38.1% (P = 0.0005) kejadian kardiovaskular atau
counseling kematian.
were documented
Konseling, (Systematic review) Hill, Jillian, et al. 2017. Durasi pelatihan Durasi pelatihan 4, 6 Fatih
Durasi Roles, responsibilities bervariasi antara studi, bervariasi antara studi,
dari satu jam sesi dari satu jam sesi untuk
Pelatihan, and characteristics of
untuk 40 jam, dan 40 jam, dan bahkan 100
lay community health bahkan 100 jam atau jam atau lebih
workers involved in lebih Topik yang dibahas
Topik yang dibahas termasuk pentingnya
diabetes prevention
termasuk pentingnya nutrisi yang baik dan
programmes: A
nutrisi yang baik dan
systematic review. manfaat dari manfaat dari
PLoS ONE 12(12) peningkatan aktivitas peningkatan aktivitas
fisik. Keterampilan fisik. Keterampilan
komunikasi dan komunikasi dan
kepemimpinan untuk kepemimpinan untuk
menjalankan sesi menjalankan sesi
kelompok, dan kelompok, dan
wawancara motivasi wawancara motivasi
untuk memfasilitasi untuk memfasilitasi
perilaku juga perilaku juga ditekankan.
ditekankan. Sebagian Sebagian besar studi
besar studi memanfaatkan pelatihan
memanfaatkan interaktif dan Role-
pelatihan interaktif dan Playing untuk
Role-Playing untuk memberikan
memberikan keterampilan selama sesi
keterampilan selama pelatihan.
sesi pelatihan.
Konseling  Terjadi peningkatan Jeet, Gursimer et al, 2017, Durasi studi berkisar dari Bukti tentang penerapan 6 Izmi
kemampuan konseling tindak lanjut rata-rata 4 bulan strategi pencegahan primer
Community health workers
 Tidak terjadi untuk beberapa faktor risiko menggunakan petugas
for non-communicable hingga 19 bulan, dan tugas kesehatan masyarakat masih
peningkatan utama petugas kesehatan terus berkembang. Bukti yang
diseases prevention and
kemampuan konseling termasuk promosi kesehatan, ada menunjukkan bahwa,
control in developing kepatuhan pengobatan dan dibandingkan dengan
tindak lanjut. Efek gabungan perawatan standar,
countries : Evidence and
konseling dihitung menggunakan CHW dalam
implications. Plos one mengindikasikan program kesehatan memiliki
research article 12(7) July peningkatan penghentian potensi menjadi efektif pada
tembakau (RR: 2.0, 95% CI: LMICs, khususnya
2017 pp 3-21 [Online],
1.11, 3.58, bukti kualitas untuk penghentian tembakau,
(diunduh 6 Februari 2020), sedang) dan penurunan tekanan darah dan kontrol
tekanan darah sistolik ((MD: diabetes.
<https://www.ncbi.nlm.nih.
-4.80, 95% CI: -8.12, -1.49,
gov/pmc/articles/PMC5509 I2 = 93%, bukti kualitas
sangat rendah), tekanan
237/pdf/pone. 0180640.pdf
darah diastolik ((MD: -2.88,
95% CI: -5.65 , -0,10, I2 =
96%, bukti berkualitas sangat
rendah)) dan kadar gula
darah (terglikasi hemoglobin
MD: -0,83%, 95% CI:
-1.25, -0.41).
Konseling - Pencegahan DM Alaofè, H et al. (2017). Sepuluh studi dimasukkan (4 CHW memiliki potensi untuk 6 Izmi
- Pengobatan DM pre-test dan post test, 2 RCT, meningkatkan pengetahuan,
Community Health Workers
- Pentingnya menjaga 2 studi kohort, 1 studi cross- perilaku kesehatan, dan hasil
kadar GDA in Diabetes Prevention and sectional, dan 1 studi kasus- kesehatan terkait dengan
kontrol). Peran CHW terdiri pencegahan dan manajemen
Level BMI Management in Developing
dari pendidikan pasien, T2DM di LMICs.
Countries. Annals of Global identifikasi dan rujukan
individu berisiko tinggi ke
Health, 83(3-4), 661
dokter, dan pemberian
dukungan sosial melalui
kunjungan rumah. Hasilnya
terdapat perubahan positif
pada pasien dalam 7 dari 10
penelitian, sementara 3
lainnya tidak signifikan

Variabel Hasil Variabel Pustaka Jurnal Hasil Jurnal Kutipan Jurnal Bab Nama
Kader 1. Gender Bollyky J B, et al. 2018. Livongo participation alone Pembinaan gaya hidup melalui 6 Rifda
2. Mean age Remote Lifestyle Coaching resulted in improved BG Program Pencegahan Diabetes
3. Race: Plus a Connected Glucose control (mean HbA1c Nasional semakin
- White/caucasian Meter with Certified declined: 8.5% to 7.5%, p = direkomendasikan untuk
- Hispanic Diabetes Educator Support 0 01). Mean membantu pasien
/latino/mexican Improves Glucose and weight loss and additional dengan prediabetes dan / atau
- Black/african american Weight Loss for People with BG decreases were higher in sindrom metabolik berubah
- Unknown race Type 2 Diabetes. Hindawi the intensive compared with diet, meningkatkan aktivitas
4. Insulin use Journal of Diabetes the lightweight coaching and fisik, meningkatkan
Research Volume 2018, scale-only groups (weight keterampilan koping, dan
Article ID 3961730, 7 pages change (lb): −6.4, −4.1, and mengadopsi perilaku kunci lain
https://doi.org/10.1155/2018 −1.1, resp., p = 0 01; BG yang terkait dengan metabolism
/3961730 change (mg/dL): −19.4, perbaikan dan hasil jangka
−11.3, and −2.9, resp., p = 0 panjang
02). The estimated 12-week
program costs were 5.5 times
more for intensive than
lightweight coaching.
Conclusion. Livongo
participation significantly
improves BG control in
people with T2D. Additional
lifestyle coaching may be a
cost-effective intervention to
achieve further glucose
control and weight loss
Kader In a literature review Health communication Health care workers face a Pekerja faskes menghadapi 6 Rifda
identifying effective capacity collab., 2016, variety of challenges in tantangan dalam melakukan
training approaches for factors impacting the performing their pekerjaannya, yg mana hal itu
health worker continuing effectiveness of health care responsibilities, which can dapat mempengaruhi kualitas
education worker behavior change: a compromise the quality and dan efektivitas pelayanan yg
literature review effectiveness of the health diterima pasien
services received by clients.
These barriers can arise out
of not knowing how to
complete the responsibility,
being unable to complete the
responsibility due to
contextual or structural
barriers or lacking the desire
to complete the task
Kader Non-blinded two-arm Boels A M, et al. 2018. Self-management is crucial Penyedia layanan kesehatan 2 Rifda
Effectiveness of diabetes
multi-centre randomised for T2DM patients, bertujuan untuk merangsang
self-management education
controlled superiority via a smartphone especially for those on pengelolaan diri, tetapi karena
application in insulin
trial with parallel-groups insulin therapy. However, to jumlah kunjungan yang terbatas
treated type 2 diabetes
and equal patients–design of a be effective, self pemantauan diabetes berada
randomised controlled trial
randomisation management education dalam posisi yang memicu
(‘TRIGGER study’). BMC
(‘TRIGGER study’). Endocrine Disorders (2018) should be intensive, manajemen diabetes secara
18:74
Eligible patients are 40– and thus will be costly. mandiri hanya beberapa kali
https://doi.org/10.1186/s129
70 years, on insulin Moreover, worldwide there dalam satu tahun
02-018-0304-9
therapy since at least 3 is a rapid increase in the
months, with number of T2DM patients.
HbA1c > 53 mmol/mol Against that background,
(> 7%). In total 228 cost-effective solutions to
patients will be recruited. promote diabetes self-
The intervention group (n management are pivotal. If
= 114) will receive our newly developed
diabetes self- app proves to be cost-
management education effective, it could be used by
via a smartphone app to all insulin treated T2DM
trigger diabetes self- patients because the
management: messages are evidence-based
unidirectional text and not region-specific. The
messages, free of charge, topics ‘dietary habits’ and
evidence and ‘physical activity’ can also
psychological theory be used to stimulate diabetes
based, with regard to self-management in the non-
dietary habits, physical insulin users
activity,
hypoglycaemia and
glucose variability.
Kader Gradually roles of DE are Bhutani, et. al., 2015, Looking at the gap and the Pentingnya peran edukator 2 Rifda
Psychosocial management
expanding. Some roles of future aspects, a universal diabetes yg ber sertifikat dalam
of diabetes: role of diabetes
DE described by authors educator approach of sensitization, managemen diabetes makin hari
in the west have been which includes both the semakin banyak diakui
listed below. Similarly, beneficiary and policy
DE in India will be called makers has to be adopted.
upon for similar issues Better description and
creating the need of importance of psychosocial
strengthening the DE aspects of diabetes have to
task force. be included in the curricula
for DE training. Thus, by
sustained efforts and
education we might see an
era of actual diabetology
with patient centric approach
in practice.
CHW Menggunakan CHW Werfalli, Mahmoud, et al, Ada minat yang tumbuh CHW dalam konteks perawatan 6 Izmi
Effectiveness of community- dalam penggunaan petugas
sebagai kader kesehatan adalah penyediaan
based peer-led diabetes kesehatan komunitas (CHW)
self-management sebagai pendekatan untuk bantuan emosional, penilaian
programmes (COMP- meningkatkan kesehatan
dan informasi oleh anggota
DSMP) for improving orang dan komunitas agar
clinical outcomes and mengenali dampak dari jejaring sosial yang dibuat yang
quality of life of adults with seseorang dan jaringan
memiliki pengalaman
diabetes in primary care teman sebaya komunitas
settings in low and middle- dalam kegiatan kesehatan. pengetahuan tentang perilaku
income countries (LMIC): a
atau pemicu spesifik dan
systematic review and meta-
analysis. (2015). karakteristik yang serupa
dengan populasi target

Variabel Hasil Variabel Pustaka Jurnal Hasil Jurnal Kutipan Jurnal Bab Nama
Praktis klinis Menggunakan OSCE Lim, Impact of Continuing Terjadi peningkatan yang Metode SRCC 2,4,6 YUA
. dengan sekala gagal, Medical Education for berhubungan diabetes, yakni merupakan salahsatu
garis bawah, pas, baik, Primary Health Care pada pengetahuan, metode yang baik dalam
sangat baik. Pengujian Providers in Malaysia on kemampuan, serta klinis meningkatkan
dalam Bahasa Melayu Diabetes Knowledge, pada tenaga kesehatan di kemampuan klinis dalam
Attitudes, Skill, and Clinical Malaysia setelah pelatihan perawatan diabetes.
Practice. Medical Education selama 6 bulan dengan
Online 2019 vol. 25 no. SRCC
1710330. (2019). Pg 1-11.
https://doi.org/10.1080/10872
981.2019.1710330

Variabel Hasil Variabel Pustaka Jurnal Hasil Jurnal Kutipan Jurnal Bab Nama
Demografi Informasi krudensial Jenifer et al, 2016, Risk of Tenaga kesehatan harus Tenaga kesehatan secara 6 Yua
Lama bekerja, tipe Type 2 Diabetes: Health berfokus pada perawatan individu, dapat berpengaruh
memberikan pelayanan Care Provider Perception dan membangun usaha pada berupaperubahan gaya hidup.
kesehatan, jumlah jam of Prevention Adherence, faktor yang mendukung
kerja dalam 1 minggu, Applied Nursing Research manajemen diri.
jumlah pasien 32 (2016), pp 1-6, [online],
perminggu, serta diunduh 10 Februari 2020,
Jumlah pasien per http://dx.doi.org/10.1016/j.a
minggu yang pnr.2016.03.002
didiagnosis DM

Variabel Hasil Variabel Pustaka Jurnal Hasil Jurnal Kutipan Jurnal Bab Nama
HbA1c Meningkat Kane, E. P., Collinsworth, Dengan adanya edukasi Menunjukkan adanya 6 Izmi
Menurun A. W., Schmidt, K. L., berupa DEP, HbA1c peningkatan kontrol HbA1c,
Brown, R. M., Snead, C. A.,
memiliki nilai bermakna tekanan darah, pengetahuan
Barnes, S. A., … Walton, J.
W. (2016). Improving p<0,0001. Rata-rata HbA1c diabetes dan gaya hidup pada
diabetes care and outcomes menurun dari 8,3% menjadi pasien yang menerima DEP
with community health
7,4% (Diabetes Equity Project)
workers. Family Practice,
33(5), 523–528
HbA1c Increase Kim, et al., 2016, Kelompok konseling Kelompok kesehatan 6 Izmi
Community Health Workers
Reduce kesehatan masyarakat masyarakat memiliki perfoema
Versus Nurses as
Counselors or Case menunjukkan penurunan yang lebih baik dibanding
Managers in a Self-Help
HbA1C dari baseline (-1,2%, perawat dalam peran sebagai
Diabetes Management
Program. American Journal -1,5%, -1,3%, dan -1,6%, konselor atau manajer kasus
of Public Health, 106(6), pada bulan 3, 6, 9, dan 12), dalam manajemen diri diabetes
1052–1058. [Online].
yang semuanya lebih besar di komunitas Korea-Amerika.
(diunduh 6 Februari 2020) >
https://doi.org/10.2105/AJP daripada penurunan dalam
H. 2016.303054
kelompok yang RN-konseling
(-0,7%, - 0,9%, -0,9%, dan
-1,0%) ataupun kelompok
kontrol (-0,5%, -0,5%, -0,6%,
-0,6%, dan -0,7%).
HbA1C - terjadi perbaikan Swiaotoniowska N et perbaikan HbA1c ditemukan Edukasi diabetes memiliki 6 Nabila
tidak terjadi perbaikan al. 2019. The role of pada kelompok X-PERT,
dampak terhadap pengobatan
education in type 2 dibandingkan dengan control
diabetes treatment. diabetes. Manfaat edukasi
Diabetes Research and P <0.001
diabetes terutama diamati
Clinical Practice. Elsevier
(2019) 237-246 [Online]. dalam hal perawatan diri
(diunduh 5 Februari 2020) >
pasien dan diabetes kontrol
https://www.ncbi.nlm.nih.g
ov/pubmed/31063855 metabolik.

Variable

Hasil variable

Dapus

Hasil penelitian

Resume

Bab

Nama

Kuesioner DKQ 24
 high internal consistency
 low internal consistency
G ,Eva Menino , Maria dos AD and Maria Clarisse CL. 2017.Validation of Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ) in the Portuguese Population. Diabetes
and Obesity International Journal ISSN: 2574-7770 [Online], (diunduh pada 6 Februari 2020) < https://medwin publish ers.com /DOIJ/DOIJ1 6000S1-002.pdf
Skala DKQ-24 memiliki nilai total 0,863, menunjukkan konsistensi internal yang baik.
Menggunakan kuesioner DKQ 24 sebagai instrument penelitian
4
Indi
Tantangan dalam menangani masalah DM
 tantangan yang dihadapi pasien
 tantangan yang dihadapi penyedia layanan kesehatan
Ei Ei Khaing Nang ‍Chhavarath Dary, Li Yang Hsu , et al. Patients’ and healthcare providers’ perspectives of diabetes management in Cambodia: a qualitative
study. BMJ Open 2019;9:e032578. doi:10.1136/bmjopen-2019-032578 [Online], (diunduh pada 6 Februari 2020) https://bmjopen.bmj.co
m/content/9/11/e032578
Tantangan yang dihadapi pasien sehabian besar adalah hambatan geografis, kontrol Diet, dan kekurangan pasokan obat
Tantangan yang dihadapi penyedia layanan kesehatan adalah keprihatinan mengenai pengetahuan pasien yang terbatas dan kurangnya kepercayaan diri
untuk mengobati diabetes, keterbatasan penyedia
Layanan kesehatan, Layanan laboratorium yang tidak memadai, kurangannya staf, kurangnya kepatuhan pasien dan kurangnya pasokan obat.
Upaya untuk meningkatkan perawatan DM termasuk pendidikan kesehatan dan konseling Diet untuk pasien, pelatihan untuk staf kesehatan di daerah pedesaan
kaarena dapat
Mencegah terjadinya komplikasi yang parah, pelatihan meliputi pengetahuan, keterampilan dan cara penanganan komplikasi, meningkatkan cakupan efektif
Layanan DM, dan advokasi untuk memprioritaskan perawatan DM.
1,3
Indi
Biaya
 Biaya efektif
 Biaya tidak efektif
Robert Mash, Roland Kroukamp, Tom Gaziano, Naomi Levitt. 2015. Cost-effectiveness of a diabetes group education program delivered by health promoters
with a guiding style in underserved communities in Cape Town, South Africa. Patient Education and Counseling. . [Online], (diunduh pada 6 Februari 2020) <
https://www.ncbi.nlm.nih .gov/pubmed/25641665
program pendidikan kelompok terstruktur yang dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih tingkat menengah di pusat kesehatan masyarakat, untuk pengelolaan
diabetes tipe II di Cape Barat, Afrika Selatan
: biaya efektif.
Promotor kesehatan memiliki basis pengetahuan yang lebih buruk
6
Indi
Total Kolesterol
- meningkat
- tetap
 menurun
Swiaotoniowska N et al. 2019. The role of education in type 2 diabetes treatment. Diabetes Research and Clinical Practice. Elsevier (2019)
237-246 [Online]. (diunduh 5 Februari 2020) > https://www.ncbi.nlm. nih.gov/pubmed/31063855

Terjadi penurunan total kolesterol pada kelompok X-PERT

P = 0.01
Edukasi diabetes memiliki dampak terhadap pengobatan diabetes. Manfaat edukasi diabetes terutama diamati dalam hal perawatan diri pasien dan diabetes
kontrol metabolik.
6
Nabila
BB, BMI, LP
- meningkat
- tetap
 menurun
Swiaotoniowska N et al. 2019. The role of education in type 2 diabetes treatment. Diabetes Research and Clinical Practice. Elsevier (2019)
237-246 [Online]. (diunduh 5 Februari 2020) > https://www.ncbi.nlm. nih.gov/pubmed/31063855

Terjadi penurunan BB, BMI, LP pada kelompok X-PERT

P <0.001
Edukasi diabetes memiliki dampak terhadap pengobatan diabetes. Manfaat edukasi diabetes terutama diamati dalam hal perawatan diri pasien dan diabetes
kontrol metabolik.
6
Nabila
Konsumsi buah dan sayur
- meningkat
- tetap
 menurun
Swiaotoniowska N et al. 2019. The role of education in type 2 diabetes treatment. Diabetes Research and Clinical Practice. Elsevier (2019)
237-246 [Online]. (diunduh 5 Februari 2020) > https://www.ncbi.nlm .nih.gov/pubmed/31063855

Konsumsi buah dan sayur meningkat

P =0.08
Edukasi diabetes memiliki dampak terhadap pengobatan diabetes. Manfaat edukasi diabetes terutama diamati dalam hal perawatan diri pasien dan diabetes
kontrol metabolik.
6
Nabila
Aktivitas Fisik
- meningkat
- tidak meningkat
Swiaotoniowska N et al. 2019. The role of education in type 2 diabetes treatment. Diabetes Research and Clinical Practice. Elsevier (2019)
237-246 [Online]. (diunduh 5 Februari 2020) > https://www.ncbi.nlm. nih.gov/pubmed/31063855

Terjadi peningkatan aktivitas fisik (olahraga) penderita diabetes setelah diberi edukasi

P = 0.01
Edukasi diabetes memiliki dampak terhadap pengobatan diabetes. Manfaat edukasi diabetes terutama diamati dalam hal perawatan diri pasien dan diabetes
kontrol metabolik.
6
Nabila
Kepuasan terhadap pengobatan
- lebih puas
- tetap
- kurang puas
Swiaotoniowska N et al. 2019. The role of education in type 2 diabetes treatment. Diabetes Research and Clinical Practice. Elsevier (2019)
237-246 [Online]. (diunduh 5 Februari 2020) > https://www.ncbi.nlm .nih.gov/pubmed/31063855

pasien yang berpartisipasi dalam pendidikan diabetes lebih puas dengan pengobatan mereka

(b 1,64, 95% CI 0,95-2,32)


Edukasi diabetes memiliki dampak terhadap pengobatan diabetes. Manfaat edukasi diabetes terutama diamati dalam hal perawatan diri pasien dan diabetes
kontrol metabolik.
6
Nabila
Training
Pelatihan

Trained

- Untrained
Policicchio, Judith M., et al. 2017. Diabetes training for community health workers on an American Indian reservation. Public
Health Nurs. 2017; 1–8

Meningkatnya pra-posting Intervensi nilai yang terkait dengan bab tentang kolesterol (17% meningkatkan nilai pasca intervensi), manajemen diabetes
(peningkatan 18% pada nilai pasca intervensi), dan depresi (22% peningkatan pre-Post nilai intervensi). Nilai pasca intervensi meningkat di semua kelas,
berkisar dari 3% sampai 22%, sedangkan variasi nilai tes pasca menurun untuk Skor pra dan posttest berarti untuk CDC Pelatihan sumber daya latihan pra dan
pasca tes).

Pelatihan sumber daya berguna dalam memberikan pendidikan diabetes dan pengelolaan diabetes dan merebut minat CHWs
pada reservasi AI.
6
Fatih

Durasi Pelatihan, Konseling

(Systematic review)
Hill, Jillian, et al. 2017. Roles, responsibilities and characteristics of lay community health workers involved in diabetes
prevention programmes: A systematic review. PLoS ONE 12(12)

Durasi pelatihan bervariasi antara studi, dari satu jam sesi untuk 40 jam, dan bahkan 100 jam atau lebih

Topik yang dibahas termasuk pentingnya nutrisi yang baik dan manfaat dari peningkatan aktivitas fisik. Keterampilan
komunikasi dan kepemimpinan untuk menjalankan sesi kelompok, dan wawancara motivasi untuk memfasilitasi perilaku juga
ditekankan. Sebagian besar studi memanfaatkan pelatihan interaktif dan Role-Playing untuk memberikan keterampilan selama
sesi pelatihan.

Durasi pelatihan bervariasi antara studi, dari satu jam sesi untuk 40 jam, dan bahkan 100 jam atau lebih

Topik yang dibahas termasuk pentingnya nutrisi yang baik dan manfaat dari peningkatan aktivitas fisik. Keterampilan
komunikasi dan kepemimpinan untuk menjalankan sesi kelompok, dan wawancara motivasi untuk memfasilitasi perilaku juga
ditekankan. Sebagian besar studi memanfaatkan pelatihan interaktif dan Role-Playing untuk memberikan keterampilan
selama sesi pelatihan.
4, 6
Fatih
Durasi, edukasi

(Systematic review)

Egbujie, Bonaventure A., et al. 2018. Role of community health workers in type 2 diabetes mellitus self-management: A
scoping review. PLoS ONE 13(6)

Durasi pelatihan bervariasi secara signifikan antara studi mulai dari beberapa jam beberapa bulan.

Tujuan edukasi bervariasi antara studi tetapi meningkatkan pengetahuan pasien yang paling sering dilaporkan. CHWs juga menyampaikan manajemen stres,
persiapan dan perencanaan makan, aktivitas fisik, pemecahan masalah, penetapan tujuan, serta pengobatan, kepatuhan.

Durasi pelatihan bervariasi secara signifikan antara studi mulai dari beberapa jam sampai beberapa bulan. Enam studi (11%)
melaporkan bahwa pelatihan yang ditawarkan kepada CHWs berlangsung satu Minggu atau kurang, dan satu artikel
melaporkan bahwa durasi pelatihan dibatasi hingga empat jam. Sepuluh studi (19%) melaporkan bahwa pelatihan berlangsung
lebih dari seminggu dengan dua pelaporan lima dan enam bulan durasi pelatihan. Tiga belas studi (24%) menunjukkan
lamanya pelatihan berlangsung beberapa jam (berkisar 20 ± 240 jam) tetapi tidak menentukan bagaimana ini tersebar di hari,
minggu atau bulan. Anehnya, sebagian besar studi (24 atau 44%) tidak memaparkan lama pelatihan meskipun pelatihan
dikatakan telah dilakukan. Tidak ada kriteria yang diberikan tentang bagaimana durasi pelatihan CHW diputuskan dalam
sebagian besar artikel. Dalam durasi pelatihan terpanjang yang dilaporkan (sekitar enam bulan)

Peningkatan pengendalian gula darah tidak selalu selaras dengan peningkatan pengetahuan diabetes atau praktek
pengelolaan diri di antara T2DM pasien seperti yang ditunjukkan dalam studi kami ditinjau, yang menunjukkan adanya
mediator lain atau jalur di mana dukungan manajemen diri mengarah pada hasil klinis yang lebih baik.

4, 6
Fatih
Efektivitas kader
Efektif

Tidak efektif

Golden, Sherita Hill, et al 2017. The Case for Diabetes Population Health Improvement: Evidence-Based Programming for
Population Outcomes in Diabetes. Curr Diab Rep (2017) 17:51

Tinjauan sistematis pekerja kesehatan masyarakat, intervensi diabetes yang diterbitkan antara 2006 dan 2013 memberikan
bukti efektivitas pekerja kesehatan awam atas hasil intervensi termasuk pengetahuan, perilaku perawatan diri diabetes, hasil
klinis, dan pemanfaatan dan biaya kesehatan, sebagian besar bagi populasi Hispanik dan NHB

Tinjauan sistematis pekerja kesehatan masyarakat, intervensi diabetes yang diterbitkan antara 2006 dan 2013 memberikan
bukti efektivitas pekerja kesehatan awam atas hasil intervensi termasuk pengetahuan, perilaku perawatan diri diabetes, hasil
klinis, dan pemanfaatan dan biaya kesehatan, sebagian besar bagi populasi Hispanik dan NHB

6
Fatih
Intervensi

(Systematic review)
Gyawali, Bishal, et al. 2018. Community-based interventions for prevention of Type 2 diabetes in low- and middle-income
countries: a systematic review. Health Promotion International, 2018, 1–13

Dari 10 penelitian, 90% melaporkan hasil yang baik pada. Diabetes tipe 2 Dari sembilan penelitian yang dilaporkan hipertensi, delapan (89%) melaporkan
menguntungkan hasil dalam hal menurunkan tekanan darah diastolic (DBP) dan tujuh (78%) melaporkan hasil yang baik dalam hal menurunkan SBP. Beberapa
70% melaporkan menguntungkan hasil dari 10 studi yang difokuskan pada penurunan berat badan. Dari lima studi yang dilaporkan di PA, hanya 60%
melaporkan hasil yang baik sedangkan penulis melaporkan hasil yang baik dalam empat dari enam studi (67%) In hal meningkatkan kepatuhan terhadap Diet.

Bukti yang tersedia dari tinjauan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis masyarakat disampaikan oleh pekerja kesehatan
masyarakat terlatih dapat efektif untuk jenis 2 diabetes faktor risiko pencegahan dan anajemen

Intervensi yang berbeda dapat disampaikan dengan baik oleh sukarelawan kesehatan masyarakat, promotor Kesehatan, rekan
pendukung dan perawat masyarakat lingkungan setelah pelatihan, dan dapat efektif untuk untuk berbagai kelompok etnis dan
masyarakat.

6
Fatih
Pelatihan
Trained

Untrained

Wolever, Ruth Q, et al. 2016. Integrative health coaching: a behavior skills approach that improves HbA1c and pharmacy
claims-derived medication adherence. BMJ Open

Diabetes Research and Care 2016;4

MPR berbeda secara statistik

antara titik waktu (F (1,49, 56.54) = 7,33, n = 39, p = 0.004). Tes pasca hoc mengungkapkan bahwa precoaching MPR 0.197 lebih rendah dari kedua intervensi
MPR dari 0.85 ± 0.155 (p = 0.001) dan intervensi pasca MPR 0,82 ± 0.175 (p = 0.011)
Perubahan di MPR berkorelasi dengan perubahan HbA1c, sehingga kepatuhan yang lebih baik terkait dengan penurunan yang lebih besar dalam HbA1c (r = −
0,43, n = 36, p = 0.004).

IHC mendukung kepatuhan obat oral untuk pasien dengan diabetes selama pembinaan, dan kemudian membantu pasien
mendapatkan informasi tentang pribadi dengan tujuan mengungkap motivasi internal dan menghubungkannya dengan
keterampilan perilaku yang diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan obat.

6
Fatih