Anda di halaman 1dari 7

PELATIHAN DASAR KOMPUTER BAGI ANAK

Oleh
Khoirun Nisa
Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi
Universitas Negeri Yogyakarta
Email: Khoirun.nisa2016@student.uny.ac.id

Abstrak

Analisis situasi menunjukkan minimnya kondisi pendidikan anak- anak khususnya yang
berkaitan dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Desa Penawangan.
Pengabdian masyarakat dengan kegiatan pelatihan dasar komputer ini bertujuan untuk
memberikan pelatihan pengoperasian komputer dan membentuk nilai- nilai karakter pada
anak.
Subjek kegiatan pelatihan adalah anak- anak di SD Negeri Penawangan dan anak- anak di
sekitar posko KKN UNY G318 di Desa Penawangan yang berjumlah 20 anak. Pelatihan
ditunjang dengan metode ceramah, tanya jawab, dan praktek langsung pengoperasian
komputer yang didampingi oleh mahasiswa.
Hasil pelatihan menunjukan bahwa pelatihan dasar komputer memberikan pengetahuan bagi
anak- anak dalam keterampilan komputer khususnya penguasaan Microsoft Word, Microsoft
Power Point, dan Microsoft Excel serta dapat menumbuhkan nilai- nilai karakter anak seperti
rasa ingin tahu, kreatif, komunikatif, dan kerja keras.
Kata kunci: pelatihan, komputer, pengembangan nilai, nilai karakter.

A. PENDAHULUAN
I. ANALISIS SITUASI
Kabupaten Banjarnegara adalah salah satu kabupaten yang berada di
Provinsi Jawa Tengah dengan total luas wilayah 106.971,01 ha. Kabupaten
Banjarnegara terdiri dari 20 kecamatan, 266 desa, dan 12 kelurahan. (Baperlitbang,
2017). Madukara merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Banjarnegara.
Kecamatan Madukara termasuk wilayah pegunungan di sebelah utara, daerah
dataran di sepanjang Daerah Aliran Sungai Serayu. Wilayah Madukara terdiri dari
18 desa dan 2 kelurahan, salah satunya adalah Desa Penawangan, yang menjadi
lokasi program pengabdian masyarakat.
Hasil dari analisis situasi menunjukkan minimnya kondisi pendidikan di
Desa Penawangan yang berkaitan dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi
khususnya bagi anak- anak di SD Negeri Penawangan. Padahal di era ini,
perkembangan teknologi terutama komputer sudah sangat maju dan canggih. Saat
ini melalui komputer, kita dapat mengakses segala informasi dari berbagai penjuru
dunia. Komputer juga dapat digunakan sebagai alat bantu para tenaga pendidik
untuk mengajar di kelas dan menyajikan pelajaran yang menarik. Selain itu,
komputer dapat membantu anak- anak untuk membuat tugas dan mencari informasi
di internet.
Menurut Gagne & Briggs dalam Supardi (2017), komputer dapat digunakan
sebagai media pembelajaran dikarenakan komputer mempunyai kelebihan daripada
media lainnya yaitu (a) sebagai hubungan interaktif, komputer sebagai jembatan
hubungan komunikasi antara dua orang atau lebih. Komputer meningkatkan minat
terhadap media dan dapat memunculkan ide maupun wacana baru. (b)
Pengulangan, yaitu pengguna atau user terutama bagi peserta didik atau pendidik
dapat mengulangi bahan ajar dengan berbagai metode yang menarik yang sudah
tersedia di aplikasi komputer seperti microsoft office, music, video, dll. (c)
Feedback and Reward, yaitu dengan komputer maka peserta didik maupun
pendidik dapat memberikan kritik atau saran serta apresiasi bagi peserta didik yang
dapat mengerjakan tugasnya dengan baik. Saran dan apresiasi tersebut dapat
disampaikan langsung secara online sehingga peserta didik yang lain juga dapat
mengetahui yang tentunya akan menjadi motivasi untuk meningkatkan potensi
peserta didik terutama dalam hal pembelajaran.
Teknologi Informasi dan Komunikasi yang ada pada saat ini berbanding
terbalik dengan kondisi pendidikan anak- anak di SD N Penawangan. Tentu saja
seharusnya sudah menjadi perhatian bagi praktisi pendidikan untuk
mengembangkan teknologi informasi kepada anak- anak tersebut.
Kondisi minimnya dukungan pelaksanaan pendidikan khususnya teknologi
informasi bagi anak- anak di SD N Penawangan, menjadi perlu dan penting
dilakukan pelatihan dasar komputer sebagai bentuk dari peningkatan pengetahuan
di bidang teknologi dan informasi sekaligus melatih kreatifitas anak.
II. TUJUAN PPM
a. Memberikan pelatihan dasar penggunaan komputer bagi anak Sekolah Dasar.
b. Mengajarkan anak- anak tata cara penggunaan Microsoft word, Microsoft
Power Point, dan Microsoft excel.
c. Mengenalkan hardware dan software komputer pada anak Sekolah Dasar.
III. MANFAAT PPM
Kegiatan pelatihan dasar komputer diharapkan dapat membantu anak- anak
dalam meningkatkan kualitas khususnya dalam hal pengetahuan teknologi
informasi dan komunikasi. Selain itu, pelatihan dasar komputer juga melatih anak-
anak untuk dapat terbiasa menggunakan komputer dan menumbuhkan nilai- nilai
karakter anak seperti rasa ingin tahu, kreatif, komunikatif, dan kerja keras.
B. METODE
1. Waktu dan Tempat
Kegiatan pelatihan dasar komputer dilaksanakan selama satu bulan, dengan
beberapa pertemuan yaitu pada Hari Sabtu pukul 11.00- 12.00, Hari Jumat& Minggu
pada pukul 18.00- 20.00. Lokasi pelatihan dasar komputer dilaksanakan di SD N
Penawangan dan Posko KKN G-318 RT 01 RW 01 Desa Penawangan.
2. Sasaran Kegiatan
Sasaran dalam kegiatan pelatihan dasar komputer adalah murid kelas 3, 4, dan 5
SD N Penawangan, murid berprestasi, serta anak- anak di sekitar lokasi posko KKN
yang berjumlah 26 anak yang sangat layak mendapat perhatian dari segi pendidikan,
teknologi, dan segi kehidupan lainnya.
3. Metode Kegiatan
Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini berupa kegiatan pelatihan
yang ditunjang dengan metode ceramah, tanya jawab, praktik langsung penggunaan
komputer. Peserta pelatihan diberikan pinjaman komputer/ laptop dan dipandu
langsung oleh mahasiswa.
C. HASIL DAN PEMBAHASAN
Kegiatan pelatihan dasar komputer sebagai kegiatan pengembangan nilai- nilai
karakter dalam bidang pendidikan diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan
pemahaman anak- anak di SD Negeri Penawangan dalam hal keterampilan komputer dan
penguasaan aplikasi Microsoft word, Microsoft Power Point, dan Microsoft excel, serta
dapat menumbuhkan nilai- nilai karakter pada anak. Pada kegiatan ini, mahasiswa akan
memberikan pelatihan dasar komputer mulai dari cara menghidupkan komputer,
mengoperasikan komputer, hingga cara mematikan komputer serta mengenalkan fungsi
dari bagian komputer/hardware.
Berdasarkan data dan informasi yang diperoleh melalui guru, SD Negeri
Penawangan terdiri dari 6 kelas dengan jumlah siswa secara keseluruhan sejumlah 65
siswa. Hasil informasi menunjukkan bahwa tidak ada pelajaran teknologi informasi dan
komunikasi (TIK) di sekolah. Sebagian besar siswa di SD Negeri Penawangan juga masih
belum bisa mengoperasikan komputer. Padahal, siswa berprestasi dituntut untuk bisa
menggunakan komputer dan terbiasa menggunakan Microsoft Office khususnya Microsoft
Word. Sekolah saat ini juga tidak memberikan fasilitas berupa komputer untuk proses
pembelajaran. Hanya sedikit anak- anak yang paham dengan komputer.
Sebagai bentuk dukungan dan tindakan nyata dari program tersebut, maka kegiatan
pelatihan dasar komputer yang dilaksanakan oleh mahasiswa lebih ditekankan pada
manfaat dan pembiasaan anak untuk dapat mengoperasikan komputer serta melatih otak
kanan dalam kecepatan, kreatifitas, serta pemeriksaan buta warna. Secara teoritis, istilah
pelatihan merupakan proses untuk mencapai kemampuan tertentu untuk mencapai tujuan
(Mathis& Jackson, 2002).
Pelaksanaan pelatihan dasar komputer di Desa Penawangan, baik proses maupun
hasil akhir dapat dikatakan berhasil. Pelatihan ini diikuti oleh 26 anak dari SD Negeri
Penawangan maupun anak- anak di sekitar posko KKN G318 Desa Penawangan. Secara
prosedur, kegiatan pelatihan dimulai dengan pembagian kelompok yang terdiri dari 3- 4
anak. Pembagian kelompok ini dilakukan karena keterbatasan jumlah komputer. Anak-
anak dilatih untuk bisa membuat e-card melalui Microsoft Word, hitung dasar
menggunakan Microsoft Excel, dan membuat slide sederhana melalui Microsoft Power
Point.
Beberapa hasil temuan yang diperoleh selama kegiatan pelatihan dasar komputer
antara lain:
1. Tingkat keberhasilan penguasaan komputer yang diajarkan siswa kelas 3,4, dan 5 SD
Negeri Penawangan serta anak- anak di sekitar posko KKN G318 sudah tergolong
baik.
2. Kendala yang dihadapi oleh mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan adalah efektivitas
waktu, kekakuan anak- anak dalam pengoperasian laptop tanpa menggunakan mouse,
belum terlalu lancarnya anak- anak dalam memahami istilah- istilah dalam komputer
sehingga mahasiswa menggunakan metode berupa penguatan pada symbol yang berada
pada komputer.
3. Respon positif dari sekolah dan antusiasme anak- anak selama proses pelaksanaan
pelatihan dasar komputer.

Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pelatihan dasar komputer dapat memberikan


pengetahuan dan pemahaman bagi siswa- siswi SD Negeri Penawangan dalam
keterampilan komputer dan penguasaan Microsoft word, serta pemahaman mengenai
hardware maupun software. Melalui pelatihan ini, juga dapat menumbuhkan nilai- nilai
karakter seperti rasa ingin tahu, kreatif, komunikatif, dan kerja keras.

D. PENUTUP
1. Kesimpulan
Kegiatan pelatihan dasar komputer ini menghasilkan simpulan yaitu:
a. Pelatihan dasar komputer yang dilaksanakan dapat memberikan pengetahuan dan
pemahaman bagi siswa- siswi SD Negeri Penawangan dan anak- anak di sekitar
posko KKN G318 dalam keterampilan komputer dan penguasaan Microsoft Word,
Microsoft Powert Point, dan Microsoft Excel. Pelatihan ini juga menumbuhkan
nilai- nilai karakter anak seperti rasa ingin tahu, kreatif, komunikatif, dan kerja
keras.
b. Penggunaan metode dengan penguatan symbol bagi anak- anak yang kesulitan
dalam mengingat istilah dalam komputer.
c. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dasar komputer memiliki tingkat keberhasilan yang
baik yang ditunjukkan oleh penguasaan pengoperasian komputer serta anak- anak
menjadi lebih bersemangat untuk berlatih.
2. Saran
a. Bagi mahasiswa
 Perlu dilakukan pelatihan dasar komputer secara rutin hingga anak- anak tidak
kaku dan tidak asing dengan istilah- istilah komputer lagi.
 Tetap mendampingi anak- anak untuk terus belajar mengoperasikan komputer
dan hal- hal lain yang lebih luas.
b. Bagi sekolah
 Pengadaan fasilitas komputer agar anak- anak dapat belajar untuk
mengoperasikan komputer.
 Program yang telah diadakan oleh mahasiswa, sebaiknya diadakan pelatihan
lanjutan yang berkesinambungan.
c. Bagi masyarakat
 Mengadakan sosialisasi pemanfaatan internet secara bijak agar anak- anak dan
remaja tidak terjerumus ke dalam perilaku negatif akibat dunia maya.

Gambar 1. Foto bersama setelah Gambar 3. Mahasiswa sedang


pelatihan membuat e-card memberikan materi dengan
menuliskannya di papan tulis

Gambar 4. Mahasiswa sedang


Gambar 2. Peserta pelatihan dasar memberikan arahan dan peserta
komputer sedang mempraktekkan mendengarkan dengan baik
Microsoft Word
Gambar 5. Antusias peserta pelatihan Gambar 7. Suasana pelatihan dasar
dalam bekerja sama membuat slide komputer di posko KKN G318 anak-
power point anak sangat bersemangat

Gambar 8. Suasana saat mahasiswa


Gambar 6. Suasana pelatihan dasar sedang memberikan materi dan
komputer di SD Negeri Penawangan peserta mendengarkan dengan
seksama

DAFTAR PUSTAKA

Mathis, R. L. & Jackson, J. H. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia Edisi Pertama. Jakarta:
Salemba Empat.

Supardi, dkk. 2017. Pelatihan Komputer Sebagai Bentuk Pengembangan Nilai- Nilai Karakter
dalam Bidang Pendidikan. Jurnal PengabdianMu, volume 2, nomor 1 hal. 53-62. Diakses
dari https://jurnal.umpalangkaraya.ac.id pada 08 10 2019

Baperlitbang. 2017. Profil Kabupaten Banjarnegara. Diakses dari


https://Baperlitbang.banjarnegarakab.go.id pada 08 10 2019