Anda di halaman 1dari 10

SIMRS (SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH

SAKIT) DI RSUD KEPAHIANG


No. Dokumen No. Revisi Halaman

RSUD KEPAHIANG
TanggalTerbit DITETAPKAN OLEH
PROSEDUR TETAP PLT. DIREKTUR RSUD KEPAHIANG
SIMRS
H. TAJRI FAUZAN, SKM.M.Si
Penata TK I Nip. 19700127 198903 1 001
PENGERTIAN SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit) adalah
prosedur pemrosesan data-data baik data umum rumah Sakit
maupun data-data medik pasien sehingga mendukung proses
pengambilan keputusan manajemen.
Tujuan Umum : Penerapan SIMRS Adalah meningkatkan
TUJUAN
pelayanan kesehatan dan keperawatan kepada pasien secara
optimal.
Tujuan Khusus a.l :
1. Merubah cara konvensional menjadi cara yang modern
2. Agar dapat bersaing secaraglobal
3. Mengurangi kekeliruan dalam segala aspek pelayanan
kesehatan
4. Memotivasi pekerja bekerja lebih praktis
5. Meningkatkan kinerja pekerja
6. Menjadikan rumah sakit pilihan pasien diantara rumah
sakit yang lain
7. Efisien dan efektif dalam kebutuan tenaga
8. Mengurangi biaya yang berlebihan
Penyelenggaraan SIMRS ini telah tercantum dalam UU Nomor
KEBIJAKAN
44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit dan PERMENKES RI No 82
tahun 2013 tentang SIMRS menindaklanjuti hal tersebut maka
dikeluarkanlah SK Direktur RSUD Kepahiang tahun 2016
tentang pembentukan SIMRS di RSUD Kepahiang.
Persyaratan : struktur organisasi yang terdiri dari Ketua
PROSEDUR
SIMRS dan Staf Informasidan Teknologi Fungsional serta
Adanya SDM ;
1. Staf analis sistem
2. Staf programmer
3. Staf gardware
4. Staf maintannance jaringan
Peralatan :
1. Alat kerja :
a. Software SIMRS
b. Hardware (komputer, printer dll)
c. Networking (jaringan LAN, Wireless dll)
d. SOP (Standar operasional prosedur)
e. Komitmen (semua unit bekerjasama input data)

Standar Prosedur Operasional Page1


SIMRS (SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH
SAKIT) DI RSUD KEPAHIANG
No. Dokumen No. Revisi Halaman

RSUD KEPAHIANG
TanggalTerbit DITETAPKAN OLEH
PROSEDUR TETAP PLT. DIREKTUR RSUD KEPAHIANG
SIMRS
H. TAJRI FAUZAN, SKM.M.Si
Penata TK I Nip. 19700127 198903 1 001
f. SDM (sumber daya manusia) sebagai penginput data
PROSEDUR
2. Alat ukur :
Bisa dilihat dengan adanya data inputan dari masing-
masing ruangan, baik itu data kunjungan pasien maupun
data tindakan yang dilakukan di masing-masing ruangan
serta kelengkapan data dan kecocokan data antar ruangan
tersebut.
Cara kerja :
1. Persiapan
a. Pembentukan struktur organisasi
b. Penyediaan SDM
c. Penyediaan alat yang dibutuhkan
d. Mengadakan pelatihan untuk pengoprasian SIMRS
e. Penepatan masing-masing SDM yang telah terlatih
mengoprasikan SIMRS di ruangan masing-masing
seperti front office dan back office.
2. Melakukan pengawasan, menemukan kelemahan dalam
penginputan data dan mencari solusinya serta melakukan
perbaikan secara bertahap.
UNIT TERKAIT Semua element yang ada di RSUD Kepahiang

Standar Prosedur Operasional Page2


SIMRS INSTALASI GAWAT DARURAT

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSUD KEPAHIANG
TanggalTerbit DITETAPKAN OLEH
PROSEDUR TETAP PLT. DIREKTUR RSUD KEPAHIANG
SIMRS IGD
H. TAJRI FAUZAN, SKM.M.Si
Penata TK I Nip. 19700127 198903 1 001
SIMRS IGD adalah sofware dan hardware yang dioperasikan
PENGERTIAN
oleh seorang atau beberapa orang admin yang bertugas di IGD
Tujuan menginput data pasien yang melakukan kunjungan
TUJUAN
pengobatan di IGD
Melaksanakan tugas sebagai seorang admin sesuai SK yang
KEBIJAKAN
dikeluarkan oleh Direktur RSUD kepahiang
PERLENGKAPAN yang dibutuhkan : komputer, printer,
PROSEDUR
jaringan dengan server, sofware SIMRS, SDM yang bisa
mengoprasikan komputer dan SIMRS
LANGKAH-LANGKAH PENDAFTARAN PASIEN KE
SIMRS DI IGD :
1. USER SIMRS IGD membuka akun SIMRS dengan logo
“SIMRS”
2. Kemudian setelah terbuka dan jaringan tersambung ke
server, maka user akan membuka akun miliknya.
3. Cara membuka akun user SIMRS ;
a. Klik UNIT KERJA pilih IGD
b. Klik NAMA USER pilih nama user yang sedang
bertugas
c. Klik PASWORD masukkan pasword user yang
sedang bertugas
d. Maka SIMRS akan terhubung ke SIMRS IGD
4. Untuk mendaftarkan pasien baru ke SIMRS IGD :
a. Klik logo TAMBAH kemudian akan muncul kolom
baru yang belum terisi data pasien
b. Klik masing-masing kolom untuk mengisi data pasien
mulai dari NO KTP, NO KK, NAMA, ALAMAT,
BIN/BINTI, JENIS KELAMIN, TANGGAL LAHIR,
AGAMA, PEKERJAAN, STATUS, NO TELP, NO
RM LAMA (kalau ada dan tidak di temukan di server
SIMRS)
c. Data lengkap maka pilih SAVE/SIMPAN, kemudian
untuk melengkapi data pelayanan di IGD
d. Siapkan SJP untuk pengkleman pasien NONTUNAI
untuk di ACC kebagian BPJS (untuk mengetahui
kelas yang ditanggung kartu dan apakah kartu bpjs
tersebut sudah aktif/nonaktif)

Standar Prosedur Operasional Page3


e. Klik GAWAT DARURAT pilih DAFTAR PASIEN
cari nama pasien yang tadi sudah di edit oleh user
f. Klik EDIT yang sejajar dengan nama pasien yang
dimaksud pilih NAMA DOKTER dengan nama
dokter yang sedang jaga saat user sedang bertugas
g. Klik kolom DIAGNOSA isi dengan diagnosa yang
diberikan oleh dokter jaga
h. Klik CARA PULANG pilih yang sesuai dengan
kondisi pasien (pasien berobat jalan/dirawat/rujuk,
dll)
i. Klik CARA BAYAR pilih umum tunai/menggunakan
kartu (BPJS/KIS/ASKES/DLL
j. Klik SIMPAN/SAVE
k. Buat KARTU BEROBAT untuk pasien baru yang
berisi NAMA/UMUR/ALAMAT/ NOMOR REKAM
MEDIK untuk pasien umum kalau pasien non tunai
tulis nomor rekam medik pasien di kartu jaminan
kesehatan pasien (BPJS/KIS/ASKES/DLL)
5. Cara entry data tindakan IGD :
a. Klik GAWAT DARURAT pilih NAMA PASIEN
yang akan di entry data tindakan IGD
b. Klik NAMA PASIEN satu kali
c. Maka akan muncul kolom warna warni pilih kolom
TINDAKAN kemudian klik satu kali
d. Masukkan rincian tindakan apa yang sudah
dilakukan di IGD dengan cara masukan tidakan di
kolom SEARCE maka akan muncul jenis tindakan
yang dimaksud
e. Klik tindakan yang sesuai masukkan berapa kali
tindakan tersebut dilakukan
f. Masukkan nama dokter yang memberikan instruiksi
memberikan tindakan tersebut di kolom NAMA
DOKTER
g. Klik ok/SIMPAN maka data tindakan akan otomatis
masuk ke data RINCIAN
h. Lakukan hal yang sama untuk setiap tindakan sampai
semua tindakan yang dilakukan di IGD sudah
terinput semua
i. Data tindakan ini akan secara otomatis masuk ke
kolom RINCIAN yang nantinya akan dikirim ke
kasir sebelum pasien diantar ke ruangan rawat inap
atau dipulangkan
j. Catatan untuk pengiriman rincian ke kasir tunggu
semua data dari bagian penunjang
(farmas/labor/rontgen,dll) sudah masuk ke
tagihan/RINCIAN
6. Untuk mendaftarkan pasien lama, user akan
menggunakan simbol “LOOP / SEARCE” untuk mencari
data pasien yang bersangkutan. Maka akan muncul
pilihan “NO RM” atau “NAMA” atau “ALAMAT” atau
“NO KTP” yang dapat digunakan user untuk mencari

Standar Prosedur Operasional Page4


data pasien yang dimaksud. Double Klik “NAMA
PASIEN” yang sesuai dengan data yang di cari. Maka
data pasien akan terbuka dan user dapat melengkapi data
pasien tersebut sesuai dengan kondisi pasien pada saat
itu. Data yang perlu diisi a.l;
a. Setelah data pasien ditemukan maka USER akan
meminta keluarga pasien untuk mengambil STATUS
LAMA pasien di REKAM MEDIK
b. Sambil menunggu keluarga kembali user
MELENGKAPI DATA PASIEN bila data belum
lengkap
c. Klik ALASAN MASUK pilih yang sesuai dengan
kondisi pasien (sakit, kecelakaan, dll)
d. Klik CARA MASUK pilih yang sesuai dengan
kondisi pasien saat datang ke IGD (datang
sendiri/rujukan, dll)
e. Klik SMF pilih IGD
f. Klik CARA BAYAR pilih umum tunai/menggunakan
kartu (BPJS/KIS/ASKES/DLL
g. Jika data sudah lengkap pilih SIMPAN/SAVE
h. Lengkapi data pasien seperti isi sop nomor 4 ponit d-h
i. Isi tindakan seperti nomor 5 point a-j
7. Setelah data pasien di entri dan pasien mendapatkan
nomor rekam medik maka user akan mengisi SJP untuk
pengkleman pasien dengan ASKES/KIS/BPJS dll, atau
pasien non tunai. Dan meminta keluarga pasien untuk
menandatangani SJP tersebut dan menuliskan nama
terangnya. Kemudian di ACC ke bagian BPJS (untuk
mengetahui kelas yang ditanggung kartu dan apakah
kartu bpjs tersebut sudah aktif/nonaktif)
8. Setelah itu user akan mengisi ASSESMENT IGD lembar
ke dua
9. Meminta keluarga pasien mengisi blangko persetujuan
rawat inap halaman satu, menandatangani persetujuan
perawatan halaman 2 dan 3. Melakukan komunikasi
dengan keluarga pasien umum tentang kesepakatan
tempat ruangan pasien akan dirawat apakah di ruangan
kelas satu, dua, tiga, vip. Menjelaskan pada keluarga
pasien bahwa pasien akan drawat di zall bedah, zall
isolasi, zall anak, zall neonatus atau icu. Menjelaskan
pada keluarga nontunai bahwa pasien berhak dirawat di
kelas 1,2,3 sesuai dengan kelas yang di tanggung oleh
kartu jaminan kesehatan pasien. Menanyakan apakah
keluarga ingin naik kelas untuk pasien mandiri, dengan
catatan pasien hanya bisa naik satu kelas di atas kelas
yang ditanggung oleh kartu pasien.
10. Menjelsskan hak dan kewajiban pasien, memberikan
informasi perkiraan rincian biaya rawat, atau bayar selisih
untuk pasien dengan cara bayar non tunai yang ingin
dirawat di kelas satu tingkat lebih tinggi dari kartu
jaminan kesehatan yang dimilikinya.

Standar Prosedur Operasional Page5


11. Memberikan informasi tentang jam besuk
12. Memberikan informasi tentang siapa nama dokter yang
akan memberikan perawatan pada pasien nantinya di
ruangan rawat inap
13. Menyediakan gelang pasien ;
a. Pink – pasien wanita
b. Biru – pasien laki-laki
c. Kuning – pasien dengan resiko jatuh
d. Merah – pasien dengan alergi
e. Unggu – pasien dengan do not resusitation
14. Menyediakan STIKER printnan data pasien yang berisi :
NAMA, NOMOR RM DAN TANGGAL LAHIR, yang
nantinya akan ditempel di ; Assesment IGD halaman satu,
status rawat inap halaman satu dan lima, gelang pasien,
blangko permintaan cek labor/rontgen/farmasi/kasir/SJP
dll.
1. SERVER SIMRS
UNIT YANG
2. SIMRS IGD
TERKAIT
3. IGD
4. PENUNJANG
5. KASIR

SIMRS RAWAT JALAN - POLI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSUD KEPAHIANG

Standar Prosedur Operasional Page6


TanggalTerbit DITETAPKAN OLEH
PROSEDUR TETAP PLT. DIREKTUR RSUD KEPAHIANG
SIMRS POLI
H. TAJRI FAUZAN, SKM.M.Si
Penata TK I Nip. 19700127 198903 1 001
SIMRS POLI adalah sofware dan hardware yang dioperasikan
PENGERTIAN oleh seorang atau beberapa orang admin yang bertugas di rawat
jalan.
Tujuan menginput data pasien yang melakukan kunjungan
TUJUAN
pengobatan di rawat jalan
Melaksanakan tugas sebagai seorang admin sesuai SK yang
KEBIJAKAN
dikeluarkan oleh Direktur RSUD kepahiang
PERLENGKAPAN yang dibutuhkan : komputer, printer,
PROSEDUR
jaringan dengan server, sofware SIMRS, SDM yang bisa
mengoprasikan komputer dan SIMRS
LANGKAH-LANGKAH PENDAFTARAN PASIEN KE
SIMRS DI POLI :
1. USER SIMRS POLI membuka akun SIMRS dengan logo
“SIMRS”
2. Kemudian setelah terbuka dan jaringan tersambung ke
server, maka user akan membuka akun miliknya.
3. Cara membuka akun user SIMRS ;
a. Klik UNIT KERJA pilih REKAM MEDIK DAN
RAWAT JALAN
b. Klik NAMA USER pilih nama user yang sedang
bertugas
c. Klik PASWORD masukkan pasword user yang
sedang bertugas
d. Maka SIMRS akan terhubung ke SIMRS RAWAT
JALAN
4. Untuk mendaftarkan pasien baru ke SIMRS RAWAT
JALAN :
a. Pasien/keluarga dipersilahkan mengambil nomor
antrian, dan menunggu nomor antrianya disebutkan
baru menghampiri ke meja pendaftaran.
b. Petugas rekam medik akan menanyakan apakah
apasien pernah berobat sebelumnya di RSUD
Kepahiang kemudian akan meminta SURAT
RUJUKAN dari pasien atau keluarga pasien non tunai
yang diberikan oleh dokter atau puskesmas atau klinik
tempat berobat sebelum ke rumah sakit, sebagai
syarat utama untuk berobat di poli rawat jalan untuk
pasien non tunai. Bila tidak ada RUJUKAN maka
pasien akan di data sebagi pasien umum yang harus
membayar semua tagihan pengobatan secara tunai.
c. Selanjutnya pasien non tunai maupun pasien umum
akan diminta KTP / KK / KARTU BPJS / KIS /
JAMKESMAS / DLL yang dimiliki pasien untuk
kepentingan menginput data pasien ke SIMRS
d. Untuk pasien umum yang lupa membawa KTP/KK

Standar Prosedur Operasional Page7


DLL akan diminta mengisi blangko data pasien yang
berisikan identitas pasien : nama, alamat, tanggal
lahir, bin/binti, nomor KTP yang kemudian
diserahkan ke USER untuk di input ke SIMRS
e. Klik logo TAMBAH kemudian akan muncul kolom
baru yang belum terisi data pasien
f. Klik masing-masing kolom untuk mengisi data pasien
mulai dari NO KTP, NO KK, NAMA, ALAMAT,
BIN/BINTI, JENIS KELAMIN, TANGGAL LAHIR,
AGAMA, PEKERJAAN, STATUS, NO TELP, NO
RM LAMA (kalau ada dan tidak di temukan di server
SIMRS)
g. Data lengkap maka pilih SAVE/SIMPAN, kemudian
untuk melengkapi data pelayanan di RAWAT
JALAN
h. Klik RAWAT JALAN pilih DAFTAR PASIEN cari
nama pasien yang tadi sudah di edit oleh user
i. Klik EDIT yang sejajar dengan nama pasien yang
dimaksud
j. Klik NAMA DOKTER pilih nama dokter yang
sedang jaga di poli pada hari itu
k. Klik POLI TUJUAN pilih poli yang dituju pasien
sesuai dengan isi rujukan atau untuk pasien umum
sesuaikan dengan keluhan pasien
l. Klik CARA MASUK pilih RUJUKAN/datang sendiri
m. Klik CARA BAYAR pilih apakah pasien non tunai
(jenis kartu yang digunakan) atau umum tunai
n. Klik kolom DIAGNOSA isi dengan diagnosa yang
diberikan oleh dokter jaga
o. Klik CARA PULANG pilih yang sesuai dengan
kondisi pasien (pasien berobat jalan/dirawat/rujuk,
dll)
p. Klik SIMPAN/SAVE
q. Buat kartu biru untuk pasien baru yang berisi
NAMA/UMUR/ALAMAT/ NOMOR REKAM
MEDIK untuk pasien umum kalau pasien non tunai
tulis nomor rekam medik pasien di kartu jaminan
kesehatan pasien (BPJS/KIS/ASKES/DLL)
r. Buat STATUS HARDCOVER baru untuk pasien
baru. Pasien umum warna BIRU, sedangkan pasien
nontunai warna PINK sertakan status poliklinik
didalamnya yang sudah dilengkapi data-datanya
terlebih dahulu
s. Untuk pasien nontunai berikan status yang telah
dilengkapi ke bagian ACC BPJS/dll untuk
pengecekkan apakah kartu BPJS/dll bisa
digunakan/aktif
t. Selanjutnya akan ada printnan dari bagian ACC BPJS
yang akan disatukkan dengan printnan dari SIMRS
(untuk pasien rawat jalan)
u. Setelah lengkap keluarga/pasien akan dipanggil oleh

Standar Prosedur Operasional Page8


pihak rekam medik untuk menandatangani blangko
SJP dari SIMRS dan BPJS, yang selanjutnya kartu
Biru dan BPJS/dll milik pasien akan dikembalikan
dan pasien diminta untuk menunggu antrian di depan
poli tujuan
v. Status pasien akan diantar oleh pihak rekam medik ke
poli masing-masing
5. CARA MENGISI TINDAKAN DI PENDAFTARAN
POLI
a. Isi kolom TINDAKAN dengan RETRIBUSI
PENDAFTARAN PASIEN BARU/LAMA
b. Klik RINCIAN cek apakah tindakan sudah diinput
c. LANGSUNG Kirim ke KASIR
6. Untuk mendaftarkan pasien lama, user akan
menggunakan simbol “LOOP / SEARCE” untuk mencari
data pasien yang bersangkutan. Maka akan muncul
pilihan “NO RM” atau “NAMA” atau “ALAMAT” atau
“NO KTP” yang dapat digunakan user untuk mencari
data pasien yang dimaksud. Double Klik “NAMA
PASIEN” yang sesuai dengan data yang di cari. Maka
data pasien akan terbuka dan user dapat melengkapi data
pasien tersebut sesuai dengan kondisi pasien pada saat
itu. Data yang perlu diisi a.l;
a. LENGKAPI DATA PASIEN bila data belum lengkap
b. Isi data seperti nomor 4 ponit g-o
c. Isi tindakan seperti nomor 5 point a-c
7. Setelah data pasien di entri dan pasien mendapatkan
nomor rekam medik maka user akan mengisi SJP untuk
pengkleman pasien dengan ASKES/KIS/BPJS dll, atau
pasien non tunai. Dan meminta keluarga pasien untuk
menandatangani SJP tersebut dan menuliskan nama
terangnya.
8. Setelah itu user akan mengisi ASSESMENT IGD
9. Meminta keluarga pasien mengisi blangko persetujuan
rawat inap, menandatangani persetujuan perwatan, dan
melakukan komunikasi dengan keluarga pasien tentang
kesepakatan tempat ruangan pasien akan dirawat untuk
pasien umum apakah di ruangan kelas satu, dua, tiga, vip,
zall bedah, zall isolasi, icu
10. Menjelsskan hak dan kewajiban pasien, memberikan
informasi perkiraan rincian biaya rawat, atau bayar selisih
untuk pasien dengan cara bayar non tunai yang ingin
dirawat di kelas satu tingkat lebih tinggi dari kartu
jaminan kesehatan yang dimilikinya.
11. Memberikan informasi tentang jam besuk
12. Memberikan informasi tentang siapa nama dokter yang
akan memberikan perawatan pada pasien nantinya di
ruangan rawat inap
13. Menyediakan gelang pasien ;
f. Pink – pasien wanita
g. Biru – pasien laki-laki

Standar Prosedur Operasional Page9


h. Kuning – pasien dengan resiko jatuh
i. Merah – pasien dengan alergi
j. Unggu – pasien dengan do not resusitation
14. Menyediakan stiker printnan data pasien yang berisi :
NAMA, NOMOR RM DAN TANGGAL LAHIR, yang
nantinya akan ditempel di ; Assesment, status rawat inap,
gelang pasien, blangko permintaan cek
labor/rontgen/farmasi/kasir/SJP dll.
6. SERVER SIMRS
UNIT YANG
7. SIMRS IGD
TERKAIT
8. IGD
9. PENUNJANG
10. KASIR

Standar Prosedur Operasional Page10