Anda di halaman 1dari 3

StikerIdentitas

RENCANA & IMPLEMENTASI KEPERAWATAN


HIPOVOLEMIA

Rencana Keperawatan
Tanggal Diagnosa Keperawatan (SDKI) Paraf
Kriteria Hasil (SLKI) Intervensi (SIKI)
Hipovolemia Utama : Utama : Terapeutik:
Berhubungan dengan : Status cairan □ Manajemen □ Hitung kebutuhan cairan
□ Kehilangan cairan aktif  Kekuatan nadi hipovolemia □ Berikan posisi modified
□ Kegagalan mekanisme regulasi membaik □ Manajemen syok trendelenberg
□ Peningkatan permeabilitas  Turgor kulit hipovolemia □ Berikan asupan cairan oral
kapiler membaik □ Pertahankan jalan napas
□ Kekurangan intake cairan  Output urine Observasi : paten.
□ Evaporasi membaik □ Periksa dan tanda □ Berikan oksigen untuk
Yang ditandai dengan  Ortopnea gejala mempertahankan saturasi
Mayor Subjektif : membaik hipovolemia (mis: oksigen >94%
-  Dispnea membaik frekuensi nadi □ Persiapkan intubasi dan
Mayor Objektif :  Paroxysmal meningkat, nadi ventilasi mekanis, jika
□ Frekuensi nadi meningkat Noctural Dyspnea teraba lemah, perlu
□ Nadi teraba lemah (PND) membaik tekanan darah □ Lakukan penekanan
□ Tekanan darah menurun  Ederna ansarka menurun, tekanan langsung (direct pressure)
□ Tekanan nadi menyempit membaik nadi menyempit, pada perdarahan eksternal
□ Turgor kulit menurun  Edema perifer turgor kulit □ Berikan posisi syok
□ Membran mukosa kering membaik menurun, (modified trendelenberg)
□ Volume urin menurun  Frekuensi nadi membran mukosa □ Pasang jalur IV berukuran
□ Hematokrit meningkat membaik kering, volume besar (mis, no.14 atau 16)
 Tekanan darah urine menurun, □ Pasang kateter urine untuk
membaik hematokrit menilai produksi urine
 Tekanan nadi meningkat, haus □ Pasang selang nasogastrik
membaik lemah) untuk dekompresi lambung
 Membran mukosa □ Monitor intake □ Ambil sampel darah untuk
membaik dan output cairan periksa darah lengkap dan
 Jugular venous □ Monitor status elektrolit
pressure (JVP) kardiopulmonal
membaik (frekuensi dan
RM.02.05.08
StikerIdentitas

 Kadar Hb kekuatan nadi, Edukasi:


membaik frekuensi napas, □ Anjurkan memperbanyak
 Kadar Ht TD, MAP) asupan cairan oral
membaik □ Monotor status □ Anjurkan menghindari
oksigenasi perubahan posisi
(oksimetri nadi, mendadak.
AGD) Kolaborasi:
□ Monitor status □ Kolaborasi pemberian
cairan (masukan cairan IV isotonis (mis.
dan NaCl, RL)
haluaran,turgor □ Kolaborasi pemberian
kulit, CRT) cairan IV hipotonis (mis.
□ Periksa tingkat Glukosa 2,5%, NaCl 0,4%)
kesadaran dan □ Kolaborasi pemberian
respon pupil. cairan koloid
□ Periksa seluruh (mis.albumin,plasmanate)
permukaan tubuh □ Kolaborasi pemberian
terhadap adanya produk darah.
DOTS □ Kolaborasi pemberian infus
(deformity/deform kritoloid 1-2L pada dewasa
itas, open □ Kolaborasi pemberian infus
wound/luka kritoloid 20 ml pada anak
terbuka, □ Kolaborasi pemberian
tenderness/nyeri tranfusi darah jika perlu
tekan,
sweelling/bengkak
)

RM.02.05.08
StikerIdentitas

IMPLEMENTASI
Hari ke
TINDAKAN IMPLEMENTASI 1 2 3 4 5 6 7
P S M P S M P S M P S M P S M P S M P S M

Jam
Paraf
Nama Perawat

RM.02.05.08