Anda di halaman 1dari 7

A.

Metode Promosi Kesehatan

Promosi kesehatan pada hakikatnya adalah suatu kegiatan atau usaha untuk menyampaikan pesan
kesehatan kepada masyarakat, kelompok, atau individu. Dengan adanya promosi kesehatan diharapkan
dapat membawa akibat terhadap perubahan perilaku sasaran. Promosi kesehatan juga merupakan suatu
proses yang mempunyai masukan (input) dan keluaran (output). Suatu proses promosi kesehatan yang
menuju tercapainya tujuan pendidikan, yakni perubahan perilaku, dipengaruhi oleh banyak faktor.
Faktor tersebut di samping faktor masukannya sendiri juga faktor metode, faktor materi atau pesannya,
pendidik atau petugas yang melakukannya, dan alat- alat bantu / alat peraga pendidikan yang dipakai.
Metode dalam melakukan pendidikan kesehatan dibagi menjadi tiga kelompok, antara lain :

1. Metode Pendidikan Individual (Perorangan)

Di dalam metode ini diperlukan adanya pendekatan individual. Dasar digunakannya pendekatan
individual ini karena setiap orang mempunyai masalah atau alasan yang berbeda- beda sehubungan
dengan penerimaan atau perilaku baru tertentu. Agar petugas kesehatan mengetahui dengan tepat
serta dapat membantu individu itu maka digunakan metode ini. Bentuk pendekatan ini antara lain :

a. Bimbingan da penyuluhan (Guidance and Counceling)

b. Wawancara (Interview)

2. Metode Pendidikan Kelompok

Dalam memilih metode ini , harus diingat besarnya kelompok sasaran serta tingkat pendidikan formal
dari sasaran. Antara kelompok kecil dan besar metode yang digunakan lain.

a. Kelompok Besar Peserta lebih dari 15 orang. Metode yang digunakan antara lain ceramah dan
seminar. Ceramah : metode ini digunakan pada sasaran yang tingkat pendidikannya tinggi maupun
rendah. Keberhasilan metode ini terletak pada kemampuan penceramah dalam menguasai materi yang
akan disampaikan. Seminar : metode ini cocok untuk sasaran kelompok besar dengan pendidikan
menengah ke atas.
b. Kelompok Kecil Digunakan apabila peserta kegiatan kurang dari 15 orang. Metode- metode yang
cocok untuk kelompok ini antara lain :

1) Diskusi kelompok

2) Curah pendapat

3) Bola salju (Snow balling)

4) Kelompok- kelompok kecil (Buzz group)

5) Memainkan peran (Role play)

6) Permainan simulasi (Simulation game)

3. Metode Pendidikan Massa

a. Sasaran pendidikan ini bersifat umum, dalam arti tidak membedakan golongan umur, jenis kelamin,
pekerjaan, status sosial ekonomi, tingkat pendidikan, dsb.

b. Pendekatan ini biasanya digunakan untuk menggugah kesadaran masyarakat terhadap suatu inovasi
awareness, dan belum begitu diharapkan untuk sampai pada perubahan perilaku.

c. Biasanya melalui media massa atau bersifat tidak langsung. Beberapa metode yang cocok untuk
pendekatan ini antara lain ; 1) Ceramah umum (Public speaking)

2) Pidato- pidato/ diskusi melalui media elektronik

3) Simulasi dialog antara pasien dengan dokter atau petugas kesehatan lainnya.

4) Sinetron- sinetron tentang kesehatan

5) Tulisan- tulisan di majalah atau koran.

6) Billboard
B. Alat Bantu / Peraga/ Media Promosi Kesehatan

1. Pengertian Alat bantu pendidikan adalah alat- alat yang digunakan oleh pendidik untuk meyampaikan
bahan pendidikan/ pengajaran. Alat bantu ini berdasarkan kemampuan manusia untuk menangkap
stimulus dari inderanya. Semakin banyak indera yang digunakan untuk menerima sesuatu maka semakin
banyak dan semakin jelas pula pengertian/ pengetahuan yang diperoleh. Elgar Dale membagi alat
peraga menjadi 11 jenis, yang digambarkan seperti kerucut yang dibagi menjadi 11 potong secara
melintang. Dengan bagian paling dasar adalah urutan ke-11. Alat peraga yang dimaksud adalah :

a. Kata- kata (bagian paling atas)

b. Tulisan

c. Rekaman

d. Film

e. Televisi

f. Pameran

g. Field trip

h. Demonstrasi

i. Sandiwara , radio

j. Benda tiruan

k. Benda asli
Dalam rangka promosi kesehatan, masyarakat sebagai consumer juga dapat dilibatkan dalam
pembuatan alat peraga (alat bantu pendidikan). Untuk itu peran petugas kesehatan bukan hanya
membimbing dan membina, dalam hal kesehatan mereka sendiri, tetapi juga memotivasi mereka
sehingga meneruskan informasi kesehatan kepada anggota masyarakat lain.

2. Faedah Alat Bantu Promosi (Pendidikan)

a. Menimbulkan minat sasaran pendidikan

b. Mencapai sasaran yang lebih baik.

c. Membantu dalam mengatasi banyak hambatan dalam pemahaman.

d. Merangsang sasaran pendidikan untuk meneruskan pesan- pesan yang diterima kepada orang lain.

e. Mempermudah penyampaian bahan pendidikan/ informasi oleh para pendidik/ pelaku pendidikan.

f. Mempermudah penerimaan informasi oleh sasaran pendidikan.

g. Mendorong keinginan orang untuk mengetahui, kemudian lebih mendalami, dan akhirnya
mendapatkan pengertian yang lebih baik.

h. Membantu menegakkan pengertian yang diperoleh.

3. Macam- macam Alat Bantu Promosi (Kesehatan)

Pada garis besarnya ada tiga macam alat bantu pendidikan (alat peraga), yaitu:

a. Alat bantu lihat (visual aids)

1) Alat yang diproyeksikan, misalnya slide, film, film strip, dsb.

2) Alat yang tidak diproyeksikan, terdiri dari alat dua dimensi dan tiga dimensi.
b. Alat bantu dengan (audio aids)

c. Alat bantu lihat- dengar atau audio visual aids (AVA)

Menurut pembuatannya dan penggunaannya, alat peraga dibagi menjadi dua yaitu :

a. Alat peraga yang rumit (Complicated) seperti film, film strip, slide dan lainnya yang memerlukan listrik
dan proyektor.

b. Alat peraga yang sederhana, misalnya leaflet, buku bergambar, benda- benda asli/ nyata, poster,
spanduk, boneka wayang, flannel graph, dll.

4. Sasaran yang Dicapai Alat Bantu Promosi (Kesehatan)

a. Yang perlu diketahui tentang sasaran , antara lain :

1) Individu atau kelompok

2) Kategori- kategori sasaran (kelompok umur, pendidikan, pekerjaan, dsb.)

3) Bahasa yang digunakan

4) Adat istiadat serta kebiasaan

5) Minat dan perhatian

6) Pengetahuan dan pengalaman mereka tentang pesan yang akan diterima

b. Tempat memasang : dalam keluarga, di masyarakat, atau instansi- instansi.

c. Alat- alat peraga tsb sedapat mungkin dapat dipergunakan oleh : petugas kesehatan, kader kesehatan,
guru- guru sekolah dan tokoh- tokoh masyarakat lainnya, dan pamong desa.
5. Merencanakan dan Menggunakan Alat Peraga

Biasanya kita menggunakan alat peraga sebagai pengganti objek- objek nyata. Sebelum
mempergunakan alat peraga lain sebagai pengganti benda- benda asli maka perlu ditelaah terlebih
dahulu apakah mungkin dipergunakan benda- benda asli. Sebaliknya jika tidak ada benda – benda asli
maka dibuatlah alat peraga dari benda- benda pengganti. Sebelum membuat alat peraga, kita harus
merencanakan dan memilih alat peraga yang paling penting dan tepat untuk digunakan. Oleh sebab itu
perlu diperhatikan hal- hal seperti :
a. Tujuan yang hendak dicapai

1) Tujuan pendidikan

2) Tujuan penggunaan alat peraga Kalau tujuan yang hendak dicapai rumit maka mungkin diperlukan
lebih dari satu macam alat peraga. Alat peraga yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan
berbeda dengan alat peraga yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan.

6. Persisapan Penggunaan Alat Peraga

7. Cara Mempergunakan Alat Peraga

Pada waktu menggunakan AVA hendaknya memperhatikan hal- hal sebagai berikut :

a. Senyum adalah lebih baik, untuk mencari simpati.

b. Tunjukkan perhatian bahwa hal yang akan disampaikan adalah penting

c. Pandangan mata hendaknya ke seluruh pendengar agar mereka tidak kehilangan control pihak
pendidik.

d. Gaya bicara hendaknya bervariasi agar pendengar tidak bosan dan mengantuk.
e. Ikut sertakan para peserta/ pendengar dan berikan kesempatan untuk memegang dan atau mencoba
alat- alat tersebut. f. Bila perlu diberi selingan humor untuk menghidupkan suasana dan sebagainya.

8. Media Promosi Kesehatan

Disebut media promosi kesehatan karena alat- alat tersebut merupakan saluran (channel) untuk
menyampaikan informasi kesehatan dan karena alat- alat tersebut digunakan untuk mempermudah
penerimaan pesan- pesan kesehatan bagi masyarakat atau klien. Ada tiga media yang digunakan, yaitu

a. Media Cetak, misalnya booklet, leaflet, flyer, flipchart, rubrik atau tulisan di surat kabar atau majalah,
poster, dan foto.

b. Media Elektronik, misalnya Televisi, radio, video, slide, film strip, dll.

c. Media Papan (Billboard)